Pemerintah luncurkan digitalisasi bantuan sosial Oktober 2026, transfer langsung ke rekening dan kupon digital untuk cegah penyalahgunaan.
Key Takeaways
- Digitalisasi bansos akan meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sosial.
- Transfer langsung ke rekening penerima menggantikan subsidi barang untuk efisiensi.
- Kupon digital sebagai inovasi untuk mencegah penyalahgunaan dana bansos.
- Peluncuran sistem ditargetkan Oktober 2026 dengan kesiapan 80%.
- Pemerintah serius mempercepat transformasi digital dalam penyaluran bansos.
What the video covers
- Pemerintah menargetkan peluncuran sistem digitalisasi bantuan sosial pada Minggu ke-3 Oktober 2026.
- Bantuan sosial akan ditransfer langsung ke rekening penerima, menggantikan subsidi barang.
- Perubahan skema ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan bansos tepat sasaran.
- Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital, Luhut Binsar Panjaitan, memimpin percepatan proses digitalisasi.
- Target kesiapan sistem digitalisasi mencapai 80% saat peluncuran.
- Pemerintah menguji skema kupon digital untuk pembayaran listrik, beras, dan bahan bakar.
- Kupon digital bertujuan mencegah penyalahgunaan dana bansos.
- Uji coba sistem digital dilakukan di 215 kabupaten dan kota.
- Digitalisasi diharapkan mengurangi kendala salah sasaran dalam penyaluran bantuan sosial.
- Pemerintah optimis masalah teknis dapat diatasi dengan kerja kompak sebelum peluncuran.
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Telah menargetkan sistem digitalisasi bantuan sosial diluncurkan pada Minggu ke-3 Oktober 2026. Melalui sistem baru, bantuan sosial akan ditransfer langsung ke rekening penerima manfaat, bukan lagi berupa subsidi barang.
Speaker A
[musik] Pemerintah menargetkan sistem digitalisasi bantuan sosial mulai diluncurkan pada Minggu ke-3 Oktober 2026. Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Panjaitan, menegaskan perubahan skema ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto guna memastikan penyaluran bansos tepat sasaran.
Speaker A
Pemerintah terus mematangkan persiapan digitalisasi bantuan sosial yang ditargetkan rampung 80% saat peluncuran. Kemarin Presiden memberikan arahan kepada saya sebagai ketua komite untuk mempercepat prosesnya ini semua. Dan Presiden kami tadi sudah rancang pada bulan [musik] Oktober minggu ketiga kita akan bisa rollout.
Speaker A
Kita berharap pada waktu itu 80% [musik] ini sudah selesai. Masalahnya tentu tidak sesederhana itu. Banyak masalah mengenai desil-desil, tapi dengan kerja yang sangat kompak menurut saya itu bisa teratasi. Makin lama makin sedikit masalah. Dan saya berharap pada
Speaker A
waktu Presiden rollout bulan apa, bulan apa namanya bulan Oktober, hampir tidak ada masalah yang serius.
Speaker A
Melalui sistem baru, bantuan sosial akan ditransfer langsung ke rekening penerima manfaat, bukan lagi berupa subsidi barang. Pemerintah [musik] juga menguji skema kupon digital bernominal khusus untuk pembayaran listrik, beras, hingga bahan bakar guna mencegah penyalahgunaan dana. Setelah diuji coba di 215
Speaker A
kabupaten dan kota, sistem digital ini diharapkan [musik] mengikis kendala salah sasaran.
Topics:bantuan sosialdigitalisasitransfer rekeningkupon digitalbansos tepat sasaranLuhut Binsar PanjaitanPrabowo Subiantotransformasi digitalpenyaluran bansosIndonesia 2026











