Skip to content

Quiles Kena Semprot Akibat Marah Ke Veda ‼️ P13 Veda Mulai Temukan Ritme Balapan Yang Sebenarnya

Drama insiden antara Feda Ega Pratama dan Maksimo Quiles di sesi praktis Moto 3 San Marino 2026, dengan sorotan dari komentator terkait gaya balap dan insiden di lintasan.

Key Takeaways

  • Insiden antara Feda dan Quiles tidak sepenuhnya kesalahan Feda.
  • Kecepatan Quiles lebih tinggi sehingga seharusnya bisa melakukan overtaking.
  • Komentator membela Feda dan mempertanyakan sikap Quiles.
  • Feda berhasil tampil kompetitif dan lolos ke Q2 meski mendapat tekanan.
  • Persaingan di sesi praktis sangat ketat dengan perubahan posisi yang dinamis.

What the video covers

  • Terjadi insiden menegangkan antara Feda Ega Pratama dan Maksimo Quiles pada sesi praktis Moto 3 San Marino 2026 di Misano.
  • Quiles menunjukkan gestur kecewa karena merasa Feda menghalangi jalurnya di lintasan.
  • Komentator Moto 3 menilai insiden tidak sepenuhnya kesalahan Feda dan mempertanyakan gaya balap Quiles.
  • Feda Ega Pratama berhasil mengamankan posisi ke-13 pada sesi praktis dan lolos langsung ke Q2.
  • Feda sempat mengalami penurunan posisi namun berhasil bangkit dan memperbaiki catatan waktunya.
  • Quiles yang merupakan pemimpin klasemen sempat berada di luar zona aman namun berhasil melesat ke posisi enam besar.
  • Komentator menyatakan Quiles seharusnya bisa melakukan overtaking karena kecepatannya jauh lebih tinggi.
  • Feda sedikit melebar dari racing line sehingga jalur Quiles tidak sepenuhnya terbuka.
  • Komentator membela Feda dan menyarankan Quiles lebih fokus pada lap terbaik daripada gestur kecewa.
  • Insiden ini menjadi salah satu momen paling menarik dalam sesi praktis Moto 3 San Marino 2026.

Answers

Questions about this video

Apa penyebab insiden antara Feda Ega Pratama dan Maksimo Quiles?

Insiden terjadi karena Quiles merasa Feda menghalangi jalurnya saat sesi praktis Moto 3 San Marino 2026. Namun komentator menilai Feda hanya sedikit melebar dari racing line dan Quiles seharusnya bisa melakukan overtaking.

Bagaimana komentar komentator Moto 3 mengenai insiden tersebut?

Komentator membela Feda dan mempertanyakan gestur kecewa Quiles. Mereka menilai insiden tidak sepenuhnya kesalahan Feda dan menyarankan Quiles lebih fokus pada lap terbaiknya.

Apa hasil akhir Feda Ega Pratama pada sesi praktis Moto 3 San Marino 2026?

Feda berhasil tampil kompetitif dan mengamankan posisi ke-13 pada sesi praktis, sehingga berhak lolos langsung ke kualifikasi 2 (Q2).

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:11
Speaker A
[musik] Drama menegangkan terjadi antara Feda Ega Pratama dan Maksimo Quiles pada sesi praktis Moto San Marino 2026 di Misano.
00:23
Speaker A
Insiden ini terjadi ketika sesi menyisakan sekitar 6 menit. Maksimo Quiles terlihat menunjukkan gestur kecewa kepada Feda. Rider Aspartim tersebut tampaknya merasa bahwa Feda telah menghalangi jalurnya di lintasan.
00:38
Speaker A
Namun yang menarik, insiden ini justru mendapat sorotan dari komentator Moto 3. Mereka menilai situasinya tidak sepenuhnya menjadi kesalahan Feda.
00:48
Speaker A
Bahkan gaya balap Quiles ikut dipertanyakan. Lantas bagaimana sebenarnya insiden antara dua rider yang dikenal cukup dekat ini terjadi?
00:57
Speaker A
Dan mengapa komentator justru memberikan pembelaan kepada Feda? Mari kita ulas lebih dalam. [musik] Sebelumnya setelah sukses menempati posisi ke-15 pada sesi free practice [musik] one, Feda Ega Pratama kembali turun ke lintasan pada sesi practice.
01:20
Speaker A
Kali ini targetnya jelas, yaitu mengamankan posisi 14 besar agar bisa langsung melaju ke kualifikasi 2 atau Q2. Dan Feda berhasil menjawab tantangan tersebut. Rider asal Indonesia itu tampil kompetitif. dan akhirnya mengamankan posisi ke-13 pada sesi practice Moto 3 San Marino 2026.
01:43
Speaker A
Hasil tersebut membuat Feda berhak lolos langsung ke Q2. Namun di balik keberhasilan tersebut muncul sebuah insiden dengan Maximo Quiles yang kemudian menjadi salah satu momen paling menarik dalam sesi practice kali ini.
02:01
Speaker A
[musik] Awalnya perjalanan Feda Ega Pratama di sesi practice Moto 3 San Marino berjalan cukup menjanjikan. Rider Honda Tim Asia tersebut langsung menunjukkan kecepatannya sejak awal sesi. Pada putaran pertamanya, Feda bahkan mampu menempati posisi keenam di antara seluruh pembalap yang turun ke lintasan.
02:23
Speaker A
Namun, persaingan di Misano berlangsung sangat ketat. Feda sempat turun ke posisi ke-13 tetapi ia tidak tinggal diam. Catatan waktunya kembali dipangkas dan membuatnya naik ke posisi ke-12.
02:35
Speaker A
Sayangnya setelah itu Feda mulai kesulitan menemukan waktu terbaiknya. Beberapa upaya untuk memperbaiki lap time belum membuahkan hasil, sementara para rival terus meningkatkan kecepatannya. Posisi Feda pun perlahan merosot hingga ke urutan ke-17. Melihat situasi tersebut, Honda Tim Asia akhirnya memanggil Feda masuk ke pit.
02:57
Speaker A
Tim kemudian melakukan evaluasi sementara Feda menyampaikan apa yang ia rasakan dari atas motor. Mereka harus menemukan solusi secepat mungkin karena waktu praktis terus berjalan. Ketika masih berada di dalam pit, posisi [musik] Feda bahkan semakin tertekan.
03:14
Speaker A
Dengan waktu yang tersisa sekitar 10 menit, namanya sudah turun hingga posisi ke-21. Situasi ini tentu membuat tekanan semakin besar, tetapi Feda justru menunjukkan respons yang menarik. Dengan waktu sekitar 9 menit tersisa, ia kembali keluar ke lintasan. Dan hanya
03:33
Speaker A
dalam satu rangkaian lap, Feda langsung membuat lompatan besar dengan kembali masuk ke zona 14 besar, tepatnya P12.
03:42
Speaker A
Posisinya naik hingga urutan ke-12. Namun, pekerjaan belum selesai. Posisi 14 besar masih sangat rapat dan bisa berubah kapan saja. Bahkan Maximo Quiles, pemimpin klasemen sementara sempat berada di luar zona aman dan terancam harus melewati Q1. Quiles kemudian menemukan kecepatannya dan
04:04
Speaker A
berhasil melesat hingga enam besar. Sementara itu, [musik] Feda berada jauh di belakangnya dan terus berusaha mempertahankan posisinya.
04:13
Speaker A
Memasuki 5 menit terakhir, Feda bahkan sudah berada di posisi ke-11 tepat di depan Hakim Danish.
04:21
Speaker A
Di saat para pembalap mulai memasuki fase krusial untuk mencatatkan lap terbaik, David Almansah juga kembali mempertajam waktunya menjadi 1 menit 40,912 [musik] detik. Dan tepat di tengah ketatnya persaingan tersebut, perhatian kemudian tertuju kepada Feda dan Maksimo Quiles. Sebuah momen di lintasan terjadi
04:45
Speaker A
di antara keduanya. Quiles terlihat tidak puas dan menunjukkan gestur [musik] kecewa kepada Feda. Momen inilah yang kemudian membuat sesi praktis semakin menarik karena muncul pertanyaan, sebenarnya apa yang terjadi antara Feda dan Quiles di lap tersebut?
05:04
Speaker A
[musik] Menariknya, insiden ini justru mendapat sorotan dari komentator Moto 3. Mereka menilai situasinya tidak sepenuhnya menjadi kesalahan Feda. Bahkan gaya balap Quiles ikut dipertanyakan.
05:27
Speaker A
Saat insiden ini pertama terjadi, komentator Moto 3 berkata, "Quiles tidak mengucapkan selamat petang menurut saya kepada Feda Pratama. Masih berada di top lap terbaik. Jika Quiles tetap berada di top lap terbaik, kamu akan menuju ke top 5. Jadi sebaiknya berusaha
05:44
Speaker A
untuk memindahkan kepala dan mencoba untuk mendapatkan top lap. Dan ketika momen itu ditayangkan ulang kembali, komentator kemudian membela Feda dan mempertanyakan gestur Quiles.
05:59
Speaker A
Komentator berkata, "Feda Pratama menurut saya sedikit lewat di jalanan, tapi Max Quiles juga jauh lebih cepat.
06:07
Speaker A
Jadi harusnya Quiles bisa lakukan overtake. Menurut komentator, Quiles mencoba mendapatkan catatan waktu terbaik dan Feda terlihat berada di jalur yang sama.
06:21
Speaker A
Feda memang sedikit melebar dari racing line dan membuat jalur Quiles tidak sepenuhnya terbuka. Quiles yang datang dengan kecepatan lebih tinggi kemudian terlihat tidak puas. Ia memberikan gestur kepada Feda seolah mempertanyakan mengapa Feda berada di jalurnya pada momen tersebut. Situasi itu sekilas
06:40
Speaker A
memang terlihat seperti Feda mengganggu lap cepat Quiles. Tetapi menariknya komentator Moto 3 justru melihat kejadian tersebut dari sudut pandang yang berbeda.
06:50
Speaker A
Mereka mengakui bahwa Feda memang sedikit keluar jalur ideal. Namun menurut komentator, kecepatan Quiles jauh lebih tinggi sehingga seharusnya pembalap Aspartim tersebut masih memiliki kesempatan untuk melakukan manuver dan melewati Feda. Dengan kata lain, komentator tidak melihat Feda sebagai satu-satunya pihak yang harus
07:12
Speaker A
disalahkan. Menurut komentator, Quiles seharusnya lebih fokus pada upayanya mendapatkan lap terbaik. Apalagi saat itu ia masih memiliki peluang besar untuk menembus lima besar apabila mampu mempertahankan kecepatannya.
07:27
Speaker A
Kemudian muncul penilaian yang cukup menarik. Komentator mengatakan bahwa Feda memang sedikit keluar dari jalur, tetapi Maksimo datang dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi. Artinya, dengan perbedaan kecepatan tersebut, Quiles dinilai masih bisa melakukan overtaking terhadap Feda. [musik] [musik] Setelah insiden itu, rider asal
07:56
Speaker A
Indonesia itu tetap fokus memperbaiki catatan waktunya. Hingga akhirnya ia tampil cukup kompetitif dan mengamankan posisi ke-13 pada sesi praktis Moto 3 San Marino 2026.
08:10
Speaker A
Hasil tersebut membuat Feda berhak lolos langsung ke Q2. Ch [musik]
Topics:Feda Ega PratamaMaksimo QuilesMoto 3 San Marino 2026praktis Moto 3insiden balapanKomentator Moto 3Q2 Moto 3balap motorMisanoAspartim

Get More with the SozAI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries, speaker detection, and unlimited transcriptions.

Or transcribe another YouTube video here →