BMKG prediksi awal musim hujan 2026 mundur, tapi langsung masuk puncak musim dengan risiko banjir dan longsor.
Key Takeaways
- Musim hujan 2026 datang terlambat tapi langsung ke puncak musim.
- El Nino menyebabkan awal musim hujan mundur dengan curah hujan rendah.
- ITCZ tetap bergerak sesuai siklus sehingga puncak musim hujan tidak mundur.
- Risiko bencana hidrometeorologi meningkat saat hujan langsung puncak.
- Masyarakat harus waspada dan mengikuti informasi BMKG secara berkala.
What the video covers
- Musim hujan 2026 diperkirakan mulai terlambat, sekitar awal November, oleh BMKG.
- Awal musim hujan mundur terjadi di 61,8% luas daratan Indonesia atau 529 zona musim.
- Hujan pertama menyapa Sumatera Utara lalu menyebar ke wilayah lain secara bertahap.
- Puncak musim hujan tetap jatuh pada waktu biasa, tidak ikut mundur meski awalnya terlambat.
- Fenomena El Nino menekan pembentukan awan hujan sehingga curah hujan awal rendah.
- Zona ITCZ mendukung pertumbuhan awan hujan dan bergerak sesuai siklus musim, tidak dipengaruhi El Nino.
- Puncak musim hujan tersebar di Desember 2026, Januari dan Februari 2027 dengan persentase luas daratan berbeda.
- Sekitar 69,76% wilayah diperkirakan mengalami curah hujan normal selama musim hujan.
- Hujan yang langsung mencapai puncak membawa risiko banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
- BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi dan meningkatkan kesiapsiagaan.
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Setelah berbulan-bulan dipanggang kemarau, banyak orang sudah menanti kedatangan hujan. Namun tahun ini hujan diprediksi BMKG akan datang terlambat dan sekalinya datang langsung masuk ke fase puncaknya. BMKG menyebut awal musim hujan 2026 diperkirakan mundur, tetapi periode puncaknya tetap jatuh pada waktu
Speaker A
yang biasa. Artinya, hujan tidak akan menyapa pelan-pelan. Sebab begitu musim penghujan dimulai akan langsung memasuki puncak musim.
Speaker A
[musik] [musik] Kabar ini disampaikan Direktur Perubahan Iklim BMKG Fari Raja pada Jumat, 16 Oktober 2026. Menurutnya, musim hujan tahun ini diperkirakan baru dimulai pada awal November 2026, lebih lambat daripada biasanya. Tetapi setelah itu, kata Fari, ketika memasuki musim hujan langsung
Speaker A
masuk ke puncaknya. Data BMKG menunjukkan sekitar 61,8% luas daratan Indonesia atau setara 529 zona musim akan mengalami awal musim hujan yang mundur. Hujan lebih dulu menyapa Sumatera bagian utara lalu merambat bertahap ke wilayah lain dengan mayoritas daerah baru tersentuh pada
Speaker A
November dan Desember 2026. [musik] Lantas mengapa hujan terlambat tetapi puncaknya tidak ikut bergeser? [musik] Jawabannya ada pada dua fenomena alam yang bekerja dengan cara berbeda.
Speaker A
[musik] Pertama, El Nino. Fenomena ini menekan pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia sehingga di masa peralihan menuju musim hujan, curah hujan tetap rendah. Akibatnya, akumulasi curah hujan belum memenuhi kriteria untuk ditetapkan sebagai awal musim hujan. Kedua, ITCZ, [musik] yakni zona
Speaker A
pertemuan angin yang mendukung tumbuhnya awan hujan. [musik] Pergerakannya mengikuti siklus musim dan menurut Fari tidak langsung ditentukan oleh El Nino.
Speaker A
[musik] Saat puncak musim hujan tiba, pengaruh El Nino sudah jauh berkurang, sementara ITCZ tetap bergerak sesuai jadwalnya. Dari sinilah puncak musim hujan tidak selalu ikut mundur meskipun awalnya terlambat.
Speaker A
[musik] Puncak musim hujan tidak akan datang serentak. BMKG memperkirakan puncak musim hujan tersebar di 3 bulan, yaitu Desember 2026, Januari 2027, dan Februari 2027. Pada Desember sekitar 36,94% luas daratan atau 155 zona musim mengalami puncak hujan, disusul Januari
Speaker A
untuk 162 zona musim atau 25,68% dan Februari untuk 190 zona musim atau 16,79%. [musik] [musik] Curah hujan di sebagian besar wilayah sekitar 69,76% luas daratan [musik] diperkirakan berada pada kategori normal. Hujan yang langsung mencapai fase puncak membawa risiko mulai dari banjir, banjir bandang
Speaker A
hingga tanah longsor. Karena itu, Fari mengimbau masyarakat terus memantau informasi terbaru BMKG dan meningkatkan kesiapsiagaan sejak sekarang.
Speaker A
[musik] [musik] [lonceng]
Topics:BMKGmusim hujan 2026El NinoITCZcurah hujanbanjirbanjir bandangtanah longsorkesiapsiagaanperubahan iklim











