Toyota Velos Hybrid, LMPV 7-seater entry level dengan mesin strong hybrid yang irit BBM dan fitur lengkap, hadir di Indonesia dengan harga mulai Rp99 juta.
Key Takeaways
- Velos Hybrid adalah MPV 7-seater hybrid termurah di Indonesia dengan teknologi strong hybrid yang sesungguhnya.
- Konsumsi BBM klaim mencapai 25,8 km/l dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 11,5 detik.
- Desain eksterior dan interior masih mirip dengan Velos bensin, dengan beberapa penyegaran di varian modelista.
- Fitur hybrid dan mode berkendara memberikan efisiensi bahan bakar dan pengalaman berkendara yang lebih baik.
- Preorder Velos Hybrid dibuka dengan harga khusus hingga akhir 2025 dan pengiriman unit mulai awal 2026.
What the video covers
- Toyota Velos HV atau Velos Hybrid adalah LMPV 7-seater entry level di Indonesia dengan mesin hybrid strong hybrid yang bisa berjalan hanya dengan motor listrik.
- Velos Hybrid tersedia dalam empat varian: Q modelista TSS, Q modelista, Q, dan V dengan harga preorder mulai Rp99 juta.
- Mesin hybrid menggunakan 2NRVEx 1500 cc Atkinson Cycle dengan tenaga gabungan 109 HP dan sistem power split yang efisien.
- Baterai hybrid ditempatkan di bawah jok depan, pengisian baterai secara self charging melalui regenerative braking dan mesin bensin.
- Transmisi menggunakan eCVT dengan fitur gigi B untuk meningkatkan regenerative braking dan mode berkendara normal, sport, eco, serta EV mode.
- Eksterior Velos Hybrid mirip dengan Velos biasa dengan beberapa perubahan seperti bumper depan berlubang dan emblem HV di belakang.
- Varian modelista memiliki detail eksterior lebih mewah dengan warna piano black dan aksen silver serta velg hitam gloss.
- Interior Velos Hybrid hampir sama dengan model sebelumnya, dengan sedikit pembaruan pada tombol start/stop dan head unit layar sentuh di varian Q ke atas.
- Kursi baris kedua dan ketiga menggunakan kombinasi bahan kulit sintetis dan kain, dengan konfigurasi jok yang nyaman untuk keluarga.
- Fitur keselamatan dan kenyamanan termasuk tombol EV mode, brake hold, blind spot indicator, dan speaker enam titik, namun belum ada lane centering.
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Ini adalah Toyota Velos HV atau Velos Hybrid. Yes, akhirnya LMPV atau MPV 7 seater entry level di Indonesia. Ada juga yang pakai mesin hybrid. Dan ini hybridnya hybrid beneran ya, bukan murninya dia bisa jalan beberapa saat hanya dengan motor listrik dan
Speaker A
baterainya aja dan bakal bikin konsumsi BBM jadi jauh lebih irit dibanding yang biasa. Nah, buat detailnya smart di SP Toyota Velos Hybrid.
Speaker A
Satu varian dan harga. Oke, jadi Velos Hybrid ini baru masuk tahap preorder aja ya. Jadi harga yang berlaku di sini baru berlaku hingga akhir 2025 aja. Dan yang pesan mobilnya sekarang juga baru bakal dapat unitnya di awal 2026. Velos hybrid
Speaker A
ini bakal ada empat varian. Dari paling tingginya Q modelista TSS, bawahnya Q modelista, bawahnya Q dan paling bawahnya V. Dan yang gila sih harganya ya varian paling bawahnya Rp99 juta di masa preorder ini. Cuma beda Rp3 juta dari harga Velos bensin paling murah
Speaker A
sekarang dan bikin dia jadi mobil seven seater hybrid termurah di Indonesia. Loh, Rp3 gimana? Nah, Rp3 itu kan mild hybrid alias mobilnya enggak bisa melaju kalau mesin bakarnya enggak nyala.
Speaker A
Sedangkan Velos ini strong hybrid. Jadi kita bisa jalan hanya dengan motor listrik dan baterainya aja buat beberapa saat. Nah, ada kabar Velos bermesin bensin bakal stop dijual di sini pas yang hybrid ini udah mulai dijual resmi.
Speaker A
Tapi Toyota masih belum konfirmasi hal itu. Ya, sama juga kayak banyakkanah info detail lain dari Velos Hybrid ini yang masih belum dikonfirmasi.
Speaker A
Dua, pilihan warna. Velos hybrid ini tersedia dalam empat pilihan warna ya. Putih platinum white pearl, silver silver mica metalic, hitam black metalic, dan merah dark red mica metalic. Sedangkan yang varian modelista hanya dalam tiga warna aja. Putih two
Speaker A
tone, silver two tone, dan merah two tone. Tiga, mesin hybrid. Oke, ini bagian yang paling membedakan Velos hybrid dan yang bermesin bensin. Kayak yang kita bilang sistem hybrid di Velos ini adalah strong hybrid yang artinya dia bisa jalan hanya dengan motor
Speaker A
listrik dan baterainya aja tanpa perlu menyalakan mesin bensinnya buat beberapa saat. Yang artinya respons akselerasinya bakal jadi lebih instan dan konsumsi BBM-nya otomatis bakal jadi jauh lebih irit buat dipakai sehari-hari. Apalagi bisa sering idle tanpa perlu nyalain mesin bensinnya juga ya. Sistem hybrid
Speaker A
yang dipakai mirip sama di Yaris Cross Hybrid. Mesinnya 2NRVEx 1500 cc dengan Atkinson Cycle. Tapi emang mesin bensinnya bertenaga 90 HP dan torsinya 121 Nm. Sedangkan motornya bertenaga 79 HP dan torsinya 141 Nm. Dan tenaga kombinasi dari sistem hybridnya 109 HP.
Speaker A
Baterainya ada di bawah jok depan, tapi Toyota belum konfirmasi jenis baterainya apa dan kapasitasnya berapa. Kalau di Yaris Cross sih pakainya lithium ion kapasitasnya 0,7 kWh kayak di Yaris Cross juga sistem hybridnya Velos ini adalah sistem series paralelnya yang artinya
Speaker A
motor dan mesinnya sama-sama bisa menggerakkan rodanya dan kayak sistem hybrid Toyota lainnya juga ini pakai sistem power split di mana sistemnya yang bakal nentuin seberapa banyak motor dan atau mesinnya perlu gerak buat gerakin final drive mobilnya. Nah, dibanding series parallel hybridnya
Speaker A
Honda atau kebanyakan mobil-mobil Cina, power split systemnya Toyota ini bakal lebih sering gerakin mesin bensinnya dibanding di mereka yang EV priority.
Speaker A
Meski harusnya enggak bakal sesering sistem hybridnya Hyundai gitu yang hanya paralel aja ya. Sedangkan baterainya diisi secara self charging alias bisa diisi pas kita memelankan laju via regenerative braking atau secara series di mana mesin bensinnya memutar generator untuk mengisi baterainya.
Speaker A
Transmisinya pakai yang tobut ECVT. Tapi ini bukan CVT beneran ya. Ini berupa kombinasi dua motor listrik dan planetary gear yang dibutuhkan buat sistem power split-nya itu. Nah, kalau penasaran tuas transmisi Velos yang bermesin bensin kayak gini. Sedangkan yang hybrid kayak gini. Ada gigi B buat
Speaker A
set regenerative braking yang lebih tinggi ya, yang bikin waktu kita lepas pedal gas, mobilnya bakal deselerasi lebih kuat dan ngisi baterainya dengan lebih cepat. Nah, kayak Velos biasa.
Speaker A
Velos hybrid ini juga berpenggerak roda depan dan ada mode berkendara juga yang bisa diganti pakai tombol di setir ini ya, normal. Terus kalau diklik sekali bakal masuk ke mode sport dan kalau klik terus tahan bakal masuk ke mode eco.
Speaker A
Yang beda di sebelah kanan sini ada tombol buat aktifin EV mode buat nyalain mode yang prioritasin enggak nyalain mesin bensinnya. Tapi tentunya ini hanya bisa diaktifin kalau baterainya cukup ya. Nah, klaim ke tim internalnya, Velos Hybrid ini bisa berakselerasi dari 0
Speaker A
sampai 100 km/h dalam 11,5 detik. Dan konsumsi BBM-nya bisa mencapai 25,8 km/l. Aslinya gimana? Well, tunggu nanti pas kita bisa tes lengkap ya.
Speaker A
Empat eksterior masih mirip. Kalau kalian berharap Velos Hybrid bakal banyak ubahan desainnya karena umurnya kan udah 4 tahun ya. Well, sayangnya ini masih kelihatan mirip banget ya.
Speaker A
Dimensinya pun tetap mirip ya panjangnya hampir 4,5 m-mirip sama Rp3 meski emang sedikit lebih kecil dibanding Xander atau Stargazer Carens. Beda yang bisa kita spot bahkan cuma dua ya. Bagian depan bumper bawah ini kalau di yang Velos biasa dia flat aja dengan
Speaker A
lekukan-lekukan gini. Di Velos hybrid jadi ada lubang-lubangnya gini ya. Dan di belakang dia ada emblem HV gini. Nah, kecuali kalau kalian ambilnya varian modelista yang di Velos sebelumnya kan emang belum ada ya. Nah, ini ubahannya jadi lumayan banyak. Kita detailin yang
Speaker A
varian Q dan Q modelista TSS ya. Depannya ini Velos yang lama, ini Velos hybrid dan ini Velos Q hybrid TSS modelista. Nah, kalau Q Hybrid biasa bagian paling atasnya kan ada chrome yang nyambung sampai ke bagian dalam lampu. Tuh yang modelista ini bagian
Speaker A
atasnya jadi piano black sampai ke bagian dalam lampunya juga jadi piano black. Ya, dan kalau grillnya di yang Q biasa hitam gloss gini dia modelista ini somehow dibuat jadi dove-dof gini ya. Nah, lis L kebalik di housing fog
Speaker A
lamp-nya. Kalau di yang biasa chrome gini di model ini jadi piano black juga kayak di atasnya. Dan di bumper paling bawahnya kalau yang Q biasa polos gini dia modelista ada tambahan panel silver-silver bergerigi gigi gini detail lampu depannya lampu kecilnya LED garis
Speaker A
lampu besarnya LED yang dua bilah terluar dan lampu jauhnya dua bilah yang dalam yang nyalanya gradual ya lampu sini LED sekuensial dan ada fog lamp halogen ya sampingnya ini Velos Q yang lama ini Velos Q hybrid dan ini Velos Q hybrid TSS
Speaker A
modelista bagian yang ini plek ketiplek sama ya yang Q hybrid dan Q yang lama.
Speaker A
Tapi emang sama yang modelista bedanya kelihatan banget nih. Pertama velgnya tetap pakai velg 17 inci gini yang masih kelihatan besar di sebuah Velos.
Speaker A
Nah, kalau yang di Q hybrid itu warnanya dual tone yang di modelista dibikin hitam gloss gini aja. Nah, selera dia lebih suka yang mana dan masing-masing dipakaiin ban 205/20 R17. Fendernya juga dibedain. Kodiq hybrid body color aja tapi ada lekukannya gini. Dia modelista
Speaker A
ditambahin panel hitam dove gini. Tapi ini terputus ya, enggak langsung nyambung sama cladding plastik hitam paling bawahnya. Handle pintunya yang Q hybrid warna body yang modelista dibuat hitam gloss. Di pintunya yang paling bawah yang Q hybrid polos modelista ada
Speaker A
tambahan panel hitamnya yang ada tulisan modelistanya gini ya di ujungnya garis super panjangnya nyambung dari lampu depan sampai jendela belakangnya di Q hybrid chrome dan di modelista jadi hitam gloss. Spionnya yang Q hybrid warna body dan yang modelista hitam
Speaker A
gloss. Dan atapnya di yang hybrid warna body yang modelista hitam gloss juga. Kedua varian ini tetap ada roof rail silver-nya ya. Belakangnya ini yang Velos Q yang lama. Ini Velos Q hybrid dan ini Velos Q hybrid TSS modelista. Sama kayak sampingnya. Bagian ini juga plek
Speaker A
ketiplek sama ya Q hybrid dan Q yang lama. Paling beda di emblemnya aja tadi ya. Q hybrid ada HV-nya. Lampu belakangnya tetap pakai model yang full nyambung dari kiri ke kanan. Logo Velos di bawah emblem Toyotanya kalau di
Speaker A
varian Q hybrid tetap pakai chrome gini. Sedangkan di modelista
Speaker A
lebih polos gini. Yang modelista ada tambahan panel dari modelista gini yang sama knalpotnya ngumpet di sebelah kanan sini dan ada antena sif gini ya. Detail lampu belakangnya, lampu malamnya LED super manjang yang keputus emblemnya aja. Lampu remnya LED kecil di ujung
Speaker A
itu. Lampu seninnya LED juga dan lampu mundurnya juga LED. Lima. Interior tetap mirip. Kayak luarnya dalamnya Velos Hybrid pun masih sangat-sangat mirip ya sama Velos yang keluar dari akhir 2021 kemarin. Poin ubahan paling kelihatan sebenarnya cuma tombol start stop ini. Dari tadinya
Speaker A
hitam sekarang jadi biru khbridnya Toyota. Tuas transmisi yang urutannya jadi berubah. Terus adanya gundukan di bawah kedua jok depan karena ada baterainya. Terus varian Q ke atas jadi pakai head unit baru yang sedikit lebih besar. Bagian pinggir jok semua
Speaker A
variannya dari tadinya putih gini sekarang jadi hitam gini. Lantai baris kedua kalau tadinya tengahnya ada gundukannya sekarang jadi full rata. Dan khusus varian modelista interiornya jadi serba hitam ya. Yes. Kalau yang Q hybrid kan dashboard bagian tengahnya warna
Speaker A
putih gini termasuk di cup holder kanan dan yang lapis kulit di sebelah kiri. Nah dia yang modelista jadi full hitam kayak gini. Lebih kelihatan monoton sih ya sebenarnya meskipun mungkin kebanyakan masyarakat Indonesia yang takut kotor itu lebih suka. Dan ini
Speaker A
termasuk garis panel yang dari kontrol AC sampai ke konsol tengah. Kalau yang di Q hybrid biasa silver dia modelista dibuat jadi lebih gelap ya kelihatannya.
Speaker A
Yang di pintu juga ya. Kalau yang di Q hybrid di atas dan di tengahnya ada putih-putihnya gini yang di modelista dibuat jadi hitam semua. Meski emang bagian yang agak nanggung menurut kita, pilar ABC-nya kalau yang di Q hybrid
Speaker A
warna abu-abu dan ketemu sama plafon abu-abu. Dia modelista pilarnya warna hitam tapi tetap ketemunya sama plafon abu-abu. Hmm. Anyway, sisanya sama kayak Velo sebelumnya. Setirnya sama tetap di lapis kulit kayak gini lingkarnya.
Speaker A
Desain dashboard overall-nya yang mirip race, Rocky, Ya, Yaris Cross dan iya kayak sebelumnya juga soal build quality emang bukan yang terbaik ya di bawah R3 Xander Stargazer meskipun di sisi lain bisa ngepresin hybrid di harga segini dan tetap dapat seven seater masih
Speaker A
impresif si menurut kita. Jok depannya kayak gini yang pakai bahan kulit sintetis di pinggirnya dan bahan kain di tengahnya dengan motif diamond-diamond yang sekarang warnanya jadi full hitam.
Speaker A
Ya, ini jok baris keduanya yang sama juga pinggirnya dan khusus jok tengahnya di lapis bahan kulit sintetis. Sedangkan buat duduk di bagian kiri kanannya dipakaiin bahan kain lengkap ya dengan tiga headr su adjustable. Dan ini jok baris ketiganya yang pakai bahan kain
Speaker A
semua tapi masih ada motif-motif diamond-diamond-nya. Tetap ada ambient light biru kecil di dekat tuas transmisinya. Dan ini pintunya yang depan ada pegangan tangan besarnya yang ada aksen ala-ala karbon di atasnya.
Speaker A
Yang di sekitar handle pintunya berbahan plastik tapi ada jahitan-jahitan palsu alias cetakan. Di belakangnya ada motif ketiga dimensian dan buat sandaran tangannya di lapis kulit empuk.
Speaker A
Sedangkan yang pintu belakang kelihatan lebih simpel tanpa cetakan alat jahitan dan tanpa pegangan tangan yang besar.
Speaker A
Tapi tetap ada lapis kulit di sandaran tangannya dan ada cup holder yang sejajar sama sandaran tangannya. Detail lain di dalam kabin lampu kabinnya ada dua gini LED ya. Di baris kedua ada satu LED juga dan ini sharing ya sama yang di
Speaker A
baris ketiga. Meski emang di bagasi ada satu lampu halogen tambahan sih ya. Pegangan tangan plafonnya yang di depan sini hanya ada di kiri aja yang driver enggak ada. Yang di baris kedua pakai model lipat gini tapi enggak ada
Speaker A
gantungan bajunya di kiri kanannya ya. Sedangkan di baris ketiga gak ada double blowernya. Pakai model yang unik gini ya. Terintegrasi plafon bukannya menggunduk banget kayak kebanyakan di kelasnya. Sunfisernya yang kanan ada card holdernya di luar tapi dalamnya polos ya. Sedangkan yang kiri ada card
Speaker A
holder di dalam dan ada kaca yang bisa ditutup buka tapi tanpa lampu. Spion tengahnya ada yang naik manual. Jadi kalau silau tinggal dicekin aja. Oh dan kayak sebelumnya Velos ini juga bisa dibikin jadi sofa mode ya dari baris
Speaker A
pertama ke baris kedua. Dan karena slider joknya panjang, jadinya bisa dibikin sofa mode juga dari baris kedua ke baris ketiga. Nice dia. Tapi gimana rasanya duduk di dalam kabinnya?
Speaker A
Enam. Konfigurasi jok. Oke, buat masuk ke depan pintunya kerasa cukup ringan si dibanding R3 XAnder Stargzer gitu.
Speaker A
Bukannya termasuk lebar, tampak ke dalamnya masih cukup rendah dan gampang lah ya. Posisi duduk di depan sini kalau dibuat paling rendah termasuk rendah nih ya. Beda sama Avanza dan Velos yang zaman dulu atau sama Rush gitu ya. Ini
Speaker A
berasa MPV banget lebih ergonomis ya. Dan cukup oke juga visibilitas keluarnya, gundukan kap mesinnya cukup kelihatan buat jadi patokan dan ke sampingnya juga oke ya karena jendelanya gede banget dan karena spionnya di pintu jadi cukup kurangin area blind spot-nya.
Speaker A
Pengaturan jok drivernya manual slide recline dan bisa dinaik turunin ketinggiannya. Yang penumpang depan slide dan recline aja ya. Headr-nya pengaturannya naik turun aja ya. Tapi udah enak sih headrnya udah cukup maju.
Speaker A
Jadi kita bisa sandarin kepala sambil nyetir tanpa ngedangah. Mantap. Headroom-nya aman banget di depan sini buat sandarin tangan di tengah ada laci konsol tengah kecil ini yang berlapis kulit jadi empuk. Meski karena gak bisa digeser maju mundur, jadi agak susah sih
Speaker A
buat sandarin tangan sambil pegang setirnya. Yang di pintu juga buat sandaran tangannya udah dilapis kulit jadi empuk gini. Seat belt-nya tetap enggak bisa diatur naik turun. Setirnya selain tilt sekarang juga bisa teleskopik. Dan buat sandaran kaki kiri driver, ada gundukan kecil tapi enggak
Speaker A
ada petnya. Ya, sekarang kita ke belakang. Pintu belakangnya sedikit lebih berat dibanding yang di depan karena emang ukurannya lebih besar juga ya. Tapi sekali lagi dibanding pintu R3 XAnder, Stargazer gitu, ini masih kerasa lebih ringan ya. bukanya cukup lebar,
Speaker A
apalagi karena pintunya panjang jadi akses masuknya gampang ya. Dan karena atapnya gak turun-turun, jadi kepala kita gak perlu nunduk pas masuk. Posisi duduk di baris kedua sini lebih tinggi ya dibanding di depan. Dan dudukan joknya enak nih nopang paha kita dengan
Speaker A
cukup baik ya. Sebenarnya sih jarak antara dudukan jok dan lantainya cukup jauh nih. Tapi bagian ini nih yang bikin jadi kurang enak. Jadi kalau di Velos yang biasa kan kaki kita masih bisa diselipin ke bawah jok depan. Di yang
Speaker A
hybrid ini karena ada gundukan baterainya gini jadi kaki kita mentok ya. Gak bisa dimasukin ke bawah jok depan sama sekali. Efeknya kalau badan kalian tinggi banget udah pasti bakal bikin kakinya kepentok dan bikin sudut paha kalian lebih ngangkat ya. Dan kaki
Speaker A
kita juga jadi enggak bisa ngerasain efek selonjoran jadinya ya. Dan mesti jadi pertimbangan juga nih kalau kalian sering bawa penumpang di baris ketiga yang artinya kan harus majuin sedikit ya kan jok baris keduanya. Oke, jok baris kedua ini masih pakai slider super
Speaker A
panjang dari sebelumnya. Jadi fleksibel nih yang ngasih ruangnya nih. Kalau dibikin maju mentok kaki kita bisa sampai mentok sama jok di depannya. Ini misalnya kita mau maksimalin ruang di belakang lagi atau misalnya yang duduk di sini anak kecil dan pengin dekat sama
Speaker A
orang tuanya yang di depan gitu ya. Dan K dimundurin mentok ruang kakinya luar biasa lega. Paling lega sih ya ini soalnya ruang kaki di kelasnya karena slider panjangnya tadi itu. Tapi ya ini udah enggak nyisain ruang di baris
Speaker A
ketiganya ya. Nanti kita lihat. Dan sekali lagi ini ruang gerak sepatu kita pada dasarnya enggak ada ya. Headter ketiga sisinya adjustable. Jadi kita bisa bersandar nyaman gini. Sudut rebahancok ini bisa diubah-ubah ya, fleksibel dan bahkan bisa sampai mentok
Speaker A
rebahnya sampai full tiduran gini. Paling rebah sih ya ini di gelasnya. Okelah gini kalau dibuat tegak ini ruang kepalanya masih aman ya. Dan ini kalau kita rebahin misalnya ruang kepalanya jadi lebih lega lagi ya. Lanjut buat sandaran tangan di pintu udah dilapis
Speaker A
kulit jadi empuk dan di tengahnya jok bagian tengah sini bisa kita turunin nih buat jadi arm yang empuk gini. Dan karena tengahnya bolong jadi kayak ngasih kesan semi-semi captain seat gitu ya. Oke, kalau mau duduk bertiga napa ke
Speaker A
tengahnya masih cukup gampang kakinya gak perlu terlalu ngelipat. Nah, tapi enak nih kalau yang Velos bensin di tengah lantainya kan masih ada gundukannya. Dia yang hybrid ini jadi rata ya. Jadi kaki kita enggak perlu ke kiri kanannya. Dudukan jok tengahnya
Speaker A
sedikit lebih keras ya dan sedikit lebih tinggi juga dibanding kiri kanannya. Dan cukup gampang ketusuk sama seat belt ini. Sandarannya juga lebih keras dan lebih maju. Tapi karena ada headrter adjustable jadi kepala kita enggak ngedangak ya. Dan ruang kepalanya masih
Speaker A
aman. Dan seat belt di tengah sini tiga titik yang dari atas ya. Oh, catatan.
Speaker A
Karena Lebar Velos ini yang paling kecil di kelasnya. Jadi, meskipun dia bisa punya Light room yang paling lega di kelasnya, tapi kalau mesti duduk bertiga emang bakal kerasa jadi yang paling sempit ya di kelasnya. Oke, sekarang kita ke paling belakang buat ke baris
Speaker A
ketiga. Kalau dari sebelah kiri sini tinggal tarik aja tuol sini dan nanti joknya bakal kelipet dan keangkat atau one touch tumble ya disebutnya. Jadi, kaki kita bisa napak ke belakang. Dari sebelah kanan juga bisa ya, tapi bedanya joknya yang tumble, jok kanan dan
Speaker A
tengahnya sekaligus. Oke, jok paling belakang sini. Heads-nya dua-duanya bisa dinaikin dulu. Nah, jarak dudukan jok ini sama lantainya cukup jauh ya. Mirip di Xpander tapi emang gak sebaik di R3 dan Stargazer. Tapi okelah, sudut paha kita enggak terlalu naik ya. Sudut
Speaker A
sandaran joknya bisa kita ubah-ubah ya pakai tali di atas ini. Dan ini bagian bawah joknya ikut bergerak juga. Dari paling tengah ke segini ini ruang kepalanya udah super mepet ya. Hampir enggak ada sisanya. Ini kalau dibuat paling rebah termasuk cukup rebah lah ya
Speaker A
buat baris ketiga dan ruang kepalanya sedikit lebih aman dibanding tadi. Ruang kakinya. Nah, karena slider super fleksibelnya tadi, ini sisa ruang kaki kalau kita geser jok tangannya sampai super mentok ke depan masih luas banget sisanya. Meskipun yang tadi orang di
Speaker A
depan kita bakal kesempitan banget. Nah, ini kalau jok baris kedua dimundurin mentok kelihatan ya kaki kita udah kejepit enggak cukup. Jadi kalau mau ada orang duduk di baris ketiga ini emang enggak bisa dimundurin sampai mentok baris keduanya. Ruang buat gerak
Speaker A
sepatunya enggak luas tapi enggak sampai lega juga ya. Di sebelah kanan ada buat sandarin tangan gini dan yang kiri juga.
Speaker A
Nah, ukuran jendelanya sebenarnya lumayan besar, tapi bentuk yang kayak gini itu bikin pas kita nengok keluar langsung kelihatan pilarnya. Tapi ya gak terlalu ngasih kesan claustrofobik juga lah ya. Tujuh, fitur tetap mirip. Sama kayak eksterior dan interiornya, Velos
Speaker A
baru ini juga sangat minim fitur baru ya. Malah yang baru sebenarnya hanya head unitnya ini di varian Q ke atas dan ada penyegaran di instrumen clusternya aja karena di model hybrid ya. Head unitnya dulu varian que ke atas layar
Speaker A
sentuh 10 inci model flow tinggi gini. Nah, ini tampilannya mirip di Fortuner dan desain X baru ya. Kalau swipe down dari atas ada beberapa kontrol cepat gini. Yang di tengah widget-widget besar dan paling bawahnya beberapa kontrol juga. Kayak sebelumnya tetap ada menu
Speaker A
prepaid card buat ngecek saldo kartu Mandiri Imani atau Flash BCA. Ya, ada perintah suara meski enggak kita cobain juga. Ada wireless Apple CarPlay dan Android Auto. Jadi kita bisa sambungin HP kita tanpa kabel dan munculin interface yang familiar gini yang
Speaker A
berpakai aplikasi kayak Apple Music, Spotify, Google Maps dan lain-lainnya. Ada gesture juga tiga jari ke bawah buat balik ke menu utama. Menu-menunya di bagian connection. Selain ada auto, Apple CarPlay buat baca kartu imani dan cek dealer Toyota, ada juga fitur auto
Speaker A
link ini buat mirroring dari HP kita ya dan suran monitor buat buka kamera 360-nya. Di bagian entertainment ada RCTI plus buat streaming video, noise buat streaming audio, video browser, dan browser internet. Yang semuanya ini bisa langsung buka tanpa perlu koneksiin ke
Speaker A
internet HP kita. Karena Velos yang varian Q ke atas ini ada koneksi internetnya ya. Sekarang ada game juga seandainya kalian bosan dan somehow enggak mau main game di HP kalian aja.
Speaker A
Indikator guide ini buat dikasih lihat nama-nama indikator yang bakal nyala di mobil dan artinya apa. Dan settingsnya termasuk standar sih, enggak sampai ngatur setting-settings mobilnya langsung. Instrumen clusternya di kirinya LCD TFT 7 inci dengan tambahan LCD ala kalkulator di sebelah kanannya.
Speaker A
Ya, ini temanya ada empat tapi beda sama yang Velos biasa dulu. Di sini animasi openingnya enggak aneh-aneh ya. Lebih simpel kayak di Rocky Hybrid. Yang display satu tampilannya gini.
Speaker A
Yang display 2 kayak gini. Yang display 3 gini. dan yang display 4 gini. Dan masing-masing juga kalau kita ganti ke mode sport atau power itu bakal bikin beberapa bagiannya jadi merah-merah ya.
Speaker A
Oke, menu yang bisa diganti pertama ada layar konsumsi BBM instan dan rata-rata. Kalau geser ke bawah ada sisa jarak berkendara, ke bawah lagi ada durasi perjalanan dan berapa persennya pakai mode EV. Geser kanan ada layar energy flow. Terus ada jam, layar kosong. Geser
Speaker A
kanan lagi ada layar warning dan geser kanan lagi masuk ke settingsnya yang banyak banget isinya. Pertama ada buat atur terang gelap layar instrumen clusternya. Atur waktu dan tanggal, ganti-ganti terma tadi. Terus atur hal-hal yang ditampilin di layar ini
Speaker A
kayak atur indikator RO, otomatis reset data konsumsi BBM dan trip A setelah isi bensin. Pakai animasi opening tadi atau enggak, pas matiin mobil ditampilin info konsumsi atau enggak, terus bisa munculin layar nunjukin ban belok-belok kalau kita putterin setir. Indikatornya
Speaker A
ngasih lihat cara kita ganti mode berkendara dan indikator review-nya nyala atau enggak. Lanjut ada bunyi lampu sein dan volume lagu pembukaan mobilnya. Notification ini bisa kita set pengingat ya nanti di tanggal tertentu mau diingatin buat ulang tahun atau
Speaker A
apalah bisa settings mobil. Kalau di varian TSS ada buat atur ADAS-nya tapi di model yang Q yang kita videoin ini enggak ada ya. Ada buat atur auto lock, auto unlock, bunyi bip bip pas buka kunci seberapa kencang. Terus ada buat
Speaker A
atur speed sensing wiper dan otomatis nyalain wiper belakang. Ada buat pati nyalain one touch spter signal dan welcome lamp yang bakal nyalain lampu kabin dan lampu belakang kalau kita dekatin mobilnya. Dan ada follow me home juga. Dan terakhir ada menu maintenance
Speaker A
yang bisa kita set buat ingetin kapan ganti oli dan lain-lainnya. Nah, sebenarnya ada yang baru lagi ya, fitur internet connected Velos ini yang disebut te in touch karena jadi dapat versi barunya. Salah satunya bikin mobilnya bisa jadi mobile hotspot. Dan
Speaker A
selain fitur standar kayak Geo Fencing, Valemote, lihat posisi mobil dan lain-lainnya, harusnya ada tambahan remote immobilizer juga ya yang bisa matiin mesin mobil kalau terdeteksi di curi di luar itu sisanya sama ya atau paling enggak di varian paling atasnya
Speaker A
sih sama karena kalau yang dulu ada rear seat entertainment-nya di Q hybrid yang baru ini enggak ada ya. Adanya di varian Q modelista ini. Sekarang semua varian tetap dapat rem parkir elektrik mantap.
Speaker A
Matiinnya tinggal tekan sambil injak pedal rem dan aktifinnya tinggal tarik aja. Dan ada brake hold-nya buat nahan remnya pas kita udah berhenti juga ya.
Speaker A
Lanjut. Lampunya otomatis. Nice ya. Wipernya masih intermittent standar yang bisa kita set ini di mid-nya dan bakal bikin kecepatan wipernya. Jadi ikutin kecepatan mobilnya dan bisa otomatis aktifin wiper belakang kalau kita masuk gigi mundur pas wiper depannya lagi
Speaker A
nyala. Tetap ada wireless charger juga. Jadi yang HP-nya ada C standarnya bisa tinggal taruh aja dan bakal kecharge.
Speaker A
Dan tetap ada tombol on off buat mati nyalain wireless chargernya juga ya. Inputnya di depan tetap ada satu USB port di samping kiri sini. Satu lagi juga tetap di head unit tapi posisinya berubah aja. Di balik laci konsol tengah
Speaker A
ada power outlet gini. Di belakang konsol tengahnya tetap ada dua USB port E. Dan di baris ketiga ada satu power outlet lagi AC-nya. Nah, ini nih yang paling sayang sih ya. Setiap varian dapat auto climate control alias kita
Speaker A
bisa set suhunya aja dan nanti kecepatan kipasnya bakal menyesuaikan. Suhu paling dingin 17,5 derajat Celcius dan paling panas 28 derajat. Tapi kayak sebelumnya tetap enggak ada pengaturan arah semburan AC-nya. Jadi enggak bisa sembur ke bagian kaki atau enggak bisa ke atas
Speaker A
juga buat jadi difoster kaca depan. sayangnya mengingat setiap kompetitornya udah punya sekarang ini ya kan tapi tetap ada di foger kaca belakangnya tetap ada double blower juga yang ventilasinya unik ini ya nyatu di plafonnya meskipun emang flap yang di
Speaker A
sini cukup cepat jadi kendor sih ya dan ada empat level kecepatannya lanjut kuncinya masih sama yang tombol locknya ada di logo toyotanya ini. Ini ada passif kill centry-nya. Jadi kalau mobilnya kekunci, remote-nya tinggal dikantongin aja deketin mobilnya. Dan
Speaker A
bukan gerak bagian dalam handel-nya ya, tapi tekan alur kecil ini di handel-nya buat buka kuncinya. Nanti spionnya bakal ikut kebuka juga. Dan buat kunci lagi, tap lagi alurnya. Buat nyalain mesin pakai tombol start stop ini yang karena hybrid jadi biru gini ya sekarang.
Speaker A
Sedangkan kalau mau lipat spionnya sendiri pakai tombol di sini ya. Speakernya ada enam, empat di depan dan dua di tengah. Tombol di sebelah kanan ada buat next preview track teleponi dan ganti mode berkendara. Nah, kalau yang di modelista TSS lebih lengkap ya, ada
Speaker A
tombol adaptif cruise controlnya segala. Sedangkan yang setir sebelah kiri ada batur volume atur remid dan voice command. Dan jendelanya yang auto up down tetap CC driver aja ya.
Speaker A
Delapan, detail safety. Bagian ini juga enggak ada sentuhan yang terlalu beda sih. Cukup pokok sih karena dari 2021 kemarin sebenarnya fitur safety Velos juga udah cukup oke ya. Fitur safety aktifnya ada satu di sini disebutnya TSS alis Toyota Safety Sense cuma ada di
Speaker A
varian tertinggi Q modelista TSS-nya yang manfaatin dua kamera di balik spion tengah ini buat fitur deteksi objek dan garis di depan dan dua radar yang sembunyi di balik kiri kanan bumper belakang buat fitur blind spot pertama yang baru sekarang ada adaptive cruise
Speaker A
controlnya jadi selain bisa set kecepatan konstan tanpa berinjak pedal gasnya mobilnya sekarang juga bisa ikutin ketika mobil di depan memelan dan mengencang lagi tanpa kita perlu injak pedal rem dan pedal gasnya. Nice lah ya.
Speaker A
Tapi kita belum dapat info sih apakah adaptive cruise di Velow Hybrid ini bisa ikutin mobil depan sampai berhenti atau enggak. Lanjut ada pre colollision warning dan preollision breaking yang bisa mendeteksi kemungkinan nabrak mobil, motor, atau pejalan kaki di depan
Speaker A
dan bakal ngeremin otomatis kalau udah terdeteksi dan enggak kita injak pedal remnya. Lanjut, ada lane departure warning dan lane departure prevention yang bisa mendeteksi kalau mobilnya mau keluar garis dan bakal ngasih peringatan plus ngasih feedback putterin setirnya supaya mobilnya enggak jadi keluar
Speaker A
lajur. Ada front departure alert yang bakal ngasih peringatan. Misalnya di lampu merah, mobil depan kita udah jalan, tapi kita belum ikut jalan. Dan ada pedal miss operation control yang bakal nahan mobilnya supaya enggak jalan kalau kita enggak sengaja injak pedal
Speaker A
gasnya pas kedeteksi ada objek di depan kita. Dan terakhir blind spot monitoring yang bakal nyalain indikator di spion ini kalau mendeteksi ada objek di titik buta dan bakal kedap-kedip kalau kita nyalain lampuin ke arah situ. Dan ada rear cross traffic alert yang bakal
Speaker A
kedipin si cahaya blind spot tadi kalau ada objek di kanan kiri kita pas kita lagi mundur. Ya sayangnya belum ada fitur lane centering atau lane tracing assist ya kalau di Toyota namanya. Tapi sekali lagi ini juga udah termasuk
Speaker A
lengkap lah ya airbag-nya. Di varian Q yang kita videoin ini cuma ada dua dua airbag depan aja. Sedangkan varian Q modelista TSS ada enam ya. Tambahannya dua airbag samping di samping kedok depan dan dua airbag pilar yang memanjang. Remnya rem depan cakram
Speaker A
ventilasi dan yang belakangnya cakram tentunya ada ABS, IBD dan break assist juga. Stability control juga ada yang bisa matiin traction controlnya aja kalau ditekan sebentar dan kalau ditahan lama bakal matiin stability controlnya juga. Ada heill statis juga yang bakal
Speaker A
nahan rem mobilnya beberapa detik ditanjakan biar kaki kita bisa pindah dari pedal rem ke pedal gas tanpa mobil yang merosot dulu. Di dalam juga ada indikator seat belt penumpang gini.
Speaker A
Sensor parkirnya. Di belakang ada dua titik. Di depan enggak ada. Kameranya varian Q ke atas dapat empat kamera ya.
Speaker A
Satu kamera di depan, satu kamera di masing-masing spion, dan satu kamera di belakang yang bisa ngasilin gambar 360 derajat gini. Dia ada beberapa angle pilihan dan ada moving object detection-nya yang bakal munculin kotak kuning kalau terdeteksi di area itu ada
Speaker A
objek yang bergerak dan di baris kedua ada dudukan ISOFIX buat Jok Baya. Sembilan. bagasi dan storage. Bagasinya Velos Hybrid ini nyambung sama passif keyless entry-nya ya. Jadi kalau mobilnya kita kunci, remote ini tinggal dikantongin aja. Dekatin mobilnya dan
Speaker A
tinggal klik tombol yang panjang sebelah kiri sini dan bagasinya bisa langsung dibuka tapi tetap manual ya. Dan ini semua kunci pintu lainnya juga bakal kebuka. Oke, ini bagasinya. Sekilas mirip sih ya sama Velos yang biasa. Nah, Toyota belum konfirmasi nih apakah ada
Speaker A
perbedaan kapasitas sama yang biasa atau enggak ya. Bentuk bibirnya termasuk pengotak dan cuma menyempit sedikit di atasnya gini. Lebar nih ya. Jadi masukin barang lebar juga harusnya enggak masalah. Bibir bagasinya termasuk cukup tinggi dari tanah. Artinya kalau angkat
Speaker A
barang berat banget kayak galon itu bakal lebih sulit ya. Meski enggak sesulit SUV juga. Lantainya rata sama bibir bagasinya. Jadi kalau mau keluarin barang tinggal ditarik aja. Detail di dalamnya di sebelah kanan sini rata aja ya enggak ada apa-apa. Di sebelah kiri
Speaker A
sini ada lampu halogennya dan kalau di Velos yang biasa ada lubang kompartemen gini yang di hybrid ini jadi tertutup ya. Soalnya isinya ada aki nih. Yes.
Speaker A
Kayak kebanyakan mobil hybrid juga akinya dipindah ya ke belakang sini. Di bawah lantainya tetap ada kompartemen kayak gini yang sekaligus ada tempat dongrak di paling kanan. Dan kalau mau nurunin ban serep tinggal putar aja kuncinya ke sini. Sedangkan ban serepnya
Speaker A
ada di bawah mobil ya. Nah, karena jok baris ketiga sudut terubahnya bisa diubah-ubah jadi kita bisa set misalnya jok kita direubahin gini ruang bagasinya jadi lebih sempit tapi penumpangnya duduknya lebih nyaman ya. Sedangkan kalau ditegakin gini, sebaliknya kalau
Speaker A
meluasin kapasitas bagasinya, jok baris ketiga bisa dilipat pakai konfigurasi 50 bing 50. Bukan pakai tali yang di bawah sini, pakainya yang di atasnya sini.
Speaker A
Nah, kalau udah kebuka nanti kita bisa masukin barang yang lebih panjang sekaligus duduk satu penumpang di paling belakang. Nah, ini kalau dilipat dua-duanya. Kapasitasnya jadi jauh lebih besar gini ya dan lantainya juga rata.
Speaker A
Nah, kalau maueluasin kapasitas bagasi lagi baris keduanya unik nih. Kita bisa buka tengahnya gini aja kepakai ini ya.
Speaker A
Kalau mau masukin barang yang tipis banget. tapi panjang kayak pancingan atau tas golf gitu dan tetap bisa duduk dua penumpang dengan nyaman di kiri kanannya. Ini ada gundukannya sedikit tapi ya. Nah, yang lebih konvensional kalau kita lipat yang sebelah kiri
Speaker A
lantainya jadi rata dan panjang ya dan tetap bisa duduk dua penumpang di sebelah kanan. Kalau kita lipat semua bagasin jadi jauh lebih besar gini dan lantainya rata. Ya, ya nanjak sedikit aja sih di ujung tapi tetap bisalah buat
Speaker A
masukin barang yang besar dan panjang kayak kasur gitu. Buat tutup pintunya diin handle di sebelah kanan dan buat kunci lagi bisa klik tombol kecil yang di sebelah kanan sini. Dan ini sisa storage dalam kabin.
Speaker A
10 detail-detail lain kayak Velos biasa dulu. Velos hybrid ini juga langsung dirakit lokalnya. Nice lah. Bensinnya kalau buka cupnya di sini emang enggak ada keterangannya ya pakai oktan berapa.
Speaker A
Sebenarnya di buku manualnya harusnya ada, tapi buku manualnya Velow Hybrid ini belum ada di website-nya. So, kalau nyontek buku Yaris George Hybrid yang pakai mesin sama bensinnya minimal pakai oktan dengan Ron 90 ya. Garansinya garansi umum atau garansi kendaraan
Speaker A
berlaku 3 tahun atau 100.000 km tapi kalau kita ikutin jadwal service routinnya bakal dapat extended warranty 1 tahun ya. Garansi baterai hybridnya berlaku 8 tahun atau 160.000 km. Mana yang tercapai duluan dan buat servisnya gratisuh kali biaya servis jasa dan
Speaker A
spare part selama 3 tahun ya. sudah ini silakan sampai di bawah klik like see next Yeah.
Topics:Toyota Velos HybridMPV 7 seatermobil hybrid Indonesiastrong hybrid Toyotamobil keluarga irit BBMToyota Velos 2025harga Toyota Velos Hybridfitur Toyota Velosmobil hybrid murahreview Toyota Velos











