Presiden Prabowo menegaskan pengusutan tuntas serangan air keras terhadap aktivis KontraS dan menolak intimidasi terhadap pengkritik pemerintah.
Key Takeaways
- Presiden Prabowo menegaskan komitmen pengusutan tuntas serangan terhadap aktivis KontraS.
- Tidak ada toleransi bagi pelaku teror, termasuk aparat negara jika terbukti bersalah.
- Jaminan perlindungan kebebasan berpendapat tanpa intimidasi dari pemerintah.
- Kebutuhan membersihkan institusi penegak hukum dan BUMN dari praktik korupsi dan penyalahgunaan.
- Pentingnya objektivitas dalam mengatasi disinformasi dan spekulasi negatif terhadap pemerintah.
Summary
- Presiden Prabowo menanggapi serangan air keras terhadap aktivis KontraS Andri Yunus yang mengalami luka serius.
- Kapolri mendapat instruksi langsung dari Presiden untuk mengusut tuntas kasus ini hingga aktor intelektual di baliknya.
- Presiden menyebut tindakan tersebut sebagai terorisme dan menegaskan tidak akan ada impunitas, termasuk jika pelaku aparat negara.
- Presiden menegaskan jaminan tidak boleh ada warga yang diintimidasi atau diteror karena mengkritik pemerintah.
- Presiden mengakui adanya kekurangan aparat dan berkomitmen membersihkan institusi seperti polisi, jaksa, intelijen, dan BUMN.
- Presiden terbuka terhadap pembentukan tim independen untuk mendukung pengusutan kasus ini, dengan catatan independensi yang objektif.
- Presiden menyoroti adanya disinformasi dan provokasi yang dapat memicu spekulasi negatif terhadap pemerintah.
- Presiden mengajak masyarakat bersabar dan menegaskan dukungan rakyat terhadap pemerintah tetap kuat.
- Presiden membedakan antara kritik wajar dan tindakan makar yang berpotensi merusak negara.
- Diskusi juga mencakup isu ruang kebebasan berpendapat dan perbandingan dengan negara lain terkait pembatasan informasi.











