Review Moto3 hari pertama GP San Marino 2026, fokus pada Fediger Pratama, pantauan Valentino Rossi ke Marc Marquez, dan analisis sesi latihan.
Key Takeaways
- Fediger Pratama berhasil melaju ke kualifikasi kedua dengan hasil positif meski kondisi lintasan menantang.
- Valentino Rossi memantau Marc Marquez dengan suasana santai, tidak ada ketegangan serius.
- Tim Honda Asia optimis dengan persiapan dan strategi untuk balapan di Misano.
- Kondisi fisik Fediger Pratama sudah pulih sepenuhnya setelah kecelakaan latihan.
- Insiden kecil antara pembalap tidak berujung penalti atau investigasi.
What the video covers
- Fediger Pratama menunjukkan hasil positif di hari pertama Moto3 San Marino dengan posisi 13 di sesi praktis dan lolos ke kualifikasi kedua.
- Valentino Rossi memantau Marc Marquez selama sesi practice MotoGP San Marino, yang menjadi perhatian media.
- David Almansa dan Joel Celso tampil kuat di sesi FP1 Moto3, sementara Maximo Killes sempat crash namun tetap berada di posisi 10.
- Fediger Pratama memilih menggunakan ban wet saat FP1 yang membuatnya berada di posisi 15, namun tetap puas dengan performa dan kondisi lintasan yang menantang.
- Tidak ada penalti atau investigasi lanjutan terkait insiden singgungan antara Fediger Pratama dan Maximo Killes.
- Manajer tim Honda Asia, Hirosi Ayuyama, menyatakan akhir pekan dimulai positif meski ada tantangan kondisi lintasan basah.
- Fediger Pratama sempat ke Medical Center karena ketidaknyamanan punggung akibat kecelakaan latihan, namun dinyatakan fit 100% untuk sesi selanjutnya.
- Pembalap lain seperti Mario Aji dan Kiandar Ramadanipa juga diharapkan tampil kompetitif di sesi kualifikasi dan balapan.
- Marc Marquez dan Valentino Rossi terlihat saling memantau dengan suasana santai dan hanya untuk hiburan selama sesi latihan.
- Ada pembahasan singkat tentang pengumuman pensiun pembalap Alex Reigns setelah musim 2026.
Chapters
- 00:00Pembukaan dan fokus Moto3 hari pertama
- 01:44Performa pembalap Moto3 di sesi FP1
- 03:11Strategi ban dan kondisi lintasan Fediger Pratama
- 04:34Analisis sesi sore dan interaksi dengan Maximo Killes
- 05:55Pernyataan tim Honda Asia dan persiapan kualifikasi
- 08:29Kondisi fisik Fediger Pratama dan kunjungan Medical Center
- 09:55Harapan untuk pembalap Indonesia dan Mario Aji
- 11:18Pantauan Valentino Rossi terhadap Marc Marquez
- 14:04Pengumuman pensiun Alex Reigns dan penalti pembalap
- 19:33Penutup dan rangkuman review after race
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
[musik] Halo semuanya, balik lagi di Review After Race ya. Langsung aja kita akan ngebahas apa sih di balik dari jalannya Moto3 di hari pertama, tentunya khususnya untuk Fediger Pratama dan juga ada yang memantau nih, Valentino Rossi memantau Marc Marquez. Ada apa di balik
Speaker A
dari pantauan Valentino Rossi ke Marc Marquez ya di sesi practice di MotoGP San Marino Italia 2026? Kita bahas satu-satu ya. Jadi yang pertama kita ke Veddega terlebih dahulu ya karena VDEGA ini mempunyai hasil yang positif di hari pertama di Moto3 San Marino di
Speaker A
sirkuit Misano Italia ya. Jadi kalau kita lihat dari foto-foto yang diunggah sama Fed Ega Pratama di Instagramnya ini bahkan ada foto di mana Fed Ega terlihat eh tersenyum ya ataupun tertawa gitu, happy. Yang menunjukkan bahwa hasil positif di hari pertamanya. Meskipun di
Speaker A
sesi praktis Veddega ini hanya berada di posisi ke-13, tapi karena dia masuk ke 14 besar makanya VDEA bisa langsung masuk ke kualifikasi kedua ya di kualifikasi nanti. Nah, untuk hasil dari sesi praktis Moto3 di San Marino ya
Speaker A
Italia yang pertama ada David Almansa ya. David Almansa ini kalau kita lihat kuat banget ya. Ini dari sesi FP1 kemudian di sesi praktis juga dia kuat banget bahkan di seri-seri sebelumnya sebelum di San Marino gitu ya ini
Speaker A
juga David Almansa kuat banget kemudian kedua ada Joel Celso. Eh ada Maximo Killes kalau brand Uriarte kemarin dia sempat crash ya tapi ini dia bisa berada di posisi ke-10 sementara untuk Feda Ega pertama tadi di posisi ke-13 ya. Lalu
Speaker A
apa kata Feda Ega Pratama gitu ya? Eh, setelah jalannya FP1 dan juga sesi practice ya. Ini seperti biasanya gue lansir dari press rilis Honda ya. Ini press rilis resmi dari Honda tim Asia. Jadi menurut dari VDIG Pratama yang berhasil
Speaker A
berada di posisi ke-13 ya dengan catatan waktunya 1 menit 41,770 detik. Ved IGA bilang bahwa di hari Jumat gitu untuk di sesi FP1 dan juga sesi praktis ya ini berjalan dengan lancar dan men dari VDEGA dia juga sangat puas dengan hasil hari Jumat
Speaker A
yaitu dari sesi FP1 dan juga sesi praktis. Sesi pagi berlangsung dalam kondisi lintasan basah ataupun di sesi FP1-nya. Namun pada beberapa menit terakhir kondisi lintasan ini mulai membaik dan sebagian besar pembalap beralih menggunakan ban slick ataupun ban
Speaker A
keringnya. Dan akhirnya ini VDEGA juga memutuskan untuk tetap menggunakan ban khusus hujan ataupun ban wet ya. Jadi saya hanya berusaha memperbaiki catatan waktu di setiap putaran sembari berupaya memahami kondisi lintasan sebaik mungkin. Nah, itu kata VDEGA ya. Jadi kalau kita lihat
Speaker A
dari FP1-nya memang kemarin VDEGA pertama itu sempat berada di posisi pertama gitu ya. Tapi karena memang lintasannya ini gambling setengah basah dan juga setengah kering ya karena sebelumnya ini di sirkuit Misano turun hujan. Kemudian Vedga awalnya ini
Speaker A
memang menggunakan pakai ban wet ya ataupun ban basah gitu sampai ini VDEGA juga enggak masuk ke pit kan dia akhirnya enggak enggak ada jeda dan tadi seperti em ee VDEGA pertama bilang dia tidak mengganti gitu ya untuk pakai
Speaker A
ban kering dan dia memutuskan untuk pakai ban basah selama sesi FP1. Jadi dia benar-benar enggak kepit dan juga enggak menggunakan jeda untuk mengganti ban keringnya. Dan seperti yang Fediga bilang bahwa dia memutuskan untuk menggunakan ban wet
Speaker A
gitu ya mungkin. Tapi kalau misalkan Fediga ini memutuskan untuk mengganti bannya menjadi ban slick gitu ya kayak Zen Mitani mungkin ini juga hasilnya akan lebih bagus di FP1-nya. Dan karena Zen Mit ini kalau kita lihat setelah dia mengganti ban slick ya, dia bisa
Speaker A
berada di posisi ketujuh. Sementara untuk VDEG pertama di FP1-nya ini posisi akhirnya di posisi ke-15 karena VDEGA menggunakan ban wet gitu. Nah, oke.
Speaker A
Lanjut. Apa kata Vedega ya untuk pada sesi sore ataupun di sesi praktisnya? Eh, VDEGA ini mencoba memahami lintasan dengan lebih baik serta menemukan racing line dan juga ritme, ritme balap ya ataupun gaya balapnya sendiri gitu. Dan ini juga menjadi kesempatan bagus untuk
Speaker A
berkendara bersama Maximo Keilles ya. Jadi, VDIG ini menyinggung Maximo dan bisa mengikuti dari Maximoes.
Speaker A
Hal itu membantu saya memahami aspek-aspek yang masih bisa saya tingkatkan. Jadi, kalau waktu kemarin kita lihat di sesi practice ya, di mana memang sempat ada singgungan sedikit gitu ya. Kalau kita lihat dari replay-nya, eh Maximiles itu kayak
Speaker A
menggesturkan ataupun mengekspresikan kesal gitu ya kepada Vedega Pratama gitu. Eh ketika dia bersisian gitu sama VDA. Padahal memang VDE GA duluan kan ya yang jalan baru kemudian ketika dia mau menyusul Maximo Killes ya dia
Speaker A
agak ngangkat tangannya gitu ya agak kesel gitu tapi kemudian dia bisa langsung istilahnya mendahului ya dari VDIGA Pratama tapi dengan kejadian ini ya ini enggak ada penalti ya untuk VDIG pertama dan juga dari FTOS sendiri ini memang enggak ada
Speaker A
lanjutannya gitu enggak ada investigasi lanjutan terkait dengan insiden ataupun kekesalan antara Maximokiles terhadap VDIGA Pratama gitu.
Speaker A
Oke, lanjut. Apa kata VDI terakhir ya? Jadi menurut dari VDIGA pertama sekarang saya memiliki beberapa poin yang bisa saya bahas dan kerjakan bersama tim. Keberhasilan lolos langsung ke kualifikasi kedua ini memberikan kami waktu tambahan untuk besok. Jadi kami
Speaker A
akan terus bekerja keras untuk memperbaiki catatan waktu dan juga posisi kami. Mudah-mudahan aja ya nanti VDIG Pratama dan juga timnya ini mempunyai strategi yang bagus untuk di sesi kualifikasinya. Dan kita lihat apa kata manajer tim Honda Asia yaitu
Speaker A
Hirosiama yang tentunya harus menyiapkan paket yang tepat, settingan motor yang tepat untuk VDIG Pratama. Jadi kalau katanya Hirosi Ayuyama hari ini menjadi awal akhir pekan yang positif ya meskipun kondisinya cukup menantang di pagi hari karena lintasan basah dan
Speaker A
VDGA pertama statumnya dan juga Zermitani ini memulai dengan ban khusus hujan. Jadi memang Hiroshia mengakui timnya ini memilih untuk menggunakan ban wet gitu ya. Lalu mulai di pertengahan sesi di FP1-nya, para pembalap beralih menggunakan ban SL ataupun ban kering.
Speaker A
Kedua pembalap merasa cukup nyaman dengan kondisi ini. Zen tampil sangat baik dengan finish di posisi ketujuh ya pada sesi pagi ataupun di FP1. Sementara untuk VDG pertama ini berada di posisi ke-15 dan Feda juga merasa percaya diri dengan motornya. Jadi saat lintasan
Speaker A
benar-benar kering di sore hari ataupun di sesi praktisnya, VDEGA pertama ini dinilai sama Hirosi Aama mampu meningkatkan kecepatannya dan finish di posisi ke-13 yang membawa VDEG pertama ini langsung masuk ke kualifikasi kedua.
Speaker A
Dan ini adalah merupakan hal yang cukup positif bagi kami ya menurut dari Hirosi Oyama dan juga timnya. Menurut dari Hirosi Ayama kami masih memiliki pekerjaan rumah dan perlu memperbaiki catatan waktu ya di sesi kualifikasi.
Speaker A
Namun kami telah mengawali akhir pekan ini dengan langkah positif. Nah, itu pernyataan dan juga pendapat dari Hirosi Aama.
Speaker A
Oh iya, ternyata ini setelah hari pertama ataupun di setelah sesi FP1-nya FDEGA Pratama ini harus mengunjungi Medical Center untuk dinyatakan apakah FDEGA pertama ini fit atau enggak untuk menjalani sesi praktis dan juga kemudian menjalani sesi FP2
Speaker A
dan juga sampai balapan. Gitu ya. Dan menurut dari Honda Tim Asia gitu ya, VDEGA ini ke medical center karena dia sempat merasakan sedikit ketidaknyamanan pada punggungnya akibat kecelakaan saat latihan ya. Namun kini kondisinya sudah 100% fit. Sementara itu dari ayahnya
Speaker A
Vedega Pratama ya, dari Om Sudarmono ini memang bilang Vedega sempat jatuh gitu pas latihan pakai CBR 600R seminggu sebelum balapan di Misano gitu ataupun di minggu lalu ya berarti. Dan menurut dari Om Sudarmono ini VDEGA baru bisa
Speaker A
beraktivitas di hari Selasa kemarin gitu ya. Dan Om Sudarmono ini juga meminta doanya supaya FDEGA ini bisa lancar ya untuk balapan di Misano. Amin. Ya, pastinya kita doain Om semoga VDEGA ini juga lancar-lancar aja. Oke, itu tadi
Speaker A
kita ngebahas sedikit soal VDIG Pratama. Eh, enggak sedikit ya, tapi banyak gitu. Tapi ini gua akan mengulas
Speaker A
nanti. Semoga Mario Aji punya hasil yang e kompetitif ya di sesi kualifikasi. Dan selain ada eh VDG Pratama dan juga Mario Aji eh di Misano ini juga ada Hiandra Madipa ya yang ee berlaga di Red Bull Rukis Cup dengan hasil kualifikasinya ya
Speaker A
ini berada di posisi keenam. Jadi nanti semoga di balapannya Ki Ramadipa ini punya ee hasil yang kompetitif juga supaya bisa berada di depan lagi bahkan siapa tahu ya bisa mengibarkan bendera Indonesia lagi gitu. Nah, untuk jadwalnya ya Kiandar Ramadanipa
Speaker A
teman-teman di Ratburu Kis Cap di Misano untuk race pertama ataupun balapan pertamanya di hari Sabtu ini di tanggal 12 September 2026 jamnya 210 waktu Indonesia Barat ataupun di jam 09.00 malam ya 10 menit waktu Indonesia Barat. ee dan juga di race keduanya
Speaker A
ataupun di balapan keduanya ini di hari Minggu ya tanggal 13 September 2026 di jam 13.45 waktu Indonesia Barat ataupun di jam si 45 menit ya. Jadi teman-teman yang mau nonton Kian Ramadipa jangan lupa juga untuk jadwalnya. Nih pokoknya
Speaker A
kita doain juga ya untuk semua pembalap Indonesia semoga bisa lancar-lancar balapan di ee sirkuit Misano Italia ini dan juga mendapatkan hasil yang terbaik.
Speaker A
Oke, kita lanjut ke MotoGP. Cie, ada yang mengamati nih, ada yang mengamati Valentino Rossi ini terlihat ya memang kayak mengamati bagaimana Marc Marquez gitu ya di sesi practice-nya. Sepertinya ada yang belum move on ya, tapi bukan siapa-siapa mungkin bukan fans-nya
Speaker A
kayaknya. ini yang belum Buffon adalah MotoGP-nya. Karena ee kalau kita lihat ya kemarin di tayangan ulang gitu ya ee dari sesi praktis ada momen di mana kameraman dari MotoGP ini selalu menyorot ganti-gantian gitu ya. Valentin Rossi, kemudian ke Marc Marquez,
Speaker A
kemudian balik lagi ke Valentino Rossi, terus kemudian balik lagi ke Marc Marquez sampai juga ada momen di mana eh Valentino Rossi ini mengamati Marc Marquez yang sedang menikung gitu di e sirkuit Misano di sesi praktisnya. Dan tampaknya gitu ya ini rasa-rasanya masih
Speaker A
belum move on karena e masih disanding-sandingkan antara Valentin Rossi dan juga eh Marquez. Padahal dan gue yakin karena eh Marquez ini dan juga Valentin Rossi akan e melihat bagaimana gitu ya ekspresi dari keduanya. Karena kalau kita lihat Valentin Rosi itu dia
Speaker A
bawa HP kan, bawa HP itu dia pastinya lagi nontonin sesi praktis gitu. Dan ketika apa kamera dari MotoGP itu nge-switch ya berganti-gantian antara Valentin Rossi dan juga Marc Marquez, Valentino Rossi pasti melihat ekspresinya Marc Marquez.
Speaker A
Kemudian juga Mark Marquez yang ada di boksnya gitu ya, yang lagi ee lagi jeda gitu. Ini juga pasti ngelihat dari ekspresinya Valen Rossi gitu ketika di-switch ya alias eh kameranya itu berganti-ganti gitu. Lalu apa respon dari Marquez ya terkait dengan kejadian
Speaker A
dipantau sama Valentino Rossy? Jadi Marquez ini eh sempat bilang di media scrum gitu ya ketika ditanya juga sama teman-teman media. Mark Marquez ini bilang menyorot dengan kamera antara dia dan juga F Rossi itu ya sekedar untuk have fun aja gitu ya dan juga menyajikan
Speaker A
eh show gitu untuk MotoGP. Dan menurut dari Marquez sebenarnya e itu enggak perlu dilakuin karena memang sudah ada tontonan menarik gitu ya di lintasan dan menurut dari Mark Marquez sudah ada cukup banyak show di lintasan untuk mulai memainkan games ataupun
Speaker A
permain-permain ini atau permainan kayak menyorot eh video gitu ya, menyorot e kamera antara Mark Marquez dan juga Valentino Rossi gitu. Jadi sebenarnya ya menurut dari Marquez enggak perlulah ya enggak perlulah pakai ee apa permainan kamera seperti itu gitu karena di
Speaker A
lintasan pun juga udah seru gitu ya di sesi praktisnya dan em jadi ada juga yang bertanya mungkin kenapa kok Van Rossi dia udah enggak di MotoGP lagi gitu ya tapi masih aja terus berdatangan di e MotoGP gitu khususnya di sirkuit
Speaker A
Misano Italia ini. Karena memang rumahnya Valentino Rossi ini dekat banget sama sirkuit Misano ya. Kan rumahnya Valentin Rose itu di Tafulia.
Speaker A
Sementara untuk di Misano itu di San Marino yaitu eh jaraknya ya cuma 10 km aja. Jadi kalau bisa dibilang eh sirkuit dari eh San Marino Misano ini adalah halaman belakangnya rumah dari Valentin Rossi gitu. [tertawa] Karena jaraknya antara Tafulia dan juga
Speaker A
ataupun rumahnya Valentin Rossi ya sama sirkuit Misano ini cuma 15 sampai 20 menit berkendara aja gitu. Jadi dekat banget ee wajar gitu ya kalau Valentin Rossi ini datang ke sirkuit Minsano. Dan selain memang karena dekat rumahnya, Valentin Rossi ini juga tentunya
Speaker A
mendukung dari timnya sendiri ya. Ada Vier 46 eh Pertamina Enduro dan tentunya dia mendukung Marco Bezeki ya eh di VR46 eh Racing Academy gitu. Dan kalau kita lihat eh di videonya tersebut juga Valent Rossi sempat mengunjungi Marco Bezeki yang memang masih dalam proses
Speaker A
pemulihan cedera gitu ya pada lututnya. Oke, itu tadi adalah komentar dari Marc Marquez ya terhadap pantauan Fosi. Dan untuk hasil dari eh sesi practice ataupun sekaligus para pembelap yang langsung masuk ke kualifikasi kedua.
Speaker A
Yang pertama ini tentunya ada Marco Bezeki. Kedua ada Mark Marquez. Ketiga ada Alex Marquez. Keempat ada Fabio Digia. Kelima ada Franco Morbidelli.
Speaker A
Keenam ada Pedro Acosta. Ketujuh ada Luca Marini. Ke-edelapan ada Johan Zarco. Kees9 ada Paul Espargaro dan juga ke-10 ada Jorhe Martin. Nah, pertarungan seru memang e terjadi antara Marc Marquez dan juga Marco Bezeki ya kalau kita lihat di sesi hari pertama yaitu di
Speaker A
FPS1 dan juga di sesi praktis. Karena di sesi FPS1-nya ini Marquez yang berada di pertama gitu ya. Kemudian untuk sesi practice-nya ini Marco Bezeki yang menjadi yang pertama gitu. Dan uniknya keduanya ini sama-sama eh recovery ya dari cedera ya. Kalau Marquez itu kan
Speaker A
recovery cedera dari bahu dan juga lengan tangan kanannya. Sementara untuk Marco Bezeki ini masih recovery di ee cedera lutut gitu. Bahkan ketika ditanyain siapa yang menjadi pembapter favorit di Misano ini, Marco Bezeki ini bilang eh Marc Marquez gitu ya, yang
Speaker A
menjadi ee terfavorit gitu. Sementara Marc Marquez gitu dia bilang, "Ah, ditanyain lagi nih siapa yang menjadi favorit gitu lagi ditanyain gitu kan karena ya dia bilang di Misano gitu ya, di Italia." Jadi tentunya menurut dari Marmarquez ya secara tidak langsung dia
Speaker A
menunjuk bahwa ya pembalap-pembab Italia lah yang menjadi terfavorit gitu. Tapi menurut dari Marmarquez lihat nanti aja gitu ya siapa yang bakal menjadi yang tercepat gitu. Nah, Marquez ini juga sebelumnya eh bilang gitu ya di media scrum bahwa sebenarnya orang-orang tuh
Speaker A
berpikir bahwa juara dunia hanya ada dua orang yaitu Marc Marquez dan juga Marco Bezeki gitu ya. Mark dan juga Marco.
Speaker A
Mark dan diang Marco. Tapi Marc Marquez ini mengingatkan bahwa bukan antara Marc Marquez dan juga Marco Bezeki aja yang sedang memperebutkan gelar juara dunia untuk MotoGP 2026. Tapi di leadership-nya ataupun di e pertamanya gitu ya, ada Jorhe Martin gitu. Kemudian
Speaker A
ada juga jangan melupakan Alex Marquez, Fabio Deia. Kemudian juga ada eh Pedro Acosta gitu menurut dari Marc Marquez yang juga berpotensi sebagai cender untuk juara dunia MotoGP 2026 ini. Oke, itu tadi adalah pendapat dari Mark Marquez dan juga Marco Bezeki. Ini akan
Speaker A
gue update sedikit soal pembalnya ya. Ada WP Kobanyaya yang masih aja nih kesulitan dengan motornya ya. Dan dia bilang dia sebenarnya juga udah mencoba setup yang sama seperti dengan Marc Mar Marquez, tapi tetap aja enggak ada bedanya dan enggak membuat ee PKOB ini
Speaker A
juga jadi improve ya. Hmm aneh ya. Tapi em semoga ini Ducati dan juga Pekobanya menemukan solusinya gitu. Ee setidaknya enggak sampai akhir-akhir dari eh seri MotoGP 2026 gitu baru nemuin solusinya.
Speaker A
Dan ada Alex Reigns ya yang akhirnya dia mengumumkan dia akan pensiun dari MotoGP setelah di 2026 ini karena memang dia juga enggak mendapatkan kontrak gitu ya atau perpanjangan kontrak untuk 2027 dan ee dia bilang semoga dia enggak nangis
Speaker A
di Valencia nanti gitu ya di akhir dari seri balapan MotoGP 2026 ataupun balapan terakhirnya gitu ya di ee akhir ee tahun ini. Tapi dia bangga bisa bertarung bersama dengan pembap-pembab legenda seperti Marc Marquez, Valentino Rossi, kemudian juga Pekobanya dan juga Jorge
Speaker A
Martin. Dan ada satu pembalap lagi ya ini satu pembalap yang kena penalti untuk balapan di San Marino Misano Italia yaitu tak lain dan tak bukan adalah Franco Morbidelli. Ya, Morbidelli ini dikenalkan penalti eh yaitu eh long penalty untuk balapannya nanti. Karena
Speaker A
Franco Morbidelli ini dianggap riding slow ya ataupun berkendara lambat dan mengganggu p lainnya yaitu ada Enia Bastian ini di tikungan ke-13 di saat sesi practice dan karena ini juga menjadi pelanggaran yang ke beberapa kalinya buat eh Morbidelli sampai
Speaker A
akhirnya dia kena long penalty ya untuk diapan nanti. Tapi ya memang Morbelli ini sering banget melakukan emm apa?
Speaker A
Riding slow ataupun eh mengganggu gitu ya. Dia berjalan berkendara melambat kemudian juga mengganggu para pembalap lainnya. Jadi untuk pembalap yang kenal penalti ada satu yaitu Franco Morpidelli. Oke, segitu dulu teman-teman untuk review after ini. Tadi kita udah ngebahas panjang lebar gitu ya, tapi
Speaker A
kira-kira prediksi kalian soal VDIG Patamaha di sesi kualifikasi di eh Moto Tris San Marino Italia ini seperti apa, Teman-teman? Bisa banget e kita berdiskusi di kolom komentar. Jadi, segitu dulu, Teman-teman. Bye-bye.
Speaker A
[musik] [musik]
Topics:Moto3GP San Marino 2026Fediger PratamaValentino RossiMarc MarquezMotoGPHonda AsiaMisanokualifikasi Moto3ban wet











