Review lengkap Mitsubishi Xpander HEV, membahas mesin hybrid, konsumsi bahan bakar, desain, fitur interior, dan kenyamanan kabin.
Key Takeaways
- Xpander Hybrid menawarkan efisiensi bahan bakar tinggi dengan performa mesin hybrid yang seimbang.
- Perubahan desain minimal pada eksterior, fokus pada penambahan emblem dan aksen biru sebagai pembeda.
- Fitur interior modern dan kenyamanan kabin yang baik untuk penumpang baris kedua dan ketiga.
- Teknologi dan fitur keselamatan seperti full disc brake, electric parking brake, dan auto hold sudah tersedia.
- Mesin hybrid dan motor listrik menghasilkan output torsi yang setara dengan mesin 2.5 liter konvensional.
What the video covers
- Mitsubishi Xpander Hybrid menggunakan mesin 4A92 1600 cc dengan tenaga 94 hp dan torsi 134 Nm, dipadukan motor listrik 114 hp dan torsi 255 Nm.
- Konsumsi bahan bakar impresif, mencapai 21 km/l di luar kota, 17 km/l dalam kota, dan rata-rata 19 km/l.
- Desain eksterior hampir sama dengan Xpander Ultimate, hanya ada tambahan emblem Hybrid Electric Vehicle dan aksen biru di beberapa bagian.
- Fitur pengereman full disc brake depan dan belakang, serta velg 17 inci dengan profil ban 205/55.
- Interior dilengkapi dengan setir mirip Xforce dengan tombol cruise control, panel instrumen full digital, dan head unit dengan Android Auto.
- Tuas transmisi model futuristik dengan 7 mode berkendara, electric parking brake, dan auto hold.
- Material interior kombinasi hard plastik, soft touch, aksen karbon, dan kulit sintetis warna coklat tua.
- Kabin belakang memiliki konfigurasi kursi yang nyaman dengan reclining, colokan USB tipe C, dan AC untuk baris kedua.
- Kapasitas bagasi tetap sama dengan lipatan kursi 50:50, tanpa power back door.
- Fitur spion tengah auto dimming dan akses Smart Key tetap dipertahankan.
Chapters
- 00:00Pengenalan Mitsubishi Xpander Hybrid
- 00:56Spesifikasi Mesin dan Tenaga
- 01:37Konsumsi Bahan Bakar
- 02:21Desain Eksterior dan Perbedaan
- 03:14Bagian Belakang dan Fitur Eksterior
- 03:49Fitur Pengereman dan Aksen Biru
- 05:30Fitur Interior dan Smart Key
- 06:06Panel Instrumen dan Head Unit
- 07:00Kontrol Transmisi dan Mode Berkendara
- 08:46Material Interior dan Fitur Tambahan
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Nah, ini kan yang kalian tunggu-tunggu di Indonesia. Ini dia Mitsubishi Xpander Hybrid, dan apa aja yang membedakannya dengan Xpander yang ada di Indonesia. Mari kita review.
Speaker A
Oke, yang udah pasti beda dari mesinnya tentu karena kalau yang mesin bensin itu kode mesinnya masih 4A91, kalau yang Hybrid ini udah 4A92, masih 4 silinder tapi naik cc-nya 1600 cc sekarang.
Speaker A
Soal tenaga mesinnya sendiri itu meluarkan tenaga 94 horsepower dengan torsi hingga 134 Nm. Memang kecil karena Atkinson cycle, dan jika digabungkan dengan motor listriknya yang dapat mengeluarkan tenaga sebesar 114 horsepower dengan torsi hingga 255 Nm, impresif.
Speaker A
Emang outputnya karena itu output torsinya ya, torsinya itu torsinya itu torsi mesin 2.500 cc, tapi yang lebih impresif adalah konsumsi bahan bakarnya dengan keluaran tenaga sebesar itu.
Speaker A
Xpander Hybrid ini masih bisa mencetak angka konsumsi sebesar 21 km/l untuk rute luar kota, dan dalam kotanya itu 17 km/l. Jika digabungkan rute luar kota dan dalam kota, dia bisa mencetak hasil konsumsi bahan bakar sebesar 19 km/l.
Speaker A
Itu impresif banget. Masuk ke pembahasan soal desain, ya gak ada perubahan sama sekali sama Xpander Ultimate yang ada di Indonesia. Jadi dia mukanya masih sama persis dari mulai bumpernya, T-shape headlight-nya sampai ke DRL-nya masih sama persis.
Speaker A
Pun untuk profil bannya juga masih sama persis, 205/55 dengan lingkar 17 inci dan desainnya pun sama persis. Yang membedakan di bagian eksterior itu cuma adanya penambahan emblem EV aja, Hybrid Electric Vehicle aja, udah itu aja.
Speaker A
Dan emblemnya keren ya, ini samping kiri kanannya malah gede tuh Hybrid Electric Vehicle. Sampai ke belakangnya pun ada logonya, sisanya dari luar itu sama persis.
Speaker A
Sekarang kita lihat ke bagian belakangnya, tuh ya masih sama plug, cuma ada penambahan emblem HV aja di bagian kanan.
Speaker A
Dan untuk pembukaan pintu bagasinya dia masih belum power back door, masih pakai hidrolik aja seperti biasa, dan bagasinya pun gak ada perubahan ya, kapasitasnya masih sama. Kalau kita lipat dia bisa rata lantai tuh ya, lipat 50:50 untuk baris ketiganya.
Speaker A
Oke, sekarang kita coba masuk ke dalam. Oh iya, buat yang penasaran pengeremannya full disc brake ya depan belakang.
Speaker A
Paling satu hal yang baru gue sadarin ini hampir enggak kelihatan karena tipis banget perbedaan di eksteriornya sama Xpander yang ada di Indonesia. Yang Hybrid ini ada aksen birunya nih, tipis banget hampir enggak kelihatan, makanya hampir kelewat.
Speaker A
Tuh ini berlaku di Xpander Cross sama Xpander Hybrid, jadi dia ada aksen birunya.
Speaker A
Dan enggak cuma di bagian samping kiri kanan pintu aja, di keempat roda ya bagian velgnya itu juga ada aksen garis-garis sama biru.
Speaker A
Ini juga itu aja sih yang ngebedain dari Xpander bensin dengan Xpander Hybrid dan Xpander Cross Hybrid. Sekarang kita masuk akses Smart Key-nya masih sama ya, pencet tombol di pintu.
Speaker A
Dan nah ini gue mau lihat dulu nih, setirnya udah persis kayak Xforce dengan tombol cruise control ya, belum adaptive cruise control jadi cruise control doang.
Speaker A
Terus tombol kirinya itu tombol multimedia sama buat speedometernya juga. Sekarang kita masuk, nah speedometernya ini udah full digital juga nih, udah enggak ada jarum-jarum lagi, tapi saya enggak bisa kita nyalain, kemungkinan panelnya sama ya sama kayak Xforce.
Speaker A
Oke, bagian paling kanan itu udah ada electric folding tuh ya, tuh he halo. Terus ke bagian layar tengah masih sama, dia head unit harusnya udah bisa, nah udah bisa Android Auto ya, Android Auto.
Speaker A
Terus bawahnya AC digital masih sama, eh penghangat dan pendingin terus kecepatan AC-nya dan ini pengaturan AC-nya masih sama versi sama Xpander Ultimate yang ada di Indonesia. Bawahnya lagi itu ada tempat buat naruh HP sama buat naruh kartu-kartu nih di atas sini dan tersedia slot USB type C dua buah.
Speaker A
Nah ya, satu buat ngecas satu buat data dan sebelahnya ada colokan 12 volt. Lanjut lagi di bagian kontrol tengah nih yang beda nih, tuas transmisinya model udah lebih keren dan udah lebih modern jadi ya sedikit futuristis lah.
Speaker A
Terus ada drive mode, ini drive mode-nya ada tujuh, banyak bener ya, hah nanti deh coba kita tes. Lalu di sebelah kanan transmisi ada electric parking brake dan auto hold.
Speaker A
Lalu ada dua buah cup holder dan konsol tengahnya ini ada pengunciannya, masih luas ya konsol tengahnya. Terus masih ada tempat buat tisu nih di armrest bagian dalam.
Speaker A
Oke, lalu untuk bagian door trim ini ada aksen-aksen karbon dan kita ke atasnya itu spion tengah udah auto dimming, bisa kita nyala matiin lampu masih kuning dan masih belum ada sunroof.
Speaker A
Ya untuk bahan-bahan di dashboard bentuknya sih sama ya cuma ini masih hard plastik bahan-bahannya, yang ini kulit warna coklat tua kopi gitu, terus ini model-model kayak brush aluminium.
Speaker A
Dan ini bahannya coklat lagi nih, oke soft touch di bagian door trim pun soft touchnya sampai di atas ini ya armrest pintu sama di armrestnya.
Speaker A
Oke, terus carbon. Oke dan jendelanya pembukaannya auto cuma di bagian pengendara aja.
Speaker A
Oke, untuk konsol boxnya ya kompartemen penyimpanannya ini ada yang terbuka bagian atas dan ini belum soft opening ya, console boxnya sayang banget, padahal luas nih kompartemen penyimpanannya.
Speaker A
Oke, nah sekarang kita pengen lihat sisi belakangnya, masuk ke bagian belakang masih sama konfigurasi kursinya.
Speaker A
Yang tengah masih belum dapat headrest dan si beltnya udah 3 titik ya tuh.
Speaker A
Oke, kita dikasih fitur apa aja nih di baris kedua? AC ya tentu masih ada ya untuk bagian baris keduanya. Terus kita dikasih colokan juga, wih malah keren nih yang belakang malah dapat tipe sih sama tipe C yang depan tadi cuma tipe C doang colokannya.
Speaker A
Nah terus ada seat pocket yang sebelah kiri lebih lengkap ya, ada tiga partisi seat pocketnya kantong kursi, sementara yang sebelah kanan cuma dikasih satu partisi aja nih.
Speaker A
Oke, terus ini door trimnya lanjut ya soft touchnya ke bagian sini juga dan masih ada aksen-aksen karbon di door trim baris keduanya juga masih kulit tapi kulitnya tipis ya, kulit sintetisnya bukan kulit yang mahal-mahal banget.
Speaker A
Oke, overall itu sih untuk baris kedua cuma aksen-aksen aja yang beda juga karbon ini juga soft touch ini juga soft touch. Terus gimana sih di baris keduanya ini? Buat gue yang tingginya 164 cm ruang kaki masih lega dan paha masih tersupport dengan baik.
Speaker A
Tuh ini kalau selonjoran dia bisa, tapi ruang kakinya di dalam di bawah joknya ini terbatas ya, mentok nih jadi gak bisa terlalu nyender banget, gak bisa terlalu selonjoran banget tuh, gak maksa.
Speaker A
Terus kalau soal headroom luas ya, ak banget tasnya dan ini joknya bisa kita senderin banget nih, tuh bisa disenderin bisa ditegakin tuh.
Speaker A
Nah untuk baris ketiganya kita dikasih colokan 12 volt nih di bagian kanan, tempat buat naruh HP dua ya, atas sama bawah, sama satu buah cup holder ini untuk bagian kanan.
Speaker A
Sementara yang bagian kiri sama persis cuma kurang 12 voltnya aja tuh. Ini kursi baris ketiganya ya, dia tuh bisa disandarin juga nih sampai kursi baris ketiganya bisa recliningnya bisa lumayan rebah jadi enak buat santai-santaian.
Topics:Mitsubishi Xpander HybridXpander HEVmobil hybrid Indonesiakonsumsi bahan bakar iritfitur Mitsubishi Xpanderreview mobil Indonesiamobil keluarga hybriddesain Mitsubishi Xpanderinterior Xpander Hybridteknologi mobil hybrid











