Speaker A
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kembali lagi dengan saya Ahmad Bustanul Arvin. Di kesempatan kali ini kita akan mencoba untuk memberikan sebuah tutorial pengisian SKP pada rumah ASN. Di mana kemarin atau sebelumnya saya sudah membuatkan tutorial nih, namun ada perubahan lagi, Bapak Ibu semua, di aplikasi rumah ASN. Nah, seperti apa tutorialnya kita coba bahas. Namun sebelum kita ke informasi, coba absen dari kabupaten, kota mana saja, Bapak, Ibu semua berasal di kolom komentar di bawah ini. Contoh mungkin Surabaya hadir, Mas. Kemudian Banyuwangi hadir, Mas. Bondowoso hadir, Mas. Di kolom komentar di bawah ini. Atau mungkin ada pertanyaan atau tanggapan terkait dengan video ini, silakan tanggapi di kolom komentar. Nah, sebelum kita ke informasi yang akan saya sampaikan, mohon untuk informasi ini atau tutorial ini disimak dengan baik step by step-nya. Jangan sampai diskip 1 menit saja. Kenapa? Karena skip 1 menit saja Bapak Ibu semua bisa salah mengerjakan. Jadi siapkan laptop dan juga lihat tutorial saya pelan-pelan saja seperti itu, Bapak Ibu semua. Karena otomatis video ini akan berdurasi panjang tentunya. Nah, langsung kita tanpa berlama-lama lagi kita bahas informasinya berikut ini. Nah, di kesempatan kali ini kita akan membuatkan sebuah tutorial bagaimana proses pengisian SKP pada rumah ASN. Di mana sebelumnya kita sudah pernah membuatkan video terkait dengan pengisian di rumah ASN juga. Namun ada perubahan, Bapak, Ibu semua, ada sedikit perubahan. Dan yang telah Bapak, Ibu semua kerjakan saat ini ada yang sebagian hilang. Karena apa? Karena direset, Bapak Ibu semua. Jadi kita mengerjakan ulang. Namun ada beberapa perubahan dalam proses pengerjaannya. Oleh sebab itu, silakan disimak dengan baik. Jangan sampai diskip video ini. Nah, kita bisa masuk pada rumah ASN di mana untuk masuk rumah ASN itu bisa masuk pada csn.bkdjimprove.go.id/hdesk. Nih Bapak Ibu semua bisa diketikkan di atas itu. Baru setelah itu nanti akan tampil halaman dashboard seperti ini dan kita bisa masuk pada login ASN di CMAS. Nah, login ASN di master ini menggunakan username dan password dari si Master. Nah, kita klik login. Namun, saya skip video ini sampai dengan di tampilan halaman dashboard login ya, Bapak, Ibu semua. Nah, kita klik login yang warna oranye ini. Gunakan username dan password dari si master, Bapak Ibu semua. Setelah login tampilannya seperti ini. Jadi tampilan halaman dashboard-nya seperti ini. Kita bisa masuk pada titik berapa ini? Titik 9 di atas. Kemudian kita pilih kinerja par waktu. Jika di sini Bapak, Ibu semua par waktu tidak tampil, silakan konfirmasi ke cabang dinas masing-masing ya. Misalnya kinerja par waktu P3K perwakunya ini tidak tampil. Nah, kita langsung di sini akan tampil halaman dashboard untuk pembuatan proses SKP yaitu kontrak SKP. Nah, kita mengerjakannya itu mulai dari sini, Bapak, Ibu semua. Jadi, kita mengerjakan kontrak SKP, jurnal harian, evaluasi. Jadi, seperti itu saja. Dan di CSN maksudnya ya si ASN ini proses pengerjaannya lebih simpel tinggal klik-klik karena ada AI-nya di situ dan juga ada kata bantu untuk mengerjakannya. Nah, kita langsung ya Bapak Ibu semua kerjakan. Pertama kita harus membuat kontrak terlebih dahulu dan pastikan yang aktif di sini adalah tahun 2026 karena saat ini adalah tahun 2026. Nah, kita buat 2026 aktif. Kemudian kita buat kontrak. Bisa menggunakan yang di sini atau fitur yang di atas buat kontrak di sini. Sama saja. Kita coba tanggal mulainya di sini akan meskipun Bapak Ibu semua Maret tapi kita kerjakan mulai Januari ya Bapak Ibu semua. Ingat mulai Januari saja lebih amannya. Di sini kita pilih 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026. Jadi otomatis tanggal selesai ini kalau untuk par waktu karena saya buat video ini untuk par waktu. Jadi kita buat 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026. Kemudian kita klik buat. Meskipun nantinya kan sampai dengan Oktober nih. Tapi biasanya kalau misalnya Bapak Ibu semua tidak membuat kesalahan pasti akan diperpanjang kok. Seperti itu. Jadi kita buat sampai dengan 31 Desember 2026 dan kita klik oke seperti tadi. Dan setelah tampil seperti ini, tampilannya di sini adalah draft. Kita klik tombol mata yang di sini kita klik. Nah, setelah klik tombol mata, tombol mata ini masih oranye-nya di kontrak SKP ya. Di sini Bapak, Ibu semua bisa ke bawah. Atasan penilai ini adalah atasan penilai Bapak Ibu semua yaitu bisa kepala sekolah, bisa kepala sub tata usaha, bisa kepala cabang dinas. Intinya atasan Bapak Ibu semua. Atasan penilai adalah atasan atasannya lagi Bapak Ibu semua. Nah, jadi kalau kita isikan di sini bisa menggunakan pencarian berdasarkan nama ataupun bisa menggunakan berdasarkan NIP. Saran saya menggunakan NIP karena lebih fokus ke yang bersangkutan. Jadi kita isikan ya Bapak Ibu semua. Jadi saya isikan, kita cari dengan cara kita cari namanya. Kalau saya kan karena hafal NIP Bapak pimpinan saya, jadi saya masukkan saja misalnya Syarif. Nah, ini akan muncul tampilan kotak seperti ini. Kita pilih saja. Atasan bandingnya adalah kalau misalnya di sekolah berarti kepala sekolah, atasan penilaian di sini adalah kepala sekolah. Atasan bandingnya adalah kepala cabang dinas. Jadi kita isikan kepala cabang dinas masing-masing. Di sini saya isikan. Nah, lebih spesifik menggunakan NIP ya karena nama itu banyak, Bapak Ibu semua. Dan di sini ada jabatannya kok Kepala Subagian Tata Usaha ataupun Kepala Cabang Dinas seperti itu ada. Sedangkan untuk yang di bawah di sini kita bisa abaikan dulu. Ini nanti akan dihilangkan dukungan sumber daya, jadwal pelaporan ini akan dihilangkan. Ini tanpa diisi pun ini sudah bisa kita klik lanjutkan. Jadi ini abaikan saja, tidak perlu diisi terlebih dahulu. Dukungan sumber daya, jadwal pelaporan, bukti dan sebagainya kita abaikan. Kita klik selanjutnya. Di sini akan muncul data kontrak tersimpan. Jadi kontrak kita tuh sudah tersimpan. Sekarang kita akan membuat indikator tahunan di sini di mana ada tambah RHK. Nah, di sini kita migrasikan nih yang dari si Master. Kita buka si master. Kalau semester tidak asing lagi, kita bisa buka SKP di sini. Ini semester pribadi ya, individu. Kita masuk pada SKP. Kemudian kita masuk pada rencana aksi. Nah, antisipasi saya Bapak Ibu semua bisa download Excel terlebih dahulu. Download ini antisipasi ya Bapak Ibu semua karena nanti sebenarnya tinggal kopas yang di sini tinggal copy paste yang ada di sini tapi antisipasi takut nanti ini kan harus dihilangkan ini. Jadi Bapak Ibu semua P3K par waktu di mana pun Anda berada yang di Pemprov Jatim dalam khusus ini adalah Dinas Pendidikan ya kalau untuk di instansi lain silakan koordinasi dengan pemegang kendali SKP-nya. Ini nanti hapus sampai informasi SKP. Kenapa? Karena yang di sini akan menghambat rekan-rekan yang lain. Bapak, Ibu semua kan sudah migrasi nih, sudah tidak mengerjakan yang di sini lagi. Jadi di sini dihapus saja. Jadi penghapusnya mulai dari rencana aksi diturunkan status baru kita hapus satu-satu pindah ke atasnya. Di sini kita hapus satu-satu turun status baru informasi SKP di sini kalau di kita yang di sekolah itu harus konfirmasi ke cabang dinas untuk informasi SKP yang di sini. Kenapa? Karena tidak ada di fitur sekolah. Kalau untuk yang dari breakdown, rencana aksi, SKP ini ada di sekolah kok. Jadi bisa ke sekolah baru sampai dengan informasi SKP di sini sudah dihapus baru ke cabang dinas. Jangan sampai Bapak Ibu semua di sini belum dihapus, di atas dihapus. Nah, itu nyantol alias tidak bisa dikerjakan atau tidak terhapus secara penuh seperti itu. Nah, jadi saran saya unduh terlebih dahulu Excel ini. Nah, seperti itu kita sudah terunduh ini. Kita lanjut ke proses pengerjaan sekarang. Ingat yang kita kerjakan langsung di rencana aksi. Jangan dihapus dulu baru Bapak Ibu semua mengerjakan ya. Jangan. Jadi kita kerjakan dulu si master baru kita hapus dan antisipasi kita unduh file Excel-nya tersebut baru kita ngerjakan sudah. Nah, kita klik tambah RHK. Di sini ada utama dan tambahan. Sekali lagi kita setelah melaksanakan...











