Komparasi 5 mobil hybrid populer di Indonesia, membahas konsumsi BBM, kelebihan, kekurangan, dan perawatan tiap mobil.
Ask about this video. Answers come from its transcript only — with the timestamp, so you can check them.
Generated from the transcript and can be wrong — check the timestamp.
Key Takeaways
- Mobil hybrid menawarkan penghematan BBM yang signifikan jika digunakan sesuai kondisi optimal, seperti kecepatan dan penggunaan AC.
- Setiap model hybrid memiliki keunggulan dan kelemahan teknis, terutama terkait baterai dan inverter yang mempengaruhi daya tahan dan perawatan.
- Penggunaan mobil hybrid di kota besar dengan kondisi macet dan AC menyala terus dapat mengurangi efisiensi bahan bakar.
- Perawatan dan penggantian komponen hybrid seperti baterai dan belt motor generator perlu diperhitungkan dalam biaya kepemilikan.
- Pilihan mobil hybrid harus disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, baik untuk penggunaan harian di kota maupun perjalanan jarak jauh.
What the video covers
- Video membahas perbandingan konsumsi bahan bakar dan performa 5 mobil hybrid: Alphard, Innova Zenix, CRV Hybrid, XL7 micro Hybrid, dan Almaz Hybrid.
- Alphard Hybrid memiliki konsumsi BBM yang relatif boros dibandingkan versi non-hybrid, sekitar 16-17 km/liter.
- Innova Zenix dengan modifikasi koil baru menunjukkan peningkatan tenaga dan efisiensi BBM hingga 15-22 km/liter tergantung kondisi jalan.
- CRV Hybrid memiliki teknologi baterai pintar, konsumsi BBM sekitar 11,8-12,3 km/liter, namun ada isu inverter yang panas di model lama.
- XL7 micro Hybrid hanya mengaktifkan sistem hybrid pada kecepatan tol di atas 70 km/jam dengan penghematan BBM sekitar 15 km/liter.
- Penggunaan AC di kota besar seperti Jakarta mengurangi efisiensi mobil hybrid karena baterai harus terus diisi ulang oleh mesin.
- Alphard Hybrid di Malaysia mendapat modifikasi interior mewah yang dapat mempercepat kerusakan baterai hybrid.
- Perawatan baterai dan komponen hybrid berbeda dengan mobil konvensional, perlu perhatian khusus terutama pada inverter dan motor generator.
- Harga mobil hybrid bervariasi, dengan Alphard Hybrid mencapai 1,5-2 miliar rupiah dan CRV Hybrid sekitar 630 juta rupiah.
- Video memberikan insight praktis untuk memilih mobil hybrid sesuai kebutuhan, lokasi penggunaan, dan pertimbangan biaya perawatan.
Chapters
- 00:00Pendahuluan dan konsumsi BBM Alphard Hybrid
- 01:18Tes dan modifikasi Innova Zenix Hybrid
- 02:26Review Honda CRV Hybrid dan teknologi baterai
- 03:26Perbandingan baterai Toyota dan Honda
- 04:26Sistem micro Hybrid pada XL7 dan perawatannya
- 06:12Pengaruh penggunaan AC terhadap efisiensi mobil hybrid
- 07:10Harga dan konsumsi BBM Alphard Hybrid di Malaysia
- 08:10Modifikasi interior Alphard dan dampaknya pada baterai
- 09:14Kesimpulan dan rekomendasi pemilihan mobil hybrid
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Kalau untuk Alphard, menurut gua, lu harus tahu Alphard itu boros konsumsi BBM-nya bisa 16-17. Dan ini kalau tanya gua, gua bakalan beli ya. Yang mana? E.
Speaker A
[Musik] Kepatan jugengk ao ke m aja, kualitas yang ter juga.
Speaker A
Bahabat percayal di dokter mobil pasti.
Speaker A
Hai n lovers, balik lagi dengan saya, L Dr Mobil. Kali ini saya disuruh komparasi Hybrid. Oke, Innova Zenix, CRV Hybrid, XL7 micro Hybrid, Alphard Hybrid, dan Almaz Hybrid. Oke, banyak banget mobil 1500 sampai 2500 cc yang Hybrid yang katanya irit badak dan perawatan mudah. ATPM di mana-mana, seluruh teknisi seluruh Indonesia, bla bla bla, semua data mobil dengan menggunakan konsumsi BBM round 92. Oke, e mobil buat ke kantor, mobil keluarga, baru punya satu anak, enak. Oke.
Speaker A
Innova Zenix, nah kemarin kita baru ngetes, gua baru ngetes koil baru yang diproduksi oleh teman gua itu untuk khusus untuk mobil mesinnya Hybrid di Zenix. Dan ketika kita pasang, naik memang tenaganya naik itu signifikan, berasa di
Speaker A
ketika lu bawa. Dan kita lagi ngetesin pengiritan BBM-nya sampai seberapa. Yang biasanya gua bawa dalam kota hanya 11,5, ee sekarang bisa naik jadi 11,7, 11,8. Tetapi gua harus ganti koilnya dulu ya. Ya, kalau Innova Zenix sih dibilang ngirit. Eh, gua sendiri dalam kota standar
Speaker A
dapat 1000 dapat 1 banding 15, jadi 1 liter 15 km. Eh dan luar kota gua pernah bawa dari Bandung sampai Jakarta itu dapat 1 banding 20, 1 banding 22. Ya itu penggunaan gua sendiri dan ya gua bawa mobil bukan E kayak kakek-kakek e di
Speaker A
jalur dua dan tiga. No, gua bawanya cukup kencang dan memang nyalip. Jadi gua bawa sewajarnya. Gua bawa mobil CRV IHV. Oke, mobil ini Hybrid mungkin baru di Indonesia, tetapi di Malaysia sana kita belajarnya memang banyak pakai Honda Hybrid. Jadi Honda bukan baru hari ini
Speaker A
ngeluarin Hybrid. No, Honda ngeluarin Hybrid sudah lama. Harganya itu sampai 630 juta yang paling tinggi. Nah tenaganya sama-sama 1500 horsepow, eh sorry, 145 something lah ya masuk ke golongan itu dan pengonsumsi BBM-nya juga sama, e sekitar 11,8 sampai 12,3 kalau gua bilang.
Speaker A
Honda baterainya jauh lebih, menurut gua, ya, ya jauh lebih pintar bikinnya daripada si Toyota. Cuman e memang baterainya Toyota jauh lebih ready available. Nah Honda di luar sana yang kita sudah rasakan adalah dia inverternya banyak problem setelah beberapa tahun karena dia enggak
Speaker A
didinginkan sedingin mungkin. Jadi gara-gara inverternya panas setelah beberapa tahun dia ada beberapa part yang memang kebakar gara-gara kepanasan. Itu yang kita belajar ya. Cuman itu kan di Malaysia. Jadi e ketika kita belajar di sana kita enggak tahu nih produk yang
Speaker A
hari ini dikeluarkan oleh si Honda CR ini udah diganti apa belum yang hari itu banyak rusak-rusaknya. Nah kalau Honda memang kebanyakan dirusak di e inverter step up step down-nya itu banyak yang rusak dan di baterainya. Nah kalau baterainya didinginkan oleh, eh udara
Speaker A
dari kabin juga. Tetapi kalau Toyota baterainya gua udah sering kasih lihat, D kan lempengan gede-gede. Kalau Honda ini baterainya kayak baterai e yang bulat-bulet itu tah enggak. Nah cuman dia gabung-gabungin jadi panjang kayak bambu gitu dia beberapa ada banyak gitu
Speaker A
disatuin. XL7. Oke, XL7 ini termasuk micro Hybrid ya, jadi si hybridnya ini hanya akan engage ketika lu jalan di jalan tol di kilometer berapa lah gituah ya 70 sampai 100. Kalau enggak salah dia baru motor generatornya itu memutar si
Speaker A
funbelt yang funbeltnya nempel ke pulley engine sehingga dia mengangkat beban dari si pulley engine. Ya ini benar bisa mengirit e dan kira-kira pengiritannya juga 1 banding 15 lah ya dalam kota. Cuman karena kalau misalkan lu bawa di dalam kota lu enggak bawa di tol ini
Speaker A
Hybrid, eh eh generatornya enggak akan engage. Lu harus bawa di jalan tol yang kecepatannya di atas 70 km/h baru dia nendang tuh. Setahu gua ya. Setahu gua. Nah tapi eh baterainya itu murah sekali karena dia hanya kayak ibaratnya kayak
Speaker A
lu beli baterainya Audi, Mercy, BMW lah. Dia baterainya harus yang AG atau AG gel atau silver. Dia di bawah bangku si passenger yang di depan, bawah bangku passenger depan. Enggak seberapa gede dan yang paling sering rusak adalah si
Speaker A
beltnya. Jadi si apa namanya, karena kan beltnya dia lebar ya dia gede dan lebar. Jadi itu yang di luar negeri sering rusak beltnya putus sama motor generatornya yang rusak. Jadi dua itu. Nah e tapi itu pun putusnya setelah 5 tahun
Speaker A
sih. Jadi maksudnya eh ini mobil gua enggak bilang jelek. Ini mobil e well build e menurut gua. Setelah 5 tahun fun belt ganti menurut gua wajar banget. Eh dan motor generatornya setelah 5 tahun juga kita dapat kebanyakan dia di dia
Speaker A
baru ada ayang error dan kebanyakan diganti. Nah bya setahu gua dia bisa sampai 8 tahun karena Audi gua sendiri kalau gua beli yang farta yang gel itu mereknya farta ya jadi e yang gua beli ya yang gua beli mereknya farta itu 7-8
Speaker A
tahun bro baru lu ganti. Jadi walaupun harganya memang enggak murah ya. Jadi kalau lu tahu e akinya Mercy itu bisa 8 sampai R juta. Mercy Audi BM itu sama bisa 8 sampai R juta. Cuman lu gantinya juga enggak tiap tahun bro. Lu bisa
Speaker A
benar-benar lu udah lupa kapan ganti. Lu udah mau ganti mobil lagi belum tentu lu ganti tuh. Jadi dia umurnya bisa 8 tahun baru lu ganti lagi sekali. Jadi menurut gua enggak ya worth it juga beli aki itu. Jadi kalau untuk XL7 e menurut gua
Speaker A
worth it to buy karena dia perawatannya cukup simpel. Tetapi penghematannya hanya akan terjadi ketika lu bawa naik di jalan tol atau di atas 70 km/h ya. Gua ngomong dulu kalau kayak Innova CRV itu kan penghematannya dimulai dari lu jalan
Speaker A
pelan-pelan. Itu kan ketika misalnya nih misalnya lu enggak hidupin AC dan lu jalan pelan-pelan di dalam kota kena macet walaupun panasnya minta ampun ya. Tetapi itu yang nyalah hanya akan si motor generator. Nah kenapa kok di Jakarta penghematannya tidak sebagus di
Speaker A
luar negeri? Karena semua orang Jakarta pakai AC coy. Kira AC muternya pakai apaan men? Kan AC-nya muter nih ya kan pakai baterai. Nah kemudian baterai itu kan pasti akan drop kan ketika lu nyalain AC kan. Nah otomatis si
Speaker A
mobil akan nyalain mesinnya untuk ngisi-isi baterai. Jadi kalau lu hidupin AC mobil hybrid sih jujur ngomong aja sih enggak ak. Makanya pengiritannya enggak segila itu karena gua lagi nyobain e pakai pakai Hybrid kayak si Zenix mau lagi gua pakai yang tanpa gua
Speaker A
pakai AC gitu loh. Jadi gua mau tahu nih gua keliling-keliling Jakarta walaupun gua keringetan gua dapatnya berapa. Gua yakin akan jauh lebih ngirit karena lu jadinya enggak pakai tenaga AC untuk ngisi baterai sehingga ketika lu muter-muter di Jakarta dia akan jauh
Speaker A
lebih, lebih ngirit. Cuman kan tidak visible lah ya. Enggak, enggak, enggak mungkin lu kerjain tiap hari bro. Oke Alphard Hybrid EV kita dapat banyak di Malaysia. Gua belajar pakai ini juga e 4 silinder 2.500 cc automatic dan CVT ya
Speaker A
kan harganya mahal, sangat mahal sekali. Eh 1,5 sampai 2 M ya. Kalau enggak salah ee enggak enggak makai enggak enggak terlalu gimana-gimana lah ya. Terus e konsumsi BBM 1 banding 18. Nah ini sama lah ya kayak si Zenix e cuman memang kalau
Speaker A
Alphard yang original itu konsumsi BBM-nya bisa 1 banding 6 ya. Jadi lu harus tahu Alphard itu boros konsumsi BBM-nya bisa 16-17 dan ini jadi 11-8 dengan harga yang mirip. Jadi sebenarnya oke lah ya. Nah cuman eh banyak
Speaker A
ya gua ketemu dua ya. Jadi di Malaysia itu ada satu yang Alphard-nya memang dia modif dalamnya dengan audio itu membuat si baterai hybrid-nya cepat rusak. Yang kedua adalah dia modif dalamnya gua enggak tahu kenapa dia pasangin kulkas lagi. Jadi dia modif kayak super luxury
Speaker A
gitu kan jadi kursinya dua biji doang di dalam yang belakang dia recliner. Udah gitu dikasih kulkas lagi sama dia. Gua enggak tahulah ya. Dia mungkin pengen taruh minuman dingin. Kayaknya gua enggak tahu. Jadi dia taruh kulkas lagi di
Speaker A
dalamnya. Di mana kulkas itu mengambil listriknya dari si baterai jebol juga tuh baterainya. Ya jadi ee sebenarnya kalau dipakai secara wajar-wajar aja mungkin dia 7 tahun enggak akan jebol sesuai dengan garansinya. Cuman karena dua orang ini extremely punya duit banyak. Gua juga
Speaker A
enggak tahu dipasangin audio sama TV yang satu, yang satu dipasangin kulkas. Ya I just don't get it kenapa lu pasangin kulkas lagi sampai dia ngebebanin si bat...
Speaker A
kita pasang anti karat dia eh biasanya tanyain ada komplainan atau enggak mereka sih masih mobil baru jadi masih enggak ada komplainannya sama sekalian dan jujur ngomong Almas Hybrid saya belum pernah dapat untuk saya bongkar baterainya karena ketika kita belajar di
Speaker A
Malaysia kita belajar banyakan pakai Toyota dan Honda ee Toyota m Honda memang kita pegang banyak kalau untuk wolings Almas Hybrid Ini kan baru keluar ya Kita tungguin aja tapi sampai sekarang saya belum dengar ada yang gimana-gimana konsumsi BBM 1 Bing 19 itu cukup ngirit dan
Speaker A
menurut gua bodinya ya lu dapat body Almas ya kan jadi cukup sporty di dalamnya cukup lega feature-nya banyak kalau lu suka fature e kalau lu tanya gua gua bakalan beli yang mana e kayaknya enggak sih bro gua gua bukan
Speaker A
pecinta Hybrid sih maksudnya banyak orang bilang Wah gara-gara nanti kan gara-gara EV sama Hybrid Nanti gua enggak jualan lagi hmm gua udah buka bengel EV dan Hybrid bos Jadi kalau misalkan gua nyaranin lu orang enggak beli itu gara-gara yang ngomong begitu
Speaker A
yang nyinyir-nyinyir biasanya masih naik motor karena kenapa ketika lu orang benar-benar mikir mau beli E atau mau beli Hybrid e lu akan pikirin semua yang gua ngomongin yaitu satu kalau lu beli Hybrid itu lu ngerawatnya dua loh ya lu
Speaker A
ngeratnya baterainya dan engine-nya karena lu tetap punya engine yang ada olinya dan ada transmisinya dan lu harus ngerawat baterainya lagi nih kalau lu beli full EV lu akan berpikir benar-benar berpikir Di mana lu ngecasnya jadi kalau lu hanya pakai
Speaker A
sebagai mobil ke pasar mobil ngantrin anak ke e sekolah terus atau lu hanya dari rumah ke kantor dan pulang lagi itu jauh lebih dari cukup tetapi lu kalau mikirin Oke gua mau gua kadang-kadang mau ke puncak nih mau ke Bogor nih mau
Speaker A
ke Bandung nih mau ke luar kota nih lu enggak akan deh mau pakai mobil itu karena akan nyusahin lu ketika lu mau ngecas Di mana lu mau ngecas di mana itu itu akan nyusahin benar-benar Jadi lu orang pasti akan milih mobil combustion
Speaker A
engine biasa kalau ditanya Apakah dunia akan transisi ke EV mungkin iya tapi tidak dalam waktu dekat Karena gu harus tahu di beberapa tempat mereka sudah berhenti memproduksi EV di Amerika sendiri sudah Ford bilang dia enggak mau mainan EV Audi sudah bilang dia enggak
Speaker A
mau bikin EV BM eh sorry Mercy sudah bilang dia enggak mau main e juga dan di beberapa pabrik e e di Eropa sudah berhenti production karena demand-nya sudah tidak ada menurut gua akan ke electric vehicle Iya but not now Gua
Speaker A
juga enggak tahu kenapa kayaknya masih banyak Eh penolakan di luar sana kalau Hybrid Iya karena Hybrid itu masih Eh lu isi bensin lu pergi jalan tetapi Lu harus tahu lu ngerawatnya dua ya Jadi lu ngerawat engine dan lu ngerawat baterai
Speaker A
tapi ya masih convenient Maksudnya lu isi bensin lu PGI jalan gitu kan itu masih enak banget deh Jadi e lu benar-benar enggak pusing karena Lu harus tahu nih bt-nya ketika misalkan kena macet AC lu nyala itu baterinya drop kemudian lu ketika lu mau ke tempat
Speaker A
ngecas Lu harus duduk di diam di situ selama 3 jam sebelum mobil itu bisa jalan lagi menurut gua itu akan susah sih jadi kecuali nanti akan ada mobil-mobil yang kayak tamya baterainya plug and play kalau misalkan lu datang
Speaker A
ke kayak SPBU Dia hanya butuh 15 menit untuk copotin baterai dan colokin baterai baru Nah itu akan jalan tuh kalau misalkan mesti lu mesti nungguin colokin di situ Lu tungguin 3 jam cukup Bete sih lu men apalagi bawa anak dan
Speaker A
bini gitu kan Okelah kita enggak ngomong 3 jam kita ngomong 1 jam aja deh Berarti lu exekstra spend exstra money juga loh untuk 1 jam Nunggu lu enggak mungkin enggak ngopi enggak minum enggak nyenek itu enggak mungkin Jadi lu harus pikirin
Speaker A
benar-benar itunya kalau menurut gua sekarang lu orang akan jauh lebih enggak ambil pusing ketika lu orang pakai mobil Ice atau internal combashion engine isi bensin ganti oli jalan nah gua sendiri punya mobil hybrid dan menurut gua E penghematannya masih belum terlalu
Speaker A
gimana-gimana tetapi Mobilnya convenien masih oke dipakai kalau untuk electric car ya itu kalau lu cuman pakai buat keliling-keliling dekat-dekat tempat lu itu fine banget Tetapi kalau mobil satu-satunya atau satu-satunya mobil yang lu punya kayaknya enggak deh mobil kedua oke kalau gua ya Menurut gua ya
Speaker A
Nah cuman kalau motor listrik menurut gua akan masuk jauh lebih cepat motor listrik ini e benar-benar bisa menghemat El banyak masih bisa di plug and play baterainya ya kan udah ada yang bikin plug and play baterainya dan benar-benar
Speaker A
irit sih menurut gua sih jadi itu boleh lu orang Consider untuk beliin misalkan anak lu yang baru masuk SMP nah Yaudah lu beliin motor listrik aja daripada lu beliin motor beneran Kenapa C dari rumah ke sekolah balik lagi kalau dia
Speaker A
kelayapan jauh-jauh engagak bisa Bos gara-gara baterainya kurang gitu kan jadi itu akan masuk jauh lebih cepat karena di China udah masuk jauh lebih cepat kalau menurut gua ya Menurut gua ya balik lagi ya mungkin gua salah mungkin gua salah tapi mobil hybrid akan
Speaker A
masuk lebih banyak daripada mobil EV orang akan beralih dari EV Karena sekarang si Toyota udah mulai nge-push hydrogen fuel Cell yaitu si Toyota mirai-nya dia k juga sudah bikin hydrogen fuel Cell sekarang mereka lagi ngetes juga jadi ini sih akan seru sih
Speaker A
ke 5 tahun ke depannya akan seperti apa tetapi mm apapun yang lu beli pastikan sesuai dengan peruntukannya sesuai dengan budget lu Jan hanya gara-gara fomo semua orang e beli beli beli beli beli beli kemudian lu nyangkut di tengah
Speaker A
jalan gitu loh jadi ea ya lu bisa binyak dengan membeli bukannya gua Pro jualan eh oli dan jualan bkel ya Lu kira lu pakai mobil listrik kagak cari bengkel cobain aja deh cobain serius cobain Cobain cobain gua mau tahu lu keluarnya
Speaker A
duit berapa nanti gitu kan Apakah mulut gua ini omongannya bener apa kagak karena gua udah banyak kebahas di Hybrid tidak seance free itu juga ketika lu udah pakai beberapa tahun nih 2 tahun nih coolen harus lu ganti AC harus lu
Speaker A
ganti udah gitu kebersihan Lu harus jaga benar-benar baterai harus diservis setiap 6 bulan ya enggak no lah not such a not not that easy lah ya oke mungkin Sekian dulu penjelasan dari saya dokter mobil Thank you jangan lupa subscribe like dan com
Speaker A
di YouTube YouTube kami thanks
Topics:mobil hybridkomparasi mobilkonsumsi BBMAlphard HybridInnova ZenixCRV HybridXL7 micro HybridAlmaz Hybridperawatan mobil hybridefisiensi bahan bakar











