Skip to content

Dokter Ini Koleksi Tengkorak — Transcript

Interview with Dr. Jaya, Indonesia's first forensic DNA expert, discussing forensic DNA cases and its role in criminal investigations.

Key Takeaways

  • Forensic DNA is crucial for accurately identifying perpetrators and exonerating innocent suspects.
  • DNA evidence provides undeniable proof in criminal investigations, reducing reliance on assumptions.
  • Forensic medicine differs from general medicine by focusing on legal proof rather than treatment.
  • The field of forensic DNA is still developing in Indonesia with very few experts specialized in it.
  • Persistence and scientific rigor are essential for advancing forensic DNA applications in law enforcement.

Summary

  • Introduction to Dr. Jaya, the first forensic DNA doctor in Indonesia, and his experiences in forensic DNA.
  • Explanation of forensic medicine and how forensic doctors help prove criminal cases through medical evidence.
  • Case study of a woman who died from an ectopic pregnancy, initially suspected as a homicide.
  • Overview of DNA's role in forensic science, including how DNA is unique to every individual.
  • Historical case from England involving DNA evidence to identify a serial rapist and clear innocent suspects.
  • Description of the massive DNA sampling effort involving thousands of men to find the true perpetrator.
  • Challenges and skepticism faced by forensic DNA experts in Indonesia and the importance of scientific proof in law enforcement.
  • Dr. Jaya's academic journey and efforts to advance forensic DNA knowledge and teaching in Indonesia.
  • The significance of DNA evidence in distinguishing suspects and solving complex legal cases.
  • Discussion on the future and technical aspects of forensic DNA and its impact on criminal justice.

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:00
Speaker A
Hari ini gua akan ngobrol dengan dokter Jaya, seorang ahli forensik DNA pertama di Indonesia. Obrolannya seru banget. Kita akan bahas tentang pengalamannya belajar forensik DNA sampai pengalamannya menangani kasus forensik di Indonesia. Let's go. Makasih, Dok, sudah nyempetin datang ke sini. I kehormatan UNK datang.
00:20
Speaker A
Sini, Dok, ini aku pengin nanya soal profesi dokter dulu nih karena katanya dokter forensik DNA pertama di Indonesia. Iya, itu. Apa itu definisi dokter forensik DNA dan apa bedanya sama dokter forensik lain? Eh, begini. Eh, forensik itu ya kalau
00:38
Speaker A
dilihat dari katanya tuh katanya forum. Oke, forum itu artinya pengadilan. Jadi banyak kasus-kasus hukum yang ternyata kalau mau membuktikan harus perlu kesaksian dokter. Oke, misalnya contoh orang ditusuk. Nah, benar enggak tusukan itu yang bikin mati gitu loh. Oke, terus
00:55
Speaker A
misalnya ada orang tiba-tiba meninggal habis berantem terus meninggal kan langsung yang berantem sama dia jadi tersangka kan itu curiga. Begitu diperiksa sama dokter, oh ternyata dia menderitanya. Saya pernah dapatin kasus yang seperti itu ternyata dia adalah ee
01:11
Speaker A
kehamilan di luar kandungan pendarahan jadi dia enggak salah. Oh, jadi kasus dokter pernah menangani kasus di mana ada orang yang meninggal setelah berantem, setelah berantem dicurigain ini gara-gara dipukul nih dia meninggal. Gak tahunya pas dokter periksa begitu dibuka
01:29
Speaker A
di perutnya, di dalam perut tuh ada darah semua darah 2 liter. Heeh, waktu darah dibuka-buka, eh ada bayi. Oh, begitu lihat bayinya ternyata bayinya ada di dalam perut. Kenapa ada di dalam perut? Karena dia tumbuhnya di dalam saluran
01:42
Speaker A
telur. Oh, dan itu penyebab kematian ya? Iya, dan itu bisa mati kapanpun. Saluran telur itu gedenya segede setengah kelingking saya inilah. Nah, kalau keetumbuhan manusia di situ pecahlah pecah berarah. Tapi pada kasus yang dokter tertanganin ini yang soal hamil
02:02
Speaker A
di luar kandungan ini berarti dia ribut terus dia sudah mau dipenjara nih orang yang ribut sama dia tapi ternyata ketika dokter membuktikan bahwa enggak nih ada penyebab, ada kemungkinan penyebab lain nih dia meninggalnya bukan kemungkinan, udah pasti, udah pasti gara-gara itu ya.
02:16
Speaker A
Udah telepon Pak iniah sakit Pak. Bukan itu Pak, lepas Pak. Akhirnya lepas-lepas. Nah, justru kepuasan seorang dokter forensik itu di situ. Jadi kalau dokter itu meriksa orang untuk ngobatin dia penyakitnya, tapi kalau dokter forensik periksa untuk membuktikan ini kasus
02:33
Speaker A
kriminal atau kasus hukum. Oke, nah itu forensiknya. Iya, DNA-nya. Nah, DNA itu begini, manusia ini ya tubuh kita itu terdiri dari 3 miliar sel. 3 miliar sel kalau dilihat satu sel per sel itu satu sel itu hidup ya, di dalam sel itu ada
02:51
Speaker A
CPU-nya. CPU-nya itu inti sel namanya. Oke, nah di CPU-nya itu yang ngatur segala macam hidup kita itu adalah DNA. Oke, jadi itu sesuatu yang sangat basic dari kehidupan. Nah, DNA itu adalah bidang kedokteran yang paling dokter kagak mau
03:09
Speaker A
sentuh itu kayak hot potato. Kamu tahu ya kalau kamu dikasih potato panas kamu megang ngapain makan juga kagak enak dipegang juga itu. Karena susah rumit dan pada waktu belum zamannya. Oke, nah ceritanya begini pada waktu itu saya masih tingkat lima dan saya ngomongin soal
03:28
Speaker A
DNA dulu ya waktu intima saya baca satu artikel. Jadi ceritanya nih di Inggris. Nah di Inggris ada seorang perempuan muda usia 30 tahun rambutnya blonde. Heeh meninggal karena dicekik. Oke diperiksa sama dokter, dokter forensik di Inggris.
03:50
Speaker A
Diperiksa ternyata dia dicekik dan diperkosa. Oke diperkosa, dibu itu tersangka tidak ada. Heeh itu tahun '5. Oke tahun 7 kejadian yang sama berulang di kota yang sama. Oke nah begitu di kejadian yang sama polisi cari lagi kali
04:11
Speaker A
ini polisi beruntung dapat dua tersangka dari apa dapat aja. L pokoknya dapat dah pokoknya. Jadi dia itu perempuan muda umurnya 35 sama diperkosa dan dicekik. Oke ini korbannya sama nih, mirip-mirip di kota yang sama. Nah sebagai ini kan
04:30
Speaker A
polisi udah siap ketuk palu nih karena udah di kalau zaman dulu kan kalau mau orang tersangka kan wah dipencet diapainlah dia dipaksa dia sudah mau ngaku tapi nah ceritanya nih sih ada si pemilik ilmu DNA dia
04:46
Speaker A
yang nemuin DNA tahun '85 jadi memang pas barengan sama kasus itu dia datang ke polisi pak kalau bapak mau menghukum orang jangan pakai duga-duga pak pasti-pasti aja saya punya ilmunya. Karena kalau saya periksa spermanya sperm pada korban pertama dan korban
05:05
Speaker A
kedua dan tersangka saya yakin apa enggak yakin bahwa itu memang pelakunya karena setiap orang DNA-nya enggak ada yang sama. Dia bilang oke oke diperiksalah jadi sampelnya masih disimpan tuh karena enggak ada tersangka kan yang pak kasus pertama. Iya sor nih.
05:19
Speaker A
Ini berarti di mayat itu ada sperma ya karena kan diperkosa kan. Iya sperma diperiksa sisanya masih disimpan sampelnya. Yang kedua juga sama. Nah habis begitu dia dia dia dia periksalah jadi periksa dari sampel dari vaginasi korban pertama yang 85 korban kedua yang 87 dan
05:37
Speaker A
dua tersangka hasilnya mengagetkan karena ternyata dua-duanya itu tidak sama dengan DNA pada tersangka. Tersangka pertama dan kedua DNA-nya sama berarti pelakunya satu orang. Oke sama tapi enggak sama dengan yang dua tersangka dilepas. Oke nah jadi dilepaslah dua orangnya terus si polisi bilang ah
05:58
Speaker A
lu bikin gua kacau deh berarti kan enggak ada tersangka sama sekali. Ak lalalu sowot. Gitu dia bilang gini pak ada ilmu pak bahwa kalau telah tersangka atau pelaku biasanya orang yang kenal. Wah nah kalau membunuh orang kan pasti kenal kan saya kenal sama kamu saya
06:15
Speaker A
benci kamu saya tusuk kamu tapi kalau saya membunuh orang yang saya tidak kenal namanya teroris. Oke betul kan betul jadi selalu pelaku adalah orang dekat. Oke always the husband always the wife ya biasanya. Makanya kalau ada
06:28
Speaker A
kasus-kasus kriminal selalu X File kayak apa gitu ya pasti yang jadi tersangka utama tuh keluarga suami istri anak kerabat teman gitu-gitu gitu loh. Itu dulu selalu yang dijadi lingkaran pertama. Nah jadi dia bilang cari-cari gimana terus dia bilang gini ini kan
06:47
Speaker A
kota kecil di Inggris itu kota kecil kota kecil berapa jumlah laki-laki dewasa artinya yang bisa ngeluarin sperma. Oke 65.000 eh 6.500 sor dia bilang bapak kan punya kuasa nyatakan aja mereka jadi tersangka. Oke jadi dinyatakan sebagai tersangka 6.500 laki-laki dan mereka harus datang
07:09
Speaker A
kantor polisi untuk nyetor sperma. Asik kan itu itu maksudnya kalau di itu dibikin ada ada waktu itu ada Guinness Book of Record itu Guinness Book dengan pengumpulan sperma paling banyak selama suatu waktu di satu kota udah itu dilakukan itu tapi ide gila nah
07:29
Speaker A
dilakukanlah pemeriksaan benar ada kejadian itu 6000 orang nyetor semua. Oke oke laluah setelah diperiksa ternyata hasilnya diperiksa nih gratis nih sama si profesor Alex Jeffre namanya dia periksa ternyata tidak ada satu pun dari 6500 yang cocok dengan DNA pada dua
07:48
Speaker A
korban. Oke berarti enggak ada tersangka dong. Polisi bilang El bikin makin kacau sekarang kan udah kayak gitu kan orang udah terus gim tapi pak tolong kasih saya diperiksa satu persatu ternyata dari 6500 ada sepasang sperma kembar sama persis. Oke nah dia bilang
08:09
Speaker A
kan kagak mungkin enggak mungkin ada dua orang yang punya sama pak. Panggil pak orangnya dipanggil orangnya ditanya terus dia bilang pokoknya salah satu dari kamu pasti minjam sperma teman kamu. Oh terus irnya sat bilang iya pak benar pak kenapa kamu minjam pada waktu itu
08:26
Speaker A
saya keluarin dia bilang kagak bisa ah habis. J udah habis lagi dia habis ngapain itu udah habis jadi rupanya dia boros gitu. Nah si orang lalu nah si orangnya ini namanya Colin Pitsf seorang tukang roti. Oke orang yang ngakunya habis. Iya. Oke
08:48
Speaker A
diambillah priksa jarti bapak tuh belum nyetor diambil di periksa sama persis dia masuk penjara. Nah kasus itu ditulis dalam satu jurnal ke dokter saya baca waktu saya tingkat lima selama ini kalau ada kasus perkosaan seperti itu kita cuman bisa menduga dia menduga
09:08
Speaker A
kayaknya gini-gini ya benar dia sama dia git menduga tapi kalau bilang betul enggak ini pelakunya kita periksanya biasanya golongan darah golongan darah pada pada vaginanya sekian pada si korban sekian berarti dia kemungkinan bukan sama dia karena golonga
09:25
Speaker A
darahnya kan kalau misalnya golongan darahnya A kan anak laki-laki yang A kan bak betul jadi artinya tidak ada kepastian kebanyakan Li ujung-ujungnya pengakuan Oke n nah saya bilang begitu ih keren banget Git nah pada waktu itu saya bilang I want to be the first
09:44
Speaker A
Indonesian forensic Doctor DNA di Indonesia aku ngedengarin cerita barusan aja pengen jadi dokter forensik DNA itu itu menginspirasi banget sih Oh sangat saya masih tingkat l kan masih masih lagi milih mau masuk bagian bedah anak apa segala macam gitu ah gua maah
10:04
Speaker A
jadi ahli DNA aja itu bayangin enggak sih betapa Betapa sulitnya kalau enggak ada si ahli DNA itu dan dan berapa banyak ee pelaku yang lolos gara-gara enggak ada itu karena aku juga sempat lihat beberapa eh dokumenter True Crime
10:19
Speaker A
kan banyak juga kasus yang lama sudahah cold case udah udah lama enggak terpecahkan terpecahkan gara-gara DNA Ya itu benar Ya betul itu 10 tahun kemudian gitu benar ya wah Nah itu makanya saya tuh pada waktu makanya tuus kemudian
10:33
Speaker A
saya jadi jadi J petik ya manusia aneh karena buat ke dokter searena orang lulus dokter kebanyakan bilang apa mau jadi dokter anak dokter penyakit saya bilang saya mau jadi ahli DNA kenapa enggak ada saingannya saya bilang kalau kalau sekarang ada banyak
10:49
Speaker A
ahli di ahli forensik DNA di Indonesia enggak lebih dari lima wah tapi sedikit banget dan tapi yang tetap terus menekuni da sampai terakhir ya sedikit sekali iya iya aku Aku jadi penasaran soal ini teknis tapi sebelum ngomongin itu yang aku penasaran juga adalah itu
11:05
Speaker A
kan sperma yang ketinggal he DNA itu bisa enggak kayak misalnya ee itu kan sperma yang ketinggalan nih ada dne tapi dari rambut gitu misalnya nah ini cbenarnya justru yang menarik dari DNA apa DNA itu ada pada seluruh Sel kita
11:21
Speaker A
termasuk eh Kecuali Kecuali sel darah merah darah merah tuh enggak punya intiel jadi enggak ada Dena berarti 6.000 orang itu bisa dong rambutnya doang nah sekarang saya contoh Nah itulah yang menarik dengan DNA misalnya contoh I saya saya dapatin ni seorang
11:35
Speaker A
tersangka nih kayaknya ini dia memperkosa nih oke pemerkosanya dan dia tuh udah ada korbannya tapi dia enggak ngaku saya bilang saya mau ngambil sampel sperma atau darah dari darah bisa jadi darah putih Dia bilang saya enggak mau ah saya tuh enggak enggak enggak ini
11:52
Speaker A
dipantang sama agama saya ngambil darah H Oke ee Bapak minum kopi minum minum saya kasih kopi minum kopi Oke kopi dia minum kopiitu udah selesai saya sudah dapat sampel DNA waktu dia ngopi sampel DNA nempel di sini bibirnya berarti 6000
12:09
Speaker A
orang itu Ngopi aja dong udah gitu Enggak kak gini ini ini satu satu itu satu dia ngopi saya sudah dapat sampelnya Atau Dia ngerokok saya kasih rokok untung rokoknya saya pakai oke nah apai e rambut atau rambut kalau itu Tapi
12:24
Speaker A
kalau saya udah udah kesal Pak Pak Bentar pak ini kayaknya Bapak sini ada gini saya ambil S p saya tempel saya sudah dapat sampel DNA begitu DNA jadi DNA itu gampang karena sampelnya anything Oke tadi kita Nah sekarang kita ma cerita ini di
12:40
Speaker A
Indonesia nih kan kita di negara Indonesia kan Oke oke oke oke orang nyolong Heeh sebag itu nyolong dia lihat ah Gua lapar nih dibuka kulkas Heeh eh kulkas ada apel dia makan apel Heeh Dia buang itunya bekas gigitan itu kan DNA
12:56
Speaker A
juga ada dna-nya di situ berarti artinya bukan itu lagi orang Indonesia lebih gila lagi supaya kalau gua nyolong gua engak ketahuan setelah selesai dia berak di situ pernah dengar enggakakak mana ada palingberak dok ada-ada aja berarti kamuak pengalaman jadi maling ya Iya sih
13:19
Speaker A
i sih Ben sih itu benar sih dok dok tapi kenapa dia berakin itunya Supaya gak ketangkap biar gak ketangkap he jadi apa ini muka atau apa I whatever lah Oh i ya ya diberakin tepat diberak Nah kalau kalau buat mereka sih buat buat supaya
13:37
Speaker A
enggak ketangkap tapi justru itu buat di ketangkap Iya karena ada DNA karena di dna-nya waktu si tinja itu lewat-lewat saluran usususnya itu dna-nya tuhbawa tinggal kita ambil dan kita punya mesin PCR loh DNA mesin PCR tuh dnya kita bisa perbanyak ini dok berarti
13:56
Speaker A
kan habis terinspirasi dari jurnal forensik itu eh jurnal kedokteran itu mau jadi ahli DNA DNA nah ahli DNA itu bisa macam-macam DNA itu bisa larinya ke mana-mana ada DNA penyakit oke Ada DNA virus oke Ada DNA parasit Nah itu kan
14:13
Speaker A
kasusnya DNA forensik jadi saya mesti Buk forensik dong Jadi saya masuk ke forensik jadi lulus Saya daftar forensik nah waktu daftar forensik teman-teman saya pada banyak yang komplain lu frustrasi yang masuk forensik forensik itu bidang yang orang enggak pernah
14:29
Speaker A
lirik karena autopsi Iya kan kalau sekarang gini deh kalau saya jadi dokter umum saya jadi dokter penyakit dalam S penyakit dalam kan tarif saya naik heeh tapi kalau saya jadi dokter forensik ya saya praktik praktiknya tetap sebagai dokter umum Oke urusan sama mayat lagi
14:49
Speaker A
Iya sama mayat gitu-gitu urusan yang rada ribet-ribet tapi kalau saya sih berpikir begini Kalau kita mau jadi orang yang di dinotis Heeh kita harus jadi orang yang berbeda gokil dok benar itu dok nah saya tanya waktu saya tingkat lima ya saya ketemu sama Prof
15:08
Speaker A
Abe luubis itu seorang Profesor UI ahli psikiater Oke saya tanya begini Prof kami ini kadang-kadang bingung sudah masuk di bagian k mau menentukan kita mau jadi spesialis apa apa yang dia ngomong apa begini kalau kamu mau milih satu bidang pertama kamu harus suka sama
15:28
Speaker A
bidang itu satu kemudian kamu harus berpikir kira-kira kalau masuk bidang itu One day Dalam hidup kamu kamu akan menjadi orang pertama Yang diingat orang kalau orang sebut Departemen itu bagian itu Oke jadi kalau misalnya kamu dokter penyakit dalam kamu akan ingat Oh penyakit dalam
15:46
Speaker A
dokter Jaya gitu loh I Nah itu itu baru kamu masuk di situ karena kalau enggak percuma kamu ngabisin umur ya bilang betul betul betul betul nah saya pikir begitu nah pada waktu itu yang namanya kedokteran forensik itu sangat tidak
16:01
Speaker A
umum karena kenapa ya k dibilang ngurusin mayat giniini tapi saya gini maksudnya saya saya bilang gini kalau saya tuh orangnya saya salah satu Hobi saya fotografi Oke saya fotografi itu senang dengan fotografi karena kenapa fotografi itu fotografer itu
16:16
Speaker A
kadang-kadang Melihat barang yang sama itu dengan perspektif yang berbeda Oke jadi misalnya contoh kalau kita punya mobil mobil kita karatan jelek orang-orang yang normal kan kemudian mobilnya ditaruh dibuang dibuang ke tempat sampa tapi buat seorang fotografer gambaran gambaran karatnya
16:34
Speaker A
itu aja bisa difoto-foto dan bisaikin pameran Iya jadi dia bisa ngelihat Angle yang lain dari dari sebuah hal Nah itu dia saya bilang saya bisa lihat Angle itu jadi makanya saya bilang saya akan masuk bidang forensik Kenapa forensik
16:46
Speaker A
dari forensik Saya akan belajar Dena H karena itu buat saya jadi jalan lebih cepat Oke jadi pada waktu saya ngambil S2 forensik kan belajar segalama orang dibunuh gini-gini orang sementara ee ppds ppds itu calon spesialis belajar yang lain koas ya itu heh bukan koas
17:03
Speaker A
jadi sudah lulus dokter Oke lulus dokter ngambil spesialis spesialis itu 3 tahun ya mereka belajarin Bagaimana mayat perubahan mayat apa segala macam kalau diracun begini begini sementara belajar itu saya belajar DNA Oh nyicil duluan Iya saya Saya belajar supaya mereka pada
17:21
Speaker A
waktu saya e gitu saya jadi jadi punya keunggulan dong saya DNA DNA ini bidang sangat baru di forensik jadi forensik aja sudahah spesifik banget enggak ada yang mau DNA lagi jadi nah pada waktu kuliah itu saya bawain soal
17:35
Speaker A
DNA presentasi ke dosen-dosen ya dosennya kagak ngerti apa Nah makanya nilai saya jadinya bagus kan jadi malah ngajarin dosennya ya enggak enggakak Itu maksudnya kayak karena satu nah habis Begu jadi saya selalu ngomong soal DNA nah sampai sekali waktu dapat karena kan kemudian
17:55
Speaker A
saya jadi ee karena itu ee bidang langka saya Diang ee Saya minta mendaftar jadi dosen Oke dosen di FKUI Nah sebagai dosen kan kita banyak dapat tawaran tuh sekolah k luuar Negeri apa segala macam Oke saya bilang sekolah kelui Oke saya
18:10
Speaker A
bilang nah sekali waktu ada tawaran ke Jepang nah saya ngelamar nah ngelamar di situ pertukaran saintis jadi kita harus melakukan penelitian di Jepang tapi kita bikin proposal dulu oke nah orang pada bikin proposal kan dosen-dosen Nih jadi ini ceritanya saya walaupun masih
18:26
Speaker A
mahasiswa S2 tapi saya adalah dos jadi saya apply nah apply saya tentang penelitian DNA DNA lagi tapi ada ahinya di sana D Kalau di luar negeri banyak tapi di Indonesia engagak ada itu Masalahnya kan saya ada pilihan ke
18:42
Speaker A
Amerika ke Jepang ke ee Eropa Oke akhirnya pikir ke Jepang kalau saya pikir ke Jepang karena saya lihat Jepang itu pasti lebih menarik buat saya karena kenapa saya adaptasinya kan lebih sedikit kan karena Asia sama-sama Asia sama jadi saya daftar nah waktu daftar
18:58
Speaker A
saya bikin eh sori I saya bikin proposal Proposalnya saya tentang kalau orang diperkosa terus kan suka bercaknya tuh nempel di baju atau di celana sampai berapa lama sih Dia bisa bertahan tuh DNA itu Oh oke nah kemudian dia itu
19:16
Speaker A
sampelnya harus disimpan di kulkas apa ditempan di temperatur kamar tuh oke apa enggak he jadi habis begitu Udahlah nih Saya ngaku nih saya bikin sampel saya sendiri selelel saya bikin umur sebulan 2 bulan 3 bulan sampai 15 bulan akhirnya Nah itu
19:36
Speaker A
berapa lama bertahun 15 bulan 15 bulan masih tahan nah udah gitu sek saya lamar lamar nah terus sebelum diterima Tuh biasiswa kan yang ngelamar banyak kan minta beasiswa nah ternyata di antara dosen-dosen saya yang paling muda Oh I paling m yang lain
19:53
Speaker A
sudah ditanya-tanya macam-macam tapi waktu saya diuji terakhir yang nguji itu profesor ada en Prof B dari Jepang dia datang enam dia bilang begini dia kaget lihat saya You are very young katanya Ya saya bilang saya kan Umur saya baru 28
20:09
Speaker A
pada waktu itu oke e baru 28 tapi penelitian Kamu tuh paling canggih dia bilang karena di Jepang sendiri ahli dna-nya baru balik dari Amerika Oh i see itu karena udah nyicil duluan kan iyaara saya belajar dulu jadi saya bisa bikin
20:24
Speaker A
proposal bikin apa terus cuman gitu dia bilang Tapi kan kamu hebat di bilang udah G itu dia tanya begini pertanyaannya Ini pertanyaan yang bikin saya Dikik habis Dia bilang gini Oke kamu mau belajar DNA DNA memang oke di
20:37
Speaker A
Jepang juga Mulai tren dia bilang Sekarang saya mau nanya kamu pernah punya lab DNA enggak enggak ada saya bilang pernah meriksa DNA tidak pernah ngeraba DNA ngelihat DNA enggak pernah tahu pipet DNA kagak saya bilang terus kok kamu bisa bikin proposal Ya
20:56
Speaker A
kan saya bisa baca saya bilang oh ya kamuapain di Jepang dia bilang mauapain di Jepang Maksudnya ya kamu gak tahu apa-apa dia bilang gitu saya bilang Oke biasa kan kalau orang pesakitan sudah mau dihukum mati kan dikasih di
21:12
Speaker A
Excuse kan terakhir Kan dia tanya oke sekarang apa kalimat kamu terakhir sebelum kami memutuskan heeh Saya sudah pikir De No kan Iya ya udah saya bilang begini begini Profesor saya mau nanya nya di Jepang Ada berapa suku bangsa
21:33
Speaker A
berapa suku bangsa Oke dia bilang suku bangsanya ada dua Jepang modern sama Ainu Oke orangnya baik-baik enggak baik-baik semua Dia bilang Oke he Profesor tahu di Indonesia Ada berapa suku enggak tahu 700 saya bilang 700 suku yang berbeda bahasanya sana apaak
21:50
Speaker A
bahasa Jepang sini bahasanya macam-macam 700 bahasa saya bilang bahasanya beda-beda perilakunya kalau ditanya perilaku mulai dari yang paling baik-baik sampai yang paling ganas ada di sini semua Oke oke terus kalau di Jepang saya bilang itu sih saya bilang
22:06
Speaker A
di Jepang Berapa banyak orang yang pendidikan S3 eh S1 dia bilang hampir 100% 80% Lebih lah yang S1 oke sekarang Indonesia Profesor tahu berapa cuman 2% saya bilang 2% orang Indonesia yang sekolah sarjana He kok bisa begitu Nah
22:26
Speaker A
itu dia saya maon cerita itu kita jadi pada miskin eh jadi pada bodoh di sini bodoh karena kita 350 tahun dijajah sama Belanda dan 3,5 tahun sama Jepang tapi kesengsaraan kita paling sengsara adalah waktu dijajah Jepang dia langsung dia di tempat orang
22:48
Speaker A
Jepangnya terus dia bilang gini sekarang begini Profesor ini datang ke sini tuh tujuannya Apa tujuannya mau supaya orang Indonesia Pintar atau apa kalau tujuannya untuk orang Indonesia Pintar orang seperti saya Inilah yang harus dikasih beasiswa Kenapa pertama usia
23:07
Speaker A
saya baru 28 kalau sebagai dosen saya pensiun bisa di atas 65 bilang 65 lah berarti saya kerja saya banyak dan satu saya dosen kalau dosen 1 tahun saya ngajar 200 orang minimal di UI itu 200 orang 200 kali sekian tahun Pul tahun
23:25
Speaker A
maka saya akan ngajar banyak orang kebayang engak saya ini banyak baca makanya saya bisa bikin proposal ini banyak baca saya nerangin ke Masus saya soal DNA tapi saya enggak pernah kerjain enggak pernah pegang enggak pernah apa Bagaimana seorang dosen seperti itu bisa
23:40
Speaker A
bikin orang pintar iya iya nah saya enggak bisa periksa D enak karena kita Kita enggak punya lab DNA kita tidak punya chemikal tapi kalau saya ke Jepang saya bisa belajar dan kalau ke Jepang nanti saya bisa bikin lab da di
23:53
Speaker A
Indonesia saya bilang Oke kalau emang tujuannya untuk itu orang seperti saya ini yang harus dikasih bias wasalam keluar saya terus terus malah diterima tapi di sana benar-benar se saya orang bego saya ini dokter bukan orang lab di sana yang Nam larutan gini
24:14
Speaker A
ini katanya pakai air airnya ini harus harus di aquades kan ada ya aquades ya aquabides jadi didestilasi dua kali terus dikir ionnya harus dihilangin saya di sana belajar bikin air belajar nyuci benar-benar ajar di nool karena saya bukan orang lab Oh itu beda lagi ya
24:31
Speaker A
jurusannya ya Ya beda Nah ya untuk kerjain gitu saya kerjain kayak gitu Nah dari situlah kemudian saya kerja nah ceritanya di sana tuh biasa deh orang Indonesia kan ada Nora enggak pernah k luuar negeri nih kita nih kan
24:43
Speaker A
orang-orang Saya dari keluarga miskin begitu ke Jepang suruh milih milih itu milih musim saya pilih musim musim dingin kan Oh milih musim untuk pertama pyampainya He lah milih musim dingin kenapa Kan di sini enggak ada salju ya ada yang ada kan es krim di
25:02
Speaker A
sini ada rasanya Tapi itu kan dingin banget Dok Oh iya ke sana musim dingin di Jepang Makanya Pergilah ke sana ya kaget tapi Nah gara-gara itu di tapi ini blessing indis gas pada waktu di Jepang itu kan waktu itu kerjanya itu Senin
25:17
Speaker A
sampai penelitian tuh Senin sampai hari Jumat Oke Sabtu Minggu kan libur he saya dikasih bias juga biasanya gede gede pokoknya gede banget deh Tapi kan kalau saya Sabtu Minggu berarti kan saya mesti nongkrong di kamar kan Oke kamar kan
25:33
Speaker A
harus saya bayar saya lihat nih listriknya tuh ada putarannya kalau saya nyalain heater as isinya heaternya begini listriknya kan berarti kan saya boros kan heeh Jadi bagaimana supaya enggak boros saya Pergilah ke ke profesornya Prof bisa enggak Sabtu
25:51
Speaker A
Minggu saya kerja saya Bil Oh profes S Minggu kerja orang Jepang udah kerja 7 eh l hari aja udah udah udah capek capek ini masih tapi kamu kan enggak bisa bahasa Kanji ya saya mau mau mau belajar saya bilang saya mau kerjain karena
26:07
Speaker A
kenapa C Sema satu pikiran saya di situ anget Oh enggak keluar duit buat hitter Ya Allah ada-adanya sih dok dok akhirnya Terpaksa sama dia ditaruh satu pegawai kan dia mesti nyalan listrik dia saya kerja tuh Sabtu Minggu saya kerja
26:26
Speaker A
di mana kerjanya di Kobe Jepang enggak budnya apa toko apa enggak di kampus Oh tetap di kampus di kampus penelitian situ nah se kan Masalahnya gini Ternyata saya baru itu itu blessing Ind this guys Orang Jepang itu sangat
26:41
Speaker A
menghargai orang yang kerja keras dibandingkan orang pintar oh menurut mereka orang pintar kalau malas enggak bakal jadi apa-apa Oke tapi orang biasa-biasa aja kalau rajin itu oke banget oke banget berarti ya mereka ngelihat ee dokter kayak gitu terus apa diapain nih di nah habis gitu
27:01
Speaker A
kan saya kerja-kerja gitu tuh nah si Profesor tuh udah image-nya bagus ke saya udah gitu Kalau biasanya orang Jepang kerja sampai jam 8.00 saya kadang-kadang jam 09.00 jam 10. pokoknya Udah paling akhir deh bukan apa Nyari hangat di situ angangat banget di
27:14
Speaker A
pikiran dia Oh kerja keras nih orang nih Padahal dokter kayak enggak di sini nah sudahah gitu kan saya balik terus terus jadi saya tuh orang pertama Indonesia tuh yang belajar PCR Jadi waktu saya ke sini itu tahun itu tahun
27:30
Speaker A
9 Saya sudah belajar PCR Jadi saya ngomong PCR di sini orang-orang sini masih belum ngerti pada waktu itu habis saya balik ke sini saya sebelum pulang saya bilang ke Profesor ini kan saya S2 Saya belum selesai itu kan cuman buat
27:43
Speaker A
penelitian doang saya bilang Professor One day I will come back again here please accept me as PHD candidate saya bilang Nah begitu itu nah sebenarnya belakangan kemudian saya apply langsung diterima sama profesornya k Kenapa orang ini lebih rajin daripada orang Jepang
28:01
Speaker A
Orang Jepang itu ya kalaul S3 tuh 5 tahun Heeh 5 tahun kalau dokter saya bilang saya enggak mau 5 tahun saya 3 tahun saya bilang kok bisa Oh enggak enggak apa-apa Kalau dokter aja bisa katanya karena dia lebih rajin dari
28:14
Speaker A
orang Jepang jadi e phd-nya juga di Jepang saya di Jepang saya balik lagi situ phd-nya apa Dok e d DNA DNA lagi Iya Oh berarti penelitian yang lebih ini lagi ya yang lebih dalam lagi jadi saya e balik lagi situ untuk ngambil dan
28:28
Speaker A
sebenarnya pada waktu saya ngambil di Jepang itu ada ada berapa pilihan pilihan pertama adalah saya disertasinya dalam bahasa Jepang H saya enggak mau H enggak mau saya bilang enggak mau kalau bahasa Jepang mendingan saya pulang saya bilang Kenapa profesornya S orang Jepang
28:46
Speaker A
saya kan bukan orang Jepang saya belajar bahasa Jepang kan berarti bahasa asing Bah saya Iya kalau Profesor tanya saya enggak ngerti pertanyaannya disangka saya enggak bisa enggak ngerti jawabannya betul Eng saya bilang kalau mau saya itu saya pakai sistem yang bahasa
29:01
Speaker A
Inggris oke ya sehari-hari sih bisa tapi kalau disertasi harus bahasa Inggris itu satu Saya minta kedua saya bilang saya minta 3 tahun dia Wak itu cari Al Kenapa 3 tahun bilang saya maucepat aja saya dosen mau cepat Saya bilang karena waktu
29:16
Speaker A
itu saya pandangan Lebih baik saya jadi Doktor pada usia 35 waktu itu 32 sayail itunya mud banget 35 nah ter baru sayaah nnyata sebenarnya untuk ngambil Doktor itu mestinya untuk Doktor program itu ya musesinya Di Atas 5 Oh saya di diasisnya
29:37
Speaker A
sama profesornya di sana yang penting Profesor asisnya karena orang ini rajin orang ini rajin gitu loh Oh jadi itu dia Ingatlah ya ingat dokter dan dia ng SC semua Iya tapi saya belajar banyak dan saya berasa beruntung bahwa saya sekolah
29:51
Speaker A
di Jepang saya belajar segala maanya gitu Akhirnya saya lulus jadi Doktor DN pertama atau tahun 95 nah pada waktu saya sekolah ke Jepang itu saya sekolah hukum boleh enggak sih satu doang ininya sekolahnya tiba-tiba nambah hukum lagi jadi dalam bayangan dokter apa yang mau
30:08
Speaker A
digabungin tuh forensik diena Enggak karena gini forensik itu kan pemakaiannya kan dalam bidang hukum I saya sering ngadapin pengacara kan Oh pengacara kan kalau kamu ngadapin pyak pengacara kan ngadapinnya begini kan Ya lu lu enggak ngerti apa-apa gitu loh ini
30:23
Speaker A
cuma salah satu dalam hati saya ya kalau gua setingkat sama El gitu Jadi saya senang belajar Jadi waktu sekolah S3 di Jepang saya ngambil Fakultas Hukum di UI S3 bareng sama S1 ya nah jadi jadi ceritanya begini pada waktu saya di itu
30:44
Speaker A
masuk koran lulus Doktor DNA pertama di Indonesia masuk Kompas masuk koran tuh Oke Kompas setengah halaman lah begitu ya kompas pada waktu itu saya lagi bikin ini di di UI itu lagi bikin e makalah tentang penelitian hukum oh nah dosen
31:02
Speaker A
saya ada di situ Di i itu dok C murid kita sudah dokter kata saya sendiri belum dokter katanya jadi waktu Bu ini proposal Saya saya enggak mau periksa kalau kamu kamu lebih pintar saya enggak B lain hukum lain kedokteran kedokteran
31:19
Speaker A
hukum lain bilang saya Akak lagi belajar Si Gokil sih dok gokil dok tapi habis itu kuliah Etika Apalagi nih Nah apagi ini apagi kenapa tiba-tiba ngambil etika enggak Gini gini ee kalau kedokteran forensi kan kebanyakan konotasinya mayat Iya nah waktu di Jepang itulah saya tahu
31:38
Speaker A
ternyata forensik itu enggak Suman mayat kasus KDRT kasus perkosaan penganiayaan itu juga adalah forensik Oke maka forensik itu kalau kalau di Jepang itu juga periksa orang hidup oh i see Gimana cara periksa orang hidup maksudnya kayak kayak itu I kita periksa-periksa dia di
31:58
Speaker A
sakitnya apa ditusuknya apa apa akibatnya segala macam misalnya kasus DNA itu ke ke urusan dengan orang hidup misalnya contoh laki-laki punya anak anaknya mirip tetangga misalnya nah itu kan DNA orangnya Hidup kan bukan mayat I kalau yang mayat itu misalnya orang
32:14
Speaker A
dibunuh enggak dikenal itu periksa DNA tapi yang jadi yang hidup banyak jadi di Jepang saya bilang banyak orang hidup nah kebetulan di Belanda tuh ada sekolahan untuk forensik orang hidup Oh tapi ini yang sekolah etika ini Iya belajar etika Oh itu sebenar di situ ada
32:31
Speaker A
forensi orang hidup belajar etika belajar HAM segala macam ya udahlah sekalianlah saya sekolah lagi ke sana semuanya kan beasiswa pergi lagi ke Belanda sekolah Emang doyan sekolah ya tapi akibatnya akibatnya itu ada akibatnya sebagai ahli DNA dan ahli
32:50
Speaker A
forensik kan ee jarang profesi jarang jadi di Jakarta itu waktu saya lulus saya lulus forensik saya ngajar di Del perguruan tinggi di Jakarta Oh UI Trisakti Ukrida atmajayaarsi apa semua saya ngajar pokoknya karena kan ahlinya jarang apalagi DNA saya ngajar DNA di
33:10
Speaker A
mana-mana habis gitu begitu saya lulus hukum saya ngajar hukum saya ng di Fakultas Hukum dok yang benar aja sih Dok saya ngajar di fakultas hukum yang pertama saya tahun 90 saya ngajar di Universitas Pancasila Pancasila saya ngajar hukum tuh baru belasan tahun di
33:25
Speaker A
situ terus kemudian saya ngajar di Atmajaya di bahkan eh tahun 2002 tuh terus sampai e sampai pandemi loh Itu S1 S2 saya ngajar hukum tapi bukan begitu makanya jadi kaki saya itu ada dua Makanya kalau saya di dalam forum
33:43
Speaker A
diperhimpunan hukum hukum kedokteran saya ada situ dan bahkan terakhir saya tuh Posisi saya tuh adalah jadi konsultan Hakim di ICC International Criminal Court Oke jadi jadi kalau ada ke kepala negara yang melakukan kejahatan lintas negara diadilnya di ICC kan itu kayak pbb-nya
34:05
Speaker A
sana dokter jadi Hakim di situ penasehat Hakim penasat him di [Musik] sana wa grupnya ada berapa dok di H itu pasti wa grupnya banyak itu enggak makanya kalau kalau kalau di di internasional sih Ya saya dikenal karena kenapa terakhir itu Saya posisinya itu
34:24
Speaker A
presiden dari organisasi kedokteran forensik forensic science itu e forensic sinence CSI ya I sama hukum kesehatan itu Asia Afrika Australia tiga benua saya presidennya gokil jadi saya keliling-keliling terus saya ke Belanda juga gitu bikin sop dan segala Mac Git ituu l tapi dok Untuk
34:46
Speaker A
kasus yang dokter tangani berarti kan kalau dari obrolan kita nih dokter belajar terus mengajar di Indonesia sampai Del perguruan tinggi tapi apakah ada waktu di mana dokter benar-benar Hands on ngurus mayat juga melakukan kegiatan forensik DNA jugaya Iya Justru
35:02
Speaker A
itu S Semua jadi tidak ada satuun dari profesi saya tidak saya lakukan sampai sekarang jadi sebagai dokter saya praktik dokter jadi kalau kalau kamu batuk pilak kan saya masih bisa obatin Oke dokter umum pun praktik praktik mau mau sunat
35:19
Speaker A
bisa Kenapa di antara semua tawaran yang keluar sunat kan bisa sutik vitamin enggak SUN Bio dua kali ya jadi itu itu saya praktik sebagai dokter forensik saya di UI kan di UI kan saya ngajar saya autopsi autopsi juga berarti dok E tapi sori Nih
35:40
Speaker A
aku Aku penasaran soal untuk kasus setelah lulus dari DNA eh Kasus apa yang dokter tanganin pertama kali di Indonesia yang terpecahkan gara-gara memakai DNA ada enggak Oh banyak apa yang dokter paling ingat ceritanya nah begini Eh kalau kasus ya k saya ngasih tahu ya
36:04
Speaker A
ini Kasus yang rada-rada di luar nih ya nah sekali waktu gini di di daerah Balikpapan oke itu ada seorang anak ya anak masih masih Mudal anak 8 tahun 10 tahun gitu antara 8 10 gitu ya dia di sana muntah-muntah
36:21
Speaker A
mual-mual dia mual-mual terus kemudian dari hasil dia mual-mual begitu dia biasa kalau di daerah kan enggak ada dokter dibawalah ke bidan si bidan periksa dia bilang Bu anak ibu hamil Ah yang benar aja L Katanya anak 8 tahun
36:37
Speaker A
hamil tapi ternyata dia memang udah mens Oh iya 8 tahun Iya hamil dari mana gini-gini enggak percaya kan orang tuanya dibawalah ke rumah sakit di kota begitu periksa betul di USG ada janinnya janinnya sudahudah 8 bulan umur 8 tahun
36:55
Speaker A
hamil 8 bulan hamil 8 bulan dan karena dia orangnya kurus enggak kelihatan cuman rada gedut doang dia pikir karena kembung kan 8 tahun Nah akhirnya ditanyalah akhirnya keluarlah cerita dari si anak bahwa Bapaknya kerja ibunya kerja dia sih tinggal sendiri sekolahnya
37:14
Speaker A
siang Heeh Nah pagi-pagi ada tetangga yang suka nyatronin anak umur 20 tahunan disatronin disetubuhi beberapa kali akhirnya hamil terus dia bilang pokoknya Lu enggak boleh ngaku ya kalau Lu ngak aku gua bunuh El keluarga lu gua bunuh takutlah anak itu kan dia bilang Git
37:33
Speaker A
tapi masalahnya ditangkap orang itu digebukin diapain enggak ngaku nah kebetulan si polisinya Konsultasi sama seorang dokter forensik Dokter fareninnya bilang oh kalau kayak begituan itu yang paling ahli dokter Jaya dokter Jaya a dibawalah ke ke sini anaknya dibawa ke
37:52
Speaker A
Jakarta saya bilang saya ee enggak bisa masihin dia hamil apa enggak kayak dokter kandungan kan he kungan bilang memang betul hamil saya bilang gini kalau Bapak sudah dapat tersangkanya seperti itu sekarang masalahnya gini itu buat polisi X File
38:07
Speaker A
Kenapa persetubuhannya tidak ada saksi Oke tersangka tidak ngaku Oke Eh si kesaksian si korban itu enggak bisa diakui karena dia di anak di bawah umur Oh oke jadi enggak ada enggak ada clue sama sekali i jadi saya bilang kalau
38:23
Speaker A
satu-satunya Cum DNA janin yang ada di dalam perut ini saya bilang bisa dijadi bikin bukti karena kalau diperiksa janinnya dia mengandung DNA Bapak oh oh gitu ya Iya kan separuh dna-nya dia separuh D Bapak jadi saya bilang saya
38:36
Speaker A
bisa ambil DNA dari si ibunya DNA dari janin yang diambil nanti tolong teman saya yang di sana ambilin DNA darah dari si tersangka Oke saya periksa di sini oke nah saya pergi ke bagian kedokteran kandungan di situ ada bagian
38:52
Speaker A
vetomaternal vetomaternal e bagian yang memang suka ngambil-ngambil sampel dari orang hamil oke Saya minta dia itu jadi dengan bantuan USG Jadi anaknya tuh dibaringin dan USG ditusuklah itu diambillah cairan ketubannya Oh di can ketuban ada dne janin Heeh dne janin
39:09
Speaker A
Berarti ada dne Bapak juga gitu loh diambil diperiksa ternyata itu bapaknya Siapa bapaknya si tersangka Oh benar benar kalau dia tersangka kan kita kan enggak mengenal cerita yang di kitab suci enggak pakai bapak tiba-tiba bisa hambil I kan sudah pasti dia bapaknya
39:27
Speaker A
berarti dia melakukan persetubuhan terhadap anak Diba umur oke Ya bilang langsung dipanggil lu macam-macam lu itu anak lu ngaku Iya ini buktinya DNA satu bukti Ini bukti kalau di dalam hukum dua bukti sudah bisa cukup untuk menyeret dia ke pengadilan Oh akhirnya dipenjara
39:44
Speaker A
dia di penjara Nah itu sesuatu yang kalau buat saya wah inian banget oke nah itu kepuasan seorang dokter tuh di situ pada saat dia bisa menyelesaikan kasus gitu loh bisa masukin orang yang bersalah ke penjara gitu t itu kalau
40:00
Speaker A
menurut saya itu ya itu satu kepuasan tersendiri juga Karena yang penting gini sebenarnya orang suka salah sangka dia pikir kita ini dokter forensik itu harus Bela sini atau Bela sini bilang sini salah sini enggak enggak dokter forensik itu cuman ngomong soal Ilmu oke oke
40:17
Speaker A
kalau a dia bilang a b dia bilang B sekali waktu omongannya dia bisa membebaskan tersangka sekali waktu bisa malah menjebloskan tersangka iya i i i jadi kita engak pernah dan kita engak teman-temanan Wah gua berteman S Jaksa guateman sama pengacara enggak ada
40:32
Speaker A
kalaupun dipanggil sama pengacara Jaksa omongan kita tetap sama kita akan ngomong seperti itu Aku penasaran Ini pertanyaan aku ada pertanyaan soal DNA tapi bukan ada hubungannya sama forensik tapi aku pengin tahu aja bisa enggak sih sekarang kan katanya orang bisa tuh
40:49
Speaker A
mengubah-ngubah DNA supaya anak kita sesuai apa yang kita mau jadi matanya dibikin biru dibikin tinggi gitu itu benar enggak sih dong begini ee perkembangan DNA tuh memang sudah sedemikian hebat Heeh orang larinya ma memang maunya ke sana maunya bisa direkasan nih misalnya
41:08
Speaker A
contoh ya saya mau punya anak nih saya tuh punya bibit DM misal kencing manis ah bagian kencing manisnya dipotong dibuang gitu itu teknologinya sudah ada bisa berarti sebenarnya bisa tetapi dalam tanda petik yang begituan itu masih di enggak ada yang mau biayai dan
41:23
Speaker A
itu dibatasi karena kenapa kalau enggak nanti orang jadi Playing God namanya Oh itu berarti ini pembatasan itu cuma secara etis berarti iya secara etis termasuk misalnya saya mau kasih tahu ya itu ada satu ilmuwan di satu di luar
41:36
Speaker A
negeri kan kalau ada orang-orang gay sama gay kawin Heeh itu mereka kan punya anak anaknya basa anak adopsi kan Iya nah mereka tuh bilang nih nih Yang yang yang ini yang lesbi sama lesbi nih ya Heeh Dia kawin dia kan mau punya anak
41:52
Speaker A
biologis mereka kan punya telur dua-dua he telurnya diambil secara kedokteran Ya diambil ini telurnya diambil kemudian dibikin di di gelas di gelas Petri dijadiin ditumbuhin bisa jadi manusia jadi jadi embrio dimasukin salah satu itu jadi anak biologis Oh itu
42:11
Speaker A
rekayasa seperti itu bisa tapi enggak enggak pernah dilakukan karena tidak etis udah dilakukan tapi makanya di di di di itu orang di apa di diramein lah diramain orang seperti misalnya clloning orang bilang kloning enggak boleh enggak bolehak kyatanya udah ada tapi
42:27
Speaker A
masalahnya itu adalah sesuatu yang dalam tanda petik dianggap suatu yang melanggar H tatanan tapi yang orang bandal ada tabu ya berarti ya iya berarti berarti secara teknis tuh bisa ya Gua pengin anak gua dia matanya biru gua pengin dia kulitnya AG itu mereka
42:44
Speaker A
sudah mulai pada binatang pada binatang sudah dan bisa bisa jadi misalnya mereka kayak udah ini kalau orang-orang lab ya kalau orang-orang live yang sekarang nih Sudah bisa bikin ya tikus gitu ya tikus tiba-tiba Tikusnya bisa bercahaya yang bener dong tikus glow in the dark
43:00
Speaker A
Iya enggak Betul bet sayaang gitu Jadi yang bener ada orang orang-orang enggak maksudnya saya yang itu memang bisa dibikin seperti itu kalau cloning sendiri aku pernah lihat dokumentar ada yang ngelakuin ya seorang dokter dari mana gitu Udah udah ada anak yang udah
43:15
Speaker A
gede juga kok jadi clloning itu artinya DNA kita ditaruh e di bik orangnya sama-sama Kanis Iya Radik dibikin double gitu Jadi kalau yang sini lagi tidur yang sini bisa jalan-jalan S [Tertawa] gituah Tapi itu kan ping namanya itu Ada
43:32
Speaker A
ada ada batasan makanya itu etika Oke ini terakhir ada beberapa pertanyaan dari Eh ini dari followerku di IG aku izin nanya ke dokter ya Dok pernah enggak menemukan hal mistis pas lagi otopsi ada yang nanya nih nih keyakinan
43:51
Speaker A
saya ya yang namanya mistik atau enggak itu itu sebenarnya soal untungan oke Ada orang yang beruntung bisa lihat tapi ada orang yang beruntung enggak bisa lihat saya tidak bisa lihat tetapi fenomena itu saya pernah dapatin waktu saya sekolah saya sekolah ada
44:07
Speaker A
berapa kali sekolah salah satu sekolah itu waktu saya sekolah di Taiwan Saya sekolah di Taiwan tu untuk apa Belajar statistik statistik untuk ngitung DNA Oke saya pergi ke Taiwan sengaja di taip di eh laboratorium dari Ministry of Justice di sana oke Saya belajar di sana
44:26
Speaker A
saya ke kerja kerja kerja sampai malam malam tuhudah udah Magrib Lebih lah lebih magrib setelah jam . saya duduk nih bangkunya bangku kayak begini nih goyang-goyang nih sini ini ada bangku-bangku saya lagi bangku gini lagi kerja kerja bangku krekek bangkun krekek
44:42
Speaker A
jalan saya Lihatin aja krekek jalan jalan-jalan bangkunya bangkunya Jalan heeh Saya ini apaan ini gini-gini kan saya enggak bisa basa Mandarin okeak bisa terus saya berpikir h Ya saya pikir ini nih gempa bumi apa enggak Gua gua lihatin yang lain kagak ada yang
45:02
Speaker A
gerak Kenapa DII akhirnya kan lama-lama Kan saya bete karena kerjaan belum selesai harus saya selesaikan saya bilang eh bisa enggak sih lu diam gua masih kerja pakai bahasa Indonesia pakai bahasa Indonesia dia Diam dia diam setannya orang Indonesia dong berarti
45:22
Speaker A
orang Indonesia tapi jadi saya enggak engak gak gakakak Enggak pernahya ngelihat tetapi ngerasain begitu satu lagi nih Waktu di UI saya tuh kan punya koleksi tengkorak Nah kan bingung kan ya dokter forensik saya ngajar bagaimana saya ngajar saya bilang ini gelas
45:39
Speaker A
gini-gini tapi gelasnya kagak ada kan susah oke ya koleksilah nih tengkorak ya torak orang orang beneran dong orang beneran saya yang bersihin ah Ya Allah ada di meja saya Gitu ada di meja saya ada di meja saya oke nah jadi nah gini
45:54
Speaker A
kan saya kadang-kadang kalau mau kalau saya lagi ini teng orang saya ini begini ini ciri laki ini ciri perempuan gituitu kan ya lihatin tengkorak Tapi kadang-kadang kan enggak memungkinkan saya bawa-bawa tengkorak itu saya foto-foto kan Nah kalau saya foto
46:08
Speaker A
fotonya itu saya enggak tahu kenapa saban kali kalau foto itu paling bagus hasil fotonya kalau saya tengah malam saya fotonya ya mungkin cahaya kali dongak juga I mungkin whatever lah tapi definisi bagus nih Apa maksudnya kayak gimana hasilnya jelas terang apa gitu
46:24
Speaker A
jadi deskripsinya baguslah juga kadang-kadang kalau Dar rumah saya Jalan jam malam sampai di kantor saya buka saya nyala-nyal listrik saya fotoofoto foto gitulah tengkorak malam-malam dok dok Ya ampun kalau eh pengalaman ini ada yang nanya juga pengalaman pertama kali e
46:44
Speaker A
otopsi itu muntah enggak enggak enggak enggak karena kita udah dari mahasiswa udah udah udah pegang mayat dari tingkat dua udah cuman pada waktu saya di bagian forensik itu memang lebih karena kenapa apa mayat busuk oh mayat tenggelam jadi
47:00
Speaker A
mau mayat UD macam-macam ada mayat dipotong-potonglah segala Aduh dokdk Dok jadi itu lama-lama bisa karena biasa sama aja kalau kamu kadang enggak biasa kamu pergi ke tempat jagal orang potong sapi begitu-itu lama-lama udah biasa kan Iya Berapa lama dok maksudnya ketika
47:17
Speaker A
pertama kali melihat mayat juga dokter pasti mengalami perasaan gitu dong enggak juga enggak saya lebih enggak geli Kasihan oh kasihan orang ini kasihan gitu dia dia itu perlu bantuan kita itu aja apa kondisi yang bikin dokter mual enggak pernah ada berarti
47:33
Speaker A
yang dipotong pun juga enggak habis otopsi saya diajak makan soto oke Ya Allah dan satu Hebatnya Hebatnya lagi sottoonya itu bentuknya sama loh harus dijelaskan banget ya Oke dok pertanyaan terakhir nih ada lagi yang nanya fosil sperma dinosaurus ada enggak
47:54
Speaker A
ya Ada l beritanya gini ya Oke ini ini aku ada baca sebuah berita ditemukan fosil mamot Iya terus ee fosil mamot itu diambil dna-nya I lalu dia Coba dimasukin ke rahim gajah I untuk melahirkan mamot ya aku lupa deh Kayaknya gagal deh
48:15
Speaker A
seingatku Tapi kalau fosil dinosaurus ketemu he bisa enggak sperma dinosaurus ya tadi kan ada yang nanya ya Bisa enggak itu menjadi dinosaurus lagi ee itu adalah basic dari film Jurassic Park Jurassic Park itu adalah fiksi ilmiah Fik ilmiah dan itu sudah berhasil
48:38
Speaker A
pada beberapa tuh mereka bisa menghidupkan kembali hewan-hewan yang tidak ada cuman pada ceritanya di jurasik Pal saya gambarkan secara lebih gampang ya Iya kalau DNA itu selama dia dalam kondisi kering seperti fosil dia dnanya utuh tetapi karena proses
48:55
Speaker A
lingkungan segal mungkin yang rusak Nah ceritanya nih si jurasik paraking nih si ahli DNA itu ketemu satu ee fosil diambil dna-nya ternyata dna-nya utuh terpreservasi yang mamot itu dia ada di tempat es betul itu utuh Heeh sama saat jadi fosil juga utuh nah pada
49:15
Speaker A
yang jurasik Pak itu utuh kecuali bagian reproduksi Heeh Nah kalau bagian reproduksi ditaruh DNA ditempelin DNA dia bisa jadi juras bisa jadi dinosaurus dengan cara disuntikan ditambahin ditambahin DNA orang DNA binatang lain yang bisa reproduksii nah pada waktu
49:34
Speaker A
kejadian ituh yang jurasik pakai itu diambil dari DNA kodok DNA reproduksi kodok ditempelin di situ jadilah DNA lengkap Nah itulah yang membuat kemudian dinosaurusnya hidup oh di Jurasic Park itu jadi serius B Jur karena bagian reproduksinya reproduksi kodok dia
49:53
Speaker A
berkembang biak dengan cepat Oh maka jadilah disaster itu artinya kalau kita ngomongin yang mamot nih dok aku aku lupa deh di beritanya sih Seingat aku dia gagal bener gagal ya berarti ya He eh berarti kan itu dna-nya utuh secara
50:08
Speaker A
teori bisa enggak Itu jadi mamot lagi bisa secara utuh bisa dia seandainya ada yang hilang pun itu bisa ditempelin DNA orang DNA yang lain kok oh jadi kesulitannya apa nih Kenapa tidak terjadi ada mamut ya itu masih yang
50:21
Speaker A
namanya Tuhan lebih lebih Sakti dari kita itu aja alasannya ya itu dicoba-coba bukan berarti enggak bisa bisa pasti bisa wande oke oke cuman itu masalah soal etika apa enggak Iya karena Yang yang dokumentar soal kloning yang aku lihat itu banyak bayi yang meninggal
50:35
Speaker A
juga katanya Oh iya apalagi domba yang itu tingkat kegagalannya tinggi dan satu lagi Yang Si Doli itu yang domba itu do itu ternyata karena itu direkayasa-rekayasa begitu akibatnya si si makhluk baru tadi itu lebih cepat tua oh Dia menderita rematik pada saat
50:53
Speaker A
semestinya dia enggak rematik dia sakit jantung pada saat dia masih muda Oh aku pikir udah bisa perfect gitu ini karena D terus terus kira-kira kamu tahu ggaknya apa yang dilakukan dengan cloningnya si Doli tadi apa yang terjadi begini cidoli itu dibikin dari sel dari
51:08
Speaker A
kulit Heeh nih ada kambing nih kambing Ini kambingnya kambing bagus ini kambing biasa nah diambil nih sel telur nih sel telur dari sel satu kambing taruhnya sel telur nah satu ini sel kambing yang Mau dijadi dijadiin e makhluk nih Iya
51:23
Speaker A
kloningan kan makhluk itu intinya sel itu yang akan jadi makhluk Iya ini ada ada ada ini ada ada inti juga kalau dicampur enggak jadi makhluk jadi yang ini dicongkel trung di sini jadi sel kosong di sini sel e sel dari calon
51:41
Speaker A
donor itu ya terus kemudian ditaruh sebelahan Oke ini dibikin lapar Oh dikasih listrik biasa kayak manusia begitu sini banyak makanan sini Lapar dilompat cluk ke sini Heeh lah di sini berkembang biak jadi makhluk tapi makhlukNya sama persis seperti yang di
51:58
Speaker A
sebelah sini Oh itu stepnya iya wow pakai listrik Nah efek listriknya itu yang diduka itu bisa bikin Ma jadi macam-macam yang kita enggak pernah tahu Dok seru banget terima kasih atas waktunya ini pembicaraan yang super seru banget dan fun banget Makasih semua yang
52:15
Speaker A
sudah nonton Makasih juga untuk doter Jaya sudah mampir ke sini Thank you semua
Topics:forensic DNAforensic medicinecriminal investigationDNA evidenceIndonesia forensic expertlegal medicinecase studyDNA profilingforensic scienceRaditya Dika interview

Answers

Frequently Asked Questions

What is forensic DNA and how is it different from other forensic medicine?

Forensic DNA focuses on analyzing genetic material to prove or disprove involvement in criminal cases, whereas other forensic medicine may involve general medical examination to determine cause of death or injury.

How did DNA evidence help solve the serial rape and murder case in England?

DNA profiling was used to compare samples from victims and suspects, clearing innocent suspects and identifying the true perpetrator by matching unique DNA profiles.

Why is forensic DNA still a developing field in Indonesia?

There are very few forensic DNA experts in Indonesia, and the field requires specialized knowledge and resources, making it challenging to advance quickly.

Get More with the Söz AI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries, speaker detection, and unlimited transcriptions.

Or transcribe another YouTube video here →