Skip to content

Tutorial Menulis Wattpad

Raditya Dika ngobrol dengan Rosi Simamora tentang proses menulis, pengalaman editor, dan kelas menulis Wattpad gratis yang ia adakan.

Ask about this video. Answers come from its transcript only — with the timestamp, so you can check them.

Generated from the transcript and can be wrong — check the timestamp.

Key Takeaways

  • Menulis di Wattpad bisa dilakukan dengan bebas tanpa harus mengikuti struktur ketat.
  • Editor memiliki peran penting dalam memperbaiki kualitas naskah, tapi juga harus memahami karakter penulis dan platform seperti Wattpad.
  • Kelas menulis gratis dapat membantu meningkatkan kualitas penulis pemula di Wattpad.
  • Adaptasi buku ke film melibatkan proses panjang dan kolaborasi erat antara penulis, editor, dan produser.
  • Pengalaman pribadi dan latar belakang budaya dapat mempengaruhi gaya menulis dan proses kreatif.

What the video covers

  • Raditya Dika mewawancarai Rosi Simamora, penulis buku yang bukunya akan difilmkan dan Raditya ikut bermain di film tersebut.
  • Rosi menceritakan sejarah buku 'Catatan Haranto Sinting' yang diangkat ke film dan hubungannya dengan editor Kristian Simamora.
  • Rosi berbagi pengalamannya sebagai editor buku di Gramedia dan pandangannya terhadap tulisan di Wattpad.
  • Ia menjelaskan tantangan editor dalam mengedit naskah dan bagaimana ia mencoba memahami serta mengapresiasi karya Wattpad.
  • Rosi mulai menulis di Wattpad sebagai eksperimen tanpa memikirkan struktur yang ketat, lebih menekankan kebebasan menulis.
  • Ia mengadakan kelas menulis gratis untuk 1000 peserta sejak 2016 untuk meningkatkan kualitas penulis Wattpad.
  • Rosi menekankan bahwa meskipun tanpa struktur ketat, tulisan Wattpad tetap bisa berhasil dan menarik pembaca.
  • Diskusi juga mencakup teknik menghindari konflik dengan editor dan produser serta dinamika dalam proses penerbitan dan adaptasi film.
  • Raditya dan Rosi membahas budaya Batak dan bagaimana hal itu mempengaruhi gaya menulis dan interaksi sosial mereka.
  • Video ini memberikan wawasan mendalam tentang dunia penulisan, editing, dan adaptasi buku ke film di Indonesia.

Answers

Questions about this video

Siapa Rosi Simamora dan apa hubungannya dengan Raditya Dika?

Rosi Simamora adalah penulis buku yang bukunya akan difilmkan dan Raditya Dika ikut bermain dalam film tersebut. Mereka juga membahas proses menulis dan pengalaman Rosi sebagai editor buku.

Apa motivasi Rosi Simamora membuat kelas menulis gratis untuk Wattpad?

Rosi ingin meningkatkan kualitas penulis di Wattpad karena banyak tulisan yang masih kacau. Dengan kelas gratis tersebut, ia mengajarkan teknik menulis agar karya Wattpad lebih baik dan terstruktur.

Bagaimana pandangan Rosi tentang menulis di Wattpad dibandingkan dengan menulis buku tradisional?

Rosi melihat menulis di Wattpad lebih bebas tanpa harus mengikuti struktur ketat. Ia menulis secara spontan dan percaya bahwa tulisan yang tidak terstruktur pun bisa berhasil dan menarik pembaca.

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:00
Speaker A
Kali ini gua ngobrol dengan Rosi Simamora, seorang penulis buku. Bukunya yang ini segera difilmkan dan gua bermain di dalamnya. Kita akan ngomongin soal proses menulis dan pengalamannya yang menarik bekerja sebagai editor buku. Let's go!
00:18
Speaker A
Halo Kak Rosi.
00:37
Speaker A
Halo Bang Radit.
00:52
Speaker A
Ini bukunya ada di depanku. Ini adalah buku yang membuat hidupku lumayan repot selama berapa? Mungkin 8 bulan ke belakang karena aku bermain film yang diangkat dari buku ini. Ni aku jelasin sejarahnya dulu ya.
01:09
Speaker A
Heeh, jadi 5 tahun yang lalu... Ah, aduh, mungkin lebih kali 5 atau enam ya. Kalau aku ngalamin tuh 5 tahun lalu berarti bukunya sudah terbit sekitar setahun. Producerku ngomong, "Eh, produser film dari Sore Film bilang, eh waktu itu lagi syuting film lain, Radit, kayanya ada satu cerita yang cocok buat lu."
01:25
Speaker A
Oke, tapi El kan orangnya enggak pernah mau main di cerita orang lain, biasanya kan lu nulis sendiri. Habis itu beraniin lu baca deh, siapa tahu lo tertarik gitu. Apa pak judulnya?
01:41
Speaker A
Nah, disebut judul ini nih, Catatan Hari Menus, tapi aku lupa sama sekali karena cuman selewat doang. Persis habis itu berarti 5 tahun kemudian, which is sebenarnya tahun lalu ya, dia ngomong, "Inget enggak? Gua pernah ngomongin si Catatan Har, si Catatan Har, Catataninting."
02:00
Speaker A
Itu yang mana ya pak? Ada gua sempat selintas ngobrol sama lu terus dikasih lihat bukunya, kayaknya lu cocok banget meranin jadi Sahat, dia bilang Sahat.
02:14
Speaker A
Oh, ini cerita orang Batak pak?
02:34
Speaker A
Iya, lu kan Batak kan?
02:50
Speaker A
He Batak sih cuman coret-coret. Cuman coret-coret. Sudah lama tidak membatakkan diri, maksudnya kayak lahir di Jakarta terus enggak apa namanya, enggak bisa bahasa Batak dan lain-lain kan gitu. Udah baca dulu dan aku baca menarik banget ceritanya.
03:09
Speaker A
Ah, thank di ini ya buat teman-teman yang nonton ya. Ini judul bukunya Catatan Haranto Sinting. Sebentar lagi akan keluar filmnya, which is gua main di situ.
03:24
Speaker A
Eh, ini halaman pertamanya. Ah, menarik banget nih. Ini kan begitu kita buka nih. Nah, pas aku buka nih ini, kita pelan-pelan aja kita rundut semua. Pas aku buka namanya Rosi L. Simamora. I kan Simamora ini dan novel itu mengingatkanku ke temanku.
03:43
Speaker A
Oke, namanya Christian Simamora. Karena ini anak ini mabok nulis banget nih anak. Dia kerjaannya nulis terus bikin novel apapun yang diomong itu soal-soal novel.
03:59
Speaker A
Sampai akhirnya dia, aku sempat ketemu dia penerbitan. Namanya juga Simamora. Terus aku jadi nanya-nanya kan ke orang-orang penerbit kan kenal Windy Ari Stanti enggak?
04:16
Speaker A
Tapi Mbak Windy enggak ya? Ada ada ada editor-editor ini, eh siapanya Kristian kali ya gitu.
04:40
Speaker A
Ternyata benar ya.
04:56
Speaker A
Iya, jadi Kak Ros ini siapanya temanku Kristian Simamora. Itu sepupu jauhku, sepupu jauh bapaknya itu sepupuan, eh sepupu keponakan jauh bapaknya yang sepupuan jauh sama aku. Orang Batak kan jauh ya kalau saudaraan ya bisa berapa tingkat berapa itu ya luas banget deh gitu.
05:11
Speaker A
Nah itu dia bapaknya itu sepupu jauhku. J tahu dari mana tuh kayak gitu pas di acara Simamora kumpul at dari kecil kali udah dicekokin jadi kenalnya sama bapaknya. Bapaknya kan pendeta.
05:24
Speaker A
Oke, mau bapaknya Kristian B Kristian pendeta, pendeta. Nah terus kenal kenal kenal kenal. Jadi kalau pesta kita pasti ketemuan sama Kristian sama ibunya kenal banget gitu.
05:35
Speaker A
Heeh, oke aku kalau pesta di Blowfish kan jadi kayak gak terlalu ng RnB. Nah Christian itu adalah editor buku untuk aku.
05:54
Speaker A
Oh oke, dia ngedit bukuku yang ketiga.
06:11
Speaker A
Heeh heeh he eh ingat banget tuh. Eh waktu itu lagi ada acara pesta buku dia ngasih naskahnya ini gua edit ya gua rapiin gitu dia bilang ketika kita buka bukunya ini ada tulisan.
06:32
Speaker A
Ini biasanya kalau penulis-penulis heeh dia nulis kayak semacam apa ya kayak pesan gitu ya di ini biasanya untuk siapa gitu kan.
06:45
Speaker A
Untuk istriku yang membiarkan aku menulis buku ini dengan tenang misalnya gitu kan.
07:00
Speaker A
Nih kalau Kak Rosi menarik banget. Kak Rosi nulis untuk sesuatu bernama tantangan.
07:19
Speaker A
Heeh, ini salah satunya rasanya seperti sedang mewarnai gambar tanpa repot-repot menjaga garis. Manis banget gitu.
07:35
Speaker A
Nah, Pak tantangan ini suami atau suami?
07:49
Speaker A
Oke, artinya apa coba? Maksudnya gimana nih artinya untuk sesuatu tantang ini salah satunya rasanya seperti sedang mewarnai gambar tanpa repot-repot menjaga garis.
08:05
Speaker A
Oke, heeh artinya nulis aja sebebas mungkin. Oke udah enggak mikirin lagi kan. Karena aku editor yang lama ya.
08:19
Speaker A
Jadi aku biasanya kan kalau jadi editor itu kan pikirannya tuh struktur kan strukturnya. Udah enggak pakai struktur tulis aja apa yang itu apa yang aku suka gitu ya. Jadi ini awalnya nih ini sebenarnya tulisan iseng. Ini iseng banget ini iseng-iseng seng seng seng sengeng iseng seng seng sengeng.
08:33
Speaker A
Nah pokoknya waktu itu tuh heeh karena aku lagi aku kan enggak pernah nulis di Wattpad tuh.
08:46
Speaker A
Oh iya Wattpad kan? Wattpad kan orang-orang yang jagoan banget kan nulis tiap hari kan?
09:00
Speaker A
Iya itu lebih ke punya stamina sih.
09:20
Speaker A
Iya kan betul kan.
09:34
Speaker A
Heeh, sedangkan aku itu kalau nulis kan mut-mutan tuh. I kan mikirnya terlalu banyak editor lah mikir ini kayak enggak benar nih kayaknya begini gitu ya. Aku juga nulis mut-mutan laptop dimut kan itu terus terus ter terus terus terus de gitu ya kan.
09:52
Speaker A
Aku kan pengen nyoba dong pengin nyoba tapi kan sekarang yang paling gampang itu enggak usah mikir macam-macam kan. Nah terus aku nyoba komedi kan tunggu tunggu tunggu bentar.
10:12
Speaker A
Jadi ini ditulis di Wattpad dulunya Wattpad.
10:31
Speaker A
Oh I see. He eh gini jadi Kak Rosi ini kan sebenarnya bekerja sebagai editor.
10:47
Speaker A
Oke editor buku nih di Gramedia kan.
11:01
Speaker A
Oke artinya kerjaannya adalah naskah masuk kita yang ngerapin tuh ini yang mungkin kita coretlah apa segala macam.
11:16
Speaker A
Okeyaul biasanya nih biasanya nih ya orang yang bekerja di penerbitan tradisional heeh ngelihat Wattpad dan kawan-kawannya ing kan itu bukannya kayak ih kurang ajar emang editor iya kan ih enggak rapi banget ulang gitu kan.
11:36
Speaker A
Kalau karena kalau kita seorang penulis kita ngasih naskah itu di disikat habis tuh ya betulikat Abi sama editor kan sang kan Wattpad kan enggak ada editor betul kadang suka ngelihat gitu enggak di Wattpad aduh berantakan banget gitu.
11:52
Speaker A
Iya enggak logis lah taipol lah macam-macam kan gatal sendiri kan kalau editor tuh gatal sendiriah istilahnya kan.
12:05
Speaker A
Heeh betul lalu kok malah ke sana itulah tantangannya.
12:23
Speaker A
Oh i jadi bukannya malah kayak ah Wattpad enggak benar nih tapi justru malah masuk.
12:38
Speaker A
Iya malah masuk.
12:56
Speaker A
Kedua karena Sipad itu banyak yang kacau balau tuh penulisnya aku bikin kelas penulisan loh untuk Wattpad.
13:09
Speaker A
Untuk Wattpad jadi untuk e ee apa si calon-calon penulislah ya yang pengin belajar nulis itu aku dari tahun 2016 kalau enggak salah mulai itu aku pernah bikin kelas penulisan 1000 peserta loh gratis PES 1000 peserta.
13:23
Speaker A
Iya tiap hari gitu ya kita bikin kelasnya 1000 peserta setiap kelas itu isinya 100 jadi ada ada ya sekitar berapa tuh 10.
13:42
Speaker A
Heeh 10 kelas lah kayak begitu gitu loh. Itu zaman-zamannya aku lagi buka kelas penulisan.
13:56
Speaker A
Tunggu tunggu tunggu tunggu dulu apa motivasinya bikin kelas gratis ini nih karena banyak yang ngacau.
14:12
Speaker A
Emang emang karena pengin melihat kualitas Wattpad lebih baik gitu ya aku.
14:30
Speaker A
Iya aku iya aku kepingin sekali ya karena mungkin bawaan editornya itu tapi di lain pihak jadi editor itu memang kan ya begitu kan tadi kan susahlah bukunya terikatlah macam-macamlah gitu ya.
14:44
Speaker A
Jadi aku pengin mengerti dulu nih sekarang gua mau ngajar nih ceritanya kan. Nih orang-orangnya kan kacau balau nih tulisannya kan di itu ya kenapa enggak gua masuk situ aja sekalian ngajarin sekalian kasih tahu mereka lihat itu bisa gitu itu lebih jelas gitu loh.
14:58
Speaker A
Ini loh yang kumaksud ini loh yang ini ini bisa loh jalan gitu loh.
15:13
Speaker A
Oke he dengan kamu tidak tahu struktur itu bisa jalan dan itu bisa bisa berhasil gitu loh.
15:30
Speaker A
Oke artinya mereka enggak ngeplotting utuh heeh tapi lu nulis minggu ini nih habis itu lu minggu depan lu tinggal sambungin itu masih bisa gitu maksudnya masih bisa.
15:45
Speaker A
He jadi heeh kalau napas kita pendek kita kan tinggal kayak begini kan per bab satu cerita kan ini kan per bab satu cerita kan ada gini klimaks turun klimaks turun kan gitu ya.
16:02
Speaker A
Oke iya ini memang kayak diary sih.
16:23
Speaker A
Heeh heeh heeh aku pikir memang didesain seperti itu ternyata ini masuk ke format Wattpad betul itu aku enggak tahu tuhul betul karena napas kita jadi lihatnya dari napasnya jadi nga.
16:40
Speaker A
seru perkawinan ambil dua potong cinta buta letakkan dalam mangkuk perkawinan kocok sampai mengembang masukkan Mam mertua ke dalamnya tambahkan 8 tahun usaha keras buat punya momongan aduk rata lalu hidangkan panas-panas nah ini membuat analogi perkawinan dengan resep ini terutama di bagian depan itu apa
16:59
Speaker A
nge-set tone bukunya atau apa tuh itu terakhir Iya buat nget ng-eset tone bukunya sebetulnya ya tapi ditulisnya terakhir sebenarnya selesainya selesai semua baru bagian depan Oh jadi ee pertama kan susunan babnya beda tuh dia kalau lihat kan karena aku harus
17:17
Speaker A
ngurut-ngurutin kan ini kejadiannya gimana nih supaya ee enggak ada plot hole lah istilahnya kan gitu ya kedua PR besarku Adalah mengakhiri itu bab terakhir itu buat aku susah banget lama itu ir Heeh baru kemudian sudah kita simpulin tuh Ini apa sih tentang apa
17:35
Speaker A
baru aku bisa nulis Yang resep perkawinan Oh justru secara kronologis ini ditulis terakhir tapi di buku ditaruh di depan Iya Iya supaya pembaca langsung tahu ini tentang apa kan gitu ya oke judul-judulnya juga rada-rada semua nih Mertuaku komaniku Mertuaku
17:52
Speaker A
ranjang pengantinku Mertuaku lordfku Oke kita akan baca semuanya sampai habis Oke ini menarik banget nah terus ee ketika sedang menulis ini kan tadi kan bilang dari watpad Heeh the whole plot big picture-nya itu sudah ada enggak sebelum ditulis apa kayak ala-ala
18:15
Speaker A
penulis wpad aja minggu ini ini minggu ini ini gitu Iya Minggu ini ini minggu ini minggu ini minggu ini ala penulis wpad Jadi tiap bab itu berdiri sendiri-sendiri gitu tapi aku udah udah tahu sih mau diapainnya H cuman ee kan
18:31
Speaker A
aku nunggu nih kan tes air nih kalau whatpad itu kan pembacanya banyak enggak sih ternyata kan banyak banyak gitu ya baru sampai terakhir aku ngomong dong sama temanku di gram media nih gimana nih terbit apa enggak Ramai nih gitu nih
18:45
Speaker A
Ramai nih gitu ya cuman gini gue sendiri ragu sebenarnya mau masukin mau keluarin ini ee maksudnya ragu mau masukin ke Penerbit ke Penerbit Bahkan waktu mau difilmin aja ragu oke oke oke kita satu-satu ya dari whatpad dulu watpad
19:00
Speaker A
oke itu ramainya nih Kenapa rame Maksudnya E cara Promonya Gimana Enggak enggak pernah aku promo kan aku aku enggak baca dan tidak pakai wordpad maksudnya supaya dicover Gimana caranya pemb Iya karena itu kali ya kelas penulisan itu kan aku nulisnya kan di
19:15
Speaker A
Facebook Ayo Baca dong gitu ternyata dari mulut ke mulut tuh ini ni ini ini ni ini sekaliang baca ini baca ini baca ini gitu loh jadi itu barengan itu jadi kayak promo kelas penulisan kelas penulisan banyak ya itulah begitu Jadi
19:29
Speaker A
komen-komennya gimana komen-komennya gokil segala macam tapi sebenarnya ya yang mereka sekarang penasaran adalah bagaimana sih sebenarnya bikin itu tuh e resepnya tuh apa gitu loh Apa yang harus dipikirin pertama gitu untuk bikin ini untuk bikin ini Oke gimana tuh buat aku
19:45
Speaker A
jadinya aku hanya simpel gini kalau kamu mau nulis gen lucu komedi itu ya lucu aja bikin aja lucu tapi aku jadi mengerti mungkin Secara tidak sadar aku sebenarnya struktur itu tetap megang tapi struktur itu baru muncul waktu aku
20:01
Speaker A
mau nerbitin baru aku berombak semua lagi Oh dirombak lagi he urut-urutannya beda tuh Dit jadi itu benar-benar di akhirnya itu pembaca harus bisa entah nangis entah rasanya hangat entah dapat sesuatu dan itu feedback itu yang gue dapat dari banyak orang mereka tuh
20:17
Speaker A
tergila-gilanya sama terakhirnya ini sehingga mungkin mereka bisa memaafkan cara gua bercerita dari depannya itu gitu loh oke oke oke oke paham karena karena ketika orang baca penggalan-penggalan ini dan tidak merasa ada konektivitas satu bab dengan yang bab lain ternyata di belakang gua ikat
20:33
Speaker A
semua nih Iya itu ngikatnya itu sebetulnya Dit Nah itu sebetulnya kalau menurut gua ya mungkin karena karena ya urusan editor itu biar bagaimanapun sebebas apapun gua itu gua tetap garis itu walaupun gua coret-coret segala macam garis itu tetap ada dan itu harus
20:49
Speaker A
tetap kelihatan bukan kelihatan kerasa karena kemarin tuh ada ada ada bocah umur 19 apa 18 tahun heh dia bikin ini konten pendek he konten pendek ramai konten pendeknya di YouTube sama di tiktok sama di reels yang nonton R juta
21:05
Speaker A
20 juta terus ada orang ada podcaster yang lebih terkenal dari dia penasaran kan dikontak lah Zoom dia Zoom bareng terus Direkam gitu Zoom hasil zoomnya gua pengin nanya gimana sih cara lu bercerita gitu kok lu bisa rame-rame Heh
21:22
Speaker A
eh gua enggak ngerti apa-apa soal nulis heeh tapi cuma satu pegangan gua Kalau kalau gua mau storyting mau bercerita ee harus ada perubahan Heeh betul betul sebuah cerita harus ada yang berubah dia bilang gitu Habis itu udah Wah itu aku
21:36
Speaker A
kepikir-pikir benar juga ya selama ini kita belajar banyak teknik banyak apa segala macam tapi poinnya cuman satu heeh ada perubahan enggak di storynya kalau enggak ngapain Story itu di ini Nah mungkin sebagai editor itu yang itu yang ke kepikiran kali ya iya iya iya
21:49
Speaker A
perubahan itu harus ada satu kedua ini kan tentang keluarga Dit Iya kan kalau gua enggak bisa bikin enggak kasih nilai ke situ habislah gua sebagai orang Batak kan gitu kan Ya walaupun gua Batak coret juga sama kayak lu gitu kan Nah terus
22:03
Speaker A
oke Tapi maksud gua ee paling tidak seringan apapun yang kita tulis pembaca kita tuh dapat sesuatu dan dia bisa belajar bahwa hidup itu kan memang ada harus ada perubahan itu ya Bahkan di dalam tulisan juga gitu kan ada
22:16
Speaker A
istilahnya pencerahannya lah gitu ya Heeh nah itu yang yang gua pertahankan tanpa sadar loh Itu tadiannya jadi ee waktu ini kan ibaratnya jadi kayak tulisan yang acak sekarang harus disusun sus UN dengan satu benang merah yang bagus tanpa pembaca merasa tahu
22:34
Speaker A
maksudnya sadar gitu ya kita Giring nih begini nih ceritanya gitu loh oke oke oke oke itu watpad watpad ramai segala macam berapa berapa bab tuh yang di watpad sama kayak iniah atau lebih dikit lebih g sama kayak ini dikurangin yang
22:49
Speaker A
terakhir he heeh tapi sekarang udah kita take down di watpadnya udah He tinggal dua tig bab untuk E ini aja ditinggalin dua atau tiga bab buat buat teaser lah ya Heeh buat teaser Heeh Nah datang ke Penerbit nih he datang ke Penerbit
23:03
Speaker A
berarti nawarin diri atau teman-teman di gram media kayak ih ramai juga punya lu gitu enggak kalau kalau aku karena udah lama di situ aku tinggal nawarin aja Iya bilang aja eh e ada nasah mau enggak gitu kan oh kasih linknya dong suruh
23:18
Speaker A
baca dong he I apa pimret berarti ya enggak enggak enggak aku tinggal kirim aja naskahnya kirim aja Oh diprint Maksudnya enggak sih waktu itu ee email ya email aja ya Heeh email terus ee ke pimret Berarti enggak ke teman ke
23:33
Speaker A
teman senior editor juga kah atau ya itulah ya He he oke terus dia baca nah tapi ini kalau sebagai penerbit ini pertanyaanu nih tapi dia kan ada di whatpad Heeh kalau kita cetak nanti kan ee bakal RAM enggak yang beli soalnya
23:50
Speaker A
kan orang udah pada baca gratis di whatpad duluan Nah itu argumennya gimana tuh kalau aku waktu itu enggak enggak ditanya begitu ya cuman diminta untuk berarti aku emang nyebelin orangnya di itu tapi banyak l sebenarnya yang EE dari penerbitku ya yang ngambil
24:05
Speaker A
dari wpad itu maksudnya awalnya diw benar benar itu lazim kan dirnatan juga Yes dan itu kemudian memang harus diubah oleh si penerbit ini jadi kan agak beda ya pembaca whatpad itu dengan pembaca buku itu sebenarnya beda Oke jadi cerita
24:21
Speaker A
itu kalau di whatpad bisa demikian gitu ya tapi kalau udah di dalam buku itu biasanya kan plot h-nya banyak gitu l ya h terus letaknya apa susunannya juga beda itulah yang aku lakukan itu jadi diganti ininya gitu loh Apanya
24:34
Speaker A
bab-babnya urutannya Oke artinya membedakan E platformnya itu beda gayanya juga gayanya beda karena orang kan banyak yang ujuk-ujuk Langsung diprint aja kan Iya benar tapi kalau di tempat di penerbit boleh disebut enggak namanya boleh boleh di Gramedia itu
24:51
Speaker A
enggak itu kita kita godok langsung kitaak godok lagi semua karena aku biar Biarpun aku sudah keluar ya dari GR media ya aku masih editor jadi itu memang pekerjaannya begitu kita lihat nih ini gimana nih gimana ini enggak bisa nih enggak bisa masuk segala macam
25:04
Speaker A
po reite itu tu biasa ngebongkarin segala macam lah gitu oke oke tapi kalau aku kan aku tahu kayak gimana Gramed dia itu aku sudah siapin supaya mereka enggak bisa nolak karena itu melalui pakemnya GR aku udah tahu pakemnya aku
25:19
Speaker A
sudah tahu pakemnya ada gramet sehingga aku akan mempersiapkan sedemikian rupa supaya mereka enggak bisa nolak Iya karena ini udah siap terbit nih I udah siap terbit ya tinggal terbitin iya kalupun ada editor yang megang juga mau apa lagi orang udah udah Pakam gramet
25:32
Speaker A
iya iya G menarik menarik oke lalu dia Terbitlah jadi buku ketika dia terbit jadi buku itu langsung rame atau pelan-plan kar masuk bestseller juga kan heeh itu itu langsung langsung banyak yang bilh atau melalui proses yang panjang juga tuh enggak sih Kalau aku
25:47
Speaker A
sih lihat ya Ee secara buku ya ini enggak terlalu gimana-gimana banget tapi dia itu nasibnya itu adalah difilmin oh baru keluar 2 minggu itu yang meramal dia itu sekitar 5 PH meramal meramal melamar Ya ampun melamar melamar melamar Heeh 2 minggu
26:15
Speaker A
bukunya keluar 5 PH nelpon 5 PH gokil 5 PH tahu enggak itu benar-benar sampai bikin kaget itu kenapa ya mereka bisa tahu mereka bahkan tidak nunggu tidak nanya berapa eksemplar Yang yang sudah apa namanya yang berlaku yang terjual
26:31
Speaker A
sekarang enggak enggak ada kayak begitu benar-benar enggak ada sampai bingung gitu nelepon ke GR media atau ke karosi langsung ya aku langsung apa yang terjadi tuh ketika di dikejar-kejar orangjar 5 PH Itu gimana e eh ini e kayak beckeler kah
26:50
Speaker A
gitu coba bujangan nomor satu apa ini kamu gitu kelebihan kamu enggak enggak enggak enggak e jadi ya Udah temuin aja satu temuin satu-satu iya lima-limanya ditemuin satuu iya kan karena enggak barengan sih memang jadi ada satu minggu siapa siapa siapa ohya kalau barengan
27:06
Speaker A
mah kocak juga pusing kali ya pusing kali ya udah kayak lelang apaan gitu ya terus ya udah satu-satu dari yang ya dari yang dia kok nawarnya segitu banget gitu ya oh soal bukunya bukunya ah do gitu kan Tapi ada loh yang modelnya
27:20
Speaker A
begitu Enggak ini memang segini gitu-gituah ya Nah kayak gitulah kayak kita enggak ngerti aja ya bisa n nger aja gitu ya terus udah jadi sebet ya ini ee sempat sempat Ya udah jadi sama satu PH gitu ya Udah kayaknya udah mau Oke
27:35
Speaker A
gitu tiba-tiba masuk nih oke PH lain PH lain yang sekarang pegang gitu ya Nah diteleponin terus saya sama itu terus diitu tunggu Pak Enggak bisa aku masih yang ini masih belum masih ngobrolh tapi kan dia duluan gitu ya
27:51
Speaker A
baru kemudian ternyata ya jodohnya sama terus bilang ke PH sebelumnya apa Kayaknya saya lebih cocok di situ gitu Setelah angan ini itu gitu kali ya Enggak sih dia pokoknya ada sesuatu yang terjadi Heeh yang terjadi Ses kalau aku
28:04
Speaker A
bilangnya gini ini sudah diatur dari oleh Tuhan gua jadi bawa-bawa Tuhan ya jadi sudahah diatur gitu ya jadi aku enggak mau sebenarnya sebelum ini selesai tapi ternyata ada sesuatu terjadi gitu loh Sesuatu terjadi baru aku bilang sama yang sekarang ya ini
28:19
Speaker A
ternyata mereka mundur selesai bisa masuk gitu oke nah Tapi menurut aku cocok banget sih dipegang Soraya sih He karena Pak Pak Sunil itu kita sudah selesai syuting ya Heeh itu sangat detail banget eh apa namanya menceritakan ini di di layar
28:37
Speaker A
nanti gitu sebagai suradara dan dan kita tuh pernah ada momen di mana Kan naskahnya Kan skriptnya ada nih sebementara bukunya juga ada naskahnya ini kan diadaptasi dari buku yang pasti enggak 100% sama juga kan He ada momen kita reading udah lama he ter aku sama
28:51
Speaker A
Aril udah udah udah baca dialog di skript terus kita udah latihan segala macam terus pas Unil datang ngasa kayak kayaknya ada yang kurang nih gitu Heeh Bentar ya bentar ya Dia ee minggu depan kita datang lagi dia bawa bukunya kita
29:03
Speaker A
semua disuruh bawa buku ini Coba kalian bawa buku itu lagi he kayaknya kita balik lagi ke buku deh dia bilang balik lagi ke buku kita coba dialog yang ini he jadi artinya Heeh Pak Sunil ada kerelaan buat kayak ini Ini script
29:16
Speaker A
filmnya kan juga ditulis 5 tahun nih Heeh ee ada bukunya kalau dia ngerasa kayak Hm kayaknya enggak pas gua balik ke source materialnya lagi gitu gitu Iya gua balik lagi deh gua baca lagi deh He Oh kayaknya kita pakai dialog yang ini
29:27
Speaker A
aja buat yang ini kita ganti gitu Hm nah itu jadi seluruh proses reading dan pembuatan filmnya itu aku ngerasa kayak ih diperhatiin banget ya detail banget storyya gitu terus aku sempat nan kan Pak Sunil Pak k Kenapa pengin sih
29:43
Speaker A
ngomongin soal ini cerita menantu mertua apa ini terus dia bilang Eh gua tuh nyari cerita yang persoalannya dari zaman dulu dari zaman Ken Arok sampai sekarang tuh Orang masih bisa B bahas he he ya itu mertua dan menantu itu dari
30:03
Speaker A
zaman romusia juga Heeh ituu aja ya ada permasalahan itu betul betul betul betul ditambah lagi ini tinggal di dalam rumah ee mertuanya kan itu kan pasti problem yang banyak orang juga alamin kan He heeh heeh Oke ini jadi film heeh Terus
30:19
Speaker A
ee sempat lama kan dievelop kan lama lama banget Iya itu sempat kayak Ya udahlah biarin aja atau gimana tuh enggak sih kalau aku enggak enggak begitu Ee kebetulan kan ee bukuku sebenarnya dua tuh di Soraya yang satu belum diproses ya belum diini jadi yang
30:36
Speaker A
ini yang nomor dua justru yang nomor dua Ini yang jalan oh justru yang duluan Heeh yang duluan yang belum jadi ini jalan kalau aku gini kan ke pandemi waktu itu ya dan Pak Sunil itu rajin sekali nelepon Boleh
30:49
Speaker A
enggak saya telepon gitu Dia memberi kabar gitu kan Nah terus suka kadang-kadang dia suka Mungkin dia lagi mikir segala macam ya Ngajak diskusi gitu itu Iya betul ser diskusi benar kan jam berapa biasanya Wah jam 10 bisa 10
31:03
Speaker A
malam aku jam pagi ya jam 12 malam Iya itu masih bangun enggak mau mau ngobrol boleh boleh Pak Bentar ya keluar kamar dulu kan istri sudah tidur gimana Pak Iya betul aman enggak aman aman betul betul dan Pak Sunil itu menyenangkan
31:18
Speaker A
karena dia mengerti struktur cerita Jadi kita ngomong dari teknis sampai sampai masuk ke cerita itu nyambung gitu loh heeh bahkan sampai terakhir pun ee udah syuting nih dia suka nelpon nih gimana nih Ni diperkayainya gimana nih boleh Enggak Begini boleh Enggak Begini gitu
31:34
Speaker A
dan dan dialah sebenarnya yang bikin aku tahu bahwa aku benar-benar ternyata menghasilkan sesuatu yang Oh ternyata bisa ya maksudnya difilmin makanya dia tuh ngejarnya sampai gimana gitu ya ini Ini buat saya nih lain kali Sekarang gua dikejar-kejar udah nulis belum Udah
31:50
Speaker A
nulis belum gitu oh oh nanya cerita baru lagi Oh ini nanti ke saya ya Gitu d begitu kan jadi Ya gitulah ya Pak Sunil ya tapi terus dari awal memang dia udah janji dia yang pegang Hm aku yang pegang
32:01
Speaker A
enggak orang lain gitu Ini aku yang pegang Aku suka gitu I nah antusiasme dia yang demikian rupa itulah yang bikin oh gila ya jadi menyenangkan gitu loh Itu prosesnya menyenangkan banget buat aku karena pas aku baca buku dan
32:14
Speaker A
scripnya juga ini layernya banyak banget Enggak cuman soal menantu mertua tapi ada juga harapan seorang ibu Batak kepada anaknya betul betul terus ada harapan soal pasangan muda yang lagi usah punya anak jadi layernya tuh banyak banget gitu sehingga memainkan
32:32
Speaker A
dinamikanya dinamika emosi dalam ceritanya itu jadi jadi jadi Kompleks gitu walaupun kelihatannya kayak menantu sinting gitu loh Ben itu yang aku suka sih Heeh kalau zaman dulu bahkan tuh yang followerku tuh itu terbagi dua yang pro mertua sama Pro minar Wah ribut tuh
32:50
Speaker A
beneran pokoknya ributnya tapi main kata-kataan gitulah ya Ah gua sih lebih senang minar Ah gua sih lebih senang mertua gitu loh jadi itu mereka mereka mereka aja sampai kebagi dua kan gitu tapi aku sendiri kadang-kadang ya waktu gua nulis tuh kayaknya gua minar nih
33:05
Speaker A
tapi kemudian dalam perjalanan waktu gitu ya kayaknya gua lebih mertua daripada minar lebih lebih belain mertua maksudnya daripada minar jadi kayak gitu gitu Jadi kalau aku lihat kunci dari satu cerita adalah eh penulis eh penulis pembaca itu atau mungkin nanti waktu
33:22
Speaker A
kita bikin filmnya Itu penonton itu akan terbagi dua karena mereka tidak bisa milih sepenuhnya ada minat yang gue suka juga atau ada mertua yang gue suka juga iya ya i artinya artinya sosok antagonistik enggak harus jahat ya sosok
33:36
Speaker A
antagonistik yang baik itu adalah ketika kita memahami motivasi dari antagonis ini tanpa harus secara moral kita berpihak gitu kan maksudnya kan iya iya iya kayak thanos gitu kan Iya thanos benar benar benar thanos kan mau bunuh setengah makhluk hidup Ya karena dia
33:51
Speaker A
punya Reason yang masuk akal buat dia secara karakter gitu benar benar makanya yang adegan nih biar enggak SPO sih ada satu adegan di mana ee Si mertua ngomong sama si minar itu yang ngbold EE Kenapa sikap dia tuh seperti ini dan kita
34:07
Speaker A
sebagai penonton Apalagi aku yang baca script Wak itu kayak ngasa Oh gua enggak bisa nih mihak nih Salah satu nih karena dua-duanya punya Reason untuk bersikap seperti ini gitu oke eh lalu untuk ini sebagai editor ya Heeh Ini buku ke
34:22
Speaker A
berapa Berarti Aduh berapa ya ini ya bukuku Enggak banyak sih Aku biasanya nulis buku anak yang banyak oh nulis buku anak Heeh kalau buku anak banyak tapi yang ini ke berapa ya sat duudah banyak juga itu berarti empat kali ya
34:36
Speaker A
kali novel yang keempat kayaknya ya Heeh novelat ee padahal sebelumnya kan editor Heeh Oke Kenapa jadi lompat ke penulis buku awalnya sih sebenarnya penginnya penulis dari kelas 5 SD penginnya penulis cuman kan masuk ke Gramedia jadi editor oh karena ngelamar kerja jadi
34:55
Speaker A
editor Heeh jadi profesi tuh editor sebetulnya jadi aku megang kan banyak buku tuh zaman dulu kan Ya tahulah editornya ngebongkarin tulisan segala macam Berantem mulu tuh Berantem mulu peduli sama editor kerjan ribut aja Iya benar benar benar terus terus terus udah
35:11
Speaker A
satu ketika di tahun 2012 aku resign terus nulis Mulai nulis Oke gitu tapi eh selama jadi editor apa tantangannya sebenarnya apa itu kayak ngurusin penulis kah Karena penulis kan kadang apalagi penulis yang merasa skripnya nya adalah anak dia kesayangan kan benar
35:31
Speaker A
benar benar benar benar ben Terus kalau kita coret dikit kayak kayaknya kesel gitu ya Ah i jangan ininkan anakku tapi apa tantangannya tuh banyak sih ya terutama tentang ee ini ya ngadapin Penulis ya apa yang paling susah ngadapin penulis ad Penulis itu
35:47
Speaker A
sebetulnya sangat-sangat rapuh ya Benar kan sangatsangat Benar l Iya benar kan di rumah aja kurang gizi kan terus terus sangat-sangat rapu kan Oke oke terus cara kita ngomong sama dia itu kita harus kenal dia loh Oh I Iya dong
36:06
Speaker A
sampai segitunya Ya iya lah kalau misalnya dia mungkin Batak tembak langsung ngomong langsung dia enggak tersinggung kan Tapi kalau dia Memangnya seperti tadi ini bayi gue segala macam sekarang gimana caranya gua mau a sementara dia itu Pasti marah kalau gua
36:20
Speaker A
mau A tapi dia harus mau yang a ini supaya Tulisannya bagus kan gitu ya ya itu muternya ke mana-mana OH ngomong ini dulu kayak Ayo kita ketemu yuk gitu Aduh ini bagus banget tulisannya iyaternya gitu kedua bisa dengan gini coba deh lu
36:38
Speaker A
ubah deh nanti lu lihat yang mana yang bagus baru lu boleh pilih gitu loh Oh baru nanti dia ubah dia sendiri kan yang lihat baru dia ngeh gitu loh kalau kalau kalau misalnya penulis nih he kita sebagai editor nih kayak ini Kayaknya
36:53
Speaker A
masih jelek deh gitu itu banyak yang itu ya banyak yang gitu ya Aku suka begitu si sering sering banget jadi jadi jadi tapi tapi enggak loh kan sat ada satu penulisku ya dari dia enggak punya nama tuh pertama dia datang 85% l Aku minta
37:10
Speaker A
bongkar ya 85% tap kasih catatannya kan tapi begitu dia mau itu jadi yang bagus loh Oke nih aku ah cerita nih he waktu aku nulis buku kedua ketemu editor dari Gagas Media nih Mbak Windy ariestanti nih Heh persis kayak gitu Heeh aku aku
37:26
Speaker A
ngasih tulisan terus ee dicoret-coret sama dia terus dikasih ee ini ya masih jelek naskahnya sakit hati sakit hati gue gua pulang ke rumah kayak enggak engak mau enggak mau terbitin lagi di Gagas Media Iya sih enggak mau terbitin
37:40
Speaker A
lagi di Gagas Media bodo amat itu siapa lagi editor datangdatang nyoret-nyoret naskah gua Apaan sih gitu kan 2 minggu berselang he mikir De mikir bongkar lagi lihat yang mana sih yang dicoret kan Aduh bener semua lagi he nelpon ya kita
37:57
Speaker A
ketemu deh gimana coba benerinnya gimana akhirnya udah sama Mbak Windi Terus aku berapa buku baru Christian Kristian buku ketiga habisu Mbak Windi lagi oke oke ya memang benar sih karena Penulis itu kita enggak pernah kita selalu berdua saja dengan
38:13
Speaker A
karya Kita iya iya iya tiba-tiba ada orang asing datang ucok-ucok jelek gitu kan kita udah ngerasa bagus banget P karena kita berdua aja he menghabiskan malam-malam sepi itu berdua gitu Jam 11. jam Iya kan terus ditelepon pakuni lagi Pak
38:31
Speaker A
Nah ini aku punya Heeh teknik menghindari editor Heeh sama teknik menghindari produser tuh Beda Oh gitu gimana tuh Iya kalau editor itu kalau kalau produser produser tuh kalau kalau dia nelpone itu masih bisa ini masih masih bisa kayak enggak
38:51
Speaker A
diangkat gitu Tapi kalau editor tuh harus diangkat Heeh karena kalau editor kalau enggak diangkat dia ngomongnya tuh apa ya mungkin Ken nama editor ya he itu kayak kayak suka nusuk gitu loh gue enggak lagi enak aja Jadi gimana nih e
39:06
Speaker A
apa sebenarnya mau terbit apa enggak sih kok enggak diangkat-angkat gitu Ini kalau misalnya lu enggak perbaikin kita enggak bisa ke mana-mana loh gitu W Cup langsung ya ya deh ya deh ya deh Heeh kalau kalau produser Enggak tuh naskah
39:18
Speaker A
Udah beres belum ee belum Pak Berapa lama lagi 2 minggu lagi 2 minggu lagi Bisa Beres bisa pak gitu Ya udah gua tunggu ya gitu kalau editor ee terus ya dikear kejar terus Karang telepon dari telepon kantor kalau ditelepon pakai
39:31
Speaker A
telepon kantor paling seram tuh karena artinya serius kanudah bukan dari HP tuh Iya benar urusan kantor nih benar benar benar benar ben Lu tahu kan kenapa gua nelpon Iya mbak ini naskah belum kelar gitu Kenapa belum kelar Iya soalnya e
39:44
Speaker A
enggak ada waktu waktu kan kita yang bikin bukan I Oke Mbak iya Mbak Ya udah akhirnya mau enggak mau kan beda tuh editor sama sama produser tuh iya tapi pernah enggak akhirnya ada penulis yang dulunya cat sebel karena dieditorin
39:59
Speaker A
dirapiin naskahnya tapi setelah Mel semua proses itu bilang Makasih ya Kak Rosi gitu ada itu ceritanya gimana tuh enggak tahu ya kayaknya penulis gu nurut semua ya soalnya aku biasanya e kekeh jadi ya kayak tadi po tekniknya macam-macam supaya dia mau ngikutin mau
40:15
Speaker A
gua l gitu ya Dan mungkin karena karena pengalaman gitu ya Jadi tapi ya e ada juga enggak ya yang enggak mau ya engak sih sebenarnya kalau aku penulisku baik-baik loh iya iya i tapi aku memang pemburu juga sama kayak tadi
40:32
Speaker A
itu neleponin terus tanya terus segala macam He udah udah kelar belum alasan apa yang pas karosi telepon tahu Halah bohong lagi nih orang gitu ah sering banget kalau gitu sakit lah inilah apa segala macam pokoknya macam-macam itu kan sebenarnya udah ketahuan
40:48
Speaker A
ya tapi ya sakit ya klasik banget ya sakitlah apalah G lagi sakitak bisa nulis Iya putuslah galau putus oke deh Biarin aja gitu kan gitu tapi se ini sih Ya begitu memang aku sih cuman begini doang kalau sama Penulis ya
41:07
Speaker A
he ee Penulis itu ya kayak tadi kan cuma aku sama dia kan gitu ya berarti kan rabun rabun jauh kan cuma lihat bisa dekat doang kan I tulisan kita cuma kalau kalau kalau editor kan ngihatnya lebih gede kan He ini Lu mau
41:21
Speaker A
laku apa enggak kan gitu Ini mau relate apa enggak kan begitu ya tapi sekarang gimana caranya supaya dia enggak merasa terpojok oke itu aja sih sebenarnya He tapi kalau misalnya dia udah mau yes gitu kan dia enggak tahu Oh karena kita
41:36
Speaker A
punya trik-trik itu tuh trik-trik Itulah bujuk-bujuk bujuk-bujuk memanipulasi dia ni beginiin dong Ininya egonya naikin dong ternyata Jangan diginiin giniin Ben benar benar engak ini bagus kok tapi kayaknya lebih bagus lagi Iya karena editor itu percaya dia Dewa benar editor
41:56
Speaker A
percaya percaya dia Dewa dianya Dewa penulis tuh harus tahu gua dewanya kan gitu nah padahal penulis kan tahunya gue dewanya enak aja itu punya gua kan gitu ya Dewa bayangan Iya betul Dewa bayangan di belakang Wah inih gua harus hati-hati
42:11
Speaker A
keemb Windi nih kalau kayak gitu oke katanya bawa teman ke sini ada ada itu layouternya atau apa nih editornya edit editor dari editornya Oh editor pun editor iya harus dong harus dong kan yang dia yang melihat yang jauhnya betul
42:28
Speaker A
masih menemukanmenemukan juga kayak menemukan kayak ini Kayaknya lebih bisa gini Bisa bisa gitu enggak juga Mbak Iya enggak sebenarnya kerjanya Jadi agak lebih ringan karena Mbak RI kan udahed juga jadi kayak udah Wah bagus nih tapi ketika sama sih tadi kayak ada yang
42:44
Speaker A
bolong nih logikanya gitu cara ngomongnya ke Mbak R gimana ternyata digituin juga Oh jelas kena juga i i ya benar ya tapi kalau kalau aku pribadi ya karena melalui Serang Kayan pengalaman panjang di penerbit he heh sekarang tuh
43:01
Speaker A
aku lebih kayak terutama aku lagi nulis naskah Stand Up nih oke stap komedy aku malah malah nanya ke developerku gitu Yang yang apa yang ngelihatin ceritanya terus bantu kasih masukan kalau jelek mending bilang jelek gitu sekarang ya di
43:16
Speaker A
umur sekarang dengan semua pengalaman ini lebih senang kayak Ah ini jelek Bang He kemarin pas kita coba nih enggak lucu g Oh ya Oke kita sekarang aku udah bisa pada saat pada tahap itu sih sih iya soalnya kan itu sebenarnya kan dia
43:30
Speaker A
memangkas banyak apa enggak ngebuang waktu kan jadinya kan kan heeh gua jadi cari dia yang baru lagi deh kalau ini emang enggak oke kan gitu ya lebih enak gitu loh dan tujuannya kan sama tujuan tujuan editornya Misalnya editornya
43:42
Speaker A
karosi ini kan emang bukan buat menyakiti perasaan karosi kan tapi untuk membuat naskahnya bagus kan bagus dan ada ininya Oh iya oke Heeh Iya ada garamnya ya garnya oke lalu bawa Sebelahnya layouternya iya ter itu berarti yang layout ini kan nyusun Iya
43:59
Speaker A
yang nyusun benar Nah ini sepenting apa nih layout ini nih karena aku ngelihat nih pas aku baca pertama kali ini memang lumayan enggak enggak lazim sebagai naskah novel pada umumnya ya kayak contohnya ee Ini dialog-dialog ini kayak seperti di Iya karena catatan harian ya
44:17
Speaker A
terus kita bikin seperti itu kan ya gitu Oke jadi memang itu keputusan aku keputusan aku dan editor editor secara estetika penulisannya seperti ini Hm Kalau penulisannya seperti itu kayaknya layouter deh oke tapi dari dari naskah Memang udah kita bikin kayak gitu itu
44:34
Speaker A
enggak gatal tuh sebagai editor hmm ini kan seharusnya gua pakai tanda kutip nih gini-gini enggak ya Uh Ya itu dia tantangannya lumayan kan tetap aja Masa dialog gua aku titik du gitu enggak usah gitu Kalau misalnya tulisnya kan kalau
44:48
Speaker A
di kalau kita ngomong apa sih ee langsung kan kalau kan k a l o kan bukan kalau kan itu aja kan sebenarnya kita gatal kan itu bolak-balik he ganti enggak ya Ini ganti enggak ya Ini ganti enggak ya gitu Yang ini deh yang mertua
45:02
Speaker A
mertua kan pakai sih deh segala macam ngacau tuh itu aku terakhir loh tulis dulu baru nih taruhnya di mana ya Ini di mana ya karena itu gatal sebenarnya enggak enggak ya gitulah ya karena ini bahasa lisan kan bahasa lisan yang
45:17
Speaker A
ditulis lisan Iya yang ditulis benar aku pulang dulu dah ini ya Heeh Ya kan kayak gitu kan kita tetap harus Ya gitulah ada ada satu novel Inggris dari di Scotland kan kalau dialek Scotland kan kayak orang kumur-kumur ya kita susah
45:32
Speaker A
dengarnya beda kayak dialek Inggrisnya nah dia aduh lupa lagi ini buku terkenal banget tapi kok Lupa judulnya Dia dia nulis tulisannya itu sesuai dialek Scotland Jadi kh-nya digabung Apa itu bacanya susah banget itu susah Bang Heeh Nah sekarang posternya udah keluar udah
45:48
Speaker A
lihat belum Udah aku sama ariil udah udah e fon-nya merah kan banyak kakyak ke horor Iya benar benar ben ini gara-gara film horor lagi ramai kan I menantu ini apa menantunya AB menantunya itu menantunya gentayangan Apa iya iya
46:05
Speaker A
mana Gua lagi gini kan udah mati gua apa gimana gitu Iya loh Itu loh Iya kan Tapi enggak ya ini drama komedi eh soal hubungan menantu dan mertua dan dinamika di dalam berpasangan dan berkeluarga Heeh eh tinggal 2 bulan lagi berarti di
46:23
Speaker A
pas kita syuting ini Juli kalau enggak salah iyagal udah ini belum udah udah udah cukup excited belum nih udah Ini pertama kali bukunya difilmkan kah iya Oh ya Ih seru banget Premier udah tahu mau pakai apa hah enggak tahu enggak tahu kan biasanya
46:40
Speaker A
gitu aku Premier pakai apa yaak enggakak aku kalau Premier film ngumpet Aku biasanya sama penginnya ngumpet Iya kayak Aduh banyak banget orang pusing Iya itu bisa ngumpet enggak Aku biasanya H tapi jangan ditiru nanti kita ketemu lagi aku saya Saya pengen ngumpet pasti Spot
47:00
Speaker A
favoritku kalau Premier buat Ngumpet ya Heeh ee kalau soreya biasanya premiernya di PS pas Senayan ee pasti nanti Kak Rosi juga dapat undangannya tuh nah ee aku tuh biasanya kalau lagi Premier kan sama wartawan tuh di di studio tuh
47:15
Speaker A
wartawan segala macam keluar aku langsung masuk ke tempat Premier Heeh bios apa Premier 21 itu loh yang ada sofa-sofanya itu he itu masuk aja ke sana senyum-senyum aja gini-gini aja biasanya digini-giniin belok kanan Heeh belok kiri belok kanan belok kiri belok kanan
47:34
Speaker A
sama belok kiri itu lorong panjang Oke di depan WC cowok ada WC cewek Heeh jadi kalau di premier-nya Plaza Senayan Heeh di ini WC ini WC itu ada lorong panjang banget situ oke di situ ya Nah aku nongkrong di situ aku juga ada ya jangan
47:49
Speaker A
ni ketemu kita Nti kita gini dong k e aku sempat keegap sama Niji waktu itu satu Band full Oh gitu iya iya lagi lagi nongkrong sendirian gitu diam kena pusing banget banyak orang diam aja terus satu beniji masuk pada mau ke WC
48:04
Speaker A
bareng whichis aneh juga kalian bareng-bareng ke wc ya Oh iya benar berapa laki-laki ini eh Radit eh eh ngapain ya duduk aja gitu I mau mana Ke us rameai-ramei masuk us oke ya oke deh tapi di situ Tempat
48:19
Speaker A
favorit siap gitu siap nanti aku kalau enggak aku di WC cewek di dalam Udah diam aja lahak tapi kalau di dalam aneh Iya sih ya nanti orang mikir ngapain orang ya diketok-ketok Iya kalau kalau kalau aku sih enggak enggak
48:34
Speaker A
sempat waktu itu pernah kepikiran apa di dalam WC ya He tapi kalau di dalam WC ituh aneh soalnya Iya benar sih Apalagi kalau misalnya kita cuma berdiri di pojok kan kan ada orang masuk kencing ya kan cuma gini doang diam
48:46
Speaker A
udah mas udah mas lagi mas gitu kan enggak Enggak ini kan enggak asik ya oke eh good luck Kak Rosi apa buku selanjutnya udah udah ada belumadi itu dia udah kayak su tapi ini lebih ke ini sih pertanyaan
49:01
Speaker A
basa-basi bukan bukan pertanyaan menteror buat buat kontrak baru apa tapi ada buku eh lagi di ini sih enggak mau spoiler juga maksudnya belum belum ini ya tapi mungkin kayaknya komedi juga komedi jugaah karena ya itu kembali teror pakunil Ih tapi aku baca ini lucu
49:18
Speaker A
ya maksudnya kok Padahal Kak Rosi bukan senap komedian bukan makanya pelaak Ya itu dia makanya Pak Sun kan bilang ini kamu tuh sebenarnya ini kamu penulis komedi loh enggak usah nulis-nulis yang lain nulis komedi aja gitu Yailah kok
49:32
Speaker A
dia gitu Iya lucu banget lucu banget beneran nih beneran beneran aku sebagai komedian ya Eh pas pas apa pas baca ini ketawa banget lucu banget itu itu apa apa anekdotnya kan anekdotnya dari kisah nyata kan heeh Apa itu Ketika itu
49:47
Speaker A
terjadi ketawa dan kayak Ih gua simpan nih buat buku atau atau atau apa atau dirangkai aku agak aneh orangnya jadi semua tuh direkam jadi gini aku tuh hidupku banyak yang enggak enak ya yang aku tulis itu sesuatu yang enggak enak
50:00
Speaker A
ya tapi itu direkam kemudian Biasanya aku kalau sama teman-temanku aku ceritain aku lebih-lebihin bikin mereka ketawa itu memang aku sukanya begitu sih kalau kalau lagi ngalamin sih enggak enak ya terus gue ketawa gitu ternyata memang mungkin bawaan kok gitu kali ya
50:18
Speaker A
agak-agak Aneh begitu kalau kata woodi Elen kan gitu apa komedi tragedi dikasih waktu kan iya iya baru kan ketemu tuh itunya komedinya kan jadi ya ya begitu aku kayaknya mau nyoba nulis juga komedi dan ringan sih ini aku tulis tuh enggak
50:32
Speaker A
ada itu kan 10 berapa berapa bab itu satu hari ya itu Sebulanan loh Selesai Oke selesai gitu udah enggak pakai udah enggak pakai mikir enak banget kan enggak pakai mikir enggak pakai macam-macam kan udah gitu laku lagi jadi
50:45
Speaker A
film lagiaku lagi jadi film lagi kan maksudnya gitu gitu loh heeh ngapain gua bikin yang susah-susah kan gitu tapi ini memang dari kegelisahan murni Enggak aku kan Kalau mencari sesuatu harus dari kegelisahan nih Apa ini karena karena tadi di rangkaiannya pengin ngetes
50:58
Speaker A
watpad apa segala macam itu enggak kegelisahannya begini aku tuh Batak coret dalam artian coret ya karena aku introvert Heeh I kan orang Batak kan ekstrovert dia minta ampun I kan nah terus semua diomongin kan gitu ya kalau kumpul Nyanyi lagi Nah kumpul nyanyi
51:11
Speaker A
Terus ngomongin semua dikomentomentarin kan aku takut loh sama mereka sebennya takut tapi harus jalan ya Jadi kalau misisalnya kayak pesta ad komentarin apa ya udahlah ya Mau diapain gitu ya tapi gua balas Denang buku ini oh Apa yang
51:27
Speaker A
apa yang kalian Omongin di pesta adat apa apa yang kalian Ngomongin ini mertua ngomong apa Oke gua terima-terima aja kaliin nih semuanya tulish menarik menarik menarik Ben sampai k bis a gini ya soal nama lah ya Ini nama nama orang Batak kan
51:43
Speaker A
berat-berat tuh terus sikit keble-bulean kan tapi begitu dia ngomong namanya kan boro-boro Bule kan Kayak misalnya gitu Mekel Aku tuh bingung ibuku yang ngomong itu loh Opung si Mekel gitu namanya kok Mekel Mel itu dalam bahasa Batak artinya
51:58
Speaker A
ketawa kok Mekel sih gitu ternyata namanya Michael manggilnya meichel bayanginya kan terus ya jadi kayak begitu Itu kisah nyata tu ber itu kisah nyata jadi Maksudnya E or Batak gitu kalau nulis eh Ngasih nama anak itu benar-benar bule banget kan Princess apa
52:16
Speaker A
segala macam bahkan ada yang Kaisar gitu loh Kak gitugitu kan tapi begitu dijadiin udah susah diomongin ya namanya Ucok juga sama Butet Oke jatuh-jatuhnya gitu l jadi ya kayak gitu-gituan tuh Aku suka Ya namanya juga mungkin karena saking tertekan k sebagai introvert ya
52:33
Speaker A
Jadi ya itu jadi dilampiaskan lahampiaskan menarik menarik menarik dan sekarang mereka mau ngajak nobar kan pusing gue ya Nah itu kan ngomongin mereka semua itu ya itu gimana ya aku udah bilang sih jangan dijitak ya kita kedatangan Bang Mekel
52:49
Speaker A
di dari tadi udah di luar nungguin Kapan aku dipanggil e ya nanti pas nobar kan pasti banyak yang ngasa juga ya Ee Sebenarnya sih aku yang yang gini ee beberapa sih yang istilahnya aku ambil yang agak ee apa sih namanya tuh apa aman sensitif
53:08
Speaker A
gitu ya aku pasti ngomong Oh boleh enggak gua masukin yang ini gitu ya tetapi kalau yang cuman sekit yang selewat-selewat ya cerita-cerita yang Emang dia orangnya kayak begitu tapi dia juga enggak keberatan ya enggak apa-apa juga gitu loh tapi aku sih ngomong
53:23
Speaker A
ngomong ya boleh boleh boleh boleh gitu ini menurut aku nih e e dalam mungkin 5 tahun terakhir kan aku udah jarang baca novel ya Heeh Ini salah satu novel yang paling lucu sih Yang aku baca dalam dalam akhir-akhir ini ini aku ketawa
53:36
Speaker A
banget eh apa namanya baca novel ini sama ada satu lagi lauk daun tahu enggak Belum belum ada itu juga ada novel pendek judulnya lauk daun tuh juga lucu tuh Oke nanti gua t cari deh tentang perebutan ketua RT atau apa gitu Heeh
53:51
Speaker A
Lucu banget Lucu banget nah itu itu itu dua dua itu yang yang menurut aku gila ya refreshing banget gitu dan dan enggak harus seorang komedian by profession gitu untuk bikin cerita yang lucu kayak gini Oke good luck semuanya Kak Rosi dan
54:07
Speaker A
kita ketemu di premere filmnya tapi tempat saya jangan di jangan disamperin juga oke makasih ya oke thank you semua I bye bye
Topics:Raditya DikaRosi Simamoramenulis Wattpadeditor bukukelas menulis gratispenulisan kreatifadaptasi filmpenulis Indonesiaproses menulisnovel Wattpad

Get More with the SozAI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries, speaker detection, and unlimited transcriptions.

Or transcribe another YouTube video here →