Video ini membahas 8 perawatan penting mobil hybrid agar baterai tidak cepat rusak, termasuk kebersihan, pendinginan, dan penggantian oli.
Key Takeaways
- Kebersihan kabin dan saluran pendingin baterai sangat krusial untuk menjaga performa baterai hybrid.
- Pembersihan dan servis baterai secara berkala dapat mencegah kerusakan dini pada baterai hybrid.
- Penggunaan mobil hybrid secara rutin lebih baik daripada dibiarkan lama tanpa dipakai.
- Cell balancing setelah penggantian sel baterai wajib dilakukan agar baterai bekerja optimal.
- Perawatan oli, coolant, dan filter udara sangat penting untuk menjaga mesin dan baterai hybrid tetap sehat.
What the video covers
- Pendinginan baterai hybrid diambil dari AC kabin, sehingga kebersihan kabin dan saluran pendingin sangat penting.
- Pembersihan baterai secara berkala dengan membuka dan membersihkan konektor dapat memperpanjang umur baterai.
- Filter udara pada mobil hybrid harus diganti secara rutin agar aliran udara tetap lancar dan baterai tidak cepat panas.
- Baterai hybrid memiliki desain aliran udara yang membuat sel di tengah lebih cepat rusak karena kurangnya pendinginan.
- Setelah penggantian sel baterai, perlu dilakukan cell balancing yang memakan waktu 2-3 hari agar baterai stabil.
- Penggunaan mobil hybrid secara rutin lebih baik daripada dijadikan mobil koleksi untuk mencegah baterai drop.
- Coolant dan kebersihan radiator harus dijaga untuk mendinginkan mesin hybrid yang menggunakan oli encer dengan penguapan tinggi.
- Mobil hybrid membutuhkan pengecekan dan pengisian oli secara rutin karena mesin hybrid sering beroperasi pada RPM tinggi.
- Motor starter pada mobil hybrid menggunakan motor generator, sehingga baterai yang drop dapat menyebabkan mobil tidak bisa menyala.
- Penggantian minyak rem dan perawatan sistem pendingin AC juga penting untuk menjaga performa mobil hybrid.
Chapters
- 00:00Pentingnya Pembersihan dan Servis Baterai Hybrid
- 00:41Dampak Baterai Drop pada Mobil Hybrid
- 01:24Perbedaan Perawatan Mobil Hybrid dan EV
- 02:08Kebersihan Kabin dan Saluran Pendingin Baterai
- 02:41Pentingnya Penggantian Filter Udara
- 04:02Desain Aliran Udara dan Kerusakan Sel Baterai
- 04:41Proses Cell Balancing Setelah Penggantian Sel
- 05:24Perawatan Coolant, Oli, dan Radiator
- 06:52Penggunaan Rutin dan Pengisian Baterai Hybrid
- 08:00Perawatan Minyak Rem dan Sistem Pendingin AC
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Lu harus tahu kalau yang namanya hybrid di Indonesia yang masuk ke Indonesia itu pendinginan baterainya itu diambil dari, kalau di Domo Hybrid ada yang namanya pembersihan baterai yaitu baterai servis. Dia itu dibuka semua baterainya, dibersihkan kembali semua konektornya,
Speaker A
dibersihkan kembali dan dipasang kembali. Nah, itu ya ibaratnya kayak lu punya laptop. Laptop lu udah pakai lama, kipasnya meraung kan yang bunyinya tinggi begitu kan untuk mendinginkan.
Speaker A
Nah, itu ibaratnya sama tuh ya. Kita sudah menemukan beberapa klien yang memang mobilnya dia tinggal ke luar negeri 1 bulan terus baik-baik enggak bisa nyala ya karena kenapa? Karena si hybrid ini, semua hybrid sih sebenarnya, motor starternya, dinamo starter motornya itu menggunakan motor generatornya.
Speaker A
Sehingga ketika baterai itu drop, si baterai hybridnya itu drop, motor generator ini tidak ada yang memutarkan untuk nyalain si engine, makanya enggak bisa nyala tuh mobil.
Speaker A
Nah, ketika gak bisa nyala diapain? Cari B mobil yang tepat. [musik] Ayo ke dokter mobil aja. Jujur, cepat, dan juga lengkap. [musik] Ayo ke dokter mobil aja.
Speaker A
Kualitas yang terbaik, harga juga bersahabat. [musik] Percayalah di dokter mobil pasti beres. Hai, balik lagi dengan saya dokter mobil. Kali ini perawatan mobil hybrid dan EV yang kamu wajib tahu. Oke, kenapa gua samain ya? Karena hybrid dan EV itu
Speaker A
approximately the same. EV akan lebih less perawatan. Hybrid akan ada engine-nya untuk lu rawat juga. Nah, nomor satu yang paling sering jarang diperhatikan adalah kebersihan di ruang kabin. Karena itu juga akan mempengaruhi kebersihan di saluran pendingin baterai.
Speaker A
Lu harus tahu kalau yang namanya hybrid di Indonesia yang masuk ke Indonesia itu pendinginan baterainya itu diambil dari AC kabin. Sehingga kalau kabin lu itu nyetel AC, lu harus dinginkan sedingin-dinginnya. Karena angin dari kabin itulah yang ditarik untuk
Speaker A
ngedinginin si baterai dan dibalikin lagi ke kabin. Kalau lu mau tahu itu caranya dia ngedinginin baterai si baterai hybrid itu. Jadi kalau lu suka enggak suka terlalu dingin, ini akan menjadi problem bagi baterai lu untuk long run atau jangka panjangnya. Oke. Kenapa kok
Speaker A
kebersihan harus dijaga? Satu, debu ya kan debu akan selalu ada makanya lu sering-sering lu bersihin. Yang paling penting sih jangan ada kayak sampah-sampah tisu, jangan ada kayak sampah-sampah plastik-plastik yang kecil-kecil yang bisa kesedot dan sampai dia menutupi saluran-saluran yang
Speaker A
seharusnya dilewatin dengan angin dan ketutupan. Itu akan menjadi problem besar itu sih. Karena baterainya itu yang namanya baterai lu pakai pasti panas ya kan. Handphone lu pakai main game aja panas apalagi mobil hybrid dan mobil EV. Nah, itu harus lu jaga
Speaker A
kebersihannya. Dan si baterai itu kalau di Domo hybrid ada yang namanya pembersihan baterai, yaitu baterai service. Dia itu dibuka semua baterainya, dibersihkan kembali. Semua konektornya dibersihkan kembali dan dipasang kembali. Nah, itu ya ibaratnya kayak lu punya laptop, laptop lu udah
Speaker A
pakai lama, kipasnya meraung kan yang bunyinya tinggi begitu kan untuk mendinginkan. Nah, itu ibaratnya sama tuh itu dibukain semua satu-satu dibersihin semua abu-abu, debu-debunya.
Speaker A
Kalau laptop kan thermal paste-nya diganti ya kan. Terus kemudian semua debu-debu dibersihin pasang lagi. Nah, itu otomatis langsung dia mendinginkannya jauh lebih bagus. Nah, itu juga yang harus dilakukan terhadap si baterai EV dan hybrid ini. Eh, tergantung pemakaian, tergantung lu di mana juga
Speaker A
debu lu seberapa banyak, bisa jadi setahun sekali atau setahun dua kali aja untuk pembersihan baterai hybrid itu.
Speaker A
Baterai EV akan lebih lama lagi untuk dibersihkan. Kemungkinan setahun sekali aja cukup. Dan yang penting konektor-konektornya itu masih bersih.
Speaker A
Nah, yang kebanyakan orang nggak tahu adalah di mobil hybrid beberapa dikasih filter udara di mana filter udara itu harus lu ganti secara berkala. Nah, karena kenapa? Filter udara itulah yang menyaring. Kalau misalkan filternya udah mampet dan enggak anginnya enggak bisa
Speaker A
masuk dengan baik, [musik] itu otomatis baterainya akan panas. Nah, makanya itu harus diganti secara berkala. Nah, kemudian namanya baterai itu kan gua belajar gua ngambil hybrid Toyota ya.
Speaker A
Baterai itu kan dia disusun begini angin masuk dari satu sisi dikeluarkan ke satu sisi lain. Jadi ibaratnya dia di belakang atau di bawah jok kayak Zenix, dia dimasukin angin dari satu terus keluar di sebelah satunya. Nah, yang namanya baterai itu udah pasti dia itu
Speaker A
kena angin itu yang biasanya itu di ujung sama di ujung yang kena angin. Kenapa yang di tengah itu biasanya jarang kena angin? Makanya kenapa kalau yang namanya baterai hybrid itu rusak, biasanya rusak itu persel dan biasanya ke sebagian besar itu rusak yang di
Speaker A
tengah-tengah tuh. Kenapa? Karena yang di tengah-tengah itu akan lebih panas karena dia tidak terlalu terlewati angin. Karena angin itu kan enggak mau belok-belok ya. Angin itu kan kayak air tuh dia jadi masuknya ya lurus-lurus aja dia keluar gitu kan. Dan karena
Speaker A
desainnya seperti itu, makanya biasanya yang lebih cepat rusak itu baterai-baterai sel yang di tengah. Nah, habis ngeganti sel baterai itu atau habis diservis atau kita ganti sel-selnya itu, itu kita harus lakukan yang namanya cell balancing atau baterai
Speaker A
voltage balancing. Baterai voltage balancing itu agak lama harus kita balancing agak lama bisa jadi 2 sampai 3 hari baru dia mau balance semua. Makanya kenapa sebenarnya yang namanya mobil hybrid itu servisnya ketika udah ganti itu, itu bisa
Speaker A
seminggu. Karena ya bukan apa, baterai balancing itu sebuah proses yang gua enggak bisa paksain. Emang harus gua taruh begitu nanti dia akan balance sendiri gitu loh. Kebiasaan penggunaan yang mempercepat degradasi. Nah, biasanya orang-orang memaksa di EV mode terlalu
Speaker A
berlebihan. Lu biarin aja kalau lu lagi naik hybrid, lu biarin aja sesuaikan dengan dia naik turunnya. Nah, cuman yang paling penting adalah coolant sama kebersihan radiator sih lu jaga banget sih. Karena kenapa? Coolant itu yang mendinginkan si engine. Nah, engine lu
Speaker A
itu bergeraknya dengan oli hybrid itu biasanya 0W20 atau 0W16 di mana itu penguapannya sangat tinggi sekali. Nah, kalau penguapannya tinggi itu berarti dia biasanya mampet di EGR sih. Nah, kalau Toyota kita banyak menemukan mampetnya di EGR memang. Kemudian kalau
Speaker A
namanya oli, lu beli yang encer emang karena kenapa? Mesin hybrid itu lu tidak memiliki kontrol kapan lu hidupin dan kapan dia mati. Bisa jadi ketika dia hidup greng langsung dia naik ke 2000 sampai 3.000 rpm untuk ngecas baterai
Speaker A
atau untuk ngedorong si mobilnya itu sendiri. Di mana kalau yang namanya mesin kita tahu kan yang namanya oli harus dipanasin dulu, harus dicerin dulu. Nah, itu memang menjadi sebuah problem. Nah, makanya kenapa olinya mereka itu harus agak encer supaya dia
Speaker A
agak muternya lebih cepat. Nah, oli encer dengan Edkinson Cycle biasanya penguapannya jadi tinggi. Jadi, seminggu sekali lu cekin lipstiknya. Kalau kurang lu top up, kalau kurang lu top up. Emang begitu, Bro. Kalau mobil ini memang tipenya makan oli memang. Jadi ya
Speaker A
gitu deh ya. Lu tambahin dan lu dinginkan sedingin mungkin. Terus kalau yang namanya mobil hybrid itu enggak boleh jadi mobil koleksi, Bro. Mobil hybrid itu harus jadi mobil operasional yang lu pakai hari-hari. Kalau lu jadiin mobil koleksi ya, kita sudah menemukan
Speaker A
beberapa klien yang memang mobilnya dia tinggal ke luar negeri 1 bulan terus baik-baik enggak bisa nyala ya karena kenapa? Karena si hybrid ini, semua hybrid sih sebenarnya, motor starternya, dinamo starter motornya itu menggunakan motor generatornya. Sehingga
Speaker A
ketika baterai itu drop, si baterai hybridnya itu drop, motor generator ini tidak ada yang memutarkan untuk nyalain si engine, makanya enggak bisa nyala tuh mobil. Nah, ketika enggak bisa nyala diapain? Ya, dicas baterainya. Nah, gimana caranya ngecas baterai? Harus ke
Speaker A
orang-orang yang bisa. Kayak misalkan kita nih hybrid, kita punya alatnya untuk ngecasin baterai itu pers.
Speaker A
Sehingga ketika misalkan datang nih samp
Speaker A
buat mobil koleksi, Pak. Lu pakai hari-hari malah enggak ada problem. Lu diamin sebulan, ada kemungkinan untuk mobil kamu nyala. Cuma ini enggak rusak sih, emang harus butuh dicas aja. Cuman ngecasnya ya itu problem kan. Nah, berbeda ceritanya dengan PHV. Kalau
Speaker A
plugin hybrid EV ya lu tinggal colok aja itu baterai pasti akan full. Terus jangan lupa juga kalau yang namanya hybrid dan EV tetap punya minyak rem.
Speaker A
Minyak rem itu lu ganti setahun sekali. Coolent coolen penting sekali. Yang namanya coolen penting ini tuh harus optimal karena Indonesia panas banget.
Speaker A
Jadi ya itu lu e isi terus. Kemudian jangan lupa masih ada oli kompresor AC di mana oli kompresor AC ini berbeda dengan oli kompresor AC biasa. Karena hybrid dan EV itu menggunakan kompresor yang independen. Enggak enggak nempel sama si pulynya engine. Jadi [musik]
Speaker A
dia namanya kompresor AC-nya itu pakai kompresor elektrik. Nah, kompresor elektriknya gua juga enggak tahu kenapa mereka pakainya adalah ee jadi kayak model kompresor mobil biasa tapi dielektrikin. Itu jadinya agak-agak ribet. Jadi kenapa gua bilang begitu?
Speaker A
Karena dia pakai olinya itu ND11 which is nonconductif. Enggak boleh lu campur-campur sama oli-oli lainnya yang mobil-mobil biasa itu konductif. Itu bisa konslet dan itu harus dikuras dan dibersihkan. Dan ya seperti biasalah yang namanya flashing AC kan semua oli
Speaker A
itu pasti ee ada masa berlaku masa pakainya dan ketika masa pakainya sudah habis ya lu ganti olinya. Itu cari orang yang benar-benar mengerti jangan yang asal-asal ngerti. Karena kenapa? Kalau konselet ya walaupun dia yang ganti spare part-nya agak-agak setengah mati
Speaker A
siu sih agak setengah mati mahal juga. Lu harus tahu kok harga kompresornya sendiri aja bisa R juta itu kompresornya doang. Nah, spesifikasi oli yang tepat sama spesifikasi coolent yang tepat juga penting untuk lu menjaga si hybrid dan EV ini tetap dingin. Oke, mungkin sekian
Speaker A
dulu penjelasan dari saya unut mobil. Jangan lupa subscribe, like, dan komen di YouTubeyube kami.
Topics:perawatan mobil hybridbaterai mobil hybridservis baterai hybridpendinginan bateraifilter udara mobil hybridoli mesin hybridcell balancing bateraicoolant mobil hybridmobil hybrid Indonesiadokter mobil Indonesia











