Skip to content

BUKAN CHERY! DAIHATSU ROCKY HYBRID JADI HYBRID TERMURAH INDONESIA!

Review lengkap Daihatsu Rocky Hybrid, mobil hybrid termurah Indonesia dengan fitur, harga, dan keunggulan dibanding kompetitor.

Key Takeaways

  • Daihatsu Rocky Hybrid adalah mobil hybrid termurah di Indonesia dengan harga Rp293 juta.
  • Mobil ini khusus untuk Daihatsu tanpa versi hybrid dari Toyota Raize di pasar Indonesia.
  • Fitur keselamatan dan kenyamanan ditingkatkan walau ada beberapa keterbatasan fitur modern.
  • Konsumsi bahan bakar sangat irit dengan teknologi hybrid e-Smart yang digunakan.
  • Desain dan fitur masih mempertahankan karakter Rocky standar dengan beberapa penyesuaian.

What the video covers

  • Daihatsu Rocky Hybrid resmi diluncurkan di GIIAS 2025 dengan harga Rp293 juta, lebih murah dari mobil hybrid lain di Indonesia.
  • Mobil ini hanya tersedia untuk Daihatsu, tidak ada versi hybrid dari Toyota Raize yang serupa.
  • Desain eksterior Rocky Hybrid hampir sama dengan versi standar, dengan beberapa perbedaan kecil seperti logo biru dan pelek ukuran 16 inci.
  • Fitur keselamatan ditingkatkan dengan 6 airbag dan electronic parking brake, namun rem belakang masih tromol.
  • Bagasi lebih luas tanpa ban serep, dengan ruang penyimpanan tambahan dan akses baterai dari kursi belakang.
  • Interior tetap ergonomis dengan ruang kaki dan kepala lega, namun material plastik keras dan tanpa armrest.
  • Fitur hiburan sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay, meski head unit belum bisa dinyalakan saat review.
  • Tidak ada fitur ADAS lengkap seperti lane keeping assist dan adaptive cruise control, hanya forward collision warning.
  • Mesin 1200 cc 3 silinder dipakai sebagai generator listrik dengan output diturunkan untuk hybrid.
  • Konsumsi bahan bakar sangat efisien, mencapai hingga 34 km/l pada standar Jepang JC08.

Answers

Questions about this video

Apakah Daihatsu Rocky Hybrid memiliki versi Toyota Raize hybrid di Indonesia?

Tidak, Rocky Hybrid hanya tersedia untuk Daihatsu saja dan tidak ada versi hybrid dari Toyota Raize yang dijual di Indonesia.

Apa keunggulan utama Daihatsu Rocky Hybrid dibandingkan mobil hybrid lain di Indonesia?

Daihatsu Rocky Hybrid menawarkan harga termurah di kelas mobil hybrid Indonesia dengan harga Rp293 juta serta konsumsi bahan bakar yang sangat irit hingga 34 km/l.

Fitur keselamatan apa saja yang dimiliki Daihatsu Rocky Hybrid?

Mobil ini dilengkapi dengan 6 airbag, electronic parking brake, sensor parkir, dan sudah memenuhi standar keselamatan Jepang, meskipun rem belakang masih menggunakan tromol.

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:00
Speaker A
Jadi kemarin gua bilang Charity Gocross itu adalah mobil hybrid termurah di Indonesia dengan harga 319 juta.
00:09
Speaker A
Ternyata keesokan harinya di tanggal 24 di GIIAS 2025 Daihatsu enggak mau kalah. Rocky Hybrid yang kemarin dari IGS tahun lalu udah dipajang akhirnya di-launching juga dengan harga Rp293 juta atau lebih murah Rp14 juta dibandingkan dengan Rocky yang ada
00:31
Speaker A
sekarang yang tipe tertinggi yang 1000 cc turbo. Nah, ini dia mobilnya. Cuma kalau kita lihat desain dan kawan-kawan, semua masih sama kayak Rocky yang kita kenal. Karena Rocky Raize dari tahun 2021 bahkan yang kemarin kan dari tahun 2020
00:48
Speaker A
ya itu di Jepang pun belum ada facelift-nya jadi di sana masih gitu-gitu aja. Tapi lucunya adalah Toyota itu enggak ngeluarin si Raize GR.
00:58
Speaker A
Jadi Rocky Hybrid itu khusus untuk si Daihatsu saja. Enggak ada Raize yang versi hybrid. Jadi kalau kalian dari Daihatsu eh ada Rocky hybrid lihat versi Toyotanya. Ah enggak ada enggak ada.
01:10
Speaker A
Jadi cuma khusus untuk Daihatsu saja. Sebenarnya di Jepang ada, tapi enggak masuk ke sini. Dan kalau kita lihat lagi ya, ini kan mobil CBU dari Jepang. Tapi ternyata yang diimpor itu bukan varian yang tertingginya. Dia adalah varian yang mungkin nomor dua atau nomor
01:24
Speaker A
tiganya kelihatan dari eksteriornya. Kayak misalkan kita lihat di sini ya. Harusnya ini ada DRL sama ada fog lamp tapi dia enggak ada. Jadi emang bukan tipe paling tinggi. Terus juga kalau kita lihat pelegnya kan ada yang versi two-tone atau warna hitam. Dia pelegnya
01:41
Speaker A
modelnya biasa aja ya, satu warna doang dan ukurannya 195/65 R16 bukan 17. Jadi bukan velg yang ukurannya besar. Nah, kemudian bedanya lagi kalau kita lihat di depan sini ada logo biru-birunya karena dia adalah e-Smart hybrid. Terus di sini ada tulisan e-Smart hybrid juga sama
02:00
Speaker A
di bagian bawah sini. Ini bukan kamera. Ini kaca buat ngelihat ke bagian bawah. Jadi kalau misalkan kita lagi parkir di Jepang kan tempatnya enggak terlalu besar ya. Biasanya ya dipepet-pepetin kadang-kadang ada selokan. Bisa lihat dari kamera di bagian bawah sini. Jadi
02:16
Speaker A
kalau dari eksterior dibandingkan dengan RCK yang kita kenal itu enggak jauh beda perintilan-printilan yang membuat dia beda dengan versi yang standar. Terus bagian belakangnya ini juga masih mirip kayak Rocky yang kita kenal di Indonesia. Bedanya ya kalau kita lihat
02:32
Speaker A
dari belakang di sini ya kamera mundurnya ini agak sedikit nongol ya. Jadi enggak terlalu rapi ya kamera mundurnya di sini. Terus ada sensor parkir 1 2 3 4 dikasih muffler tip juga jadi tetap kelihatan ada knalpotnya.
02:47
Speaker A
Terus logo Daihatsu-nya biru-biru sama ini yang lucu nih. Jadi dia sudah punya electronic parking brake tapi belakangnya dia masih pakai drum. Jadi dia sistemnya sama kayak e Mitsubishi Xpander yang masih pakai e-rem tromol tapi sudah pakai electronic parking
03:03
Speaker A
brake. Di mana di sini tuh di bawahnya ada aktuatornya lagi nih biasanya nih. Nah, dia aktuatornya bentuknya ke atas gitu ya buat si electronic parking brake-nya. Oke, kita buka bagian belakangnya ya. Dia juga udah ada defogger di belakang. Nah, bagasinya
03:19
Speaker A
kalau Rocky atau Raize yang kita kenal di Indonesia, pas dibuka bagian bawahnya ada ban serep. Ini ban serepnya hilang.
03:27
Speaker A
Jadi kita malah dapat storage yang cukup besar dan rapi, ya. Nih lihat ada tempat penyimpanan kanan kiri sama ini bisa dibuka nih isinya ada aki 12 volt.
03:38
Speaker A
Baterainya di mana? Jadi kalau kalian lihat di sini tuh kayak ada Nah, begini ya.
03:44
Speaker A
Karena di sini tuh ada baterai dan ada si e-tangki bahan bakar. Nah, cuma kalau baterainya kita bisa akses dari depan bagian tengah, kursi belakang ya. Yuk, kita tutup. Sama nih bagian sini beda nih. Plastiknya itu enggak sampai full
03:59
Speaker A
karena di sini tuh dikasih karpet biar lebih cow. Yuk, tutup. Nah, kita masuk ke bagian belakang ya. Pertama yang beda sama versi yang biasa, bukan yang hybrid.
04:12
Speaker A
Nah, di bagian bawah sini itu kayak ada ventilasi di mana itu untuk udara biar dingin ngademin baterai. Jadi, kalau misalkan baterainya panas, ada kipas bisa dikeluarin dan harus rajin-rajin dibersihin ya. Karena mobil hybrid itu kalau misalkan kotor itu bisa bikin
04:26
Speaker A
baterai hybridnya turun. Pas kita masuk ini sih rasanya enggak ada bedanya ya. Jadi meskipun di bawah kita ada baterai, pas kita duduk itu enggak ada bedanya.
04:35
Speaker A
Jadi kursinya masih sama ya. Ergonominya juga masih sama, leg room-nya banyak, head room-nya juga banyak. Jadi gak ada komplain. Tapi memang Rocky itu dia itu gak dikasih armrest. Door trimnya semua plastik keras, enggak ada empuk-empuknya sama sekali. Power window-nya juga belum
04:53
Speaker A
auto dan kita juga enggak dapat AC di bagian belakang. Nah, tapi kita dapat USB yang udah 2,1 amp charging tapi dia masih pakai USB type A belum yang pakai C. Di sini kita enggak ada penyimpanan, tapi yang di sebelah kiri ada, ya. Jadi
05:08
Speaker A
di belakang cuma begitu aja. Nah, yang beda sama Rocky yang kita kenal airbag-nya dia ada enam. Jadi enggak cuma di depan kanan kiri doang. Di pinggir jok juga ada. Sampai ke curtainnya di sini ada airbag-nya. Jadi panjanglah. Inilah yang penting. Harus
05:25
Speaker A
lebih safety dibandingkan dengan versi biasa. Dan tentu saja karena dia buatan Jepang, maka safety rating-nya juga udah ngikutin standar Jepang. Jadi harusnya secara uji tabraknya JNCAP-nya udah memenuhi standar Jepang kalau tidak dimanipulasi. Yuk, kita ke depan sekarang. Oke, kita sekarang masuk ke
05:42
Speaker A
dalam ya. Ini unik nih karena kalau kita lihat di bagian atas ini dia punya sensor yang sama kayak Raize. Di mana di Raize itu dia ada sensor buat ADAS kamera dua biji. Raize itu punya lane keeping assist sama adaptive cruise control.
05:57
Speaker A
Tapi di mobil ini tidak ada. Jadi setirnya ini masih pakai poli uretan, belum pakai kulit-kulitan gitu ya. Di kanannya ini kosong, enggak ada apa-apa, enggak ada tombol-tombol. Jadi si kamera buat ADAS-nya ini cuma buat ada bagian di sini tombol buat forward collision
06:14
Speaker A
warning tapi cruise controlnya enggak ada, lane keeping assistnya enggak ada. Bahkan kalau kita lihat tombol bawahnya buat ngatur head unit pun kayak volume, next song, previous song itu enggak ada sama sekali enggak ada. Yang ada tombol buat ngatur speedometer. Ya, ini agak
06:32
Speaker A
sayang sih, kenapa enggak dikasih aja sekalian kan ya tinggal dikasih tombol ya, alatnya udah ada ya mungkin IPS-nya ganti sama yang punya ADAS dan kawan-kawannya lah. Tombol buat ini tuh jadi downgrade karena di Rocky setahu gua dia udah punya tombol buat ngatur
06:48
Speaker A
head unit. Nah, terus kalau kita lihat head unitnya ini juga beda sama Rocky yang kita kenal. Dia lebih besar tapi masih ada kayak TV tabungnya di belakang ya. Dan dia sudah support sama Android Auto sama Apple CarPlay. Tapi sayangnya
07:02
Speaker A
ini gak bisa kita nyalain ya. Nah, ke bagian bawah sini masih sama ya. Dan Rocky itu sama Raize yang tipe bawah.
07:09
Speaker A
Rocky tipe atas ya. Raize tipe bawah itu sama tuh ada merah-merahnya di sini. Kita akan menemukan merah-merah ya. Di sini juga ada merah-merah ya. Joknya merah-merah ya. AC-nya dia sama seperti e Toyota Raize yang punya fitur auto tapi
07:23
Speaker A
dia bisa ngatur arah semburan sama ada defogger-nya ya. Tombol power-nya dia warnanya biru muda di sini. Jadi itu yang membedakan. Dan karena dia pakai baterai ya, hybrid ya, seringkali mesin ini enggak nyala. Yang nyala itu cuma kelistrikannya aja. Ke bawah dia enggak
07:41
Speaker A
ada wire charging, ada colokan 2,1 amp juga ya. Sama di sini ada colokan untuk 12 volt. Nah, tuas transmisinya seperti ini. Dan dia punya electronic parking brake beserta dengan auto hold-nya. Cup holder ada dua. Sampai sini pun juga
07:56
Speaker A
masih sama. Kursinya dia sudah punya pengatur ketinggian di sebelah kanan sini bisa naik turun ya. Lampu sudah ada autonya seperti ini. Dan setirnya oh dia belum telescopic cuma tilt steering aja.
08:11
Speaker A
Wiper belum auto, enggak ada pedal shifter. Sama kalau kita lihat speedometernya dia masih sama seperti Raize yang tipe tinggi ya. Digital tapi sebelah kanan buat speedometernya masih optitron. Nah. AC ada cup holdernya juga kanan kiri ya. Bagus. Sama tombol
08:28
Speaker A
di sebelah kanan sini dia ada pengaturan ketinggian lampu. Electronic stability control buat dimatiin sama buat parking sensornya bisa dimatiin juga biar enggak bunyi-buny.
08:42
Speaker A
gas dia akan ngerem sendiri gitu. Jadi enggak perlu injak pedal rem. Tapi gua mesti coba lagi ya. Karena beberapa mobil kayak misalkan ee i pedal atau e- pedalnya si Nissan itu tetap harus direm, enggak bisa dilepas sampai berhenti gitu. Door trim juga masih sama
08:58
Speaker A
seperti race yang kita kenal, Rocky yang kita kenal. Sor, warnanya ada merah-merahnya, tombolnya sama. Fitur autonya cuma ada di bagian driver saja ya. Sama enggak ada empuk-empukannya.
09:08
Speaker A
Sampai sini juga masih sama ya. Dan uniknya karena dia punya baterai bukan di bawah sini. Kalau Toyota kan biasanya di bawah sini ya. Nah, dia itu bawahnya karena kosong, kita tetap punya bisa naruh barang lah di sinil lah. Meskipun
09:20
Speaker A
bukan official buat naruh barangnya sih, tapi masih bisa. Sekarang kita ngomongin mesinnya karena sistemnya ini berbeda dengan punya Toyota yang bisa jadi hybrid series atau paralel. Dia hybridnya series seperti Nissan E Power.
09:34
Speaker A
Yuk, kita buka yuk. Nah, sekarang kita buka kap mesinnya. Jadi, dia mesinnya masih sama kayak mesin 1200 cc 3 silinder Rocky pada umumnya ya. Cuma yang membedakan outputnya diturunin karena mesinnya cuma jadi genset doang.
09:50
Speaker A
Nah, kalau kita lihat penampakannya juga beda ya. Bagian filter udaranya ada di bagian sini kanan. Atasnya tuh kayak ada cukup ya cukup inilah cukup lucu nih bentuknya meliuk-meliuk dan ada kabelnya sama mesin listriknya ada di depan FWD tenaganya 106 PS dan torsinya besar 170
10:11
Speaker A
Nm. 0 ke 100-nya mungkin adalah dhatsu yang paling kencang karena bisa tuntas dalam waktu 10 detikan aja ya. Jadi dibandingkan dengan yang versi turbo atau versi yang 3 silinder yang bensin, dia lebih kencang dan tentu lebih irit.
10:27
Speaker A
Yang menakjubkan menurut gua dari mobil ini adalah konsumsi bahan bakarnya. Bayangin mobil enggak terlalu besar, dimensinya kompak, enteng, dan punya motor listrik yang tenaganya ya efisien karena enggak terlalu besar, dia bisa mendapatkan konsumsi bahan bakar sampai 28 km/l.
10:46
Speaker A
untuk metode WLTC dan kalau JC08 yang versi Jepang itu bisa sampai 34 km/l. Wow. Padahal dia baterainya kecil loh.
10:57
Speaker A
Biasanya hybrid itu rata-rata di 1,4 sampai 1,8 kWh tapi yang ini dia cuma 0,7 kWh. Jadi baterainya cuma setengah dari hybrid biasa. Nah, sebenarnya enggak penting mau baterainya gede atau kecil. Yang penting adalah seberapa irit mobilnya ketika digunakan plus ya karena
11:16
Speaker A
baterainya kecil. Kalau misalkan kita butuh replacement itu juga harusnya lebih murah dibandingkan dengan Prius dengan Toyota hybrid ya. Dan baterai juga sudah pakai litium ion bukan eh nikel ya. Kalau Toyota kan masih pakai Nah, nikel mangan hidrit. Nah, pakai
11:33
Speaker A
nikel tuh yang ini litum ion. Terus kalau kita lihat bagian mesinnya juga bagian dalamnya belum dicat ya. Memang agak sedikit kurang rapi tapi mobil Jepang memang biasanya seperti itu biar lebih mudah kalau misalkan kita mau servis dan kawan-kawannya lebih
11:46
Speaker A
aksesibel. Oke sekarang kita tutup saja. Jadi itulah kurang lebih Daatsu Rocky Hybrid. Nah ini ada sedikit teori konspirasi ya karena dia kan pakai basisnya di Nga. Sebenarnya sama kayak yang dipakai sama Toyota Yaris Cross.
12:03
Speaker A
Tapi Yaris Cross dia pakai mesin 1500 cc hybrid. Sedangkan dia pakai mesin 1200 cc hybrid dan modelnya dia pakai esmart hybrid. Kira-kira Avanza Velos Xia kalau jadi hybrid apakah dia akan pakai mesin hybridnya sistem esmart hybrid ini atau
12:21
Speaker A
dia akan pakai sistem hybrid yang punya Toyota di Yaris Cross? Ya, itu gua juga masih bertanya-tanya kalau kalian lebih pilih mana mesin hybrid yang seperti ini yang lebih Rit atau pakai mesinnya Yaris Cross cc ditambah mesin hybrid? Pal,
12:37
Speaker A
gimana, Pal? Apanya? Ganti enggak? Sinilah, masuklah. Kalau Xenia keluar hybrid, lu, Xia ganti enggak?
12:44
Speaker A
Ganti, ganti. Ya, keluar hybrid mah ganti, Pak. Nah, tadi gua minta tolong, Palak la Pal coba cari info.
12:51
Speaker A
Iya. Kalau pesan sekarang nyampainya kapan? Desember katanya. Desember. Desember nyampai katanya. Oke. Masih lama ya?
12:59
Speaker A
Masih lama. Tapi ya enggak lama-lama bangetlah. Berarti kalau kita ngomongin hybrid murah di Indonesia sebenarnya masih cerrys.
13:04
Speaker A
Cerry tig cross betul. Karena pesan sekarang sudah bisa delivery. Oh tapi Dehatsu seninya Dehatsu Pak boleh.
13:13
Speaker A
Oh iya Dehatsu sahabat lu ya. Y WS gitu aja. Harga R93 juta itu hanya khusus pas di gas doang.
13:23
Speaker A
Betul. Jadi kalau kalian langsung langsung aja Heeh. kalau kalian suka berminat dengan Deatsu Rocky Hybrid bisa pesan sekarang nyampainya Desember ya.
13:31
Speaker A
Kapan lagi punya Deatsu JDM? Ah betul juga. Iya buatan buatan ini loh. Jadi enak duduk ya buatan Jepang loh.
13:41
Speaker A
Buatan Jepang. Ya wis itu aja vlog kita kali ini. Jangan lupa untuk like dan subscribe AI.
13:44
Speaker A
Sampai jumpa di video berikutnya. Bye-bye. [Musik]
Topics:Daihatsu Rocky Hybridmobil hybrid termurahmobil hybrid Indonesiareview Daihatsu RockyDaihatsu Rocky 2025mobil hybrid murahe-Smart hybridfitur keselamatan mobilmobil Jepang CBUGIIAS 2025

Get More with the SozAI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries, speaker detection, and unlimited transcriptions.

Or transcribe another YouTube video here →