Skuad lengkap Persip berkumpul di TC Bali, kabar lampu hijau supporter away Liga 1, peminjaman Hamra Hehanusa, dan masalah band FIFA terkait pembayaran mantan pelatih.
Ask about this video. Answers come from its transcript only — with the timestamp, so you can check them.
Generated from the transcript and can be wrong — check the timestamp.
Key Takeaways
- Skuad Persip kini lengkap dan siap menghadapi kompetisi dengan dukungan bobotoh di Bali.
- FIFA mengizinkan supporter away dengan syarat ketat dan pengawasan kepolisian untuk menjaga keamanan.
- Peminjaman pemain seperti Hamra Hehanusa penting untuk pengembangan dan pengalaman kompetitif.
- Masalah band FIFA Persip berasal dari sengketa lama dengan mantan pelatih terkait pembayaran.
- Penyelesaian masalah band FIFA krusial agar Persip dapat mendaftarkan pemain baru dan berkompetisi lancar.
What the video covers
- Skuad lengkap Persip Bandung berkumpul di TC Bali dengan kehadiran pemain Timnas Indonesia dari AFF 2026.
- FIFA memberikan lampu hijau untuk supporter away di Liga 1 musim 2026-2027 dengan syarat ketat dan izin kepolisian.
- Persip meminjamkan Hamra Hehanusa ke klub Garuda Yaksa untuk mendapatkan pengalaman bermain lebih banyak.
- Hamra sebelumnya juga dipinjamkan ke Persik Kediri dan menunjukkan sikap profesional serta etos kerja baik.
- Persip memiliki komposisi pemain bertahan yang kuat dengan rekrutan baru dari Prancis dan Kroasia.
- Manajemen Persip menegaskan peminjaman Hamra bukan karena kurangnya kepercayaan tapi untuk pengembangan pemain.
- Persip kembali masuk daftar FIFA registration band mulai 10 Agustus 2026 selama tiga periode pendaftaran pemain.
- Masalah band FIFA terkait sengketa pembayaran dengan mantan pelatih Robert Rene Alberts dari Belanda.
- Persip menyepakati pembayaran Rp3 miliar dalam 10 cicilan tapi terjadi masalah pembayaran dan pemotongan biaya.
- FIFA memutuskan kasus ini pada 3 Oktober 2025 dan Persip harus menyelesaikan masalah agar bisa mendaftarkan pemain baru.
Chapters
- 00:00Skuad lengkap Persip berkumpul di TC Bali
- 01:15Lampu hijau supporter away Liga 1 musim 2026-2027
- 02:13Ketentuan dan pembatasan supporter tandang oleh kepolisian
- 03:14Peminjaman Hamra Hehanusa ke Garuda Yaksa untuk pengembangan
- 04:27Performa dan kontribusi Hamra di Piala Presiden 2026
- 05:30Komposisi lini pertahanan Persip dengan rekrutan baru
- 06:24Fokus klub pada pengembangan jangka panjang pemain
- 07:39Masalah band FIFA Persip terkait sengketa pembayaran dengan Robert Rene Alberts
- 09:09Detail kesepakatan pembayaran dan masalah yang muncul
- 10:27Dampak band FIFA dan pentingnya penyelesaian masalah
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
[musik] [musik] [musik] Akhirnya skuad lengkap Persip berkumpul. Tisi Persi pun dimulai dan sejumlah pahlawan Timnas Indonesia yang sebelumnya membela Timnas Indonesia di ajang AFF 2026 juga sudah kembali. Training ground Bali bak lautan biru dipenuhi oleh para bobotoh Dewata yang datang menyaksikan sesi
Speaker A
latihan tim ini. Aksi-aksi Ragnar Orat Mangun hingga Cak Sandi Walls berhasil menyedot perhatian para bobotoh. Lalu bagaimana gambaran kekuatan Persip dengan lengkapnya pemain Persip ini?
Speaker A
Hingga kabar awal mula penyebab Persip kembali dapat band FIFA. Ternyata, oh ternyata berkaitan dengan satu kasus lama yang urung terselesaikan.
Speaker A
Pertanyaannya, apa akar masalah yang menjerat Persip dan apa konsekuensi besar yang akan didapat klub jika masalah ini tidak diselesaikan secara cepat? Semua akan kita bahas di sini.
Speaker A
Namun sebelum itu, kita mulai topik pertama kita dari pernyataan soal lampu hijau supporter away di Liga 1 musim 2026-2027.
Speaker A
Direktur Utama Ia, Ferry Paulus mengatakan FIFA telah memberikan lampu hijau kepada suporter untuk [musik] turang di Super League musim 2026-2027.
Speaker A
Akibat [musik] tragedi juruhan pada Oktober 2022, PSSI memberlakukan larangan U days yang berlandaskan [musik] dengan kesepakatan transformasi sepak bola Indonesia bersama FIFA dan pemerintah. Artinya kebijakan itu telah berlaku selama tiga musim. Namun bakal dicabut PSSI dan Iague mulai kompetisi
Speaker A
yang akan datang. Ferry menegaskan bahwa lampu hijau dari FIFA untuk mengizinkan kembali suporter tandang tidak diberikan tanpa syarat. Menurutnya, suporter dan klub harus mematuhi seluruh ketentuan serta larangan yang telah berulang kali disosialisasikan agar keberlangsungan U days dapat terus terjaga. Feri
Speaker A
menjelaskan bahwa keputusan terkait keberadaan suporter tandang tetap berada di tangan para pemangku kepentingan dalam arti perizinan kepolisian. Jadi memang digaris bawahi khusus klub-klub yang memiliki rivalitas tinggi ya, termasuk juga yang ada indikasi dari sisi apa namanya intelijen ia dilarang
Speaker A
untuk dilakukan. [musik] Misalnya ya, terutama misalnya seperti Arema FC melawan Persebaya, Persija Jakarta kontra Persip itu [musik] tetap di-lock.
Speaker A
Nah, bisa jadi ada kebijakan-kebijakan lain yang juga melarang, tetapi indikatornya basicnya adalah dari informasi atau keputusan dari keputusan kepolisian, [musik] kata Feri Paulus.
Speaker A
Persib kembali mengambil langkah strategis dalam mendukung perkembangan Alhamra Hehanusa. Bekab bisa yang dapat bermain sebagai bek tengah maupun bek kiri tersebut akan melanjutkan perjalanan kompetitifnya bersama klub promosi Garuda Yaksa melalui skema peminjaman. Keputusan ini menjadi bagian dari komitmen Persip untuk memastikan
Speaker A
setiap pemain mendapatkan ruang yang tepat untuk berkembang, memperoleh pengalaman kompetitif, sekaligus menjaga kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan di level profesional. Bagi Hamra, peminjaman ke Garuda Yaksa merupakan kesempatan kedua secara beruntung untuk mendapatkan pengalaman bermain di clot lain. Sebelumnya pada
Speaker A
putaran kedua musim 2025-26, pemain kelahiran Tangerang [musik] 1 Juli 1999 tersebut juga menjalani masa peminjaman bersama Persik Kediri.
Speaker A
Langkah serupa kembali ditempuh dengan mempertimbangkan kebutuhan perkembangan Hamra sebagai pemain. [musik] Persip menilai kesempatan mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten akan menjadi bagian penting dalam prosesnya untuk terus meningkatkan kemampuan, [musik] pengalaman, dan kepercayaan diri di lapangan. Sejak bergabung dengan
Speaker A
Persi pada awal musim 2025-26, Hamra menunjukkan sikap profesional dan etos kerja yang baik dalam setiap sesi latihan. Meskipun belum mendapatkan kesempatan tampil dalam pertandingan resmi bersama Persip, performanya secara konsisten mendapatkan perhatian dari tim pelatih. Kualitas teknis, pemahaman terhadap permainan, serta [musik]
Speaker A
kedisiplinannya membuat Hamra tetap menjadi bagian dari persaingan di dalam skuad Panggeran Biru. Ia beberapa kali masuk dalam daftar susunan pemain dan mendapatkan kesempatan menunjukkan kemampuannya pada Piala Presiden 2026.
Speaker A
Dalam turnamen tersebut, Hamra tampil dalam lima pertandingan dan turut berkontribusi dalam perjalanan Persip hingga mengakhiri kompetisi sebagai runner up. Deputi CEO PT Persip Bandung Bermartabat, Adityya Putra Herawan menegaskan bahwa keputusan meminjamkan Hamra bukan merupakan indikasi berkurangnya kepercayaan Persip terhadap
Speaker A
kualitas sang pemain. [musik] Sebaliknya, kesempatan bermain secara reguler dinilai menjadi bagian penting dalam proses pengembangan karirnya.
Speaker A
Menurutnya, pengalaman Hamra bersama Persik pada musim sebelumnya menjadi salah satu pertimbangan positif dalam mengambil keputusan serupa pada musim [musik] ini. Dari sisi komposisi suu Persip saat ini memiliki sejumlah opsi di lini pertahanan. Untuk posisi bek tengah, Pangeran Biru diperkuat Patricio
Speaker A
Matricardi dan Julio Cesar. Serta dua rekrutan anyar Gabriel Mutombo dari Prancis dan Daniel Loncar dari Kroasia.
Speaker A
[musik] Sementara itu untuk posisi back kiri, Persip memiliki Eliano Reinders dan Ikhwan Ali Tanamal. [musik] Komposisi tersebut memberikan ruang bagi Persip untuk mengambil pendekatan yang berorientasi pada perkembangan pemain.
Speaker A
Dalam konteks Hamra, pemincaman menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman bertanding yang lebih konsisten sekaligus menghadapi tantangan baru bersama Garuda Yaksa. Persib berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan perkembangan Hamra. Dengan mendapatkan menit bermain, menghadapi situasi pertandingan yang
Speaker A
beragam serta terus beradaptasi dengan tuntutan kompetisi, Hamra diharapkan dapat kembali dengan pengalaman dan kesiapan yang semakin baik. Bagi Persip, perjalanan setiap pemain merupakan bagian dari proses jangka panjang.
Speaker A
Karena [musik] itu, klub akan terus berupaya mengambil keputusan yang tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan tim saat ini, tetapi juga perkembangan dan masa depan pemain. Persip mendoakan kelancaran perjalanan Hamra bersama Garuda Yaksa dan berharap pengalaman tersebut menjadi langkah positif dalam
Speaker A
melanjutkan perjalanan karirnya sebagai pemain profesional. Persip Bandung kembali tercatat dalam daftar FIFA registration Band. [musik] Status tersebut mulai berlaku pada 10 Agustus 2026 dan tercatat untuk tiga periode pendaftaran pemain. Manajemen Persip sebelumnya memastikan persoalan tersebut bukan berasal dari kasus baru.
Speaker A
Registration band kali ini berkaitan dengan perkara lama yang terjadi pada 2022 dan melibatkan mantan pelatih Persip asal Belanda, [musik] Robert Rene Alberts. Lantas apa sebenarnya yang menjadi penyebab Persip kembali masuk daftar larangan pendaftaran pemain FIFA?
Speaker A
Berdasarkan dokumen FIFA dengan nomor perkara FPSD 1988 yang diputuskan pada 3 Oktober 2025, perkara tersebut merupakan sengketa antara Robert Rene Albert sebagai penggugat dengan Persip Bandung sebagai tergugat. Dokumen itu mengungkap adanya persoalan pembayaran yang kemudian dibawa Robert ke FIFA. Dalam dokumen
Speaker A
FIFA disebutkan Persip dan Robert Rene Albert sebelumnya telah menandatangani proposal pengaturan pembayaran pada 18 Februari 2025. Dalam kesepakatan tersebut, Persip disebut menyetujui pembayaran dengan total Rp3 miliar kepada Robert. Pembayaran itu disepakati dilakukan dalam 10 kali cicilan mulai Maret hingga Desember 2025. 8 cicilan
Speaker A
pertama masing-masing bernilai Rp225 juta. Sementara dua cicilan terakhir yakni November dan Desember 2025 masing-masing bernilai Rp600 juta. Namun pembayaran tersebut kemudian bermasalah pada 21 Maret 2025. Persip disebut melakukan pembayaran sebesar Rp93.749.500. [musik] Berdasarkan dokumen FIFA, Robert menyatakan terdapat pemotongan sebesar
Speaker A
Rp131.250.500 dari pembayaran tersebut berkaitan [musik] dengan peningkatan kelas penerbangan. Persoalan itu kemudian dikomunikasikan Robert dengan pihak Persip, yakni dengan Stanley Bernard yang disebut sebagai Direktur Olahraga Persip juga menjadi salah satu bukti yang dipertimbangkan. Robert kemudian mengklaim masih terdapat sejumlah
Speaker A
pembayaran yang belum diterimanya. Persoalan terse
Speaker A
juta untuk pembayaran Maret 2025 serta masing-masing Rp225 juta untuk pembayaran April dan Mei 2025. Robert juga meminta bunga sebesar 5% per tahun atas tunggakan [musik] tersebut. Dalam proses perkara, FIFA mencatat Persip telah diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan. Namun berdasarkan
Speaker A
dokumen keputusan tersebut, Persip tidak menyampaikan jawaban atas gugatan Robert. Kondisi itu kemudian membuat kamar status pemain FIFA memeriksa perkara berdasarkan bukti yang terdapat dalam berkas. Dalam pertimbangannya, hakim tunggal kamar status pemain FIFA menyatakan kesepakatan pembayaran antara Persip dan Robert memang telah dibuat.
Speaker A
FIFA juga menyimpulkan bahwa pemotongan pembayaran Maret 2025 [musik] sebesar Rp131.250.000 tidak dapat dibenahkan. [musik] Dari hasil pemeriksaan tersebut, FIFA kemudian mengabulkan sebagian gugatan Robert. Persip diwajibkan membayar total Rp581,25 juta kepada Robert Rene Alberts. Bagian penting lain dalam dokumen FIFA adalah
Speaker A
konsekuensi apabila Persip tidak memenuhi kewajiban pembayaran tersebut. Kamar status pemain FIFA memberikan waktu 45 hari. Sejak pemberitahuan keputusan kepada Persip untuk melakukan pembayaran penuh termasuk bunga yang berlaku. Apabila kewajiban tersebut tidak dipenuhi, FIFA dapat memberlakukan larangan kepada Persip untuk
Speaker A
mendaftarkan pemain baru baik di tingkat nasional maupun internasional. Larangan tersebut dapat berlangsung maksimal tiga periode pendaftaran pemain penuh dan berturut-turut. Dengan demikian, akar persoalan registration band yang kembali tercatat atas nama Persip merupakan sengketa pembayaran dengan Robert Rene Alberts yang diputus FIFA pada 3 Oktober
Speaker A
2025. Dokumen FIFA juga menegaskan bahwa larangan tersebut dapat dicabut [musik] apabila jumlah yang diwajibkan termasuk bunga telah dibayarkan secara penuh.
Speaker A
Persip akan melanjutkan persiapan menghadapi musim 2026-2027 dengan menggelar pemusatan latihan di Bali. Setelah menyelesaikan kiprahnya di Piala Presiden 2026, Pangeran Biru [musik] telah kembali berkumpul pada 11 Agustus kemarin di Pulau Dewata hingga tanggal 19 Agustus 2026. Pelatih Persip Igor
Speaker A
Tolic menjelaskan agenda tersebut menjadi bagian dari persiapan tim menghadapi empat agenda penting musim depan. Dalam pemusatan latihan di Bali, Persip juga dijadwalkan mengikuti turnamen persahabatan bertajuk Dewata Challenge Series. Dua pertandingan akan [musik] dimainkan di Stadion Kapten Iwayan Dipta Gianyar Bali menghadapi
Speaker A
Sabah FC dari Malaysia [musik] dan tuan rumah Bali United. Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, dua lawan yang dihadapi Persip memiliki karakter dan kualitas yang tepat untuk menguji perkembangan tim. Kedua pertandingan akan dimainkan setelah skuad Pangeran Biru menjalani [musik] latihan intensif
Speaker A
selama beberapa hari di Bali. Dalam sesi TC Persip di Bali, gerbong pertama pemain Persip telah lebih dulu tiba di training center Bali. [musik] Sementara gerbong kedua yang didominasi pemain yang baru pulang dari tugas negara bersama timnas Indonesia menyusul skuad
Speaker A
Persip lainnya di hari berikutnya. Dalam beberapa video yang beredar di sosial media, nama-nama pemain baru Persip seperti Ragnar Oratmangun dan Sandy Wols sudah berangkat menuju ke TC [musik] Persip Bandung. Kehadiran para pemain timnas Indonesia ini paling menjadi perhatian para bobotoh, terutama terkait
Speaker A
dua nama terakhir yang disebut di atas. Penampilan Cak Sandi dan Haji Orat Mangun diharapkan bisa menjadi pelengkap kekuatan Maung Bandung untuk kompetisi musim depan. Sesi latihan tim ini juga dipastikan akan menjadi magnet bagi para bobotoh dewata yang siap memantau dan
Speaker A
menanti skuad lengkap Persip [musik] untuk TC kali ini. [musik] [musik] [musik]
Topics:Persip BandungFIFA bandHamra Hehanusasupporter away Liga 1TC Balipeminjaman pemainAFF 2026Robert Rene Albertspembayaran tunggakanLiga 1 2026-2027











