Resep kue ireng-ireng dengan pewarna alami abu daun pisang dan taburan kelapa gurih, langkah demi langkah pembuatan adonan.
Ask about this video. Answers come from its transcript only — with the timestamp, so you can check them.
Generated from the transcript and can be wrong — check the timestamp.
Key Takeaways
- Abu daun pisang efektif sebagai pewarna alami untuk kue tradisional.
- Penggunaan blender kering mempermudah proses penghalusan abu daun pisang.
- Pencampuran bahan secara bertahap penting untuk mendapatkan adonan yang licin.
- Saringan membantu memperhalus tekstur adonan meskipun hasil akhir masih bisa diperbaiki.
- Resep ini mengedepankan bahan alami dan metode tradisional dalam pembuatan kue.
What the video covers
- Memperkenalkan kue ireng-ireng dengan warna hitam pekat dari pewarna alami abu daun pisang.
- Mengumpulkan daun pisang kering dari kebun sebagai bahan utama pewarna alami.
- Membakar daun pisang kering hingga menjadi abu sebagai pewarna kue.
- Menghaluskan abu daun pisang dengan blender kering agar lebih praktis.
- Menyiapkan bahan-bahan adonan seperti tepung terigu, tepung tapioka, gula pasir, garam, minyak goreng, dan santan.
- Mencampur bahan secara bertahap dan mengaduk hingga adonan licin dan tercampur rata.
- Menyaring adonan untuk mendapatkan tekstur yang lebih halus.
- Menjelaskan hasil akhir adonan yang kurang halus dan memindahkan ke gelas takar untuk proses selanjutnya.
- Menggunakan pewarna alami dari abu daun pisang sebagai alternatif pewarna sintetis.
- Memberikan panduan langkah demi langkah yang mudah diikuti untuk membuat jajanan pasar tradisional.
Chapters
- 00:00Pengenalan Kue Ireng-Ireng dan Pewarna Alami
- 00:20Mencari Daun Pisang Kering di Kebun
- 00:49Membakar Daun Pisang Menjadi Abu
- 01:18Menunggu Abu Daun Pisang Dingin
- 02:01Menghaluskan Abu Daun Pisang dengan Blender
- 02:36Hasil Abu Halus dan Persiapan Adonan
- 03:14Menyiapkan Bahan Adonan Ireng-Ireng
- 03:47Menambahkan Tepung Tapioka dan Gula
- 04:26Menambahkan Garam dan Minyak Goreng
- 05:03Menambahkan Santan dan Mengaduk Adonan
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Halo, Assalamualaikum. Hari ini saya buat jajanan pasar kue ireng-ireng, bernama ireng-ireng karena warnanya yang hitam pekat dari pewarna alami dengan taburan kelapa yang gurih membuatnya sangat enak. Pertama, kita membuat abu daun pisang untuk pewarna alami kue ireng-irengnya.
Speaker A
Yuk, mari jalan-jalan ke kebun untuk mencari daun pisang yang sudah kering.
Speaker A
Ambil sekitar lima genggam, taruh di dalam wadah tahan panas, kemudian bakar daun pisang sampai menjadi abu.
Speaker A
Setelah api mati, tunggu dingin, baru pindahkan ke tempat lain.
Speaker A
Nah, agar abu daun pisang lebih halus, bisa ditumpuk, disaring, atau diblender. Nah, ini saya pakai blender kering saja biar lebih praktis. Masukkan abu ke dalam blender, blender sampai halus.
Speaker A
Pindahkan ke wadah yang lebih besar. Ini hasilnya sekitar 10 sendok teh.
Speaker A
Selanjutnya kita akan membuat adonan ireng-ireng. Siapkan 300 gram tepung terigu, masukkan ke dalam mangkok.
Speaker A
300 gram tepung tapioka, 300 gram gula pasir.
Speaker A
1 sendok teh garam.
Speaker A
3 sendok makan minyak goreng.
Speaker A
800 mililiter santan dari 2 shmily santan kental, dicairkan sampai 800 ml.
Speaker A
Masukkan santan secara bertahap, lalu aduk-aduk adonan sampai semua bahan tercampur. Tambahkan santan lagi, aduk lagi, aduk terus sampai licin.
Speaker A
Tambahkan sisa santan, aduk lagi. Nah, ini adonannya sudah siap. Saring adonan menjadi adonan yang halus.
Speaker A
Itu juga hasil akhirnya kurang halus soalnya.
Speaker A
Pindahkan adonan ke gelas takar.
Topics:kue ireng-irengabu daun pisangpewarna alamijajanan pasarresep kue tradisionaltepung terigutepung tapiokakelapasantancara membuat kue











