Skip to content

Tes Lengkap Toyota Veloz Hybrid Super Irit dan Semuanya Masuk Di Akal

Ulasan lengkap Toyota Veloz Hybrid Modelista, performa akselerasi, efisiensi bahan bakar, dan fitur lengkap dengan harga masuk akal.

Key Takeaways

  • Toyota Veloz Hybrid Modelista menawarkan kombinasi performa dan efisiensi bahan bakar yang unggul.
  • Rasa berkendara lebih menyenangkan dan akselerasi lebih responsif dibanding versi non-hybrid.
  • Konsumsi bahan bakar sangat irit, cocok untuk penggunaan harian dan perjalanan jauh.
  • Desain eksterior Modelista segar namun subjektif, interior tetap nyaman dan lega.
  • Fitur lengkap dan harga varian tertinggi masih kompetitif di kelasnya.

What the video covers

  • Toyota Veloz Hybrid Modelista adalah varian tertinggi dengan fitur lengkap dan warna premium.
  • Rasa berkendara lebih baik dibandingkan Veloz non-hybrid, terutama dari sisi akselerasi dan keheningan saat motor listrik dominan.
  • Handling mobil relatif sama dengan versi non-hybrid, bobot tambahan baterai tidak signifikan.
  • Akselerasi dari 0-100 km/jam lebih cepat dan responsif dibanding versi non-hybrid.
  • Konsumsi bahan bakar sangat irit, mencapai 28,9 km/l di dalam kota dan 35,5 km/l di rute kombinasi.
  • Sistem hybrid Toyota sudah matang dan battle proven, mirip dengan teknologi di Yaris Cross.
  • Desain eksterior Modelista memberikan kesan fresh namun tidak semua orang menyukai atap hitam dan overfender.
  • Interior dan akomodasi ruang kabin tetap lega dan praktis, dengan sedikit perubahan pada warna kursi.
  • Fitur hiburan dan konektivitas sudah lengkap dengan Apple CarPlay, Android Auto, dan wireless charging.
  • Harga varian tertinggi masih masuk akal dan Toyota memiliki jaringan bengkel resmi luas untuk kepemilikan jangka panjang.

Answers

Questions about this video

Apa keunggulan utama Toyota Veloz Hybrid dibanding versi non-hybrid?

Keunggulan utama Toyota Veloz Hybrid adalah akselerasi yang lebih cepat dan responsif, konsumsi bahan bakar yang jauh lebih irit, serta pengalaman berkendara yang lebih hening dan halus berkat dominasi motor listrik.

Bagaimana konsumsi bahan bakar Toyota Veloz Hybrid dalam penggunaan sehari-hari?

Toyota Veloz Hybrid mampu mencapai konsumsi bahan bakar sekitar 28,9 km/l di dalam kota dan hingga 35,5 km/l pada rute kombinasi dengan kecepatan rata-rata 50 km/jam, menjadikannya sangat irit untuk mobil keluarga.

Apakah ada perubahan signifikan pada fitur dan interior Toyota Veloz Hybrid Modelista?

Fitur pada Toyota Veloz Hybrid Modelista tidak mengalami peningkatan signifikan dibanding versi sebelumnya, namun desain interior kini menggunakan warna single tone dan velg hitam glossy, memberikan kesan segar dan modern.

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:00
Speaker A
Halo teman-teman, selamat datang di channel Greit Auto dan ini adalah Toyota Velos Hybrid, tepatnya varian yang paling tinggi, flagship Modelista, terus kemudian atap hitam, toh berarti ya. Lalu kemudian warna dasarnya itu premium color.
00:12
Speaker A
Sehingga di antara semua Velos hybrid yang ada di Indonesia saat ini, ini yang paling mahal nih, tertinggi. Dan saya bisa bilang teman-teman bahwa setelah menggunakannya selama berhari-hari yang menurut saya itu cukup gitu ya untuk mencerna seperti apa dia sekarang,
00:28
Speaker A
kayaknya value-nya jauh lebih baik teman-teman dibanding Velos yang IC internal combustion engine yang dulu gitu ya. Ini sudah jauh lebih baik. Sekarang saya ingin menceritakan kepada teman-teman kira-kira apa aja sih faktor signifikan yang membuat value-nya jadi jauh lebih baik. Karena secara clue
00:47
Speaker A
saya bisa bilang kalau itu dimulai dari rasa berkendara. Dan ini dia ulasannya. Ya, teman-teman, kalau soal rasa berkendara itu jelas jadi faktor yang paling signifikan di antara Velos hybrid dengan sebelumnya yang Velos biasa.
01:18
Speaker A
Kalau untuk handling-nya, kemampuan dia bergerak, bermanuver gitu, saya rasa sih mirip-mirip aja ya. Benar bahwa dia ada tambahan baterai gitu yang kemudian itu bisa membuat mobil berbobot lebih berat tapi enggak signifikan. Toh memang baterainya kecil kan ukurannya. Sehingga
01:36
Speaker A
saya bisa mengatakan kalau teman-teman berharap bahwa Velos hybrid akan lebih enak buat menikung, akan lebih tajam buat berzigzag, enggak sih. Relatif mirip aja. Kalau teman-teman udah puas dengan Velos non hybrid yang sebelumnya ya mestinya juga puas dengan yang ini.
01:53
Speaker A
Itu cash close menurut saya itu udah oke. Nah, yang berbeda adalah kemampuannya dia untuk berakselerasi, kecepatannya dia untuk meningkatkan kecepatan enggak hanya di kecepatan rendah, tapi bahkan sampai menengah gitu. Terasa bedanya secara signifikan. Kalau di kecepatan rendah gitu misalnya kayak
02:16
Speaker A
dari nol, merayap, start gitu ya di kemacetan atau sampai di 30-40 gitu.
02:23
Speaker A
Yang lebih dominan adalah motor listrik dan itu memberi kita keheningan karena ketika motor listrik yang menjalankan mobil rasanya akan jadi lebih hening, getaran lebih minim. Meskipun yang mesinnya nyala pun juga tetap halus ya getarannya, tapi jauh lebih hening
02:42
Speaker A
layaknya mobil listrik. Yes, itu ketika motor listriknya saja yang sedang menjalankan mobil. Plusnya adalah teman-teman kan kalau di mesin bakar itu tenaga dan torsi kan ada kurvanya ya. Kalau di motor listrik teman-teman kita enggak merasakan itu.
03:00
Speaker A
Jadi ya tenaga dan torsinya yang enak itu udah ada dari bawah dan dalam penggunaan yang lebih relevan gitu ya kayak sehari-hari gitu, rasanya jadi kayak enak teman-teman buat berakselerasi tuh simpel banget tapi dengan catatan ketika baterainya cukup.
03:19
Speaker A
Karena kalau baterainya dirasa oleh sistem sudah wah perlu diisi nih, maka mesin bakar akan nyala untuk mengisi baterai yang menjalankan motor listrik dan menjalankan mobil intervensi dari mesin bakarnya. Balik lagi teman-teman ke rasa berkendara nih.
03:37
Speaker A
Kalau di penggunaan sehari-hari gitu saya menikmati nih saat motor listriknya yang dominan untuk menjalankan mobil.
03:45
Speaker A
Rasanya hening, halus gitu ya. Enak sih. Nah, tapi ketika kita butuh akselerasi yang lebih sigap, teman-teman, ketika mobil atau bis atau truk di depan itu menghalangi jalan, lalu kemudian kita mau overtake gitu ya, dengan serta-merta teman-teman sistemnya langsung mengerahkan semua powertrain,
04:10
Speaker A
baik motor listrik maupun mesin bakar. Dan yang terjadi berikutnya adalah enak banget ya. Benar ada suara mesin bakar yang melengking gitu ya, tanda bahwa dia sedang mengeruk tenaganya gitu. Tapi yang terjadi adalah akselerasinya jadi enak teman-teman dan kenyataannya ketika kami tes di 0 sampai
04:30
Speaker A
100 km/h akselerasi ikonik gitu ya, ini lebih kencang dari Velos yang non hybrid. Di akselerasi pertama pun ini juga lebih kencang. Jadi kita bisa bilang bahwa ini mobil lebih enak dalam banyak aspek. Oke, handling mungkin dia sama aja, tapi dari
04:52
Speaker A
keheningan di most of the time gitu ya, perjalanan yang daily terus diakselerasi dia jadi lebih sigap gitu jadinya lebih enak teman-teman. Kalau teman-teman yang suka nyetir buat saya ya secara driving impression ini lebih fun nih.
05:11
Speaker A
Ini lebih fun to drive. Lalu kalau soal fuel consumption teman-teman bisa nebak dan itu benar dia lebih irit di semua aspek. Di dalam kota dia dapat 28,9 km/l yang itu bahkan bukan pencapaian terbaiknya karena di rute kombinasi teman-teman
05:32
Speaker A
yang lebih apa ya lebih lancar rutenya yang lebih sering ketemu jalan tol gitu misalnya pokoknya di 50 km/h average speed dia dapat 35,5 km/l.
05:50
Speaker A
Jadi saya bisa bilang salah satu keunggulan dari sistem hybrid Toyota adalah ini battle proven nih. Mereka mengembangkan Prius sudah dari lama banget kan. Dan ketika sampai di sini hasilnya itu sistem sudah sangat matang. Itu sistem sudah sangat efektif untuk membuat
06:07
Speaker A
mesin bisa mencapai salah satu orientasi utamanya itu fuel consumption gitu. Padahal Velos yang sebelumnya, teman-teman, seperti Avanza, seperti Xenia gitu, ya, itu sudah tercitra sebagai mobil yang irit untuk mobil ICE di sistem hybrid ya. Jadi jauh lebih irit. Jadi kecepatannya, performa
06:29
Speaker A
akselerasi dia top di efisiensinya, di performa efisiensi gitu ya, juga top. Mantap. Huh.
07:04
Speaker A
Yo, teman-teman. Jadi, secara rasa berkendara, secara performa menurut saya ini jauh lebih baik dibanding yang versi non hybrid dulu. Nah, tapi mungkin teman-teman tahu ya kalau secara sistem
07:21
Speaker A
dia lebih dekat dengan Yaris Cross. Benar bahwa sistem hybridnya, penggunaan powertrain baik mesin sama motornya gitu ya relatif mirip antara Toyota yang satu dengan yang lainnya. Tapi kalau penggunaan mesin 1500 cc ini lebih ke Yaris Cross. Karena kalau Corolla Cross
07:35
Speaker A
kan 1800. Lalu Zenx itu 2000 cc gitu ya. Eh, penggunaan mesinnya lebih mirip yang Yaris Cross Velos Hybrid. Nah, kalau secara tampilan teman-teman, saya suka dengan siluetnya Toyota Velos gitu ya.
07:45
Speaker A
Avanza Toyota Velos itu saya suka. Cuma memang ini tampilannya menurut saya benar-benar selera orang-orang tertentu.
08:01
Speaker A
Kalau saya lebih suka tampilan polos, teman-teman. Enggak dengan blacktop gitu, tuton ya, atapnya hitam. Lalu kemudian di Velos ya. Enggak perlu dengan overfender yang bahannya seperti ini gitu. Atau bagian samping seperti ini gitu ya. Ya, benar dia memberikan
08:17
Speaker A
citra baru yang lebih fresh gitu karena ya dibanding yang sebelumnya baru ada yang ini di saat ini kan. Tapi tetap saya lebih suka yang putih saja teman-teman yang polos. Kalau menurut teman-teman gimana? Oke apa enggak dengan tampilan luar yang Modelista ini?
08:31
Speaker A
Karena kalau teman-teman enggak pilih yang Modelista pun masih ada yang polos di generasi ini. Di generasi hybrid Velos. Sementara di dalam hampir enggak ada perbedaan antara yang dulu dengan yang sekarang. Cuma memang kalau yang di sekarang ini tampilan dalamnya,
08:53
Speaker A
bangkunya itu sudah single tone ya hitungannya. Kalau dulu kan ada aksen putihnya. Jadi kalau desain sekali lagi dengan Modelista ini memang ia memberikan kesegaran. Cuma bagi saya itu bukan selera semua orang. Oh iya, velknya pun juga sekarang sudah hitam semua, glossy.
09:18
Speaker A
Menurut teman-teman gimana? Tolong tulis di kolom komentar ya.
09:34
Speaker A
Kemudian soal akomodasi dan kepraktisan, teman-teman. Karena ini platformnya sama aja dan artinya ruang di dalamnya pun juga enggak berubah. Artinya sama, teman-teman. Dan itu kabar bagus karena Velos dan Avanza dan Xenia itu terkenal
09:53
Speaker A
lega dan memang terasa lega teman-teman. Legroom-nya lega, headroom-nya lega. Cuma ya memang kalau di kursi baris ketiga enggak seleluasa yang di baris kedua ya. Tapi semuanya oke. Bahkan termasuk kepraktisannya untuk naruh barang di door trim ada di konsol tengah
10:09
Speaker A
ada bahkan di balik sandaran bangku depan pun juga ada. Jadi soal akomodasi kepraktisan ini memang sudah jempol lah meneruskan tradisi aja yang bagus.
10:29
Speaker A
Kemudian soal fitur, teman-teman, kayaknya enggak ada peningkatan secara signifikan. Lalu apakah itu buruk? Enggak juga, teman-teman. Karena yang non hybrid dulu pun juga sudah oke. Sudah oke,
10:45
Speaker A
tombol lalu ada Apple CarPlay Android Auto, ada wireless charging juga ya udah okelah. Fitur menurut saya eh no complain kalaupun enggak mau dibilang itu sebuah apresiasi yang bagus mempertahankan yang sebelumnya yang sudah bagus.
11:05
Speaker A
[musik] Teman-teman, kita bisa sampai pada akhir ulasannya. Jadi, kalau secara sistem hybridnya itu bagus banget, Teman-teman.
11:25
Speaker A
Ini efektif untuk enggak hanya ngebuat dia lebih kencang, tapi juga irit dan semuanya signifikan. kencangnya jadi kencang banget, iritnya jadi irit banget, Teman-teman. Dan e rasa berkendaranya di luar dari soal kencang dan irit gitu ya, jadi lebih enak karena
11:40
Speaker A
motor listriknya ngebuat dia terasa lebih sigap di kecepatan yang wajar untuk daily driving. Satu. Terus kedua, ini warisan dari Veles yang dulu dia lega, dia praktis tetap ada. Jadi untuk mobil keluarga sama bagusnya diteruskan semua kebaikan itu. Terus ketiga
11:59
Speaker A
harganya teman-teman masuk akal banget. Kita lupain dulu deh ya ini yang modelist yang paling tinggi, yang paling lengkap fiturnya gitu ya. Tapi teman-teman bisa mendapatkan Veles hybrid bahkan start dari 303 kalau enggak salah buat Jakarta ya atau 308
12:13
Speaker A
gitu nanti saya tulis di caption. Tapi yang pasti harganya sangat masuk akal untuk sebuah mobil hybrid full ya teman-teman ya. serial paralel seperti ini dan harga itu memberi kesempatan ke lebih banyak orang untuk mendapatkan teknologi yang balik lagi efektif gitu.
12:31
Speaker A
Lalu terakhir takah penting adalah soal eh after sales ya. Kalau hybrid zaman sekarang mobil Cina, Eropa, Korea, Jepang juga gitu ya, banyak teman-teman yang artinya kecanggihannya ee apa namanya pencapaian teknologinya itu banyak yang bagus-bagus. Tapi kalau soal persebaran bengkel resmi e dealer gitu
12:53
Speaker A
ya, Toyota kalau enggak mau dibilang yang paling kuat ya salah satu yang terkuat di Indonesia dan itu untuk konteks ownership ya untuk kepemilikan apalagi jangka panjang gitu. Kalau ketemu ada bengkel resmi di mana-mana kan lebih tenang ya. Itu jadi salah satu
13:09
Speaker A
kekuatan berikutnya yang mestinya juga dipertimbangkan gitu. Toyota Velos Hybrid. Gimana menurut teman-teman? Oke apa enggak?
13:17
Speaker A
tolong eh tulis di kolom komentar untuk kita mendapat perspektif e tentang plus dan minus dari Vel Hybrid yang mungkin e dari teman-teman yang sudah juga coba gitu ya. Terima kasih sudah menonton dan sampai ketemu di video Grid Auto
13:31
Speaker A
berikutnya. Terima kasih. ya
Topics:Toyota Veloz HybridModelistamobil hybridefisiensi bahan bakarperforma akselerasireview mobilmobil iritfitur mobilToyota Indonesiamobil keluarga

Get More with the SozAI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries, speaker detection, and unlimited transcriptions.

Or transcribe another YouTube video here →