Review lengkap Honda HRV e-HEV Modulo dengan sistem hybrid baru, harga turun, fitur, dan impresi berkendara di pasar Indonesia.
Ask about this video. Answers come from its transcript only — with the timestamp, so you can check them.
Generated from the transcript and can be wrong — check the timestamp.
Key Takeaways
- Honda HRV e-HEV Modulo menawarkan teknologi hybrid yang efisien dan harga lebih kompetitif.
- Sistem hybrid menggabungkan keunggulan motor listrik di kecepatan rendah dan mesin bensin di kecepatan tinggi.
- Fitur-fitur praktis seperti power back door dan walkaway lock meningkatkan kenyamanan pengguna.
- Desain eksterior dan interior tetap mempertahankan ciri khas HRV dengan sentuhan modulo yang sporty.
- Konsumsi bahan bakar sangat irit, cocok untuk penggunaan perkotaan dengan performa berkendara yang nyaman.
What the video covers
- Honda HRV e-HEV Modulo hadir dengan sistem hybrid yang inovatif dan harga lebih terjangkau dibanding tipe RS Turbo sebelumnya.
- Mobil ini menggunakan mesin Atkinson Cycle dan motor listrik dengan kombinasi sistem hybrid yang berbeda dari kompetitor seperti Nissan Kicks dan Yaris Cross.
- Eksterior tidak banyak berubah dari generasi sebelumnya, dengan ciri khas emblem biru sebagai tanda hybrid dan desain modulo yang sporty.
- Fitur power back door dengan walkaway lock memudahkan pengguna, terutama saat membawa barang.
- Bagasi cukup luas namun tidak dilengkapi ban serep karena ruang belakang digunakan untuk baterai hybrid.
- Kabin menawarkan leg room yang luas namun headroom agak minim untuk pengguna tinggi di atas 180 cm.
- Fitur interior seperti decelerator pedal selector untuk mengatur regenerative braking dan wireless charger tersedia.
- Impresi berkendara menunjukkan kabin sangat senyap dan nyaman, terutama di kecepatan rendah dengan mode EV.
- Suspensi terasa agak keras tapi memberikan handling yang presisi dan stabil dengan ground clearance 212 mm.
- Konsumsi bahan bakar diklaim mencapai 25 km/l di rute dalam kota, sangat efisien untuk kelas compact SUV.
Chapters
- 00:00Pembukaan dan pengenalan Honda HRV e-HEV Modulo
- 01:38Sejarah dan generasi Honda HRV di Indonesia
- 03:05Spesifikasi mesin dan sistem hybrid Honda HRV e-HEV
- 04:34Desain eksterior dan perbedaan dengan model lama
- 06:01Bagian belakang, fitur bagasi, dan penyimpanan baterai
- 07:36Ruang kabin dan kenyamanan baris kedua
- 10:49Fitur interior dan teknologi pendukung
- 15:11Impresi berkendara dan performa sistem hybrid
- 19:29Kesimpulan dan penutup video
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Halo teman-teman, kembali lagi di channel saya dan di sebelah saya ini sudah ada Honda HRV EF. Ini tipe yang modulo dan mobil ini lagi menggemparkan pasar Indonesia karena satu akhirnya Honda eh melengkapi lineup HRV-nya dengan sistem hybrid. Dan yang kedua,
Speaker A
harganya itu turun, teman-teman. Seperti yang kita tahu di RS Turbo yang sebelumnya ini, itu harganya di atas Rp 400 jutaan dan di tipe yang ini malah diturunin, teman-teman. Kemarin pada saat launching itu RS yang paling tinggi EHF itu harganya dia OTR Jakarta Rp 488
Speaker A
juta. Gila, kita dapat full hybrid dari Honda tapi diturunin harganya. Apakah harganya diturunin karena brand China?
Speaker A
Saya kembalikan lagi ke teman-teman. Tapi yang pasti saya menarik e tertarik dengan tipe ini karena ee sistem hybridnya itu eh tidak seperti di pasaran ya. Ini agak berbeda sistem hybrid-nya yang nanti saya akan jelaskan di video. Penasaran? Kita langsung masuk
Speaker A
ke pembahasannya. [Musik] Oke, sebelumnya saya terima kasih kepada Honda Surabaya Center dan juga Honda Royal Kenjeran sudah meminjamkan saya mobil ini untuk saya review. Dan bagi teman-teman yang mungkin ingin eh cari mobil Honda atau test drive mobil ini
Speaker A
bisa kontak ke nomor dealer di bawah ini. Saya akan tulis di bawah yang pastinya bakal banyak promo-promo buat teman-teman. Oke, seperti yang kita tahu ya, Honda HRV ini dari pertama kali launching di Indonesia itu banyak sekali peminatnya. Yang masuk ke Indonesia itu
Speaker A
setahu saya generasi dua dan yang seperti ini itu generasi 3. Dari yang generasi dua itu sudah banyak, kita masuk ke generasi 3 juga banyak sekali yang ee tertarik dan memang modelnya keren banget ya secara desain. Saya pun ee secara pribadi sangat suka terutama
Speaker A
di bagian grillnya ya. Kalau yang SE yang lama itu saya lebih suka daripada yang RS karena dia grill-nya lebih umum.
Speaker A
Kalau yang RS itu kalau yang ini tuh lebih ikonik ke HRV begitu. Nah, Honda HRV ini dia itu bertanding di eh segmen compact SUV seperti yang kita tahu dia saingannya dengan head to head-nya Yaris Cross dan juga Hyundai Kreta. Nah,
Speaker A
secara overall eh trim yang baru ini ada dua trim besar. Satu yang menggunakan mesin lama HRV dan yang menggunakan sistem hybrid. Eh, tipe yang lama itu masih sama 1500 cc dengan tenaga 121 PS dan torsi 145 Nm masih disalurkan ke
Speaker A
roda depan menggunakan CVT. Nah, yang di sebelah saya ini adalah trim yang menggunakan sistem hybrid. Dia ada tiga trim, satu yang eve, ada yang modulo sebelah saya yang modulo, dan ada yang tipe RS. Nah, semuanya ini menggunakan sistem hybrid. Untuk eh mesin bensinnya
Speaker A
dia menggunakan Atkinson Cycle dengan tenaga 106 PS dan torsi 127 Nm. Sedangkan untuk motor listriknya dia e bertenaga 131 PS dengan torsi 253 Nm.
Speaker A
Nah, secara kertas memang itu tinggi ya. Nanti kita akan tes ee pada saat saya coba apakah memang sesuai dengan angkanya. Setelah ini saya akan jelaskan untuk sistem hybrid-nya. Ini lumayan ee menarik karena saya jelasin dulu di kompetitornya seperti di Nissan Kicks
Speaker A
ya. Nissan Kicks itu setahu saya dia pure digerakkan oleh motor listrik dan mesin bensinnya itu untuk mengisi dayanya. Nah, sedangkan di Yaris Cross itu mesin bensinnya dibantu oleh ee motor listriknya. Jadi ee yang menggerakkan roda tetap mesin bensinnya.
Speaker A
Sedangkan kalau di Honda ini dia menggabungkan kurang lebih seperti dua kompetitor itu. Jadi pada saat kecepatan rendah dia pure menggunakan EV ya.
Speaker A
Berarti pure menggunakan motor listriknya. Dia menggunakan daya dari baterai. Nah, daya baterainya ini yang diisi oleh mesin bensinnya. Nah, pada saat ee mulai akselerasi naik, mesin bensinnya juga akan ee nyala untuk ngisi daya. Setelah itu pada saat kecepatan
Speaker A
tinggi dan konstan mesin bensinnya akan ambil alih untuk menggerakkan roda dan motor listriknya akan mati. Selama sistem ini berjalan, selain dari mesin bensin, daya baterai juga ikut diisi oleh sistem regenerative braking-nya.
Speaker A
Jadi secara teori memang ee efisiensi motor listrik itu lebih bagus di kecepatan rendah dan mesin bensin itu efisien di kecepatan tinggi. Jadi ini ee konsep yang dipakai untuk Honda. Tapi kita akan lihat pada saat nanti test drive-nya, teman-teman. Nah, kita bahas
Speaker A
dari eksterior dulu. Jadi sebenarnya ee kalau saya lihat ya, eksteriornya ini tidak berubah jauh dari HRV yang lama.
Speaker A
Cuman yang terlihat jelas itu memang dari logonya ini dia langsung pakai eh warna biru-biru supaya membedakan kalau dia ini hybrid. Terus dari siluet depannya ini saya terlihat lebih kotak ya, sedikit aja lebih kotak di bagian sini dan sisanya masih mirip. Lampunya
Speaker A
juga sama ee grillnya juga sama ini seperti yang SE dulu dan sisanya tidak ada perubahan yang agak banyak. Kita langsung lanjut ke bagian yang samping.
Speaker A
Oke, dari samping ini memang siluetnya tidak ada perubahan yang jelas ya. Memang masih sama dengan yang lama. Tapi memang kita karena ini tipe yang modulo tadi bumper depan agak beda. Samping juga dikasih bumper modulo. Ini ada tulisannya modulo ya. Lebih keren lah
Speaker A
ya. Sporty-nya lebih dapat. Dan bannya juga seingat saya masih sama. Jadi dia pakai ban eh Bridgestone Alenza dengan profil ban 225/50 R18. Dia one tone warnanya abu-abu gelap seperti ini. Ee untuk depan dan belakang pakai rem cakram ya. Masih keren, siluetnya masih
Speaker A
sama dan memang ciri khas Honda ya. Dia menyembunyikan handle baris keduanya di sebelah sini masih sama. Jadi kesannya seperti mobil dua pintu. Siluet ke belakangnya, potongannya masih tajam ke belakang. Ya memang tidak banyak yang berubah. Kita bahas langsung ke bagian
Speaker A
belakangnya. Oke, untuk bagian belakang masih secara mayoritas sama dengan yang lama, tapi langsung kita terlihat ya di logo emblem Hondanya ini tetap biru seperti depan membedakan hybridnya.
Speaker A
Emblemnya HRV di kiri di kanan ada eh-nya dan karena ini modulo di bagian bawah knalpotnya keren ya, jadi besar ada aksesorisnya dan ada bumper belakang dari modulo juga. Selain itu masih dikasih spoiler kecil di atas. Antena masih shark, ada kaca defoger belakang.
Speaker A
Ya, kurang lebih masih sama, teman-teman. Lampu remnya juga memanjang dari kiri ke kanan dan ini nyala ya kalau malam hari. Yang beda itu adalah bagasinya. Jadi dia sudah power back door untuk tipe yang hybrid ya. Kalau untuk E dan I itu e tidak ada power back
Speaker A
door-nya. Dan yang saya suka di sini dia ada pencetan untuk walkaway lock. Jadi kalau kita pencet ini, kita misal masih keluar masukin barang, terus kita pencet ini, kita jalan nanti dia otomatis nutup dan mengunci. Jadi itu salah satu fitur
Speaker A
yang mungkin ee memudahkan kita kalau misal bawa barang keluar ya, misal bawa barang kita jalan susah nih ngambil kunci lagi ini otomatis nutup dan ngunci. Fitur yang bagus untuk ibu-ibu ke supermarket sangat oke ini teman-teman. Nah, bagian bagasi tetap eh
Speaker A
oke juga ini di compact SUV tetap oke. Eh, dia cukup luas. Tapi sayangnya di sini tidak ada ban serep. Sekarang diganti ke TI repair kit yang ada di sebelah kanan sini. Dan di sini ada bagasi tempat penyimpanan sedikit lagi
Speaker A
di belakang sini. Kenapa tidak dikasih ban serep? Karena di bagian belakang sini diganti jadi tempat baterai. Jadi di bawah sini ada baterainya ditaruh di situ. Memang sekarang hybrid mesin eh mobil EV itu ee udah jarang banget kasih ban serep ya. Kelipatan baris kedua
Speaker A
masih 60:40 langsung dapat ee bagasi yang lebih besar lagi dan ini rata lantai. Jadi bagi teman-teman yang bawa barang lebih panjang ini cukup enak. Dan yang saya suka juga ini ee tinggi ke bibir
Speaker A
bagasinya juga enggak terlalu tinggi. Jadi enggak terlalu susah untuk ngeluarin barang. Kita langsung lanjut ke baris yang kedua. Oke, salah satu fitur keren yang tetap Honda pertahankan adalah ini dia. Jadi, bagi teman-teman yang mungkin butuh ruangan di tengah untuk
Speaker A
taruh barang, ini fitur yang masih dipertahankan oleh Honda. Keren. Keren. Oke, untuk di baris kedua ini memang dari dulu sama ya. Leg room-nya sangat-sangat jauh. Ini wah satu jengkal lebih ya. Ini posisi berkendara saya.
Speaker A
Leg room-nya sangat enak. Jadi kalau leg room tidak ada masalah. Headroom-nya minim sedikit. Kalau mungkin yang tingginya 180 ke atas ini akan na
Speaker A
enak, cukup halus digabung dengan fabrik. Di tengahnya ada tiga titik untuk headr-nya. Di tengah juga dikasih amres. Tapi ini amres-nya menurut saya kurang tinggi sedikit aja. Kurang tinggi sedikit aja.
Speaker A
Jadi kurang pas ya ini. Padahal saya tingginya 167. Kalau mungkin yang lebih tinggi dari saya mungkin kurang pas. Ini posisi armres-nya ada cup holdernya dua di bagian door trim ini. Ada cup holdernya satu. Ada Twitter. dikasih twer di belakang dua yang menyentuh
Speaker A
tangan ini sudah soft touch tapi bagian atas masih hard plastic ya kurang lebih masih samalah di dalam ini. Dan di bagian tengah kita dikasih double blower masih sama ada e untuk setting kanan kirinya. Jadi ini benar-benar diplit ya
Speaker A
dan ada dua slot USBC cukup oke dan juga penyimpanan di tengah sini. Ee untuk duduk di tengah ini jauh lebih tinggi menurut saya. Jadi mungkin agak kurang enak ya kalau perjalanan jauh karena dia sangat-sangat tinggi ya ini teman-teman kayak ada naik
Speaker A
5 cent begitu tapi kalau di posisi yang ini cukup nyaman. Untuk baris kedua cukup oke. Ada seatback pocket-nya juga dan ada mini back pocket juga di driver sama penumpang ya. Selain itu di bagian kanan kursi ada ventilasi udara untuk
Speaker A
mendinginkan baterai hybridnya. Untuk di belakang cukup oke seperti biasa ya di HV yang lama juga kita masuk ke baris yang pertama. Oke, impresi pertama pada saat masuk ke baris pertama Honda HRV ini memang overall masih sama dengan HRV
Speaker A
yang lama, tapi yang langsung terasa beda adalah konsol tengah ini. Karena seingat saya yang dulu itu di sini kayak ada pembatas ya seperti di Yaris Cross juga sama tapi sekarang ini dibuat simetris jadi ee kesannya lebih lega lah
Speaker A
begitu. Pada saat masuk sama pintunya kokoh e build quality-nya oke banget. Pada saat masuk kita langsung disambut dengan setir yang bulat. Spoknya tiga.
Speaker A
Eh, di sebelah kiri ini pengaturan untuk entertainment-nya dan juga ada tombol home untuk pengaturan di eh mid-nya.
Speaker A
Sebelah kanan ini untuk eh lan keepeping assist, jarak e adaptive cruise control-nya dan juga pengaturan cruise control-nya. Yang saya suka di sini sudah ada tilt dan telescopik, Teman-teman, ya. Jadi, eh kalau Honda sih tidak perlu diragukan, ya. Posisi
Speaker A
berkendara itu sangat-sangat enak. Kesannya seperti naik sedan ini. Jadi, e agak turun. Jadi, enaklah feel setirnya tuh enak. Setelah itu di sebelah kanan ini ada pengaturan untuk ee AC-nya.
Speaker A
Jadi, bisa disebar AC-nya atau lebih fokus untuk penyebaran anginnya. Selain itu yang saya suka juga ini sudah all power window-nya depan belakang. Untuk pengaturan dari joknya ini juga masih manual. Ini kan yang eve modulo. Setahu saya yang RS itu sudah eh power seat ya.
Speaker A
Ini untuk mengatur kursinya. Selain itu di belakang setirnya ini ada seperti pedle shift. Nah, kalau yang di EUS dan E itu ada pedle shift memang kita bisa ganti gigi. Tapi kalau di hybrid ini gunanya untuk apa, Teman-teman? Nah, di
Speaker A
sini namanya decelerator pedal selector. Jadi, ini gunanya untuk kita bisa mengatur regenerative breaking-nya mau sekuat apa. Jadi, nanti ketika dipencet nanti kita ada tandanya mau sekuat apa.
Speaker A
Tapi kalau kita mau e benar-benar kuat terus, nyala terus eh regenerative breaking-nya, kita bisa langsung ganti shifternya ini ke posisi B. Jadi, langsung itu eh regenerative breaking-nya paling kuat, Teman-teman.
Speaker A
Nah, untuk wiper juga e sudah auto. Untuk lampunya sudah auto high beam dan juga adaptif ya. Jadi kalau misal kita ee berseberangan dengan mobil lain, kita pakai auto high beam, dia akan mati sebelah, akan redup sebelah. Sori gitu.
Speaker A
Jadi lebih fleksibel lah. Dan yang kerennya adalah di semua trim-nya itu semua sudah ada Honda Sens-nya, Teman-teman. Jadi dilengkapi semua begitu. bergerak ke tengah kita dikasih head unit yang cukup besar, cukup oke modelnya seperti floating seperti itu dan juga ini sudah modern ya, sudah ada
Speaker A
Apple CarPlay, Android Auto, wired ya. Agak ke bawah sedikit kita juga dikasih ini climate control masih sama dengan HRV yang biasa dan saya memang sukanya adalah dia ttile ya. Eh, pencetannya itu sangat-sangat enak sekali, satisfying banget gitu. Dan saya
Speaker A
suka Honda masih e mempertahankan tombol ya. Karena di zaman yang semakin tidak ada tombol ini semakin eh sebuah privilege ya. Tombol ini agak ke bawah sedikit ini langsung ada tempat penyimpanan besar. Di kanan ada USB A satu slot. Sebelah kiri ada USBC. Di
Speaker A
bawah ada wireless charger yang kita juga bisa matikan dan nyalakan ee secara manual di sini. Dan saya suka ada pad karetnya supaya tidak gerak-gerak. Dan ini yang agak ketutupan adalah power socket 12 volt-nya. Untuk shifternya masih biasa. Seperti biasa eh seperti
Speaker A
HRV lama agak ke bawah sedikit ini ada drive mode-nya jadi ada eco normal dan sport dan juga ada heal dis control-nya ini jug juga udah dilengkapi ada electronic parking brake dan juga break hold-nya juga ada dua cup holder dan ada
Speaker A
penyimpanan di sini lumayan besar dan ini sangat-sangat pas untuk ee armres ya dan ini empuk-empuk di spion kanan kiri ini juga sudah dilengkapi dengan reverse auto tilt. Jadi ketika kita ee mau mundur, si spionnya ini akan turun sedikit untuk ngelihat jalur kita ini
Speaker A
aman atau enggak. Ada Honda Linewatch juga ketika kita scri nanti akan menyalakan kamera yang ada di spion kiri. Selain itu, pengaturan di MND-nya juga cukup lengkap. Kita bisa menyalakan dan mematikan beberapa ADAS-nya dan juga kita bisa melihat power flow dari sistem
Speaker A
hybrid-nya. Ada satu fitur menarik lagi yaitu cornering light. Jadi pada saat kita memutar setir kita untuk belok, ada cahaya tambahan khusus pada saat kita belok. Selain itu, e kita juga bisa dilengkapi dengan Honda Connect. Honda Connect itu jadi kita ada aplikasi di
Speaker A
HP, kita bisa lihat eh cek eh sistem mobil kita, kita bisa kasih geo fancing, tapi setahu saya itu fiturnya free untuk ee 6 bulan setelah itu akan berbayar.
Speaker A
Kita langsung lanjut ke rasa berkendaranya. Oke, impresi pertama mengendarai Honda HRV Eve ini yang pertama kali saya notice adalah keheningan dari kabinnya. Karena sistem hybridnya itu kan memprioritaskan EV mode dulu. Jadi, pada saat kondisi idle atau kecepatan rendah itu tidak ada
Speaker A
suara mesinnya sehingga membuat kabin itu jadi lebih hening. Sebenarnya dari kekedapan kabinnya itu tidak terlalu istimewa sih karena dari road noise atau suara luar itu masih cukup terdengar ya.
Speaker A
Apalagi kalau ada motor yang lewat itu masih cukup kedengaran. Tapi kabin ini jadi terasa lebih hening karena tidak ada suera mesin. Nah, dari mid-nya ini kita itu bisa tahu kapan mesinnya mati, kapan mesinnya nyala. Nah, kalau dari tulisan EV-nya itu mati, berarti
Speaker A
mesinnya itu sedang nyala untuk ngisi daya baterai. Ee note ya, ini itu cuman pada kondisi kecepatan rendah ya. Nah, kalau misalnya tulisan-nya nyala berarti mesinnya lagi mati. Nah, sayangnya saya belum bisa tes untuk kondisi di mana motornya itu mati dan saya pakai pure
Speaker A
pakai mesinnya karena syaratnya harus kecepatan tinggi dan konstan. Sedangkan saya belum bisa coba mobil ini di jalan tol. Tapi selama saya test drive, saya tuh seringki lupa kalau misalnya mesinnya itu nyala. Karena e saking halusnya mesinnya, jadi sampai enggak
Speaker A
kerasa kalau mesinnya itu lagi nyala. Menurut saya ini jauh lebih baik daripada kompetitornya. Selain itu, saya juga sempat coba untuk LKA-nya atau lan keeping assist-nya, tapi tidak bisa karena sistem itu hanya bisa dipakai pada saat kecepatan tinggi. Sedangkan
Speaker A
pada saat kecepatan rendah yang bisa nyala hanyalah RDM-nya aja atau road departure mitigation system. Jadi, ini dia mencegah kita untuk keluar dari jalur marka jalan. Jadi, dengan kata lain, kalau kita kecepatan rendah itu cuma bisa mencegah kita keluar jalur
Speaker A
tapi enggak bisa keep jalurnya di tengah gitu. Tapi untuk eh adaptive cruise control-nya itu bisa sampai kondisi stop and go. Nah, selanjutnya yang saya notice adalah eh saya suka sekali dalam sisi visibilitasnya karena pilar A ini enggak terlalu besar bahkan cenderung
Speaker A
kecil ya menurut saya dan penempatan spionnya ini benar-benar agak ke belakang banget. Jadi minim sekali blind spot. Jadi masih ada ee posisi di mana kita bisa lihat blind spot-nya itu.
Speaker A
Selain itu, menurut saya yang juara dari mobil ini tetap dari sisi handling-nya. Memang enggak bisa dipungkiri ya kalau Honda itu memang masih juara dalam masalah handling. Posisi berkendara yang pas banget, nyaman, ditambah setir yang bisa tilt dan teleskopik. Rasa nyetirnya
Speaker A
ini jadi apa ya? Pas banget. Selain itu, feel setir atau road feel-nya itu sangat presisi, terbaik di kelasnya menurut saya. Terutama pada saat belok-belok atau kita lagi bermanuver. Gampang bangetlah untuk dikendalikan karena kita apa ya? Ee sangat presisi dan
Speaker A
terprediksi banget. Handling ini juga enak karena ada kontribusi dari sisi suspensinya. Nah, kita sekalian bahas suspensi ya. Suspensi ini memang dia itu karakternya cenderung keras. Pada saat melewati polisi tidur atau jalanan yang kurang bagus, kita itu bisa merasakan ee
Speaker A
suspensinya memang meredam dengan baik, tapi masih terasa kerasnya. Tapi karena karakter suspensi yang keras ini membuat handling-nya itu sangat enak, presisi, dan terprediksi gitu loh. Mengingat ground clearance-nya itu sekitar 212 mm itu agak tinggi ya, Teman-teman. Jadi perlu suspensi yang agak keras agar
Speaker A
tidak mengayun. Memang ee kalau suspensi ini cocok-cocokan ya teman-teman. Ada yang suka empuk, ada yang suka keras.
Speaker A
Jadi memang ee lebih ke preferensi masing-masing. Tapi yang saya rasakan itu suspensinya ini ee ada improvement ya. lebih enak sedikit daripada HRV yang lama. Mungkin karena bobot mobilnya lebih berat ya. Dia kan ada mesin dan motor dan baterai lagi. Jadi membuat ee
Speaker A
suspensinya ini ayunannya lebih enak. Selanjutnya dari sisi mesin ini sebenarnya tidak sesuai ekspektasi saya ya. Karena di atas kertas tenaga dari motor listriknya itu cukup besar. Tapi ketika saya rasakan ketika saya tarik ya dari nol gitu itu tidak terasa tenaga
Speaker A
instannya. Malah saya merasa feel-nya itu masih mirip dengan HRV yang lama, terutama ya itu pada saat saya narik dari nol. Sebenarnya lebih baik daripada HRV yang lama ya. Ada improvement memang lebih cepatlah daripada yang lama tapi saya tidak terasa feel eh torsi dari
Speaker A
motornya. Tapi di sisi lain karena dia memang prioritasnya kan EV mode dulu ya, jadi ee getaran mesinnya itu enggak ada.
Speaker A
Jadi kita nyetirnya lebih nyaman. Selain itu, topik utama dari sistem hybrid tentunya itu dari konsumsi BBM ya. Nah, klaim dari Honda itu mobil ini bisa mencapai 25 km/l itu rute dalam kota.
Speaker A
Nah, menurut saya itu angka yang ee masuk akal dan mudah banget untuk dicapai mengingat sistem hybridnya itu mengutamakan EV mode. Jadi seperti mobil listrik lah begitu. Nah, setahu saya beberapa media otomotif itu sudah melakukan tes untuk e konsumsi BBM-nya
Speaker A
dan beberapa bisa mencapai lebih dari 30 km/l kalau enggak salah itu sekitar 31 sampai 32 km/l gitu. Ini e sangat irit-irit loh, Teman-teman. Udah kayak motor ini. Nah, saya coba rangkum sedikit ya. Jadi HRV Eve ini menurut saya juaranya itu di aspek eh keheningan
Speaker A
kabin tapi bukan kegedapan kabin ya. Selain itu juara juga di aspek handling-nya sangat oke, presisi ya seperti Honda lah. Dan selain itu yang juara lagi adalah dari sisi visibilitas.
Speaker A
Mengingat e mobil-mobil zaman sekarang ini seringki visibilitasnya terutama di pilar A ya itu sangat besar dan akhirnya blind spot. Tapi HRV ini masih tetap terus ee mempertahankan visibilitas yang oke. Dari sisi suspensi juga ada improvement menurut saya dari HRV yang
Speaker A
lama, tapi mungkin karena bobot mobilnya ya. Namun menurut saya dari tenaga mesin atau motornya itu tidak sesuai ekspektasi saya sendiri. Tapi bukan berarti ini dia underper ya, hanya tidak sesuai ekspektasi saya aja sih gitu.
Speaker A
Kalau dipakai perkotaan menurut saya sangat-sangat nyaman sih karena dia sangat smooth sekali pembawaannya. Bisa dianggap seperti bawa mobil listrik atau EV tapi tenaganya tidak seinstan ee mobil EV biasanya. Selain itu juga konsumsi BBM-nya itu sangat-sangat istimewa loh, Teman-teman.
Speaker A
Oke, jadi menurut saya Honda HRV ini eh bisa melanjutkan warisan nama HRV eh dengan fun to drive-nya, F setir yang masih presisi, posisi berkendara yang memang paling top ya menurut saya. Nah, mobil ini cocok untuk siapa? Menurut saya, mobil ini cocok untuk anak muda,
Speaker A
keluarga muda yang cari Compact SUV brand Jepang, dan juga yang pengin merasakan eh EV tapi tidak ingin nyemplung ke dunia EV. Jadi, ini e pilihan yang tepat, Teman-teman. Karena pada saat ee di perkotaan, kalau kita sering daerah perkotaan paling cocok
Speaker A
pakai EV dan ini memang ee prioritasnya untuk pakai motor listriknya dulu. Dan kalau teman-teman keluar kota kecepatan tinggi masih bisa merasakan e sensasi mesin bensinnya gitu. Mesin bensin dari Honda. Jadi ini adalah alternatif buat Teman-teman yang eh pengin dua dunia itu
Speaker A
dirasakan di satu mobil dan eh harganya pun masih turun, Teman-teman. Masih lebih terjangkau daripada HRV yang lama.
Speaker A
Bagi Teman-teman yang punya HRV yang lama atau mungkin sudah punya yang ini, jangan lupa komen di bawah menurut teman-teman gimana share pengalamannya.
Speaker A
E sekian video saya. Jangan lupa like, comment, dan subscribe ke channel saya. Karena seterusnya saya akan upload video tentang otomotif.
Topics:Honda HRV e-HEVHonda HRV Modulomobil hybrid Indonesiareview Honda HRVcompact SUV hybridkonsumsi BBM iritfitur power back doorimpression test drivemobil hybrid murahteknologi hybrid Honda











