7 rekomendasi mobil hatchback bekas di bawah 100 juta untuk kebutuhan perkotaan tanpa LCGC, dengan kelebihan dan kekurangan tiap tipe.
Ask about this video. Answers come from its transcript only — with the timestamp, so you can check them.
Generated from the transcript and can be wrong — check the timestamp.
Key Takeaways
- Mobil hatchback bekas di bawah Rp100 juta bisa jadi pilihan praktis untuk perkotaan tanpa harus membeli LCGC.
- Suzuki Swift dan Honda Jazz GD3 adalah pilihan populer dengan kelebihan desain dan performa mesin yang baik.
- Toyota Yaris menawarkan kenyamanan dan fitur keselamatan lengkap dengan mesin yang mudah dirawat.
- Ford Fiesta menawarkan fitur modern dan performa tinggi tapi memerlukan perawatan intensif dan pemahaman teknis.
- Perawatan dan pengecekan rutin sangat penting untuk menjaga performa dan keawetan mobil bekas.
What the video covers
- Video membahas kebutuhan mobil hatchback bekas yang terjangkau di bawah Rp100 juta untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan.
- Suzuki Swift generasi pertama direkomendasikan dengan varian CBU dan CKD, memiliki desain sporty dan performa mesin 1500 cc.
- Honda Jazz GD3 cocok untuk yang berjiwa muda dengan opsi mesin IDSI hemat bahan bakar dan Vtech yang lebih kencang.
- Toyota Yaris tipe J, E, S, dan S limited dengan mesin 1500 cc yang mudah dirawat dan fitur keselamatan lengkap.
- Ford Fiesta generasi keenam menawarkan fitur modern dan performa tinggi, namun memerlukan perawatan ekstra dan perhatian khusus pada transmisinya.
- Setiap mobil memiliki kelebihan dan kekurangan terkait fitur, performa, perawatan, dan harga pasar bekas.
- Harga mobil bekas yang direkomendasikan berkisar antara Rp60 juta sampai di atas Rp90 juta tergantung tipe dan kondisi.
- Video juga memberikan tips perawatan khusus untuk beberapa mobil seperti penggantian oli CVT pada Honda Jazz dan pengecekan throttle body pada Suzuki Swift.
- Fokus utama adalah mencari mobil hatchback bekas yang bukan LCGC dengan kualitas build dan performa yang lebih baik.
- Video cocok untuk penonton yang ingin membeli mobil hatchback bekas dengan budget terbatas namun menginginkan kualitas dan fitur yang memadai.
Chapters
- 00:00Pendahuluan dan kebutuhan mobil hatchback di perkotaan
- 01:05Rekomendasi 1: Suzuki Swift generasi pertama
- 02:50Rekomendasi 2: Honda Jazz GD3
- 04:54Rekomendasi 3: Toyota Yaris Bakpau
- 06:36Rekomendasi 4: Ford Fiesta generasi keenam
- 08:25Pembahasan fitur, kelebihan, dan kekurangan tiap mobil
- 10:08Tips perawatan dan hal yang perlu diperhatikan pada mobil bekas
- 12:08Kesimpulan dan rekomendasi akhir
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Di padatnya perkotaan dan ribetnya motor di jalanan Indonesia, seringkali kita butuh mobil yang sat-sat untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi sekarang harga mobil di Indonesia khususnya hatchback sudah lumayan tinggi. Pun kalau harganya yang terjangkau, biasanya kita akan mendapatkan LC gizi. Mobil yang secara
Speaker A
build quality ya udahlah dan performa juga biasa aja, enggak bisa berharap banyak. Nah, daripada beli LC gisi, di video kali ini saya akan merekomendasikan tujuh mobil hatchback bekas yang harganya di bawah Rp100 juta yang bisa dijadikan pilihan untuk mobil
Speaker A
sehari-hari. Dan langsung aja kita masuk ke pembahasan. Pilihan yang pertama ada Suzuki Swift generasi pertama. Mobil ini cukup menjadi primadona pada masanya dan diproduksi cukup lama dengan varian yang cukup banyak. Mobil ini sangat cocok untuk kalian yang sedang mencari
Speaker A
hatchback dengan desain yang keren, performa mesinnya lumayan kencang, dan perawatan yang mudah. Suzuki Swift generasi pertama diproduksi dari tahun 2005 sampai tahun 2013. Tipenya juga banyak, ada yang CBU dan ada yang CKD atau buatan lokal. Yang CBU atau
Speaker A
completely build up ada varian GX, GL, dan GT yang diproduksi dari tahun 2006 sampai tahun 2008. Kelebihan dari varian CBU yaitu memiliki fitur yang lebih lengkap mulai dari airbag, ABS, EBD, immobilizer, dan audio steering switch.
Speaker A
Sedangkan yang CKD atau yang versi lokal ada tipe ST, GT2, GT3, dan GTS yang diproduksi dari tahun 2008 sampai tahun 2013. Yang sayangnya fiturnya banyak yang disunat, tidak ada ABS, EBD, immobilizer, audio steering switch, dan twitter pun tidak ada untuk yang versi
Speaker A
lokalnya. Mesinnya menggunakan mesin M15A 1500 cc. Baik CKD ataupun CBU sama saja hanya beda di keluaran tenaganya.
Speaker A
Untuk yang CBU dibuat lebih kencang tenaganya 110 PS dan torsinya 143 Nm. Sedangkan yang lokal tenaganya ada di 100 PS dan torsinya di 133 Nm. Untuk yang CBU memiliki kompresi yang lebih tinggi, jadi disarankan untuk menggunakan bahan bakar pertamax.
Speaker A
Berbeda dengan versi lokal yang kompresinya lebih rendah. Karena pada masa itu masyarakat Indonesia lebih suka menggunakan premium dan hal itulah yang mengakibatkan mesin dari mobil yang versi lokal tenaganya dibuat lebih rendah. Kelebihan dari mobil ini adalah desainnya yang sporty dan sering
Speaker A
dijuluki sebagai Mini Cooper-nya Jepang. Mobil ini memiliki visibilitas yang bagus, jok yang empuk, dan fiturnya juga banyak kalau versi yang CBU.
Speaker A
Kekurangannya karena usia kalau kalian mau beli mobil ini biasanya di bagian restir sudah oblak, ekstra fannya lemah dan cek juga di bagian seal-seal pking silindernya biasanya sudah ada yang rembes. Dan setelah membeli pastikan sering-sering dibersihkan di bagian throttle bodnya. Dan air radiator juga
Speaker A
harus sering diganti atau kalau bisa dapat unit yang sudah pakai coolen sekalian itu lebih baik. Dan kekurangan selanjutnya yaitu fiturnya yang sedikit untuk yang versi lokal. Untuk harganya sendiri ada di kisaran 60 sampai R jutaan untuk yang versi lokal. Sedangkan
Speaker A
untuk yang versi CBU atau yang GT, harganya masih tinggi di atas Rp90 juta. Pilihan yang kedua adalah Honda Jazz GD3, mobil idaman banyak orang. Mobil ini cocok untuk kalian yang berjiwa muda, yang suka mobil kencang, mobil hemat, yang punya penyimpanan banyak
Speaker A
walaupun mobilnya ukurannya kecil. Honda Jazz GD3 diproduksi dari tahun 2004 sampai tahun 2007. Ada dua versi, IDSI dan Vtech. Untuk kalian yang suka mobil hemat dan gak perlu-perlu amat mobil kencang bisa pilih yang IDSi. Dan buat kalian yang suka mobil kencang bisa
Speaker A
pilih yang varian Vtech. Mesinnya menggunakan L15A 1500 cc. Untuk yang IDSI tenaganya 87 horsepow di putaran 5.00 rpm dan torsi maksimal di 128 Nm di putaran mesin 2.700 rpm. Dan untuk yang Vtech tenaganya di 109 horsepow dan torsinya di 143 Nm. Tersedia dalam dua
Speaker A
pilihan transmisi yaitu manual dan matic CVT. Kelebihan dari mobil ini adalah dia punya desain yang keren, opsi modifikasinya banyak, interior yang lega, dan ada fitur ultra seat.
Speaker A
Pengereman juga sudah full cakram depan belakang untuk yang Vtech. Sudah menggunakan IPS, visibilitasnya luas, fitur AC-nya lengkap, dan sudah dilengkapi dengan ABS, EBD, BA, dan airbag untuk yang versi Vtech-nya.
Speaker A
Sedangkan untuk kekurangannya di versi IDSI, rem belakangnya masih menggunakan tromol. Eps-nya juga sering bermasalah karena usia, serta modul CVT, TPS, dan TB-nya juga sering bermasalah. Dan untuk CVT-nya biasanya rusak karena kesalahan dalam perawatan. Untuk oli transmisi CVT menggunakan jenis oli CVTF atau CVT
Speaker A
fluid. Dan untuk mobil Honda biasanya diharuskan untuk menggunakan oli CVTF keluaran dari Honda. Kesalahannya biasanya sebagian mekanik menggunakan oli ATF atau AT Fluid sehingga mengakibatkan transmisinya ini jadi jebol. Sedangkan untuk harganya sendiri Honda Jazz GD3 ada di kisaran 60 sampai
Speaker A
R0 jutaan. Pilihan selanjutnya ada Toyota Yaris Bakpau. Cocok untuk kalian yang sedang mencari mobil tempur yang penyimpanannya banyak dan mesinnya gampang dirawat.
Speaker A
Diproduksi dari tahun 2006 sampai tahun 2013 memiliki beberapa pilihan tipe. Ada tipe J, E, S, dan S limited. Untuk mesinnya sendiri menggunakan mesin 1 NZFE 1500 cc yang mampu menghasilkan tenaga 109 horsepower dan torsi 142 Nm.
Speaker A
Transmisinya ada dua pilihan yaitu matic konvensional 4 speed dan manual 5 speed. Mesin ini sama dengan mesin Toyota Vios.
Speaker A
Jadi kalian enggak perlu khawatir. Soal spare part dijamin pasti banyak. Fitur keselamatannya juga lumayan lengkap. Ada ABS, EBD, BA, airbag, dan kalau yang S Limited sudah pakai keyless dan rem cakram depan belakang. Selain itu, mobil ini juga memiliki suspensi yang empuk
Speaker A
dan nyaman. Jadi, kalau kalian mencari mobil yang lebih nyaman dari Honda Jazz, mungkin Toyota Yaris Bako ini adalah pilihan yang tepat.
Speaker A
Tapi untuk kekurangannya di bagian interior mungkin untuk sebagian orang ini agak terlihat aneh karena untuk di bagian speedometernya dia berada di tengah. Agak kurang umum sih tapi lagi-lagi demi mendapatkan tempat penyimpanan yang banyak. Untuk harganya sendiri Toyota Yaris Bapau perentan
Speaker A
harganya ada di Rp80 jutaan sampai yang tertinggi ada di R10 jutaan. Pilihan selanjutnya ada Ford Fiesta generasi keenam. Nah, ini adalah mobil hatchback yang cocok untuk kalian yang suka merawat mobil yang perhatian.
Speaker A
Karena mobil ini punya fitur yang modern, nyaman, kedap, dan kencang. Tapi dengan syarat harus rajin dirawat. Ford Fiesta generasi ke-en diproduksi dari tahun 2010 sampai tahun 2016. Ada dua jenis, yaitu pre faelift dan facelift.
Speaker A
Untuk yang preacelift ada pilihan 1400 cc dan 1600 cc. Dan untuk yang facelift pilihan mesinnya jadi 1500 dan 1000 cc Ecobost. Nah, ini adalah varian yang paling rare yang sering dicari orang.
Speaker A
Untuk mesinnya semuanya menggunakan naturally aspirated, kecuali yang 1000 cc dia menggunakan turbo. Dan yang 1000 cc ini dia mampu menghasilkan tenaga 125 PS dan torsi 170 Nm. CC-nya ini paling kecil di antara yang lainnya, tapi soal tenaga dan torsi ini malah yang paling
Speaker A
besar karena menggunakan turbo. Kelebihan dari sebuah Ford Fiesta adalah di bagian interiornya. Dia punya audio yang bagus, fiturnya juga oke, nyaman untuk dikendarai, dan ada fitur voice command yang mana ini adalah fitur yang sangat jarang ditemukan di mobil tahun
Speaker A
tersebut. Selain itu, suspensinya juga empuk dan mobil ini lumayan kencang. Tapi kekurangannya kalau kalian membeli mobil ini, kalian harus rajin merawat dan paham mobil. Karena ada beberapa bagian mobil atau mesin yang harus rajin dibersihkan dan dicek secara berkala.
Speaker A
Kemudian belum ada kamera mundur. Mesinnya juga rawan overheat kalau salah dalam perawatan dan pemilihan coolen.
Speaker A
Dan permasalahan yang sering dihadapi adalah di bagian transmisinya yang DCT atau dual clutch transmission yang di dalamnya ada part yang dinamai TCM yang sering bermasalah dan bisa mengakibatkan mobil mogok dan transmisinya nyentak.
Speaker A
Akinya juga harus diperhatikan karena biasanya setiap 2 tahun harus diganti dan ampernya juga harus sesuai. Kemudian untuk cuci-cuci juga harus diperhatikan karena di bagian bawahnya banyak terdapat sensor.
Speaker A
R0 jutaan. Sedangkan untuk yang Ecobus sayangnya masih di atas Rp10 juta. [Musik] Pilihan selanjutnya adalah Daihatsu Sirion generasi kedua. Mobil ini cocok untuk kalian yang sedang mencari mobil yang perawatannya gampang, spare part-nya murah dan banyak, dan cocok buat kalian yang suka mobil kompact yang
Speaker A
desainnya enggak pasaran. Diproduksi dari tahun 2011 sampai tahun 2018. Yang mana mobil ini memiliki basis yang sama dengan Pero 2 Myvi yang merupakan mobil yang sangat laku keras di Malaysia.
Speaker A
Untuk transmisinya ada dua pilihan, ada manual dan matic. Mesinnya sendiri menggunakan mesin yang sama dengan Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia generasi pertama yaitu K3 VE 1300 cc VVTi. Untuk tenaganya ada di 85,8 horsepow dan torsinya di 116 Nm. Ukuran
Speaker A
mobil yang cukup pendek, panjangnya sekitar 3,6 m, lebarnya 1,6 m, dan tingginya di 1,5 m. Kelebihan dari sebuah Daihatsu Sirion adalah interiornya yang lumayan lega, perawatannya gampang, dan mesinnya yang bandel karena menggunakan mesin yang sama dengan Avanza. Fitur keamanannya
Speaker A
juga cukup untuk kenyamanan. Dia punya kursi driver yang bisa naik turun, AC yang lumayan lengkap, banyak pengaturannya, dan spionnya sudah retrack. Ada wiper belakang dan rear devoger. Bagasinya juga lumayan walaupun tidak terlalu besar. Jok di bagian depan dan belakang juga lumayan lega serta
Speaker A
posisi mengemudi yang ergonomis. Fitur yang ditawarkan oleh mobil ini sebenarnya biasa aja, tapi dia punya kelebihan yaitu di bagian durabilitas.
Speaker A
Makanya enggak heran kalau mobil ini sangat laku keras di Malaysia sana. Kemudian untuk kekurangannya untuk yang versi manual koplingnya agak keras, suspensinya juga agak keras, kabinnya tidak terlalu kedap dan untuk di kecepatan tinggi dia lumayan limbung.
Speaker A
Headr di bagian belakang juga bukan tipe yang bisa di-adjust, dia pakai model pocong. Head unitnya masih indes dan agak ribet kalau mau diganti-ganti.
Speaker A
Untuk harganya sendiri ada di kisaran R jutaan. [Musik] Selanjutnya ada Suzuki Splash. Ini adalah mobil yang cocok untuk kalian yang sedang mencari mobil kecil. Mobil yang sangat kecil tepatnya karena dia punya ukuran yang cukup pendek. Tapi walaupun ukurannya pendek, dia punya
Speaker A
headroom yang luas. Mobil ini diproduksi dari tahun 2010 sampai tahun 2015. Posisinya berada di bawah Suzuki Swift yang setelahnya mobil ini digantikan oleh Suzuki Celerio yang kurang diminati. Untuk trim levelnya sendiri dia ada dua tipe, ada tipe G dan tipe
Speaker A
GL. Pilihan mesinnya ada banyak, tapi yang masuk ke Indonesia hanya ada satu pilihan mesin, yaitu 1200 cc 4 silinder dengan kode K12M DOHC VVT dengan tenaga 85 PS di 6000 rpm dan torsi 113 Nm di 4.500 rpm. Tersedia dalam transmisi
Speaker A
manual 5 percepatan dan matic 4 percepatan konvensional bukan pakai AGS. Di antara rekomendasi yang lain, ukurannya juga ini yang paling pendek.
Speaker A
Panjangnya di 3,1 m, lebarnya di 1,6 m, tapi tingginya ini 1,6 m juga jadi lumayan tinggi. Untuk kompresi mesinnya juga cukup rendah di 10 banding 1. Jadi masih aman untuk pakai pertalit. Untuk fitur yang ditawarkan di bagian interior, dia punya desain layout head
Speaker A
unit yang bagus. Material yang digunakan juga kokoh, bahkan lebih bagus dari mobil murah Suzuki zaman sekarang seperti espresso. Walaupun head unitnya ini masih indes, tapi dia punya tombol-tombol yang bagus. Belum ada Bluetooth, masih pakai CD, tapi masih bisa pakai AUX atau USB. Di bagian
Speaker A
speedometer dia punya desain kayak Mini Cooper dan desainnya ini bagus. Indikator RPM-nya ini dibuat di tengah kayak bus meter, terpisah dengan speedometernya dan ini bawahan pabrik bukan modifikasi. Jadi kalau kalian beli Suzuki Splash jangan heran kalau dia punya RPM itu di bagian tengah. Fitur
Speaker A
keamanannya juga lengkap. Ada ABS, IBD, immobilizer, dan alarm. AC-nya lumayan lengkap. Ada heaternya dan ada pengaturan tinggi lampu depan walaupun masih manual. Dan karena dia menggunakan platform yang sama dengan Suzuki Swift, suspensinya ini enggak terlalu empuk, tapi handlingnya oke banget. Walaupun
Speaker A
IPS-nya ini enggak terlalu ringan, tapi rasa berkendaranya ini lebih enak bahkan jika dibandingkan dengan Suzuki Ignis yang baru. Headroom dan leg room-nya juga lega. Visibilitasnya juga mantap karena kaca di bagian depan, belakang, kiri kanan semuanya besar. Untuk kekurangannya, Suzuki Splash yang
Speaker A
kilometernya di atas 100.000 km biasanya akan mengalami permasalahan seperti di bagian speedometer yang berkedip dan masalah pada ECU untuk beberapa orang.
Speaker A
Selain itu, kopling untuk yang manual juga agak keras, peredamannya agak kurang. Selain itu, dia belum punya airbag tapi sudah ada ABS. Posisi nyetirnya juga kurang nyaman, terutama di bagian pedal gas dan remnya yang agak tinggi. Jadi, kaki agak menggantung.
Speaker A
Kekurangan lainnya di bagian belakang tidak ada defoger dan tidak ada wiper belakang, belum ada kamera mundur. Dan solusinya masih bisa dipasangkan spion yang ada kamera mundurnya. Untuk harganya sendiri ada di kisaran 50 sampai R jutaan.
Speaker A
Dan pilihan yang terakhir adalah Kia Picanto, mobil underrated dari Korea. Mobil ini diproduksi dari tahun 2011 sampai tahun 2017. Untuk mesinnya sendiri menggunakan 1200 cc 4 silinder dual C VVT dengan kode G4LA. Tenaga yang dikeluarkan 87 horsepow di 6000 rpm dan
Speaker A
torsi 120 Nm di 4000 rpm. Ada pilihan transmisi manual dan automatic. Fitur yang diberikan oleh mobil ini cukup minim. Tidak ada ABS, tidak ada airbag, tidak ada EBD dan sebagainya. Untuk di tahunnya ini mungkin yang paling minim fitur ya, terlihat dari banyaknya slot
Speaker A
tombol yang kosong di bagian dashboard. Tapi untuk desain dashboard-nya sendiri ini lumayan bagus. Untuk kelebihannya sendiri mobil ini terbilang cukup kompact, kecil, desainnya bagus dan lucu. Dan desain dari mobil ini sempat mendapatkan penghargaan dari red dot design pada tahun 2012 karena desainnya
Speaker A
yang memang bagus. Kemudian untuk mesinnya ini tergolong gampang dirawat, spare part-nya banyak, kabinnya senyap, enggak berisik, suara mesinnya juga lumayan halus. Posisi berkendaranya nyaman karena joknya ini semi bucket seat. Suspensinya juga lebih empuk dari sebuah Brio. Di kecepatan tinggi dia gak
Speaker A
limbung. Dan pada masanya mobil ini tergolong sebagai 10 mobilis tapi kemudian hancur karena adanya LC GC.
Speaker A
Untuk kekurangannya sendiri di bagian mesin beberapa part selangnya itu menggunakan plastik jadi harus sering diperhatikan. Kemudian modul transmisinya juga ada beberapa yang jebol dan bermasalah. Fuel pump-nya akan sering rusak kalau diisi BBM di bawah pertama max atau di bawah round 92. Lalu
Speaker A
part modifikasinya juga sedikit. Bagasinya juga sangat kecil, koplingnya agak berat dan gak ada airbag. Untuk harganya sendiri, Kia Picento berada di kisaran 60 sampai R jutaan.
Speaker A
Dan sekian tujuh rekomendasi mobil hatchback harian yang masih patut untuk dipertimbangkan. Semoga membantu. Silakan like, share, dan subscribe kalau suka. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penyampaian. Terima kasih telah menonton. Sampai jumpa di video selanjutnya.
Speaker A
[Musik]
Topics:mobil hatchback bekasmobil bekas di bawah 100 jutaSuzuki SwiftHonda Jazz GD3Toyota YarisFord Fiestamobil perkotaanmobil non LCGCtips perawatan mobil bekasmobil hatchback Indonesia











