Skip to content

HYUNDAI TUCSON Hybrid NX4 | Kok Bisa Lebih Mahal? Apa Spesialnya?

Review Hyundai Tucson Hybrid NX4, membahas sejarah, desain, fitur, dan alasan harga mahalnya di Indonesia.

Key Takeaways

  • Hyundai Tucson kini berada di segmen yang lebih tinggi dari Creta namun di bawah Santa Fe.
  • Desain generasi keempat Tucson sangat menarik dan modern, membuatnya lebih menggoda untuk dibeli.
  • Harga Tucson Hybrid sangat tinggi, bahkan melebihi Santa Fe non-hybrid versi Prime.
  • Mesin hybrid Tucson bertenaga besar dan kemungkinan sama dengan mesin Santa Fe.
  • Fitur dan ruang kabin Tucson cukup lengkap dan nyaman untuk kelasnya.

What the video covers

  • Hyundai Tucson adalah crossover legendaris yang kini mengisi kelas di atas Hyundai Creta dan di bawah Santa Fe.
  • Nama Tucson diambil dari kota di Arizona, Amerika Serikat, meskipun mobil ini buatan Korea.
  • Tucson telah berevolusi melalui empat generasi sejak 2004, dengan peningkatan desain dan fitur di setiap generasi.
  • Generasi keempat Tucson memiliki desain yang sangat berbeda dan lebih menarik dibandingkan pendahulunya.
  • Harga Hyundai Tucson Hybrid di Indonesia sangat mahal, mencapai Rp766.600.000, lebih mahal dari Santa Fe termurah.
  • Tucson Hybrid menggunakan mesin bertenaga 235 PS dan torsi 367 Nm, diduga sama dengan mesin Santa Fe.
  • Mobil ini memiliki dimensi panjang sekitar 4,6 meter dengan bagasi yang lega dan fitur lengkap seperti subwoofer dan power outlet.
  • Desain lampu depan dan belakang unik, namun lampu sein belakang kurang terlihat saat parkir rapat.
  • Kabin belakang cukup lega dengan ruang kaki dan headroom yang memadai, tanpa baterai di bawah kursi belakang.
  • Review dilakukan secara singkat dengan suasana kantor yang belum selesai, namun memberikan gambaran lengkap tentang mobil.

Answers

Questions about this video

Mengapa harga Hyundai Tucson Hybrid lebih mahal dari Hyundai Santa Fe?

Harga Hyundai Tucson Hybrid mencapai Rp766.600.000, lebih mahal dari Santa Fe termurah, karena mesin hybrid yang bertenaga besar dan fitur lengkap yang ditawarkan Tucson generasi keempat.

Apa perbedaan utama desain Hyundai Tucson generasi keempat dibandingkan generasi sebelumnya?

Generasi keempat Tucson memiliki desain yang sangat berbeda dan lebih modern dengan bahasa desain Hyundai terbaru yang lebih keren dari segala sisi, membuatnya lebih menggoda untuk dibeli.

Bagaimana ruang kabin belakang Hyundai Tucson untuk penumpang?

Ruang kabin belakang Tucson cukup lega dengan jarak dengkul hampir sejengkal dan headroom yang memadai, serta tidak ada baterai di bawah kursi sehingga kaki penumpang lebih nyaman.

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:02
Speaker A
[Musik]
00:39
Speaker A
[Musik]
00:52
Speaker A
Halo YouTube, selamat datang di channel Motomobi.
01:11
Speaker A
Hmm. Tucson.
01:25
Speaker A
Ah, bukan Tucson. Tucson.
01:40
Speaker A
Salah satu crossover dari Hyundai yang legendaris juga berdampingan dengan Santa Fe.
01:46
Speaker A
Dulu di bawahnya Santa Fe ada si Tucson ini. Namun sekarang Tucson ini untuk mengisi kelas di atas Hyundai Creta karena sudah ada Creta, namun tetap di bawah Santa Fe.
02:05
Speaker A
Yes, seperti Santa Fe juga, nama Tucson diambil dari nama daerah yang ada di Amerika.
02:20
Speaker A
Merupakan kota terbesar di Arizona Selatan dan kota terbesar kedua di negara bagian Arizona setelah Phoenix.
02:38
Speaker A
Yes, di Tucson ini banyak gurun-gurunnya sehingga mobil yang cocok di sana mungkin ya Hyundai Tucson.
02:58
Speaker A
Padahal ini buatan Korea. Heran Hyundai suka sekali pakai nama-nama daerah Amerika.
03:18
Speaker A
Palisade, Santa Fe, Tucson.
03:36
Speaker A
Padahal nama Indonesia keren juga. Coba bayangkan. Hyundai Wonosobo atau Hyundai Timika.
03:55
Speaker A
H. Dari generasinya si Tucson ini sudah berevolusi hingga empat generasi.
04:13
Speaker A
Oh ya, mari kita bahas sejarah singkatnya.
04:34
Speaker A
Nah, sedikit sejarah mengenai Hyundai Tucson.
04:43
Speaker A
Generasi pertama Hyundai Tucson ini lahir tahun 2004 dan sempat masuk Indonesia juga untuk menemani Kia Sportage generasi kedua.
05:04
Speaker A
Karena dua-duanya pakai platform yang sama, dari bentuknya tidak menggoda sama sekali untuk kami beli saat itu.
05:26
Speaker A
Kemudian generasi kedua Hyundai Tucson dengan kode bodi LM yang lahir tahun 2009.
05:33
Speaker A
Bentuknya sudah lebih baik. Namun kami belum bisa bilang bentuknya itu proporsional.
05:42
Speaker A
Ada garis tegasnya namun gembung membulat. Rasanya masih kurang pas.
06:00
Speaker A
Tucson generasi kedua ini dijual resmi di Indonesia namun kurang banyak peminatnya.
06:14
Speaker A
Lanjut generasi ketiga dengan kode bodi TL di tahun 2015.
06:30
Speaker A
Tucson ini juga masuk ke Indonesia. Namun entah kenapa masih tetap kurang peminatnya.
06:39
Speaker A
Walaupun desainnya jauh lebih baik daripada generasi sebelumnya.
06:47
Speaker A
Apakah karena harganya? Apakah karena status CBU-nya? Ah, entah kenapa.
07:05
Speaker A
Yang pasti Tucson ini makin bagus desainnya. Mungkin karena harganya terlalu mepet sama Santa Fe.
07:28
Speaker A
Lanjut generasi terakhir, yaitu generasi keempat yang mukanya sangat berbeda jauh dari generasi-generasi sebelumnya.
07:40
Speaker A
Yang ini agak menggoda untuk dibeli karena selain bagus, ternyata mobil ini enak.
07:55
Speaker A
Tapi ya Tucson ini terlalu mahal. Bahkan harganya sudah melebihi Santa Fe yang versi Prime non hybrid bikin orang bingung ngambil yang mana.
08:08
Speaker A
Ah kalau gitu kami review saja apa yang membuat mahal Hyundai Tucson ini.
08:26
Speaker A
Nonton video ini sampai habis agar kami semua bahagia.
08:38
Speaker A
Oh ya tekan tombol jempol ke atas juga.
08:46
Speaker A
Tucson ngomongnya Tucson gitu loh.
09:02
Speaker A
Suatu daerah di Amerika tulisan Tucson. Kirain ngomongnya Tucson. Tucson ternyata Tucson.
09:17
Speaker A
Dan ini merupakan Hyundai Tucson yang paling ganteng ya, generasi sebelumnya.
09:33
Speaker A
Jelek jelek jelek jelek.
09:50
Speaker A
Eh, tahu-tahu keluar ganteng sekali.
10:06
Speaker A
Heran ini, bahasa desain Hyundai terbaru ini luar biasa keren.
10:22
Speaker A
Ini keren dari segala sisi mobil ini.
10:38
Speaker A
Dari depan, dari samping keren, siluetnya keren, dari belakang juga keren.
10:54
Speaker A
Jadi kayak ada rasa kepengin-nya.
11:11
Speaker A
Tapi buat apa?
11:27
Speaker A
Dan mohon maaf, mohon maaf ini review-nya di kantor yang hampir jadi ini belum jadi 100% dan mobil berantakan-berarakan di mana-mana karena ada bagian-bagian yang ada stagers dalam jadi enggak bisa buat parkir.
11:45
Speaker A
Anyway,
11:51
Speaker A
headlamp-nya itu berada di bawah ini cuma DRL-DRL-an dan lampu sein dua ini logo Hyundai-nya warna hitam.
12:09
Speaker A
Terus, sayangnya gini, bagian belakang tuh belakangnya keren.
12:21
Speaker A
Kayak kuku-kuku gitu lampu belakangnya.
12:44
Speaker A
Nah, ini lampu kayaknya komplit ya. Segala macam ada di sini.
13:03
Speaker A
Se lampu mundur ternyata enggak. Lampu sein-nya itu ada di bawah.
13:20
Speaker A
Jadi ketika kita rapat-rapat sama mobil ini, dia ngasih sein kita enggak terlalu kelihatan.
13:35
Speaker A
Heeh. Dari belakang jadi sein enggak kelihatan.
13:55
Speaker A
Heran.
14:15
Speaker A
Ini tuh panjang totalnya tuh lumayan wih 4,6 meter lebih.
14:26
Speaker A
Tadinya kan pikir ini mobil yang kecil gitu ya?
14:42
Speaker A
Ya memang ini di atasnya Hyundai Venue cuma enggak segitu atasnya harusnya.
14:48
Speaker A
Oke, sekarang kita lihat balik kap mesin.
15:02
Speaker A
Nah, ini adalah mesin yang mahalnya.
15:15
Speaker A
Mesinnya berat sekali.
15:34
Speaker A
Ini mesin yang hybrid. Jadi, ada dua macam dan harganya tuh luar biasa.
15:52
Speaker A
Mesin yang hybrid ini harganya Rp766.600.000.
15:58
Speaker A
Yes. Harganya sudah lebih mahal daripada Hyundai Santa Fe yang termurah.
16:14
Speaker A
Nah, kalau yang di bawahnya ini yang non hybrid itu mesin 1600 cc harganya Rp652 juta.
16:28
Speaker A
Tetap mahal.
16:45
Speaker A
Apa yang bikin ini mahal? Nonton sampai habis.
16:55
Speaker A
Oh iya, ini tenaganya 235 PS dengan torsi maksimal 367 Nm.
17:05
Speaker A
Sangat bertenaga.
17:12
Speaker A
Ini kayaknya mesin yang sama yang kepasang di Santa Fe deh dengan bodi yang lebih kecil.
17:32
Speaker A
Jadi harusnya ini mobil kencang.
17:53
Speaker A
Nanti kita tes 0 ke 100-nya.
18:16
Speaker A
Ehh, belum bagasi. Yuk, bagasi.
18:31
Speaker A
Yuk, bukanya dipencet di sini tombol.
18:37
Speaker A
Nah, bagasinya ini lumayan lega karena mobil ini agak lumayan panjang sebenarnya.
18:50
Speaker A
Terus di bawah masih ada tempat lagi ditempati oleh ban serep space saver bersama dengan kawan-kawannya.
19:10
Speaker A
Ini kardus-kardus kosong.
19:30
Speaker A
Ada 12 volt power outlet di sini.
19:59
Speaker A
Terus ada ini subwoofer kayaknya nih.
20:29
Speaker A
Terus kita ngelipat dari sini bisa langsung tuh rata lantai.
20:51
Speaker A
Coba bisa rata lantai banget enggak sih? Bisa ngunci lagi tuh.
21:10
Speaker A
Oke, ini review-nya kami agak singkat-singkat bukan karena hujan karena sudah pernah dilakukan first impression review oleh si mamang-mamang duduk belakang ya.
21:29
Speaker A
Nah, ini di belakang posisi nyetir kami.
21:36
Speaker A
Tinggi kami 174.
21:56
Speaker A
Jarak dengkul dengan jok depan.
22:08
Speaker A
Wah, lumayan jauh. Hampir sejengkal.
22:22
Speaker A
Kaki masih bisa masuk karena di bawah ini enggak ada baterai, bukan mobil listrik ya.
22:35
Speaker A
Headroom-nya juga lumayan lega.
Topics:Hyundai TucsonHyundai Tucson Hybridcrossover Hyundaireview mobil Indonesiamobil hybrid Indonesiaharga Hyundai Tucsonsejarah Hyundai Tucsondesain Hyundai Tucsonfitur Hyundai Tucsonmobil Korea

Get More with the SozAI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries, speaker detection, and unlimited transcriptions.

Or transcribe another YouTube video here →