Skip to content

Tersesat Seperti di Film-Film

Raditya Dika ngobrol dengan Panduas, backpacker dan travel content creator, tentang perjalanan awal, pengalaman Couchsurfing, dan motivasi membuat konten travel.

Ask about this video. Answers come from its transcript only — with the timestamp, so you can check them.

Generated from the transcript and can be wrong — check the timestamp.

Key Takeaways

  • Impian dan rasa penasaran terhadap dunia luar bisa menjadi motivasi kuat untuk memulai perjalanan.
  • Komunitas seperti Couchsurfing dapat membantu backpacker menghemat biaya dan memperluas pengalaman budaya.
  • Perjalanan pertama yang berkesan dapat menjadi titik awal karier sebagai content creator.
  • Dukungan keluarga dan pengalaman masa kecil berperan penting dalam membentuk minat dan kemampuan.
  • Kreativitas dan ketekunan adalah kunci untuk mengatasi keterbatasan finansial dalam mengejar impian traveling.

What the video covers

  • Raditya Dika berbincang dengan Panduas, seorang backpacker dan travel content creator yang pindah dari Jakarta Selatan ke Bali.
  • Panduas menceritakan awal mula ketertarikan dan impiannya untuk traveling dunia sejak kecil.
  • Perjalanan traveling pertama Panduas ke Thailand pada tahun 2014 berawal dari kemenangan lomba yang memberinya hadiah perjalanan.
  • Panduas mengenang pengalaman pertamanya naik pesawat dan rasa penasaran terhadap dunia luar yang diperoleh dari membaca buku di perpustakaan.
  • Panduas mulai mengenal komunitas Couchsurfing di Thailand dan menginap gratis di rumah orang Indonesia yang tinggal di sana.
  • Setelah pulang ke Indonesia, Panduas aktif menjadi host Couchsurfing dan menerima banyak tamu dari berbagai negara di rumah keluarganya.
  • Panduas menjelaskan bahwa keterbatasan finansial memotivasi dirinya untuk mencari cara kreatif agar bisa menjelajah dunia.
  • Diskusi juga menyentuh pengalaman fotografi yang dipengaruhi oleh ayah Panduas yang seorang fotografer dan pemilik studio.
  • Panduas berbagi cerita tentang perjuangan dan proses kreatif dalam membuat konten travel yang autentik dan inspiratif.
  • Video ini memberikan gambaran perjalanan seorang travel content creator dari nol hingga menjadi profesional.

Answers

Questions about this video

Bagaimana Panduas memulai kariernya sebagai travel content creator?

Panduas memulai kariernya tanpa tujuan menjadi travel content creator, melainkan karena impian dan rasa penasaran terhadap dunia luar. Perjalanan pertamanya ke Thailand berawal dari memenangkan lomba yang memberinya hadiah perjalanan.

Apa itu Couchsurfing dan bagaimana pengalaman Panduas dengan komunitas ini?

Couchsurfing adalah komunitas backpacker yang memungkinkan menginap gratis di rumah orang lokal. Panduas pertama kali mengenal Couchsurfing di Thailand dan setelah itu aktif menjadi host di Indonesia, menerima banyak tamu dari berbagai negara.

Apa motivasi utama Panduas dalam melakukan traveling dan membuat konten?

Motivasi utama Panduas adalah impian sejak kecil untuk melihat dunia dan rasa penasaran terhadap budaya luar. Keterbatasan finansial membuatnya kreatif mencari cara seperti Couchsurfing untuk mewujudkan impian tersebut.

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:00
Speaker A
Hari ini gua akan ngobrol dengan Panduas, kita seorang backpacker travel content creator. Kita langsung ngobrol aja. Halo, halo Bang Radi, baru datang dari Bali?
00:15
Speaker A
Katanya tadi malam landing dari Bali ya, gokil.
00:35
Speaker A
Emang tinggal di sana?
00:49
Speaker A
Emang tinggal di sana, tapi asli dari Jaksel.
01:07
Speaker A
Cuma pindah ke Bali 7 tahun lalu. Jakselnya di mana dulu?
01:24
Speaker A
Di dekat Gandaria itu. Jaksel yang sangat Jaksel ya?
01:41
Speaker A
Di Bungur ya?
01:57
Speaker A
Iya benar.
02:12
Speaker A
Iya di komplek Kostrat sampingnya Bungur.
02:30
Speaker A
Iya, iya, iya. Oh ini gua dulu ada tahu Sinser Musik?
02:44
Speaker A
Enggak tahu masih ada ya?
03:00
Speaker A
Yamaha Sin Mus itu jadul banget.
03:13
Speaker A
Masih ada emang. Itu yang di perempatan Bungur tuh yang dulu biasa banyak bajay?
03:31
Speaker A
Iya ya, itu gua kalau zaman SMA kan gua suka main band tuh, latihan bandnya di Sinser Musi.
03:44
Speaker A
Ah oke.
04:05
Speaker A
Terus bertahun-tahun kemudian gua bikin penerbit, namanya penerbit Bukune.
04:20
Speaker A
Oke. Kantornya di Sinser Musik nyeberang?
04:33
Speaker A
Nyeberang ya, jadi depan Gandaria.
04:48
Speaker A
Oke, dulu ada yang jual Ind itu di situ?
05:05
Speaker A
Ah masa kecil gua di situ dulu.
05:20
Speaker A
Iya yuk ke sana yuk.
05:36
Speaker A
Jadi enggak ngobrol, lu banyak bikin konten soal travel ya?
05:52
Speaker A
Kalau enggak salah dari berapa? 2015?
06:05
Speaker A
2014 sebenarnya.
06:19
Speaker A
Kalau awal traveling, itu apa? Kenapa lu awal-awal bikin konten travel?
06:33
Speaker A
Itu sebenarnya enggak ada tujuan buat kayak menjadi travel content creator karena zaman dulu juga enggak ada tuh label travel content creator atau filmmaker.
06:49
Speaker A
Iya, 10 tahun lalu.
07:04
Speaker A
Jadi memang based on my dreams aja sih, pengin traveling dunia gitu.
07:18
Speaker A
Memang impian dari kecil kayak udah kepo tentang dunia luar itu seperti apa, tentang tujuh keajaiban dunia.
07:34
Speaker A
Jadi dulu di sekolah suka ke perpustakaan terus baca-baca tentang buku-buku ensiklopedia, tahu tentang tujuh keajaiban dunia.
07:51
Speaker A
Terus dari situ ada rasa penasaran yang sangat tinggi akan dunia luar gitu.
08:04
Speaker A
Oh gitu ya?
08:23
Speaker A
Iya jadi kebetulan gue juga dibicarakan di keluarganya sederhana gitu, jadi kayak untuk travel tuh enggak, kita enggak jarang lah ya, enggak prioritas karena memang financially enggak mampu gitu.
08:41
Speaker A
Gua orang yang harus bisa menggapai mimpi itu sendiri gitu.
08:56
Speaker A
Oke jadi berusaha beberapa tahun sampai akhirnya baru terjawab bisa itu 2014 pertama kali.
09:13
Speaker A
2014 oke pertama kali ke mana?
09:27
Speaker A
Ke Thailand.
09:41
Speaker A
Ke Thailand, nabung berapa lama?
09:55
Speaker A
Enggak sebenarnya itu cerita lucu jadi karena gua berhasil ke Thailand akhirnya pertama kali traveling pertama kali pesawat itu karena menang lomba.
10:14
Speaker A
Heeh jadi ngikutin lomba atau kuis dulu kan di Twitter, di Facebook tuh banyak banget kan kuis-kuis dari brand atau kayak ngebuat dulu tuh membuat prakarya dari bungkus-bungkus brand itu gitu.
10:27
Speaker A
Oh ini apa makanan ringan?
10:43
Speaker A
Makanan ringan gua bikin kayak recycle fashion gitu, ternyata menang, dapat hadiah.
10:57
Speaker A
Terus akhirnya bisa ke Thailand itu itu pun.
11:12
Speaker A
Tapi sebelum itu udah ngikutin banyak banget lomba dan enggak pernah menang.
11:30
Speaker A
Lomba yang lo ikutin selalu hadiah travel atau enggak juga?
11:42
Speaker A
Enggak juga tapi yang paling gua incer banget untuk menang adalah hadiah travel.
11:57
Speaker A
Oke karena I want it so bad gitu loh, itu mimpi-mimpi gue banget untuk bisa traveling.
12:09
Speaker A
Kok bisa dari sekian banyak lomba yang ini menang? Apa yang lo lakukan yang beda dari lomba yang ke Thailand ini?
12:26
Speaker A
Emm lebih niat aja gue sih, percaya dengan jalan Tuhan ya.
12:43
Speaker A
Karena setelah gue evaluasi beberapa lomba yang gue kalah, kualitas gue enggak jelek kok dibandingkan lain, cuman percaya there is something that we cannot work on kalau itu memang bukan buat kita gitu.
13:00
Speaker A
Oke mungkin jalannya untuk menang yang di situ.
13:17
Speaker A
Iya di 2014 itu.
13:33
Speaker A
Oke menang ke Thailand.
13:45
Speaker A
Iya, pertama kali naik pesawat kah?
14:00
Speaker A
Iya.
14:20
Speaker A
Pertama kali naik pesawat, serius?
14:35
Speaker A
Iya jadi k excited banget, sengaja milih kursi jendela gitu kan ngelihat awan kayak gimana.
14:49
Speaker A
Iya juga lompat.
15:04
Speaker A
Iya lagi.
15:18
Speaker A
Oke biar bisa ngelihat dari sini ngelihat awan lah.
15:33
Speaker A
Ya itu kan mimpi bocil.
15:48
Speaker A
Umur berapa waktu itu?
16:01
Speaker A
19 apa 18 lupa deh.
16:15
Speaker A
19.
16:33
Speaker A
Oke berarti masih SMA ya?
16:50
Speaker A
Atau udah lulus kuliah semester 2, 1, 2, 1, dua naik pesawat pertama kali.
17:05
Speaker A
Terus lu kan baca buku-buku di perpustakaan soal dunia luar nih kan, pertama kali mau naik pesawat nih berarti excited banget kali ya pada saat itu.
17:21
Speaker A
Banget banget banget, kayak sepenasaran itu di atas awan itu kayak apa, yang bener loh beneran pernya kayak putih doang kabut gitu.
17:34
Speaker A
Iya iya.
17:48
Speaker A
Terus terbang mendarat di Bangkok berarti di Bangkok di Thailand waktu itu sama tiga teman, dua teman lainnya yang juga menang, yang satu tim kita satu tim ikutannya classmate aku itu dulu berdua itu.
18:05
Speaker A
Oke classmate di kuliah?
18:23
Speaker A
Di kuliah.
18:38
Speaker A
Jurusan apa itu?
18:53
Speaker A
IT software engineer.
19:12
Speaker A
Lumin jauh ya bikin fashion dari barang-barang itu ya.
19:26
Speaker A
Oke nyampai di sana 2014 di Bangkok gimana ceritanya jadi travel content creator itu kan baru satu negara satu kota itu ya.
19:42
Speaker A
Waktu itu belum ada gambaran sama sekali sih, itu purely sebagai turis aja yang senang foto-foto gitu.
19:56
Speaker A
Dan kebetulan dulu bapakku tuh memang suka fotografi, mungkin nurun di situ ya tapi enggak yang profesional banget gitu.
20:11
Speaker A
Jadi kayak udah lumayan ngulik gitu lah foto-foto yang very standard lah ya kayak cuma foto tempel-tempel atau kayak foto diri sendiri gitu.
20:27
Speaker A
Bokap hobi berarti atau dulu sekarang sudah retired?
20:44
Speaker A
Tapi dulu kerja memang sebagai fotografer video dan punya studio.
20:57
Speaker A
Gue oke wah berarti ini dong ya.
21:12
Speaker A
Ada wujangan-wujangan dari bokap tuh pas di Thailand nanti kamu ngambil fotonya gini gitu?
21:29
Speaker A
Enggak enggak juga sih, lebih kayak memperhatikan cara kerja papa mungkin ya.
21:46
Speaker A
Kayak terus dari situ timbul penasaran juga kok papa seru ya moto-moto orang dari angle-angle yang berbeda.
22:03
Speaker A
Mungkin dari situ rasa penasarannya tumpah ke saat jalan-jalan ke Thailand itu.
22:17
Speaker A
Oke bawa kamera ke Thailand minjam kamera teman?
22:36
Speaker A
Oh iya serius, zaman dulu tuh belum modal sama sekali.
22:50
Speaker A
Sama dulu gua juga gua udah serius sampai malam minggu Miko itu gue juga minjam kamera tuh karena kita enggak tahu mau diapain kan.
23:03
Speaker A
Iya enggak sih lu berangkat ke sana juga lah ini paling sekali doang ke Bangkok habis itu enggak tahulah mungkin gue ikut lomba lain gitu kan.
23:18
Speaker A
Iya terus jadi lu minjam-minjam kamera apa Canon mereknya on standar gitu kali.
23:36
Speaker A
Lama banget, J banget.
23:51
Speaker A
Apa yang lo dapat dari pengalaman pertama kay traveling melihat dunia pertama kali?
24:05
Speaker A
Sebenarnya ada satu cerita yang unik sih.
24:20
Speaker A
Jadi pertama kali kita kan sebagai mahasiswa uang kita sedikit ya.
24:33
Speaker A
Iya jadi kita menemukan sebuah cara untuk nginap secara gratis di negara orang.
24:46
Speaker A
Oke oke itu dari temanku tuh pertama kali salah satu temanku namanya Gita.
25:04
Speaker A
Gita menemukan sebuah backpacker community namanya Couchsurfing tahu?
25:17
Speaker A
Tahu ya itu itu pertama kali aku tahu tentang Couchsurfing di Thailand dan kita nginap secara gratis di rumah kebetulan dia rumah orang Indonesia yang tinggal di Thailand.
25:33
Speaker A
Heeh dan dia sudah nge-host banyak backpacker dunia di rumahnya itu.
25:49
Speaker A
Oke dari situ timbullah ketertarikan baru kayak Couchsurfing ini seru juga ya.
26:07
Speaker A
Nah Couchsurfing seru juga.
26:25
Speaker A
Oke begitu pulang ke Indonesia Heeh aku mulai aktif nih di Couchsurfing nyari-nyari itu kan ada website-nya kan apa udah aplikasi waktu itu masih website.
26:37
Speaker A
Itu masih website ya jadi either kita bisa invite orang atau orang bisa ng-request kita.
26:52
Speaker A
Iya kita hosting.
27:08
Speaker A
Nah ended up aku nge-hosting banyak banget bule-bule dari berbagai dunia di rumah keluargaku itu kayaknya 40-50 bule ada kali di berbagai dunia dengan cerita yang unik-unik dan aneh-aneh dan semuanya backpacker.
27:26
Speaker A
Ya of course karena mau nginap gratis kan.
27:41
Speaker A
Ya cuman lu kan ke sana nih terus lu Couchsurfing di rumah orang.
27:55
Speaker A
Heeh begitu pulang yang lu lakukan malah nge-host orang.
28:11
Speaker A
Mungkin lu mau paying the debt kali ya kayak oh gua udah pernah dihosting gua pengen ngerasain hosting orang gitu.
28:25
Speaker A
Sama again ada ada ada satu garis juga yang berkesinambungan sama penasaran sama dunia luar itu kan karena mungkin financially aku belum mampu untuk bisa menjelajah ke banyak negara jadi I bring the world to my house.
28:38
Speaker A
Ih bagus banget.
28:52
Speaker A
Jadi lu pengen buka jendelanya di rumah lu i i kan.
29:04
Speaker A
Oh waktu itu gua ngantor di Bungur ada 40 bule itu dari rumah.
29:13
Speaker A
Eh bukan gue deh 40 kayak tour guide dong bukan.
29:27
Speaker A
Terus terus ngapain 40 bule kebur?
29:40
Speaker A
Enggak itu gua bercanda.
29:58
Speaker A
Nah terus eh lu Couchsurfing kan.
30:17
Speaker A
Heeh bokap fotograf nyokap apa di rumah atau dulu?
30:30
Speaker A
terus semua juga udah ada di YouTube jadi kayak kalau mau lihat kilas balik tinggal dilihat di YouTube aja oke terus dari Nepal upload belum R tu aku mau cerita lagi karena serunya waktu di Nepal itu waktu mendaki gunung sampai
30:43
Speaker A
puncak itu terus si bule-bule ini akhirnya ee pergi turun duluan karena mereka sudah lama kan di puncak nampai duluan menyisakan aku sendirian di puncak tersebut oke ya berhadapan dengan sebuah gunung salju yang Majestik ya aku nangis karena my dream becoming reality
31:02
Speaker A
that time akhirnya ngelihat salju benar nangis banget walaupun kayak aku belum bisa menyentuh ya karena itu gunung yang lumayan jauh gitu puncak gunung yang jauh ter kayak terharu banget gitu terus H ah di jalan pulang Jalan mendaki turun
31:17
Speaker A
itu aku hilang di hutan tersesat di hutan setelah setelah nangis di puncak hilang diut banget hilang itu gimana Mas waktu jalan turun itu salah take turn lah ya Heeh e aku kan agak bingung jalannya karena ada cabang-cabang terus
31:31
Speaker A
aku tanya sama warga lokal yang dia pun bahasa Inggrisnya tuh enggak enggak tahu apa kayak cuman gesture tubuh aja k nunjukin Jalan Yang iniah aku ikutin jalan itu terus aku agak ragu kok jalannya kayak enggak enggak seperti yang waktu
31:45
Speaker A
ngedakiama ke atas rapih tertata kalau ini k kayak Jalan Setapak doang lalu Bodohnya Aku I keepowing sampai pada titik satu titik po I just got completely Lost Kayak udah enggak ada tapak jalan balik lagi tuh udah enggak kelihatan kayak mungkin kayak aku
32:05
Speaker A
mencoba untuk balik tapi mana bekasnya Wrong Turn Iya kayak Wrong Turn gitu akhirnya Ya udah I got completely Lost terus aku panik kayak teriak-teriak Help help help G ada yang Demi Tuhan terus terus terus akhirnya Anjir ser nonton
32:19
Speaker A
film-film Adventure gitu kan Terus kayak kalau di film-film tersesat gitu katanya Follow the river gitu kan Follow the river terus aku ngedengar suara Sungai flow aliran sungai Eh aku dengar suara Sungai deh udah aku ide-ide aja ke sungai itu
32:38
Speaker A
yang ternyata itu susah untuk mencapai sungai itu karena tuh terjal ke bawah jadi aku kayak terjatuh berjungkir berkali-kali sampai kotor-kotor itu k Wah gila gila gila gila gila terus banyak Pacet Pacet si Pacet tu lintah aku lebih takut sama Pacet daripada
32:52
Speaker A
takut hilang di hutan Sebenarnya ya salah prioritas sih tapi ya ada terus terus terus terus terus itu kayak udah nempel di kaki banyak tapi kayak bener Eh itu ada ada footagenya tapi enggak sempatlah ya orang lagi Lagi panik gitu
33:07
Speaker A
Kayaknya konten nih oke terus terus terus aku sampai di ee Akhirnya sampai di bawah tuh dia air sungai itu akhirnya dingin banget k itu Diat puncak gunung kan jadi kayak Sepatuku basah gitu terus at some point ini aku enggak bohong ya Ada kupu-kupu
33:24
Speaker A
kuning yang tiba-tiba tuh datang ke aku heeh Bu kuning itu tuh Ee terbang ngiterin tubuh aku kayak lama Heeh ter aku diam aja aku enggak tahu artinya apa at some point itu ngasih aku damai banget oke dari situ aku bisa
33:42
Speaker A
berpikir lurus jadinya kayak enggak yang panik kak gua bakal hilang banyakal ada di berita-berita Nepal nih penak Indonesia hilang gitu gitu lalu lalu any karena damma itu aku jadi berpikir lurus kanpikir tenang aku e lanjutin tuh e Follow the river
34:01
Speaker A
sampai aku ngedengar suara lonceng heeh terus aku ikutin suara lonceng itu ternyata lonceng sapi sapi itu kerbau diloncengin aku senang dong kayak Wah ini pasti ada yang punya nih punya nih aku cari-cari kan aku tungguin beberapa saat sampai aku teriak-teriak juga e
34:21
Speaker A
hell Ho aja sih kayak orang gak panik banget oh excuse me excuse me terus aku tungguin tapi kok orangnya enggak datang-datang akhirnya Ya udahlah aku ide-ide lagi aku lanjutin perjalananku terus sampai akhirnya aku ee itu kan di dalam hutan gitu ya jadi
34:40
Speaker A
kayak tertutup gelap lah ya aku menemukan satu titik yang dia itu terbuka kayak kelihatan itu kayak atas bukit puncak bukit gitu loh Akir aku ide-ide buat manjat sampai ke puncak bukit maksudnya kalau di puncak bukit kan kelihatan ya Iya Ti aku manjat Nah
34:56
Speaker A
itu kayak itu susah banget panjatnya karena itu kayak tanahnya tuh licin Wah gila terus kayak 90 90 derajat ini 90 derajat Heeh itu benar susah banget kayak aku megang akar-kakar pohon aku udah kotor luntur plus pacetnya udah ke
35:10
Speaker A
mana-mana Kayak udah di tangan-tangan aku itu enggak bisa dicopot tapi sakit bisa tapi banyak banget oh kayak I don't have time for kan lagi struggle kan kayak dan itu harus pegangan dua tangan gitu loh jadi kayak susah gitu anyway aku sampai di
35:25
Speaker A
puncak bukit itu wah itu kayak film film sih Kenapa aku kayak udah nyampai atas J gua kayak film-film Jadi pas di puncak bukit itu yang tadinya gelap ketutup pohon sampai ke puncak bukit bayangin Heeh kayak Bukit teltabis tahu He
35:39
Speaker A
buitbkit kecil banyak gitu Iya green grass banyak bunga-bunga warna kuning plus ada sekitar 203 kerbau berlonceng di pas lo di atas maksudnya bukit iya di atas Terus bukit-bukit terus di ujung sana tuh ada rumah peternak gitu terus ada
35:55
Speaker A
kebun-kebunnya kayak Anir ini dia gitu kan iya terus ini kayak film-film banget Terus akhirnya Ya udah itu aku punya harapan dong kayak Oke aku selamat tuh aku aku aku udah bilang kayak aku selamat heeh terus di e mendekati rumah
36:10
Speaker A
aku sambil nyopotin tuh pacet-pacet banyak banget ada yang di kepala Demi Tuhan enggak bohong terus dib-barnya banyak ya Tapi tuh saking banyaknya jadi kayak ee ya udahlah yang penting aku nyampai ke rumah dulu nah pas sampai di rumah itu itu rumahnya sederhana banget
36:23
Speaker A
dari Gubuk Tua gitu ada satu cewek ee lagi ngupas bawang Bro ini film banget bro demi Allah Kayak film banget lagi ngupas bawang aku nyampe dia kaget ialah aku kengin kotor berdarah-darah karena Pacet kalau dicabut kan darahnya susah buat
36:41
Speaker A
ini kan Tapi semua udah lu lepas pacetnya belum berarti mungkin kalau dia enggak tahu konteksnya Oh ini orang memang doyan aja di isepin lintah kan soalnya kan dia enggak tahu dari mana tiba-tiba lintah Oh ini emang fashion dia terus terus kaget dia kaget kayak
36:56
Speaker A
bongong kayak Hah Apa nih enggak bisa bahasa Inggris juga ya aku Coba jelasin bahasa Inggris kayak tapi at some point dia ngerti lah dia aku kesulitan aku mungkin tersesat dan berdarah-darah akhirnya dia e masuk rumahnya dia dan dia keluar bawa buku tulis kayak gini
37:11
Speaker A
buku tulis terus aku bingung kan Hah maksudnya apa terus dia buka lembaran kertasnya dia robobekin kertasnya terus dia tempelin ke darah yang masih ngocor Oh terus aku buka baju kan banyak banget sampai di udel-udel tuh ada l banyak
37:27
Speaker A
banget kayak banyak banget oke terus dia tu udah gemuk-gemuk gitu n tanya dia dia tutupin semua Iya dia bantuin copotin dia bantuin tutupin lalu lalu enggak lama setelah 10 menitan lah ya datang keluarganya balik kayak keluarga tuh dari habis dari entah nyangkul di hutan
37:43
Speaker A
atau gimana gitu ya balik He ada Mama Papa sama ee dua anak laki-laki Jadi mereka punya tiga anak yang cewek itu anak paling mudanya Kalau enggak salah nah kaget Enggak tuh nah anak middl-nya dia bisa bahasa Inggris namanya Amsal Ih
38:01
Speaker A
lu masih ing lagi of course kita tukaran Facebook dia punya Facebook dia ada di Facebook aku tunjukin C dia masih ada oke oke oke namanya Amsal Amsal ini e bahasa Inggris tapi sangat-sangat e terbatah-batah so Aku penasaran kan How
38:15
Speaker A
do you learn English gitu terus ini aku terharu banget karena dia ngambil buku tua dictionary bahasa Inggris itu yang udah kayak Lapuk Dia belajar dari buku kamus itu Dar kamus I kamu kayak jadi ini ini ini terus diapalin sama dia
38:31
Speaker A
tanpa Struktur grammer gitu ya Iya terus terus terus kayak akhirnya aku ditawarin untuk kayak nginp semalam aja di sini istirahat Oh terus mereka baik banget bagi aku dicuciin of course dikasih makan sangat sederhana enggak ada listrik ee mereka makannya itu dari
38:47
Speaker A
hasil panennya mereka karena mereka kan berkebun mereka punya kambing juga terus kayak sampoin aku nangis lagi kayak Wah gila perjalanan gue kok kayak gini banget ya tapi seru banget tah seru banget was the journey that CH my gu apa yang
39:00
Speaker A
lu pelajarin dari situ selain dari pengalaman yang luar biasa itu kan itu kan aspek lah ya tentang ketakutan diri sendiri tentang Breaking The Limit tentang petualangan di luar sana tapi setelah pulang ke Indonesia cerita itulah yang akhirnya dibaca oleh banyak
39:17
Speaker A
orang dan saat itulah nama backpacker tampan mulai dikenal banyak orang gara-gara cerita ini Iya anyway aku terbitin buku 2016 dari buku ne ha Yes Kak RI Zura itu That's SM editor yang bener tunggu gua jual bukunya kapan ya gua gua gua bikin bukue
39:36
Speaker A
habis itu gue jual perusahaannya Kayaknya pas gua Cabut vial ya diurusin vial Iya Mas vial benar Oh iya diurusin vial 2016 itu terbit buku pertama itu karena cerita itu bentar tunggu Kayaknya gua cabut 2018 Oh enggakak benar ben ben
39:49
Speaker A
Oh i ya benar benar udah cabut gu gua 2008 gitu serius dan cerita itu ada di buku itu ada 2016 sama000 20 juga terbitin buku kedua Kalau enggak salah 2020 itu Gagas bukan bukunya lagi Oh Gagas ya masih masih saudara sih Gagas
40:05
Speaker A
sama buku ini sih gitu gokil Bro berinding gua Jadi selain dari pengalamannya tapi impact e dunia terhadapku itu merubah Hidupku Ada satu cerita soal orang ngikutin e aliran sungai tapi malah makin jauh Pak karena dia kebalik ngerti enggak Oke jadi dia
40:23
Speaker A
ngikutin arah sungainya tuh ada tersesat di mana gitu terus arah sungainya ke utara padahal desanya di selatan Oh oke jadi dia justru ngikutin arah Sungai itu ke arah yang lebih jauh gitu untung lu semuanya pas gitu iya that's why Aku
40:35
Speaker A
milih kan ke atas bukit karena dari atas bukit kan iil like aku bisa melihat semuanya dan memang betul kelihatan semuanya semu Heh sapi itu pun juga milik mereka tappi milik mereka dan akhirnya setelah e aku dikasih makan dicuciin baju aku diajak ke desa
40:51
Speaker A
terdekat itu seru banget sama Amsal dan teman-temannya aku main basket sama Amsal dan teman-temannya masah ada deh videonya yang itu karena kan udah itu ya udah di saat udah udah bekas lintas segala macam Kayaknya gua main basket dulu deh gitu Akhirnya main
41:07
Speaker A
basket sama Amsal dan teman-temannya Anjir lucu banget ada sapi juga di situ ada ada yang nempel diding enggak Spiderman spider-maner oke terus e main basket baru pulang ke India besoknya enggak besoknya turun gunung dulu ee terus ke e kota yang
41:28
Speaker A
terdekat dari gunung itu buat nelepon keluarga Karena waktu itu lagi lebaran Iya jadi aku gagal lebaran harus aku Lebaran di India tapi karena tersesat jadi aku Lebarannya di Nepal jadi enggak bisa salat nah ini tuh yang yang rangkaian tersesat dari turun itu itu
41:45
Speaker A
berapa lama itu 5 hari totalnya naik turun lu 5 hari Hilang Oh enggak Engak enggak Sori enggak hilangnya hangnya seharian Seharian untungnya enggak sampai kayak malam terus kayak di film-film beneran harus bakar tupai at Git Gimana Enggak itu gila sih kalau
41:59
Speaker A
sampai lu belum ketemu malam tapi belum itu kayak udah hampir malam aja sih kalau begitu malam udah stres banget Lu pasti of course gila tuh kan gelap di mana-manai kan enggak bawa tenda enggak bawa kemah Karena aku tahu targetku
42:12
Speaker A
adalah nginp di desa di setiap titik istirahat nih Ini pertanyaan teknis lagi nih Emang di Google Map enggak ada lu enggak bisa ngelihat Google Map gitu mau tahu enggak dulu HP aku apa apa HP yang cuma bisa buat nelepone dan juga SMS
42:26
Speaker A
kayak Asia Hidayah lu bawa is Hidayah ke Nepal dan akhirnya Enggak aku pakai buat apa tunggu tunggu tunggu tunggu bentar bentar Tapi kalau pakai handphone biasa ya bisa mungkin ya sinyal Google Map ada temanku sih Ada ya naik anapurna sirkuit
42:42
Speaker A
masih bisa update di desa-desanya Oh gitu berarti artinya kalau saja lo waktu itu bawa Google Map HP yang bisa Google Map masih bisa tapi kan aku enggak punya e karena keterbatasan uang juga berarti iyaar terbatas gila juga ya lu ya karena
42:59
Speaker A
gua aja di Bangkok mesan minum pakai Google translate jadi ini pelayannya pencet NH nanti dia datang ngambilin mie gitu atau apa air putih gitu misal minum kan Iya berarti itu pun juga enggak ada ya Nah pecahnya banget baru setelah
43:15
Speaker A
bukuya terbitin tuh baru orang baru kenal Iya di tahun itu e dulu di asfm sih besarnya Oh orang nanya-nanya itu ya cerita ya kan bisa nulis banyak cerita di situ lu belajar nulis tapi secara tek teknis enggak kayak As in mengalir saja
43:30
Speaker A
terus lu bikin-bikin video video video terus gua sempat lihat beberapa video di YouTube lo ee menurut gua salah satu yang menarik dari video-video lo dibanding yang lain adalah editannya sih editannya ituh bagus banget karena lu suka kasih teks kan di bawah I ada yang
43:47
Speaker A
apa Muka lu lu koke itu itu zaman dulu kan karena Gua ngelihat akhir-akir 2019an Akir video sekarang udah engak pernah lagi Iya karena e ngedit lama iya editornya udah aku serahin ke editor dulu aku belum punya editor So I edited
44:01
Speaker A
myself Oh along the way eh dari waktu ke waktu Alhamdulillah SOS smatku semakin berkembang semakin dapat banyak tawaran job jadi aku enggak punya waktu lagi buat ngedit karena aku ngedit satu video itu bisa 1 minggu hmm benar-benar dari
44:16
Speaker A
hati banget ngeditnya Tapi kan masih bisa kalau editor lo mau pakai yang muka-muka cutout apa segala karena ada taste taste joke yang menurut aku jadi aneh Nan aku Iya kalau ditaruh orang lain tuh aku pernah dia mencoba satu dua
44:30
Speaker A
kali Buat naruh joks gitu tapi kayak Oh kok kaynya enggak masuk ya Iya kurang lucu jadi daripada dipaksain untuk kayak translate-nya kan dulu kan ngasal tuh ya kayak yang lucu-lucu gitu Iya Iya Iya takutnya malah maksain nah kemarin gua
44:43
Speaker A
ee syuting bareng Pras Teguh oke terus kan Pras editan podcast-nya lucu-lucu tuh he terus gua bilang ke dia Gua sih jarang editan kayak gitu apalagi di podcast kan Iya terus si Pras bilang Cobain aja Bang gu cobain terus si Fadil
44:57
Speaker A
bikin di kapal lu ngapain sih lu Anen aja lu di pantai bikin di pantai terus gua dibikin kecil apa segitu trending Oh ya podcastnya trending Nomor 10 deh i Del segituan kan kan lu tadi cerita soal gunung nih kita ubah di
45:16
Speaker A
Gunung boleh Himalaya ya Himalaya Himalaya Himalaya keren banget nih Bro Himalaya nih Gua jadi kecil nih kita balik lagi lu sih ngerepotin diri sendiri Dil si Pras cuman bilang meledak meledak Der meledak dia ide-ide dibikin di Pantai Gua ada di kapal ada-ada aja
45:40
Speaker A
lu jadin kita ke gunung tadi oke terus Wah berarti Lu gila ya kariro memang dari bawah banget Ya Bro dari minus kalau orang bilang aku dari nol salah aku dari minus berarti lu kesel dong ya kalau ada yang bilang ah lu mah keluarga
45:54
Speaker A
lu support dukung lu ada modal itu lu Sebel juga kali dikit Oh dikit karena orang yang ngikutnya pas t kar itu dari kebanyakan tuh dari awal Untungnya aku gitu jadi kayak namaaku tuh sudah dikenal dari lama kan katanya jadi kayak
46:08
Speaker A
orang-orang tuh banyak banget yang sudahah nge-follow dari lama sebenarnya pun sekarang walaupun aku sudah berubah Sudah pensiun menjadi koper tampan bukan backpacker tampan lagi Sudah kan namanya backpacker tampan lu udah enggak mau backpacking lag gitu e setahun sekali
46:22
Speaker A
masih oke tahun ini udah kok ke Filipine kemarin jadi targetku setahun sekali merasakan Backpacker tapi feelnya beda enggak sih Kayak lu tahu lu udah duitnya gitu beda tapi aku tetap tetap tetap tetap sangat terharu untuk merasakan itu lagi waktu di philipin tuh aku nangis eh
46:35
Speaker A
aku suka nangis ya orangnya Karena Aku ngerasain hal yang udah lama hilang dariku gitu sekarang kan aku punya pilihan ya Kalau dulu kan saat backpackeran kenapa aku backpackeran karena itu satu-satunya pilihan yang aku punya you have no choice ya I I have no
46:49
Speaker A
choice Now I have choice mau traveling di Comfort zone atau outside Comfort zone of course Aku mau yang Comfort zone dong Enak kan tidur di Kasuri yang nyamanya iya bukan di musola gak perlu numpang-numpang truk lagi setelah aku
47:01
Speaker A
merasakan di comert zone aku sadar kalau ada yang hilang dari diriku gitu Anjir seru banget jadi gokill targetku setahun sekali itu I have to push myself untuk at least backpackeran mungkin enggak yang terlalu ekstrem banget ya enggak yang tidur-tidur di pinggir jalan
47:18
Speaker A
enggak at least stay-nya di hostel yang Dormitory room gokil naik angkot-angkot itu I have to do that dan di Philipine itu kemarin aku lakuin lagi lag itu sukses mengembalikan rasa yang sudah hilang dariu lagi gua akan menulis pertemuan kita di jurnal gua hari ini
47:34
Speaker A
karena karena itu yang gua Rasain juga sekarang karena e gua kan biasanya kalau kalau sehari kan ada satu hal yang gua catatlah apa yang gua iniin ya apa yang gua Rasain hari itu ya tapi omongan lu barusan tuh
47:47
Speaker A
itu itu membuat gua jadi teringat gua kan lagi nulis buku lagi dulu kan gue nulis buku dari tahun 2005 lah ya buku pertama gua gua makan nulis blog dari SMA kelas 1 kelas 2 gitu semenjak jadi Stand Up komedian bikin begini gitu ya
48:03
Speaker A
gua udah enggak pernah nulis lagi Oke karena secara Roi waktu gua tuh lebih gua spend mendingan bikin konten Stand Up yangeng nonton bisa lebih banyak bisa jualan digital download gitu buku Udah dibajakin Pak di mana-mana Pak sedih banget di marketplace dibajak di
48:20
Speaker A
mana-mana kemarin karena gua lagi ada passion Project gue nulis lagi Hm Anjir benar lagi gua menemukan diri gue yang hilang I kayak ih dulu kan gua kayak gini tahu I selama bertahun-tahun Iya dan gua enggak punya pilihan buat
48:35
Speaker A
syuting-syuting kan dulu kan emang diaat cuman kertas gitu doang gitu Iya iya itu yang menurutku lebih penting sih passion itu Iya benar-benar ya udah nih gua berhentiin aja podcast ini balik nulis lagi Eh Oke terakhir nih terakhir El
48:54
Speaker A
katanya sempat kerja bareng orang juga sama le Blank ya E gimana kenalnya dia kan di Bali Kalau enggak salah ya di Canggu ya di Canggu Heeh bikin rumah kan dia kan e bikin dia bikin segalanya mau bikin kerajaan kayak di Bali kok bisa
49:07
Speaker A
kasai Bali Gua suka nontonin so eh Jadi ceritanya aku Drop Out kuliah tuh tahun 2017 mendeokan diriah karena i Wasted my time gitu terus e aku pindah ke Bali akhirnya Merantau Terus dapat kerjaan pertama kali belum di Los leblang nih
49:23
Speaker A
video editing di sebuah perusahaan wedding Australia jadi aku ngedit video wedding aku suka banget i bas di B aku suka banget karena ee itu naruh feel dan naruh emotion kan Kalau wedding kan main emotion dan aku suka banget dan cocok cocok sekali
49:38
Speaker A
nangis gak nangis Gak pas nang kalau kalau pokoknya standarnya tuh kalau aku ggak nangis berarti editanku belum bagus Anjir sar aku nonton gitu oke oke terus terus terus eh setahun kerja di wedding si Los the Blang ini buka lowongan untuk e
49:53
Speaker A
sebenarnya freelancer sih ngebantuin dia freelance aja ya aku daftar dong freelancer kan aku masih bisa nih Iya aku daftar day one eh ngedit video dia terus at the end of the day malam-malam Dia ngajak aku dinner sambil ngobrol
50:05
Speaker A
tentang ya tentang diriku lah ya dia mau tahu gitu langsung dia nawarin full time Kamu mau enggak full time aja sama aku Oh terus Akhirnya lepas dari Doi Iya setelah setahun Sekarang udah enggak setelah setahun aku ya sosmatku growing
50:18
Speaker A
lah searangud oke dia kaget enggak ngelihat ih tiktok lu sejuta 2 juta sekarang kan ee mungkin ya kaget iya iya Iya karena kan dia juga sedikit a little bit competition Between Us gitu masa just a little bit I feel like oh oke oke Which
50:35
Speaker A
F nah terus ini Em kadang gua kemarin ngelihat juga ada yang komen Bang Lu kerjanya apa sih traveling ya itulah orang-orang Masih pada awam ternyata n sebenarnya pekerjaan lo ini ya sekarang ya Iya full time travel content Creator full time
50:48
Speaker A
travel content Creator revenue streamnya boleh tahu enggak apa aja tuh eh mostly yang nomor satu itu kan kebanyakan dari endorsement lah ya Eh Kebanyakan sih masih Instagram dan tiktok Justru itu tuh masih nomor tiga oke selain dari itu
51:00
Speaker A
eh selain dari mempromosikan brand aku juga produce content for brand karena videoku kan lumayan bagus lah ya Kayak misalnya cinematik jadi bukan bukan hanya aku yang mempromosikan tapi aku bikin konten untuk brand ini beli untuk iklan mereka oke itu banyak juga yang
51:16
Speaker A
pakai aku dan timku karena aku jago mungkin yang editannya bagus gitu Kay storytellingnya Oke gitu jadi nyampai pesannya itu banyak dipakai juga buku Enggak seberapa i iya iya iya Eh sama aku punya cloting LINE juga sekarang aku mencoba buat
51:33
Speaker A
bikin S side busniness yang yang penginnya ada satu yang bisa melebihi si travel content Creator ini penginnya cuma sampai sekarang sih belum ya masih masih berkembang Apa nama ini cloting Linenya namanya semesta by tampan semesta by tampan Oke Oke jadi baju-baju
51:49
Speaker A
resortware dan etnicware gitu Oke Kak baju-baju Bali banget lah oke itu bisa pesan di marketplace ada di tiktok shop ada mostly shopee sih Oke online berarti next buat lu adalah ini project-project tadi nextnya itube Eh iya itu masih akan dikembangkan terus
52:08
Speaker A
tapi next projectnya aku akan launching brand Perfume di bulan depan sebenarnya Oh serius I apa namanya chronologi sebenarnya enggak boleh tapi enggak apa sih kronologi enggak apaa Why not Oke Sebenarnya aku enggak mau ngaku sebagai ownernya aku kayak pengin behind the
52:21
Speaker A
scene sebenarnya Tapi oh ini artinya bukan colab ya lu bikin sendiri ya iya iya bikin sendiri maka kan aku racik sendiri karena aku ikut perfum CL and wow oke e terakhir banget nih negara yang pengen banget lu datangin tapi
52:35
Speaker A
belum pernah kesampaian Iceland dan Peru tapi anyway gua ngobrol sama lu seru banget dan e gua jadi pengen traveling tahu backpacker cobaack send backpack enggak si terlalu malascang gu aja si langsungeleng-geleng Gak mungkin lah gak mungkin gua Solo backpackingahisa jadi
52:56
Speaker A
buku situ hah bisa jadi buku banyak hal lain bisa jadi buku Enggak cuman gua penginnya jadi pengen travel aja gara-gara cerita tadi oke apalagi gua ada anak istri kan I eh anak istri Gue tuh suka banget travel apalagi anak anak
53:11
Speaker A
gue Iya gua kasih keluh aja anak gue Maknya aku Didik pekpackeran mau boleh emang enggak soalnya gua paling malas nemeninnya Oh gua ya cuma namanya juga keluarga ya Jadi kita nanti mau Travel eh tahun depan mau ke Jepang Wih ke
53:29
Speaker A
Tokyo seru ada saran enggak di Tokyo buat anak-anak apa aku belum explore Tokyo banget waktu itu karena Kya karena kerjaan jadi belum dap jadi enggak bisa kasih rekomendasi yang tapi safe lah ya buat anak-anaknya i sangat-sangat safe sangatsangat Asik
53:46
Speaker A
ya Heeh bersih ee transportasi aman semua Oke oke oke family friendly banget lah oke justru enggak backpacker friendly ya karena mungkin karena mahal ya iya iya iya I siap Thank you eh terima kasih sudahudah mampir ke Youtube kita kalau misalnya ada yang mau follow
54:03
Speaker A
lo di sosial media di @ backpackertampan semua YouTube tiktok eh satu lagi apa Instagram backpackeran Instagram Kita tungguin juga parfum lainnya sama kalau sekarang Yang Ah ada itu clothing-nya ya clotingku Ada juga clotingnya bisa dibeli juga thank you semuanya ya
Topics:Raditya DikaPanduasbackpackertravel content creatorCouchsurfingtravel Indonesiaperjalanan pertamakonten travelimpian travelingfotografi

Get More with the SozAI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries, speaker detection, and unlimited transcriptions.

Or transcribe another YouTube video here →