Video ini membahas cara mencari hari baik menanam menurut primbon Jawa untuk hasil panen optimal dan melestarikan budaya.
Ask about this video. Answers come from its transcript only — with the timestamp, so you can check them.
Generated from the transcript and can be wrong — check the timestamp.
Key Takeaways
- Mencari hari baik menanam berdasarkan primbon Jawa dapat membantu meningkatkan hasil panen.
- Ada empat kategori tanaman yang menentukan hari baik menanam: oyot, godong, woh, dan with.
- Perhitungan hari baik menggunakan neptu hari dibagi 4 dan melihat sisa pembagian.
- Hasil panen tetap bergantung pada Tuhan, metode ini sebagai usaha dan pelestarian budaya.
- Penggunaan pupuk alami dianjurkan untuk menjaga kesuburan tanah.
What the video covers
- Video menjelaskan pentingnya mencari hari baik untuk menanam berdasarkan budaya Jawa agar hasil panen maksimal dan terhindar dari gangguan wereng.
- Metode yang digunakan berdasarkan perhitungan primbon Jawa dengan empat kategori utama: oyot (akar), godong (daun), woh (buah), dan with (pohon).
- Penentuan hari baik dilakukan dengan membagi neptu hari dengan angka 4 dan melihat sisa hasil pembagian untuk menentukan kategori tanaman.
- Contoh tanaman dengan buah di dalam tanah seperti ketela dan kacang tanah masuk kategori oyot.
- Tanaman sayuran masuk kategori godong, dengan contoh hari baik seperti Rabu Wage.
- Tanaman buah masuk kategori woh dengan neptu tertentu seperti Rabu Legi.
- Tanaman pohon seperti tebu masuk kategori with dengan neptu tertentu seperti Selasa Pon.
- Video menekankan bahwa hasil tetap ditentukan oleh Tuhan, metode ini sebagai ikhtiar dan pelestarian budaya Jawa.
- Cuaca yang tidak menentu saat ini membuat perhitungan mongso tidak digunakan dalam video ini.
- Disarankan penggunaan pupuk alami untuk menjaga kesuburan tanah dan hasil panen yang baik.
Chapters
- 00:00Pembukaan dan tujuan video
- 01:03Pentingnya hari baik dalam menanam menurut sesepuh
- 01:52Penjelasan metode mencari hari baik berdasarkan primbon
- 02:36Penjelasan kategori oyot, godong, dan woh
- 03:24Contoh tanaman dan perhitungan hari baik
- 04:12Penjelasan lebih detail perhitungan neptu dan kategori tanaman
- 04:57Contoh hari baik untuk tanaman pohon dan sayuran
- 07:02Penutup dan pesan pelestarian budaya serta penggunaan pupuk alami
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Salam Rahayu, salam sejahtera, salam budaya. Assalamualaikum. Halo dulur, mudah-mudahan sehat selalu, lancar selalu rezekinya, dan selalu dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa. Amin. Tayangan kali ini kita bahas mengenai cara mencari hari baik untuk menanam. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk dulur-dulur petani lainnya.
Speaker A
dulur-dulur petani lainnya [Musik] dulur sesepuh dulu dalam menanam tanaman Nggih utamanya bertani supaya tidak diganggu wereng supaya hasilnya itu memuaskan dan sampai pada saat memanen itu sesuai dengan yang diharapkan para sesepuh itu mencari hari baik dalam menanam tanaman mungkin saat ini banyak
Speaker A
Dulur sesepuh dulu dalam menanam tanaman, utamanya bertani, supaya tidak diganggu wereng, supaya hasilnya itu memuaskan dan sampai pada saat memanen itu sesuai dengan yang diharapkan. Para sesepuh itu mencari hari baik dalam menanam tanaman. Mungkin saat ini banyak yang sudah tidak menggunakannya lagi, tapi untuk melestarikan kebudayaan saya akan mengulang kembali, nggeh, mengingatkan untuk dulur-dulur yang mau melestarikan budayanya. Kita budaya Jawa.
Speaker A
salah satu ikhtiar mengenai hasilnya tetap Tuhan yang menentukan nah bagaimana caranya untuk mencari hari baik dalam menanam nah ini pakemnya ada empat dimana perhitungannya yaitu Oyot with Godong dan woh nah parfumnya itu di sini Saya tidak menggunakan perhitungan
Speaker A
Gimana mencari hari baik untuk menanam tanaman supaya hasilnya sesuai dengan yang diharapkan? Tentunya ini adalah salah satu ikhtiar mengenai hasilnya tetap Tuhan yang menentukan. Nah, bagaimana caranya untuk mencari hari baik dalam menanam? Nah, ini pakemnya ada empat, dimana perhitungannya yaitu oyot, godong, dan woh. Nah, parfumnya itu di sini saya tidak menggunakan perhitungan mongso dulur.
Speaker A
kemudian Godong Itu daun dan woh itu buah nah yang ditanam itu jenisnya apa nanti dijatuhkan pada perhitungan tersebut contohnya begini misalkan Anda menanam tanaman yang buahnya di dalam tanah atau pola pendendam ya contohnya misalkan ketela kacang tanah kemudian ya
Speaker A
Karena sekarang ini, jaman sekarang turunnya hujan itu sewaktu-waktu, tidak seperti zaman dahulu yang bisa diprediksi. Cuaca mudah berubah, jadi di sini saya hanya menerangkan cara mencari hari baiknya. Nah, yang dimaksud dengan oyot, oyot itu maksudnya akar, nih, kulit itu pohon. Kemudian godong itu daun dan woh itu buah.
Speaker A
jatuhnya pada ayat ya Oh ya ini kalau di 13 kalau dibagi 4 dapat 3 ya sisa 1 1 itu jatuh pada ayat nah makan itu 13 misalkan mengambil hari Minggu Kliwon atau senpai misalnya nah ini bisa digunakan Selain itu 13 bisa
Speaker A
Nah, yang ditanam itu jenisnya apa, nanti dijatuhkan pada perhitungan tersebut. Contohnya begini, misalkan Anda menanam tanaman yang buahnya di dalam tanah atau pola pendendam, ya. Contohnya misalkan ketela, kacang tanah, kemudian ya.
Speaker A
jatuhnya itu with maka ketika nandur tebu itu mengambil yang neptunya 10 14 dan 18 kemudian yang ketiga godong-godong ini identik dengan sayuran Nggih Nah untuk perhitungannya dijatuhkan pada tipe kodong contohnya ada pada neptu 7 11 dan 15 contohnya mengambil rabu wage Rabu
Speaker A
Nah, itu dijatuhkan pada dimana harinya. Cara mencarinya adalah neptu hari dibagi dengan keempat tersebut, sisanya. Nah, itu berarti yang digunakan misalkan oyot, ya. Ini menggunakan itu 13 neptu, 13 kalau dibagi 4 itu dapatnya 3, kemudian sisanya 1. Nah,
Speaker A
kemudian juga diganggu Karo orang-orang kemudian yang keempat ini adalah ini buah ya buah Polo gumantung Nah ini bisa mengambil hari yang neptunya 8 12 dan juga 16 misalkan contohnya Rabu Legi ya ini kan 12 12 kalau dibagi 4 itu kan
Speaker A
Jatuhnya pada ayot, ya. Oh ya, ini kalau di 13 kalau dibagi 4 dapat 3 ya sisa 1. 1 itu jatuh pada ayot. Nah, makan itu 13 misalkan mengambil hari Minggu Kliwon atau Senin Pahing misalnya. Nah, ini bisa digunakan. Selain itu 13 bisa
Speaker A
geblak orang tuanya Nggih di mana yang mungkin punya orang tua yang sudah meninggal ke belakang jangan dipakai meskipun itu hari baik untuk menanam salah satu yang saya sampaikan dan juga hari Nasa anda jadi TNI Harina AC Opo sudah saya
Speaker A
Naik itu 9 dan juga neptu 17. Kemudian untuk yang with pohon contohnya ini nandur ke bumi, nandur tebu, memilih hari dengan neptu 10. 10 itu contohnya Selasa Pon. 10 itu kalau dibagi 4 itu dapatnya 2 sisa 2. Nah,
Speaker A
meninggal jangan digunakan Saya tidak menggunakan perhitungan Wongso karena cuaca sekarang tidak bisa diprediksi ya berubah-ubah namun dulu selain perhitungan mencari hari baik dalam menanam ya atau tandur ini ada permasalahan lagi mengenai kesuburan tanah Ya gimana kalau zaman dahulu itu
Speaker A
Jatuhnya itu with, maka ketika nandur tebu itu mengambil yang neptunya 10, 14, dan 18. Kemudian yang ketiga godong-godong ini identik dengan sayuran, nggeh. Nah, untuk perhitungannya dijatuhkan pada tipe godong, contohnya ada pada neptu 7, 11, dan 15. Contohnya mengambil Rabu Wage. Rabu
Speaker A
gersang deh tidak subur kesuburannya kurang Nah untuk itu lebih diperbanyak pupuk alaminya kandang atau kompos Nah itu saja karena kalau menggunakan pupuk pabrik saja itu tanahnya nanti yang kualitasnya kurang bagus menurun tapi kalau hanya menggunakan pupuk alami saja
Speaker A
Agi kan 11. Nah, 11 dibagi 4 itu dapatnya 2, dapat 2 sisanya 3. Nah, 3 ini kan jatuh pada godong. Ini diharapkan kalau mengambil hari yang sesuai hari baiknya untuk nandur itu hasilnya supaya melimpah, kemudian yonda rugi bagi petani,
Speaker A
Petani Indonesia Saya Fitri ikan salam Rahayu wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik]
Topics:hari baik menanamprimbon Jawabudaya Jawaneptuoyot godong woh withpertanian tradisionalpetani Indonesiakesuburan tanahpupuk alamicara menanam











