Budidaya nanas jumbo di lahan sempit dengan modal galon bekas dan hemat air, cocok untuk pekarangan dan bisnis rumahan.
Ask about this video. Answers come from its transcript only — with the timestamp, so you can check them.
Generated from the transcript and can be wrong — check the timestamp.
Key Takeaways
- Budidaya nanas jumbo bisa dilakukan di lahan sempit menggunakan galon bekas sebagai media tanam.
- Perawatan nanas jumbo sangat hemat air dan mudah, cukup disiram seminggu sekali dan diberi pupuk sebulan sekali.
- Nanas jumbo memiliki potensi ekonomi tinggi dengan buah yang besar dan manis tanpa duri.
- Penggunaan limbah plastik sebagai media tanam membantu mengurangi sampah dan menambah nilai ekonomi.
- Ukuran media tanam sangat berpengaruh pada ukuran buah nanas yang dihasilkan.
What the video covers
- Budidaya nanas jumbo Smooth Giant Philippin tidak memerlukan lahan luas dan bisa menggunakan galon bekas sebagai media tanam.
- Nanas jumbo ini memiliki buah tanpa duri dengan berat 2-7 kilo dan rasa manis seperti nanas kaleng impor.
- Perawatan nanas cukup disiram seminggu sekali dan diberi pupuk NPK sebulan sekali setelah tanaman berumur satu bulan.
- Media tanam campuran terdiri dari tanah subur, sekam bakar, dan pupuk organik fermentasi dengan perbandingan 1:1:1.
- Penggunaan galon bekas sebagai media tanam juga bertujuan mengurangi sampah plastik dan memanfaatkan limbah menjadi berkah.
- Ukuran pot atau galon memengaruhi ukuran buah, semakin besar media tanam semakin besar buah nanas yang dihasilkan.
- Nanas jumbo cocok ditanam di tempat panas dengan cahaya banyak agar buahnya manis dan berukuran besar.
- Budidaya nanas jumbo juga bisa menjadi tanaman pelengkap di lahan dengan tanaman tahunan seperti alpukat dan durian.
- Investasi awal hanya membeli bibit sekali dan panen bisa dilakukan berkali-kali dengan perawatan yang mudah.
- Video ini memberikan panduan lengkap mulai dari pemilihan bibit, media tanam, perawatan, hingga potensi ekonomi budidaya nanas jumbo.
Chapters
- 00:00Pendahuluan dan Keunggulan Budidaya Nanas Jumbo
- 01:15Perkenalan Jamaluddin Nurido dan Kampung Nanas Amargo Luwih
- 04:05Karakteristik Nanas Jumbo Smooth Giant Philippin
- 06:51Manfaat dan Potensi Ekonomi Budidaya Nanas di Galon Bekas
- 10:24Panduan Pemilihan dan Persiapan Media Tanam Galon Bekas
- 14:43Campuran Media Tanam dan Teknik Pemupukan
- 18:35Tips Perawatan dan Pengaruh Ukuran Pot pada Buah Nanas
- 20:08Pengembangan Budidaya Nanas di Lahan Terbuka dan Mitra Usaha
- 23:09Penutup dan Kesimpulan Budidaya Nanas Jumbo
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Nanam nanas jumbo itu ternyata gak susah dan enggak butuh lahan luas. Cuman modal galon bekas dan siram seminggu sekali.
Speaker A
Nanas tanpa duri seberat 7 kilo ini siap bikin pekarangan jadi sumber buah dan cuan. Cukup beli bibitnya sekali, panennya berkali-kali.
Speaker A
[musik] [musik] [musik] [musik] [musik] Halo, Sedulur Oasis, kamu punya galon tidak terpakai di rumah? Coba deh kamu tanam ini saja.
Speaker A
[musik] Perawatannya mudah, tidak perlu siram setiap hari.
Speaker A
Siram 1 minggu saja hasilnya sudah bagus.
Speaker A
[musik] Semakin panas tempatnya, semakin manis buahnya. Ini cocok banget buat jadi tanaman hias. Tapi tentunya bermanfaat. Mau tahu kan bagaimana cara mendapatkan bibit ini dan juga bagaimana cara perawatannya? Langsung saja kalian
Speaker A
tonton video ini dari awal hingga akhir. Dan jika kamu suka dengan video-video seperti ini, jangan lupa kalian klik tombol subscribe-nya agar
Speaker A
[musik] kamu tidak ketinggalan video-video bermanfaat berikutnya. Jadi, selamat menyaksikan dan tetap setia bersama
Speaker A
[musik] Oasis.
Speaker A
[musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perkenalkan saya Jamaluddin Nurido. Saat ini kami adalah owner and founder atau pemilik dari Jamal Farming atau Kampung
Speaker A
[musik] Nanas Amargo Luwih, Jumbo. Kami beralamatkan di Dusun Barak, Kelurahan Margol Luwih, Kapanewon Seyegan,
Speaker A
[musik] Kabupaten Sleman,
Speaker A
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Konsep yang kami kembangkan
Speaker A
[musik] adalah kebun nanas yang integrated farming. Jadi kita mencoba mengembangkan nanas varietas baru namanya nanas jumbo Smooth Giant Philippin. Itu adalah jenis nanas yang dia memiliki
Speaker A
[musik] bobot buah 2 sampai 7 kilo. Dan nanti ketika
Speaker A
kita buka,
Speaker A
[musik] cara bukanya itu berbeda dari nanas biasanya. Membuka nanas ini tinggal kita
Speaker A
[musik] potong, kita iris segitiga. Kulitnya terkena mulut pun tidak akan gatal.
Speaker A
[musik] Dan rasanya seperti nanas kaleng impor.
Speaker A
Banyak air, manis, segar. Jadi, jenis nanas ini belum banyak dikembangkan. Apalagi di Jogja, kami menjadi salah satu pionir ataupun salah satu yang mengembangkan nanas jumbo ini.
Speaker A
Potensinya masih luar biasa. Apalagi dilihat dari sisi tanamannya, nanas jumbo ini daunnya tidak berduri. Jadi ketika kita membudidayakan nanas jenis ini, kita enggak akan takut terkena banyak duri di tangan kita. Nanas jumbo ini mudah hidup di tempat panas. Karena
Speaker A
nanas itu semakin panas cahaya atau banyak cahaya, semakin
Speaker A
[musik] manis dan semakin jumbo ukuran buahnya dan juga tidak rewel
Speaker A
[musik] untuk perawatannya.
Speaker A
Bahkan kita tanam di galon ataupun di pot bekas ataupun di ember bekas yang rusak. Itu pun bisa.
Speaker A
[musik] Kita bisa memanfaatkan galon-galon bekas tersebut untuk media untuk menanam nanas jumbo ini.
Speaker A
[bernyanyi] Awal mula
Speaker A
[musik] kenapa kita mengembangkan tanaman nanas di galon? Karena keprihatinan kita dengan
Speaker A
[musik] adanya banyak tumpukan sampah plastik.
Speaker A
Kita ingin bahwasanya dari limbah menjadi rupiah, dari limbah menjadi berkah, itu benar-benar realita ril di lapangan. Kita memanfaatkan banyaknya
Speaker A
[musik] sampah plastik ini menjadi media untuk penanaman nanas jumbo ini. Ternyata hasilnya bisa, tidak
Speaker A
[musik] mati, tidak garing, tidak kering, dan dengan
Speaker A
perawatan yang maksimal, dengan media tanam yang bagus,
Speaker A
[musik] budidaya nanas jumbo dengan menggunakan galon bisa memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Speaker A
[musik] Ekor kami di Kampung Nanas. Tanaman yang paling jumbo ataupun paling berat ketika membudidayakan di galon berkisar
Speaker A
[musik] di 2 kilo. Kalau kita jual nanasnya Rp25.000 per kilo dikali
Speaker A
[musik] 2 kilo sudah Rp50.000 dalam satu galon. Hanya dengan memanfaatkan
Speaker A
[musik] galon bekas. Jadi ini adalah investasi jangka panjang. Nanam bibit sekali sudah enggak perlu beli bibit lagi. Media tanam nanti bisa digunakan kembali.
Speaker A
Tinggal kita perbaiki, kita tambahi sekam,
Speaker A
[musik] kita tambahi pupuk. Sudah tidak perlu bingung mencari media tanam lagi. Bagaimana untuk tips budidaya nanas menggunakan galon seperti ini, kita bisa menggunakan
Speaker A
[musik][bernyanyi] galon bebas mereknya. Mulai mineral bisa, Aqua bisa, ataupun merek-merek
Speaker A
lainnya. Minimal menggunakan galon mineral 15 L. Lebih besar, lebih bagus. Tipsnya itu yang pertama adalah pemotongan sisi bagian atas. Itu tidak boleh terlalu tengah, tidak boleh tengah-tengah. Eman-eman nanti kebuang.
Speaker A
Jadi yang dipotong itu
Speaker A
[musik] adalah lingkaran pertama pada galon tersebut. Biasanya kurang lebih 5 cm dari tutup.
Speaker A
Terus itu kita bisa potong bagian bawah di setiap ujung seperti ini. Ini ada yang sudah potongan. Nah, ada lubangi di setiap ujungnya. Ini bisa menggunakan cutter atau menggunakan solder. Saran saya lubangnya cukup
Speaker A
[musik] banyak.
Speaker A
Jangan hanya satu atau dua atau tiga nanti agar air ketika kita menyiram airnya kebanyakan bisa
Speaker A
[musik] turun ke bawah. Lalu untuk campuran media tanam saat kita menanam nanas jumbo di galon
Speaker A
[musik] itu yang pertama kita membutuhkan tanah. Tanah yang paling
Speaker A
subur adalah tanah dari perakaran bambu. Kalau tidak ada, enggak apa-apa pakai tanah yang ada di pekarangan rumah.
Speaker A
[musik] Yang kedua adalah sekam. Sekam itu yang paling bagus adalah sekam bakar. Tapi kalau enggak ada sekam bakar, boleh dikasih sekam
Speaker A
[musik] mentah atau sekam fermentasi. Yang terakhir adalah pupuk. Pupuknya kalau bisa pupuk yang sudah difermentasi ataupun sudah dikomposkan, sudah tidak
Speaker A
panas, sudah berubah bentuk, sudah pecah. Tapi kalau enggak
Speaker A
[musik] punya juga boleh pupuk-pupuk dari kotoran kambing ataupun kotoran ayam
Speaker A
[musik] itu bisa digunakan. Nanti campurannya adalah 1 banding 1. Jadi satu karung tanah, satu karung
Speaker A
[musik] sekam bakar, satu karung pupuk organik yang sudah fermentasi itu dicampur baru nanti dimasukkan ke dalam galon le mineral sampai penuh. Kalau sudah penuh baru nanti kita tancapkan bibit
Speaker A
[musik] nanas di dalam galon tersebut. Lalu dikocor air. Nanti untuk perawatannya cukup diberikan pupuk NPK atau pupuk
Speaker A
pertumbuhan itu 1 bulan satu kali. Pemberian pupuk ini 1
Speaker A
[musik] bulan setelah tanam. Jadi jangan tiba-tiba nanam langsung dikasih pupuk 1 sendok.
Speaker A
Jangan. Pemupukan itu sebulan setelah tanam. Karena biar akarnya kuat dulu, biar akarnya keluar. Nanti tandanya boleh dipupuk selain
Speaker A
[musik] sudah 1 bulan adalah sudah muncul daun baru. Itu boleh dipupuk, boleh setengah sendok dulu, boleh 1 sendok, boleh dipure ke
Speaker A
atau ditabur saja ataupun nanti diencerkan.
Speaker A
[musik] Biasanya 1 sendok bisa untuk 1 sampai 2 L. Nanti dikocorkan secukupnya ke daerah perakaran tanaman. Jangan ditabur atau jangan dikocor
Speaker A
[musik] di daun.
Speaker A
Pengocoran atau penaburan di tanahnya
Speaker A
[musik] untuk penyerapan akar. Untuk budidaya nanas
Speaker A
[musik] jumbo ini ketika kita mencari bobotnya yang jumbo akan lebih bagus lagi, akan lebih maksimal.
Speaker A
[musik] Itu minimal menggunakan planter bag ukuran 50 L atau pot ukuran 50 L. Prinsip dari budidaya
Speaker A
nanas jumbo ini adalah semakin besar pot itu semakin besar buah. Jadi semakin besar medianya semakin besar buah yang kita dapat. Rekor di Kampung Nanas kita pernah memetik buah
Speaker A
[musik] itu ada yang 6 kilo, ada yang 6,5 kilo, bahkan ada
Speaker A
yang 7 kilo. Jadi luar biasa untuk pengembangan nanas jumbo ini. Nanti tinggal bagaimana kita perawatannya.
Speaker A
Semakin besar pot, semakin besar buah yang didapat. Tetapi kalau budidaya
Speaker A
[musik] di tanah nanti yang perlu diperhatikan adalah jarak tanam dan pengolahan lahan. Jadi untuk tanaman
Speaker A
[musik] nanas ini segala jenis tanah insyaallah bisa cenderung yang penting cahayanya banyak. Itu
Speaker A
[musik] kuncinya.
Speaker A
Jadi untuk pengembangan nanas ini rata-rata yang bermitra atau bekerja
Speaker A
[musik] sama dengan kami lahannya ada di 1000 sampai 2.000 m. Apalagi sebenarnya tanaman nanas ini cocok
Speaker A
[musik] ditumpang sarikan atau menjadi tanaman pelengkap untuk budidaya. Semisal kita sudah mengembangkan tanaman tahunan
Speaker A
alpukat, durian, mangga, dan lain-lain. Jadi ketika kita mengembangkan tanaman-tanaman seperti alpukat tadi,
Speaker A
[musik] jarak tanam antara alpukat dan alpukat itu kan 5 sampai 7 bahkan 10 m. Itu di tengah-tengah bisa kita sisipi untuk tanaman nanas jumbo ini. Nanti jarak
Speaker A
tanam bisa 1/2 seteng ataupun 1/1
Speaker A
[musik] tergantung jumlah ataupun kebutuhan bibit ataupun nanti hasil panen.
Speaker A
[musik] Saya Jamaluddin [musik] Nurido mengucapkan terima kasih banyak atas kesempatan yang telah diberikan. Kami yakin dan kami percaya bahwa kami ada sampai titik yang luar biasa ini.
Speaker A
Kampung Nanas Jamal Farming. Salah satunya karena kami percaya bahwa urip [musik] iku urup. Karena saya yakin dan saya percaya bahwa apa yang akan kita tanam itu akan kita [musik] panen. Ketika kita nanam rumput tidak akan pernah panen padi. Dan saya yakin dan saya percaya
Speaker A
ketika kita nanam padi pasti akan ada rumputnya. Cukup sekian dari saya, kurang lebihnya mohon maaf.
Speaker A
Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [musik] [musik] [musik] Yeah.
Topics:budidaya nanasnanas jumbogalon bekastanam nanas di galonhemat airtanaman pekaranganpertanian urbannanas tanpa durimedia tanam organikusaha tani nanas











