Skip to content

VEDA DIPREDIKSI PODIUM UNGGUL DI SAN MARINO PAKAI HONDA NYA

Analisis performa Veda Pratama dan pembalap Honda di sesi free practice 1 MotoGP San Marino dengan kondisi trek basah dan strategi ban.

Key Takeaways

  • Strategi penggunaan ban basah dan penggantian ban sangat menentukan hasil sesi free practice.
  • Motor Honda unggul di karakter sirkuit San Marino dibanding KTM, memberikan keuntungan bagi pembalap Honda.
  • Pengalaman latihan di musim hujan menjadi keunggulan pembalap Asia seperti Veda Pratama dibanding pembalap Eropa.
  • Veda Pratama menunjukkan potensi kuat dengan strategi simulasi race tanpa pit stop di sesi free practice 1.
  • Manajemen ban dan timing penggantian ban kunci untuk mencapai catatan waktu terbaik di sesi latihan.

What the video covers

  • Sesi free practice 1 di sirkuit San Marino berlangsung dengan kondisi trek basah sehingga semua pembalap menggunakan ban basah.
  • Veda Pratama sempat menjadi yang tercepat tanpa mengganti ban dan tidak masuk pit lane, menjadikan sesi ini simulasi race.
  • Honda mendominasi sesi ini berkat karakter sirkuit San Marino yang menguntungkan motor Honda dibanding KTM.
  • Jol Kelso menjadi tercepat akhir sesi dengan strategi masuk lap akhir dan mengganti ban saat trek mulai mengering.
  • Rames Tover Fernandez dan Fernandez dari Leopard Racing Honda juga menunjukkan performa stabil dengan strategi penggantian ban.
  • Ban menjadi faktor krusial dalam performa pembalap, terutama dalam mengatur degradasi dan kecepatan di lap akhir.
  • Beberapa pembalap Eropa kesulitan beradaptasi dengan kondisi hujan karena kurang pengalaman latihan di cuaca basah.
  • Hakim Danis dan Brian Uriarte mengalami kesulitan dengan ban dan waktu masuk trek yang terlambat.
  • Veda Pratama diprediksi mampu memaksimalkan potensi motor Honda di sesi kualifikasi dan balapan.
  • Analisis ini memberikan gambaran strategi ban dan performa pembalap Asia versus Eropa di sirkuit San Marino.

Answers

Questions about this video

Mengapa Veda Pratama tidak mengganti ban dan tidak masuk pit lane pada sesi free practice 1?

Veda Pratama menjadikan sesi free practice 1 sebagai simulasi race dengan tidak mengganti ban dan tidak masuk pit lane untuk menguji performa motor dan ban dalam kondisi trek basah secara konsisten.

Apa keunggulan motor Honda di sirkuit San Marino dibanding KTM?

Karakter sirkuit San Marino lebih menguntungkan motor Honda terutama dari segi sasis dan aerodinamika, sehingga Honda mampu mendominasi sesi free practice dibanding KTM yang biasanya unggul di sirkuit Eropa lain.

Bagaimana kondisi cuaca mempengaruhi performa pembalap Asia dan Eropa?

Pembalap Asia seperti Veda Pratama lebih berpengalaman latihan di musim hujan karena kondisi geografis Indonesia, sedangkan pembalap Eropa jarang latihan di hujan sehingga kurang adaptasi dengan trek basah.

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:01
Speaker A
Oke, akhirnya sirkuit San Marino sudah usai di sesi free practice 1. Peda Pratama sempat menjadi yang tercepat. Kenapa? Sesuai yang saya bicarakan tadi ketika live stream, karena sirkuit itu lagi basah dan mereka semua memakai ban basah. Ban basah.
00:26
Speaker A
Akhirnya secara rider, PDK Pratama mempunyai pengalaman yang sama seperti Mario Aji. Artinya pembalap-pembalap Asia itu mempunyai musim hujan yang begitu panjang. Untuk dia, itu sempat latihan di musim hujan kerap sekali secara geografis di Indonesia juga mempunyai cuaca hujan yang tidak sama seperti Eropa.
00:50
Speaker A
Pembalap-pembalap Eropa itu jarang sekali mereka latihan ketika hujan. Nah, di sini diuntungkan dari segi itu. Satu. Kedua kalinya memang dari segi karakter motor, sirkuit San Marino ini Honda sedikit menguasai. Jol Kelso menjadi yang tercepat dan Fernandez dari Leopard Racing Honda, Grid Racing, Jen Mituh menggunakan Honda Asia Team.
01:10
Speaker A
Nah, di sini kita lihat Beda Pratama sedikit merosot dan kita akan bahas semuanya. Sempat menjadi yang tercepat, kenapa Vedaiga Pratama dijadikan free practice ini simulasi race? Kenapa dia tidak memasuki pit lane, tidak mengganti bannya, sedangkan rider lainnya mengganti bannya hingga bisa memangkas catatan waktu?
01:33
Speaker A
Beda iga sendiri yang menjadi yang tercepat. Menjadi yang tercepat.
01:52
Speaker A
Nah, di sini kita akan ulas semuanya ya. Sebelum ke sana kita akan membahas hasil dari tadi, guys, ya. Hasil dari free practice 1, guys.
02:05
Speaker A
Di free practice 1 di sini yang menjadi tercepat adalah Jol Kelso dari Honda, guys, ya. Dan disusul oleh Rames Tover Fernandez, ya. Dan Ogorman di sini juga Honda juga banyak, Kararus dan Honda juga Jenmani Honda juga, Crues ini yang saya bilang kenapa di beberapa sirkuit Honda itu memang tidak mampu menyaingi KTM.
02:26
Speaker A
Nah, karena dari segi sasis itu berbeda. Dari segi sasis dan kalau kita bicara soal spek itu memang tidak beda jauh, guys, ya. Ada regulasi yang mereka patuhi secara mekanisme mesinnya, guys, ya. Tapi kalau dari aerodinamika, dari settingan ban itu yang bisa berubah ya dan suspensi itu bisa berubah gitu ya. Dan beberapa part yang di luar gitu, ya, itu memang bisa berubah.
02:45
Speaker A
Dari segi karakter motor, di beberapa sirkuit memang KTM mendominasi banyaklah ya di sirkuit-sirkuit Eropa sana. Tapi di San Marino ini salah satu karakter untuk Honda. Harusnya Vedaga Pratama bisa memaksimalkan ya. Karena di sini ada Jenmitani di posisi tujuh. Jarang-jarang kita melihat Jenmitani di posisi ketujuh. Karena apa? Karena dari segi itu tadi kembali lagi karakter sirkuit yang menguntungkan dari segi karakter Hondanya, gitu, guys, ya.
03:06
Speaker A
Di sini Cruces dan Hakim Danis di posisi 9. Hakim Danis sempat memasuki di akhir seperti Brian Uriarte dan Maximo Killas tidak mengikuti sesi free practice 1 karena memang mungkin suasananya hujan dan dia tidak bisa mengikuti free practice-nya.
03:25
Speaker A
Akhirnya karena ya itulah kembali lagi karena memang cuaca hujan ini ditakuti oleh para rider-rider Eropa, guys. Itu ada Muriarte yang saat ini mengikuti tapi tadi informasinya dia harus kena long penalty, double long lap penalty, ya karena waktu di Jerman GP kemarin dia melakukan pelanggaran.
03:43
Speaker A
Nah, di sini ada Jesus Rios dan Stefan Perone. Brian Nuriarte di posisi 14 karena Brian Nuriarte memasuki treknya itu di menit ke-7 kalau enggak salah. Nanti kita akan ungkap itu. VDG Pratama turun di posisi 15. Sempat VDG pertama menjadi yang tercepat hingga kejar-kejaran sama Fernandez di 1 menit 40, 54 tadi dan bisa memangkas catatan waktu di 1 menit 51 pada akhirnya.
03:57
Speaker A
Nah, karena Veda Ika Pratama itu tidak memasuki pit lane, dia itu menjadikan free practice 1 itu simulasi race seperti free practice 2, tidak mengganti bannya, tidak masuk pit lane. Dia mungkin mencoba ya gitu ya.
04:17
Speaker A
Kita lihat saja nanti waktu sesi praktis, guys. Penentuan lolos kualifikasi itu di jam 00 nanti sore tentunya VDIKA Pratama akan lebih baik lagi daripada ini karena kita akan ulas sebentar lagi, guys, ya. Kita ulas di sini dari Aspar ya dari CF Moto Aspar Moreli satu-satunya karena Maximo Gilas tidak mengikuti.
04:33
Speaker A
Nah di sini Moreli itu di posisi ke-17 dia struggle dari awal, guys. Struggle dari awal memang sudah kesusahan, guys, di sirkuit ini karena apa? Segi karakter sirkuit lagi-lagi, guys, ya.
04:53
Speaker A
Lagi-lagi kita bicara dulu. Di sini ada dari Great Racing di posisi 23 karena dari ya rider ini rider dari Inggris, ya. Kita tahulah Inggris jarang hujan, guys. Ini rider dari Inggris ya yang tidak ikut bertele sama Maximo Killas. Bertele sempat crash tadi, guys. Jadi kemarin ya sirkuit kemarin. Kita akan melihat di sesi analis ini akan terungkap semuanya ya penentuan di sini.
05:00
Speaker A
Oke, kita sudah memasuki di analis beberapa dari rider hasilnya. Nah, Jol Kelso yang menjadi tercepat dia itu memasuki di lap akhir, guys. Jadi, dia tidak fight dari awal. Beda sama Veda Ika Pratama dia fight dari awal. Jol Kelso itu hanya mempunyai empat lap saja langsung menyentuh di 1 menit 46. Karena apa?
05:21
Speaker A
Jol Kelso masuk itu sirkuitnya sudah mulai mengering, guys. Dan dia sudah mengganti. Yang jelas secara kualitas kompon bannya tidak mengalami degradasi.
05:35
Speaker A
Artinya Jol Kelso ketika memasuki dia sudah bisa mencapai di 1 menit 50 ya. Dan di lap keempat, di lap akhir dia bisa mencapai di 1 menit 46 akhirnya bisa memangkas catatan waktu dari VDK pertama.
05:53
Speaker A
Nah, di sini yang sangat membanggakan dari Ramesar. Karena Mestover sangat jarang sekali mencapai catatan waktu yang tercepat. Di sini bisa di catatan di 1 menit 46 di lap ke-15, guys. Di lap ke-15. Tapi dia sempat memasuki pit lane di lap ke-8, guys. Di lap ke-8 dia memasuki ganti ban baru dia bisa mencetak catatan waktu di 1 menit 50-an hingga bisa memangkas catatan waktu di 1 menit 46 menjadi yang nomor dua tercepat.
06:13
Speaker A
Nah, di sini ada Fernandez yang sangat stabil. Dia itu sempat mengganti ban juga di lap ke-13. Kenapa? Karena dia kejar-kejaran sama Veda waktu di 1 menit 54 ini. Di posisi satu dan dua ada Veda Iga Pratama tadi dan sempat ketinggalan Veda Iga Pratama menjadi yang tercepat dan Fernandez memasuki pit lane. Akhirnya dia bisa di tiga lap akhir ini, guys. Di tiga lap akhir dia bisa mencetak dengan ban barunya di 1 menit 47, guys. Dengan kecepatan 209 saja.
06:29
Speaker A
Nah, di sini bisa membuktikan bahwa memang sangat-sangat ban itu, kondisi ban itu sangat penting sekali. Gimana cara mereka itu memanage tire-nya, gimana mereka itu mengamankan bannya hingga di tiga lap akhir, bisa fight di top grup di lap-lap akhir.
06:41
Speaker A
Nah, kita akan ungkap di sini untuk Feda Ega Pratama ya sebelum Feda ada Jenmita ini ya di sini ya. J Mani itu di 2 menit, guys, di lap-lap awal ya. Seperti biasa karena lap sudah mengering, ya. Trek sirkuit sudah mengering dan mereka sudah mengganti bannya.
06:57
Speaker A
Di sini untuk Jenmitani bisa mencapai di 1 menit 52. Karena apa? Karena mengganti bannya. Ban itu sangat krusial banget di kelas MotoGP ini sehingga dia bisa mencetak di posisi ketujuh di 1 menit 48,3 mdik, guys.
07:16
Speaker A
Ya, di sini kita bisa lihat langsung ungkap kepada Hakim Danis hanya mempunyai tujuh lap saja. Dia sempat di empat lap memasuki trek karena bannya enggak cocok. Terus dia memasuki pit lane lagi. Di lap kelima dia memakai ban yang baru. Dia sudah bisa mencetak di 1 menit 49 di posisi ke-9.
07:32
Speaker A
Ya, ini dari catatan Hakim Danis. Dia sedikit tidak beda ketika memasuki trek awal dan dia memasuki pit lane lagi di lap kelimanya dan hingga tiga lap akhir ini, guys, ya. Dan untuk Brian Uriarte, guys. Coba kita lihat Brian Uriarte ini, guys, ya. Sebelah kanan, ya. Brian Uriarte.
07:48
Speaker A
Nah, di sini Brian Uriarte hanya mempunyai 10 lap saja. Jadi dia memasuki di 7 menit akhir, ya, 10 menit akhir lah, 10 menit akhir dia memasuki sirkuit dan akhirnya bisa karena bannya baru dan dia bisa mencetak di 1 menit 51 detik 2117 mdik.
08:07
Speaker A
Nah di sini itu Brian Uriarte pembalap Spanyol ini sudah tidak bisa melawan Honda seperti Jol Kelso dan Feda Ega Pratama nanti, guys, ya.
08:26
Speaker A
Peda Pratama.
08:41
Speaker A
Karena mengganti bannya. Ban itu sangat krusial banget di kelas MotoGP ini sehingga dia bisa mencetak di posisi keetujuh di 1 menit 483 mdik, Guys. Ya, di sini kita bisa lihat langsung ungkap kepada Hakim Danis hanya mempunyai tujuh lab saja. Dia sempat di empat lab
09:01
Speaker A
memasuki TRK karena bannya enggak cocok. Terus dia memasuki pitland lagi. Di lab kelima dia memakai ban yang baru. Dia sudah bisa mencetak di 1 menit 49 di posisi kees9. Ya, ini dari catatan hakim Danis. dia sedikit tidak bde ketika di
09:19
Speaker A
memasuki TRK awal dan dia memasuki pitland lagi di lab kelimanya dan hingga tiga lab akhir ini, Guys, ya. Dan untuk eh Brian Uriarte, Guys. Coba kita lihat Brian Uriarte ini, Guys, ya. Sebelah kanan, ya. Brian Uriarte. Nah, di sini
09:39
Speaker A
Brian Uriarte hanya mempunyai en lab saja. [musik] Jadi dia memasuki di 7 7 menit akhir ya e 10 menit akhir lah 10 menit akhir dia memasuki sirkuit dan akhirnya bisa e karena bannya baru dan dia bisa mencetak di 51 ya 1 menit 51
09:59
Speaker A
detik 2117 mdik. Nah di sini itu Brian Uriarte pembalap Spanyol ini sudah tidak bisa melawan Honda seperti Jol Kelso dan Feda Ega Pratama nanti, Guys, ya.
10:11
Speaker A
Peda pratama di posisi 15. Dia sempat di posisi yang tercepat ketika 1 menit 53 tadi memangkas catatan waktu dari Fernandez dari Honda Leopard Racing, Guys. Dan pada akhirnya dia itu menurun ya. Ya, karena dia itu tidak di sini
10:28
Speaker A
tidak ada tanda bahwa Feda Ega Pratama memasuki pitland untuk mengganti bannya. Jadi baneda Ega Pratama dari pertama memasuki sirkuit San Marino ini hingga di lap ke-18 gak tuh. PDG Pratama menjadi yang terbanyak. Ini lainnya 16 15 PD Pratama 18 laphakan
10:53
Speaker A
bannya di free practice 1 ini hanya satu kali tidak mengganti bannya dan tidak memasuki pitland. Akhirnya dia e tidak bisa menambahkan catatan waktu di lap ke-15 dia bisa di 1 menit 51. Lap ke-15 sudah kehabisan ban, Guys. Lap ke-15
11:11
Speaker A
Veda Pratama kehabisan ban. Dan di lap ke-16 ketika mereka sudah bannya baru, tapi Veda Ega Pratama sudah kehabisan ban karena dia memaksakan bannya. Nah, di sini eh Veda Ega Pratama menurun di 1 menit 55 detik 700 karena memang sudah
11:31
Speaker A
mengalami degradasi yang sangat sangat parah sekali. Dia melakukan eh free practice free practice 1 ini [musik] dibuat menjadi simulasi race seperti free practice 2 sehingga dia mengalami degradasi ban di lap ke-15. akhirnya tidak bisa memangkas catatan waktunya sendiri sehingga dipangkas
11:56
Speaker A
oleh catatan waktu pada Jol Kelso, Hakim Danis, Fernandez, Ogorman di sini ada Kararo, Scotten, ada Jesus Rios, ada Esteban gitu ya. Ini bukan kesalahan Feda. Veda mencoba. Jadi di sini sesuai data ini Veda mencoba segimana data dia di VPT 1 itu
12:20
Speaker A
pengumpulan data gimana ban ini ketika saya menggunakan sehingga maksimal mungkin 18 lap. Dia mengalami penurunan di lap ke-16 ya ke-16 dia bisa mencetak waktu di 1 menit 51 detik. Artinya dia bisa di 48 sebetulnya karena karena yang lain itu
12:44
Speaker A
bisa di menit 48. Kita lihat di Jol Kelso ya di sini ya eh di Jol Kels di sini e di posisi 48 46 guys sori 46 itu karena bannya baru jadi sebetulnya beda bisa menggunakan Honda Asianya bisa seperti jermitani di posisi
13:05
Speaker A
ketujuh harusnya Veda lebih bisa nah ini prediksi Veda Iga Pratama bisa podium guys pada race hari Minggu gimana Bang kalau race-nya itu enggak basah apakah beda bisa fight di depan jelas Tidak jelas bisa. Karena apa? Karena ini sirkuit tipe Honda banget. Meskipun ini
13:23
Speaker A
entah hujan entah panas, setidaknya Veda bisa P5 lima [musik] besar tapi besar kemungkinan Veda bisa fight di top grup.
13:32
Speaker A
Itu analis kita untuk San Marino Viga Pratama. Besar kemungkinan bisa mengibarkan bendera Indonesia di sirkuit Misano San Marino ini. Gitu dari sedikit dari saya data dari saya. Mudah-mudahan mewakili untuk kalian semua para pecinta kecepatan. Mudah-mudahan bisa mewakili dan bisa menjawab dari pertanyaan kalian
13:55
Speaker A
kenapa Veda Pratama bisa menurun dari SEPAT menjadi yang tercepat. Dan ini alasannya sedikit data untuk kalian.
14:01
Speaker A
kita tidak basa-basi, tidak menambahi, dan tidak mengurangi. Ini data valid dari MotoGP tentunya yang bisa kita share pada kalian untuk menggambarkan pada kalian semua agar lebih gampang untuk dimengerti. Mudah-mudahan kita bisa fight lagi, bisa mengawal e VDAIK Pratama di sesi berikutnya, Guys.
14:26
Speaker A
Sampai jumpa. Yeah.
Topics:Veda PratamaMotoGP San MarinoHondafree practicestrategi bansirkuit basahJol KelsoRames Tover Fernandezbalapan motoranalisis MotoGP

Get More with the SozAI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries, speaker detection, and unlimited transcriptions.

Or transcribe another YouTube video here →