Skip to content

Penyaluran Bansos Tak Lagi Tunai, Pemerintah Siapkan 50 Juta Rekening Penerima

Pemerintah salurkan bansos non-tunai melalui BRI dan BSI dengan target 50 juta rekening penerima pada 2027, guna transparansi dan anti korupsi.

Key Takeaways

  • Penyaluran bansos non-tunai meningkatkan transparansi dan mengurangi korupsi.
  • 50 juta rekening penerima bansos akan didistribusikan pada kuartal 1 tahun 2027.
  • Data penerima bansos diperbarui dan diintegrasikan menggunakan AI untuk akurasi.
  • Dua bank, BRI dan BSI, ditunjuk sebagai lembaga penyalur bansos.
  • Pengawasan ketat diterapkan untuk mencegah penyalahgunaan dana bansos.

What the video covers

  • Pemerintah akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) secara non-tunai melalui rekening bank.
  • Penyaluran bansos akan dilakukan melalui PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI).
  • Langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital pemerintah untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.
  • Penghapusan transaksi tunai bertujuan menekan korupsi dan pungutan liar dalam penyaluran bansos.
  • Target pendistribusian rekening bansos adalah kuartal 1 tahun 2027 setelah pembenahan data selesai pada 2025.
  • Diproyeksikan sebanyak 50 juta masyarakat miskin dari kelompok desil 1 hingga 5 akan menerima bansos.
  • Pemerintah memperbarui dan mengintegrasikan basis data penerima bansos menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
  • Tim pakar memimpin proses pemutakhiran data untuk mengeliminasi ketidaksesuaian data penerima bansos.
  • Pengawasan diperketat agar dana bansos tidak disalahgunakan untuk aktivitas ilegal seperti judi online.
  • Pemerintah mengatur sasaran penggunaan dana bansos agar lebih tepat sasaran dan efektif.

Answers

Questions about this video

Mengapa pemerintah menghapus transaksi tunai dalam penyaluran bansos?

Pemerintah menghapus transaksi tunai untuk menekan potensi korupsi dan praktik pungutan liar, serta memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bansos.

Bank mana saja yang ditunjuk untuk menyalurkan bansos non-tunai?

Penyaluran bansos non-tunai akan dilakukan melalui PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Berapa banyak masyarakat yang diproyeksikan menerima bansos melalui rekening bank?

Pemerintah memproyeksikan sebanyak 50 juta masyarakat miskin dari kelompok desil 1 hingga desil 5 akan menerima bansos melalui rekening bank.

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:01
Speaker A
[musik] Pemerintah mematangkan rencana penyaluran bantuan sosial atau bansos secara langsung kepada penerima. Dengan mekanisme tersebut, masyarakat penerima bansos harus memiliki rekening bank.
00:14
Speaker A
Pemerintah berencana menyalurkan bantuan melalui dua lembaga perbankan yang ditunjuk, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI. Langkah ini menjadi bagian dari agenda transformasi digital pemerintah untuk memastikan seluruh transaksi penerimaan bantuan
00:34
Speaker A
berlangsung transparan serta akuntabel. Ketua Dewan Ekonomi Nasional sekaligus Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhud Binar Panjaitan pada Kamis 10 September 2026 mengatakan penghapusan transaksi tunai bertujuan menekan potensi korupsi dan praktik pungutan liar dalam proses penyaluran bantuan.
00:59
Speaker A
Ya, jadi sekarang dengan ini akan semua transparan, terbuka. Tapi tadi juga kita sepakat tidak ada lagi nanti cash transfer apa cash e ya jadi semua apa cashless trans apa apa cash apa transaction ya termasuk jadi itu juga untuk mengurangi korupsi.
01:18
Speaker A
Jadi nanti kalau ada orang yang nyogok-nyogok ya duitnya enggak bisa lagi dia taruh ke bank karena harus ada underline-nya ya dia mau simpan di rumahnya rumahnya bawa duit ya urusan dia.
01:31
Speaker A
Adapun target pendistribusian rekening kepada penerima bansos akan dilakukan pada kuartal 1 tahun 2027. Luhud menekankan saat ini pemerintah masih melakukan pembenahan data penerima bansos. Pemerintah menargetkan proses tersebut dapat diselesaikan tahun 2025 sebelum pendistribusian rekening diuji coba.
02:03
Speaker A
Luhud mengungkapkan pemerintah memproyeksikan sebanyak 50 juta masyarakat miskin akan menjadi penerima bansos. Mereka berasal dari kelompok desil 1 hingga desil 5. Berdasarkan data kesejahteraan masyarakat. Guna meningkatkan ketepatan sasaran, pemerintah tengah memperbarui dan mengintegrasikan basis data penerima manfaat secara bertahap dengan
02:26
Speaker A
memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau AI. Proses pemutakhiran data berbasis AI ini dipimpin oleh tim pakar untuk mengeliminasi ketidaksesuaian data penerima yang selama ini terjadi. Di samping memangkas potensi korupsi dan meningkatkan transparansi melalui transaksi perbankan, pemerintah juga memperketat pengawasan agar dana bansos
02:49
Speaker A
tidak disalahgunakan untuk aktivitas ilegal seperti judi online. Luhud mengatakan pemerintah akan mengatur sasaran penggunaan dana tersebut supaya lebih tepat sasaran.
03:02
Speaker A
[musik] [musik] Allah [lonceng]
Topics:bansosbantuan sosialpenyaluran bansosnon tunaiBRIBSItransformasi digitalkecerdasan buatanAItransparansi

Get More with the SozAI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries, speaker detection, and unlimited transcriptions.

Or transcribe another YouTube video here →