Membedah sosok Soekarno: pejuang kemerdekaan atau antek penjajah, perjalanan hidup dan perjuangannya dari masa muda hingga proklamasi.
Key Takeaways
- Soekarno adalah sosok kompleks dengan sisi pahlawan dan kontroversi.
- Pendidikan dan lingkungan sosial membentuk semangat nasionalismenya sejak muda.
- Perjuangan Soekarno tidak lepas dari dinamika politik dan tekanan penjajah.
- Kolaborasi dengan Jepang merupakan strategi yang kontroversial namun bagian dari perjuangan kemerdekaan.
- Pemahaman ideologi dan organisasi menjadi kunci dalam membangun perlawanan terhadap kolonialisme.
What the video covers
- Soekarno dikenal sebagai pemimpin kontroversial sekaligus proklamator kemerdekaan Indonesia.
- Ia memiliki sisi gelap sebagai kolaborator Jepang dan dianggap bertanggung jawab atas kerja paksa Romusha.
- Lahir di Surabaya pada 6 Juni 1902, Soekarno mendapat pendidikan di sekolah Belanda yang langka bagi pribumi.
- Masa muda Soekarno penuh semangat nasionalisme dan perlawanan terhadap penjajahan Belanda.
- Soekarno aktif dalam organisasi Sarekat Islam dan menulis kritik terhadap diskriminasi kolonial.
- Ia mengembangkan ideologi sosialisme Indonesia yang dikenal dengan Marhenisme, menolak komunisme.
- Soekarno berorasi lantang melawan penjajahan dan mendirikan organisasi pelajar untuk perlawanan.
- Perjalanan hidupnya juga diwarnai hubungan pribadi dan pernikahan yang mendukung perjuangannya.
- Soekarno prihatin dengan perpecahan Sarekat Islam dan terus berjuang lewat tulisan dan orasi.
- Video ini merupakan episode pertama yang mengupas perjalanan penuh liku Soekarno hingga masa awal perjuangan.
Chapters
- 00:00Pendahuluan dan Gambaran Umum Soekarno
- 04:07Masa Kecil dan Pendidikan Soekarno
- 07:39Awal Pergerakan dan Pengaruh Sarekat Islam
- 10:51Aktivitas Organisasi dan Orasi Soekarno
- 17:30Perpecahan Sarekat Islam dan Kritik Soekarno
- 20:45Perjuangan Melawan Penjajahan dan Kolaborasi Jepang
- 25:39Masa Proklamasi dan Kontroversi Soekarno
- 26:12Kesimpulan dan Refleksi Perjalanan Soekarno
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Jika kita berbicara mengenai Soekarno, terdapat dua hal yang melekat pada dirinya. Satu hal, ia dikenal sebagai pemimpin diktator dengan segala sisi kontroversialnya. Namun, satu hal lainnya, Soekarno merupakan sosok yang berhasil membebaskan bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan. Se lagi.
Speaker A
Saya atau mati. Kalau tuan-tuan menyerang kami dengan pedang dan bom dan bedil dan meriam, maka kami akan melawan mati-matian, berkelahi mati-matian, dan yakinlah tuan-tuan tidak dapat mematahkan kami. Kami pasti dibantu Tuhan, kami pasti akan merdeka. Sang proklamator bangsa adalah
Speaker A
julukan yang memang cocok disematkan kepadanya. Namun, dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, Soekarno juga dikenal akan hal-hal lain. Bagi sebagian orang, dia adalah sang kolaborator Nipon, bahkan juga antek penjajah. Tak hanya itu, Soekarno juga dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas adanya romusa
Speaker A
atau kerja paksa yang menewaskan setidaknya ratusan ribu orang. Padahal di masa mudanya, dengan berbagai pemikiran serta pergerakannya, ia dikenal sebagai sosok yang sangat agresif terhadap penjajah. Lantas, siapakah Soekarno sebenarnya? Bagaimana kisah perjuangannya meraih kemerdekaan dan mengapa ia harus
Speaker A
bekerja sama dengan penjajah? Video ini adalah episode pertama mengenai kisah perjalanan Soekarno yang penuh liku-liku tantangan dalam meraih kemerdekaan. Mantap.
Speaker A
Pada tanggal 6 Juni 1902 di desa Peneleh, Surabaya, di saat fajar mulai menyingsing sebelum matahari mulai terbit, lahir
Speaker A
seorang anak, sang putra fajar. Dialah Kusno Sosro Soekarno, anak dari pasangan Raden Sukemi Sosrodiharjo dan Idayu Nyomanrai Sariben. Berbeda dengan kebanyakan rakyat pribumi yang miskin, yang hidup susah dan tertindas oleh penjajahan, yang memiliki keistimewaan sebagai anak seorang priyayi dapat menempuh pendidikan
Speaker A
di sekolah milik Hindia Belanda. Ada tahun 1908 misalnya, Kusno memulai pendidikannya di HIS Holland In School di Mojokerto dan kemudian pada tahun 1913 ia melanjutkan pendidikannya di
Speaker A
ELS. Soekarno berhasil masuk sekolah Belanda kelas 1 atau Eerste Lerschool di
Speaker A
Mojokerto. Tidak berbeda dengan anak-anak lain, Soekarno melewatkan masa kecilnya dengan bermain-main, mandi di kali, berkelahi, memancing ikan, dan menonton wayang. Sejak kecil, Kusno yang kemudian berganti nama menjadi Soekarno dikenal sebagai sosok anak yang pemberani, bahkan juga dikenal sebagai anak yang
Speaker A
memberontak. Diketahui ia pernah berpacaran dengan seorang gadis Belanda, padahal kala itu pribumi yang berhubungan dengan orang Belanda sangat
Speaker A
dilarang. Ayo S. B. Di umur yang sudah menginjak 15 tahun, sang ayah memindahkan Soekarno ke Surabaya, tempat tinggal sahabat karibnya,
Speaker A
yakni Cokro Aminoto, pemimpin organisasi Sarekat Islam. Di rumah Cokro inilah Soekarno tinggal. Di sana ia bertemu dengan para tokoh-tokoh yang kelak akan menjadi tokoh besar seperti Aun Alimin, Abdul Musono, K. Suwi hingga
Speaker A
Musuh rumah ini. Untuk bertokoh itu beriskusi t sebah i ser
Speaker A
perjuangan melawan penjajah. No sering Mat dankan mengikuti diskusi itu dengan semangat yang membara. Sejak itulah Soarno mulai banyak membaca buku tentang idei-i barat seperti nasionalisme, sosialis hingga
Speaker A
marxisme. Is anun per di jktia mengikutiakro kegiatan propaganda ikat Islam. Sro Aminoto ini sangat menginspirasi
Speaker A
Soekarno muda. Bah Si bung muda ini sering menirukan pidato Roko Aminoto yang saat itu memang dikenal sebagai sosok orator ulung. Begitu juga sang raja Jawa tanpa mahkota, dengan pidatonya yang berapi-api ia berusaha menyadarkan terhadap warga pribumi bahwa kita sedang dijajah oleh
Speaker A
Londo. Tanah ini sudah tidak lagi sepantasnya dipimpin oleh negeri Belanda, maka kelak tanah air kita akan menjadi sebuah negara dengan pemerintahan sendiri. Banyak hal yang dipelajari Soekarno di Surabaya, termasuk dalam memahami tentang nasionalisme. Sejak itulah Soekarno mulai bercinta dengan
Speaker A
nasionalisme. Di samping itu, Soekarno juga mengenyam pendidikannya di HBS, Hoger Burger School Surabaya. Di sana ia sering melihat adanya diskriminasi belajar antara rakyat
Speaker A
pribumi. Mulai sadar jika ternyata negerinya benar-benar dijajah oleh bangsa asing dan sejak itu pula Soekarno mulai
Speaker A
membenci dan berniat untuk melawan penjajahan Belanda. Maka dari itu, pada tahun 1918 Soekarno muda mulai aktif dalam sebuah organisasi Trikorodarmo, sebuah organisasi yang berlandaskan tiga prinsip seperti keagamaan, kesejahteraan serta nasionalisme. Hal ini kian memikat hati si bung muda
Speaker A
dengan harapan organisasi ini akan digunakan sebagai kendaraan untuk berjuang melawan penjajahan pemerintah Hindia Belanda. Dari sinilah perjuangan Soekarno
Speaker A
dimulai. Selama di dalam organisasi, gemar menulis. Pada tahun 1920 misalnya, dengan nama samaran Bima, ia sering menulis tentang diskriminasi Belanda
Speaker A
terhadap pribumi di harian Utusan Hindia. Hanya saja bagi pemuda seperti Soekarno, ia tidak akan nyaman pada satu tempat. Pada tahun 1921 Soekarno hijrah ke kota Bandung. Setibanya di Bandung, Soekarno menikah dengan Utari. Di tahun yang sama, Soekarno
Speaker A
melanjutkan pendidikannya di sekolah tinggi teknis Hogeschool Bandung atau yang kelak dikenal sebagai ITB Bandung. Di Bandung, Soekarno mulai bertemu dengan aktivis senior seperti Ki Hajar Dewantara, Cipto Mangunusumo, dan Dasa Mahwanya. Si bung muda sering
Speaker A
tidak masuk saat kuliah sedang berlangsung. Alkisah saat si bung muda keliling ke desa-desa, ia bertemu dengan sosok petani. Petani itu memiliki tanah yang luas, namun ia tetap miskin akibat sistem penjajahan kolonial Belanda. Petani itu bernama Marh. Terinspirasi dari sosok Marh ini, Soekarno pun merumuskan ide sosialis ala Indonesia
Speaker A
yang kelak dikenal dengan Marhenisme. Pertemuannya dengan petani ini semakin membuka hati Soekarno akan kejamnya kolonialisme Belanda. Soekarno menegaskan bahwa ia seorang kiri, seorang sosialis, tetapi bukan komunis. Dari teori Marx, ia hanya mengambil perlawanan secara konsekuen terhadap kapitalisme dan imperialisme
Speaker A
yang telah menyengsarakan jutaan kaum yang lemah dan tertindas. Pada tahun 1922, dalam sebuah rapat terbuka radikal konsentrasi di Bandung, Soekarno berorasi lantang tentang kekejaman Belanda dan mengusulkan akan adanya gerakan nonoperatif melawan pemerintah. Orasi Soekarno ini diikuti ratusan orang. Sebagai akibatnya, rektor
Speaker A
THS Bandung, Prof. Oper,
Speaker A
menegur dan terus menyelesaikan studinya di kampus tersebut. Meski begitu, Soekarno mulai mendirikan organisasi Algemene Study Club yang diisi oleh pelajar-pelajar pribumi untuk melawan organisasi berdarah Hondo. Sejak itulah Soekarno dikenal luas oleh banyak orang dan selalu menjadi topik perbincangan para
Speaker A
aktivis dindas oleh sistem kolonial. Apakah saudara-saudara? Hanya saja dalam setiap perjuangan akan ada saja penghalang yang menantinya. Namun hal inilah yang akan menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi sosok si bung muda. Bagino perjuangan menjadi nomor sat istrinya. Iilaium dewasa, Soekarno butuh
Speaker A
sosok istri yang mampu menemani dirinya untuk
Speaker A
berjuang. Kita telah mengetahui sejak Soekarno di Bandung ia bertempat tinggal di sebuah kos milik Haji Sanusi dan Inggit Garnasih. Lambat laun Soekarno dekat dengan Inggit dan kemudian setelah Inggit bercerai sekaligus setelah
Speaker A
Soekarno menceraikan istrinya Utari pada tahun 19, menikahi Inggit. Mengingat Inggit dulunya sering ditinggal oleh Haji Sanusi suaminya sebelumnya, Inggit Garnasih inilah yang nantinya akan menjadi sosok istri yang menemani Soekarno di awal masa perjuangannya. Kita di sini untuk membicarakan organisasi Kitakat Islam.
Speaker A
Jangan sampai Kitakat Islam menjadi seperti yang hanya menjadi komedi. Sejak tahun 1923-an terdengar center bahwa organisasi Sarekat Islam terpecah menjadi dua, si merah yang dipimpin Smaun dan si putih yang dipimpin oleh Cokro Aminoto. Pada tahun 1924 si merah berubah
Speaker A
menjadi Partai Komunis Indonesia atau PKI. Soekarno sangat prihatin akan perpecahan Sarekat Islam yang digerakkan oleh gurunya dan juga sahabatnya dulu. Soekarno mengkritik hal itu. Maka dari itu, pada tahun 1926 dalam sebuah surat kabar terbitan Suluh Indonesia Muda, Soekarno menulis tentang
Speaker A
nasionalisme, Islam, dan marxisme. Dalam hal ini, Soekarno ingin menyatukan.
Speaker A
dalam persidangan terdiam membisuiersah bagi para aktivis plo Bung Karno ini sangat memotivasi mereka untuk selalu berjuang tanpa henti melawan Belanda bahkan banyak media Ma yang memberitakan tentango Bung Karno ini berita pun cepat menyebar hingga lintas internasionaleskiitu Pemerintah India
Speaker A
Belanda tetapemenjar bulan pertama ia mengalami isolasi tidak boleh bertemu siapun termasuk istrinya Inggit garnas namun dinding penjara tidak dapat memadamkan Semangat perjuangan seperti diinginkan oleh pembesar-pembesar kolonial dengan berbagai cara Sukarno berhasil menghubungi kawan-kawan seperjuangan melalui Inggit garnasi sang istri yang
Speaker A
setia pemenjaraan Bung Karno ini Tentunya mengakibatkan reduknya pergerakan para aktivis Bagaimana mungkin kala itu Bung Karno memang dikenal sebagai simbol perlawanan pergerakan mulai redup begitu juga PNI pemerintah Belanda berupaya untuk membubarkan PNI dan benar saja pada tanggal 25 April 1931 PNI terpecah
Speaker A
menjadi dua PNI baru pimpinan Muhammad Hatta dan partindo atau Partai Indonesia pimpinan Sartono setelah 2 tahun mendekam di dalam penjara pada tanggal 31 Desember 1931 Soekarno bebas setelah bebas Soekarno lebih memilih untuk bergabung dengan partindo Soekarno kali untuk membangun
Speaker A
kekuatan politiknya namun di masa itu ia sempat terlibat polemik dengan Bung Hatta tentang carait untuk melwan kolonialisme sementara Muhamad Hatta lebih memilih pendidikan yang didahulukan tanpa pendidikan perjuangan akan terhenti sebab akan ada saja para aktivis yang dipenjara bahkan dibuang
Speaker A
oleh Hindia Belanda Dan harapannya para aktivis yang terdidik inilah nantinya yang akan memimpin [Musik] meljutkan perjuangannya unuk Mel kolonialis dan suatu hari nanti keduanya akan dipertemukan kali suatu momen yang sangat penting bagi [Musik] Indonesia sekalipun pernah dipenjara 19emah
Speaker A
handaas Soekarno keaueski begitu soarno gentarinya di Manun berada I akan terus berjuang dan terus mencari pengalaman sebagal untuk Indonesia kelak di Pulau soarnoaiendal tent pemikiran is [Musik] dikisahkan hampirtiap hari sono sering Meren di baah pohon sukun perenungannya soekarnoulai menulistiran-butiran dasar
Speaker A
negara yang kelak akan dikenal sebagai Pancasila pada tahun 1938 di Pulau Tengah terjadi wabah penyakit malaria soekno punkenaampak dari waherseb Belanda pun akhirnya memindahkan Soekarno ke Bengkulu di Bengkulu Soekarno mulai aktif mengajar di sekolah Muhammadiyah selama mengajar inilah ia
Speaker A
bertemu dengan salah satu murid perempuan cantik yang bernama Fatmawati yang mana kelak Soekarno akan menikah dengannya siapa nama kamu fmawati Pak Bapak Fatmawati bekerja di perusahaan Belanda dan dipecat hanya karena Dia anggota Muhamad Selain aktif mengajar Ia juga sering menuliskan
Speaker A
pemikiran-pemikirannya tentang keislaman di majalah Panji Islam yang terbit pada tahun 1940 namun tulisan ini mendapat kritikan dari beberapa ulama besar seperti Haji Mahfud Siddiq Muhammad Natsir dan lain-lain satu hal yang pasti Soekarno Tengah mengetahui jika kondisi dunia sudah mulai bergeser Jerman mulai
Speaker A
menyerang wilayah blok sekutu dan Jepang mulai bergeser ke blok poros ia tidak akan melawan pemerintah indindia Belanda dengan habis-habisan karena Soekarno tahu Belanda akan pergi dari tanah airnya dan tentunya Soekarno harus mempersiapkan segala sesuatunya untuk melawan sang penjajah baru yang kelak
Speaker A
akan mengaku dirinya sebagai saudara tua yakni daainipon [Musik] Mei 1940 Jerman mulai menyerang Belanda sontak sebagian besar militer Belanda di India Belanda dikerahkan ke Belanda sisanya akan menjaga wilayah Hindia [Musik] kondisi ini Tentunya menjadi angin besar bagi para pemuda pergerakan begitu juga
Speaker A
bagi Bung Karno satu sisi ini adalah kesempatan namun di sisi lain ter di tanggal 7 Desember 1941 sebanyak 360 pesaat Jepang menghantam per Harbor Markas Besar Angkatan Laut Amerika sekaligus sebagai pintu masuk ke Asia tentunya peristiwa ini menjadi tanda
Speaker A
jika Jepang akan menginvasi [Musik] indonesiaember8 Japanese arm Driving South crushing westernonial for their hanya beberapa hari di bulan Januari 1942 Jepang sudah memasuki wilayah Tarakan 1 Maret 1942 puluhan ribu pasukan Jepang pimpinan Jenderal hitoshi Imamura sudah menguasai seluruh wilayah Indonesia
Speaker A
termasuk Jawa memang Belanda Sudah menyerah kepada Jepang hanya saja mereka tidak akan menyerahkan Soekarno sebagai tokoh yang penting kala itu mereka tahu jika Soekarno pasti akan dicari Jepang demi kampanye militernya oleh karenanya Belanda membawa Soekarno dan keluarganya dari Bengkulu yang
Speaker A
Rencananya akan dipindahkan ke Australia namun pada bulan Juli 1942 militer Jepang dengan cepat dapat menemukan Soekarno pemerintah daain Pon berusaha menjadikan Soekarno sebagai tokoh yang memimpin propaganda Jepang demi suksesnya perang Pasifik di sinilah tantangan Soekarno dimulai militer Jepang sangat kejam dibandingkan
Speaker A
Belanda jika Belanda menghukum orang melalui undang-undang jepangru akan mengeksekusi dan bahkan akan berakibat fatal diilah Soekarno mulai berpikir jikaa tidak beja sama dengan Jepang maka Jepang akan membasmi seluruh rakyat [Musik] Indonesia kan untuk bekerja sama dengan Jepang Hal ini juga disetujui oleh
Speaker A
Muhammad Hatta kiaajar Dewantara hingga Buya Hamka hanya saja golongan Pemuda seperti Sahrir Amir kirul Saleh Wikan dan lain sebagainya menentang hal itu bagi mereka rakyat Indonesia harus melawan fasisme Jepang namun Sukarno menisnya pasalnya rakyat Indonesia tidak punya militiki
Speaker A
apa memiliki pengalam bertemp hal ini tentunyaru akan mengakibatkan korban yang lebih banyak perdebatan memang berlangsungukup [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] pjang tugas golongan Soekarno atau golongan tua akan bekerja sama dengan Jepang dan bernegosiasi untuk diberikan kemerdekaan dan golongan muda akan
Speaker A
bergerak di bawah tanah hanya saja selalu akan ada yang [Musik] dikorbankan kedatangan Jepang di Indonesia disambut baik oleh sebagian besar rakyat Indonesia dengan propagandanya 3A Nipon cahaya Asia Nipon pelindung Asia Nipon pemimpin Asia Jepang mengaku dirinya sebagai saudara tua padahal propaganda itu hanya
Speaker A
demi kepentingan perangnya melawan sekutu hanya saja propaganda ini tidak maksimal akhirnya pemerintah Nipon meminta kepada Soekarno dan para pemimpin lainnya untuk membentuk suatu organisasi untuk menggalang masa pendukung Nipon sebagai imbalannya suatu hari nanti Nipon akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia para
Speaker A
pemimpin menyetujui hal itu akhirnya pada tanggal 16 April 1943 Soekarno kiaaj Dewantara Mas Mansur dan Muhamad Hatta membentuk organisasi Putra atau Pusat Tenaga rakyatwnya harusl akuorang k aku bernama anak yang durhaka putra putra putra Nipon mempropagandakan Putra sebagai suatu organisasi pengabdian
Speaker A
kepada kaisar demi kesuksesan melawan sekutu Namun ternyata Jepang hanya menggunakannya sebagai tangan panjang untuk merekrut rakyat agar ikut kerja paksa atau rusa [Musik] sangat mengetahui jika kerja paksa ini akan mengakibatkan korban jiwa namun daripada melawan yang dinilai akan
Speaker A
mengakibatkan lebih banyak korban jiwa Soekarno dengan berat hati menyetujui adanya romusa akhirnya dari desa ke desa romusa dipropagandakan bahkan Soekarno dengan pidatonya yang berapi-api juga mempropagandakan romusa bekerja bekerja bekerja semua sudah bersatuin pabrik berunar Puh tenaga dan kendatu gur
Speaker A
hancuru marilah saudara-saudara kita mulai bekerja sekarang kepalkan saudara punya tangan semuanya Mari kita dengungkan bersama-sama seman kita tirukan perkataan [Musik] sayakanah di sinilah Soekarno mulai merasakan kepedihan meski begitu Soekarno mempunyai alasan sebagaimana dalam sang penyambung lidah Rakyat karya cind Adams
Speaker A
Soekarno mengetahui bahwa m yang dikir ke [Musik] burmaanis selamat sesungguhnya memang Akulah Soekarno yang mengirim mereka kerja paksa ya memang Akulah orangnya aku menyuruh mereka berlayar menuju kematian ya akulah orangnya Bahkan aku sempat difoto dengan gambar aku dekat Bogor dengan bertopi di
Speaker A
kepala dan cangkul di tangan untuk menunjukkan betapa mudah dan enaknya menjadi seorang roh Musa mengerikan sekali ini membikin hati di dalam seperti diemuk-remuk aku sadar memang inilah jalan satu-satunya sekali lagi dari perataan Bung Karno ini sudah sangat jelas jika
Speaker A
memang tidak ada pilihan lain jika melawan akan lebih banyak lagi korban yang berjatuhan meski begitu sonoendiam hatwara Buya Hamka pun juga mendukung keputusan Bung Karno melalui ceramah-ceramahnya Buya Hamka juga mengkanyakan untuk mendukung Jepang dalam melawan sekutu kemenang Akir pasah di untuk
Speaker A
menegkanemakmuran [Musik] di sekalipun hal ini ditentang oleh golongan muda seperti Syahrir pada akhirnya mereka tidak munyai opsi lain selain melawanahun per dan hatunangan [Musik] jearang jug harap-harap cemas akan propaganda Jepang Ia terus bertanya-tanya kapan penjajahan ini usai di akhir tahun 1942 Jepang sudah
Speaker A
mulai mengalami kemunduran dalam Perang Pasifik kekalahan demi kekalahan terusmenerus terjadi pemerintah Nipon pun memanggil Soekarno dan Hatta Nipon mengajukan permintaan agar rakyat Indonesia dilatih militer untuk kepentingan perang Pasifik sebagai imbalannya Nipon akan memberikan kemerdekaan Indonesia awalnya Soekarno menolak setelah berdiskusi panjang
Speaker A
akhirnya Soekarno menyetujui hal itu atas inisiatif Gatot mangkup raja pada tanggal 3 Oktober 1943 dibentuklah satuan militer pembela tanah air atau yang kita kenal sebagai peta harapannya peta akan dikerahkan dalam perang jika sekutu menyerang Indonesia bagi Soekarno suatu hari peta
Speaker A
akan bisa difungsikan sebagai militer Indonesia jika Indonesia sudah merdeka namun Jepang tak kunjung memberikan kemerdekaan kepada Indonesia tetapi pada tanggal 8 September 1944 Jepang memberikan kewenangan kepada Indonesia agar mengibarkan bendera merah putih meski hanya di Jawa saja pada hari itu
Speaker A
diperkenankanlah berkibar bendera kebangsaan kita sang merah putih dinyanyikan lagu Indonesia Raya berita ini menyebar ke seluruh pulau Jawa akhirnya para golongan Syahrir dan kawan-kawan mendesak kepada Soekarno agar segera mengakhiri kerja sama dengan Nipon namun Soekarno menolak karena dikhawatirkan akan ada pertumpahan darah
Speaker A
baik Hatta maupun Soekarno hanya ingin kemerdekaan yang selamat dengan hati yang terharu kami menerima pengumuman bahwa kerajaanon memperkenankan kemerdekaan segenap bangsa Indonesia di kemudian hariantai terusmenerus mendesak kepada Jepang agar segera diberikan kewenangan untuk kemerdekaan dan benar saja pada tanggal
Speaker A
29 April 1945 Bung Karno dan sejumlah tokoh dipercaya oleh Nipon untuk membentuk badan Persiapan Kemerdekaan yakni BPU PKI atau badan penyelidik usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 1 Juni 1945 Dalam sidang BPU PKI Soekarno mengusulkan poin-poin dasar pendirian Negara
Speaker A
Republik Indonesia yang kini disebut sebagai Pancasila dan pada tanggal 7 Agustus kemudian nama BPU PKI diganti menjadi PPKI atau Panitia kesiapan kemerdekaan yang diketuai oleh Soekarno di sinilah berbagai persiapan yang menyangkut kemerdekaan mulai dikcarkan oleh Soekarno dan anggota PPKI termasuk
Speaker A
undang-undang dasar negara atau UUD 19 45 di lain sisi 6 Agustus 1945 Amerika meluluh lantahkan Kota Hiroshima Jepang dengan bom atom akhirnya pada tanggal 8 Agustus 1945 menjelang tengah malam Soekarno Hatta dan Rajiman Wido diningrat dibawa oleh pemerintah
Speaker A
daainipon ke Dalat Vietnam dan pada tanggal 12 Agustus ketiga tokoh bangsa ini bertemu dengan Marsekal hisichi teraui Panglima Angkatan perang Jepang dalam pertemuan itu Jenderal terochi menyampaikan kondisi Jepang yang sudah di ujung tanduk terlebih setelah hancurnya Kota Hiroshima dan Nagasaki ia
Speaker A
memberikan kewenangan kepada Soekarno untuk memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus 1945 mendatang namun sekembalinya ke Jakarta justru terjadi berbagai polemik pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu berita ini pun menyebar luas hingga terdengar oleh golongan muda
Speaker A
termasuk Syahrir Mereka pun segera mendesak kepada Soekarno Hatta untuk sesegera mungkin memproklamirkan kemerdekaan Indonesia namun Soekarno menolak karena kemerdekaan Indonesia sudah direncanakan pada tanggal 24 Agustus Golongan muda pun sangat muak dengan sikap Soekarno yang masih saja Menurut kepada Jepang aku harus
Speaker A
bicarakan ini dulu kepada laks untuk apa lagi untuk memastikan semua ini nipong masih kuat di sini nipong sudah kalah Kalah mereka masih bisa angkat senjata Sahir cukup pada tanggal 16 Agustus 1945 Soekarno dan Hatta diculik oleh golongan muda ke Rengas Dengklok dengan tujuan
Speaker A
proklamasi agar segera dilakukan perdebatan panjang pun terjadi padahal di tanggal itu akan ada sidang PPKI untuk membahas tentang kemerdekaan kalian boleh menilai aku berseberangan dengan Bung K dan Bung Hatta tapi jika kalian inginkan Indonesia merdeka bawa mereka kembali ke
Speaker A
Jakarta bawa mereka kembali Ahmad Subarjo pun menjemut Soekarno dan Hatta ke Rengas Dengklok di hari yang sama malam harinya Soekarno Hatta dan Ahmad Subarjo diundang oleh laksamana t Maida ke rumahnya dengan keberaniannya Maida memberi jaminan keselamatan kepada Indonesia dalam
Speaker A
memproklamirkan kemerdekaannya tidak butuh waktu lama Soekarno Hatta dan Ahmad Subarjo menulis teks proklamasi di rumah Maida hingga tengah malam dan esok harinya pada tanggal 17 Agustus 1945 rencananya Soekarno dan Hatta akan memproklamirkan kemerdekaan Indonesia di depan rumah Soekarno di jalan pegangsan
Speaker A
Timur Nomor 56 Jakarta setelah kedatangan Bung Hatta di depan ribuan rakyat Indonesia tepat pukul 1000 Waktu Indonesia Barat 17 Agustus 1945 atas nama bangsa Indonesia Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia proklamasi Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan
Speaker A
Indonesia hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya Jakarta 17 Agustus 1945 atas nama bangsa Indonesia Soekarno [Musik] apaa dengan mata yang berkaca-kaca akhirnya Soekarno berhasil memerdekakan rakyat Indonesia kini rakyat Indonesia sudah
Speaker A
terbebas dari penjajahan ratusan tahun lamanya hanya saja bagi Soekarno kemerdekaan Indonesia bukanlah Puncak perjuangannya ini hanyalah awal perjuangannya untuk Indonesia pada akhirnya kisah Soekarno tidak berakhir di sini ke depannya Soekarno kembali akan menghadapi negara yang pernah menjajah Indonesia siapa
Speaker A
lagi kalau bukan Belanda dan Soekarno akan berjuang dengan caranya sendiri menghadapi mereka hanya saja bagi pemimpin seperti Soekarno akan ada saja Sisi kontroversial yang menyertai dirinya dengan kata lain Soekarno juga memiliki sisi kelam di balik topengnya sebagai sang
Speaker A
proklamator pembasmian pemberontakan yang dinilai terlalu brutal hingga pembungkaman terhadap oposisi Kian mewarnai pemerintah yang nantinya akan dikendalikan oleh Soekarno maka Pagal tidak mendhakai mendela agreen yang mendurhakai mendela agreenalah Tengku abdurah Ante daripada imperialisme Lembah Tirani yang mewarnai sendi-sendi sosok Soekarno seakan
Speaker A
membuat kita akan terlupakan sejenak daripada sosok Soekarno yang dikenal sebagai sang Proklamator Sisi kelam sosok Bung Karno itulah judul yang cocok untuk episode selanjutnya merdeka [Musik] [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik]
Topics:Soekarnopejuang kemerdekaanpenjajahan Belandakolaborator JepangRomushanasionalismeSarekat IslamMarhenismeIndonesia merdekasejarah Indonesia











