Skip to content
Get App

JETOUR T1 Plug-in Hybrid : Good deal?

Review JETOUR T1 PHEV pertama di Indonesia: desain rugged ala Bronco Sport, mesin 1.5 turbo + motor listrik 201 hp, interior mewah dengan banyak tombol fisik dan kamera 360.

Key Takeaways

  • JETOUR T1 PHEV menawarkan desain rugged yang kuat dengan gaya Bronco Sport dan fitur teknologi yang lengkap.
  • Kombinasi mesin 1.5 turbo dan motor listrik memberikan efisiensi tinggi dengan pengisian daya yang relatif cepat.
  • Interior terasa mewah dan canggih, meski beberapa fitur seperti AC baris kedua dan spion auto dimming masih terbatas.
  • Video ini masih berupa preview, sehingga beberapa fitur belum dapat diuji secara penuh.

What the video covers

  • JETOUR T1 adalah mobil plug-in hybrid (PHEV) pertama dari JETOUR yang masuk Indonesia, dengan desain yang mewarisi gaya kakaknya, JETOUR T2, namun lebih kompak.
  • Eksterior menampilkan lampu full LED dengan proyektor, bumper ramah pejalan kaki, dan fitur ADAS serta lane watch di bagian depan.
  • Tampilan samping kotak-kotak ala Bronco Sport dengan ground clearance 190 mm, velg 19 inci, dan roof rail serta footstep berbahan besi.
  • Mesin Acteco 1.5 liter turbo menghasilkan 134 hp dan 220 Nm, dikombinasikan motor listrik 201 hp dan 310 Nm dalam teknologi Intelligent Dual Mode dengan thermal efficiency hingga 44,5%.
  • Penggerak saat ini masih roda depan (FWD); varian all-wheel drive disebut kemungkinan muncul di kesempatan lain.
  • Pengisian DC fast charging 30-80% sekitar 28 menit, sementara AC charging 30-100% sekitar 3 jam.
  • Interior menggunakan material soft touch, kursi pengemudi dengan adjustment elektrik dan lumbar support, sedangkan penumpang tidak mendapat lumbar support.
  • Layar digital speedometer 10 inci dan head unit 15 inci, namun belum bisa dinyalakan karena hanya sesi preview.
  • Banyak tombol fisik untuk climate control, electric parking brake, dan driving mode, serta fitur kamera 360 dan auto hold.
  • Kekurangan: tidak ada box di bagian belakang (kesan SUV tangguh sedikit berkurang), spion tengah belum auto dimming, dan AC baris kedua tanpa pengaturan kecepatan maupun suhu.

Answers

Questions about this video

Apa keunggulan utama JETOUR T1 PHEV menurut video ini?

Video menyoroti desain rugged ala Bronco Sport, teknologi Intelligent Dual Mode dengan total tenaga motor dan mesin yang besar, serta kemudahan pengisian daya dengan DC fast charging 30-80% dalam sekitar 28 menit. Interiornya juga dinilai mewah dengan banyak tombol fisik.

Apa kekurangan JETOUR T1 yang disebutkan dalam review?

Mobil ini tidak memiliki box di bagian belakang sehingga kesan SUV tangguhnya sedikit berkurang. Spion tengah belum auto dimming, dan AC baris kedua tidak memiliki pengaturan kecepatan angin atau suhu.

Bagaimana sistem penggerak JETOUR T1 IDM saat ini?

Saat ini JETOUR T1 IDM masih menggunakan penggerak roda depan. Varian all-wheel drive disebut mungkin hadir di kesempatan lain, tetapi belum diumumkan secara resmi dalam video ini.

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:07
Speaker A
Nih kita bisikin, daripada kelamaan nunggu, Bronco Sport mending langsung aja ambil Jetour T1 ini. [musik] IDM yang satu ini ini adalah mobil plug-in hybrid pertama dari Jetour, dan kita lihat detailnya, yuk.
00:32
Speaker A
Secara desain, ya, kalau kita lihat ini masih membawa napas desain dari sang kakak, yaitu Jetour T2. Namun dengan desain yang lebih kompak, tetap modern, tapi tetap juga mempertahankan desain rugged, juga kotak-kotaknya kelihatan, ya. Kayak dari pencahayaannya yang sudah full LED, lampu depan sudah proyektor, fog lamp depan sudah proyektor, dan di bagian depan sini lengkap dengan bumper yang pedestrian safe.
00:46
Speaker A
Jadi bahannya, kalau misalkan amit-amit nyundul penyeberang jalan, jadi enggak terlalu melukai penyeberang jalan tersebut. Lalu kita lihat di depan sini sudah ada ADAS, ya, sama di kamera atasnya sudah ada lane watch juga. Kita harapkan ini sudah dapat, eh, add-on fitur ADAS. Untuk profil bannya sendiri, dia pakai ring 19 inci dengan profil 235/60, jadi lumayan tebal bannya walaupun velgnya juga lebar.
00:55
Speaker A
Sisi sampingnya kita lihat dia tetap mempertahankan kesan rugged kotak-kotak yang kayak Bronco Sport. Jujur, memang stance-nya, dan dia punya ground clearance 190 mm, jadi tetap bisa diandalkan untuk melewati jalanan ibu kota atau jalanan Indonesia yang tidak rata, seperti jalanan Lampung atau Kalimantan.
01:09
Speaker A
Lanjut lagi, oke, kita ke sisi kanannya dan kita mau coba footstep sekaligus sama roof rail-nya yang paten banget. Jadi rugged-nya itu enggak cuma didesain, bisa kita contohkan secara langsung, ya. Kalau ini roof rail-nya asli besi, dan untuk footstep-nya juga bisa kita andalkan. Lalu di bagian pilar D-nya ada emblem PHEV, karena Jetour T1 ini adalah Jetour pertama di Indonesia yang memakai teknologi plug-in hybrid electric vehicle.
01:21
Speaker A
Oke, kita lihat dari sektor pengereman juga sudah pakai disc brake. Lanjut lagi, ini kita bisa lihat kalau ada tempat pengecasan. Jadi yang sebelah kanan itu buat ngecas, yang sebelah kiri buat ngisi bensin. Nanti kita buka sektor penggeraknya. Lanjut lagi ke bagian belakang. Nah, kekurangannya dari T1, ya, dia enggak ada box di bagian belakang. Memang kesan SUV tangguhnya agak sedikit berkurang, tapi stance-nya lagi-lagi sama kayak Bronco Sport. Jadi American SUV banget. Apalagi hadirnya side marker, ya. Sebenarnya ini bukan side marker. Ini cuma putih aja di bagian cladding-cladding sisi samping kiri kanan. Tapi kalau diganti warna kuning, ini bakal lebih cakep, atau warna oranye.
01:39
Speaker A
Ke sana, USA SUV banget gitu. Oke. Bagian belakang, sebenarnya memang perlogoan, emblem-emblemnya juga banyak, ya, tapi enggak terlalu berlebihan. Kita masih dikasih wiper, tapi ini enggak, oh, kita dapat rear defogger juga, karena agak gelap ya kacanya, hampir enggak kelihatan, tapi kita masih dapat rear defogger, high mount stop lamp. Dan kita dapat, oh, ini lampu mundur, ya, sama aksen oranye-oranye yang masih bertahan dari bumper depan ke bumper belakang.
01:55
Speaker A
Oke lah. [musik] Sekarang kita lihat ke bagian dapur pacu atau jantungnya dari si Jetour T1 ini, PHEV yang mereka namakan teknologinya sebagai intelligent dual mode.
02:10
Speaker A
Bukan dual mode intelligent, karena itu pabrikan yang sebelah, ya, yang sebelumnya tampil. Jadi memang cuma dibalik-balik aja, tidak ada keterkaitan sama sekali dengan pabrikan yang itu. Cuma sekarang kita bahas mesin Acteco-nya dengan kubikasi sebesar 1.500 cc turbo yang dapat mengeluarkan tenaga sebesar 134 horsepower dan torsi 220 Newton meter. Itu belum digabungkan dengan motor listriknya yang dapat menghasilkan tenaga sebesar 201 horsepower dengan torsi sampai 310 Newton meter.
02:25
Speaker A
Mesin ini, atau teknologi intelligent dual mode, ya, dapat menghasilkan thermal efisiensi hingga 44,5%, sama kayak saudaranya yang ada di grup Chery.
02:43
Speaker A
Sedangkan untuk penggeraknya, kita dapat bocoran kalau dia untuk saat ini ya masih berpenggerak roda depan. Mungkin bakal muncul lagi penggerak all wheel drive, tapi di lain kesempatan. Yang kita lihat sekarang adalah penggeraknya masih roda depan. Lalu gimana soal pengecasannya? Karena ini mobil plug-in hybrid, ya. Kalau pakai DC fast charging 30 sampai 80% itu cukup 28 menit aja.
02:52
Speaker A
Sementara kalau pakai AC charging yang lebih lambat, colokannya itu 30 sampai 100% dalam 3 jam. Lumayan cepat ternyata, karena ya lagi-lagi bukan full EV, ya. Jadi baterainya memang terkompensasi sama tangki bensinnya.
03:10
Speaker A
Sekarang kita masuk ke bagian dalam. Kita lanjut lagi sebelum masuk ke bagian interior, ya. Kita ternyata dikasih welcome light di bagian bawah. Entah itu kelihatan nanti, kita taruh footage ada di situ. Karena pencahayaan welcome light ini dari spion, dan kita dapat akses smart key, eh, pencetan tombol, ya. Untungnya untuk handle pintu, dia enggak model flush atau model elektronik yang rapat ke dalam body, sehingga dia masih aman ketika misalkan terjadi kecelakaan atau bagaimana, ya, amit-amit. Kita masih bisa akses pintunya. Sekarang kita bahas soal interior. [musik]
03:21
Speaker A
Oke, sekarang kita masuk ke bagian interior yang disambut dengan nuansa tetap kokoh, tetap rugged, tapi material-material penggunaannya, uh, dashboard-nya soft touch, pintunya pun, ya, itu soft touch. Pokoknya bahan-bahan yang kita sentuh itu soft touch.
03:36
Speaker A
Lanjut lagi untuk pengaturan setir, kita dapat tilt teleskopik dan elektrik adjustment, ya, untuk kursi driver. Kalau kita lihat di bagian kursi penumpang juga dapat elektrik adjust.
03:51
Speaker A
Walaupun memang untuk penumpang enggak dapat lumbar support seperti driver-nya. Oke. Enggak cuma itu, ya. Enggak cuma kokoh, enggak cuma rugged, enggak cuma tangguh kesan interiornya, tapi canggih.
04:07
Speaker A
Karena wow, kita langsung disambut sama panel instrumen digital speedometer sebesar 10 inci, lengkap dengan head unit 15 inci yang besar banget. Tapi sayang belum bisa kita nyalain karena kita baru dapat sesi preview aja. Jadi belum bisa kita nyalain saat ini. Mohon maaf banget.
04:17
Speaker A
Namun yang enak dipandang di interior dari Jetour T1 ini adalah banyak banget tombol fisiknya. Mau itu pengaturan climate control, mau itu electric parking brake yang ditaruh di sebelah kanan bawah setir, sampai ke tuas transmisinya yang enggak ditaruh di kolom setir. Jadi enggak kagok kalau kita mau ngesen atau gimana, tapi dia tetap ditaruh di tengah. Di bawahnya ada driving mode, ya, di bawahnya tuas transmisi, lalu ada tombol auto hold dan tombol kamera 360. Yes. Jetour T1 ini dilengkapi dengan kamera 360. Karena mobilnya gede, jadi butuh banget fitur tersebut. Lanjut, kita ke bagian bawahnya lagi, dapat dua buah cup holder dan laci penyimpanan konsol tengah yang sebenarnya enggak terlalu dalam, sih, tapi alhamdulillah masih dikasih sirkulasi pendingin untuk mendinginkan minuman kalian atau makanan kalian. Ternyata di bawah konsol tengahnya masih ada tempat penyimpanan terbuka, ya, yang luas banget.
04:32
Speaker A
Ada colokan 12 volt, ada USB port empat buah sebenarnya, tapi satu colokan type C untuk fast charging. Oke juga nih, ya, buat yang enggak mau ketinggalan gadget-gadget. Lanjut lagi ke bagian atasnya, kita dikasih rear view mirror bagian tengah yang sayangnya belum auto dimming, ya, jadi masih manual. Tapi ya sudahlah, it's okay. Terus di atas sini kita dikasih panoramic sunroof yang besar sampai ke baris kedua. Dan gue bilang tadi sunroof karena ini bisa dibuka, ya. Lalu kalau kalian lihat, biasanya kan mobil-mobil mewah, anjay, itu kan dikasih tempat buat naruh sunshade atau kacamata hitam, ya. Ternyata bukan di sini, tapi ditaruh di sini.
04:39
Speaker A
Jadi, biasanya kalau di kursi driver itu kita enggak dapat handle atas, ya. Itu dimanfaatkan untuk tempat penyimpanan kacamata.
04:54
Speaker A
Jadi, kita bisa naruh kacamata di sini, kacamata hitam. Wih. Lucu, ya. Jadi bukan ditaruh di tengah sini, tapi taruh tengah sini.
05:08
Speaker A
Oke, entar ngambil dulu kacamata lagi karena gue enggak bisa review nanti kalau enggak pakai kacamata.
05:25
Speaker A
Sekarang kita bahas soal sunshade-nya, ya, atau penutup mataharinya, karena ini lucu, dia dapat ring light di kaca penutup mataharinya, ya, atau penghalau sinar matahari. Oke, untuk kompartemen penyimpanan, ada kompartemen penyimpanan terbuka di sebelah penu
05:47
Speaker A
Lanjut lagi untuk pengaturan setir kita dapat tilt teleskopik dan elektrik adjustment ya untuk kursi driver. Kalau misalkan kita lihat di bagian kursi penumpang juga dapat elektrik adjust.
06:00
Speaker A
Walaupun memang untuk penumpang enggak dapat lumbar support seperti driver-nya. Oke. Enggak cuma itu ya, enggak cuma kokoh, enggak cuma raget, enggak cuma tangguh kesan interiornya tapi canggih.
06:12
Speaker A
Karena wow, kita langsung disambut sama panel instrumen digital speedometer sebesar 10 inci lengkap dengan head unit 15 inci yang besar banget tapi sayang belum bisa kita nyalain karena kita baru dapat sesi preview aja. Jadi belum kita bisa nyalain se saat ini, mohon maaf banget.
06:30
Speaker A
Namun yang enak dipandang di interior dari Jetour T1 ini adalah banyak banget tombol fisiknya. Mau itu pengaturan climate control, mau itu elektrik parking brake yang ditaruh di sebelah kanan bawah setir, sampai ke tuas transmisinya yang enggak ditaruh di
06:46
Speaker A
kolom setir. Jadi enggak kagok kalau kita mau ngesen atau gimana, tapi dia tetap ditaruh di tengah. Di bawahnya ada driving mode ya, di bawahnya tuas transmisi, lalu ada tombol auto hold dan tombol kamera 360. Yes. Jetour T1 ini
06:59
Speaker A
dilengkapi dengan kamera 360. Karena mobilnya gede, jadi butuh banget tuh fitur tersebut. Lanjut, kita ke bagian bawahnya lagi dapat dua buah cup holder dan laci penyimpanan konsol tengah yang sebenarnya enggak terlalu dalam sih tapi alhamdulillah masih dikasih sirkulasi
07:15
Speaker A
pendingin untuk mendinginkan minuman kalian atau makanan kalian. Ternyata di bawah konsol tengahnya masih ada tempat penyimpanan terbuka ya yang luas banget.
07:24
Speaker A
Ada colokan 12 volt, ada USB port empat buah sebenarnya tapi satu colokan type C untuk fast charging. Oke juga nih ya buat yang enggak mau ketinggalan gadget-gadget. Lanjut lagi ke bagian atasnya kita dikasih rear view mirror bagian tengah yang sayang belum auto
07:40
Speaker A
dimming ya, jadi masih manual. Tapi ya sudahlah, it's okay. Terus di atas sini kita dikasih panoramic sunroof yang besar sampai ke baris kedua. Dan gue bilang tadi sunroof karena ini bisa dibuka, ya. Lalu kalau misalkan kalian lihat, biasanya kan mobil-mobil mewah,
07:56
Speaker A
anjay, itu kan dikasih tempat buat naruh sunshade atau kacamata hitam, ya. Ternyata bukan di sini, tapi ditaruh di sini.
08:04
Speaker A
Jadi, biasanya kalau misalkan di kursi driver itu kita enggak dapat handle atas ya. Itu di manfaatkan untuk tempat penyimpanan kacamata.
08:13
Speaker A
Jadi, kita bisa naruh kacamata di sini, kacamata hitam. Wih. Lucu, ya. Jadi, bukan ditaruh di tengah sini, tapi taruh tengah sini.
08:21
Speaker A
Oke, entar ngambil dulu kacamata lagi karena gue enggak bisa review nanti kalau enggak pakai kacamata.
08:26
Speaker A
Sekarang kita bahas soal sunshade-nya, ya, atau eh penutup mataharinya karena ini lucu, dia dapat ring light di kaca penutup mataharinya, ya, atau penghalau sinar matahari. Oke, untuk kompartemen penyimpanan ada kompartemen penyimpanan terbuka di sebelah penumpang, di depan penumpang ya.
08:46
Speaker A
Sama laci yang oh, soft opening. Untuk bagian penumpang juga. Kita juga masih dikasih wireless charger.
08:53
Speaker A
Dan di setirnya walaupun belum bisa kita bahas, tapi dia sudah ada tombol-tombol untuk intelligent cruise control, jadi bisa adaptive cruise control, bisa lane keeping assist juga harusnya dari kita ngelihat tombol-tombolnya.
09:07
Speaker A
Oke, sekarang kita ke bagian belakang. Sekarang kita masuk ke baris kedua dan karena mobilnya tinggi, kita dikasih akses yang mudah untuk naik ke T1 ini.
09:16
Speaker A
Hand grip, footstep, wah, biar gampang masuk ke Jetour T1 IDM. Oke, kesan pertama gue masuk ke Jetour T1 IDM ini adalah headroom lega, legroom juga lega, kaki juga ruangnya lega dan rata, ya, karena dia front wheel drive, tapi sayangnya karena di bawah ditaruh
09:35
Speaker A
platform baterai, jadi platform lantainya agak naik sehingga paha agak enggak ke support nih kalau gua nakuk kakinya kayak begini. Tuh.
09:43
Speaker A
Lumayan. Kalau misalkan ngeselonjoran dikit kaki paling bagian engkelnya kelipat dikit. Cuma ya enggak masalah lah kalau misalkan kalian berkendara sedikit-sedikit jauh paling ratusan kilometer ini masih tidak bermasalah karena kursinya empuk loh, enak. Terus kita dikasih apa aja fitur di barisan
10:01
Speaker A
belakang ini? Yang pertama ambient lighting itu dari kursi baris penumpang dasbor sampai ternyata ke door trim bagian baris kedua. Lanjut lagi kita dikasih speaker Sony. Ya, speakernya dari Sony sampai ke baris belakang sini. So, kenyamanan telinga kalian bakal
10:19
Speaker A
dimanjain nih banget. Lalu di bagian konsol tengah ya untuk baris kedua kita dikasih sirkulasi AC tapi enggak ada pengaturan kecepatan angin atau pengaturan suhu sama sekali. Colokan USB ada type A, ada type C, ada kompartemen terbuka nih ya untuk penyimpanan
10:36
Speaker A
misalkan kalian mau naruh HP dan seat pocket di kedua kursi baris depan. Dan ini seat pocket-nya banyak partisinya.
10:43
Speaker A
Kalian bisa naruh HP atau bisa naruh barang-barang berbagai macam. Lalu untuk kursi penumpang tengah ya kita dikasih armrest tentu sama seat belt 3 titik juga headrest. Jadi kursi penumpang tengah enggak dianak tiriin. Tuh.
10:58
Speaker A
Untuk senderannya eh oh ternyata bisa 2 step ya. Ini yang tegak, ini yang agak rebahan sedikit. Ini kalau misalkan kita yang paling rebah sih oke sih enggak terlalu tegak jadi nyaman berkendara di baris kedua Jetour D1 IDM ini.
11:13
Speaker A
Panoramic sunroof sampai belakang dan kita masih dikasih LED light untuk lampu baca aja paling sih.
11:20
Speaker A
Oke, overall itu sama satu lagi ternyata. Kacanya double glass dari baris depan sampai ke baris kedua.
11:28
Speaker A
Jadi harusnya kedap kabinnya juga oke nih. Nanti kita coba saat jalan. [musik] Nah, ini dia. Jadi, bagasi Jetour T1 IDM ini sudah power back door, tapi bukanya agak lama ya. Oke lah, enggak apa-apa.
11:50
Speaker A
Dan bagasinya kalian lihat ya, [mendengus] lumayan luas untuk memuat satu orang gua dengan tinggi 164 cm. Lalu, di bawahnya kita dikasih ada aki dan kompartemen penyimpanan yang terpartisi.
12:03
Speaker A
Oke. Enggak ada spare tire ya. Dan mungkin masih alhamdulillah kita dapat tempat penutup bagasi atau cover tonneau tonneau. Ini agak kenapa agak susah ya masukinnya?
12:15
Speaker A
Ini oke, oke pelan-pelan. Oke. Berhasil. Yes. Sama gantungan untuk cargo net. Jadi, enggak ada barang-barang yang tiba-tiba wah ke belakang gitu kelempar ke belakang ya.
12:25
Speaker A
Jadi, itu dia impresi pertama kita tentang Jetour T1 IDM ini. Memang sebelumnya di Beijing Auto Show atau Auto China 2026, mobil ini muncul. Tapi, kita sayang enggak diundang. Jadi, enggak apa-apa it's oke. Karena kita dapat spesifikasi yang bakal meluncur di
12:39
Speaker A
Indonesia. Dan dengan model yang keempatnya ini ya. Jadi, Jetour di Indonesia sudah memunculkan empat model.
12:46
Speaker A
Yang pertama ada Dashing, ada X70, ada T2, dan ada T1 sekarang adiknya T2. Gimana menurut kalian desain yang tetap dibawa dari T2 ke sana kokoh, raget, juga tetap canggih dan irit bensin karena dia PHEV.
13:02
Speaker A
Oke. Belum lagi ngomongin soal tenaganya yang juga gede. Tapi, overall untuk harga kita belum bisa ngasih tahu sekarang. So, gimana menurut kalian bakal pengin ditaruh di mana nih Jetour T1 IDM ini? Komentar saja di bawah. Jangan lupa subscribe. Jangan lupa tekan loncengnya
13:16
Speaker A
untuk mengetahui video seru selanjutnya dari AutonetMagz. Gua Bagas Satrio. Dadah. [musik] [musik] Aaa. Aaa.
13:33
Speaker A
Aaa. [musik] Aaa. Aaa.
Topics:JETOUR T1plug-in hybridPHEV Indonesiareview mobilJETOUR T1 IDMmobil hybrid IndonesiaBronco SportSUV ruggedreview interior mobilAutonetMagz

Get More with the SozAI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries and speaker detection. 30 minutes free.

Or transcribe another YouTube video here →