Skip to content
Get App

KPK OTT BNPB! 14 Orang Diamankan Termasuk Sestama Rustian, Sita Rp1,4 Miliar hingga Logam Mulia

KPK OTT di BNPB amankan 14 orang terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa, sita uang Rp1,4 miliar dan logam mulia emas.

Key Takeaways

  • OTT KPK di BNPB berhasil mengamankan 14 orang terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa.
  • Barang bukti berupa uang tunai Rp1,4 miliar dan logam mulia emas lebih dari 1 kg disita.
  • Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan akan ada ekspos untuk menentukan status hukum.
  • Terdapat kerja sama positif antara KPK dan instansi lain seperti Puspom TNI dalam penanganan perkara.
  • Pemeriksaan terhadap pejabat lain seperti Menteri ATR/BPN juga dijadwalkan untuk mendukung proses hukum.

What the video covers

  • Tim KPK mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB, termasuk sekretaris utama (Sestama), PPK, dan pihak swasta.
  • Barang bukti yang disita berupa uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan logam mulia emas dengan jumlah lebih dari 1 kilogram.
  • Kasus ini terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di BNPB, khususnya dana siap pakai untuk kebencanaan.
  • Penangkapan dilakukan di beberapa lokasi di Jabodetabek dan pemeriksaan intensif sedang berlangsung di gedung Merah Putih KPK.
  • Ekspos kasus dijadwalkan malam hari untuk menentukan status hukum dan pasal yang akan digunakan.
  • Ada keterlibatan pegawai BNPB, tenaga ahli, dan unsur swasta yang diduga mengetahui konstruksi perkara.
  • KPK mengapresiasi sinergi dengan pihak lain seperti Puspom TNI dalam proses penanganan perkara ini.
  • Detail kronologi dan penggunaan dana akan disampaikan lebih lanjut dalam konferensi pers resmi.
  • Pemeriksaan ulang terhadap Menteri ATR/BPN dijadwalkan pekan ini sebagai bagian dari proses penegakan hukum terkait kasus lain.
  • Proses penyelidikan masih berlangsung dan informasi resmi akan disampaikan oleh humas KPK.

Answers

Questions about this video

Berapa jumlah orang yang diamankan dalam OTT di BNPB?

Tim KPK mengamankan 14 orang yang terdiri dari sekretaris utama, PPK, pegawai BNPB, tenaga ahli, dan unsur swasta.

Apa barang bukti yang disita dalam OTT ini?

Barang bukti yang disita berupa uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan logam mulia emas dengan jumlah lebih dari 1 kilogram.

Apa dugaan kasus yang sedang diselidiki KPK di BNPB?

Dugaan kasus terkait tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, khususnya dana siap pakai untuk kebencanaan.

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:00
Speaker A
Di mana dalam peristiwa ini tim KPK mengamankan sejumlah 14 orang, di antaranya merupakan sekretaris utama atau Sestama, kemudian PPK, dan juga pihak-pihak lain termasuk dari unsur swasta.
00:20
Speaker A
Analisis terkait dengan kegiatan penyelidikan yang KPK lakukan di lingkungan Badan Penanggulangan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, konfirm bahwa telah terjadi peristiwa tertangkap tangan dugaan tindak pidana korupsi di mana dalam peristiwa ini tim KPK mengamankan sejumlah 14 orang.
00:47
Speaker A
Di antaranya merupakan sekretaris utama atau Sestama, kemudian PPK, dan juga pihak-pihak lain termasuk dari unsur swasta.
01:01
Speaker A
Selain mengamankan sejumlah pihak, tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai dan juga logam mulia emas.
01:13
Speaker A
Untuk uang tunai hitungan awal oleh tim senilai sekitar 1,4 miliar rupiah. Adapun kegiatan penyelidikan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB.
01:37
Speaker A
Mas, berarti PNS-nya berapa, swastanya berapa, Mas, dari 14 itu, Mas? Untuk detail siapa saja, nanti kami akan sampaikan lebih lanjut. Yang pasti terhadap 14 orang ini saat ini sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif di gedung Merah Putih KPK, baik dari pihak-pihak di BNPB maupun
02:00
Speaker A
pihak-pihak swasta yang diduga terkait dengan peristiwa ini.
02:13
Speaker A
Pengamanan para apa PN ini di kantor BNPB pusat, Mas, yang di Jakarta?
02:45
Speaker A
Untuk pengamanan para pihak, ini dilakukan di Jabodetabek di beberapa lokasi. Untuk detail kronologi peristiwanya seperti apa, termasuk konstruksi perkara ini bagaimana, nanti kami akan sampaikan lebih lanjut karena malam ini dijadwalkan dilakukan ekspos di tingkat pimpinan untuk menentukan status hukum
03:02
Speaker A
dari peristiwa tangkap tangan ini.
03:12
Speaker A
Mas, dugaan awalnya suap atau pengadaan atau bagaimana? Termasuk pasal yang nanti digunakan, nanti kita akan sampaikan lebih lanjut karena memang baru akan dipaparkan dan dibahas pada ekspos malam ini.
03:23
Speaker A
Mas, total logam mulianya berapa, Mas? Untuk logam mulia, beberapa dalam bentuk emas batangan, beberapa dalam bentuk tabungan emas.
03:31
Speaker A
Untuk jumlahnya masih proses hitung. Ada lebih dari 1 kilo, ya? Nanti kami cek untuk ekuivalen nilai dari logam mulia emas tersebut.
03:53
Speaker A
Mas, ini viral video saat OTT itu ada pengamanan dari Puspom TNI, Mas. Dari KPK membenarkan enggak sih?
04:18
Speaker A
Untuk pihak-pihak yang ikut membantu dalam proses ini, tentu kami sampaikan terima kasih karena ini menjadi bentuk kerja sama yang positif, sinergi dalam proses suatu penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi.
04:35
Speaker A
Mas, dugaannya terkait karhutla atau penanganan bencana di Sumatera atau bagaimana, Mas? Ini masih kami akan dalami bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB. Di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk
04:56
Speaker A
kebencanaan.
05:08
Speaker A
Mas, Mas, kodefikasi cuaca, ya, Mas? Untuk detailnya uang-uang ataupun pengadaan barang dan jasa tersebut untuk bencana apa, itu nanti kami akan sampaikan detailnya saat konferensi pers.
05:41
Speaker A
Mas, benar ada adiknya dari pimpinan BNPB? Untuk pihak-pihaknya sementara Sestama, kemudian PPK, unsur lain di BNPB, ada pegawai ataupun tenaga ahli, dan juga unsur swasta, ya.
06:08
Speaker A
Ya, artinya pihak-pihak yang diamankan diduga mengetahui bagaimana konstruksi perkara ini, sehingga bisa membantu dalam proses pengungkapan perkara.
06:45
Speaker A
Kami melakukan kegiatan penangkapan di BNPB. Untuk selanjutnya masih dalam proses. Mohon ditunggu. Kami ini ingin menyampaikan bahwa memang benar bahwa hari ini kami melakukan kegiatan penangkapan di BNPB. Untuk selanjutnya masih dalam proses.
07:09
Speaker A
Mohon ditunggu. Gitu ya. Dan kita juga sedang melakukan pendalaman. Dan malam ini juga kita akan, tentunya melakukan rapat dan yang lain-lainnya. Nanti akan dijelaskan lebih lanjut, nanti jelas setelah kita melakukan ekspos, dan
07:25
Speaker A
nanti akan disampaikan secara resmi di humas. Saudara NW, selaku Menteri ATR/BPN, penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaannya di pekan ini, dan surat sudah disampaikan, artinya Saudara NW punya cukup waktu untuk melakukan pengaturan jadwal, sehingga kami yakini pada saatnya nanti yang bersangkutan
07:34
Speaker A
akan hadir, kooperatif, memenuhi panggilan penyidik, dan memberikan keterangan-keterangan yang dibutuhkan sehingga proses penanganan perkara di ATR/BPN ini juga berprogres secara positif, dan tentunya kita semua mengharapkan proses penegakan hukum yang efektif.
07:58
Speaker A
Pekan ini artinya apakah hari Kamis, Mas, dijadwalkan ya? Untuk detail harinya nanti kami akan sampaikan ya pada waktunya. Yang pasti surat sudah dikirimkan oleh penyidik, dan dijadwalkan di pekan ini.
Topics:KPKOTTBNPBkorupsipengadaan barang dan jasapenanggulangan bencanauang tunailogam muliapenyidikanpenegakan hukum

Get More with the SozAI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries and speaker detection. 30 minutes free.

Or transcribe another YouTube video here →