Unboxing dan review dua unit Velos Hybrid tipe V, membahas fitur, mesin, dan keunggulan untuk rental dan penggunaan sehari-hari.
Key Takeaways
- Velos Hybrid tipe V menawarkan harga kompetitif dengan fitur hybrid yang efisien.
- Sistem pendinginan ganda dan pengereman elektrik meningkatkan performa dan keamanan.
- Posisi aki di belakang membantu umur aki lebih panjang dan mengurangi panas mesin.
- Desain dan fitur eksterior hampir sama dengan versi non-hybrid, memudahkan adaptasi pengguna.
- Mobil ini sangat cocok untuk rental dan penggunaan sehari-hari dengan efisiensi bahan bakar yang baik.
What the video covers
- Velos Hybrid tipe V baru datang dengan harga peluncuran Rp299 juta, cocok untuk rental mobil.
- Eksterior depan Velos Hybrid tidak berbeda dengan versi non-hybrid, hanya emblem HV yang membedakan.
- Mesin menggunakan teknologi yang sama dengan Toyota Yaris Cross, dengan sistem pendinginan ganda untuk mesin bensin dan listrik.
- Velos Hybrid menggunakan sistem pengereman elektrik yang tetap berfungsi saat mesin mati.
- Ukuran ban tipe V kini 205/50 R17, dengan fitur paddle lamp di pintu meskipun tipe paling bawah.
- Aki diposisikan di belakang untuk meningkatkan umur dan menghindari panas mesin.
- Velos Hybrid bukan facelift tapi varian baru dengan perbedaan utama pada emblem dan flooring karena baterai.
- Interior dan fitur hiburan masih mirip dengan model sebelumnya, belum ada Android Auto dan Apple CarPlay di tipe ini.
- Pengalaman berkendara Velos Hybrid terasa efisien dengan kemampuan akselerasi mudah mencapai 120 km/jam.
- Mobil ini dirancang untuk efisiensi bahan bakar dan ketahanan, cocok untuk penggunaan harian dan rental.
Chapters
- 00:00Kedatangan dan harga Velos Hybrid
- 01:15Perbedaan eksterior hybrid dan non-hybrid
- 02:38Sistem pendinginan mesin dan AC
- 03:40Detail mesin dan sistem kelistrikan
- 04:48Fitur eksterior dan ukuran ban
- 07:10Posisi aki dan ruang penyimpanan
- 08:19Perbedaan flooring dan baterai
- 09:25Pengalaman berkendara dan efisiensi
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Ya, akhirnya Velos hybrid-nya datang. Jadi, waktu kemarin waktu GJW harganya di-launching dengan Rp299 juta langsung ngiler ya. Maksudnya itu harganya bagus banget dapat hybrid, Velos pula gitu kan. Dan mobil kayak gini pastinya cocok buat direntalin ya. Jadi kemarin
Speaker A
kebetulan Autonet R car pesan dua ya. Datangnya hari Sabtu sore kemarin ya, sekarang tanggal 16 ya.
Speaker A
16, 16 hari Senin. Sekarang tanggal 16 hari Senin dan alhamdulillah baru diposting dua-duanya langsung sewa buat lebaran ya. Jadi ini nanti Rabu dikirim ke penyewanya ya. Jadi kalau misalkan kalian pengen sewa mobil buat lebaran di Autonet R car tinggal yang luxury-nya
Speaker A
aja. Masih ada Serenai Power, masih ada Foxy ya, terus masih ada apalagi lah nanti cek aja ke admin ya. Tapi yang pasti yang mobil-mobil kayak gini udah habis. Yang kita pesan itu yang tipe V.
Speaker A
Jadi tipe yang paling bawah dengan harga 29. Dan sekarang kalau kalian cek website-nya harganya naik jadi 308. Jadi naiknya sekitar Rp9 juta dibandingkan dengan pre-order. Dan waktu di GJAW kalau kalian pesan di hari-hari awal itu katanya sebelum lebaran udah nyampai
Speaker A
semua ya. Bahkan yang pesan tipe Q itu ada yang udah nyampai seminggu sebelumnya waktu gua posting ya. Jadi seperti ini unitnya ya. Jadi dari eksterior terutama di bagian depan antara yang hybrid dan bukan hybrid enggak ada bedanya sama sekali. Lampunya
Speaker A
sama, grill-nya sama. Cuma karena ini bukannya tipe Q ya, dia enggak ada kamera di bagian depan buat kamera 360-nya. Terus ke bagian bawah juga bumpernya sama ya, bawahnya juga sama, fog lamp-nya masih sama. Dan ini mobil semua dalam keadaan standar. Besok baru
Speaker A
kita pasangin GPS tracker sama descamp dari superpring ya biar penyewanya lebih aman. Kalau ada apa-apa di jalan bisa kelihatan dari descap. Nah, terus juga grillnya ini kalau kita lihat ya yang bolong itu cuma di bagian sebelah sini aja sama sebelah sininya. Sisanya ini
Speaker A
enggak ada yang bolong ya. Ini ada buat klakson. Ini juga kayaknya buat ini ya buat alarm ya. Dan kalau kita lihat di sini ya, yang sebelah kanan sini itu kayak kondensor. Yang sebelah kiri itu kayak radiatornya dan dikasih ini lagi
Speaker A
loh ini sampai ke bawah. Kita buka yuk daripada penasaran. Nah, ini kita lihat mesinnya dia sama seperti yang digunakan sama Toyota Yaris Cross which is good ya. Jadi untuk spare part dan reliability-nya itu enggak perlu diragukan lagi. Terus ini yang menarik
Speaker A
ya benar ya dia tuh ekstra fannya ada dua kiri sama kanan. Yang kiri itu buat kondensor AC-nya ya. Yang sebelah kanan itu radiatornya. Radiatornya kecil dia cuma segaris gitu doang ke bawah. Jadi dibikin kiri kanan. Kenapa bisa gua
Speaker A
bilang gitu? Karena waktu ini kan mobil lagi nyala nih sebenarnya tapi mesinnya mati. Nah, karena AC-nya nyala, kipas sebelah sini nyala nih. Makanya ini gua yakin nih pasti buat AC. Yang gua bilang tadi kan yang sebelah kiri kayaknya buat
Speaker A
kondensor, sebelah kanan buat radiator. Tapi pas kita cek lagi ternyata nih, lihat deh ini ada radiator ya. Di sini ada radiator lagi. Jadi dia coolennya ada dua, ada coolen yang kanan sama coolen yang kiri ya. Jadi dia pendinginnya ada dua lapis ya. Yang
Speaker A
paling depan kondensornya itu buat AC nih. Selang AC-nya. Yang belakangnya lagi radiator. Jadi buat pendinginan.
Speaker A
Nah, ini radiatornya dia masuk ke mesin. Jadi pendinginan buat mesin sama buat AC jadi satu ya, radiator sama kondensor.
Speaker A
Nah, di sebelah sini kayak ada semacam pendingin lagi ya. Nah, tapi kalau yang ini kalau kita lihat selangnya itu masuk ke pendinginan yang sebelah sini ya. Dan ini buat pendinginan mesin listriknya ya. Jadi selangnya dia masuk ke sini
Speaker A
sama ke bawah. Nah, yang satu lagi pendinginannya buat ke mesin bensinnya. Jadi, ada dua selang nih. Dan ini bisa bekerja bersamaan. Ini kebetulan yang ini lagi mati nih kipasnya jadi enggak muter. Yang ini muter ya. Padahal mesinnya mati tapi karena AC-nya nyala
Speaker A
dia tetap muter kipasnya ya. Jadi dia sistem pendinginnya ada dua kiri kanan. Nah, buat wire wipernya ada di sebelah sini ada ABS-nya juga.
Speaker A
ECUnya dia ditaruh di bagian sini dan dia enggak ada aki ya di depan ya. Jadi akinya ditaruh di belakang ya. Jadi sekilas tentang mesinnya seperti itu.
Speaker A
Dan kalau ada kayak selang-selang warna oren itu kabel high voltage-nya ditaruh di situ ya. Jadi dia four front wheel drive sebelah kanan elektrik motor sama transmisinya dia pakai ECVT tapi ECVT dia enggak pakai sabuk baja ya. Nah sebelah sini untuk engine-nya. Dan ini
Speaker A
sekarang engine-nya lagi mati tapi ada suara kipasnya doang. Noh ini selang AC-nya ya. Dingin dia sampai berair gitu loh saking dinginnya.
Speaker A
Terus kalau kita perhatiin juga yang menarik ya, dia pakai modul ABS ditaruh sini. Nah, terus di sini ada selang ke sebelah kanan tulisannya high pressure brake system. Jadi untuk pengeremannya dia hidroliknya itu pakai.
Speaker A
Nah, jadi untuk pengeremannya dia itu bukan pakai hidrolik yang diputar dari si mesin ya. Dia pakai elektrik di sini. Tujuannya apa? Kalau misalkan mesinnya lagi mati, kita ngerem, dia tetap bisa ngerem. Oke, jadi seperti ini dia tampilan luarnya ya. Ini
Speaker A
kita lihat pasti diplastikin. Iya desain velgnya masih sama. Dan sekarang tipe V dia pakai ukuran nih bannya 205/50 R17 bukan 16. Kan dulu yang tipe V yang bawah itu kan ada yang R16 ya, dia sekarang R17. Terus ke samping
Speaker A
dia chromnya tuh manjang sampai ke belakang. Nah, di sini ada tongolan tapi dia bukan kamera. Ini tuh buat paddle lamp. Jadi kalau misalkan lagi malam kita buka pintu, dia lampunya nyala ke bawah. Jadi meskipun tipe paling bawah tetap ada paddle lamp-nya. Talang air enggak
Speaker A
ada ya tinggal dikasih aja gampang. Talang air tuh gua baru sadar waktu gua ke Kalimantan kemarin. Pas hujan kita buka jendela. Kalau pakai talang air tuh lumayan membantu sih airnya biar enggak masuk ya. Di atas kita dapat roof rail
Speaker A
tapi ini plastik. Kalau misalkan mau dipakai dia ada ininya bisa dibuka ya. Baru nanti dibautnya ke bawah sini tapi tetap dikasih aksen. Sampai ke belakang.
Speaker A
Belakangnya juga sudah pakai rem cakram. Itu yang membedakan Velos dan Avanza ya. Kalau Avanza dia masih pakai tromol.
Speaker A
Nah, terus ke belakang ada shark fin antena. Spoilernya enggak ada. Tapi emang desainnya mirip kayak pakai spoiler gitu ya. Nah, wiper defoger belakang ada lengkap semuanya enggak dikurang-kurangin sampai ke bagian belakang. Tapi perbedaannya antara yang hybrid dan tidak hybrid itu cuma di
Speaker A
tulisan HV. Ada hybrid electric vehicle sama ini tipe V di bagian sini. Ya udah, sisanya semua sama. Ban serep masih ada, knalpot masih ada di sini ya. Terus ini juga lampunya di belakang ini belum LED ya, masih kuning warnanya. Oke. Nah.
Speaker A
Wih, dapat ini dapat payung. Nah. Belakangnya ini jadi lebih kecil ya karena yang sebelah kirinya kalau kita lihat itu jadi tempat buat naruh aki.
Speaker A
Jadi yang storage di sini jadi lebih kecil. Dongkrak masih ada. Ini juga ada. Untuk towing hook-nya kita coba buka di bagian sini. Ini kita buka. Nah, ini dia akinya pakai model aki kering ya.
Speaker A
Ditaruhnya di belakang. Gua senang kalau akinya tuh terpisah sama mesin. Karena salah satu musuhnya baterai atau aki itu kan panas ya. Jadi kalau ditaruh di belakang sini harusnya dia bisa lebih awet karena enggak kena panas dari mesin. Atau biasanya gua
Speaker A
tambahin jaket lagi tambahan akinya biar lebih awet. Jadi sebenarnya Velos hybrid itu sebenarnya bukan facelift ya, tapi kayak new varian. Hampir enggak ada bedanya sama sekali dari luar kecuali emblem hybridnya ya.
Speaker A
Ini masih sama enggak? Karena kalau malam itu gua suka lihat tuh Velos itu merahnya ini dia suka enggak rata nyalanya. Jadi ada bagian yang terang ada yang redup. Ada yang terang ada yang redup. Ya kalau siang-siang sih sekilas
Speaker A
rata ya. Yang ini paling nih. Ini terang. Ini agak redup. Ininya rata enggak? Kayaknya sih rata ya kalau dari penglihatan gua. Nah, yang membedakan antara Velos hybrid dengan non hybrid itu bisa dilihat dari flooring-nya ya di bagian sini nih. Jadi bagian sininya dia
Speaker A
tuh lebih naik ke atas tuh. Kenapa? Karena di bagian sini dia ada baterai. Baterainya itu di dalam di sebelah kiri kanan dan baterainya ini dia.
Speaker A
kabin enggak kena ke baterainya dia aman. Kecuali hybridnya yang ditaruh di bawah. Emang benar-benar desain bisa dipakai buat nyelem. ditaruh di kolong sasis ya. Jadi emang expos. Kalau ini kan dia enggak ditaruh di kolong sasis, ditaruhnya di dalam ya. Ada plus minus
Speaker A
sebenarnya. Plusnya biasa kalau ditaruh di bawah sini dia lebih gampang di maintenance ya. Dan yang kedua juga harganya bisa ditekan karena dia enggak perlu bikin shell yang gede yang anti air gitu ya. Dan yang ketiga juga cooling systemnya lebih gampang buat dia
Speaker A
bikinnya. Tinggal dikasih kipas saja. Nah, kalau misalkan taruh kolong bawah dia kelebihannya ee lebih tahan air ya.
Speaker A
Jadi kalau lewat banjir itu tenggelam pun juga biasanya enggak apa-apa karena emang udah desain buat itu. Terus yang kedua dia enggak makan space di bagian sini ya. Jadi emang benar-benar rata di kolong bawah. Dan yang ketiga biasanya minusnya dia lebih mahal karena dia
Speaker A
harus desain di bawah sasis begitu. Nah, dan ada resiko juga kalau misalkan kalian lewatin jalan rusak terus ketusuk gitu ya, baterai habitnya bisa rusak walaupun bawahnya dikasih armor tetap aja kan namanya juga di jalan. Oke, jadi sebenarnya ini harusnya lebih safe
Speaker A
ya, tapi tergantung namanya mobil jangan dilewatin banjir emang kapal gitu kan. Oke. Nah, AC-nya masih sama seperti ini bentuknya dan untuk yang tipe VII enggak dikasih rear monitoring belakang ya.
Speaker A
Jadi enggak ada layarnya ya. Cuma ada pun juga biasanya enggak kepakai sih. Dan AC-nya Velos sama Avanza yang baru ini dia tuh bentuknya lucu ya. Kipasnya ada di sini ya. Jadi kelihatan nih kalau kita pegang ini agak sedikit nyedot ya.
Speaker A
Jadi kalau misalkan e kita bongkar nih pasti ada kipasnya sama ada evaporatornya di sini. Habis itu dialirin ke bagian sini ya. Jadi kalau misalkan kita pengen turin bisa dibeginiin ya. Terus kiri kanannya diputar aja di sini. Nah cuma sayangnya
Speaker A
dia enggak bisa ditutup ya. Jadi kalau misalkan kalian pengen nyalain AC gitu kan ya udah kiri kanan harus semuanya sama. Tapi ini lebih bagus ya dibandingkan dengan model yang nongol gitu ya. Emang dia enggak sampai baris tiga tapi udah lebih bagus. Terus juga
Speaker A
di sini ada seat belt di atas ya. Ini kita rapiin dulu karena kalau enggak dirapiin suka bunyi dia. Terus bagian tengahnya sini dia ada head rest-nya. Jadi bisa buat duduk sama ada seatbnya juga kan. Tapi kalau kita pengin jadian amres nah tinggal dibuka
Speaker A
seperti ini aja udah jadi amres ya. Sebelah kanan dia punya cup holder di bagian atas sama bawah ya. Jadi ada dua biji. Belakangnya juga lumayan gede di bagian sininya. Soalnya power window-nya di belum all auto. Tapi kalau kita ke
Speaker A
bawahin dia hampir rata. Cuma di sini doang nih yang agak agak keluar tapi sisanya hampir rata. Dan untuk yang tipe V ini dia airbag-nya enggak ada en ya.
Speaker A
Jadi yang ada ene Q yang di atas. Jadi di sini pilarnya dia enggak ada airbag.
Speaker A
Terus kalau kita lihat juga dia ada tempat penyimpanan di bagian belakang sini sama kursinya itu dibikin mendelap ke dalam biar kayak kita lebih lega.
Speaker A
Karena dia bisa dimajuin sampai maju banget nih. Jadi kalau belakang pengin dapat yang super lega, tinggal dimajuin sampai kayak gini aja. Dia tuh agak sedikit mendelap ke dalam. Charger dia juga ada di bagian sini. Dia USBA dan sudah 2,1 amp ya. Jadi 12 volt 2,1 amp
Speaker A
sekitar 24 watt lah. Nah sekarang kita masuk ke dalam. Cuma ini kenapa masih diplastikin ya? Kita lepasin. Ini plastik-plastik. Gini, kalau kalian beli mobil baru biasanya tempat buat jual beli mobil second suka beli nih.
Speaker A
Nti dia bilang kilom rendah like you. Masih 10.000 km tapi masih plastikan. Kan sebenarnya logic aja harusnya enggak mungkin kan. Masa selama 10.000 km bertahun-tahun orang bawa mobil pakai begituan. Ah ramai juga gini kedagang.
Speaker A
Sekarang kita ada di dalamnya Velos Hybrid. Bedanya apa dengan Velos biasa? hampir tidak ada. Jadi kalau kalian perhatiin bedanya yang pertama tombol power-nya itu jadi warna biru. Terus selain itu di speedometer kalau nyala ya kalau lagi mati sih enggak kelihatan dia
Speaker A
tampilannya beda. Ini kita back. Nah ini average 8, km/l karena tadi kita lagi stock shoot ya. Berh banyak berhentinya tuh. EV driving ratio. Ada charge e power ya.
Speaker A
Oke kita bisa ganti desain ya. 1 2 3 4 Ah, kalau gua suka yang enggak kurang.
Speaker A
Kita pakai yang tiga. Enggak juga. Ah, ini aja lah. Dia sudah pakai auto lamp ya. Sebelah kiri juga wipernya dia belum ada auto wipernya. Terus cruise control enggak ada. Jadi yang sebelah kanan sini untuk audio ya. Ada drive
Speaker A
modenya. Mau sport atau power. Kalau sport nanti dia tengah-tangannya merah nih. Lihat deh. Set. Nah, jadi merah seperti ini. Kalau kita long press jadi e mode. Oh, lebih hijau ya.
Speaker A
Oke, kurang lebih seperti itu. E, setir sudah tilt dan teleskopic dan dia ada kulitnya ya. Kursinya lumayan enak loh.
Speaker A
Dia lumayan lebar ya. Sama kiri kanannya itu lumayan menopang dan dia itu campuran. Jadi, sebelah kiri kanannya kulit, yang tengahnya ini fabrik dan fabriknya ini dipegang cukup lembut ya.
Speaker A
Enak ya. Cuma dia warnanya hitam. Nah, sama di sini tuh ada putih-putihnya nih. Harusnya belakang juga dibikin putih-putih juga nih biar lebih cakep ya. Sama ada cup holder. Nah, bedanya juga ada EV mode di sini. Jadi kalau misalkan kita lagi penuh baterainya, mau
Speaker A
parkir bisa pakai EV mode. Enggak nyampai sekilo dia udah mati sih. Oke, yuk sekarang kita jalan-jalan. Gua kebetulan sudah menggunakan mobil ini waktu gua di Sumatera Utara kemarin.
Speaker A
Jadi sekarang pas kita coba ini harusnya rasanya enggak jauh beda. Let's go. Jadi Toyota Velos ini sekarang kan semuanya jadi hybrid. Enggak ada yang versi bensinnya lagi ya. dan gak ada yang versi manualnya, semuanya matic karena hybrid Toyota itu matic semua. Enggak
Speaker A
ada hybrid yang jadi manual. Nah, tipenya sekarang ada tipe V, Q sama QSS dan ada yang modelista juga ya dengan perangkat body kit modelista. Udah bedanya cuma itu doang yang V sama Q bedanya kalau kita lihat yang tipe Q dia
Speaker A
head unitnya beda. Dia lebih gede. Terus juga ada Android Auto sama Apple CarPlay-nya. Kalau yang ini masih belum ada. Jadi ya head unitnya kurang lebih sama kayak yang model sebelumnya ya. Dan ini belum ada Android Auto sama Apple
Speaker A
CarPlay. Adanya cuma screen mirroring aja. Nah, terus airbags-nya cuma dua bukan en seperti tadi gua bilang ya. Dan kamera 360 juga enggak ada. Kalau untuk layar di sini gua lupa antara yang model lista aja atau yang ini juga ada ya yang
Speaker A
tipe Q-nya ya. Tapi ini karena tipe V yang gua sebut-sebutin tadi itu jelas enggak ada ya. Tapi ya meskipun enggak ada udah cukup kamera mundurnya ada bisa membantu. Setirnya sudah kulit. Terus ada electronic parking brake, ada auto hold-nya juga ada wirel charger. Tapi
Speaker A
biasanya wirel charger jarang kepakai ya. Kenapa? Karena wire charger biasanya kalau enggak ada kipasnya itu bikin panas handphone. Terus juga spionnya dia bisa ngelipat seperti ini dan bisa dimasukin ke mode auto. Jadi kalau misalkan kita ngunci mobil dia bisa
Speaker A
otomatis ngelipat ya. spion dia belum auto diming ya, masih spion ng-edmnya biasa. Enggak ada kaca, enggak ada lampu, tapi di sebelah sini ada kaca.
Speaker A
Apakah ada lampu? Ada ada lampu. Lampu kuning seperti ini ya. Tapi yang bagian driver dia enggak ada. Nah, terus gimana rasanya si Velos ini? Rasanya sama persis kayak Velos yang kita kenal.
Speaker A
bantingan suspensinya, posisi duduknya ya, pedal-pedalnya, remnya sama gasnya pun juga sama persis ya. Jadi enggak ada bedanya sama sekali pas kita nyetir.
Speaker A
Handling-nya pun juga sama. Yang berbeda adalah rasa engine-nya. Nah, karena dia hybrid, ada motor listrik ya, jadi kita gas dikit. Nah, dia tuh enggak perlu nunggu buat si transmisinya nurunin gigi dulu. Dia langsung bisa digaspol cepat banget, ya. Jadi rasanya kayak mobil
Speaker A
listrik di 60 km/h ke bawah. Di atas 60 km/h ke atas itu langsung rasanya mobil bensin. Karena di atas 60 km/h mesin bensinnya lebih banyak bekerja dibandingkan dengan motor listriknya.
Speaker A
Jadi kayak gitu. Dan bagaimana dengan konsumsi bahan bakarnya? Gua udah coba kemarin di Sumatera Utara irit dia. Tapi ya enggak seirit Yaris Cross ya. Kalau Yaris Cross kan e dia lebih kecil ya dibandingkan dengan ini. Ini kan lebih
Speaker A
panjang seven seater pula gitu kan. Jadi waktu kita pakai itu buat dapetin 120 itu mudah sekali. Enggak perlu pakai effort udah bisa 120-an. Dan enaknya mobil hybrid itu dia kalau kita turunan dia tuh ngisi gitu langsung ya. Jadi
Speaker A
bisa dibilang ini mobil ini Velos yang kita kenal gitu. Jadi buat teman-teman yang biasa punya Velos pakai Velos tiap hari pindah ke Velos. Yang ini bisa dibilang enggak perlu penyesuaian cuma mesinnya jadi lebih bagus. Kalau yang pakai bensin biasa kan tenaganya ya soso
Speaker A
aja. Iritnya juga irit sebenarnya, tapi kalau dibanding sama yang hybrid ya jauh. Ini lebih irit. Kalau velos hybrid harus diirit-iritin dulu baru bisa enak gitu ya iritnya. Tapi kalau ini dipakai macet-macetan pun itu masih irit sekali.
Speaker A
Udahlah kalau hybrid Toyota enggak ada lawan lah. Belum ada lawannya kecuali plugin hybrid ya. Itu beda cerita. Cuma emang mobil ini mesinnya tuh masih berasa sih ya. beberapa mobil HB itu mesinnya halus sekali, tapi yang ini tuh masih ada rasanya. Jadi kalau mesinnya
Speaker A
nyala atau mati, pasti kita tahu kalau ini mesinnya lagi nyala atau mati. Dan yang kedua, kalau misalkan dia tiba-tiba harus ngecas gitu ya, dia nyalanya tuh RPM-nya cukup tinggi gitu. Jadi kerasa W gitu dan getarannya masih ada sampai ke
Speaker A
setir sampai ke kaki juga gitu. Kayaknya emang mesin hybridnya tuh dipakai buat ngejar efisiensi bukan keheningan ya.
Speaker A
Tapi ya jelas ya ini udah lebih hing dibandingkan dengan versi yang bensin. Nah, untuk storage juga storage ya kurang lebih masih sama ya. Di sebelah sini ada, sini juga ada ya. Tapi enggak terlalu besar. Ini ada storage juga tapi
Speaker A
kecil ya. Sama ya bagian sininya goyang-goyang ya. Dan di sini ada tempat penyimpanan belum soft opening juga.
Speaker A
Jadi kesimpulannya kalau kalian udah biasa nyobain Velos yang biasa yang bensin ketika pindah ke hybrid rasanya sama persis. enggak ada perbedaannya kecuali di engine dia lebih kencang, lebih irit, lebih smooth, pokoknya lebih baik dibandingkan dengan engine yang lama ya. Jadi buat teman-teman yang udah
Speaker A
beli Velo hybrid langsung aja komen di bawah seperti apa rasanya yaif. Sampai jumpa di vlog berikutnya. Semoga mudi kalian kali ini lancar, aman, dan menyenangkan. Bye bye.
Topics:Velos HybridToyota Velosmobil hybridreview mobil Indonesiamobil rentalmesin hybridsistem pendinginan mobilpengereman elektrikmobil keluargaharga Velos hybrid











