Skip to content

Lepas E4 2026: Pemain Baru EV Rp 300 Jutaan

Review lengkap Lepas E4, mobil listrik baru dari Tiongkok dengan tenaga besar dan desain unik di harga Rp 300 jutaan.

Ask about this video. Answers come from its transcript only — with the timestamp, so you can check them.

Generated from the transcript and can be wrong — check the timestamp.

Key Takeaways

  • Lepas E4 hadir sebagai EV pertama Lepas di Indonesia dengan harga kompetitif sekitar Rp 300 jutaan.
  • Mobil ini berbagi platform dan teknologi dengan model lain dari Cherry Group, khususnya Ju J5.
  • Performa motor listrik 215 HP dan baterai 65,05 kWh memberikan jarak tempuh hingga 500 km (klaim CLTC).
  • Desain unik dan fitur lengkap seperti frunk, pengisian cepat DC, dan kamera 360 derajat menambah nilai jual.
  • Meski ada beberapa kekurangan, Lepas E4 menawarkan paket menarik untuk konsumen yang mencari EV bertenaga dan bergaya.

What the video covers

  • Lepas E4 adalah mobil listrik baru dari merek Lepas asal Tiongkok yang hadir di Indonesia dengan harga sekitar Rp 300 jutaan.
  • Mobil ini menggunakan platform baru yang mirip dengan Ju J5 dan berbagi banyak komponen dengan model lain dari Cherry Group.
  • Ditenagai motor listrik 215 HP dengan torsi 290 Nm dan baterai 65,05 kWh, mampu menempuh jarak hingga 500 km menurut klaim CLTC.
  • Desain eksterior mengusung konsep siluet macan tutul dengan bentuk membulat dan beberapa elemen yang mirip Porsche Cayenne.
  • Fitur unik termasuk front trunk (frunk), pengisian daya cepat DC di belakang, dan pelek 18 inci dengan desain two-tone.
  • Interior memiliki motif khas Lepas dengan warna hijau metalik sebagai identitas brand, serta ruang bagasi yang dilengkapi partisi penyimpanan.
  • Mobil ini memiliki fitur ADAS dan kamera 360 derajat untuk keamanan dan kenyamanan berkendara.
  • Handling dan akselerasi cukup baik dengan tenaga besar, namun steering terasa kurang responsif dibandingkan Ja J5.
  • Kualitas peredaman dan kenyamanan kabin diklaim lebih baik dari Ju J5, meskipun masih ada beberapa kekurangan seperti ruang kaki di baris kedua.
  • Lepas E4 menawarkan alternatif menarik di segmen mobil listrik Rp 300 jutaan dengan kombinasi performa, desain, dan fitur yang kompetitif.

Answers

Questions about this video

Apa keunggulan utama Lepas E4 dibandingkan mobil listrik lain di kelasnya?

Lepas E4 menawarkan tenaga motor listrik besar 215 HP, jarak tempuh hingga 500 km (klaim CLTC), desain unik dengan siluet macan tutul, serta fitur lengkap seperti frunk dan pengisian cepat DC yang jarang ditemukan di kelas Rp 300 jutaan.

Apakah Lepas E4 menggunakan platform yang sama dengan mobil lain dari Cherry Group?

Ya, Lepas E4 menggunakan platform yang mirip dengan Ju J5 dan berbagi banyak komponen seperti baterai dan motor listrik dengan model lain dari Cherry Group, hanya berbeda pada desain bodi dan interior.

Bagaimana performa dan kenyamanan berkendara Lepas E4 menurut review ini?

Performa Lepas E4 cukup bertenaga dengan akselerasi yang baik dan handling yang smooth, meskipun steering terasa kurang responsif dibandingkan Ju J5. Kenyamanan kabin diklaim lebih baik dari Ju J5, terutama untuk tiga penumpang, walau ruang kaki di baris kedua agak terbatas.

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:00
Speaker A
Mercy banget ini. W kenceng banget. Kencang banget. Benar-benar tenaga itu langsung tumpah ruah. Benar-benar Anda suka mobil yang sangat bertenaga seperti ini tapi liar? Ikuti terus videonya.
00:15
Speaker A
[musik] [musik] Yes, ini adalah mobil baru lagi, mobil listrik lagi, mobil asal Tiongkok lagi, dan juga dari merek baru lagi. Ya, ini adalah Lepas E4 dan ini menjadi EV pertama Lepas di Indonesia sejak hadirnya merek ini pada tahun lalu.
00:56
Speaker A
Lantas seperti apa kehebatan mobil ini? Apa yang menjadi har dari mobil ini dibandingkan dengan rival-rivalnya?
01:02
Speaker A
Karena pemain di kelas Lepas E4 ini sudah mulai ramai. Ikuti terus videonya. Dengan hadirnya Lepas E4 ini ketika Anda menonton video ini ya mungkin Anda akan menjadi apa ya sedikit overwhelmed gitu karena memang banyak banget mobil listrik di kelas R00 sampai Rp00 jutaan
01:19
Speaker A
dan itu berasal dari Tiongkok. Sebut aja deh yang baru-baru ini ada MG S5 EV.
01:25
Speaker A
Kemudian yang sangat terkenal yang sangat laku itu adalah Ja G5 dan masih banyak lagi seperti BYD Dolphin, kemudian ada Gil EX5 sampai ke IONV. Ada juga dari saudara-saudaranya seperti Cherry E5 J. Banyak banget ya. Nah, e kita bikin simpel aja deh. Nah, jadi
01:42
Speaker A
lepas E4 ini mereka bilangnya itu baru dengan platform baru, lex platform, tapi setelah melihat mobil ini rasanya ee dari spesifikasi dari interior gitu ya, itu rasanya mobil ini merupakan basis yang sama dengan Ju J5 dengan body yang beda gitu ya. Nah, itu hal yang biasa
02:02
Speaker A
terjadi di Cherry Group. Jadi seperti di Ja5. JQ J5 itu sebenarnya penggeraknya itu sama persis dengan Cherry E5 atau Omoda E5 yang dulu kita kenal itu sama persis baterainya, kemudian tenaganya, range-nya itu sama enggak enggak beda, hanya berbeda body, berbeda interior.
02:20
Speaker A
Kemudian juga ada 38. 38 itu sama dengan J2 T2, sama dengan Lepas L8 sama dengan eh JQ J7. Jadi benar-benar berbagi platform tapi beda brandnya, berbeda subbrandnya ya. Nah, Lepas ya ini merupakan sebenarnya salah satu eh merek yang unik karena mereka fokusnya itu di
02:41
Speaker A
fashion kemudian mengklaim bahwa mereka lebih elegan. Joo J5 itu harganya sangat murah yaitu Rp309 juta saat video ini dibuat. Kalau mobil ini diclaim lebih premium harusnya dia lebih mahal dibandingkan Ja5. Tapi ya kita lihat aja karena eh gimana ya dengan spesifikasi
02:59
Speaker A
yang sama tapi harga 5 dengan Jago J5 rasanya akan berat karena ada rival terdekatnya yaitu MGS5 EV yang eh varian terdahi itu hanya sisi Rp juta dibandingkan dengan Ja5. Oke, sekarang kita lihat desainnya terlebih dahulu ya.
03:14
Speaker A
Ini desain yang sangat apa ya? Sangat lepas kalau Anda ini ya. Jadi memang mereka tuh lepas itu kan sesuai dengan namanya Leopard passion ya. Jadi kalau dari depannya itu mereka mengklaim bahwa mobil ini itu mengambil dari siluet leopard g. Leopard itu apa sih? Macan
03:31
Speaker A
ya. Nah, seperti ini. Jadi lampunya pipi kemudian tidak ada grill dia mengidentitaskannya fasianya itu sebagai sebuah leopard gitu ya. Nah, kalau dari desain sebenarnya secara keseluruhan dia tuh membulat-membulat berbeda sekali dengan Ja5. Memang J5 perlu diakui dia memang
03:51
Speaker A
mirip banget dengan Range Rover yang boky, yang e gaya-gaya British gitu ya. Nah, kalau ini merupakan desain yang baru. Nah, soal identitasnya, soal karakteristiknya memang ya ini sangat mobil Tionkok sih. Benar-benar gimana ya, ada bagian belakang yang mirip
04:05
Speaker A
Porsche Cayen, bagian depannya juga ini banyak mobil tiongkok yang kayak gini bentuknya ya. Jenik itu bentuknya. Nah, sekarang kita lihat untuk penggeraknya.
04:15
Speaker A
Kita lihat bagian. Wah, ada front rangnya loh. Sama dengan Jack J5 ya. Jadi di kelasnya tuh jarang juga memang e yang ada frontang seperti ini. Jadi ya itulah pintar ceri grup dia memanfaatkan ee ruang kosong bisa jadi tempat
04:28
Speaker A
penyimpanan seperti ini. Tapi kalau dibuka di bagian sini itu agak terlihat tuh ada controller, ada motor listriknya. Oke, kita bahas untuk penggeraknya dan baterainya. Mobil ini memiliki ee motor listrik bertenaga yang cukup besar yaitu 215 horsepow mirip dengan cherry E5. Ya, kalau Jaek J5 tuh
04:45
Speaker A
di bentar saya benerin dulu ya. Nah, kalau di JQU J5 tuh 2011 HP. Kalau ini mendapatkan update sedikit dia lebih besar sekitar 14 HP dibandingkan J5.
04:56
Speaker A
Kemudian torsinya mencapai 290 Nm. Lebih kecil dikit torsi dibandingkan JQ5. Kemudian baterainya berkapasitas 65,05 kWh dengan range yang diklaim up to 500 km plus CLTC. Nah, kalau di JQU J5 itu range-nya sekitar 462 km sama dengan cerry Omoda E5 dulu ya, sekitar 400
05:19
Speaker A
besar gitu. 475 460-an km. Nah, nanti kita akan tes seberapa jauh mobil ini ee bisa menjelajah dalam sekali pengisian daya penuh. Oh ya, untuk penggeraknya tentu saja dia penggerak motor listrik depan. Nah, kita lihat bagian sampingnya. Untuk dimensi panjangnya ya,
05:34
Speaker A
mobilnya cukup menarik karena dia memiliki dimensi panjang 4,42 m dengan wheel base 2,7 m yang artinya dia memang setara dengan Jaco J5 dan jika harganya di range Rp300 jutaan, artinya dia memiliki dimensi yang paling besar jika dibandingkan misalkan apa ionti kemudian
05:51
Speaker A
MGS5 EV dan mungkin dia sama dengan eh yang range-nya tuh harga Rp4 jutaan seperti BYD atau 3. Oke, itu kelebihan dari si Lepas E4 ini. Dan kita lihat untuk bagian pelegnya, dia menggunakan peleg dengan diameter ring 18 inci
06:07
Speaker A
seperti ini. Desainnya, desainnya agak mirip dengan yang L8 ya, two tone. Kemudian bila-bila kipas seperti ini.
06:12
Speaker A
Bannya tuh dari eh Kumho. Kemudian, nah slot pengisian diayanya agak berbeda dengan Jacko J5. Kalau Jaco J5 tuh di bagian depan, ini di bagian belakang.
06:21
Speaker A
Cukup menarik karena kebanyakan tuh kalau misalkan mobil yang penggerak roda depan gitu ya, itu biasanya short chargernya ada di depan. Nah, ini ditarik dulu ke belakang nih. Jadi di bagian belakang kanan dan sudah DC fast charging ya. Untuk kemampuannya pastinya
06:34
Speaker A
sama dengan Jack J5 lah, enggak jauh beda. Kemudian di sini pilarnya enggak ada kacanya dan ada motif-motif seperti ini nih. Ini motif ini juga ada di bagian interior ya, ada roof rail. Kemudian warna hijaunya ini kami enggak tahu ini
06:49
Speaker A
akan menjadi hero color apa enggak karena itu adalah menjadi brand identity dari Lepa sendiri. dia tuh warnanya tuh jika dibandingkan dengan eh brand dari Cherry Group gitu ya, dia lebih ngejreng seperti misalkan di Lepas A8 tuh ada warna ungu, ada warna e abu-abu dove,
07:03
Speaker A
ada warna orange. Nah, di E4 ini warnanya hijau seperti ini. Hijau metalic ya warnanya cerah gitu. Oke, sekarang kita lihat bagian belakangnya.
07:12
Speaker A
Dan ini dia bagian belakangnya ya. Ini agak menarik ya karena kalau lihat bagian sampingnya tadi ya, itu overfender enggak ada warna hitam sama sekali. Ada sih bagian pintu ya, tapi di bagian belakangnya ini bumpernya. Jadi warna hitam dan warna hitamnya
07:26
Speaker A
apa ya? Agak banyak gitu ya. Warna hitam di bagian sini agak kurang harmonis gitu apa permainan warnanya. Tapi ya udahlah enggak apa-apalah. Ini mungkin gaya barunya lepas dia pengin memamerkan desain yang baru. Kemudian di sini ada ini nih mata kucing prevektor seperti
07:42
Speaker A
ini. Dia desainnya jadi lebar ya di bagian sininya. Dan lampunya kayak gini nih. Lampunya agak mirip Jaeko J5 nih desainnya ya. Cuman disentuh dikit supaya gak mirip-mirip dengan Joo J5 lepas.
07:57
Speaker A
Yang dari dulu fontnya itu mirip banget dengan Porsche. Dan yang menarik nih, dia punya rear refoger tapi dia juga ada wiper belakang. Nah, nice. Karena enggak tahu kenapa saya bingung EV sekarang tuh banyak banget yang enggak punya waper
08:10
Speaker A
belakang seperti ini. Ini detail yang sebenarnya dulu banyak gitu ya di mobil Jepang, di mobil e endival. Tapi entah kenapa di mobil Tiawok tuh agak jarang gitu ya. Sekarang kita buka bagasinya.
08:22
Speaker A
Oh, masih dikunci. Oh ya, kamera dia dilengkapi dengan 360 ya. Di sini ada di spion ada di depan juga ada. Nah, ini dia untuk ruang bagasinya. Dia kalau untuk ruang bagasi sih sebenarnya ee jika dibandingkan J5 agak lebih kecil ya
08:36
Speaker A
eh volumenya. Kemudian dia ada ini ada partisi untuk menyimpan barang nih. Jadi seperti saya nih bawa tas padel kemudian laptop jadi aman gitu enggak kelihatan dari luar ya. Dan kita lihat bagian bawahnya. Wah tempat pinaman besar sekali nih. Ada di bagian belakang nih
08:50
Speaker A
di bagian bawahnya dengan maksimal 30 kg. Jad
08:59
Speaker A
Nice, nice. Dan dia five seater ya konfigurasinya. Oke, sekarang kita lihat bagian interiornya ya. Aduh, joknya keras sih ternyata ya.
09:11
Speaker A
Enggak enggak empuk gitu. Padahal JF enggak se enggak sekeras ini loh, jok ya. Ya udah enggak apa-apa. Tapi untungnya langsung terasa ya gitu ya untuk duduk di bangku baris keduanya tuh terlihat e Lro masih ada. Ini sudah sesuaikan dengan posisi berkendara saya.
09:26
Speaker A
Tinggi saya 170 cm. Dan untuk headroom untungnya masih leluasa. Jok enggak bisa direbahin. Jadi ada setelannya satu seperti ini.
09:36
Speaker A
Dan oh ya tadi saya lupa bahas untuk e pelipatan bangku belakangnya itu bisa dilipat secara 6040 ya. Nih kita lipat nih 60-nya seperti ini dan dia rata lantai. Jadi kalau misalkan bawa barang gitu ya ini lebih praktis dan lebih bisa
09:50
Speaker A
dimanfaatkan untuk membawa barang yang besar gitu dan banyak. Nice lah. Oke kemudian enggak ada amres tengah. Jadi seperti ini aja duduk di bangku baris keduanya. Kemudian untuk kaki nih bisa lihat tidak terlalu sangat dengan baik untuk tinggi di atas 170 cm ya bisa
10:05
Speaker A
dilihat. Jadi mungkin lebih nyaman duduk di depan gitu untuk ee pose tubuh seperti saya. Dan ada apa saja kelengkapannya? Nah di sini di atap itu ada sunroof. Sunroof-nya ukurannya juga enggak terlalu besar. Nah, ini yang jadi dilema gitu ya. Karena di J5 itu dia
10:23
Speaker A
dilengkapi dengan atap panoramik dan dia ukurannya besar. Kenapa di Lepas E4 ini yang sebenarnya dia bisa dikatakan lebih premium dibandingkan Jaco J5 itu hanya dilengkapi dengan sunroof?
10:35
Speaker A
Eh, Will si entar gimana. Kemudian dia dilengkapi dengan ventilasi AC di bagian tengah tapi tidak bisa diatur secara individual ya, masih melalui bagian depan. Ada dua buah USB slot type C dan juga type A. Dan nah ini enak nih untuk
10:51
Speaker A
karena ini basicnya adalah sebuah mobil listrik. Jadi tidak ada channel seperti ini. Terus juga di belakang tidak ada lampu, tidak ada reading light ya sama sekali. Reading lightnya hanya di bagian depan kayak woling ya. Woling tuh selalu enggak ada reading light di
11:06
Speaker A
bagian belakang dan kenapa di mobil ini tidak ada gitu ya. Terus juga untuk door trim. Nah, di bagian sini ini bukan soft touch sih sebenarnya. Ini plastik keras tapi yang di lapis gitu. Jadi kerasa gitu di ini ada bunyinya tapi ketika
11:20
Speaker A
ditekan dia tuh soft gitu. Terus ini nih corak-corak yang ada di bagian interior ada di sini nih dan juga di bagian dashboard. Entar kita lihat ya. Nah, berlanjut ke bagian sini itu pasti keras full.
11:33
Speaker A
Audio juga belum after market. Oke, sekarang kita lihat bagian depannya seperti apa. Dan ini dia ruangan interior dari Lepas E4 yang langsung saya simpulkan bahwa ini ya ini jago J5 banget ya. Emang iya bisa dilihat nih dari desain ini ya pertama nih sistem
11:49
Speaker A
entertainment-nya yang OS-nya sama dengan Ja5 menunya sama tuh dan layoutnya juga sama berdiri gini ya dia potret modelnya tuh sangat jaq J5 tapi kita lihat dulu aja ya ada apa aja di eh sistem entertainment-nya yang pertama Anda akan
12:07
Speaker A
mendapatkan tentu saja Apple CarPlay dan Android Auto yang bisa wireless kemudian pengaturan AC juga ada di bagian sini Tapi ee untungnya dia dilengkapi dengan tombol fisik. Nah, ini nice nih tombol fisik yang nice. Tapi sebenarnya ada dilemanya juga karena desain tuh apa ya
12:26
Speaker A
kurang kurang gimana gitu. Kurang premium rasanya ya. Biasa banget desain dari tombol fisiknya nih. Tapi ya enggak apa-apa yang penting ada mungkin ya.
12:35
Speaker A
Terus juga kita lihat lagi ada round view monitor yang ini selalu ada di mobil Tiongkok yang jernih yang kualitasnya bagus. Mengalahkan mobil Jepang. Iya benar.
12:45
Speaker A
vehicle setting. Nah, semua pengaturan mobil ada di sini dari tailgate, lock door, lock windows, sensitivitas wiper tuh banyak ya eh adjustment lampu.
12:58
Speaker A
Terus juga untuk pengatur pengecasan, fitur ADA ngaturnya di sini, semuanya di sini ya pokoknya. Oke, itu hasilnya mobil Tiongkok banget. Terus juga yang sangat jego J5 adalah instrumen clusternya. Ini saya juga bingung kenapa enggak dibedakan dengan Ja5 ya. Karena kalau melihat eh spek Jau
13:19
Speaker A
J5 yang versi Inggris itu dia eh instrumen custernya mirip dengan Cherry 38 gitu yang full warna, full color.
13:27
Speaker A
Kalau ini tuh hanya yang model kalkulator seperti ini. Dan sebenarnya ini kalau dilepas pun dicopot gitu ya.
13:34
Speaker A
Enggak pakai ini juga sebenarnya enggak kenapa-kenapa. Karena semua yang ada di sini pengaturannya ada di sistem entertainment-nya. Jadi dia kayak miripas gitu ya di semuanya dari tengah.
13:44
Speaker A
Nah, jadi harusnya tuh menurut saya ya mending enggak pakai ini sama sekali atau pakai tapi yang pakai punya yang full color yang kayak punya Ja5 yang versi eh UK gitu ya. Karena ini enggak bisa diatur sama sekali dari sini. Ini
13:56
Speaker A
ngatur tuh ee muncul ada di bagian sistem entertainment. Terus juga speedometer juga ada tampil di bagian sistem entertainment.
14:04
Speaker A
Sayang gitu. Terus juga kelengkapan yang lain. Nah, tombol fisik selain untuk di sini nih, selain di sini itu juga ada di bagian sini nih. Ada mode berkendara dan juga untukuk untuk mengunci pintu dan ada dua buah tombol kosong. Terus juga
14:18
Speaker A
yang lucu nih, dia ada penyimpanan di sini nih. Ada USB Type A type C tapi ada juga penyimpanan yang tidak terlihat di bagian sini. Jadi kalau ngambil barang itu mesti lihat dulu gini nih ada apa di sini ya.
14:31
Speaker A
Terus juga ada double cup holder. E ini ada center konsol yang cukup besar. Terus e dashboard-nya dia tuh tapping kayak gini ya. Desainnya ada di sini dan di sini. Dan semuanya material keras.
14:45
Speaker A
Ini juga sama kayak di bagian belakang ya. Dia hanya dilapis tapi dalamnya material keras juga sebenarnya. Terus juga ada attention to detail yang menurut saya tuh kurang rapi gitu yaitu ini nih gap antara door trim dan juga dashboard-nya. Kalau yang bagian sini
15:00
Speaker A
itu dia agak naik untuk dashboard-nya. Sedangkan bagian sana tuh rapat dan rata gitu dengan pintu kirinya.
15:08
Speaker A
Dan semoga hal ini tidak terjadi di e model production-nya ya. Ini hanya terjadi di model pre production-nya aja semoga aja gitu ya. Ini mengingatkan kita kepada salah satu model yang pernah kita review juga yaitu Neta Neta S kayak
15:20
Speaker A
gitu tuh persis tapi lebih berantakan itu sih kalau ini masih agak mending. Terus setir setirnya tool SPX seperti ini mirip dengan Jaco J5 hanya diganti emblemnya saja enggak sih? Sebenarnya beda keseluruhan tapi tombol-tombolnya font-fontnya tuh mirip cari grup banget
15:35
Speaker A
gitu ya. Terus ada apa aja tombolnya nih? Ada tombol di sini untuk adaptive controlnya limiter favorite button.
15:42
Speaker A
Kemudian ini untuk matur si mid, tapi mid-nya enggak ditampilkan di instrument customer, tapi dia tampilkan di sistem entertainment-nya, voice command, dan juga tombol e volume up, volume down.
15:52
Speaker A
Terus juga ada yang menarik ini stok wipernya dan juga stok transmisinya. Ini ayo coba desainnya apa. Mercedes Benz.
15:59
Speaker A
Mirip banget dengan Mercy ini. Tuh ee aksen-aksennya ya Mercy banget ini. [tertawa] Terus juga untuk tombol di bagian kanan.
16:09
Speaker A
Nah, ini ada tombol untuk mengatur lampu dan juga ada untuk membuka ee electric tail gear-nya ya. Dan untuk posisi duduk jujur ini sama banget dengan Jacko J5.
16:19
Speaker A
Kurang turun dikit setirnya. Tapi untungnya dia sudah teleskopic dan tilt yang oke ya okelah. Untuk jok dia juga sudah dilengkapi dengan ini ee elektrik naik turun maju mundur. Kemudian ini sandarannya tapi memang dia tidak dilengkapi dengan memory seat ya. ya. Enggak, enggak
16:38
Speaker A
masalah sih, yang penting elektrik seat-nya. Kemudian kiri, kanan ya, electric seat. Oh, enggak. Yang kiri ternyata manual. Masih manual. Yang kanan doang yang elektrik. Oke, ya enggak apa-apalah. Ya udah, rasanya sudah cukup pembahas mobil ini. Sekarang kami akan ee membahas bagaimana rasa
16:53
Speaker A
berkendara dari Lepas E4 ini. Apakah dia plek ketiplek dengan Jack J5 atau ada yang disesuaikan? Karena menurut Lapa sendiri dia tuh lebih ke arah kenyamanan gitu di setting suspensinya lebih empuk dibandingkan Jaco J5 ya. Well, kita tes aja kemudian seberapa jauh dari range
17:11
Speaker A
baterainya, tenaganya gimana. Oke, let's go. Mobil yang kami kemudikan ini ternyata membutuhkan tambahan daya untuk kami melanjutkan perjalanan dan merasakan impresi berkendaranya. Jadi kami lajukan terlebih dahulu mobil ini ke SPBU Shell.
17:35
Speaker A
[musik] [musik] [musik] Makasih ya, Pak ya. Makasih. Nah, sekarang Anda bisa mengisi daya listrik mobil Anda dengan biaya yang terjangkau di Shell Rearge, yaitu Rp2.166 per kWh dan juga Rp25.000 untuk biaya layanan per transaksi. Untuk info lebih lanjut, Anda bisa kunjungi
18:26
Speaker A
www.sell.co.id/sellrecharge. Untuk menikmati berbagai keuntungan di Shell, Anda bisa bergabung menjadi member Shell Gopes melalui aplikasi Shell Asia.
18:41
Speaker A
[musik] Shell recharge merupakan wujud dukungan Shell Indonesia [musik] terhadap agenda pemerintah Indonesia dalam penyediaan energi yang lebih bersih. Dengan daya pengisian fast charging hingga [musik] sebesar 60 kW, proses pengisian daya dari 0 sampai 80% dapat dilakukan dalam waktu sekitar 30 menit saja.
19:02
Speaker A
Shell Rege, kini pengisian daya mobil listrik Anda menjadi lebih mudah. Iya, berkendara itu benar-benar mirip banget sama Jeu J5. benar-benar hampir semuanya loh rasa feeling-feeling throttelnya pengeremannya kemudian setir-feeling setirnya dan juga suspensi sebenarnya sih enggak jauh beda ya. J5 tuh apa ya? Dia tuh
19:51
Speaker A
bukan karakter yang empuk. Nah, di mobil ini memang juga seperti itu karakter seper saya bahas deh. Tapi overall sih ya ini benar-benar mirip banget dengan Jack J5. Apalagi tahu enggak ada nuansa yang selalu ada di mobil eher crew, tapi di mobil Cina
20:09
Speaker A
juga sih sebenarnya. [mendengus] Aroma khas saat barunya tuh bau-bau plastiknya tuh mirip gitu. Nah, jadi J5 waktu baru baunya kayak gini juga. Nah, ini juga aromanya seperti itu. Jadi ya benar-benar ini seperti J5 yang diganti eh bodinya. Peredaman suspensi juga
20:28
Speaker A
mirip-mirip lah dengan J5, tapi ya in a good way gitu ya. Jadi J5 itu termasuk memiliki peredaman kabin yang cukuplah cukup baik. Ee road noise, root noise sih kedengaran sih ke dalam kabin. Tapi untuk ee insulasi kabin sih kami rasa ee
20:44
Speaker A
lumayan lah. Apalagi ketika ada truk, ada sepeda motor dengan knenapot bising gitu ya, itu rasanya tidak terlalu masuk ke dalam ke bagian kabinnya. Eh, which is nice. Tapi memang road noise ya memang kalau misalkan dibandingkan susah sih. Mobil ini secara dimensi kan dia
21:02
Speaker A
masuknya ke yang 4,5 gitu 4,5 m atau yang kompact SUV yang R00 jutaan gitu ya.
21:11
Speaker A
Ini oke hitungannya untuk rotoisnya. Tapi ya kalau [berdehem] dibandingkan dengan MJS5 ya memang dari segi road noise, dari segi ke depapan dia lebih baik. suspensi ya. Well, memang mungkin dari tadi saya bahas mobil ini sama dengan J5. Sama dengan J5 ya. Emang itu
21:27
Speaker A
kenyataannya. Tapi memang e pada saat e mobil ini pertama kali saya kendarai waktu itu saat ada peluncurannya ya, peluncuran atau perkenalannya memang waktu itu mobil ini diisi oleh tiga orang. Nah, ketika diisi tiga orang itu rasanya ee suspensi itu lebih empuk dibandingkan
21:45
Speaker A
Jacko J5. Joo J5 tuh kaku kan. Kalau di mobil itu kaku ketika e bagian belakang diisi oleh penumpang gitu ya. Waktu itu tiga orang penumpang rasanya lebih empuk mobil ini. Tapi ketika sendirian seperti ini ya melewati apa ya seperti sambungan jalan tol gitu
22:01
Speaker A
ya itu iya mirip-mirip banget dengano J5. slightly lebih empuk sedikit banget enggak? Enggak yang empuk banget enggak tapi memang karakternya tuh gimana ya yang kadang-kadang masih ada yang weird gitu. Weird dalam artian kadang di jalan yang agak ee enggak terlalu rata
22:22
Speaker A
gitu, itu ada ayunan-ayunan yang enggak semestinya ada gitu. Itu memang sekali lagi karakternya sih Decko J5 kayak gitu juga. Jadi overall nih kalau mereka bilang ini lebih nyaman. Iya, lebih nyaman ketika diisi oleh tiga orang penumpang. Tapi kalau dari seperti ini
22:37
Speaker A
tuh tuh ada tuh ada ayunan-ayunan yang enggak mestinya ada gitu loh ya. Tapi overall masih oke lah. Tapi kalau dibandingkan S5 ya lebih nyaman MJS5 dari segi kenyamanan suspensi. Pihak Lepas sendiri mengklaim bahwa eh Lepass E4 ini dia memiliki range dalam sekali
22:56
Speaker A
pengisiannya penuh ya, itu mencapai ee 500 km plus. Nah, tentu dalam review ini kami lakukan pengetesan ee yang biasa kami lakukan ya metodenya dan konsumsi energinya sudah kami dapat datanya teririt dari mobil ini dengan pemakaian e masuk akal dalam kota kemudian di tol
23:19
Speaker A
gitu. Mix itu angkanya mencapai 7,1 km/ kWh untuk konsumsi energinya. Nah, 7,1 itu angkanya sebenarnya sangat mirip dengan Ceko J5. Kemudian kami kalikan saja dengan kapasitas baterainya mencapai 65,05 kWh dan hasilnya adalah 461,8 km. Well, memang eh pihak Lepas sendiri
23:46
Speaker A
overcame sebenarnya mereka menyebut 500 km plus. Ya bisa sih, mungkin ketika bawanya pelan banget, benar-benar halus.
23:52
Speaker A
Kalau ini kan saya membawanya yang benar-benar yang masuk akal gitu ya. penggunaan sehari-hari tapi tetap ecoing.
23:57
Speaker A
Tapi kembali lagi angka 461,8 km itu sebenarnya bukan angka yang buruk karena beberapa rivalnya seperti misalkan kalau misalkan mobil ini di harganya Rp300 jutaan ya taruhlah seperti misalkan eh MG S5 EV gitu ya, itu range-nya hanya 420 km dengan memang baterai yang lebih
24:14
Speaker A
kecil dia baterai itu 49 kWh. Kemudian misalkan dengan bydolphin gitu ya. Dolfin tuh sebenarnya masuk hatchback ya, tapi dia eh baterainya 60 kWh nah itu kami tes hanya 426 km untuk range-nya. Kemudian BWD Auto 3 deh kita loncat ke Auto 3 itu
24:35
Speaker A
range-nya tidak sampai 400 km railnya ya. Ya, rasanya angka tersebut masih sangat bisa dipertanggungjawabkan dan merupakan suatu hal yang positif sebenarnya. Okelah. Kemudian bagaimana dengan akselerasinya ya? Dia memiliki tenaga yang paling besar ya 215 HP, tors Nm gitu ya. Nah, langsung saja kita tes
24:54
Speaker A
karena kami sudah melakukan pengetesan JOJ J5 juga itu yang memang yang paling kencang sih. Oke, kita masuk AC kita matiin dulu mode sport masih sudah off ya.
25:09
Speaker A
Go. Wah, kenteng banget. Kenceng banget. Oke oke oke. Jadi memang, nah sebenarnya kan ada penambahan tenaga ya, 215 HP tadi ya di Jeco J5 tuh dia tenaganya hanya 200 ee 1 HP eh door 3 apa 1 gitu. Nah, ternyata
25:45
Speaker A
benar bisa dipertanggungjawabkan data tersebut karena 0 sampai 100 km/h itu hanya 6,45 detik. 6,45 detik sebuah mobil yang mungkin ya harganya Rp300 jutaan. Wow.
26:04
Speaker A
Ya, cuma memang itu saya rasakan ya eh karakter khasnya EV-nya Cherry yang benar-benar dia dari awal tuh langsung menyentak benar-benar tenaga itu langsung tumpah ruah benar-benar ee langsung disalurkan instan gitu ya.
26:20
Speaker A
Hasilnya adalah di toreringnya lumayan. Jadi ini kita masuk mode sport aja nih. Coba ya mode sport tuh tuh mobilnya kita kananin kanan kita kiri tuh. Jadi benar-benar tor steeringnya kiri kanan kiri kanan itu juga terjadi di Ja5 ya.
26:39
Speaker A
Tapi itu kali lagi pada Anda. Anda suka mobil yang sangat bertenaga seperti ini tapi liar atau mobil yang smooth tapi ee akselerasi biasa saja ya itu kembali lagi kepada Anda sih sebenarnya.
26:52
Speaker A
ADAS ya dengan Rp300 jutaan ADASnya e lengkap dari mulai eh brand spot monitoring kemudian mulai ada control sampai ke landeping S semuanya ada.
27:04
Speaker A
Kerjanya pun juga udah kami tes kemarin enak, smooth, terus juga menjaga jarak dengan kendaraan depan ketika macet itu juga dekat lumayan ya. Okelah adaasnya sih tidak perlu dagukan lagi ya. Mobil Tiongkok tentunya ADAS tuh menjadi fitur wajib. Apalagi kalau mobil ini harganya
27:20
Speaker A
mungkin nanti ee lepas memberikan kejutan gitu ya. Nah, ini sih oke sih untuk teknologi ADAS. Ketika saya sudah mencoba begitu banyak mobil e especially EV Tiongkok gitu ya, itu adalah feeling berkendaranya. Feeling berkendaranya dalam artian feeling remnya, feeling
27:39
Speaker A
setirnya, feeling eh throttelnya gitu ya. Kalau saya pernah bawa MGS5 kemudian BYD atau 3 deh itu rasanya tuh mereka yang cukup natural gitu rasa penyauran tenaganya kemudian remnya, feeling setirnya gitu ya tidak hampa gitu. Nah, grup Cherry itu kalau EV-nya memang
28:01
Speaker A
perlu diakui selalu yang agak enggak natural tuh ya soal feeling itu tersebut. Terus juga feeling remnya.
28:08
Speaker A
Remnya juga tadi saya coba sempat ee sempat rem, rem agak dalam gitu ya. Nah, itu kalau rem sedikit rasanya kurang.
28:16
Speaker A
Ketika Anda merem dadak tuh tiba-tiba tuh itu saya sudah sempat angkat remnya tapi dia masih mengerem gitu. Jadi kayak terjadi delay gitu. Nah, ini yang kerap terjadi di ee EV-nya carry group gitu ya.
28:32
Speaker A
Terus juga yang kedua adalah tor steeringnya. Nah, to seringnya ya memang mobil kencang itu fun to drive, tapi ini perlu diperhatikan karena mungkin ketika e mohon maaf ya, ketika Anda mungkin tidak terlalu terampil dalam berkendara itu rasanya agak jadi bahaya
28:51
Speaker A
gitu loh. Karena benar-benar apa ya tosirnya tuh kok liar banget jadinya. H bukan masih terkontrol sih, tapi rasanya memberi intervensi ketika Anda melakukan akselerasi. Ya, ya mungkin Anda harus membiasakan dulu membawa mobil ini beberapa saat baru Anda bisa e melakukan
29:13
Speaker A
e akselerasi gitu ya, ngebut-ngebut pakai mobil ini. Karena jujur ini agak lumayan tor steeringnya tapi tidak setara jago J5 sih. Jago J5 karena torsinya dia lebih gede kan. ini torsin sudah disesuaikan jadya sedikit lebih improve. Kemudian yang ketiga adalah eh
29:32
Speaker A
konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto-nya memang bisa wireless, tapi ketika kita membutuhkan wired, nah itu justru dia USB-nya pasti pakai yang type A bukan yang type C. Di mana sekarang banyak smartphone dari pabrik ya, bawaan pabrik itu menggunakan slot yang type C
29:47
Speaker A
kan, bukan type A. Jadi, Anda harus membeli Type A lagi atau ya bisa sebenarnya wireless e Apple CarPlay dan Android Auto. Tapi kadang beberapa smartphone kalau menggunakan eh wireless connectivity gitu ya, itu terasa panas dan baterai cepat drop
30:03
Speaker A
gitu. Kan lebih gampang misalkan dia pakai USB type C tinggal colok oh udah beres. Enggak perlu lagi beli type A atau pakai wireless gitu ya. Kemudian yang terakhir adalah nah ini saya rasakan sebenarnya waktu pertama kali duduk di belakang ya, joknya itu terasa
30:16
Speaker A
enggak empuk gitu. Nah, terasa ternyata bagian depannya sedikit lebih empuk, tapi lama-lama kerasa juga. Ini joknya agak keras ya ternyata. Kadang-kadang kalau udah agak lama gitu terasa agak ee enggak lelah sih, cuman rasanya ada beberapa rival-nya yang joknya lebih
30:33
Speaker A
empuk, lebih nyaman dibandingkan si Lepas E4 ini. Nah, kesimpulan kita buat ringkas aja. Jadi, apa perbedaan Lepas E4 ini dibandingkan Jacko J5? Ya, jadi Lepas A4 ini kalau Lepas sendiri kan dia brandnya tuh lebih ke arah fashion gitu
30:49
Speaker A
ya, lebih ke arah yang anak muda gitu. Nah, Lepas ini hadir dengan warna eksterior yang lebih aneh-aneh, lebih e menyala gitu ya dibandingkan Jau. Jadi mungkin Anda yang punya fashion minded gitu ya. Nah, Anda bisa pilih repas E4
31:05
Speaker A
ini desain. Nah, desainnya saya enggak bisa ngasih mending mana-mending mana ya karena itu preferensi. Tapi ya Joo J5 jujur itu desainnya keren ya. Desain eksteriornya dia memang mirip dengan Range Rover tapi banyak orang engak suka. Nah remas E4
31:21
Speaker A
ini ya Anda harus lihat sendiri modelnya kayak gimana karena menurut kami dia tuh agak menyontek-nyontek dari beberapa model yang sudah existing di dunia gitu ya. Terus juga apa sih kelebihan mobil ini?
31:36
Speaker A
Oke karena mobil ini belum ada harga jualnya pada saat video ini dibuat. Jadi nilai jual dari mobil ini adalah performanya. Performanya dia paling kencang dia 6,4 detik itu 6,4 detik zaman belum ada EV itu yang bisa melakukan mungkin hanya misalkan apa ya
31:55
Speaker A
BMW MercedesBenz dengan kapasitas mesin yang 3000 cc-an gitu ya. Baru bisa tuh yang mau matik harganya wches yang 1,5 m gitu ya terus mungkin performance car gitu. Nah sekarang mungkin ya mobilnya Rp300 jutaan ini akan jadi mobil terkencang di range Rp300 jutaan. Bahkan
32:11
Speaker A
ini lebih kencang dibandingkan MG S5 Magnify Max yang waktu itu saya tes. Yang paling kencang ini lebih kencang 6,4.
32:20
Speaker A
Konsumsi energi juga oke, range juga bagus 460 km ya. Teknologi juga mumpunilah ya. Semoga saat mobil ini diluncurkan resmi ke publik gitu ya, sudah diumumkan harga jualnya ya, pihak lepas membuat sebuah kejutan dari harganya ya. Karena menurut kami,
32:43
Speaker A
prediksi kami enggak mungkin mobil ini di bawah harganya dari Jao J5. Tapi ya namanya cari grup suka bikin kejutan kan ya. Siapa tahu mungkin harganya Rp200 jutaan. Nah, udah mobil ini yang paling worthed di EV di bawah Rp300 jutaan.
32:56
Speaker A
Tapi rasanya sih mungkin nantinya disamain dengan Jago J5. [musik] [musik] Dan yes, jadi begitulah hasil review lengkap kami terhadap Lepas E4. Klik like jika menyukai video ini, subscribe bila Anda belum, dan jangan lupa juga untuk isi kolom komentar di bawah.
33:20
Speaker A
Main-main juga ke website kami di www.autodriver.com autodiv.com dan jangan lupa juga untuk download aplikasi kami di Google Play Store. Terima kasih sudah menyaksikan video ini dan sampai jumpa di video-video kami selanjutnya.
33:30
Speaker A
Bye bye.
Topics:Lepas E4mobil listrikmobil listrik Tiongkokmobil listrik Rp 300 jutaCherry GroupJu J5mobil EV Indonesiamobil listrik barumobil listrik bertenagareview mobil listrik

Get More with the SozAI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries, speaker detection, and unlimited transcriptions.

Or transcribe another YouTube video here →