Skip to content

BYD M6 Cross Plug-in Hybrid bisa dicas & isi bensin

Review BYD M6 Cross Plug-in Hybrid dengan teknologi dual mode, mesin 1.5L, baterai blade, dan fitur lengkap untuk pasar Indonesia.

Ask about this video. Answers come from its transcript only — with the timestamp, so you can check them.

Generated from the transcript and can be wrong — check the timestamp.

Key Takeaways

  • BYD M6 Cross menggabungkan teknologi hybrid canggih dengan performa tinggi dan efisiensi bahan bakar.
  • Pengisian baterai cepat dan kapasitas besar mendukung penggunaan plug-in hybrid yang praktis di Indonesia.
  • Desain eksterior dan interior disesuaikan untuk pasar Indonesia dengan fitur modern dan kenyamanan maksimal.
  • Perkembangan teknologi hybrid BYD menunjukkan kemajuan pesat yang menantang pabrikan Jepang dan Eropa.
  • Mobil ini menawarkan pilihan penggerak roda depan dengan tiga mode hybrid yang fleksibel sesuai kebutuhan.

What the video covers

  • BYD M6 Cross hadir dengan teknologi hybrid dual mode, menggabungkan mesin bensin dan motor listrik.
  • Mesin 1.500 cc 4 silinder dengan kompresi ultra tinggi 1:16, menggunakan bahan bakar minimal RON 92.
  • Baterai blade dengan kapasitas belasan kWh, pengisian AC hingga 6,6 kW dan DC fast charging 10-80% dalam 30 menit.
  • Output tenaga gabungan mencapai 300 horsepower dengan torsi 490 Nm, akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,9 detik.
  • Konsumsi bahan bakar bisa mencapai 65 km/liter dalam kondisi baterai penuh dan pengisian bensin penuh.
  • Sistem penggerak roda depan dengan tiga mode kerja hybrid: full EV, series hybrid, dan parallel hybrid.
  • Perkembangan teknologi hybrid BYD sangat cepat, dari generasi 1 hingga 5 dalam waktu singkat.
  • Eksterior M6 Cross berbeda dari versi EV dengan cladding hitam dan emblem khusus, serta fitur kamera 360 derajat.
  • Interior memiliki tuas transmisi di kolom setir, speedometer digital full color, dan fitur kenyamanan untuk 7-8 penumpang.
  • Mobil ini cocok untuk penggunaan dalam kota dengan ruang kabin fleksibel dan sistem pendingin yang baik.

Answers

Questions about this video

Apa keunggulan mesin BYD M6 Cross dibandingkan mesin mobil hybrid lain?

Mesin BYD M6 Cross memiliki kompresi ultra tinggi 1:16 yang lebih tinggi dari mobil high performance lain, namun tetap bisa menggunakan bahan bakar minimal RON 92, memberikan efisiensi dan performa optimal.

Berapa lama waktu pengisian baterai BYD M6 Cross menggunakan fast charging?

Pengisian baterai dengan DC fast charging dari 10% hingga 80% hanya memakan waktu sekitar 30 menit, sehingga praktis untuk penggunaan sehari-hari.

Apa saja mode kerja sistem hybrid pada BYD M6 Cross?

BYD M6 Cross memiliki tiga mode kerja hybrid yaitu full EV mode (tenaga listrik penuh), series hybrid mode (motor listrik digerakkan oleh mesin melalui baterai), dan parallel hybrid mode (mesin dan baterai memberikan tenaga secara bersamaan).

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:00
Speaker A
Hah, kan? Susah jualan di Indonesia kalau line up-nya EV semua. Dan akhirnya ada yang panas dan gelisah, gelisah basah, akhirnya meluncurkan BYD M6 dengan teknologi hybrid atau yang mereka namakan sebagai dual mode. Gimana impresi kita pertama kali melihat mobil ini? Ikutin terus videonya.
00:19
Speaker A
[musik]
00:59
Speaker A
[musik]
01:20
Speaker A
[musik]
01:35
Speaker A
[musik]
01:58
Speaker A
Kita lihat ya, kalau misalkan pabrikan-pabrikan China sebelumnya memang sudah banyak masuk ke segmen hybrid karena sebelum itu mereka cuma masukin EV aja, fokus ke EV, atau fokus ke mesin bensin atau internal combustion engine biasa, enggak ada teknologi NEV-nya sama sekali atau new energy vehicle ya. Tapi sekarang BYD akhirnya masuk dan langsung memasukkannya ke model M6 yang jadi salah satu backbone mereka untuk pasar Indonesia. Lalu karena hal menarik yang ada di mobil ini adalah tentu penggeraknya yang sudah hybrid atau yang mereka katakan dual mode, kita bahas mesinnya dulu.
02:06
Speaker A
Karena mesinnya ini kalau misalkan kita mengikuti spesifikasi yang ada di luar ya atau BYD Song Max, mesinnya ini memiliki kapasitas sebesar 1.500 cc 4 silinder dengan kompresi yang tinggi. Mereka bilangnya ultra high compression itu di 1:16. Gila. Kalau misalkan kita banding-bandingin sama mobil-mobil high performance, itu paling cuma sampai belasan lah, 1:belasan. Ini 1:16, tapi ternyata dia masih bisa minum minimal RON 92 atau Pertamax.
02:22
Speaker A
Keren enggak tuh ya? [tertawa] Ternyata lumayan oke ya, walaupun memang teknologi mesin ini sudah dipakai di pabrikan-pabrikan Jepang.
02:38
Speaker A
Oke, lanjut lagi ke baterainya sendiri. Kita bisa lihat dia masih pakai sistem blade battery dengan kapasitas belasan kWh ya. Yang sudah ditusuk, yang sudah diinjak-injak dibanting di ancurin, segala macam, tahan.
02:54
Speaker A
Tenang saja dan membawa fuel tank sebesar 52 liter. Untuk sekedar informasi saja, pengisian baterainya ya yang AC charging dia kecepatannya up to 6,6 kWh, itu memakan waktu selama 5 sampai 6 jam sampai penuh ya dari habis. Tapi untuk
03:16
Speaker A
yang DC fast charging-nya itu dari 10 sampai 80% hanya memakan waktu cuma setengah jam saja. Jadi lumayan oke untuk sebuah mobil plug-in hybrid. Terus kalau kemarin ada yang bangga-banggain mesin hybrid mereka thermal efisiensinya sampai 44%.
03:34
Speaker A
BYD Yuan thermal efisiensinya sampai 46%. Jadi lebih bagus lagi.
03:51
Speaker A
[musik]
04:09
Speaker A
[musik]
04:26
Speaker A
[musik]
04:44
Speaker A
Jadi ini dia BYD M6 yang sudah ditrondolin ya. Jadi ini skala kecil ya.
04:58
Speaker A
Sistem dual mode dari BYD atau sistem plug-in hybrid dari BYD. Kelihatan dia sudah pakai mesin. Kalau misalkan kita mengacu pada spesifikasi yang di luar atau BYD Song Max yang sudah pakai teknologi DM-i atau dual mode intelligent, dia pakai mesin 1.500
05:13
Speaker A
cc 4 silinder tuh ya. 4 silinder dan baterai sebesar 18 kW hour. Ada yang 8 kW hour, tapi kemungkinan kecil tidak masuk Indonesia. Jadi yang masuk Indonesia itu yang belasan kW hour. Dan untuk saat ini BYD Indonesia masih baru
05:32
Speaker A
memperkenalkan sistem penggerak dual motor sendiri. Jadi belum ada spesifikasi yang pasti untuk pasar Indonesia hingga saat ini atau hingga video ini ditayangkan. Tapi kalau mengacu lagi-lagi dari BYD Song Max DM-i, dia bisa mengeluarkan tenaga sebesar 300 horsepower secara maksimal
05:57
Speaker A
ya, output gabungan dari mesin dan motor listriknya. Juga torsi sebesar 490 Newton meter yang dapat membuat mobil ini mencatatkan angka 7,9 detik dari 0 sampai 100 km/jam. Untuk sebuah mobil MPV 7 seater, itu cukup impresif.
06:13
Speaker A
Apalagi mengingat konsumsi bahan bakarnya bisa sampai 65 km/liter. Dengan catatan, kondisinya baterai full dan bensinnya juga diisi full. Paling kalau misalkan baterainya enggak full, kerja mesin bensinnya bakal lebih bertenaga ya, jadi bakal lebih effort.
06:31
Speaker A
Sehingga konsumsi bahan bakarnya mungkin enggak sampai 65 km/liter. Paling cuma sampai belasan km/liter. Dan di sini kelihatan kalau penggeraknya pakai penggerak roda depan. Jadi buat kalian para pemuja penggerak roda belakang atau RWD, mundur dulu. Kita jelasin BYD M6
06:39
Speaker A
DM-i ini ada tiga cara kerja mesin hybrid-nya. Yang pertama ada full EV mode, jadi untuk menggerakkan rodanya full dari tenaga listrik. Lalu yang kedua ada mode series hybrid, penggeraknya pakai motor listrik tapi dayanya enggak langsung dari baterai, dayanya
06:55
Speaker A
dari mesin ke baterai dulu, dari baterai langsung ke roda. Nah, sementara yang paralel hybrid ada lagi ini mode ketiga, itu mesin juga baterainya memberikan tenaga ke roda. Jadi itu sistem cara kerja DM-i dari BYD. Ada tiga, EV mode,
07:05
Speaker A
hybrid series dan paralel mode.
07:20
Speaker A
[musik]
07:36
Speaker A
Udah bahas teknik dari mesinnya yang cukup membosankan ya, sekarang kita bahas soal sepak terjang BYD dalam mendevelop mesin hybrid mereka atau dual mode-nya mereka ya. Jadi dari tahun 2004 sudah di-develop tapi
07:52
Speaker A
memang masih kalah dengan pabrikan Jepang yang sudah lahir atau mendevelop mesin hybrid dari tahun 97. Cuma yang cukup mengagetkan adalah develop perkembangan mereka ya dari tahun ke tahun. Jadi dari generasi 1 ke generasi 2 itu butuh waktu 9 tahun. Dari generasi
08:00
Speaker A
2 ke generasi 3 butuh waktu 5 tahun. Nah yang cukup mengagetkan adalah dari generasi 3 ke generasi 4 mulai mundur tuh. Jadi cuma 3 tahun doang. Selanjutnya dari generasi 4 ke generasi 5 itu dia cuma butuh waktu 3 tahun aja untuk mendevelop mesin
08:12
Speaker A
hybrid mereka yang paling terbaru. Jadi [mendengus] perkembangan develop-nya cukup pesat untuk sebuah manufaktur mobil.
08:20
Speaker A
Ini yang ditakutkan oleh pabrikan Eropa ataupun pabrikan Jepang sekalipun. Kecepatan perkembangan mereka. Hebat banget.
08:36
Speaker A
[musik]
08:42
Speaker A
Sekarang kita beralih ke eksterior mobilnya yang bedanya dengan versi listrik cuma begitulah. [tertawa] Jadi grill depannya aja itu berbeda.
08:57
Speaker A
Fascia depan, lampu masih sama. Velg beda tentu ya modelnya dari M6 yang EV tapi profil bannya sama. Sekarang ada cladding-cladding hitam. Ini sayangnya mobil yang ditampilin warna hitam jadi enggak terlalu kelihatan cladding-nya enggak terlalu ke-highlight.
09:04
Speaker A
Dan karena ada cladding-cladding-nya ini jadinya ada embel-embel cross di belakang. M6 cross padahal tingginya juga enggak berubah, profil bannya enggak berubah tapi dipakein embel-embel cross.
09:14
Speaker A
Coba gimana menurut kalian? Komentar aja di bawah. [tertawa] Lanjut lagi untuk profil samping enggak ada perubahan sama sekali. Di bagian belakang cuma beda logo-logo aja. Ada logo BYD M6-nya, ada logo M6-nya, ada logo BYD. Untuk sektor pelampuannya bentuknya masih sama, clusternya juga
09:21
Speaker A
masih sama. Full LED semua. Lanjut lagi. Di antara pilar C sama D, dulu ya di M6 yang versi EV ada tulisan space di sini.
09:31
Speaker A
Sekarang jadi diganti aksen hitam aja. Apakah dengan hilangnya tulisan space jadi tidak space? Masih bisa kok 8 seater, 7 seater masih bisa, masih oke kok.
09:52
Speaker A
Kenapa dihilangkan ya? Aksen tuh. Padahal. Oke. Terus yang sebelah kanan ya, ini untuk colokan listriknya.
10:06
Speaker A
Sementara yang sebelah kiri itu buat kalian ngisi bensin. Ya, jadi bisa diisi fast charging karena baterainya udah belasan kilowatt. Jadi oke banget. Dan kalau misalkan kita lihat di bagian samping sini, spionnya udah ada kamera 360. Jadi udah bisa melihat kiri, kanan,
10:19
Speaker A
depan, belakang, blind spot dari mobilnya. Terus udah ada welcome light di bagian spionnya. Cakep ya.
10:35
Speaker A
Sekarang kita lanjut ke bagian interior. Oke, sekarang kita masuk ke dalam interior dari BYD M6 ini. Dan perbedaan paling utama yang kentara dibandingkan dengan versi EV-nya adalah tuas transmisi udah enggak di konsol tengah lagi, sekarang berganti ke kolom
10:42
Speaker A
setir di sebelah kanan. Jadi menggantikan tuas sein, tuas seinnya itu ada di sebelah kiri jadinya.
10:50
Speaker A
Digabungkan dengan pengaturan wiper. Speedometernya juga udah full digital. Enggak ada lagi analog-analog, dia udah full digital.
10:57
Speaker A
Dan udah full color juga ya, keren loh ini speedometernya. Jadi lebih canggih dibandingkan dengan EV-nya malah.
11:07
Speaker A
Oke sih, tapi overall memang itu saja perbedaannya karena yang kita lihat di depan kalian ini itu bukan trim yang pasti masuk ke Indonesia.
11:24
Speaker A
Bisa dijadikan patokan ini yang bakal resmi dijual di Indonesia. Karena pada saat video ini meluncur BYD masih memperkenalkan teknologi hybrid-nya mereka dulu, belum mobilnya secara resmi. Kalau soal varian, gimana spesifikasinya, fitur-fitur apa yang tersedi
11:34
Speaker A
Karena, lagi-lagi, ini bukan versi yang bisa kalian jadiin patokan yang bakal dijual untuk Indonesia. Jadi, ini cuma sekadar impresi awal aja buat teknologi dual mode intelligent-nya BYD.
11:48
Speaker A
So, itu aja sih yang bisa kita omongin di baris kedua ini. Untuk armrest-nya, ternyata nyatu sama kursi tengah.
11:56
Speaker A
Jadi, antara kalian duduk bertiga di baris kedua atau duduk berdua doang. Yang kursi tengahnya dikorbanin buat jadi armrest, enggak jadi penumpang.
12:07
Speaker A
Seatbelt, sih, seatbelt, oh, tiga titik, untungnya, ya. Dapat tiga titik buat baris kedua. Oke.
12:14
Speaker A
Kita cobain baris ketiga, kali, ya. Kalau kita akses baris ketiganya, apakah gampang? Ini kita tarik tuas yang ini.
12:21
Speaker A
Wah, one touch tumble, ternyata. Dan sekarang kita masuk ke baris ketiganya BYD M6 ini.
12:31
Speaker A
Eh, lumayan mentok, ternyata, ya, untuk lutut gua. Dan head room enggak terlalu lega. Jadi, kesisa paling tiga jari, lah, empat empat jari.
12:41
Speaker A
Oke. Tapi, masih oke, lah, jika kalian berkendara cuma untuk dalam kota, enggak untuk luar kota. Sebenarnya, baris keduanya masih bisa di maju-mundurin.
12:52
Speaker A
Jadi, masih bisa dilegain lagi. Tinggal kalian kongkalikong aja sama penumpang baris keduanya. Oke, untuk pengaturan kursi baris ke- tiga, eh, sayangnya enggak bisa lagi, ya, buat disenderin. Jadi, ini udah mentok senderannya.
13:06
Speaker A
Tapi, enggak terlalu kaku, kok, enak. Paling headrest-nya aja yang mesti dinaikin biar kepala kalian nyaman senderan di baris ketiga ini.
13:14
Speaker A
Kenyamanan penumpang baris kedua, ataupun baris ke- tiga, kita masih dapat sirkulasi AC sampai ke baris ketiga.
13:20
Speaker A
Jadi, kenyamanannya masih oke untuk bawa penumpang yang banyak. Cup holder juga masih tersedia, colokan 12 volt juga ada, dan pembukaan jendela baris keduanya itu sudah auto up and down.
13:32
Speaker A
Jadi nyaman. Buat dadah-dadah. [musik] [musik] Bagasi nya fleksibel juga, jadi kalau misalkan dibawa full penumpang masih oke untuk menaruh barang, plus dia di bagian bawah sini ada kompartemen penyimpanan buat eh istilahnya kayak ini buat tire repair kit ya.
14:01
Speaker A
Sama buat P3K atau yang lain-lain. Bisa kalian taruh di kompartemen tertutup dan kalau misalkan kalian butuh bagasi yang lebih luas kursi baris ketiganya ini bisa di kalian ratain.
14:14
Speaker A
Tuh. Ya. Jadi masih lega banget buat naruh barang. Oke, jadi itu dia impresi pertama kita melihat BYD M6 DM-i atau yang versi plug in hybrid ini.
14:32
Speaker A
Keren ya, yang biasa kita lihat cuma EV sekarang bisa isi bensin, bisa dicolok listrik juga. BYD tidak hanya memperkenalkan versi dual mode intelligent mereka yang hadir di BYD M6 ini, mereka juga memperkenalkan teknologi DM power atau DM powerful ya, dan juga DM-O
14:51
Speaker A
atau DM offroad. Mesin hybrid khusus offroad dan mesin hybrid yang khusus performa di powerful nya mereka. Jadi gimana menurut kalian jika seluruh line up BYD atau beberapa line up BYD hadir dengan teknologi plug in hybrid dual mode mereka.
15:09
Speaker A
Mau ditaruh di harga berapa? Komentar aja di bawah, jangan lupa subscribe, jangan lupa tekan loncengnya untuk mengetahui video seru selanjutnya dari AutonetMagz. Gue Bagus Satrio, dadah.
15:18
Speaker A
[musik] [musik] [musik]
Topics:BYD M6 Crosshybrid plug-indual modemobil hybrid Indonesiablade batterymesin 1.5Lkonsumsi bahan bakar efisienfast chargingmobil MPV hybridteknologi BYD

Get More with the SozAI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries, speaker detection, and unlimited transcriptions.

Or transcribe another YouTube video here →