Video membahas 3 mobil PHEV terbaik dan terjangkau di Indonesia tahun 2026 sebagai solusi mobil listrik dengan harga dan fitur menarik.
Ask about this video. Answers come from its transcript only — with the timestamp, so you can check them.
Generated from the transcript and can be wrong — check the timestamp.
Key Takeaways
- PHEV adalah solusi praktis untuk mobil listrik di Indonesia karena bisa dicas listrik dan menggunakan bensin sebagai cadangan.
- Tiga mobil PHEV terjangkau dan worth it di tahun 2026 adalah Mitsubishi Outlander PHEV, G Staray IMI, dan Cherry Tiggo 8 PHEV.
- Harga mobil PHEV baru masih relatif tinggi, tapi harga bekasnya cukup menarik dan depresiasinya signifikan.
- Infrastruktur pengisian listrik di Indonesia mulai membaik, sehingga kekhawatiran soal charging mulai berkurang.
- Sistem hybrid pada PHEV memungkinkan pengendaraan fleksibel dengan mode full listrik, series hybrid, dan paralel hybrid.
What the video covers
- Mobil listrik semakin populer di Indonesia, namun masih ada kekhawatiran soal harga, tempat charging, dan jarak tempuh baterai.
- PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) menjadi solusi karena bisa dicas listrik dan menggunakan mesin bensin sebagai backup.
- Video membahas tiga mobil PHEV paling worth it di tahun 2026, yaitu Mitsubishi Outlander PHEV, G Staray IMI, dan Cherry Tiggo 8 PHEV.
- Mitsubishi Outlander PHEV masuk Indonesia tahun 2019 dengan dua motor listrik dan mesin bensin 2,4L yang bisa jadi generator sekaligus penggerak.
- G Staray IMI menawarkan harga baru Rp99 juta dan bekas Rp330 juta, dengan fitur PHEV terbaru dan desain futuristik.
- Cherry Tiggo 8 PHEV dari brand Cina menawarkan SUV besar dengan 7 penumpang dan teknologi hybrid turbo yang canggih.
- Sistem PHEV memungkinkan penggunaan mode full listrik, series hybrid, dan paralel hybrid sesuai kebutuhan pengendara.
- Depresiasi mobil PHEV cukup besar terutama untuk model yang sudah lama, namun harga bekasnya tetap menarik untuk dibeli.
- Ketersediaan SPKLU (stasiun pengisian kendaraan listrik umum) di Indonesia mulai berkembang, mengurangi kekhawatiran pengisian baterai.
- Penggunaan PHEV dianggap solusi realistis untuk transisi ke mobil listrik penuh di Indonesia dengan harga dan infrastruktur yang masih berkembang.
Chapters
- 00:00Pengenalan mobil PHEV dan harga menarik G Staray IMI
- 00:43Harga peluncuran dan harga bekas mobil PHEV
- 01:38Kekhawatiran umum soal mobil listrik di Indonesia
- 02:13Solusi PHEV sebagai alternatif mobil listrik
- 03:25Penjelasan sistem kerja PHEV dan perbedaan dengan hybrid dan EV
- 04:55Pembahasan tiga mobil PHEV terbaik tahun 2026
- 06:00Detail Mitsubishi Outlander PHEV dan teknologi hybridnya
- 07:34Kesimpulan harga, depresiasi, dan rekomendasi pembelian PHEV
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Dan untuk mobil ini cukup menarik juga ya kalau dilihat. Itu dia SUV besar, terus tujuh penumpang, terus menggunakan sistem PHIV. Ini udah lumayan baru PHIV-nya G Staray IMI. PHIV mobil ini justru mengejutkan waktu GIAs kemarin karena harganya yang paling murah katanya mobil.
Speaker A
ini diluncurkan dengan harga R99 juta di Indonesia dengan harga segitu itu benar-benar menarik perhatian Dan kelebihan mobil ini untuk harga mobil ini sendiri pertama masuk ke Indonesia itu di R,3 miliar. Lumayan fantastis harganya. Tapi saya mendapatkan harga mobil bekasnya itu di
Speaker A
Ini diluncurkan dengan harga Rp99 juta di Indonesia. Dengan harga segitu itu benar-benar menarik perhatian. Dan kelebihan mobil ini untuk harga mobil ini sendiri pertama masuk ke Indonesia itu di Rp1,3 miliar. Lumayan fantastis harganya. Tapi saya mendapatkan harga mobil bekasnya itu di.
Speaker A
Nah, karena ada beberapa kekhawatiran. Yang pertama tempat charging atau SPKLU yang belum terlalu banyak di Indonesia, tapi sekarang sudah mulai berkembang kan. Yang kedua, takut kehabisan baterai di tengah-tengah jalan. Nah, kalau misal kehabisan baterai di tengah-tengah jalan ini masih jauh sama tempat charging-nya,
Speaker A
Kisaran tiga mobil PHIV paling murah di Indonesia tahun 2026 dan harga bekasnya bikin kaget. Sekarang mobil listrik makin banyak, lagi naik turun di Indonesia, tapi belum semua orang siap beralih ke mobil listrik atau mobil EV.
Speaker A
mobil ini itu dia penggerak utamanya masih menggunakan listrik atau baterai. Tapi masih ada mesin bensin untuk nge-back up kalau misal baterainya habis. Jadi sistemnya dia itu dia jalani pakai baterai listrik dulu nih. Pakai baterai atau pakai EV dulu full. Nanti
Speaker A
Nah, karena ada beberapa kekhawatiran. Yang pertama tempat charging atau SPKLU yang belum terlalu banyak di Indonesia, tapi sekarang sudah mulai berkembang kan. Yang kedua, takut kehabisan baterai di tengah-tengah jalan. Nah, kalau misal kehabisan baterai di tengah-tengah jalan ini masih jauh sama tempat charging-nya,
Speaker A
plugin hybrid electric vehicle ini dia bisa dicas dari luar atau bisa dicas dari SPKU atau kalau misal kalian enggak sempat ngecas di SPKLU, kalian bisa isiin bensin aja biar nanti si engine ini akan ngech si baterainya. Nah, jadi
Speaker A
Mau enggak mau mobilnya harus di towing. Yang terakhir adalah masalah harga yang masih relatif tinggi atau masih relatif mahal dan depresiasinya. Nah, solusi yang paling masuk akal untuk saat ini adalah beli mobil PHIV. PHIV adalah plugin hybrid electric vehicle. Jadi,
Speaker A
penggerak, [musik] ada roda depan dan roda belakang. Dua-duanya ini dia ada penggeraknya ditambah dengan mesin bensin 2,4. Mesin bensinnya ini dia bisa jadi generator sekaligus penggerak mobilnya. N. Nah, jadi di mobil Outlander PHIV ini dia bisa pakai tiga
Speaker A
Mobil ini itu dia penggerak utamanya masih menggunakan listrik atau baterai. Tapi masih ada mesin bensin untuk nge-back up kalau misal baterainya habis. Jadi sistemnya dia itu dia jalani pakai baterai listrik dulu nih. Pakai baterai atau pakai EV dulu full. Nanti
Speaker A
Terus ada series hybrid. Series hybrid ini dia tenaga masih tetap disuplai sama si baterai listrik atau baterai EV-nya.
Speaker A
Kalau misal udah habis ada mesin bensin yang untuk backup ngecas si baterainya. Jadi kalian tinggal isi bensin aja, enggak perlu dicas ke SPKLU. Nanti si baterainya ini akan terisi. Nah, perbedaannya kalau hybrid sama PHIV sama EV. Nah, kalau untuk PHIV ini sendiri
Speaker A
tenaga ke motor listrik dan engine-nya juga ngasih tenaga ke motor listrik. Nah, kalau misal baterainya full di 100% itu bisa tembus di 40 sampai 50 kilo untuk sekali casnya. Sekali baterainya di 100% dia bisa tembus di 40 sampai 50
Speaker A
Plugin hybrid electric vehicle ini dia bisa dicas dari luar atau bisa dicas dari SPKLU atau kalau misal kalian enggak sempat ngecas di SPKLU, kalian bisa isiin bensin aja biar nanti si engine ini akan ngecas si baterainya. Nah, jadi
Speaker A
kilometer sama tahunnya sih sebenarnya kalau semakin baru mobilnya di atas 2019 ke atas ya pasti harganya akan semakin mahal sedikit. Artinya mobil Outlander PHIV ini depresiasinya lumayan besar juga ya. Tapi justru kalau misal kita beli mobil ini itu masih
Speaker A
Di video kali ini kita akan bahas tiga mobil PHIV paling worth it dibeli di tahun 2026 ini. Nah, yang pertama ada Mitsubishi Outlander PHIV. Mitsubishi Outlander PHIV ini masuk Indonesia tahun 2019. Nah, tahun 2019 dia mempunyai dua motor listrik atau dia punya dua
Speaker A
untuk fiturnya. Next, yang kedua ada Cherry Tigo 8CHP HIV. Mobil kedua ini datang dari brand Cina yang lagi naik-naik daunnya di Indonesia. Dan untuk mobil ini cukup menarik juga ya kalau dilihat itu dia SUV besar terus tujuh penumpang terus menggunakan sistem
Speaker A
Penggerak, [musik] ada roda depan dan roda belakang. Dua-duanya ini dia ada penggeraknya ditambah dengan mesin bensin 2,4. Mesin bensinnya ini dia bisa jadi generator sekaligus penggerak mobilnya. Nah, jadi di mobil Outlander PHIV ini dia bisa pakai tiga
Speaker A
Nah, untuk teknologi hybridnya juga dia udah canggih ya, karena dia menggunakan kombinasi dari motor listrik, baterai litium, terus mesin turbo, hybrid turbo.
Speaker A
Mode ya. Tiga mode itu maksudnya yang pertama ada mode full listrik atau EV. Jadi si baterainya ini dia kasih suplai ke motor listrik full engine-nya mati.
Speaker A
jauh PP dari kantor ke rumah ya di bawah 50 kilo sih ini worth it banget. Jadi kalian pakai mobil udah kayak serasa pakai mobil EV karena engine-nya enggak bakal nyala. Kalau misal baterainya di 100% engine-nya enggak bakal nyala.
Speaker A
Terus ada series hybrid. Series hybrid ini dia tenaga masih tetap disuplai sama si baterai listrik atau baterai EV-nya.
Speaker A
jutaan. Karena ini mobil masih baru, jadi depresiasinya belum terlalu besar. Masih sangat kecil ya. Tapi okelah.
Speaker A
Dan engine ini nyalah buat ngecas si baterainya. Tapi engine-nya ini enggak ngasih tenaga ke motor listrik atau enggak ngasih tenaga ke rodanya. Terus yang ketiga ada paralel. Nah, kalau yang paralel ini dua-duanya dia ngasih tenaga dari baterainya, dari EV-nya, dia ngasih
Speaker A
Mobil ini diluncurkan dengan harga R99 juta di Indonesia. Mirip-mirip Cherry. Dengan harga segitu itu benar-benar menarik perhatian dan kelebihan mobil ini desainnya yang futuristik terus menggunakan PHIV yang terbaru terus efisiensi bahan bakar. Nah, untuk harganya sendiri tadi di Rp499 juta dan
Speaker A
Tenaga ke motor listrik dan engine-nya juga ngasih tenaga ke motor listrik. Nah, kalau misal baterainya full di 100% itu bisa tembus di 40 sampai 50 kilo untuk sekali casnya. Sekali baterainya di 100% dia bisa tembus di 40 sampai 50
Speaker A
Karena orang yang beli mobil ini, ini mobil-mobil baru benar-benar baru masuk ke Indonesia harga segitu orang lain beli itu masih menikmati rasa berkendaranya di mobil Geli Starai ini.
Speaker A
Kilo. Nah, untuk harga mobil ini sendiri pertama masuk ke Indonesia itu di Rp1,3 miliar. Lumayan fantastis harganya, tapi saya mendapatkan harga mobil bekasnya itu di kisaran Rp330 juta untuk tahun 2019-nya. Tapi balik lagi dengan harga Rp330 juta tahun 2019. Balik lagi ke
Speaker A
yang lebih worth it? Nah, dari SUV Jepang yang udah terbukti seperti Outlander atau brand baru masuk Indonesia, brand Cina. Tulis pendapat kalian di kolom komentar kalian pilih yang mana. Dan kalau misal kalian ada pertanyaan seputar mobil hybrid, PHIV
Speaker A
Kilometer sama tahunnya sih sebenarnya kalau semakin baru mobilnya di atas 2019 ke atas ya pasti harganya akan semakin mahal sedikit. Artinya mobil Outlander PHIV ini depresiasinya lumayan besar juga ya. Tapi justru kalau misal kita beli mobil ini itu masih
Speaker A
Sampai jumpa di video selanjutnya.
Topics:mobil listrikPHEVplugin hybrid electric vehiclemobil hybridMitsubishi Outlander PHEVG Staray IMICherry Tiggo 8 PHEVmobil listrik Indonesiaharga mobil listrikSPKLU











