Kronologi keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang dialami Febiona di Karo hingga mengalami gangguan ingatan dan penanganan medisnya.
Key Takeaways
- Keracunan makanan bergizi gratis (MBG) dapat menyebabkan dampak kesehatan serius termasuk gangguan ingatan.
- Pentingnya pengawasan kualitas makanan yang disediakan di sekolah untuk mencegah kasus keracunan.
- Respon cepat keluarga dan tenaga medis sangat penting dalam penanganan keracunan makanan.
- Perawatan intensif dan rujukan ke fasilitas kesehatan yang memadai diperlukan untuk kasus serius.
- Kasus ini menyoroti perlunya perhatian pemerintah terhadap keamanan pangan di lingkungan sekolah.
What the video covers
- Febiona Purba, siswi SMK di Karo, Sumatera Utara, mengalami keracunan setelah menyantap makanan bergizi gratis (MBG) berisi ikan tongkol.
- Kondisi Febiona berubah drastis dari sehat menjadi pusing, kejang, sulit berbicara, dan tidak mengenali orang terdekat.
- Menu ikan tongkol pada MBG terasa pahit dan keras, namun Febiona tetap memakannya karena lapar.
- Setelah pulang, Febiona mengalami pusing hebat, gatal-gatal, muntah, dan tubuh lemas.
- Keluarga meminta bantuan anggota TNI untuk membawa Febiona ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe.
- Febiona sempat tidak sadarkan diri dan mendapat perawatan intensif selama beberapa hari di beberapa rumah sakit.
- Setelah perawatan di RS Umum Haji Medan selama sekitar satu minggu, Febiona menjalani rawat jalan dan kontrol rutin.
- Kasus ini memicu perhatian dan respon dari pemerintah terkait keamanan makanan MBG di sekolah.
- Kondisi kesehatan Febiona sempat memburuk kembali setelah pulang dari rumah sakit.
- Penanganan medis yang cepat dan rujukan ke rumah sakit yang lebih besar menjadi kunci dalam perawatan Febiona.
Chapters
- 00:00Kondisi awal dan perubahan drastis Febiona
- 00:25Pertanyaan tentang kejadian dan respon pemerintah
- 00:47Awal kasus keracunan MBG di Karo
- 01:08Febiona menyantap MBG dan mulai merasakan gejala
- 01:49Kondisi makanan dan reaksi Febiona
- 03:25Kondisi memburuk dan tindakan keluarga
- 04:47Perawatan di Rumah Sakit Umum Kabanjahe
- 06:13Perawatan lanjutan dan rujukan ke RS lain
- 07:08Rawat jalan dan kontrol setelah perawatan intensif
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Satu porsi makanan MBG mengubah kondisi Febiona secara drastis. Dari sehat saat berangkat sekolah, ia kemudian mengalami kejang, sulit berbicara, dan disebut tak mengenali orang terdekatnya.
Speaker A
[musik] Lantas apa yang terjadi dan bagaimana respon pemerintah terkait hal ini?
Speaker A
[musik] Kasus keracunan MBG di Karo, Sumatera Utara, bermula pada Kamis, 13 Agustus 2026. Saat
Speaker A
[musik] itu, Febiona Purba, siswi SMK bersama Prastagi Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menyantap makanan bergizi gratis atau MBG di sekolah. Sebelumnya, ia berangkat sekolah dengan kondisi
Speaker A
masih sehat dan
Speaker A
[musik] fit. Namun setelah menyantap MBG dengan menu ikan tongkol, Febiona mulai merasa pusing.
Speaker A
[musik] Meski begitu, ia masih berusaha mengikuti kegiatan belajar mengajar hingga
Speaker A
[musik] selesai. Menurut Elvinus Luciana Sitanggang, ibu Febiona, menu
Speaker A
[musik] ikan tongkol hari itu terasa
Speaker A
pahit dan keras. Namun, ibunya menyebut Febiona
Speaker A
[musik] tetap memakannya karena mengira rasa itu memang seperti demikian
Speaker A
[musik] dan Febiona sudah merasa lapar. Setelah pulang ke rumah, kondisinya
Speaker A
[musik] justru semakin memburuk.
Speaker A
Febiona mengalami pusing hebat,
Speaker A
[musik] gatal-gatal, muntah setelah minum susu, dan kemudian tubuhnya mendadak lemas.
Speaker A
[musik] Melihat kondisi anaknya semakin lemah, Elvinus Luciana Sitanggang segera mencari bantuan. Keluarga kemudian meminta bantuan anggota TNI yang berada di depan
Speaker A
[musik] rumah untuk membawa Febiona ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe.
Speaker A
Saat tiba di rumah sakit, Febiona disebut sudah tidak
Speaker A
[musik] sadarkan diri. Setelah mendapat penanganan medis selama sekitar 30 menit, kesadarannya
Speaker A
[musik] kembali. Febiona kemudian menjalani perawatan selama 3 hari sebelum akhirnya diperbolehkan
Speaker A
[musik] pulang. Namun kondisinya kembali memburuk setelah berada di rumah.
Speaker A
[musik] Febiona kembali mengalami kejang sehingga keluarga kemudian membawanya ke rumah sakit
Speaker A
[musik] Evarina Berastagi.
Speaker A
Setelah 2 hari menjalani perawatan,
Speaker A
[musik] Febiona kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Haji Medan. Di rumah sakit itu, Febiona menjalani perawatan selama
Speaker A
[musik] sekitar 1 minggu. Setelah kondisinya memungkinkan, Febiona menjalani rawat jalan
Speaker A
[musik] dan beberapa kali melakukan kontrol ke RSUP
Topics:keracunan makananMBGFebiona Purbakeracunan MBG Karomakanan bergizi gratiskeracunan ikan tongkolpenanganan medisgangguan ingatansekolah Karorespon pemerintah











