Ulasan lengkap BYD Atto 2, pesaing baru Jaku J5, dari desain, fitur, hingga kenyamanan interior di Bangkok.
Key Takeaways
- BYD Atto 2 memiliki ukuran dan fitur yang kompetitif untuk pasar EV compact di Indonesia.
- Desain eksterior dan interior menonjol dengan kualitas bahan dan detail yang baik.
- Fitur keselamatan dan kenyamanan lengkap, termasuk ADAS dan blind spot monitoring.
- Bagasi luas dan interior yang lega membuatnya praktis untuk penggunaan sehari-hari.
- Potensi untuk bersaing dengan Jaku J5 jika masuk pasar Indonesia dengan harga kompetitif.
What the video covers
- BYD Atto 2 adalah pesaing baru Jaku J5 yang belum masuk pasar Indonesia, diperkenalkan di Bangkok.
- Ukuran mobil ini sekitar 4,3 meter panjang dan 1,8 meter lebar, sekelas Hyundai Creta dan HRV.
- Desain eksterior menampilkan lampu full LED dengan aksen tulisan BYD Tech dan warna atraktif.
- Fitur kaki-kaki termasuk pelek ring 17 dengan ban HT merek West Lake, serta sensor parkir dan kamera 360 derajat.
- Spion dilengkapi blind spot monitoring dan desain door handle flush yang nyaman.
- Bagasi cukup luas untuk mobil EV compact dengan kompartemen tambahan dan lampu penerangan.
- Interior baris kedua menawarkan leg room lega, jok rebah dengan aksen stitching hijau cerah, serta banyak penyimpanan.
- Material interior berkualitas tinggi dengan soft touch dan kulit yang nyaman, khas BYD.
- Area pengemudi ergonomis dengan layar infotainment besar, tombol lengkap, dan fitur ADAS.
- Fitur tambahan seperti wireless charging 50 watt, mode berkendara, dan tombol fisik lainnya tersedia.
Chapters
- 00:00Pengenalan BYD Atto 2 dan perbandingan ukuran dengan Jaku J5
- 01:07Desain eksterior dan fitur lampu
- 02:38Detail kaki-kaki dan ban
- 03:20Desain samping dan cladding
- 04:23Bagasi dan fitur belakang mobil
- 05:10Kenyamanan dan desain jok baris kedua
- 06:36Material interior dan fitur pintu
- 08:11Area pengemudi dan fitur teknologi
- 08:55Fitur tambahan dan tombol fisik
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Ini adalah lawannya Jaku J5. Kita sekarang lagi ada di Bangkok dan di depan kita sudah ada BYD atau Two.
Speaker A
[Musik] [Musik]
Speaker A
Nah, BYD Auto 2 ini belum masuk Indonesia karena sekarang kita seperti yang tadi gua bilang, kita ada di Bangkok dan kita sudah melihat langsung
Speaker A
lawannya J5 ini yang kalau kalian masih enggak familiar sama ukuran J5 ini tuh kira-kira ukurannya se Hyundai Creta se HRV. Dia itu panjangnya di 4,3 m dan lebarnya itu di 1,8 m. Jadi menurut gua itu ukuran yang sempurna baik untuk
Speaker A
EV atau untuk mobil ICE. Apalagi mobil EV lagi banyak banget nih yang ukurannya segini-segini dan kalau dia masuk Indonesia dan ikutan perang harga menurut gua akan bisa bersaing sama Jaku J5. Sekarang kita bahas desainnya dari depan. Di depan sini ada lampu yang sudah full LED biasa ya. Namanya mobil
Speaker A
dari China tuh pasti ada tulisan-tulisan BYD Tech. Jadi kayak biasa tuh emang di lampunya suka ada tulisan-tulisan tidak terkecuali dari si Atotu ini sama ada tulisan-tulisannya juga. Lampunya menyipit dengan DRL yang sepanjang lampunya ini menurut gua cukup manis. Apalagi dia dengan warna kayak alpukat
Speaker A
muda gini ya. Jadi gua enggak tahu nama warnanya apa, tapi di mata gua warnanya cukup atraktif, cocok untuk mobilnya. Dan di sini ada bolong-bolong yang asli.
Speaker A
Dia belum ada fog lamp, tapi dia sudah dilengkapi dengan dua sensor parkir. Dan di sini sudah ada radar juga. Di sini juga sudah ada kamera untuk si kamera 360-nya. Sekarang kita lanjut ke bagian kaki-kaki. Nah, di C tipe premium ini
Speaker A
peleknya sudah dapat ring 17 dan dia single tone. Cukup unik karena yang tipe dynamic dia itu peleknya dual tone walaupun ukurannya turun 1 inci yaitu ring 16. Nih fotonya. Ini yang ring 17. Seperti yang gua bilang, dia single tone
Speaker A
tipe tertingginya dari si Atotu ini. Dia menggunakan ban dengan profil 215/60 ring 17. Mereknya gua enggak pernah dengar mereknya West Lake. Jadi apapun itu dia dapat ban ini dan dia itu ban HT. Jadi ban yang jarang dipakai di sebuah EV.
Speaker A
Apalagi sebenarnya EV ini EV compact ya, bukan EV EV highway karena ini highway train. Sekarang kita lanjut. Spionnya dimounting di bagian depan sini. Jadi untuk ngomongin blind spot kayaknya sih ada blind spot nih di sini sedikit dan di sini ada lampu sein pastinya. Terus di sini sudah ada blind spot monitoring.
Speaker A
Spionnya juga sewarna body. Nice banget dengan door handle yang desainnya flush gini ya. Suaranya nutupnya enak. Nice. Nanti kita akan cek ke dalam selega apa interiornya. Dan di sini ada cladding-clading nih yang lagi-lagi ada integrasi antara warna hitam plastik
Speaker A
sama warna body colornya. Jadi menurut gua ini bikin look mobilnya dari samping jadi cukup unik ya. Enggak polos-polos amat tapi enggak too much juga.
Speaker A
Nah, di sini ada aksen seperti seakan-akan dia floating roof. Dia ada kacanya gitu nyambung cukup oke. Nah, dan ini dia bagian belakangnya yang menurut gua somehow ada Mercy GLB-nya sedikit.
Speaker A
Jadi di sini ada lampu yang ini susah ya kalau dibilang bentuknya garis lurus juga enggak, garis ketemuan juga enggak. Jadi ini bentuknya itu kayak X dari sini lanjut ke panjang ke sini yang bikin kesan kalau mobilnya itu dari belakang jadi kayak lebih lebar dari yang seharusnya. Padahal lebarnya
Speaker A
ini cuma 1,8 m. Kita cek apakah sudah powergate belum. Nah, di sini sudah ada penutup yang cukup keras. Terus ini karpet kayaknya karpet aftermarket ya. Dan di bawah sini ada kompartemen yang isinya mungkin bisa buat segitiga pengaman, bisa buat tah
Speaker A
repair kit dan kayaknya ada chargernya juga nih. Dan ini jangan-jangan bisa diturunin lantainya. Bagasinya makin gede. Ini gede ini bagasinya gede. Ini bagasinya enggak beda jauh sama mobil ICE. Dan itu jarang ya karena ini mobil EV. Nice banget.
Speaker A
Sekarang kita akan kembalikan dia ke posisi yang seharusnya. Di sini juga sudah ada lampu. Jadi kalau kalian ngambil bagasi malam-malam ada lampu cukup terang belum powergate.
Speaker A
Di situ ada emblem EV dan di sini ada nama mobil yaitu Atot 2. Jadi di belakang sini lagi-lagi lampunya sudah full LED dan ada tulisan lagi BYD Tech dan di sini di bawah sini dia menaruh lampu mundur. Jadi menurut gua desainnya
Speaker A
cukup okelah, cukup atraktif, cukup si LED panjang ini cukup bikin mobilnya jadi terlihat lebih lebar dari seharusnya. Sekarang kita masuk ke row kedua. Masuk ke row kedua. Nah, ini sudah gua atur kayak seakan-akan ini posisi duduk gua ya. Tinggi gua 174 cm. Posisi duduk gua bukan posisi duduk kebanyakan
Speaker A
orang. Karena kok gua kalau duduk tuh mundur banget. Jadi untuk gua yang duduknya mundur banget ini masih oke ya leg room-nya dan kaki bisa masuk ke kolong nih. Enak banget. Sekarang kita tes suaranya untuk pintunya. Mantap. Solid banget. Nah, di sini gua
Speaker A
ngerasa joknya cukup rebah untuk mobil yang sekompak ini dan tadi bagasinya segede itu. Jok belakangnya cukup enak. Rasanya mirip duduk kayak di Atowan.
Speaker A
Cuma ini versi lebih lega sedikit. Dan Atowan itu mobil yang enak banget row keduanya. Jadi jangan karena gua samain sama Atowan kayak wah ini sempit nih.
Speaker A
Enggak. Atowan tuh duduk belakangnya enak banget. Lebih enak daripada Cherry J6. Seatback pocket dia kiri kanan identical ya. Jadi ada yang buat naruh HP nih kecil-kecil dan di bawahnya ada yang gede. Jadi cukup banyak storage-nya, cukup convenient. Dan di sini juga sudah ada armrest. Walaupun dia agak terlalu ke
Speaker A
bawah, tapi kiri kanan posisinya enak nih. Dan untuk mendukung si joknya ini ya balik lagi ya, J5 itu kan terlalu tegak. Jadi kalau di mobil ini dia memang rebahnya menurut gua perfect. BYD jarang ada yang salah sih kalau enggak
Speaker A
salah duduk di row kedua. Joknya desainnya jok pocong dengan stitching yang warnanya hijau menyala, hijau bola tenis gitu. Menurut gua ini aksen yang cukup funky. Dia sangat-sangat terang. Jadi kontras banget sama si jok kulitnya. Lagi-lagi joknya jok pocong. Dia kita bisa isengin teman kita di
Speaker A
depan nih karena bolong. Tapi jok pocongnya enggak gitu gede ya. Jadi enggak bikin kita ngerasa kesempitan di belakang sini. Nah, terus habis itu kalau di pintu ada door handle yang warnanya satin silver, ada speaker, terus ada si pegangan yang menurut gua posisinya enak banget buat pegangan
Speaker A
lagi-lagi karena ini pegangan dan untuk nutup pintu juga dia posisinya cukup enak ini. Ini bagus banget sih dan kualitas lagi-lagi kualitas kulitnya BYD tuh enggak pernah salah ya menurut gua dan soft touch-nya lumayan berlimpah untuk sebuah mobil yang bukan line up paling tingginya gitu. Maksudnya bukan
Speaker A
mobil mahal lah dalam tanda kutip. Ini cuma AT Two, man. Ini cuma AT Two. Di atas ini kakak-kakaknya masih banyak. Tapi gua selalu sama BYD kalau BYD mikirin soal material. Sekarang kita pindah ke row depan masuk ke area driver.
Speaker A
Di sini lagi-lagi gua miss sama materialnya yang empuk-empuk empuk empuk empuk empuk empuk empuk semuanya empuk. Enggak kayak mobil adiknya yang paling kecil gitu. Jadi menurut gua ini cukup amazing dengan posisi nyetir yang juga sangat-sangat ergonomis dan di sini layarnya bagus ya.
Speaker A
Karena kalau kita ngomongin lawannya JQ J5 itu kan layarnya terlalu kalkulator dan di sini layarnya beneran layar. Nice banget. Terus di sini ada wiper stalks dan light stalks yang feelnya enak karena ini BYD dan di sini ada, eh, untuk
Speaker A
pengaturan transmisi dia emang sudah di sini ya. Jadi menurut gua juga cukup ergonomis dan tombol-tombolnya cukup lengkap. Dia sudah ada ADAS juga which is very good untuk sebuah BYD yang lagi-lagi atau Two gitu. Nah, di sini ada pengaturan volume buat ngatur head unit dan di sini semuanya itu mirip
Speaker A
banget sama BYD BY lain. Jadi, kalau kalian sudah pernah naik BYD BY lain, kalian harusnya familiar di sini. Nah, di sini ada wireless charging juga 50 watt ciri khas mobil China biasa power e wireless chargingnya itu emang cukup
Speaker A
powerful ya, walaupun kadang suka bikin HP panas. Nah, di sini ada beberapa tombol fisik seperti mode berkendara, hazard, terus habis itu ada start stop, terus habis itu ada front defogger dan ada volume. Dan di sini ada dua cup
Speaker A
holder yang ukurannya enggak gitu gede. Tapi kayaknya cukup nih buat tumbler-tumbler dedede gemes main pedal.
Speaker A
gua cukup kencang untuk mobil sekompak ini. Dia range-nya kalau diisi full 100% bisa 410 km NEDC. Sekarang kita lihat figur tenaganya. Nah, di depan sini dia front motor front wheel drive. Jadi dia itu tenaga output-nya di 177 PS dan
Speaker A
torsinya di 290 Nm. Menurut gua bisa banget bersaing sama si Ja5nya lagi-lagi sayangnya di sini kamera mendekat deh. Ini harusnya bisa ditaruh Frank nih.
Speaker A
Cuma sayang ya dia enggak taruh Frank di sini. Jadi menurut gua kalau ngomongin masalah dia punya eh storage ini masih belum maksimal. Tapi okelah 7 7,9 detik 0 ke 100 mobil yang bukan biasa aja. Ini mobil cukup impresif di atas kertas.
Speaker A
Lagi-lagi tinggal kita tunggu di Indonesia. Oke, kalau gitu kalau kalian suka sama review kita di Thailand gini, jadi jangan lupa dukung kita terus dengan cara subscribe dan follow juga Instagram kita di ber. Kendara. Sampai jumpa di video selanjutnya. Sampai jumpa dari kita tim kendara untuk kalian para
Speaker A
pengendara. Dadah. Yeah.
Topics:BYD Atto 2Jaku J5mobil listrikEV compactulasan mobilmobil ChinaBangkokdesain mobilfitur keselamataninterior mobil











