Skip to content

Mobil-Mobil Tidak Favorit di GIIAS 2026 | Feat: Fitra Eri

Video membahas mobil-mobil yang tidak favorit di GIIAS 2026 dengan opini kru Om Mobi dan Fitra Eri.

Key Takeaways

  • Mobil yang sudah lama tanpa pembaruan signifikan cenderung kurang diminati.
  • Teknologi hybrid dan fitur modern menjadi faktor penting dalam penilaian mobil favorit.
  • Preferensi mobil di Indonesia sangat beragam dan subjektif sesuai kebutuhan dan selera.
  • Pameran GIIAS 2026 menampilkan banyak merek dengan variasi produk yang luas.
  • Pendekatan dua kru dan dua channel memberikan sudut pandang berbeda terhadap mobil yang disukai dan tidak disukai.

What the video covers

  • Video ini membahas mobil-mobil yang tidak disukai di GIIAS 2026 berdasarkan opini kru Om Mobi dan Fitra Eri.
  • Mobil yang dibahas harus sudah dijual atau bisa dipesan di Indonesia.
  • Setiap booth mobil dikunjungi dan dipilih mobil yang paling tidak disukai oleh kru.
  • Contoh mobil yang tidak disukai adalah Mitsubishi Expander karena sudah lama tanpa pembaruan signifikan.
  • BYD UID 83 juga dipilih karena kalah saing dengan model lain yang lebih modern dan fitur lengkap.
  • Woling hanya menampilkan mobil listrik sehingga pilihan mobil tidak disukai berbeda.
  • Video direkam dengan dua kru dan dua jenis kamera berbeda, memberikan perspektif berbeda.
  • Ada perbandingan dengan video di channel Fitra Eri yang membahas mobil favorit di GIIAS 2026.
  • Video juga menyentuh isu inovasi, teknologi hybrid, dan preferensi pasar mobil di Indonesia.
  • Pembahasan mencakup berbagai merek dan model dengan alasan spesifik kenapa mobil tersebut kurang favorit.

Answers

Questions about this video

Apa kriteria mobil yang dibahas dalam video ini?

Mobil yang dibahas harus sudah dijual atau sudah bisa dipesan di Indonesia, dan video ini berisi opini kru tentang mobil yang paling tidak disukai di GIIAS 2026.

Mengapa Mitsubishi Expander dipilih sebagai mobil tidak favorit?

Mitsubishi Expander dipilih karena sudah beredar selama 9 tahun tanpa pembaruan model atau teknologi signifikan, meskipun mobil ini nyaman dan irit, tenaganya dianggap kurang.

Apa perbedaan pendekatan antara channel Om Mobi dan Fitra Eri dalam membahas mobil di GIIAS?

Channel Om Mobi fokus pada mobil yang tidak disukai (negatif), sedangkan channel Fitra Eri membahas mobil yang disukai (positif), memberikan perspektif yang berbeda tentang pameran mobil.

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:03
Speaker A
Halo YouTube, selamat datang di channel Om Mobi. Video yang ditunggu-tunggu setiap ada event mobil, pameran-pameran yaitu mobil-mobil disukai dan tidak disukai. Nah, di video ini adalah mobil-mobil yang tidak disukai dalam GIIAS 2026.
00:17
Speaker A
Jadi, kami akan berjalan ke tiap booth dan di tiap booth kami harus memilih mana mobil yang kami tidak sukai. Yang jelas syaratnya adalah mobilnya sudah harus dijual di Indonesia atau sudah bisa dipesan. Dan itu opini kita masing-masing dan kita harus memilih.
00:31
Speaker A
Mau enggak mau memilih. Kalau Anda punya pilihan berbeda, silakan komentar aja enggak apa-apa. Menit sekian milih ini, menit sekian milih ini. Nah, video ini direkam dengan dua kru ya, dua kru berbeda yang tidak disukai kru Om Mobi.
00:44
Speaker A
Apa kru yang tidak disukai yang mana? Enggak di video yang tidak di video ini.
00:48
Speaker A
Kru Mobi, video yang Fitra, kru yang Fitra. Ini ini ada ada yang seru, ada yang seru. Kameranya juga beda.
00:54
Speaker A
Jadi ini master kamera kalau di Om Mobi pakai Insta 360 Luna Ultra. Kalau di tim Fitra Eri kita pakai DJI Osmo Pocket.
01:05
Speaker A
Osmo Pocket berapa? 4, 4P. 4P profesional. 4 profesional. Heeh. Kita lihat itu memang musuh bebuyian dekat banget.
01:12
Speaker A
Jadi kalau mau lihat perbedaan ininya bisa lihat di channel Om Mobi dan channel Fitra. Karena di channel Fitra itu akan ada video mobil-mobil yang kami suka di GIIAS 2020 yang mana itu vi-nya lebih positif. Enggak ada vi positif. Semuanya sama-sama positif vi-nya. Tapi emang harus pilih yang negatif bukan negatif yang tidak favorit.
01:26
Speaker A
Ini banyak banget. Ada ada sekitar 10 merek lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Ada 20 merek kendaraan di sini. Jadi kita langsung I ya. GIIAS 2026 tuh paling paling besar jumlah mereknya katanya. Iya dan kita hanya membahas yang mobil yang sudah bisa dipesan atau sudah bisa sudah dijual. Kita mulai dari Hall 10. Nah, Hall 11 ini sebenarnya ada sebelah sana tapi isinya motor dan part aftermarket yang kita enggak bisa milih mana yang tidak favoritnya.
01:32
Speaker A
Yes. Heeh. Ada beast juga. Oke, yuk kita mulai. Hall 10 dari mana dulu Om? Jauh tuh situ tuh.
01:48
Speaker A
Oke, kita harus teleport. Kita punya teknologi teleport. 1, 2, 3. Mitsubishi. Yes. Pertama ini Mitsubishi. Kita harus pilih mana yang tidak disukai dari semuanya. Gua dulu.
01:59
Speaker A
Oh iya. Oke. Oke. Nah, yang kami paling tidak suka di sini ini. Sini, sini sini.
02:06
Speaker A
Aneh pasti nih. Enggak aneh. Yaitu Mits lah. Kok bisa XC? Ini mobil ganteng ya.
02:18
Speaker A
Dan ini mobil punya peran yang lebih penting sekarang ya. Karena yang hybridnya sudah keluar.
02:26
Speaker A
Ininya bukan yang hybrid, tapi dia tetap melengkapi line up serta harganya tereduksi. Iya, karena enggak hybrid.
02:35
Speaker A
Ya Allah, kan enggak semua orang pengen hybrid juga. Eh, kan orang bisa milih yang non hybrid. Iya, tapi ini melengkapi varian ini justru posisinya jadi lebih penting sekarang ya. Oke. Pilihannya apa? Oke. Kalau saya di bit Mitsubishi yang saya paling tidak suka saat ini adalah mobil ini. Expander. Om ingat customer pertamanya siapa? Saya. I kan gua juga beli akhirnya.
02:44
Speaker A
Iya. Ingat itu tahun berapa? 2018. 2017. 17 malah 17 sudah bikin mobil seenak ini loh.
02:51
Speaker A
9 tahun. Iya. Sudah saat satu sudah saatnya ganti model. Hm. Kalaupun gak bisa ganti model, minimal teknologinya karena Expander hybrid itu sudah ada.
03:09
Speaker A
I tinggal tunggu waktu aja nanti yang hybrid pindah ke sini mesinnya. Memang memang alasannya adalah karena Expander itu baru pakai hybrid yang generasinya di bawah hybrid. Makanya mereka nunggu teknologi itu baru bisa masukin. Tapi tetap aja 9 tahun untuk sebuah mobil itu terlalu lama. Iya. Udah kelihatan update? Belum. Belum. Tapi sudah terlalu lama. Kenapa gak bisa ada inovasi lagi di Expander?
03:18
Speaker A
Expander mobil bagus, mobil nyaman, mobil irit. Tenaganya tidak. Tenaganya kurang cuma 104 ps. Tapi sudah saatnya kita diberi yang baru. Mitsubishi.
03:24
Speaker A
Oke. Oke. Kita pindah ke tuh. Jauh tuh sana tuh. Satu. 1, 2 eh. Kenapa kita enggak ada yang milih Pajero Sport?
03:36
Speaker A
Karena udah setiap ke sini kita pilih Pajero Sport. Enggak. Dan sekarang tetot-tetot itu sudah berkurang drastis.
03:50
Speaker A
Terima kasih buat Anda semua yang membuat cancel culture. Tidak tidak mengizinkan orang-orang itu untuk mengambil hak kita.
04:00
Speaker A
Oke, kita pindah. 1, 2, 3. BYD, build your dreams. Jadi BYD seperti biasa boothnya besar dan BYD sekarang ada mobil baru juga yaitu BYD M6 DM.
04:12
Speaker A
Iya. Heeh. Direct message dah. Nah, mana yang kita pilih? Oke, saya dulu yang milih. Biasanya saya milih itu BYD M6 EV gitu ya.
04:22
Speaker A
Kenapa Om? Karena bentuknya biasa aja. Heeh. Kayak nothing special gitu ya di mobil.
04:28
Speaker A
Tapi setelah dilihat sekarang perkembangannya memang dia masih salah satu yang sangat diperhitungkan di kelas seven seater di EV EV seven seater. Nah, jadi tahun ini kalau saya disuruh pilih mobil yang paling saya kurang favorit di BYD adalah UID 83.
04:35
Speaker A
Kenapa, Om? Om, karena di kelasnya sekarang sudah jauh lebih banyak yang lebih ganteng enggak lebih bertenaga, lebih modern, fiturnya lebih banyak dan lebih murah.
04:49
Speaker A
Lebih murah. Benar. Benar. Tapi jadi ini sekarang posisinya jadi kurang favorit lagi di BYD. Banyak gimiknya.
04:59
Speaker A
Gimiknya gimik. Enggak perlu. Eh, masa bisa main bassung. Ya. Iya. Tapi apa fungsinya ya? Gimik itu terus apa? Bisa rotate screen.
05:08
Speaker A
Itu keren kan? Enggak ada fungsinya. Rival-rivalnya sudah bisa melakukan lebih dari itu dengan belok-belok jauh lebih rendah. Jadi ini adalah mobil yang saya paling tidak favorit di booth BYD.
05:31
Speaker A
Udah banyak pilihan lainnya. Aneh aneh. Oke. Pasti sama. Oh, enggak. Beda. Sebenarnya ini cuma buat pameran. Anggap aja ini dijual.
05:44
Speaker A
Anggap dijual. Oke. Soalnya dia memang ada kerja sama. Emang ada kerja sama. Cuma gini apa ini pilihan kami atau kenapa? Kenapa kalau misalnya ini dijual? Ya, secara mobil bagus.
05:50
Speaker A
Secara mobil bagus, enggak ada masalah secara mobil secara harga bagus. Bagus. Cuma apanya? Dari semua di booth ini yang Pak Minion tahu-tahu enggak Minion Om pembuatnya itu ada darah Indonesianya.
06:09
Speaker A
Iya makanya ada sejumlah kata-kata Indonesia kalau di film Minion. Ya udah nih Om dari semua di booth ini ya yang enggak boleh yang enggak kepengin dibawa pulang yang [musik] mana ya? Tadilah Etot 3 bukan yang ini. Ini masih mau dibawa pulang dengan begini.
06:21
Speaker A
Siapa tahu Aura suka. [tertawa] Gua udah enggak punya anak sekecil itu. Jadi ini enggak ya itu dengan stiker Minion.
06:37
Speaker A
Oke. Oke, kita pindah B berikutnya. 1, 2, 3 Woling. Nah, di sini banyak pilihannya.
06:48
Speaker A
Ada yang baru keluar, ada Aira, EV, Action, AION ada Darion, Darion, Cloud segala macam komplit ya.
07:03
Speaker A
Tapi line up yang tapi Darion tah nama Darion itu dari Indonesia. Dari Indonesia.
07:21
Speaker A
Untung dirakitnya di Indonesia. Coba dirakitnya di US. Darius. Darius. Iya. Dari US. Nah. Oke.
07:31
Speaker A
Oke. Kita pilih dari sini. Ini karena komplit untuk line up listriknya yang apa? Bensinnya itu enggak ada di sini.
07:39
Speaker A
Iya. Karena Woling tahu kalau ada bensinnya pasti kita pilih jadi yang paling tidak kita sukai.
07:47
Speaker A
Jadi mungkin mereka tahu hari ini kita syuting ya. Iya. Heeh. EV semua nih. Iya.
07:54
Speaker A
Sama PV. Pilih yang mana? Masa, Om, ini bisa buat bisa buat cari duit. Tahu, tahu. Bisa juga cari duit tapi enggak pakai stiker ini.
08:02
Speaker A
Dan harganya dong segede gini harganya 320-an. Menarik banget. Lihat jumlah kursinya ada berapa. Ini kayaknya ada ya. Mungkin ada yang ngebocorin kita mau bikin mobil yang tidak disuka di sini. Jadi, jadi yang non EV-nya hilang semua, Om. Iya,
08:09
Speaker A
makanya 7, 9 eh 4, 7, 10, 12 orang. Asik banget nih 12 orang.
08:14
Speaker A
Pilih yang mana? Katanya mau bikin cepat di tiap booth. Ini ini ini ini dengan stiker ini.
08:19
Speaker A
Enggak enggaklah stiker ini abaikan. Bukan masalah abaikan semua yang kami pilih. Ada Toy Story enggak? Enggak. Ini nih kami enggak akan bawa pulang pakai mobil pakai stiker gini. Nah, surprisingly kalau mobil yang paling saya tidak favorit di GIIAS aneh aneh nih. Aneh nih. Justru ini karena Om karena ekspektasi saya adalah lebih lega. Ternyata enggak dalamnya.
08:30
Speaker A
Tapi lebih praktis ke belakang enggak perlu. Memang lebih praktis tapi saya berharap tuh ada light room yang lebih lega.
08:43
Speaker A
Ternyata enggak enggak. Kemudian bentuknya tidak seiconic RV. RV itu iconic sekali. Iconic karena awal-awal coba RV dikeluarin sekarang pas biasa aja EV mest
08:53
Speaker A
Pilih yang mana? Katanya mau bikin cepat di tiap food. Ini ini ini ini dengan stiker ini.
09:00
Speaker A
Enggak enggaklah stiker ini abaikan. Bukan masalah abaikan semua yang kami pilih. Ada Toy Story enggak? Enggak. Ini nih kami enggak akan bawa pulang pakai mobil pakai stiker gini. Nah, surprisingly kalau mobil yang paling saya tidak favorit di giat
09:17
Speaker A
aneh aneh nih. Aneh nih. Justru ini karena Om karena ekspektasi saya adalah lebih lega. Ternyata enggak dalamnya.
09:29
Speaker A
Tapi lebih praktis ke belakang enggak perlu. Memang lebih praktis tapi saya berharap tuh ada light room yang lebih lega.
09:34
Speaker A
Ternyata enggak enggak. Kemudian bentuknya tidak seiconic RV. RV itu iconic sekali. iconic karena awal-awal coba RV dikeluarin sekarang pas biasa aja EV mestinya dikeluarin sekarang harusnya lebih ikonic lagi.
09:48
Speaker A
Enggak di gayanya kan berubah dengan lampu bulat gitu loh. Iya gayanya berubah tapi tetap cuteness-nya tuh enggak ngalahin RV.
09:55
Speaker A
Jadi ini mobil bagus untuk harganya. Harganya bagus banget ee cuman mungkin ekspektasi saya yang ketinggian sama mobil ini.
10:04
Speaker A
Kenapa? Udah ngerasain ya jalannya? Udah. Rasanya sama kayak RV cuman kok enggak lebih lega gitu.
10:12
Speaker A
Terus kenapa? Aksesoris juga banyak. Itu juga aksesoris. Aksesoris ini. [tertawa] Oke, kita pindah yuk.
10:22
Speaker A
1 2 3. Ah, mobil yang tidak disukai. OJ. OJ. Nah, sekarang Omoda JK. O, Omoda Ja. Jadi satu Omoda dan Jaiku n penjualan tadiya Omoda under cherry kan? Cherry Omoda.
10:35
Speaker A
Terus Omoda jadi brand sendiri dan langsung disatuin sama Jack. Nah, terus jadi apa? Mobil dengan merek penjualan tertinggi.
10:42
Speaker A
Yes. Jadi, Om Mobi, mobil yang paling tidak disukai di OJ ini apa? Ah, ini giliran Om Fitra.
10:49
Speaker A
Oh, giliran ah giliran. [tertawa] Oke. Nih mobilnya semua punya hal-hal menarik. Hal menarik. Iya, minimal ee teknologinya gitu ya.
11:01
Speaker A
J7 yang tadinya mungkin yang paling biasa aja di sini tiba-tiba punya SIVP. for EV baru keluar tuh ini AI di dunia di dunia nih baru keluar di Indonesia banget AI-nya pintar banget akhirnya mobil yang paling saya tidak favorit di Jau adalah J5 walaupun J5 ini
11:20
Speaker A
eh membuat heboh dengan harganya ya tapi dibandingkan produk lainnya di Omoda Jau ini, ini yang paling biasa jadinya. Oke, gini gini sebenarnya kami tuh pengen milih di luar JF karena J5 ini J5 itu break through banget dia. Har
11:38
Speaker A
break through-nya hanya karena harganya. Hanya karena harganya harganya. Tapi kalau dibanding mobil yang harga di atasnya ini enggak kalah loh.
11:47
Speaker A
Enggak kalah. Enggak kalah. Tapi memang secara teknologi dibandingkan OJ yang lainnya ya ini yang paling paling biasa aja. Heeh. Ini mobil tadi mau pilih enak.
11:58
Speaker A
J8 hardisk. Enak banget. Enak makanya dan ganteng. Iya. Nah, ini juga ada satu lagi kalau buat saya pribadi nyetirnya yang paling ee paling tidak smooth dibandingkan Jack lainnya.
12:12
Speaker A
E regenerative breakingnya tuh agak over kita enggak tahu. Tapi ini regenerative breakingnya agak terlalu intens sensitivitynya. Tapi harusnya hal-hal seperti itu tuh bisa ada upgrade-update-nya nantinya.
12:24
Speaker A
Dan semua orang yang kok yang nanya tentang mobil ini, saya bilang dengan harganya kita enggak bisa komplain dengan mobil ini.
12:29
Speaker A
Iya. Cuman ya tapi dibandingkan OJ lainnya, ini pilihan saya sayang. Sama ya. Oke. 1 2 3.
12:37
Speaker A
Suzuki sahabatku. Enggak ya. Itu dayatsu Suzuki. Jadi Suzuki itu apa ya motonya ya? Ini ya? Ah iya. Motonya apa ya? Enggak ada. Your gear.
12:48
Speaker A
Your gear. Heeh. Dia baru keluarin mobil baru ini. Iya. XL7 hybrid. Cuma hybrid beneran gini.
12:58
Speaker A
Ini yang kami pilih. Mohon maaf. Coba buka buka buka. Kita lihat dulu ya. Mohon maaf ini yang kami pilih nih ya. Mobil baru. Terima kasih Suzuki ngeluarin mobil baru. Apalagi pas gias gini bikin rameai-rame.
13:08
Speaker A
Di mana hybridnya? Itu problemnya ya. Kenapa enggak bikin mobil dengan hybrid beneran sekalian? Dan tulisannya ini hybrid loh tulisannya ini. Coba sini lihat.
13:21
Speaker A
Biasanya harusnya ada kabel orane gitu ya. Iya. Yang gede-gede. Ini enggak ada. Oh ini Om, Om ini Om. Ini dia tuh.
13:30
Speaker A
Nah itu adalah listrik yang namanya integrated starter generator. Jadi yang men-start mesin itu menjadi generator juga. Jadi maksimal yang bisa dilakukan sistem ini adalah mematikan mesin ketika lebih lamaikan mesin lebih lama tidak bisa menggerakkan mobil.
13:47
Speaker A
Heeh. Itu aja sayang sekali. Dan kenapa ditulis hybrid ya sebelumnya smart hybrid sama saya alasan dengan Omobi berharap banyak dengan XL7 hybrid ternyata masih cerita yang sama seperti sebelumnya.
14:02
Speaker A
Iya. Sayang sekali cuman bedanya kalau sebelumnya ditulis smart hybrid, sekarang hanya hybrid saja. Kalau yang smart hybrid OT itu enggak tahu ini akinya segede apa. Yang smart hybrid OT itu akinya cuma segede aki ekstranya. Berarti yang segede aki
14:14
Speaker A
motor. Iya kan? Iya. Sudah saatnya bagi Suzuki untuk memproduksi mobil hybrid atau elektrik yang harganya ris beneran. Iya. Oke. 1 2 3 Lepas Bengk.
14:27
Speaker A
Lepas cuman ada dua produk. Ada Lepas L8 dan Lepas E4. Yang satu hybrid, yang satu adalah ee EV. Jadi kalau misalnya kami mau bawa pulang di sini, eh mau fitra dulu ya.
14:39
Speaker A
Yes. Mobil yang paling saya tidak favorit jelas di sini adalah Lepas E4. Om. Bukan karena mobil ini buruk ya. Bukan karena mobil ini buruk.
14:47
Speaker A
Ini mobil ee cukup mewah, kedinamisannya bagus, harganya juga sangat reasonable. Tapi tetap menurut saya yang merepresentasikan brand Lepa sebagai brand yang lebih premium, yang dinamis, yang ee untuk lifestyle gitu ya, tetap L ini produk yang ee menarik ya. Tapi sayang kita milih yang tidak
15:10
Speaker A
suka di sini. Iya. Jadi tetap yang E4 yang saya paling tidak favorit. Sayang sekali mau enggak mau terpilih karena cuma ada dua.
15:21
Speaker A
Oke sama satu dua. Eh, kita ke sini. Ah, udah jalan aja L ke sini. Oke. Eh, enggak bisa. Enggak bisa, Om. Enggak bisa gak bisa. Bisa. Aduh, enggak bisa enggak bisa. Makanya sini.
15:35
Speaker A
Ah, ketahan. Enggak bisa. Gak bisa ketahan. I [tertawa] ada force field. 1 2 3. I car.
15:42
Speaker A
Yes. Ini ini tulisannya kayak caur ya. Tapi bacanya Iar Born to play. Jadi ada dua dua mobil di sini V23 yang sudah kita punya dan V27. Hanya dua mobil itu.
15:55
Speaker A
Hanya dua aja pilihannya. Ah dengan berat hati karena hanya dua kami memilih V23 orange lah. Orange lah. Tapi orang-nya cakep juga V23 karena ada dua doang Om.
16:09
Speaker A
Heeh. Jadi ee Om Mobi adalah customer pertama V23 di Indonesia Raya. Eh, sebenarnya yang SPK-nya saya duluan. Jadi sebenarnya mestinya saya yang duluan.
16:19
Speaker A
Siapa? Siapa kata siapa SPK duluan? Sebentar. Jangan dipotong dulu. Jangan dipotong. Kata siapa? Jangan dipotong dulu. Saya sudah SPK duluan. Harinya ee beda sehari. Iya di MS. Ah. Terus habis itu yang berikutnya adalah saya ditawarin untuk lebih dulu
16:33
Speaker A
dari Omobi asalkan mau mengambil yang apa Pro plus. Propedition. Udah harganya 789 bentuknya enggak banget. Ya udah kasihlah kom ini mobil born to play mau born to play beli yang kosong beli yang kanvas kosong gitu yang enggak kan sebagian kita butuh
16:50
Speaker A
yaudah nah cuman ee Omobi bilang bahwa dia V23 yang di paling enggak disuka ya karena lawannya adalah V27. Yes. Jadi pasti V23 yang paling kami tidak suka di ICAR ini. Cuman ada beberapa V23 di sini. Kalau saya pilih yang paling saya
17:06
Speaker A
tidak favorit adalah jelas yang bukan kanvas kosong antara yang putih dan hitam. A ya antara yang putih dan hijau ini.
17:17
Speaker A
Tapi kalau saya disuruh pilih di antara dua styling ini, mungkin yang saya paling tidak favorit adalah yang putih.
17:24
Speaker A
Kenapa? Ya paling biasa aja. Enggak enggak enggak enggak spesial. Mendingan kita ini sendiri. Mendingan kita modif sendiri.
17:34
Speaker A
Ini ramai sih cuma Iya. Gagah bannya. Iya. Heeh. Udah. Jadi ini yang putih. Kalau mobil yang orange orange 1 2 3 Cherry Cherry yes. Mereka baru saja meluncurkan ini mobil luar biasa Cherry Q. Harga 200-an coba Om sebesar ini
17:49
Speaker A
200-an segede gitu enak dengan teknologi yang ini dengan teknologi yang cukup advance kap mesinnya bisa dibuka secara elektrik. Nah, dari semua Cherry di sini tapi Ceri cukup fair. Dia enggak mereka enggak ngumpetin mobil-mobil yang udah dari lama di ini. Jadi ada semua di
18:06
Speaker A
sini. Dan dari semua ceri yang ada di sini kalau saya suruh pilih satu yang paling tidak favorit adalah Cherry E5.
18:15
Speaker A
Om om om udah nyoba belum? Udah enak. Hah? Enak. Cuman memang ee sekarang pilihan elektriknya Cherry itu menarik-menarik.
18:25
Speaker A
Cherry que lebih lega dari ini. Lebih banyak fiturnya dengan harga yang lebih rendah. Kalau mau adventure lebih cocok pakai yang J60. Bahkan J60 sekarang ada yang EV, ada yang eh hybrid. Pakin hybrid.
18:38
Speaker A
Iya, ada REV sekarang. Dan ini cocoknya adalah Omoda. Karena ini tu penerusnya Omoda. Khususya. Tadinya memang dari Omoda.
18:46
Speaker A
Betul. Oke. Nah, sebenarnya harusnya kamu memilih ada antara Cherry Tigo itu ya karena uh dia yang paling lama sebenarnya. Nah, ini termasuk yang baruan lagi. Cuma ini kayak Om moda di sama lagi pilihannya.
19:00
Speaker A
Gua udah membidik dari tadi ya gua duluan yang ngomong ya. Tapi gua ngebidik dari tadi agak terlalu banyak deh kita yang sama dibeda-bedain ya apa ganti peraturan.
19:10
Speaker A
Tapi itu artinya kita profesional kita bukan asal ngelawan. Kalau emang setuju ya kita setuju.
19:16
Speaker A
Iya. Tapi ini ya enggak tahu. Iya Om dari pertama tuh bentuk tuh enggak pernah terlalu ini gitu ya.
19:22
Speaker A
Gini belakangnya. Awal-awal tuh cakep banget, Bang. Tapi cepat bosannya. Cepat bosannya. Nah, depannya dia berubah-berubah. Tadinya kan Omoda tuh yang grill semua gede gitu.
19:32
Speaker A
Ini lebih abadi nih yang kayak gini-gini nih. Iya. Karena dari awal juga enggak terlalu wah banget.
19:36
Speaker A
Iya. Iya. Heeh. Oke. Oke. Kita sekarang ke boot berikutnya. 1 2 3. Dayatsu. Sahabatku.
19:43
Speaker A
Sahabatku. Ya, seperti biasanya tidak ada produk baru dari Daihatsu di sini, tapi ada sejumlah mobil modifikasi yang atraktif.
19:51
Speaker A
Tapi bootsu tuh selalu keren. Heeh. Selalu keren. Dan tahun ini nih keren sekali dengan penjaga-penjaga yang keren-keren juga.
19:58
Speaker A
Oke. Yang Omobi paling suka di boot dari hatsu adalah ah yang paling tidak suka.
20:04
Speaker A
Yang tidak suka ya. Jangan balik-balik ya. Yang tidak suka dibot ini. Aduh. Aya diganti mesinnya.
20:13
Speaker A
Oke. Gini. Sigra diturboin. Iya iya iya. Itu itu memang emang hobi kalau itu hobi ya. Tapi tetap pilihan kami dari dulu kami nyetir nyetirnya enggak suka tapi memang dibutuhkan masyarakat Indonesia di daerah-daerah khususnya yaitu Dasu Terios Om. Oke,
20:34
Speaker A
ini lama di yang banyak tanjakan terjal yang front wheel drive itu biasanya cuman jadi spin doang. Ini tuh sangat berguna.
20:42
Speaker A
Sangat sangat berguna. Tapi ada triknya, ada caranya untuk enggak perlu pakai rear wheel drive. Front wheel juga bisa.
20:50
Speaker A
Sebenarnya ee saya suka dengan konsep kendaraan seperti Terios ini tetap ada. Jadi dia raget terus kemudian dia punya penggerak belakang gitu ya.
20:59
Speaker A
Tapi update dong dibikin lebih enak. dibikin lebih modern, lebih update lama enggak? Enggak ya ini. Oh, sama I ini sayang gitu ee secara fungsi masih kepakai kok ya. Yuk, bagusin lagi yuk gitu kan.
21:15
Speaker A
Iya. Heeh. Ini udah di-update dong. Update e konsepnya sama tapi dibuat lebih nyaman dan lebih canggih.
21:22
Speaker A
Iya. Iya. Oke, pindah. 1 2 3. Nah, Jili dan Ziker. Jili Ziker. Jili dan zeker itu sekarang bootnya jadi satu. Jadi kayak ziker itu adalah merek mewahnya dari Gili. Nah, Gily itu sebenarnya udah dulu dulu banget tu pernah masuk Indonesia dan
21:38
Speaker A
dengan kualitas yang aduh jauh sekali sama sekarang. Tapi sekarang jauh sekali. Mereka sangat bagus produk-produknya. Ee memang ini yang produk yang terbaru yang diunchingnya di Mandal Coolray dan ini kencang kencang kencang kencang. Kita udah coba muter di Mandalika. Dia bukan EV, dia ee
21:56
Speaker A
turbo. Jadi di era EV itu ternyata dia malah ee ngasih sesuatu yang berbeda. Dikasih mesin turbo kencang. Memang bentuk bodinya masih menganut yang sebelum facelift, tapi dalamnya sudah yang facelift sudah modern.
22:10
Speaker A
Oke. Ini siapa dulu yang milih? Saya. Ah, gue. Oke. Tapi dari boot gil zeker kalau saya pilih salah satu yang mungkin tidak akan saya beli bukan ini. Walaupun secara teknologi mungkin ini bukan secanggih EV gitu ya.
22:23
Speaker A
Yang saya paling tidak favorit di boot ziker eh jily ziker adalah ziker 009. Om om ini ini mewah sekali Om harganya harganya belum ada.
22:37
Speaker A
Harganya diprediksi di 1,6 1,7 sedangkan ini tidak lebih superior dibandingkan Xeng X9 misalnya. Setuju setuju.
22:47
Speaker A
Iya. Saya tuh senang lihat mobil ini, berharap banyak. Tapi ini aduh harganya tuh ya dan belum dan enggak jelas kapan dijual ini mobil cuma dipamerin dipamerin dipamerinamerin enggak ada dipamerin orang enggak ada lagi. Enggak ada enggak jadiak jadi lagi. Jadi mungkin saya
23:06
Speaker A
enggak suka kalau secara mobilnya keren. Oke itu setuju itu setuju. Tapi kalau kami dari semua yang enggak dipilih adalah staray.
23:15
Speaker A
Staray. Eh Coolray. Coolray. Cool. Ya, pertama di di di eranya elektrifikasi dia full. Enggak bisa dong, Om. Enggak semua orang siap dengan elektrik. Enggak setiap orang siap dengan hybrid. Gily punya elektrik, punya hybrid. Saatnya mereka melengkapi line up dengan yang
23:38
Speaker A
mesin pure. Suka enggak sama dual clutch-nya? Enggak. Eng kan dual clutch-nya tidak seperti dual clutch karena dia wet wet wet clutch kan. Iya, makanya.
23:47
Speaker A
Tapi tenaganya suka banget, Om. Ini tenaganya tuh kencang. Ini mobil kencang. Cuma enggak tahu enggak kurang cocok aja L pula ini kayak mobil merek lain di Malaysia.
23:57
Speaker A
Ya memang ini basisnya adalah cool dibatch jadi proton dan dipindah jadi setir kanan. Heeh.
24:06
Speaker A
Dari Proton dibatch jadi kiri [tertawa] karena Proton udah basisnya setir kanan. Secara history juga ya. Ya, begitu deh.
24:13
Speaker A
E tapi anyway ini harganya pasti menarik. Iya, masih menarik, lebih bagus. Tapi ini masih bisa saya per bisa jadi pilihan bisa jadi pilihan untuk Anda yang masih suka internal combustion dan ee tenaga mesin itu penting buat Anda.
24:25
Speaker A
Har dan harga reasonable. Heeh. Oke. 1 2 3. Finfas. Nah, FinFas ini banyak sekali pilihan mobil-mobil sampai nih kalau Mobi sih udah sampai enggak hafal isinya ada mobil apa aja.
24:39
Speaker A
Banyak banget dia jualan apa aja. Yang paling yang paling beda dari yang lainnya cuman VF3.
24:45
Speaker A
VF3 udah yang lainnya 6 se itu mirip-mirip mirip-mirip. Terus tahu tuh ada yang green green green itu kebingung kita.
24:53
Speaker A
Nah, oke. Sekarang dari semua mobil ini yang Omobi paling tidak suka, paling tidak favorit yang mana?
25:00
Speaker A
Jadi bingung karena ini kita juga belum mempelajari sebenarnya ya kan. Cuma karena memang ee tuh kan bentuknya F5 itu VF5 kan. Kenapa namanya ganti jadi Harry?
25:12
Speaker A
Jadi Harry Harry o hah untung dia golongan darahnya O kalau golongan darahnya A jadi Haryia F5 pakai baterai subtion R32 juta.
25:23
Speaker A
Iya. Heeh. Oke. Menarik cuma ganti-ganti nama bikin kita bingung ya kan. Tapi kami tetap enggak suka mobil ini.
25:31
Speaker A
Artinya dangkal sekali kan cuman gara-gara ininya apa gara-gara dari awal nyoba VF5 agak kurang suka. Ini beneran kayak VF5 kan ini?
25:42
Speaker A
Iya iya iya. Heeh. Ininya juga dalamnya tapi harganya luar biasa. Ee tetap aja kami mendingan Rp15 juta dapat VF3.
25:51
Speaker A
Oke. Nah, kalau saya mobil yang paling tidak favorit sekarang di GIAs justru adalah FinFast VF3. lah kenapa saya punya saya beli.
25:58
Speaker A
Kenapa dari awal beli? Beli karena bentuknya cute. Cuman FinFast bisa melakukan lebih banyak hal lagi untuk mobil ini dengan sistem ee elektrik yang lebih modern. Enggak perlu kita nyolokin kunci, masih nyalain AC, ventilasi.
26:14
Speaker A
Kun itu kuno drive train-nya juga kuno, bantingannya juga agak terlalu keras dan ada banyak isu-isu teknikal kecil-kecil ya yang belum solve di mobil Om Fitra, tapi yang tidak pernah ada di mobilnya Om Mobi bunyi-bunyi itu.
26:27
Speaker A
Iya, itu dia. Jadi mobil yang bentuknya cute, yang secara pasar mestinya punya potensi gede tapi kurang termatkan dengan baik oleh tapi jarang-jarang loh Om Mobi bisa lebih hoki daripada Om Fitra dapat mobilnya. Tapi punya saya udah laku.
26:40
Speaker A
Oh no. Eh, tapi anyway ini yang harusnya mereka kembangin terus I karena ini mobil nyenengin banget buat disetir sendiri.
26:48
Speaker A
Iya. Mau di facelift ganti model apa segala enggak apa-apa ini fokus ke mobil ini.
26:52
Speaker A
Iya, mobil kayak gini sempurnakan lagi. Sempurna dibagusin lagi. Benar ini masalahnya belum sempurna aja.
26:56
Speaker A
Kalau udah sempurna ini akan jadi salah satu finvas paling favorit saya. Iya. Dia sempurnain bisa penampilannya sih boleh malah belakangan ya. Drive trendnya sempurnain baterainya apa rasa nyetirnya ini kayak ini loh ini tuh kayak anak muda yang penampilannya keren banget
27:13
Speaker A
cool cuma [tertawa] kosong lah iya kosong iya rexir gua enggak bunyi apa-apa iya pokoknya eh rexir gua enggak bunyi kalau mundur bunyia enggak gua, gua reir gluduk-geluduk gitu cuma bisa dibenerin ternyata nah gua enggak pernah terjadi reir bunyi. Enggak pernah pakai
27:33
Speaker A
pakai apaan? Tiap hari hampir tiap hari pulang pergi kantornya gitu. 1 2 3 Jetour.
27:40
Speaker A
Jetur. Jadi Jetour itu memang saudaraan sama Cherry cuma dia itu enggak apa ya di Indonesianya enggak satu perusahaan.
27:49
Speaker A
Enggak satu perusahaan karena di sananya pun Cherry sama Jetour itu SV seperti Sevel. Dia punya satu mother Company lagi.
27:56
Speaker A
Bukan sub brand dari Cherry. Bukan sub brand dari Cherry. Jadi Cherry Holding itu punya dua brand.
28:00
Speaker A
Satu ceretur. Nah, itu ada turunannya. Iya. Saat ini ya, tapi bisa sewaktu-waktu nanti berubah.
28:05
Speaker A
Jetur belum punya turunannya kayaknya. Tapi kalau si Cherry udah ya. Iya. Oke. Nah, coba ada Jetour T1, ada Jetour T2, ada T2 IDM, kemudian ada T1 EV, T1 IDM juga ya, sama ada X70 Plus. Nah, kalau saya disuruh pilih dari produk-produk
28:25
Speaker A
ee Jetour yang saya paling tidak favorit adalah Jetour X70 Plus karena ini adalah Jetour yang pertama kali kita kenal X70 Plus dan dashing. Namun setelah melihat T1 dan T2 seperti itulah seharusnya Jetour Om. Ini bagus Om.
28:46
Speaker A
Tapi tidak Jet Tour. Jetur. Jetour tuh pas banget dengan bentuk boky, raget eh siap offroad gitu.
28:55
Speaker A
Heh. Ini ini lebih cocok jadi cerry bukan jetur. Oke, sekarang pilihan kami. Tapi dibanding dashing ini lebih menarik bentuknya. Eh dibanding dashing, dashing tuh lebih menarik bentuknya.
29:11
Speaker A
Dashing. Maaf ya, Mas. Heeh. Ini dashing. Dacing lebih bagus masih bentuknya daripada X70 Plus.
29:17
Speaker A
Tapi ini lebih gede. Lebih bagus dong. Lebih gede. Hah? Emang anaknya dikit. Eh entar ini yang disukai apa tidak disukai?
29:23
Speaker A
Yang tidak disukai ini. Ini lebih ganteng daripada X70 Plus. Enggak secara bentuk iya tapi ini lebih useful gitu loh. Gedenya ini juga useful. Apa enggak useful-nya?
29:35
Speaker A
Enggak ah. Mukanya lama-lama bosan. Keren. Ada kehiu-hiuannya gitu ya. Ada kayak ini urus-urusnya gitu.
29:42
Speaker A
Keurus-urus. Kita pindah. Oke, naik. Kenapa masih banyak kalau banyak yang bertanya kenapa masih banyak pekerja di boot? Karena kita melakukan syuting ini pameran belum dibuka untuk umum. Ya, hari ini. Enggak. Kenapa sepi enggak ada pengunjungnya juga? Karena ini lagi ditutup pengunjung baru boleh
29:58
Speaker A
masuk jam 11.00. Buat ini buat clean shot. Ini clean shot buat media. Dan jadi dari jam 08.00 sampai jam 11.00 pagi hanya boleh media. I dan exhibitor.
30:05
Speaker A
Iya. Ini nih sedih ya. Apa sih jadi nyesel ya pilihnya? Kenapa Om Mobi nyesal? Lihat di video yang disuka ada di channel kita. Lu tahu sadar masa ril sampai ke kolong tadi.
30:17
Speaker A
Beneran nih enggak all wheel? Beneran enggak all wheel dia. Mobil kayak gini enggak all wheel. Maunya apa? Eh udah jangan diomelin. Kita pindah aja.
30:26
Speaker A
Eh satu siang. Maunya apa ya? Apa? 1 2 3. Lexus boot yang paling keren. Ada launch-nya. Launch.
30:38
Speaker A
Launch-nya itu kayak di hotel bintang lima. Banyak hotel bintang 5 launch-nya juga kalah sama. Iya, makanya ada di dalam situ. Jadi kalau misalnya Anda mau beli Lexus, silakan masuk ke dalam launch-nya.
30:47
Speaker A
Iya. Ini kayaknya mereka spend uang yang sangat besar untuk bikin launch-nya ini, Bang. Besar sekali.
30:53
Speaker A
Tapi anyway, kalau misalnya pengunjung biasa enggak ada niat beli pengin lihat-lihat launchnya, boleh enggak?
31:00
Speaker A
Mestinya sih boleh, tapi Anda akan tanya udah ada janji dengan siapa? Oke. Karena ini janjian jadi kayak undangan dari sales-nya atau undangan dari marketingnya.
31:09
Speaker A
Iya, betul. Iya. Heeh. Kalau misalnya di depan ngelihat mobilnya barang sesnya biasanya juga akan diacak ke belakang.
31:15
Speaker A
Nah, kalau kelihatannya serius. Oke, tapi kita harus pilih mobil-mobil yang paling tidak suka di antara mobil-mobil berkualitas yang ada di Lexus.
31:23
Speaker A
Gila, ini RZ600i, Om. Dan ini bisa dipilih karena ini dijual. Dijual dan sudah laku.
31:30
Speaker A
Berapa duit? Enggak tahu berapa duit, tapi banyak duit. Terus e yang punya maksudnya. Terus tapi ini ee cuman satu unit di Indonesia. Satu unit.
31:41
Speaker A
Satu unit ini aja. Ini full EV ini. RZ modif. RZ full EV. RZ on steroid gitu ya.
31:46
Speaker A
RZ on steroid. Wow. Oke, siapa duluan? Om Mobi duluan sayangnya. Ya udah ketebak. Dangkal banget pilihan murah.
31:56
Speaker A
Bukan dangkal. Bukan dangkal. Iya. Ya ampun, Om. Ya, inilah. Masa apalagi yang lain, Om? Om, ini adalah Lexus untuk anak muda. Anak muda itu belum tentu bisa beli RX, RZ, LS.
32:10
Speaker A
Baunya sih enak dalamnya. Iya. Serius? Iya. Masa? Iya. Enak banget kayak kue. Iya, kayak pengin dimakan sofa ya. Svannya tapi ini juga kualitas interiornya bagus. Dan ini walaupun Yaris cross tapi Yaris cross Eropa bukan Yaris Cross Asia.
32:24
Speaker A
Iya. Apa kalau saya mungkin kalau cari gampang aja. Iya. Ini Lexus yang paling inferior gitu ya. Tapi kalau saya suruh pilih satu produk yang mungkin enggak akan saya beli dari Lexus sekarang ya. Hm. Adalah. Maaf ya, Pak Lexus LM. Om, Om.
32:44
Speaker A
Apa ini? L banget, Om. Orang orang daripada dulu waktu Alpard tuh ngantri, Vfire ngantri, orangnya ke sini.
32:50
Speaker A
Yang didapat orang dari mobil ini sekarang jujur hanya gengsinya, Om. Karena secara dalam dia sama dengan Vellfire. Oke. Ada yang for seater memang ya. Yang for seater ini yang jadi ini yang for seater.
33:03
Speaker A
Iya. Yang four seater harganya berapa? Banyak harganya. nya banyak. Heeh. Harganya mahal sekali. Mungkin ee udah pasti di atas 2 miliar kan bahkan mungkin dekat ketiga.
33:15
Speaker A
Bahkan untuk yang LS 500H itu juga sudah LM 500H. Iya Knya pengin masuk gitu loh.
33:25
Speaker A
Berasa jadi orang sukses begitu. Cuman balik lagi balik lagi harganya tidak relevan lagi dengan kondisi sekarang. Sekarang ada X pengxah emang i ris cross-nya relevan bisa itu masih di bawah R miliard kan tapi teris cross tapi bukan ya ris cross to beda ini. Nah
33:45
Speaker A
ini ee sudah banyak pesaingnya dari Cina yang memang mungkin gengsinya belum seperti Lexus gitu ya tapi secara secara kualitas mobilnya tuh Om mendekati atau bahkan lebih banyak yang enggak kelihatan di situ, Om. Lexus kerja apa kalau ini kan sebenarnya Alfard
34:00
Speaker A
dijadiin ini. Oh heeh enggak tahu nih ya. Belum tentu paint jabnya belum tentu sama. P job.
34:06
Speaker A
Oke. Hal yang enggak kelihatan yang kualitas kulitnya. Emang yang Cina-Cina itu enggak bagus di harga semiar untuk kulitnya.
34:15
Speaker A
Enggak, Kak. Ini mau bandingin sama Alpard nih. Jangan bandingin sama Cina-Cina. Nah, ini kita bandingin sama Cina.
34:18
Speaker A
Justru itu karena ini harganya jadi enggak relevan. Loh, jangan, jangan. Ini enggak bisa dibandingin sama Cina ya. Memang dari gengsinya memang enggak bisa ya dari sama dari ownership experience-nya gitu.
34:30
Speaker A
Iya. Kalau orang pengin pengin MPV ternyaman, sekarang ternyaman itu bukan lagi Lexus. Ternyaman tuh sekarang bukan lagi Lexus dalam hal suspensi, kenyamanan berkendara MPV mewah.
34:44
Speaker A
Heh, setuju enggak? MPV mewah memang gini gini ada satu mobil nanti makanya nonton video ini sampai habis ya. Ya, ada satu mobil yang memang breakthrough sekali.
34:54
Speaker A
Iya. He itu makanya kenapa Lexus LM ini masih mau MPV yang ee punya gengsi tapi harganya udah enggak relevan.
35:03
Speaker A
Sudah. 1 2 3. Toyota. Toyota banyak banget pilihannya di sini dan semuanya sebenarnya menarik.
35:13
Speaker A
Yes. Ee jadi bingung nih milihnya yang mana. Siapa duluan? Om Fitra duluan nih. Oke, saya duluan. Jadi tadi sebelumnya di Lexus saya pilih yang paling enggak suka kan Lexus LM kan karena harganya. Sebentar. By the way, di sini itu ada mobil yang kita pakai di
35:28
Speaker A
Sulawesi. Jalan dari Makassar sampai ke Toraja. I ada sedebu-debunya, sekotor-kotornya tuh ada di sini mobilnya. We were here. We were here. Dalam mobil ini dengan debu ini ya. Kita jetir ini debu. Debu Toraja ada di sini nih.
35:48
Speaker A
Ada ada debu Toraja kita yang dari Makassar sampai Toraja. Iya. Nah, videonya itu udah ada di channel Auto Driver Motomobi, dan AutonetMAX.
35:57
Speaker A
Ya, kebalik ke Autonet Max duluan. Motomobil kan bukan berurutan. Saya cuma bilang ada di enggak kan biar orang nontonnya benar sesuai urutan.
36:05
Speaker A
Anyway, sekarang Om Mobi harus pilih mobil yang I eh Om Fitra dulu. Saya harus pilih mobil yang paling tidak favorit.
36:11
Speaker A
Heeh. Saya enggak pilih Alpard karena Alpard melakukan sesuatu dengan mengeluarkan yang XI. Ya, itu enak lebih lebih enak dan lebih murah jadinya.
36:20
Speaker A
Iya, betul. dan secara signifikan lebih jauh lebih murah. Kalau saya pilih satu mobil yang mungkin tidak saya pilih di Blue Toyota ini adalah Yaris Cross, Om.
36:32
Speaker A
Karena secara harga sekarang Yaris cross, Om. Ini mobil iri, Pak nih ya. Mobil hybrid paling irit. Bentar, udah ada Velos.
36:39
Speaker A
Irit mana ya harganya Om? Hm. Harganya di berapa? 400-an ya kan? Masih mahal. Coba tanya Velos belum ada. 399 mulai dari 399 i kita bisa dapat banyak kita bisa banyak kita bisa dapat lebih dan ini basisnya sebenarnya awas mulanya
36:58
Speaker A
bedisnya beda sama Yaris Cross yang di Eropa beda. Kalau Eropa tadi LBX Lexus ini Daihatsu.
37:06
Speaker A
Daihatsu yang bikin batch Toyota tapi enggak ada versi Daihatsu-ya malah irit teknologi hybridnya bagus tapi mungkin yang paling less desirable dari Toyota ya. Oke. Tapi ini hybrid Om. Masih ada sesuatunya. Kalau kami memilih.
37:20
Speaker A
Om enggak semua orang butuh hybrid. Ada juga yang buat taksi online. Iya nih Avanza ini kan melawan R3. Iya.
37:30
Speaker A
Ngelawan apalagi tuh expander ngelawan Stargaser. Sama-sama enggak punya hybrid mereka semua itu. Dan ini yang paling terbaru terakhir.
37:38
Speaker A
Iya. I kan perlawanannya enggak enggak pol gitu loh. Ini pasti masih market leader ini. Iya karena mereknya. Iya, karena mereknya tapi secara signifikan tidak lebih nyaman daripada Star Gazer dan Xpander.
37:54
Speaker A
Iya memangnya kan secara ukuran dalamnya keluasannya enggak signif enggak bukan enggak signifikan malah kayaknya gedean mereka kayaknya loh.
38:02
Speaker A
Oke ya udah jadi yang Omobi paling yang tidak favorit dari Toyota. Sekarang kita ke seberangnya 1 2 3 Honda The Power of Dream. Jadi di sini banyak sekali pilihan ee sebenarnya gampang kalau Honda itu milih yang tidak suka ini ada yang
38:19
Speaker A
bagus-bagus dan kami biasanya selalu milih kalau di Honda ini Brio Satya Om ya LCGC selalu milih ini.
38:26
Speaker A
Iya ini adalah mobil yang mendominasi di kejuaraan balap. Om masa stepwagon yang dipilih enggak dong. Masa BRV enggak dong. Enak BRV-nya. Masa WRV? Masa ini enak. Nah, RV itu platformnya enak ya. Tapi itu yang paling biasa aja.
38:44
Speaker A
Ini udah lama banget. Tapi I karena lama CGC paling bagus. Iya CG paling bagus paling mahal juga.
38:51
Speaker A
Iya di kelasnya dia ini yang paling fun to drive. Ya udah Om Om Mobi pilih yang mana?
38:57
Speaker A
Sini. Ini ini Brio. Brio Satya. Ah ini kalau orang pengin saya tuh selalu bilang kalau mau LCGC nyetir sendiri Brio paling mahal.
39:08
Speaker A
Kalau saya yang paling saya tidak favorit tu adalah ini dia BRV N7X. Bentar lu kan punya BRV?
39:17
Speaker A
Punya tapi kenapa waktu itu enggak suka dan ini masih sama tiap tahun? Hah? Karena N7X ini adalah nama sakral. itu adalah mobil konsep yang masih dahulu BRV dipasang di varian ini yang perbedaannya enggak segitu signifikannya juga gitu loh.
39:33
Speaker A
Mungkin waktu itu, Om, waktu di N7X ini namanya sakral memang, tapi cuma kurang populer. Aduh, ini dijadiin mobil beneran enggak bagus nih. Udah jadiin varian aja deh.
39:43
Speaker A
Nah, itu dia. Heeh. Gara-gara kurang konsep jadi varian gitu kan. Mending kalau variannya tuh yang benar-benar mendekatkan mobil ini ke konsepnya.
39:51
Speaker A
Enggak juga. Tapi lu punya BRV enak? Emang BRV-nya enak, cuman enggak suka varian N7X-nya.
39:56
Speaker A
Kalau waktu itu udah ada N7X-nya, beli yang N7X enggak? Iya juga. Nah itu. Oh, tapi enggak suka namanya. [tertawa] Yuk, pindah. 1 2 3.
40:08
Speaker A
Mazda. Wow, Mazda mengeluarkan CX5 All New Mazda 6e. Iya, itu itu dua-duanya mobil keren. Eh, 6E ini memang basisnya dalamnya itu adalah cang. Iya, tapi bisa berubah total menjadi Mazda.
40:26
Speaker A
Iya. Terus ada CX30 yang sudah dirakit lokal. Harganya turun Rp100 juta. Iya. Jadi dari 599 jadi 499.
40:34
Speaker A
Ee ini siapa duluan yang ngomong? Ee gue duluan. Oke. Nah, dari semua mobil yang ada di Mazda, yang saya paling tidak favorit adalah Mazda CX60.
40:44
Speaker A
Om, ini kita udah nyobain loh, ya kan? Enak. Ini adalah fail attemp-nya Mazda untuk ke pasar premium.
40:51
Speaker A
Mesinnya terlalu besar. di situ ada yang mesinnya kecil memang gitu. Udah akhirnya tapi udah udah terlambat momentumnya.
40:57
Speaker A
Udah. Ini Bu, ini yang mesin kecil nih. I ini yang mesin kecil. Secara bentuk tidak menggugah, secara pengendaraan juga tidak bisa menyaingi merek yang pure premium. Dan ya, jadi ini saya kok punya keyakinan CX60 ini cuman satu generasi aja. Enggak berlanjut
41:15
Speaker A
atau kalau berlanjut konsepnya beda total sama ini. Dalamnya bagus, luarnya keren. Iya nih ya pilihan kami apa ini gua duluan yang milih harusnya tadi.
41:30
Speaker A
Gua duluan. Iya ini cuma tapi alasan satu-satunya gua itu suspensi. Iya suspensi belakangnya tidak terasa premium.
41:39
Speaker A
Heeh. Tidak terasa premium. Agak tapi siapa tahu sekarang sudah ada perbaikan mungkin sudah diperbaiki tapi momentum mobil jadi udah hilang semua gitu hilang hilang gagal dia dan awalnya maksudnya start awal begitu dikenalin di Indonesia kencang loh juga kencang
41:54
Speaker A
tapi tahu-tahu kita cobain aduh suspensinya begini sayang sekali oke kita pindah ke boot berikutnya ini agak jauh Om terbangnya Omti agak tinggi loncatnya 1 2 3 loh kok di luar ah Om Fitra hilang di mana ini? Oh ah, ada Duratag VP. Wah,
42:18
Speaker A
keren. Jadi di Selasar depan Hall 6 itu ada bootnya Duratch VPF. Nah, ini ada BMW M3 pasti sudah dipasang Duratch VPF.
42:28
Speaker A
Ah, di beberapa mobil kami juga sudah dipasang PPF seperti ini. Jadi, terlindungi dari goresan-goresan, baretan-baretan dan juga pasti melindungi dari sinar matahari juga. Cat kita jadi lebih awet. Nah, apabila Anda punya mobil baru, beli mobil baru di GIAS. Kalau enggak dipin, sayang cat
42:48
Speaker A
originalnya sayang. Ini mau dibar-barin gini juga enggak apa-apa nih. Tuh mobil siapa sih? Enggak apa-apa kan?
42:56
Speaker A
Nah, ada pilihan juga Lumar PPF. Jadi kita mau bisa pakai Duratch, bisa pakai Lumar PPF. Nah, yang Duratch itu tadi ada juga yang matte-nya. Jadi, kita bisa bikin dove mobil kita. Hmm, yang hitam-hitam. Jadi, dove keren tuh.
43:10
Speaker A
lumar. Selain ada PPF, tentu juga ada kaca filmnya. Nih, ini ada perbandingan kegelapan kaca film nih. Yang Super B 80 segini gelap. Tapi ini ngelihat dari dalam tuh masih enak. Produk-produk Lumar bisa kita tes seberapa bagus menahan panasnya nih masing-masing tuh. Enggak
43:33
Speaker A
ada enggak ada yang panas sih. Ini panas banget. Aduh. Oh, clear glass. Ini enggak pakai kaca film sama sekali. Jadi, ya banyak pilihan kaca filmnya ya dengan mode-mode berbeda. Ada yang hitam, ada yang meng meng apa tuh? Merefleksikan.
43:55
Speaker A
Nah, ini yang hitam-hitam. Bagus sekali nahan panasnya. Lihat nih sebelah sana ada apa nih? Ada ziaris kami di sini.
44:04
Speaker A
Ganteng sekali nih modenya. mode Mandalika dengan veleg dan ban setelan Mandalika. Pokoknya cocok ya di lakn merah ya. Eh, by the way Om Fitra ini kami tahan dulu di area e teleporting ya. Jadi dia enggak sadar nanti Om Mobi
44:23
Speaker A
itu hilang sebentar. Oh aduh ganteng banget. Siapa itu? Ya Allah ganteng banget tuh. Luar biasa memang jari kami ini pakai kaca film. Ini lagi dipasangin kaca film CPF1 Black Security. Dia lebih tebal. Kalau sampai terjadi apa-apa dia menahan agar kaca
44:43
Speaker A
ini tidak gampang pecah. Walaupun ini enggak ambrol ke mana-mana. Ini kaca film Black Security. Nah, yang penting tuh buat mobil Anda. Kalau Anda sering mungkin mobil yang offroad yang suka keck begini penting sekali pakai kaca film Black Security CP1. Nah, di CPF1 Anda juga
45:00
Speaker A
bisa tes anget-angetnya ini tuh. Ah, clear glass. Ini rasanya kalau enggak pakai kaca film atau kaca kaca film abal-abal jadi begini nih. Nah, ini enggak ada rasanya ada tapi sedikit-sedikit dan beda-beda tinggi senter sesamanya.
45:26
Speaker A
Apabila Anda berada di GIAs 2026, jangan lupa mampir ke bootnya JKIN Lumar Duratch CPF1 ya. Cek tanya-tanya kaca film. Mungkin Anda ingin ganti kaca film atau baru beli mobil mau masang kaca film baru ini harus pasang di sini ya.
45:41
Speaker A
Dan di GIAs ini pasti ada promo-promo yang menarik ya kan. Oke sekarang kita balik ke Om Fitra. Kasihan dia 1 2 3. Ah BMW tinggi banget loncatnya.
45:53
Speaker A
Encok pindah. pindah ini hall gede nih kita di area nusantara hall ya ini bukan BMW sendiri sekarang berdua sama Merc BMW grup berdua sama Merc dan ada ada sweet story apa sweet story pada saat press day he pada saat Mercy press conference BMW
46:12
Speaker A
mematikan semua lampunya dan listriknya di sini jadi gelap supaya perhatian orang hanya ke Mercedes begitu BMW melakukan press conference Mercedes melakukan semuanya cabut semua listrik di situ tidak ada yang nyala satuun. Bentuk respek dua pabrikan besar Jerman dan mereka bersaing ketat.
46:30
Speaker A
Mereka bersaing ketat tapi mereka memberikan yang lain ee ee untuk kesempatan press conferencenya. H itu luar biasa.
46:38
Speaker A
Oke. Nah, ee mobil yang tidak di Oh, kami duluan ya. Ini gampang banget. Kalau BMW apa? Aduh, jangan seri dua lagi.
46:47
Speaker A
Selalu sama. Jangan seri dua lagi. Apa pilihan lainnya Om? Lah apa enggak ada? Enggak ada, Om.
46:54
Speaker A
Kenapa? Karena ini karena ini front wheel drive. Ini front wheel ya. Tapi ini adalah BMW paling terjangkau, Om.
46:59
Speaker A
800 juta. Iya. Eh, Rp8 juta deng. Enggak, enggak nyampai 800. Berapa duit sini? Ini R miliar.
47:06
Speaker A
Ini kisan Rp juta. Enggak, kayaknya enggak nyampe. Ini nyampai. Coba tanya ini berapa duit ya sekarang? Ini berapa duit sekarang?
47:13
Speaker A
Waduh, mau tahu mau Om? H kalau enggak salah sekitar satuan kayak masa lewat satu sih? Gini. Ada. Cari gampang kita bisa lihat di website masa lewat satu nih. Makasih ya.
47:26
Speaker A
922 off the road miliar. Benar enggak nyampai kan? 1 miliar nyampe dong 922 off the road.
47:32
Speaker A
Ah diskon. Paling mungkin ada diskon ya. Heeh. Jadi ini ini masa dari semua ini BMW bagus semua Om. Ini yang paling enggak.
47:41
Speaker A
Ah sih enggak ada. Iya secara logika aja mau mau mana enggak enggak mau dibawa pulang ini.
47:48
Speaker A
Iya iya. Eh, kasihan dia. Padahal kita udah jalan-jalan di Pekanbaru. Padahal ini juga bukan pertama kalinya BMW Front Wheel Drive loh.
47:55
Speaker A
Udah pernah apa ya? Di 218i Grand Tourer sama Sport Tour. Oh iya benar. Dan itu bentuknya jelek banget. Iya.
48:05
Speaker A
Oke. Oke. Tuh mini, Om. Yuk kita pindah. Enggak bisa. Enggak bisa. Kita coba ke sana. Pasti ada tembok gitu juga ya. 1 2 3.
48:14
Speaker A
Mini. Oke. Mana? Ada sejumlah special edition. Di sini ada surf side collection. Ini siapa?
48:20
Speaker A
Ada unbound collection. Sekarang e Om mobil eh gue duluan. Kita harus pilih satu mobil yang paling tidak favorit.
48:28
Speaker A
Nih udah jelas mobil yang paling tidak favorit di mini adalah mini 5 door. Om ini kepraktisannya luar biasa. Ada pintu lagi.
48:37
Speaker A
Ini enggak butuh praktis. Kalau mau praktis beli aja sekalian Countryman Om. Aduh. Dan ini mobil model yang paling tidak diinginkan les apa? E tapi ini kepakai jadi bentuk mini three door tapi listre desire belakangnya gitu loh.
48:55
Speaker A
Iya tapi ya lima pintu itu menghilangkan esensi mininya gitu kecuali kita langsung kayak ke Aeman Countryman. Countryman atau Countryman ini kan ini apa ee ee mini hatchback gitu yang enggak boleh ada selain tiga pintu kalau menurut saya.
49:15
Speaker A
Oke, sebenarnya sama. Ah, dari awal makanya diambil dia duluan pasti five door. Five doornya paling enggak mini. Enggak, enggak. Ini ini mini tuh harusnya kayak gitu atau yang gila sekalian?
49:27
Speaker A
Lah kita ngapain gitu? Absurd. Pilih mini tapi pilih yang praktis gitu. ini ya udah mini ini agak-agak sebenarnya tanggung juga Aement tuh tanggung makanya kayaknya di seluruh dunia juga bukan mob model yang langsung bom tapi bentuknya menarik ini
49:44
Speaker A
mobil nah dan kalau enggak salah waktu video tidak disukai sebelumnya itu kami milih A karena harusnya ini melanjutkan legacy-nya Klapman Klapman iya nah klapman itu tadi tadi salah ngomongkan terusnya klapman klapmen tuh kita berharap sekali itu diilanjutkan dilanjutkan itu wagon keren jadinya nya
50:02
Speaker A
mini wagon itu keren. Yuk. Nah, 1 2 3 Mercedes-Benz. Nah, kalau Anda melihat di udah lihat yang di channel Fitra Eri [tertawa] agak ada gangguan sedikit dari lewat.
50:16
Speaker A
Nah, kok bisa ya? Oke, sekarang Om Mobi dulu yang pilih mobil yang paling tidak disuka.
50:21
Speaker A
Heeh. Mana Om? Sebenarnya kalau Mercy ada beberapa pilihan yang kami tidak suka. Iya. Heeh. Cuma sekarang karena harus memilih ialah 200.
50:38
Speaker A
Enggak enggak enggak suka bentuknya karena bentuknya aja. Karena bentuknya. Karena function-nya ya enggak suka aja.
50:48
Speaker A
Iya benar. Belakangnya kecil. Heeh. Oke. Jadi Om Mobi ini Heeh. Saya bukan ini, tapi mirip Om GLA35 AMG Om. Iya, iya tahu. Cuman ini kalau mau AMG bentuk lain aja sekalian. A35 kek, CLA35 bukan GLA.
51:10
Speaker A
Masalahnya pada AMG yang ini sebenarnya enggak matching performa sama bentuknya. Bentuknya sama. Ini 35, Om. Ini tidak AMG AMG amat.
51:19
Speaker A
AMG AMG. Heeh. Ini kurang kurang AMG. Mesinnya bukan one man engine. Iya betul. Hm.
51:26
Speaker A
Oke. Harganya Rp300 juta doang, Om. Tapi sebenarnya ya kalau itu bisa dibeli ada satu mobil yang paling kita favoritin di sini nih.
51:35
Speaker A
Apa? Bandon wagon. Tapi replika. Replika ya. Ya udah. 1 2 3 ah ayon kang cang kang cang guang kang kang guang itu kang ngomongnya kayaknya jadi kangco kang kancau kancau [musik] kacau yang paling tidak suka di sini Om Vitra
52:00
Speaker A
duluan oke mobil yang saya paling tidak favoritkan di boot GAC adalah produk paling pertama mereka yaitu Ion Y Plus ini belum ada penyegaran apa-apa Apa dan secara bentuk juga yang paling biasa aja.
52:13
Speaker A
Tahu enggak? Tahu enggak? Ini mobil belakangnya lega banget. Iya. Terus harganya dulu sih masuk akal. Sekarang berapa ya harganya, Mas? Ini berapa duit sekarang Mas?
52:21
Speaker A
Ion Y Plus harganya. Hah? 404. 404. Ya udah. Apalagi udah untuk mempersingkat waktu pilihannya sama kan?
52:32
Speaker A
Iya sih. Ya udah. Habis yang lain bagus-bagus sama pilihannya. Ini juga bagus cuma Hai.
52:39
Speaker A
Yang mana? Yuk, 1 2 3. Audi. Audi sebenarnya itu cuman ada dua di sini, Q5 sama S3.
52:48
Speaker A
Sama S3 dan sebelumnya ada A8. Iya. Terus di situ tahu-tahu ada IDBs. Jadi ini VW Audi sebenarnya.
52:54
Speaker A
Ya udah VW Audi ya. Tapi VW kita abaikan. Pilih enggak bisa pilih cuman ada satu.
52:59
Speaker A
Oke. Sekarang dari dua model ada Q5 dan ada S3. Mana yang paling tidak disukai?
53:05
Speaker A
Q5. Iya. M belakangnya ya simpel aja karena S3 lebih spesial ya. Q5 adalah produk yang paling biasa di sini walaupun sebenarnya secara teknologi dan desain juga bagus juga menarik tapi ya lawannya S3.
53:19
Speaker A
Iya makanya S3 tuh simpel kecil ya kencang gitu loh kayaknya. ke sebelah 1 2 3 Nissan Nissan di sini ada X Power ada Teren Power Fair Lady Zady Z akhirnya Nissan masukin dengan unit jumlah unit yang sangat terbatas
53:39
Speaker A
dan ada versi manualnya keren sekali belium enggak tahu pokoknya jangan ikut-ikutan enggak enggak siapa yang ikut-ikutan siapa lihat announcementnya siapa cepetan siapa kalau I pokoknya mobil yang paling tidak disukai dulu enggak perlu announcement gitu-gitu gitu ya. Nah, ee sebenarnya semuanya
53:59
Speaker A
bagus-bagus bingung ya. X-trail enak, Serena malah punya. Ya Allah, Om. Ini SUV se cheater yang paling tidak arogan.
54:09
Speaker A
Dulu sempat kami paling suka ini, cuma karena pilihan lainnya itu menarik-menarik, Navaranya cakep ini, Om.
54:16
Speaker A
Karena ini yang paling paling belum terupdate seperti lainnya ya. Teknologinya 4x4 sih. Dia cuma ada 4x4.
54:24
Speaker A
4x4 kan? Iya 4x4 ada locker. Locker belakang aja soalnya Navaranya juga ganteng sih. Iya iya jadi ini saya bingung mobil nih. Enggak enggak saya bukan ini apa kalau saya mungkin X-Trail I apa Om X-Trail ini XT kita udah jalan-jalan
54:43
Speaker A
di Sumatera ini mobil enak banget kan Omak. Ini mobil enak cuman saya tuh X-Trail itu gen 2 aja yang bentuknya pure X-trail.
54:53
Speaker A
Habis itu tuh bentuk X-raynya tuh hilang gitu, Om. X-ray tuh mestinya yang boksi-boki gitu. Ini udah enggak boksy.
55:00
Speaker A
Enggak enggak pernah mendapatkan marwahnya X-ray lagi gitu sejak gen 3, gen 4 ini ya. Apa kotak-kotaknya itu hilang?
55:08
Speaker A
Iya hilang. Hilang. Itu Fair Lady dong dari gen 1 sampai sekarang masih ada benang merahnya kuat.
55:15
Speaker A
Serena juga nanti paling generasi selanjutnya jadi kotak lagi. Jadi ini yang paling saya tidak suka.
55:19
Speaker A
Oke fair enough. 1 2 3 Cangan cangan ada cangan banyak pilihannya nih sekarang nih ya po cangan salah milih ya jangan salah milih e ada Nevo Q05 yang baru baru ada ada Dival S05 juga S05 S07 ini hanya ada REV ya Om
55:41
Speaker A
iya ada RV nah EV-nya ada enggak ada enggak ada hanya RV oke harganya sor S05 ini ada R EV ada EV ada dua ada dua dia ada juga nih BV sama R EV iya he ya tapi kalau yang paling kami enggak
55:58
Speaker A
suka dari dulu kami agak enggak secara bentuk kami suka aja baik-baik aja tapi ah Om lucu Omak penggeraknya sama dalamnya itu tapi harganya make sense sekali sih kalau saya masalahnya bukan itunya Om masalahnya ini harganya nya dalamnya dibanding yang
56:21
Speaker A
lain enggak biasa aja enggak ada istimewanya rem tangan otot si enggak ada elektrik dong di sana di bawah kalau mau mundurin ee posisi nyetir juga enggak begitu ergonomis posisi aneh setirnya ketinggian dan harganya Rp22 juta itu start sprang
56:41
Speaker A
iya tapi suspensinya enak ini mobil ah saya belum nyoba gua belum nyoba suspensinya enak kalau klaksonnya enggak nyala Harusnya setengah cllon ya.
56:50
Speaker A
Iya ya. Yuk. Jadi ini ini ya sama gampang ya. Oke kita kuput berikutnya. Kurang kencang nanti tuh udah 500.000 unit lebih di global.
57:06
Speaker A
1 2 3. Ah ee gini. Ini ada bootnya Stelantis. Jadi digabung tiga merek di sini. Ada Lip Motor, ada Jeep, ada Citroën. Yes.
57:17
Speaker A
Nah, perlakuan kita di sini beda. Kita jadikan satu semua mana yang kita suka dan tidak suka.
57:22
Speaker A
Oke. Yang suka kan ada di channel Fitra Eri. Yang tidak suka jadi jadiin satu.
57:26
Speaker A
Iya. Apa yang kita pilih dari sini? Gue mililih dulu. Jadi di Jeep Motor ada B10 dan C10. Jeep ada ada gladiator ada five door normal ada yang three dooror pendek Citrone ada EC3 ada C3 Sport dan C3 Aircross.
57:42
Speaker A
Oke. Nah, yang paling tidak kamu pilih adalah eh saya dulu tadi kan Omobi kan yang pilih mobil favorit dulu. Yang favorit kan lu dulu tadi ke sini.
57:50
Speaker A
Tidak Omobi dulu. Oh, gua dulu ya. Ya udah. Iya. Mobi yang pasti tidak difavoritkan dan saya berharap Omobi enggak tiru-tiru jawaban saya.
57:58
Speaker A
Tuh, tuh, tuh, tuh. Suka begitu. adalah tetap dari tahun ke tahun dipegang oleh Citrun E3.
58:06
Speaker A
Lu tadi tadi ngelihat kali mata gua ke mana ya? Enggak. Harganya berapa sekarang ini mobil?
58:12
Speaker A
Harganya masih 289. 289. Di harga yang sama itu ee tapi ini udah seri Q itu memberikan semuanya lebih.
58:23
Speaker A
Iya ini. Iya benar. Ee ini udah Rp100 juta lebih murah dibanding waktu itu kita mau beli.
58:27
Speaker A
Iya, kita dulu mau beli itu hampir R00 juta waktu itu harganya. Luar biasa. Iya. Jadi ini ee harus di-update walaupun ya kita mengapresiasi harga yang semakin menurun ya.
58:39
Speaker A
Iya. Ini mobil bensin artinya sama pilihannya. Mobil mana lagi? Mobil bensin yang dilistrikkan. Hah? Masih ada tempat lubang bensinnya?
58:49
Speaker A
Masih ada juga enggak? Masih ya kan? Tetap. Heeh. Mungkin kalau Anda ngomong langsung ke sales-nya kalau suka bentuknya, suspensi nyaman banget soalnya nih.
58:58
Speaker A
Mungkin diskonnya lebih gede lagi mungkin. By the way, ini sekarang saatnya pengunjung sudah bisa masuk.
59:04
Speaker A
Ini belum jam 12.00 di hari Senin. Rame banget ini. Rame banget. Ini enggak pada ngantor, enggak pada sekolah apa ya?
59:11
Speaker A
Rame banget. Entar bel setengah jam, setengah jam buka pintu loh, Gias. Iya. Wow. Oke.
59:16
Speaker A
Enggak perah enggak pernah Senin siang seramai ini. Sabtu weekend kemarin. Hah? Wuh. Ih. Sab minggu. Ampun deh.
59:23
Speaker A
Jadi kalau kalau mau datang sebaiknya week days. I week days early time. Early time kayak gini nih.
59:29
Speaker A
Karena ini jauh lebih ramai dibandingkan G tahun lalu. Jauh. Luar biasa. Jauh. 1 2 3. Ah. Loh ini di mana Om Fitra hilang lagi. Ah kita sekarang berada di hall 11 ini. Ihh. Botnya Black Viw.
59:43
Speaker A
Black Viw ini dascam yang kami pakai hampir di semua mobil kita karena gambarnya paling bagus, stabil, dan very very reliable. Ini transfer datanya ke handphone itu cepat banget nyambunginnya cepat banget. Paling enak pokoknya. Nah, ini ada Black VIW baru namanya Elite 10.
60:03
Speaker A
Kameranya itu 4K depan dan belakang. Jadi, dua-duanya 4K depan belakangnya 4K. Ini bukaan lensanya, aperturnya 1,7.
60:12
Speaker A
Keren enggak waktu jadi bisa lebih terang malam-malam terus dia pakai HDR. HDR berarti e kadang-kadang kita tuh ada bagian sisi terang, ada bagian sisi gelap pada gambar gitu ya pada pada kamera yang sisi gelapnya kadang-kadang enggak kelihatan atau kalau si gelapnya
60:27
Speaker A
kelihatan yang sisi terangnya over expos jadi enggak kelihatan putih semua. Nah, dengan HDR ini kita bisa lebih ngelihat dynamic range-nya tuh lebih kelihatan.
60:34
Speaker A
Jadi footage bisa lebih jelas, plat nomor lebih jelas, segala macam lebih jelas lagi. Ini ngelihat gelapnya bisa sampai 0,03 lu. Gelap sekali itu masih bisa terlihat sama kamera ini. Itu gara-gara segala macam. Tadi lensanya bagus. Hah. Dan ini kelas profesional
60:49
Speaker A
karena ngerekamnya 12 bit ya kan. Ketika parkir ada power saving parking mode ya. Jadi tetap mobil kita terjaga kameranya standby. Kalau misalnya terjadi apa-apa enggak nyampai 1 detik udah ngerekam normal lagi ya. Kameranya pintar kalau misalnya terjadi apa-apa. Dan black viw
61:07
Speaker A
sekarang ada cerita AI copilot. Hai saya A Cilot. Saya ingin menganalisa gaya mengemudi Anda secara real time.
61:15
Speaker A
Bagaimana cara mengubah kurangnya mendadak ya dibacain sama basecam-nya cara nyetir kita nih. Buat Anda yang ragu-ragu cara nyetirnya enggak benar tuh ya. Kadang-kadang kita enggak percaya kata orang lain. Eh nyetir lu enggak enak. Nyir lu enggak bener tuh. Ea yang bacain buat Anda. E
61:33
Speaker A
contoh gambar dari Elite 10 ini seperti ini. Lihat nih, malam-malamnya terang sekali. Siang-siangnya jelas sekali.
61:43
Speaker A
Dynamic range-nya bagus sekali. Makanya nih mobil kita selanjutnya yang akan kita ambil di GIAs ini akan kita pasang Elite 10 ini. Untuk informasi selanjutnya mengenai Black Viw silakan buka. Instagramnya Blackview ya, tinggal buka akunnya Blackview di situ komplit. Apabila Anda di GIAs 2026
62:07
Speaker A
silakan mampir ke Hall 11 ada bootnya Black Viw. Di sini ada promo-promo menarik juga descamp pilihannya enggak cuma Elite 10, ada banyak. Ada Elite 8 yang sebelumnya ada DR970X.
62:18
Speaker A
Nih kita juga pasang di salah satu mobil kita. Banyak sekali pilihan-pilihan descam. E descamp ini penting sekali untuk mobil Anda. Sangat-sangat penting.
62:27
Speaker A
Jangan sampai menyesal. Kalau terjadi apa-apa, wah enggak ada descam. Coba ada descam. Ah, bisa dilihat. Kalau disalahin orang, aduh bukti descam-nya enggak ada. Dengan descam, orang enggak bisa nyalain. Kan ada orang tahu-tahu nyundul nyalahin kita. Itu ada tuh. Dan
62:43
Speaker A
enggak sedikit kejadian seperti itu ya. Kalau ada descam terselamatkan. Harus pasang descam mobil Anda. Dan descamp-nya harus dascam terbaik yaitu Black Viiew. Yuk, mampir ke Boot Black Viiew di hall 11 GIAs 2026. Sekarang kita kembali ke Om Fitra dulu. Kasihan
62:57
Speaker A
dia ada di dunia lain ini ya. Lagi teleportasi ketahan. 1 2 3 GWM. Great wall motor.
63:07
Speaker A
Great wall motor. Grat Wall Motor. Di sini ada 03 terus ada pendatang baru 5, T 300, tank 300, tank 500. Ada yang hybrid dan ada juga yang diesel.
63:17
Speaker A
Iya. Nah, sayangnya yang hybrid itu agak kurang enak remnya, regen-nya agak kurang enak. juga enggak cocok dibilang hybrid kan rasanya dari porosannya.
63:28
Speaker A
Nah, itulah yang kami pilih. Apa tank 500 yang hybrid gimana tadi? Di video yang dia suka dia suka tank 500. Di video yang dia enggak suka dia enggak suka tank 500 juga enggak deh. Enggak tank 500, tank 300
63:45
Speaker A
hybrid aja. Kok om gimana bisa tidak suka tank 300 ya? Gimana 300 hybrid ya? itu oke yang sana lebih boros tapi ini karakter remnya lebih lebih beda sama yang 500 somehow rasanya begitu gantengnya omak enggak ah gantengan itu
64:07
Speaker A
kalau saya enggak ini mobil yang paling saya tidak favorit di bultin adalah Hafal Jolion Om Joion ini hybrid iya iya bentuk Jo ini kelewatan sebenarnya [tertawa] udah tahu Pasti kelewatan dia. Coba deh jalan-jalan di pameran pakai kacamata hitam. Aduh,
64:29
Speaker A
kacamata hitam salah. Harusnya ini pilihannya. Ini paling paling biasa yang lain. Ah. Y di padahal dia lewat sini loh tadi dalam hati. Wah, pasti dia milih enggak lu.
64:43
Speaker A
Dia lewatin begitu mobilnya ngangak hilang enggak kelihatan. [tertawa] Oke, 1 2 3. Mifa 34.
64:52
Speaker A
Bukan MIFA namanya. Maksus bootnya namanya. Iya kan mobilnya MIVA semua. Dore Miva. Iya. Ada Mifa 9, ada MI 7. Oke.
65:02
Speaker A
Ya, enggak enggak berubah line upnya udah l iya begini-gini aja enggak nambah mobil baru.
65:07
Speaker A
Jadi langsung aja mobil yang paling saya tidak favoritkan adalah MIFA 7 karena ini ini praktis kecil.
65:14
Speaker A
Iya. Tapi tidak semewa MI 9. Mifa 9 itu ini M 9 yang mau Lombardi beda.
65:19
Speaker A
Iya makanya kan ada yang lombardi cuman udah nih Mi 7 ya yang pilihannya cuman dua Mifa 7 Mifa 9 Om Mobi juga pasti pilih ini kan enggak enggak ini kenapa enggak suka ini ini ya kayak Lexus LM tapi ini kalau dimundurin habis belakang
65:37
Speaker A
udah enggak ada tempat lagi. Ini harus dimundurin habis bisa mode empat orang bisa mode en orang. Oke. Terus Om kalau memang mau dicustom misalnya Lombardi, kami pilih meng-custom sesuai selera kami.
65:50
Speaker A
Enggak bisa beli yang sendiri sesuai selera bukan yang sudah jadi begini. Bagus nih. Tapi harus sesuai selera kami.
65:58
Speaker A
Oke, pindah. 1 2 3. Aduh, kas enggak jadi. Enggak nyebrang sana. Enggak nyebrang. 1 2 3.
66:08
Speaker A
Siopeng siopeng. Siapeng. Mereka mereka minta bahasa komunikasi pang ya udah. Oke. Lagi-lagi cuman ada dua produk di sini. Ada X Bentar. Bukan hanya dua kan tadinya G6 sama X9 aja.
66:21
Speaker A
Iya. Ini sudah bisa dipreorderin di masukin nama. No. Tapi di tadi dibilang kan udah bisa preorder.
66:30
Speaker A
Preorder. Heeh. Ya. Ini di bawahnya G6. Ee maksudnya lebih kecil daripada yang G6 ya. Jadi ini G6 versi lebih komact ya.
66:41
Speaker A
G6 Lite ya. Dikunci. Dikunci tapi. Nah, cuman ya kasihan banget ini mobil baru. Hah.
66:48
Speaker A
Baru datang tapi dia udah paling yang paling rendah di antara dua lainnya. Paling apa?
66:53
Speaker A
Paling rendah di antara X dan G6. Iya. Jadi kalau suruh pilih produk yang paling kita tidak favoritkan karena bisa dipesan dan yang lainnya enak.
67:00
Speaker A
Yang lain kita enggak tahu yang ini. Iya. Kita belum ini. Jadi belum kita pilih.
67:05
Speaker A
Tapi siapa tahu tahun depan kalau sudah kita coba ini bisa jadi favorit juga. Iya. Tapi ya Xpong yang gila Om apa dia replay e prototype mobil terbang selalu iya orang boleh masuk Om.
67:17
Speaker A
Oh iya tapi gantian dan diawasi enggak sembarangan kayak mobil gini. Iya iya yuk satu dua t Kia.
67:27
Speaker A
Kia dipegang langsung sama Korea. Koreanya ini ada yang menarik sekali. Kia PV5. Terus All New Saltos. Ini juga bentuknya bagus sekali. Tapi sekarang saya harus pilih yang paling tidak favorit. duluan sekarang boot ini.
67:41
Speaker A
Ayo pilihan yang sulit pilihan yang sulit. Ini enak ini enak di kelasnya. Enak. Enak.
67:49
Speaker A
Ini enak di kelasnya. Jadi enggak mungkin saya pilih Sonet di antara produk yang paling biasa ya.
67:53
Speaker A
Sulit sulit sulit sulit. Mungkin saya akan pilih ini All New Carots. Tapi harganya 269.
68:00
Speaker A
Harganya oke. Wow sulit ya. Akhirnya mungkin dengan berat hati walaupun ini sebenarnya masih cukup bagus ya Sonet 269 dapat mobil se itu sedangkan Sonet harganya mirip sama carrot entar ini rakitan India juga enggak ya jadi dan Sononet ini udah lama ya udah
68:21
Speaker A
lama ada aja gitu ya udah lama ada ini mobil enak loh enak bangetak ini juga udah faceliftnya ya udah facelift ya cuman ya interiornya juga baru inih enggak deng baru iya Jadi ya dari semua boot kia ini iya
68:38
Speaker A
soalnya tapi luar biasa lu sekarang produknya itu makin bagus-bagus sampai kita cari produk yang tidak disuka itu susah gitu susah susah congrat Kia sama pilihan kami juga itu karena udah paling lama dia di Indonesia ini dibanding yang lain
68:52
Speaker A
oke kita pindah boot lain 1 2 3 Hyundai i Hyundai i Hyundai Oke banyak mobil-mobil menarik di Hyundai ini dan kita harus pilih Yang paling tidak favorit ini baru-baru kartens tapi banyak bar ada 3 cuma belum dijual.
69:08
Speaker A
Belum dijual. Ada Staria Electric belum dijual juga. Ya udah sekarang Om Mobi duluan yang pilih.
69:14
Speaker A
Om Mobi pilih mana yang paling tidak disukai? Yang tidak disukai di sini adalah sebenarnya Heeh.
69:23
Speaker A
Kami itu bentuk ini ini bagus juga. Eh ada apa? Oh, ini ada dikasih tahu ada dikasih tahu tiba-tiba dia kan matanya kasih tah nongol lag dikasih tahu nongol lag tiba-tiba ada paliset lama ihuran paliset lama palis lama hah kenapa masih ada paliset lama di
69:49
Speaker A
sini enggak apa-apa pilihan buat orang yang mungkin belum siap palet baru belum siap gimana mah harganya jauh banget lebih murah ya tuh dapat mahal juga mahal juga makanya Tah ah.
70:01
Speaker A
Tapi sama. Iya saya sudah tahu dari tadi. Nunggu Om Mobi aja. Om Mobi enggak ngelihat karena selalu saya halangin tuh ke arah mobil sini.
70:08
Speaker A
Kurang ajar. Iya ya. Kurang ajar. Nak ini sama lama. Kenapa ada pariset lama lagi?
70:15
Speaker A
1 2 3. Volvo. Volvo. Kita harus milih Volvo mana yang tidak. Volvo keren-keren ya kan?
70:22
Speaker A
Keren-keren produk barunya. Tapi kita harus pilih yang paling tidak favorit. Bentar gue dulu. Oke, dari semua lineup Volvo yang ada, yang saya paling tidak favorit di sini adalah XC60 mild hybrid.
70:40
Speaker A
Kenapa Om? Udah mild hybrid, ya. Nih harganya ya 1,5 M, Guys. Yes. 1,5 ya. Enggak murah lah.
70:50
Speaker A
Enggak murah. Jadi ini e yang lain udah udah e full hybrid TV ini yang masih paling off fashion tapi harganya juga mahal 1,5 M.
71:03
Speaker A
Heeh. Mobi apa sebenarnya mau XC90 itu cuma setelah ngelihat yang ini berubah ini 1 set selalu dia ngikutin saya?
71:13
Speaker A
Enggak, enggak selalu. Enggak selalu sekarang doang baru. Ini berapa hybrid? Tetap aja ini sebuah XC90, Om.
71:21
Speaker A
Iya. 2 M enggak mungkin bisa bermacaman itu legend itu walaupun harganya hancur cur bekasnya.
71:35
Speaker A
Jadi cari bekasnya aja. Heeh. Eh, jangan nanti rusak. Ayo. 1 2 3 MG Morris Garage ya. X124.
71:44
Speaker A
Sekarang itu di bawah apa? Pik ya? Pik ya? Pik. Iya. China. Tapi wow pilihan mobilnya jadi banyak sekali. Termasuk ada MG Cyberster.
71:54
Speaker A
Ini termasuk salah satu iconicnya MG. Berani bikin ee roadster cabriole di era elektrifikasi. Rofi. Benar. Benar. Nah, kami harus milih mobil yang tidak kami tidak suka di sini yaitu MGZs Hybrid Plus. Om Fitra sudahudah nyoba nih pasti kan.
72:16
Speaker A
Kenapa, Om? Kan enggak semua orang siap dengan EV. Iya, tapi enggak tahu ya secara bentuk secara ini kan basisnya basis combustion biasa juga kan.
72:29
Speaker A
Iya. Iya. Ya emang dibandingin yang lainnya gitu ya mungkin ee enggak terlalu superior. Tapi kalau saya bukan pilih ini apa.
72:39
Speaker A
Mobil yang saya paling tidak suka di sini adalah MGZs hybrid. Ini baru banget loh, Om.
72:48
Speaker A
Sama aja sama itu. [tertawa] Iya. Karena selain ini cuman ada S5 EV itu bagus sekali dan Cyberstar. Jadi, ya ini yang paling inferior.
72:58
Speaker A
Oke, yuk pindah. 1 2 3. Polyron. Polytron ya. Sayang sekali cuma ada satu pilihan mobil eh Polytron G3 Plus. Kita udah nyoba jalan-jalan.
73:11
Speaker A
Gua nyoba jalan-jalan naik mobil ini ke pabrik kulkasnya. Pabrik kulkasnya Polytron. Iya. Heeh. Ternyata pabrik kulkasnya panas.
73:21
Speaker A
Ngelihat olron bikin mobil pabriknya panas. Iya. Kenapa sih pabrik kulkas nih ya kan? Ternyata enggak pakai AC.
73:30
Speaker A
Ternyata pabrik kulkas enggak pakai AC. Heeh. Itu padahal yang dibikin dingin. Ya udah. Jadi pilih apa yang kam? Ada dipilih. Nah, tapi keren Polron alat rumah tangga kami juga sebagian Politron bisa aja masuk tuh kalau Bos Polron lagi
73:44
Speaker A
nonton. Nonton kan ada es krim. Eh, 1 2 3. Ah DFSK the Vesek. [tertawa] Keselek gitu.
73:54
Speaker A
Iya. Bukan the vesek. Saya ngomongnya theesek. Bukan keselek. Oke. Jadi di sini aja diributin ada bunyi-bunyi berisik seperti biasa ya buat di pameran Indonesia selalu begitu.
74:05
Speaker A
Oke, cuman ada dua produk di sini. Ada I Plus PVP, ada Ser I1 balik. Saya tidak suka di sini ya.
74:13
Speaker A
Iya. Mau enggak mau udah ini pilihannya sama karena pilihannya cuma dua dan Iwan ini juga di posisi sebagai sitikarnya juga tidak terlalu menonjol gitu.
74:24
Speaker A
Enggak menonjol di dunia di dunia Indonesia. Oke, yuk pindah. 1 2 3 Su baru baru.
74:32
Speaker A
Su baru. Ini ada banyak pilihan. Ada ini ada outback baru. Ada outback lama sekaligus sini. Forester baru, Crossack, WRX Wagon, BRZ, eh WRX Sedan.
74:47
Speaker A
Iya. Dan sekarang Om Mobi harus pilih yang paling tidak disuka. Dia masih dia masih majang outback lamanya Om.
74:54
Speaker A
Iya. Dan ini dikasih ban agak-agak pacul lagi. Artinya apa? Ngabisin stok. Ngabisin stok ya di mana-mana. Bukan di mana-mana. Biasanya yang dipilih itu adalah yang ini nih untuk yang tidak disukai.
75:07
Speaker A
Iya. Tapi ini pasti diskonnya bagus nih. 869. Iya, Om. 869 itu enggak tahu ya. Ini tuh 869 belum diskon. Tapi gua maksudnya suka ini mobil.
75:24
Speaker A
Iya maksudnya juga masih suka dia itu beda karakter banget kayak beda mobil. Pilih mana yang paling tidak disukai?
75:31
Speaker A
Jadi bingung kan. Ya udah beli RX Sedan aja deh. Gua masih suka ini. Gua masih suka ini. Bentuknya aneh. Sedan crossover gitu loh. Rex.
75:43
Speaker A
Sedan sih. Keras. Itu satu-satunya masih meneruskan legenda rally ya itu mana ada sedan pakai overfender.
75:52
Speaker A
Eh ini yang PS yang PS enggak keras enggak udah pokoknya mana ada sedan pakai overfender.
75:59
Speaker A
Ya udah kalau saya mobil yang paling saya tidak pilih. Saya tahu ini walaupun model lama tapi enak bawnya.
76:06
Speaker A
Iya. Model yang paling saya pilih kalau diu baru adalah WRX wagon. Om, ini nyaman banget, Om. Mobil pilih aja back yang lebih punya ini, Om. Tahu enggak nih? Lihat nih.
76:18
Speaker A
Enggak ada apa-apanya. Kok enggak dapat jokre cararo sama cluster yang full? Enggak tuh ya. Enggak tahu ya. Spirit of wx-nya tuh apa sih? Gara-gara enggak warna biru.
76:31
Speaker A
Paling cuma disenangi karena jarang gitu ya. Punya punya gua spirit WRX-nya kuat banget karena triple nomernya.
76:38
Speaker A
Iya. Ya udah pokoknya saya ini yang paling enggak favorit. Lawan-lawanan ya dia beli sedan ya.
76:43
Speaker A
Eh enggak enggak enggak ada lawan-lawanan. Mobil lu juga udah lu jual nih. Masih sering dipakai sampai sekarang mobil ini.
76:50
Speaker A
Iya iya iya. K enggak ada yang mau beli kalau dijual enggak? 1 2 3.
76:55
Speaker A
Ford. Ford ini cuma ada R sama Everest aja. Karena yang yang ininya enggak ada.
77:02
Speaker A
Mungkin takut takut dipilih jadi yang tidak favoritobus kan. Benar, benar. Walaupun kencang loh Om, ternyata Mustang Ekopus itu.
77:09
Speaker A
Iya, tapi 4 silinder mana ada Mustang. Mas malu ngomong musle car 4 silinder tuh. Malu poni.
77:16
Speaker A
Ya udah. Oke, sekarang ada Everest, ada Ranger. Saya dulu yang milih. Produk yang saya paling tidak favorit ya jelas boleh Everest. Everest yang eh normal ya, bukan yang special edition ya.
77:30
Speaker A
Ini platinum. Iya, ada platinum sama yang titanium. yang titanium lebih keren, lebih sedikit chrome-nya. Jadi ya Everest bukan karena Everest mobilnya jelek, karena mobil favorit saya adalah Ranger. Jadi pasti pilih yang Iya.
77:46
Speaker A
Eh Om mobil ya. Dan satu lagi kenapa saya enggak suka apa tipe platinum apa sih ngelihat apa ini buat apa ada ini ya. Kalau misalnya kartu kita cuma silver, kartu ATM kita silver malu.
78:02
Speaker A
Karena mobilnya platinum. [tertawa] Cukup bapok-bopok banget nih. Lihat pilihan Omi. Pilih apa? Ranger. Ranger yang sport tetap aja ganteng. Oh enggak tetaplah kalau Ranger ya Raptor lah. Masa yang gini biasa ya. Enggak ini juga tetap ganteng.
78:25
Speaker A
Raptor raptor masih proper semuanya tuh 170 PS 405 Nm. Normal sekali untuk diesel. Iya. Ya memang ini untuk orang normal bukan untuk pehobi.
78:38
Speaker A
Yuk. Tapi mesin gua daripada Everres tuh berguna banget gitu loh biar gimanapun. Dua T Aletra. Aletra sebenarnya ada banyak mobil di sini cuma satu-satunya yang bisa dipilih itu hanya Aletra L8 aja.
78:55
Speaker A
Jadi ngambil kan Omobi? Ngambil punya satu. Saya punya satu kan? Heeh. L7 ini belum dijual ya?
79:00
Speaker A
Belum belum dijual. Ini masih baru konsep banget. Eh, ya tapi nanti katanya sih tahun ini nih mau tayang nih ya. Kita enggak bisa milih ya.
79:09
Speaker A
Heh. Tapi ini kita pintu elektrik kalau belakang berdoa semoga Aletra lebih banyak lagi lineup-nya tahun depan ya. Maju terus 1 2 3.
79:17
Speaker A
Baik. Beijing automobil atau otomotif industry corporation. Corporation itu ya. Iya. Oke, jadi baik ini lengkap produknya dari mulai internal combustion turbo ada BJ40, H ada BJ30 dan untuk elektrik baik T1. Nah, kita bisa milih satu.
79:38
Speaker A
Ah, gampang pilihannya ini X5 dibanding yang lain ya. X5 ini masih tetap sebuah SUV. Iya, SUV memang SUV sedan bagus e selera lah ya. Ya, maksudnya reasonable dia bensinnya juga enggak seboros yang BJ40 selera.
80:00
Speaker A
Oke. Eh, bukan selera itu. Iya. Oke. Kalau BJ40 juga bisa dibandingin lah. Mobil 4000 cc hampir sama.
80:06
Speaker A
Ini masih layak disebut sebagai sebuah baik. Enggak. Kalau saya yang harusnya jadi baik dari awal tuh BJ40 dan setipe begitu semua. Nah, kalau saya mobil yang paling saya tidak favorit adalah ini secara mobil elektrik bagus, Om.
80:24
Speaker A
Harganya reasonable. Dia bisa cari parkir. Eh, bukan cari parkir, dia bisa automatic parking, parkir sendiri.
80:30
Speaker A
Bentuknya e bentuknya biasa aja. I terus le. Satu masalah adalah apa? Mestinya bukan dengan merek baik. Baik, itu harusnya menetapkan identitas yang kuat dulu.
80:43
Speaker A
SUV yang buat bertualang ini kan bukan SUV. Heeh. Ee jadi ee kurang kurang menguatkan image-nya baik di mobil.
80:54
Speaker A
Iya. Harganya 373. Enggak murah. Murah banget juga. Enggak murah-murah banget juga. Jadi ini yang mungkin saya paling tidak favorit dari baik. Tapi good job.
81:04
Speaker A
Masukkan mobil listrik mungkin lebih masukin terus aja mungkin kayak Jetour tuh cocok kalau dikasih namanya Bik tuh.
81:12
Speaker A
Benar. Iya kan? Benar. Kayak gitulah. Benar. Sekarang saatnya kita menentukan mana yang paling worst of the worst kita tidak suka, paling kita tidak pilih, paling tidak favorit di GIAs ini.
81:25
Speaker A
Nonton terus. Sekarang kita pindah ke tempat baru untuk menentukan itu. 1 2 3. Ah, sampai selesai juga. Ini besar banget. Jauh banget kita dari ujung sini ke ujung sini tuh rasanya panjang banget tapi worth it sekali kita sudah memilih nih sekarang saatnya
81:42
Speaker A
kita memilih mana yang paling kita tidak suka, paling tidak favorit yang paling tidak dipilih seias raya ini.
81:50
Speaker A
Dan lumayan susah karena sekarang rata-rata hampir semua pabrikan itu meng-upgrate produknya, memperbaiki produknya yang tadinya kita enggak suka jadi jadi lebih baik.
82:02
Speaker A
Tapi memang tidak semuanya. Makanya ada beberapa mobil yang kami pilih untuk menjadi paling tidak disuka.
82:08
Speaker A
Oke, Nas. Tapi ada mobil yang belum mengupgrade, belum apa? Terus ee sebenarnya nih kita milih gua dulu ya.
82:18
Speaker A
Ini channel siapa sih? Channel gua. Channel gua. Hah? Kita akan milih nih mana yang paling kami tidak suka di antara yang kami tidak suka itu sebenarnya ini mobil yang dulu pernah kita SPK-kan. Ah, udah tahu ini pasti.
82:33
Speaker A
I, namun karena barang enggak ada yang datang juga kita batalin karena barangnya enggak ada yang datang.
82:38
Speaker A
Oke. Nah, sekarang masih ada dijual di sini. Iya. Dan kayaknya sudah harusnya sudah diganti ya. Tapi belum.
82:47
Speaker A
Tapi belum. Dan teknologinya pun sudah cukup lama. Iya. Heeh. Tapi mungkin kalau negosiasi ngomong sama salesnya mungkin harganya bisa jadi menarik harganya. I haranya udah tereduksi banyak banget mungkin 40%an kali.
83:01
Speaker A
Banyak banget, banyak banget. Ya, pilihan Omobi adalah C3N E3 ya. Ya, ya, ya. Bisa dipasang sekali.
83:11
Speaker A
Dulu kita sangat tertarik ke mobil itu sebelum mobil itu banyak saingannya. Iya. Merek Eropa bahkan kita udah SPK mobilnya enggak datang-datang. Tiba-tiba banyak yang lain lebih menarik akhirnya kita batalin. Dan ya [musik] mobil itu comfort ya. Jadi bukan yang pure elek
83:27
Speaker A
lahir listrik. Nah, sekarang giliran gue i gimana mobil ini sempat jadi mobil yang disukai dari boot ini.
83:37
Speaker A
Oke. Tapi bahkan saya juga beli. Seiring perjalanannya banyak sekali potensi dari mobil ini yang tidak dimaksimalkan oleh si pabrikan itu.
83:49
Speaker A
Dan ketika ada problem komunikasinya juga kurang baik. Dan problem itu seakan-akan tuh tidak teratasi gitu sampai sekarang. Itu adalah mobil apa itu?
83:59
Speaker A
Finastf3. Finast VF3. Mobil yang bentuknya keren yang kita berharap banyak dari mobil itu gitu ya.
84:07
Speaker A
Yang yang tadinya jadi salah satu mobil paling dicintai tapi cepat berubah jadi mobil yang yang e enggak banyak peminatnya. Karena pada saat ada keluhan tentang Kak enggak cepat gitu ininya apa e enggak cepat dan punya Om Fitra sudah
84:20
Speaker A
ada solusi belum? Ee enggak ada waktu itu udah sempat dibawa bilang mundur ada punya kertak kertak kertak tetap punya artinya kan itu mah karakternya kan kayak punya mobi enggak bukan karakter itu.
84:30
Speaker A
Iya. Jadi kita berbeda-beda gitu ya. Berbeda-beda. Jadi mungkin ee ke depannya sih berharap banget FinFas bisa memperbaiki VF3 karena VF3 itu enak banget buat dipakai sendiri. Eh, bentuknya keren. Tapi sayang masalah kecil-kecil itu yang musinya ditangani tempat dan mestinya
84:49
Speaker A
udah ada update produk baru lagi untuk mengadress masalah-masalah itu. Yang belum sampai sekarang. Iya. Iya. Jadi gini, kita pun menghargai kalau misalnya tahu-tahu ada brand yang recall, iya recall, recall, recall aja gitu. Mahal recall dan kadang-kadang orang nanggapnya itu
85:05
Speaker A
negatif recall itu. Tapi itu memperbaiki mobilnya dan kayaknya banyak yang mesti diall deh harusnya. Iya. Iya. Jadi karena saingan-saingannya udah bagus-bagus di kelas itu sekarang kan. Jadi ya itu tetap berharap Vinos PS3 bisa memperbaiki ke depannya. Masih berharap
85:22
Speaker A
banyak dari mobil itu. Tapi untuk sekarang itu jadi mobil yang paling least desirable. Desirable. Nah, oke. Oke. Mak sense. Eh, ya itu saja videonya. Kalau Anda belum nonton yang video favorit atau disukai yang paling dipilih di GIAs 2026 ini ee
85:36
Speaker A
buka channelnya Fitra Eri. Di situ ada seperti ini juga, tapi kebalikan yang paling kita penginkan. Betul.
85:42
Speaker A
Kita inginkan. Nah, oke akhir dari video ini. Jangan lupa tekan tombol jembol ke atas dan subscribe channel Motom Mobi, Mobobi dan Shopi apa belum berikut dengan tombol loncengnya. Share video ini ke seluruh dunia melalui sosial media anda dan jangan lupa follow sosial
85:52
Speaker A
media kami semua Instagram. Cek channel Fitra, subscribe Motor Driver Motomobi juga cek dan subscribe i terima kasih banyak Anda sudah menyaksikan. Sampai jumpa di video selanjutnya. Terima kasih sudah menonton.
Topics:GIIAS 2026mobil tidak favoritMitsubishi ExpanderBYD UID 83mobil hybridmobil listrikOm MobiFitra Eripameran mobil Indonesiareview mobil Indonesia

Get More with the SozAI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries, speaker detection, and unlimited transcriptions.

Or transcribe another YouTube video here →