Review Toyota Alphard HEV: nyaman, irit, dan fitur lengkap, tapi kurang fun to drive untuk pengemudi.
Key Takeaways
- Toyota Alphard HEV sangat nyaman dan mewah untuk penumpang, cocok untuk mobil keluarga dan bisnis premium.
- Mesin hybrid 2500 cc memberikan efisiensi bahan bakar yang sangat baik untuk mobil sekelasnya.
- Fitur keselamatan dan bantuan pengemudi modern membuat berkendara lebih aman dan nyaman, terutama di perjalanan jauh.
- Mobil ini kurang cocok bagi pengemudi yang mencari sensasi menyetir yang menyenangkan karena fokus pada kenyamanan penumpang.
- Keterbatasan pengaturan hiburan dari kabin depan menjadi catatan kecil dalam fitur kenyamanan.
What the video covers
- Toyota Alphard masih menjadi pilihan utama mobil premium untuk orang kaya dengan kenyamanan penumpang terbaik.
- Posisi mengemudi Alphard kurang ideal bagi pengemudi yang suka menyetir, terasa intimidatif dan perlu adaptasi.
- Fitur lengkap seperti kamera 360 derajat, spion elektrik, dan driver monitoring system menambah kenyamanan dan keselamatan.
- Sistem ADAS termasuk adaptive cruise control dan lane keeping assist membantu pengemudi di perjalanan jauh.
- Mobil ini dirancang untuk kenyamanan penumpang, bukan untuk kesenangan mengemudi (fun to drive).
- Suspensi dan profil ban mendukung kenyamanan maksimal bagi penumpang, bahkan memungkinkan tidur nyenyak.
- Mesin 2500 cc hybrid sangat irit bahan bakar, terbukti mampu mencapai 17,67 km/l dalam tes Jakarta-Bandung penuh penumpang.
- Performa mesin hybrid halus dan bertenaga, dengan keheningan kabin yang baik tanpa getaran atau suara bising mengganggu.
- Fitur hiburan di kabin belakang lengkap dan bisa dikendalikan dari jok, namun sopir tidak bisa mengatur hiburan belakang.
- Kapasitas baris ketiga cukup untuk tiga orang dewasa dengan ruang lega jika baris kedua sedikit maju.
Chapters
- 00:00Pendahuluan dan Kenyamanan Penumpang
- 01:01Pengalaman Mengemudi dan Karakter Mobil
- 01:41Fitur Bantuan Pengemudi dan Kamera 360
- 03:07Driver Monitoring System dan ADAS
- 04:22Kenyamanan Suspensi dan Dimensi Mobil
- 05:23Mesin Hybrid dan Efisiensi Bahan Bakar
- 06:33Performa Mesin dan Keheningan Kabin
- 08:05Fitur Hiburan dan Kontrol Kabin Belakang
- 09:23Kapasitas Penumpang dan Kesimpulan
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
[musik] Mobil ini tuh masih jadi top of mind sebagai mobil orang kaya. Karena jelas aja duduk di sini tuh di posisi penumpangnya adalah posisi yang paling nyaman. No debat. Tapi gimana dengan rasa berkendaranya?
Speaker A
[musik] Toyota beruntung karena Alphard sejak lama dan masih sampai sekarang dikenal sebagai mobil pilihan orang mapan. Image mobil ini kuat sekali akan mobil yang premium, nyaman, dan juga mewah. Enggak heran harga yang ditebus untuk dapatin mobil ini tuh tembus miliaran. Tipe
Speaker A
termurahnya dijual mulai dari 1,6 miliaran. Tapi ini yang kami tes harganya [musik] tembus 1,7 miliar. Tapi worth it sih rasanya.
Speaker A
Ya, harus diakui kalau duduk di balik setir dari Toyota Alphard ini memang bukan posisi terbaiknya, teman-teman.
Speaker A
Karena bagi saya pun yang harus suka dan suka berkendara gitu ya, suka nyetir. Rasanya masih lebih enak kalau duduk di belakang, duduk di kabin tengahnya gitu ya. Apalagi kalau ketemu lagi macet, lagi ketemu jalan sempit. Ih, rasanya Alphard ini agak-agak intimidatif deh,
Speaker A
teman-teman. Karena ya bagi saya perlu waktu berapa saat untuk bisa paham soal karakternya dan paham bagaimana kita memposisikan mobil yang bongsor kayak gini. Saya kemarin baru aja menyetir e Grand Carnival. Kita baru ngetes Grand Carnival dan rasanya MPV bongsor
Speaker A
jagoannya Kia itu lebih tidak intimidatif, teman-teman. Lebih mudah buat dipahami dan lebih asik. buat dikendarai ya. Tapi menjadi sopir Toyota Alphard G baru ini rasanya terbentukan sekali teman-teman. Ini mobil hadir dengan banyak fitur yang membantu kita berkendara bisa lebih
Speaker A
enak, lebih nyaman, dan lebih awas, lebih hati-hati. Salah satunya yang paling saya suka adalah mobil ini punya kamera 360, 360 derajat gitu yang sangat jernih dan mudah dikendalikannya.
Speaker A
Apalagi mobil ini juga kalau kita lagi bawa barang banyak atau lagi penumpang belakang nutup gordennya gitu ya, kita bisa terbantu juga dengan spion yang elektrik. Jadi visibilitas ke belakang enggak terganggu. Terus fasilitas ke samping juga terbantukan. Apalagi ini
Speaker A
akan ada kaca yang gede di pilar A-nya ini. Jadi ya cukup membantulah sehingga ya mobil ini harusnya bagi sopir sih rasanya jadi membantu sekali dan termudahkan ketika berkendara dengan sang penting di belakang. Mohon perhatikan jalan.
Speaker A
Iya Bu. [musik] Bicara soal sensor ini ada sensor yang agak lebay deh ngingetinnya, yaitu driver monitoring system. Di mana sensor yang disimpan di dekat setir ini akan membaca gerak-gerik muka dari sopirnya.
Speaker A
Jadi, kalau kelamaan meleng dari jalan dia ingetin atau kalau ke gap nguap enggak tutup [musik] mulut diingetin juga. Tapi seringkali berlebihan deh.
Speaker A
Kayak [musik] kita bayar tol eh disuruh tetap melihat ke jalan. Tapi ya adanya fitur ini enak sih buat penumpangnya.
Speaker A
[musik] Kalau si sopir ngantuk tapi enggak ngaku tuh nanti dimarahin paling sama mobilnya. Terus kalau kita bicara soal ADAS, Alphard ini punya banyak sekali fitur turunannya. Mulai dari adaptive cruise control yang halus banget kerjanya, terus lane keeping assist [musik] yang juga gak ngagetin
Speaker A
kalau koreksi setir. Dan ya intinya kalau kita lagi anterin bos ke luar kota, terus lewat jalan tol yang panjang jadi [musik] terbantu banget deh nyetir jadi enggak capek.
Speaker A
Mobil ini tuh enggak menggugah buat kita-kita yang doyan nyetir ya, karena memang mobil ini dirancang agar ke arah yang nyaman buat penumpang, bukan menguatkan unsur fun to drive-nya.
Speaker A
Sehingga kalau kita-kita yang rasanya masih mencari mobil untuk sehari-hari, e terus mencari mobil yang masih enak dikendarai, rasanya bukan ini jawabannya. Mobil ini hadir dengan dimensi yang besar, wheelbase yang panjang, bongsor gitu ya untuk dipakai putar balik itu tuh harus ya harus
Speaker A
pintar-pintar buat kalkulasinya. Apalagi kalau kita lagi masuk ke jalan sempit. Iya harus hati-hati bangetlah ya. Tapi untuk penumpang saya jamin ini mobil nyaman banget teman-teman. Karena mobil ini hadir dengan roda yang profil bannya diet tinggi. Terus juga ini kartu
Speaker A
suspensinya dibuat menengah ke arah nyaman. Sehingga bagi penumpang pastinya enggak ada masalah. Bahkan bisa tidur nyenyak di belakang sana. Tapi bagi kita sang sopirnya ya nyetir mobil ini sih harus hati-hati supaya penumpang enggak kelimbungan dan enggak ketakutan.
Speaker A
[musik] Untungnya Toyota memberikan mesin 2500 cc hybrid ke Alphard G baru ini. Karena ya di tengah kondisi ekonomi yang menantang seperti ini, yang orang-orang sibuk ngekut budget ini, ngekut budget ini, efisiensi gitu ya, ini mobil hadir dengan mesin yang irit. Mantap iritnya,
Speaker A
teman-teman. Udah teruji lah. Dan juga enaknya mobil hybrid yang notabene untuk jalan tinggal diisi bensin aja dan jaringan pengisian bensin banyak banget di mana-mana ya. Kita jadi enggak ragu, teman-teman. Enggak perlu mikirkan ee trip plan yang matang-matang karena
Speaker A
kalau tiba-tiba kita lagi diajak meeting di sana, tiba-tiba dipanggil untuk panggilan dinas luar kota ke sini ke sana gitu ya, kita jadinya enggak perlu pusing mikirin di mana untuk ngecasnya.
Speaker A
Dan mobil ini ya kehematannya juga bisa diadu lah. [musik] Bicara soal irit harus diakui Denza D9 sebagai mobil listrik murni tentu akan lebih hemat secara biaya penggunaan.
Speaker A
[musik] Secara kan biaya listrik tuh jauh lebih murah ya ketimbang biaya bensin. Eh, tapi Alphard hybrid ini not bad loh.
Speaker A
Sebagai mobil mewah bermesin 2500 cc yang performanya juga mantap, tenaga torsinya terasa cukup apalagi didorong juga sama motor listrik kan oke banget nih. Buktinya kemarin kami tes pakai dari Jakarta ke Bandung, full house alias mobil diisi penuh lima penumpang
Speaker A
dan barang bawaan yang banyak ternyata masih bisa dapat di angka 17,67 km/l. Itu dites full to full. Dari Jakarta ke Bandung kita tahulah ya rutenya nanjak.
Speaker A
Dan pas ditas dalam kota juga atau rute tol pakai karakter eco driving juga irit hitungannya [musik] nih.
Speaker A
Ya, tuker tambah dari Alphard kita yang lama ke Alphard baru ini rasanya menarik sekali teman-teman karena di luar iritnya ini mobil juga asik performanya.
Speaker A
Bahkan kalau kita untuk pakai salib-salib atau mau nanjak enggak ada masalah sama sekali dan masih ada pedal shift yang diberikan juga. Sehingga kalau kita lagi butuh tenaga dalam kondisi yang mendadak gitu ya dan harus menyesuaikan transmisinya ini bisa
Speaker A
banget dan karakter transmisinya yang CVT ini juga tergolong halus tapi mantap di tarikan awal jadi enggak ada masalah sama sekali enggak ada ya rasa agak belet gitu keberatan badan enggak dan mobil ini juga hadir dengan keheningan yang mantap teman-teman jadi meskipun
Speaker A
ini mobil hybrid ketika mesin bensinnya harus bekerja untuk mengisi baterainya enggak ada rasa getar caranya mengganggu ataupun suara bising yang sampai masuk ke dalam kabin. Jadi, mobil ini nyamannya masih dapat, efisiennya juga dapat, dan performanya ya bisa diandalkan.
Speaker A
[musik] Eh, bicara soal hening alias senyap, jujur saya sih punya ekspektasi yang lebih tinggi nih soal kekedapan kabinnya. Menurut saya harusnya Alphard bakal lebih nyaman kalau lebih hening lagi. Untuk fitur separasi audio antara kabin sopir dan penumpang sih udah bagus
Speaker A
banget ya. Jadi kalau sopir butuh hiburan bisa dengar lagu tanpa perlu ganggu bos di belakang. Begitu juga kalau si bos mau nonton atau dengar lagu atau podcast dan enggak cocok seleranya bisa suruh sendiri di belakang. Eh, menurut kami catatannya terkait fitur hiburan di
Speaker A
mobil ini tuh ini nih. Enggak ada menu khusus atau tombol untuk spion depan sini untuk mengatur hiburan di belakang.
Speaker A
Jadi, TV di kabin itu hanya bisa diatur oleh penumpangnya. Sopir [musik] enggak bisa tuh besar kecilkan volume atau atur tontonan atau hiburan lainnya. Sayang ya.
Speaker A
Ya, semua pengaturan di belakang sini bisa diatur lewat remote yang ada di joknya ini, teman-teman. Memang asik sih bisa mengendalikan banyak hal di sini, total control gitu akan kabin belakang. Tapi enggak sedikit mungkin bos-bos yang pengen semuanya diurusin
Speaker A
sama sopir di depan ya. Beberapa tombol sih ada di depan, tapi beberapa fitur lain kayak hiburan itu sayang sekali seakan terpisah tuh antara kabin depan sama kabin belakang. Jadi semuanya bisa dikendalik
Speaker A
bisa lihat terus semua dari sini ada menu untuk audio, ada menu juga untuk yang climate untuk mengatur suhu gitu ya. Ada seats ngatur ee jok dari sini mulai dari posisinya terus juga kenyamanannya ada sirkulasi atau ventilasi udara gitu ya dan sampai ada e
Speaker A
pijitnya, relaxation-nya, terus juga mood di dalam kabin semua bisa kita tur lewat sini. Jadi ya menyenangkan memang punya kendali penuh di tangan kita kayak gini.
Speaker A
[musik] Kalau si bos lagi bawa orang banyak, baris ketiga ini bisa nampung sampai tiga orang dewasa kok. Fiturnya juga lengkap dan ruangannya cukup lega kalau baris keduanya mau ngalah agak majuan dikit. Nah, kalau kita enggak mau bawa banyak orang, jok baris ketiga ini bisa
Speaker A
dilipat dengan praktis. Walaupun agak makan tempat, bagis mobil ini terse cukup deh. Apalagi ada banyak kompartemen penyimpanan di belakang sini. Cuma [musik] ya kalau dibandingkan dengan Kia Grand Carnival lagi, rasanya konfigurasi jok baris ketiga mereka lebih baik deh. Bagasinya [musik] juga
Speaker A
lebih fleksibel. [musik] Setelah kami tes panjang, kami jadi sadar dan tahu kenapa Toyota Alpard ini kerap kali dipilih sama orang kaya sebagai tunggangan hariannya. Karena mobil ini hadir dengan desain yang mewah, teknologi yang canggih, serta fitur hiburan dan kenyamanannya luar
Speaker A
biasa. Cuma kalau kalian masih berencana untuk menyetir mobil sendiri, mobil ini tuh rasa berkendaranya enggak begitu fun to drive. Rasanya tuh ke arah yang nyaman aja gitu. Danirinnya ya enggak menggugah-uga amat. Jadi kalau kalian yang lagi nyari mobil untuk harian tapi
Speaker A
pengin disetir sendiri dan enggak kelihatan kayak image-nya mobil yang dipakaiin spopir, tentu Alpard ini bukan jawaban ya. Dan rasanya masih banyak MVN di kelas ini yang lebih asik buat kendarain sendiri. [musik] [musik]
Topics:Toyota AlphardAlphard HEVmobil hybridmobil mewahreview mobilmobil keluargairit bahan bakarfitur keselamatanadaptive cruise controlmobil premium Indonesia











