Skip to content

Cara Mencari Hari Baik Untuk Boyongan | Paling Lengkap (Nogo Dino, Nogo Tahun, Nogo Rijalolah, dll)

Panduan lengkap cara mencari hari baik untuk boyongan berdasarkan perhitungan Jawa dengan menghindari Nogo dan faktor negatif lainnya.

Ask about this video. Answers come from its transcript only — with the timestamp, so you can check them.

Generated from the transcript and can be wrong — check the timestamp.

Key Takeaways

  • Hari lahir dan pasaran tiga langkah sangat penting dalam menentukan hari boyongan.
  • Harus menghindari hari-hari Nogo dan Nas meninggalnya orang tua untuk keselamatan.
  • Pemilihan hari dan bulan harus berdasarkan kategori mulus agar boyongan berjalan lancar.
  • Perhitungan harus dilakukan dengan teliti dan tidak terburu-buru untuk menghindari kesalahan.
  • Panduan ini menggunakan metode tradisional Jawa yang memiliki beberapa variasi dan perbedaan.

What the video covers

  • Video membahas cara menghitung hari baik untuk boyongan berdasarkan perhitungan Jawa, khususnya Jawa AB.
  • Penentuan hari baik dimulai dari mengetahui hari lahir orang yang akan boyong, biasanya kepala keluarga.
  • Menggunakan metode pasaran tiga langkah (Pon, Wage, Kliwon) untuk menentukan hari yang sesuai.
  • Menghindari hari pasaran yang berhubungan dengan Nas meninggalnya orang tua.
  • Memperhatikan arah boyong sesuai mata angin untuk keselamatan dan keberuntungan.
  • Menghindari hari-hari yang termasuk Nogo Dino, Nogo Sasi, Nogo Taun, Rijal Dino, Kolowuku, dan Loropati.
  • Memastikan hari dan bulan yang dipilih memiliki kategori mulus (hijau atau kuning) dalam buku Pawukon.
  • Contoh penggunaan hari Senin Pon untuk boyong dengan perhitungan yang teliti dan hati-hati.
  • Penjelasan pentingnya kesabaran dan ketelitian dalam memilih hari boyongan agar tidak terjadi kesalahan.
  • Video menggunakan buku Pawukon dan Maktal sebagai panduan utama dalam perhitungan hari baik.

Answers

Questions about this video

Apa itu boyongan dalam konteks video ini?

Boyongan adalah pindah rumah atau tempat tinggal, atau berangkat kerja untuk pertama kali ke luar daerah, yang dilakukan dengan mencari hari baik menurut perhitungan Jawa.

Bagaimana cara menentukan hari baik untuk boyongan menurut video ini?

Hari baik ditentukan dengan mengetahui hari lahir orang yang akan boyong, menggunakan pasaran tiga langkah (Pon, Wage, Kliwon), menghindari hari Nas meninggalnya orang tua, serta memperhatikan arah boyong dan kategori hari dan bulan yang mulus.

Apa saja hal yang harus dihindari saat memilih hari boyongan?

Hal yang harus dihindari adalah hari-hari yang termasuk Nogo Dino, Nogo Sasi, Nogo Taun, Rijal Dino, Kolowuku, dan Loropati, karena dianggap membawa pengaruh negatif dalam perhitungan Jawa.

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:04
Speaker A
[Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bertemu kembali dengan saya di channel Warna Indonesia TV, channel yang membahas seputar perhitungan Jawa khususnya Jawa AB.
00:37
Speaker A
Dan teman-teman sekalian, di video kali ini saya akan berbagi mengenai cara menghitung hari yang baik untuk boyongan secara detail.
00:54
Speaker A
Namun sebelum saya mulai videonya, saya disclaimer dulu apabila di dalam perhitungan ini ada sedikit perbedaan, maka saya mohon maaf. Ini bukan berarti apa yang saya sampaikan ini tidak melalui dasar atau tidak memiliki dasar atau pakem, melainkan pada perhitungan Jawa sendiri biasanya terdapat beberapa perbedaan dan itu hal yang biasa.
01:12
Speaker A
Kemudian bagi teman-teman yang mungkin baru menemukan channel ini, jangan lupa tekan tombol subscribe-nya agar saya selalu semangat membuat video seperti ini dan teman-teman selalu mendapatkan notifikasi mengenai video-video saya terbaru.
01:32
Speaker A
Royong sendiri adalah bisa dikatakan pindah rumah atau tempat tinggal atau mau berangkat kerja untuk yang pertama kali ke luar daerah.
01:53
Speaker A
Dan biasanya kita kalau misalkan mau pindah rumah atau berangkat kerja itu mencari hari yang baik sesuai dengan arah yang kita tuju. Harapannya supaya mendapatkan keselamatan dan tetap apabila kita sudah menghitung kita pasrahkan semuanya kepada Tuhan Yang Maha Esa karena segalanya adalah Tuhan Yang Maha menentukan dan kita hanya bisa berusaha dan berdoa.
02:12
Speaker A
Dan untuk hitungan boyongan sendiri nanti yang harus kita persiapkan adalah sebagai berikut dan mohon maaf jika tulisannya kurang rapi.
02:30
Speaker A
Pertama kita harus menentukan hari lahir yang mau boyong. Kita harus ketahui dulu hari lahir yang mau boyong. Misalkan kita mau mencari untuk diri kita sendiri maka kita pastikan kita harus mengetahui hari pasaran dan hari kelahiran kita.
02:48
Speaker A
Namun apabila kita mencarikan untuk orang lain maka pastikan kita juga mengetahui hari lahir yang kita carikan itu.
03:12
Speaker A
Dan apabila di sini untuk yang boyong misalkan boyong rumah sudah berkeluarga maka kita bisa hitung dari ayah atau kepala keluarga. Kita bisa menggunakan hari lahirnya ayah atau kepala keluarga.
03:33
Speaker A
Dan kedua, kita juga harus mengetahui arah boyong kita mau boyong ke arah mana. Misalkan dari timur ke arah barat atau dari selatan ke arah utara. Kita harus mengetahui arah boyong ini.
03:51
Speaker A
Kemudian hari yang direncanakan. Kita juga harus merencanakan hari yang kita gunakan untuk boyong atau berangkat kerja itu tadi. Jadi kita tujuannya supaya mengerti hari-hari nas yang tidak bisa dipakai.
04:07
Speaker A
Kemudian jika sudah kita sudah menemukan hari yang direncanakan di sini kita gunakan hari pasaran tiga langkah. Maksudnya seperti ini, misalkan yang mau diboyong ini atau yang mau boyongan ini hari lahirnya adalah Rabu Pon maka kita menggunakannya tiga langkah yaitu Pon, Wagi, Kliwon.
04:28
Speaker A
Yang Legi dan Paing tidak bisa digunakan karena ini adalah Nas 4 dan Nas 5 maka yang kita bisa gunakan adalah tiga langkah dari hari kelahiran atau tiga langkah dari pasaran kelahiran kita hitung dari Pon, Pon, Wage, Kliwon.
04:44
Speaker A
Jadi kita cuma bisa menggunakan tiga pasaran ini, Pon, Wage, dan Kliwon.
05:02
Speaker A
Kemudian di sini hindari Nas meninggalnya orang tua. Jika ada orang tua yang sudah meninggal misalkan katakanlah orang tuanya meninggal di pasaran Kliwon maka yang bisa kita gunakan adalah Pon dan Wage. Kliwonnya tidak bisa kita gunakan karena ini adalah Nas meninggalnya orang tua.
05:21
Speaker A
Jadi hanya dua pasaran ini, Pon dan Wage, untuk kelahiran Rabu Pon tadi itu.
05:38
Speaker A
Jadi tujuannya seperti ini saya bikin catatan supaya kita bisa menentukan langkah-langkah yang harus kita hitung agar mendapatkan perhitungan yang mulus dan baik.
06:01
Speaker A
Saya ulangi lagi, hari lahirnya orang yang mau boyong itu adalah Rabu Pon maka kita menggunakan pasaran di Pon, Wagi, dan Kliwon.
06:17
Speaker A
Kemudian arahnya ke arah misalkan kita katakanlah ke arah barat daya.
06:35
Speaker A
Kemudian hari yang direncanakan tadi pastikan menggunakan pasaran tiga langkah ini dari kelahiran dan hindari Nas meninggalnya orang tua tadi.
06:58
Speaker A
Lahirnya dari Pon, Wage, hari Nasnya orang tua adalah Kliwon maka kita hanya bisa menggunakan Pon dan hari Wage.
07:17
Speaker A
Setelah itu di sini juga ada rinci-rinciannya nanti kalau misalkan mau pindah setelah ditentukan harinya itu tadi mau menggunakan hari apa pastikan harinya mulus kategorinya hijau atau kuning. Bulannya juga mulus kategorinya hijau atau kuning dan hindari nanti setelah ini memilih hari yang baik dan mulus hindari kolot dan Nogo.
07:38
Speaker A
Di sini ada beberapa catatan yaitu Nogo Dino, Nogo Sasi, Nogo Taun, Rijal Dino, Kolowuku, dan Loropati.
07:58
Speaker A
Keenam kolo ini kalau mau boyong harus dihindari.
08:16
Speaker A
Dan untuk panduannya nanti kita akan pandu menggunakan buku Pawukan ini agar teman-teman lebih mudah untuk memahami apa yang saya sampaikan dalam video ini.
08:35
Speaker A
Dan ini sudah saya siapkan untuk gambar kedelapan arah mata angin dan juga rencana untuk hari yang direncanakan untuk pindah.
08:53
Speaker A
Di sini saya tulis rencana kita mau pindah di hari Senin Pon. Bukunya Maktal tanggalnya 29 Jumadil Awal atau tanggal 2 Desember 2024 dan ke arah barat laut.
09:10
Speaker A
Saya mengambil hari Senin Pon ini karena untuk Hukuman Maktal sendiri seperti yang saya bikin kategori hari kemarin, Hukuman Maktal di hari Senin Pon sangat mulus.
09:25
Speaker A
Rencananya kita mau pindah boyong ke arah barat daya menggunakan hari ini. Nanti kita cari apakah hari itu mulus atau tidak menggunakan arah mata angin dan terhindar dari Delan Kolo ini.
09:50
Speaker A
Maksud saya adalah En Kolo ini nanti kita bisa bikin seperti ini. Jadi kalau teman-teman mau boyong rumah nanti bisa ikuti tutorial seperti ini dan memang harus mencarinya secara teliti, harus pelan-pelan karena kalau kita buru-buru dipastikan sangat kita akan kesulitan atau mungkin tidak teliti nanti malah bahaya.
10:12
Speaker A
Jadi untuk boyong sendiri memang agak rumit dan kita harus mencarinya. [Musik]
10:36
Speaker A
Pelan-pelan dalam catatan ini kita menggunakan hari Senin Pon. Apakah hari Senin Pon itu mulus? Kalau misalkan tadi kita katakanlah yang mau boyongan hari lahirnya adalah Rabu Pon maka hari Senin Pon kita hitung dari pasaran adalah hari kelahiran maka itu sangat bagus dan sangat mulus.
11:01
Speaker A
Intinya Senin Pon bisa kita gunakan untuk yang kelahiran Rabu Pon.
11:16
Speaker A
Kita menggunakan Senin Pon dan Nasnya tadi adalah di Kliwon. Orang tuanya tadi meninggal di pasaran Kliwon.
11:32
Speaker A
Kita tulis dulu di sini ini yang mau boyongan dan ini yang Nas orang tua meninggalnya hari Kliwon.
11:54
Speaker A
Jadi otomatis di Hukuman Maktal ini dengan kategori hari yang seperti ini kita hanya bisa menggunakan di hari ini dan juga Sabtu Pon.
12:12
Speaker A
Karena untuk Kamis Legi itu adalah Nas 4 hari empat langkah karena kita tadi hanya bisa menggunakan tiga langkah.
12:26
Speaker A
Di sini 1, 2, 3, 4 ini tidak bisa digunakan karena ini adalah Nas.
12:48
Speaker A
Ini tas l e banyak teman-teman kita menggunakan ijran seperti ini lahir sandang pangan loropati maka di sini Teba Loro dan ini Teba Mati sedangkan Kliwon otomatis tidak dipakai karena ini adalah ringeltino.
13:05
Speaker A
Dan Sabtu Pon kategorinya masih bisa digunakan sebenarnya cuman kita memilih hari yang benar-benar mulus yaitu hari Senin Pon untuk Wuku Maktal.
13:24
Speaker A
Kemudian hari mulus sudah kita tentukan terus bulan mulus kategori hijau kuning kita pastikan dulu di buku Pawukon apakah hari bulannya juga mulus.
13:37
Speaker A
Dan sudah saya tulis di buku Pawukon untuk Jumadil Awal termasuk kategorinya kuning masih bisa kita gunakan untuk boyongan ini.
13:59
Speaker A
Jadi kita menghindari hari yang bulan yang merah-merah ini sedangkan Jumadil Awal kategorinya kuning jadi masih kita bisa gunakan.
14:15
Speaker A
Hari mulusnya sudah mulus, bulan mulusnya juga sudah mulus, hari-harinya adalah hijau dan kategori bulannya adalah kuning.
14:32
Speaker A
Kemudian yang perlu kita hindari adalah Nogo, Nogo Sasi, Nogo Taun, Rijal Dino, Kolowuku, dan Loropati.
14:46
Speaker A
Dan di sini pertama kita harus menentukan Nogo Dino dulu dan ini adalah Nogo Dino, Nogo Sasi, dan Nogo Tahun pada Pawukon.
Topics:hari baikboyonganperhitungan JawaNogo DinoNogo SasiNogo TaunRijal DinoKolowukuLoropatiPawukon

Get More with the SozAI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries, speaker detection, and unlimited transcriptions.

Or transcribe another YouTube video here →