Skip to content

MOBIL SPORT BUAT HARIAN? TOYOTA 86 TRD!

Review Toyota 86 TRD sebagai mobil sport harian yang keren, awet, dan punya performa menarik dengan desain dan teknologi unik.

Ask about this video. Answers come from its transcript only — with the timestamp, so you can check them.

Generated from the transcript and can be wrong — check the timestamp.

Key Takeaways

  • Toyota 86 adalah mobil sport harian yang praktis dan awet untuk penggunaan sehari-hari.
  • Pengembangan bersama Subaru menghasilkan mobil dengan karakter unik, menggabungkan mesin boxer dan RWD.
  • Harga tinggi disebabkan oleh volume produksi yang kecil dan biaya riset yang harus balik modal.
  • Desain dan fitur mobil ini masih relevan dan menarik meskipun sudah berumur lebih dari 10 tahun.
  • Mobil ini cocok bagi petrol head yang ingin mobil sport tanpa mengorbankan fungsi harian.

What the video covers

  • Toyota 86 TRD adalah mobil sport dua pintu dengan mesin 2000 cc yang dikembangkan bersama Subaru dengan basis mesin boxer FA20.
  • Mobil ini cocok untuk penggunaan harian, terutama bagi yang jarang membawa penumpang dan barang banyak.
  • Karena volume penjualan kecil, harga Toyota 86 cukup mahal, sekitar 1 miliar rupiah untuk model baru.
  • Desain eksterior Toyota 86 masih keren dan modern meskipun sudah berumur, dengan tambahan aero package dari TRD.
  • Interiornya cukup nyaman dengan bahan berkualitas dan fitur seperti dual zone AC, push start, dan kursi pemanas.
  • Toyota 86 menggunakan LSD torsen bawaan dan rear-wheel drive, cocok untuk drifting dan balapan.
  • Mobil ini memiliki ruang bagasi kecil dan tempat penyimpanan terbatas, sesuai fungsi mobil sport kompak.
  • Pajak tahunan sekitar 6 juta rupiah, tergolong tidak mahal untuk kelasnya.
  • Transmisi manual dianggap paling menyenangkan, sementara transmisi otomatis 6-speed memiliki fitur sport dan stability control.
  • Mobil sport seperti Toyota 86 mulai kembali diminati, dengan pabrikan lain juga mengembangkan varian sport seperti GR Yaris dan Honda Type R.

Answers

Questions about this video

Apakah Toyota 86 cocok digunakan sebagai mobil harian?

Ya, Toyota 86 sangat cocok untuk penggunaan harian terutama bagi yang jarang membawa penumpang dan barang banyak. Mobil ini cukup awet dan mumpuni untuk aktivitas sehari-hari.

Apa keunikan mesin Toyota 86 dibandingkan mobil lain?

Toyota 86 menggunakan mesin boxer FA20 yang dikembangkan bersama Subaru, dengan teknologi dynamic force engine dari Toyota, termasuk dual injection system.

Mengapa harga Toyota 86 cukup mahal meskipun mesin dan speknya mirip Corolla?

Harga mahal disebabkan volume produksi yang kecil sehingga biaya riset dan pengembangan harus ditutup dengan harga jual yang tinggi.

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:00
Speaker A
Petrol head itu kalau di sosmed ngomongnya luar biasa ya. Mobil tuh harus begini begitu, begini begitu. Pas punya duit ratusan jutaan, ratusan jutaan yang dibeli bukan mobil kayak gini, bukan mobil petrol head. Yang dibeli apa? HRV gitu-gitulah ya. Sebenarnya ya kalau
00:18
Speaker A
kalian mobil buat harian dan kalian hampir enggak pernah bawa orang lain di mobil kalian ya cuma kalian doang ya.
00:25
Speaker A
Paling di bagasi ada barang sedikit gitu ya. Dan tiap hari kau muter kantor tiap hari atau misalkan kalian lagi kuliah gitu ya, kenapa harus beli mobil yang biasa-biasa aja? Yang begini dong, mobil petrol head beneran. Weh, tapi ini
00:39
Speaker A
enggak dijual nih punya teman gua. Jadi, mobil-mobil begini dibikinnya susah-susah sama engineer dan kawan-kawan, tapi pas dijual volume penjualannya kecil. Karena volume penjualannya kecil, harganya harus mahal. Padahal nih ya mobil dua pintu biasa mesin cuma 2000 cc kok
00:59
Speaker A
bisa-bisanya harganya barunya sekarang 1 M ya. Toyota 86 yang baru 1 M. Eh Subaru BRZ itu sekitar ratusan jutaan ya tapi kecil. Dulu sempat 800-an, sekarang baru ratusan jutaan dan second-nya itu masih lumayan tinggi ya. Kenapa? Karena kalau
01:16
Speaker A
kita lihat dari bahan dan kawan-kawan ya, mesin plat body yang dipakai, development-nya sebenarnya enggak mahal-mahal banget gitu dibandingkan dengan yang ya sekelas Corolla lah ya. Ini kan speknya mirip Corolla ya 2000 cc ya. Tapi karena volumenya kecil, jualannya terbatas,
01:34
Speaker A
enggak bakal bisa banyak, mereka harus riset yang lumayan ya harus balik modal dong. Makanya mobil-mobil begini tuh ya banyak yang udah nyerah buat mobil beginian atau mungkin masih ada tapi enggak berubah-berubah model dari dulu.
01:45
Speaker A
karena buat develop lagi mahal ya kan volumenya enggak gede bukan jadi cash mesinnya mereka tapi untungnya sekarang tuh udah mulai banyak lagi mobil-mobil sport udah mulai ramai lagi. Kayak contohnya Hyundai itu hampir semua lineup hatchback-nya ada varian yang N bukan N line versi yang lebih
02:03
Speaker A
kencangnya. Terus Toyota enggak cuma 86 mereka bikin GR Yaris sama GR Corolla. Honda Type R dari dulu masih sama, tapi sekarang mereka bangkitin lagi namanya Honda Freelot. Sesuatu yang gua pikir mobil beginian itu udah mulai mati. Eh, tapi ternyata penikmatnya di luar masih
02:21
Speaker A
banyak. Tapi di Indonesia enggak banyak orang yang pakai beginian buat harian. Padahal buat pakai harian itu mumpuni dan cukup awet. Kalau dipakai buat track day, nah itu yang agak sedikit masalah di mobil ini. Jadi kalau kita ke Australia Amerika lihat 86 dipakai
02:36
Speaker A
harian udah pada bosok ya kilometernya tinggi itu biasa. Di Indonesia rata-rata mobil kayak gini kilometernya rendah-rendah. Misalkan nih mobil udah 10 tahun lebih 2014 kan kilometernya belum Rp100.000. Padahal kan mobil 10 tahun Rp100.000 itu wajar 10.000 km per
02:53
Speaker A
tahun. Tapi ini rata-rata cuma Rp20.000, Rp60.000 km tuh kayak udah tinggi banget. Padahal biasa aja lagi. Makanya GR Yaris saja itu gua pakai kilometer sekarang hampir Rp100.000-an gitu. Jadi emang dipakai buat daily ya. Meskipun enggak butuh-butuh banget ya. Cuma ya
03:07
Speaker A
sayang aja gitu kalau enggak dipakai. Dan mobil ini namanya Toyota 86. Mobil yang sempat hilang ya basic-nya Corolla tiba-tiba muncul lagi. Dan seperti yang gua bilang, mobil begini kan volumenya enggak banyak ya. Jadi buat develop itu kalau enggak bareng-bareng itu capek.
03:23
Speaker A
Nah, Toyota nge-develop ini bareng Subaru dan Subaru sendiri punya versinya sendiri namanya BRZ. Nah, orang banyak yang berdebat ini sebenarnya Toyota di Subaruin atau Subaru di Toyotain?
03:36
Speaker A
Sebenarnya jawabannya adalah dia adalah develop. Jadi develop bareng-bareng dan ini anomali. Kenapa? Karena Toyota kok mesinnya boxer ya. Dan kode mesinnya beda antara Toyota sama Subaru. Tapi sebenarnya mesinnya sama dan mesin basic-nya itu adalah mesin FA20-nya Subaru. Cuman dia ditambahin teknologi
03:56
Speaker A
namanya dynamic force engine-nya Toyota. Jadi injektornya tuh ada dua. Yang satu direct injection, yang satu port injection k Toyota ya. Terus kalau Subaru biasanya four-wheel drive dia justru rear-wheel drive. Jadi enggak bisa dibilang Subaru banget, enggak bisa
04:12
Speaker A
dibilang Toyota banget karena Toyota tapi dia boxer, Subaru tapi dia RWD gitu kan ya. Jadi sama-samalah. Dan untuk menunjukkan dia pakai mesin boxer nih, logo 86-nya kanan kirinya ada piston boxer. Desain gua enggak banyak komen karena desainnya keren. Dan ini plat
04:30
Speaker A
nomornya plat nomor palsu karena kemarin dipakai nikahan sama anak kantor gua ya. Eh, jadi mobil wedding car-nya. Uh, gaya banget tuh. Dan ini yang pakai TRD atau aero package-nya. Jadi dia ada lips depannya ya, terus ini ada tambahannya
04:46
Speaker A
lagi ya. Desainnya sampai sekarang masih keren. Pelegnya udah ganti remnya. Jadi ini sebenarnya masih asli cuma dikasih tempelan biar kelihatan udah ganti BBK padahal belum. Terus ke samping spionnya juga masih sama.
05:00
Speaker A
Wah, enak ini mobil kalau pas kita duduk nyetir di dalam. Belakang desainnya masih cakep dan udah cukup berumur kan ya. Tapi dilihat sampai sekarang itu masih keren. Gua suka sama desainnya Toyota 86 atau Subaru BRZ ya. Meskipun enggak ada
05:16
Speaker A
keluar model barunya cuma ini masih cakep. Knalpotnya dua di belakang udah diganti juga ditambahin diffuser bawaan dari TRD-nya. Dan kalau kita buka bagasinya ya wow cuma segini aja bukannya. Terus dia punya ban serep lebih gede. Makanya ya
05:32
Speaker A
kelihatannya seperti ini. Jadi emang buat bawa-bawa barang enggak terlalu besar. Tapi kalau kalian cuma pakai buat pulang pergi kantor enggak perlu bawa barang banyak sendirian ini aja udah cukup ya. Terus lihat tuh sampingnya tuh. Wah lakukannya cakep ya. Ya
05:47
Speaker A
pokoknya mobil udah umur segini tapi dilihat tuh masih belum offslum kelihatan ini ya tua gitu ya. Masih kelihatan modern. Jadi kalau soal desain 86 itu cakep. Kalau desain interiornya sebenarnya enggak wah-wah banget ya, tapi desainnya cukup niat, terutama dari
06:04
Speaker A
lekuk-lekukannya dan kualitas pemilihan bahannya juga lumayan bagus sih, banyak empuk-empuknya terutama di bagian dashboard nih. Atas empuk-empuk semua ya. Ini karbon-karbonan dan kalau misalkan bawaan standar itu head unitnya jelek banget ya. Ini kebetulan udah diganti sama yang lebih
06:18
Speaker A
gede. Di bawahnya ada AC udah dual zone. Kemudian di bawahnya ada tombol-tombol lagi buat AC-nya. Termasuk di bawah ada push start engine button-nya. Tempat buat naruh-naruh barang. Dan ini bawahnya dikasih velvet atau bluew ya.
06:30
Speaker A
Ini ada USB-nya. Ini kayaknya tambahan tapi ya. Nah, tuas transmisinya kalau yang matic itu bentuknya kayak gini tapi atasnya udah habis copot kayaknya. Ada buat matiin stability control, ada sport snow, terus ada VSC sport ya. Karena stabil controlnya kalau kita matiin
06:45
Speaker A
biasa itu dia enggak sepenuhnya mati. Tapi kalau pakai sport nah itu baru terasa bedanya. Dan di belakang sendiri kalau kalian perhatiin gitu ya, dia tuh belakangnya pakai LSD bawaan dari torsen. Jadi emang ready buat drifting atau buat balapan ya. Terus di sini juga
06:59
Speaker A
ada pemanas kursi ya. Jadi kursi bisa jadi hangat. Nah, ini aslinya enggak ada nih tambahan. Aslinya cuma kosong gitu doang tapi dikasih ini bukan apa-apa ya.
07:08
Speaker A
Ini cuma ginian doang sih. Tapi bisa membantu cukup. Nah, mobil-mobil kayak gini tentunya kita enggak bisa berharap punya tempat penyimpanan yang banyak ya.
07:17
Speaker A
Tempat penyimpanan cuma sebelah kanan tuh kecil cuma satu cup holder. Di sini enggak ada lagi. Terus ini ada ruang penyimpanan udah soft opening, tapi juga enggak gede. Nah, pajaknya berapa ini?
07:28
Speaker A
Sekitar 6 juta per tahun ya. Jadi enggak mahal. Oke, belakangnya sempit tapi buat darurat bisa. Jadi kalau misalkan kalian sama teman tiba-tiba ada mau nebeng, ya udah suruh aja di belakang. Tapi ya itu enggak bisa terlalu lega. Sisanya
07:44
Speaker A
overall ya gini-gini aja ya. Ada lampu kaca sama ada lampu di bagian sini. Spionnya dia sudah tapi belum elektrochromatik. Ada paddle shifter.
07:55
Speaker A
Lampu sein-nya sama switch lampunya itu ada di sebelah kiri bukan di sebelah kanan. Sebelah kanan untuk wiper sama ada cruise control. Nah, ini ada odo trip sama display. Yah, gitu aja. Ah, knalpotnya diganti makanya berisik. Dan seperti yang gua bilang kilometernya
08:11
Speaker A
baru Rp37.000 saja. Dan mau orang tuh na
08:24
Speaker A
[Tertawa] Dan sedihnya tuh banyak yang nyetirnya masih belum bagus akhirnya pada nabrak. Jadi beberapa kali ya gua dimintain bukan dimintain sih tim dari garasi gubernur itu disuruh ngecekin 86. Lihatin dong lihatin dong.
08:42
Speaker A
Kebanyakan bodinya udah enggak original ya karena ada aja lah yang kena nabrak sini nabrak situ ya. Jadi ee kalau misalkan kalian pengen beli Toyota 86, coba cari orang yang biasa ngerti ini mobil dan kalian juga masih ngecek engine-nya. Karena kalau sering di-push
09:00
Speaker A
itu biasanya ada trouble kayak misalkan di krang shfnya ya. Dan kalau misalkan ada kenapa-napa kalian mesti impor.
09:07
Speaker A
Terus di belakang itu biasanya lahar suka kena. Jadi suka bunyi dengung kiri sama kanannya. Itu penyakit umumnya sama kopelnya itu suka jeduk. Nah, kalau ini masih sehat karena yang punya orang bengkel punya teman gua. By the way, yuk masuk
09:26
Speaker A
yuk. Wah, akhirnya adem banget nih. Tadi kita bikin video panas, sekarang tiba-tiba jadi adem. Mau hujan kayaknya hari ini, ya. Ini setirnya udah diganti by the way pakai karbon di bagian atas sama bagian sininya ya. Hal pertama yang paling
09:43
Speaker A
menyenangkan dari mobil ini adalah posisi duduknya. Posisi duduknya itu the best, ya. Enggak cuma dari kursinya, emang kursinya seperti biasa sport seat.
09:52
Speaker A
Jadi kalau misalkan buat jarak jauh kurang begitu nyaman, kiri kanannya itu menopang. dengan baik ya. Tapi kalau misalkan kalian butuh yang comfortable, ini bukan comfortable tapi pas gitu.
10:04
Speaker A
Posisi duduknya pas, eye level kita juga pas, pilarnya juga ketarik ke belakang pokoknya semuanya tuh pas dan enak.
10:14
Speaker A
Setirnya pas, pegangan pintunya pas, buat power window-nya juga pas, transmisi, rem tangan itu semua posisinya pas banget. Jadi sama sekali enggak ada komplain ya. Enak ya. Dan kalau misalkan kalian sudah mencoba berbagai macam sports car ya meskipun dia bukan yang paling mahal tapi driving
10:36
Speaker A
position-nya susah buat ngalahin mobil ini gitu. Jadi emang pas desain rancang bangunnya itu Subaru sama Toyota itu luar bias lah buat bikin posisi duduk. Dan itu juga berlanjut ke Toyota 86 yang generasi sekarang. Subaru BRZ yang generasi sekarang itu juga sama driving
10:54
Speaker A
position-nya itu pas ya. Cuma ini kayaknya mesti spuring ya karena enggak senter tuh setirnya. Tapi gampanglah tinggal di spuring aja. Nah, suspensinya sendiri seharusnya enggak sekeras ini.
11:08
Speaker A
Jadi dia tuh masih yang nyaman ya. Tapi dia karena diganti sama coilver di mana dia lebih ceper dan tentunya saja lebih keras.
11:16
Speaker A
Ah, jadi suspensinya tidak seenak itu. Aslinya dulu gua pernah jualan mobil ini ya ee beberapa kali gitu ya. Terus sambil dijual sambil dipakai uh enak banget. Apalagi waktu itu ee lagi ada kerjaan sana sini gitu ya. Gua nyetir
11:34
Speaker A
sendiri dari Jakarta ke Meikarta ya kan. Masih Karta-Karta tuh. Waduh enak bener di tol gitu. Enggak harus kencang, tapi buat driving aja tuh udah rasanya bersatu gitu sama mobilnya ya. Ada beberapa orang yang membandingkan mobil ini dengan Miata. Apalagi kalau Miata
11:51
Speaker A
itu punya kelebihan yang enggak dimiliki sama 86 yaitu atap yang bisa terbuka. Tapi pas kita duduk ya kita lihat kanan kiri mengoperasikan tombol-tombol dan kawan-kawannya itu lebih enak ini dibandingkan dengan Miata. Miata tuh kayak masih agak tenggelam gitu. Kalau
12:04
Speaker A
ini kayak pas tingginya ya apa ya, shoulder line-nya itu tinggi. Kalau Miata itu. Cuma itu mobil yang enak juga.
12:14
Speaker A
Dan harganya kalau kalian cari dengan tahun yang sama Miata itu biasanya lebih murah dibandingkan dengan 86.
12:21
Speaker A
Nah, lari dari mobil ini lumayan ya. Kalau kencang banget enggak. Masih kencengan Jaris. Mesinnya 2000 cc, tenaganya 197 HP dan torsinya 205 Nm. di atas kertas dengan 2000 cc tapi hampir 200 HP ya itu menurut gua udah lebih
12:38
Speaker A
dari cukup bahkan tergolong kencang tapi untuk sebuah mobil yang sporty he ba aja ya zaman sekarang mobil udah kencang-kencang banget dan yang sekarang itu kan masalah performance sudah diperbaiki ya karena kan dulu mesin 2000-nya banyak yang komen wah kurang
12:54
Speaker A
lari nih e udah tekan minyak tak laju-laju katanya tapi sebenarnya bukan itu yang dicari karena yang paling enak adalah response engine-nya. Jadi, suara engine-nya, respons-nya itu bagus banget ya. Dan dia tuh ketika dibawa RPM tinggi nah terakannya tuh masih bisa dinikmati
13:17
Speaker A
gitu. Jadi memang untuk sebuah sports car ya dibandingkan dengan jaris, jaris lebih kencang. Tapi ini tuh meskipun enggak kencang ya, tapi ada feelingnya tuh dapat gitu. Kalau Jaris kan dia turbo 1500 cc 3 silinder. Jadi masih ada suara 3 silindernya yang kurang enak.
13:36
Speaker A
Kalau ini enggak. Ini suaranya lebih enak dibandingkan dengan Jaris meskipun enggak sekencang Jaris. Dan kalau kalian beli 86, sebenarnya paling menyenangkan itu adalah transmisi manualnya ya. Dia punya transmisi manual bawaan dari ICin Toyota. Dan untuk transmisi automaticnya 6 speed dia tuh komputernya ngemimik
13:55
Speaker A
dual clutch meskipun dia bukan dual clutch. Jadi transmisinya tuh kalau kita pakai pelan, dia masih kayak ada dert-dert gitu ya dikit ya. Dan kalau misalkan kita shifting itu tendangannya lumayan berasa gitu. Jadi enggak halus-halus banget pas kita pakai buat parkir atau semacamnya.
14:12
Speaker A
Nah, ini masuk gigi satu ya. Gas, gigi dua. Udah hampir 100 aja larinya. Oke, cuma enggak sewuah itu gitu. yang dari 400 cc NA. Nah, itu baru lebih jos dibandingkan dengan yang ini.
14:31
Speaker A
Tapi ya namanya mobil kayak ginian ah pasti part modifikasinya mah ada aja lah ya. 86 itu adalah mobil yang punya part super banyak. Jadi kalau misalkan kalian pakai modifikasi engine tambah superchge dan kawan-kawannya itu bisa banget ya.
14:49
Speaker A
Mau dari merek apa sampai merek apa itu ada listnya. Even e Om Kiki dia bikin body kit Karma khusus untuk Toyota 86 sampai dua model dan ada model untuk yang 86 yang seri terbaru. Kalau kita ke mungkin Osaka Automes, Toky Auto Salon
15:09
Speaker A
86 itu udah kayak berserak banyak banget. Cuma untungnya sekarang yang gua bilang tadi, sekarang tuh pabrikan tuh udah mulai revival eh mengembalikan mobil-mobil sport car macam ini.
15:21
Speaker A
Tiba-tiba Nissan bikin zet baru ya kan. Terus Honda bikin playelot. E dan katanya Toyota mau bikin selica baru nih. Supra juga balik meskipun dari BMW ya. Ee semuanya tuh berula bermula dari 86. dia ngelihat 86 sukses bisa bikin
15:39
Speaker A
car culture dan ternyata masih ada peminatnya dan mungkin beberapa orang yang udah kehilangan minat dengan mobil-mobil ala Petrol Head kayak gini gitu kan. Terus pas dia nyobain ini, kok enak ya? Eh kok seru ya? Akhirnya mobil-mobil seperti ini hidup kembali
15:58
Speaker A
karena sempat ada lost generation lah di mana tuh kayak misalkan 2014 gitu tuh mobil sports car tiba-tiba hilang enggak ada keluar model baru sepi lah ya hidup tuh singkat nyetir mobil yang menyenangkan lah jadilah petrolet beneran gitu loh kalau
16:15
Speaker A
di sosmet ngomong a b c d e fg ya kan pas beli mobil belinya evi padahal punya budget tuh maksudnya enggak semua orang sih ya maksudnya ee Eh, ada beberapa orang yang banyak banget. Dia bisa beli mobil lebih
16:30
Speaker A
dari dua gitu ya, tapi 1 2 3 semuanya mobil yang sama semua gitu loh. Yang SUV semua, sedan satu. Ayolah. Mobil sport satu lah. Dijual lagi juga harganya masih bagus kok.
16:44
Speaker A
86 dari zaman COVID sampai sekarang masih bertengger di 300 400 300 400 enggak jeblok tiba-tiba jadi 200 juta juga gitu loh. Dan waktu itu 2014 harganya sekitar R00 jutaan ya. Kalau yang facelift generasi yang ini itu masih dapat di R00 jutaan. Tapi yang
17:03
Speaker A
untuk 86 yang new model yang udah ganti generasi itu masih ada di 700800 jutaan.
17:09
Speaker A
Tapi emang terlalu sih menurut gua untuk 86 1M di mana Subaru masih bisa jual dengan harga yang eh terjangkau ya. Ya itu agak lumayan bedanya. Jadi ya mobilnya sama Subaru aja enggak sih? Tapi untuk yang varian ini waktu itu harga antara Subaru sama
17:30
Speaker A
Toyota enggak terlalu dekat. Orang lebih pilih Toyota. Tapi yang sekarang karena Subaru lebih murah ya, orang ambil Subaru mana sekarang ada one mic race-nya. Balapan ini kok jadi curhat ya? Anyway kalau kita pakai buat harian, konsumsi bahan bakar dari 86 ini enggak
17:48
Speaker A
boros-boros amat kalau kondisi standar. Jadi pas kita pakai ini tuh kayak enggak jauh beda sama kita bawa Corolla Altis ya. Konsumsi bahan bakarnya buat dapatin 110, 111, 12 itu masih oke. Tapi once yang udah heavily modified, nah itulah
18:05
Speaker A
bisa trakt bisa super boros. Dikasih superchge gua pernah bawa yang pakai superchge. Buset deh borosnya ampun.
18:12
Speaker A
Nah, ketika masih standaran gini ini masih acceptable banget kecuali mesinnya udah enggak sehat. Ya, itu aja sih tentang Toyota 86 ya. Buat teman-teman yang pernah punya mobil ini, coba komen di bawah bagaimana rasanya dan bagaimana merawatnya. Apalagi yang masih standar.
18:26
Speaker A
Kinyis-kinyis. Coba komen di bawahif. Sampai jumpa di vlog berikutnya. Jangan lupa untuk like dan subscribe. Terima kasih telah menonton.
Topics:Toyota 86mobil sport harianTRDmesin boxerSubaru BRZmobil sport Indonesiareview mobilmobil 2000 ccmobil RWDmobil drift

Get More with the SozAI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries, speaker detection, and unlimited transcriptions.

Or transcribe another YouTube video here →