Vlog pendakian Gunung Lawu via Candi Cetho dengan jalur favorit, info pos, rute, dan tips lengkap plus GPS.
Ask about this video. Answers come from its transcript only — with the timestamp, so you can check them.
Generated from the transcript and can be wrong — check the timestamp.
Key Takeaways
- Persiapan fisik dan logistik penting untuk jalur panjang dan elevasi tinggi Gunung Lawu.
- Menghormati budaya lokal dan aturan pendakian sangat dianjurkan demi kelestarian dan keamanan.
- Medan pendakian cukup menantang dengan kombinasi jalur tangga, aspal, dan tanah berbatu.
- Cuaca cepat berubah, sehingga perlengkapan tahan air dan kewaspadaan diperlukan.
- Informasi pos dan fasilitas sangat membantu dalam perencanaan dan pelaksanaan pendakian.
What the video covers
- Pendakian dimulai dari basecamp di ketinggian 1400 mdpl menuju puncak Hargo Dumilah 3256 mdpl.
- Total jarak pendakian naik turun sekitar 22 km dengan kenaikan elevasi 1930 meter.
- Registrasi dilakukan offline dengan biaya camping Rp20.000 per orang, solo hiking dilarang.
- Rute melewati beberapa pos, termasuk pos ojek sebagai batas motor dan pos 3 dengan warung Mak Yuni.
- Terdapat budaya lokal seperti sewa kain untuk menjaga kesakralan peninggalan kerajaan Brawijaya.
- Medan pendakian bervariasi dari tangga, jalan aspal, hingga jalur tanah dan akar di hutan.
- Terdapat fasilitas seperti kolam pemandian dengan air sumber alami dan mata air di pos 3.
- Cuaca dapat berubah, seperti hujan deras yang membuat jalur licin dan genangan air.
- Pendaki disarankan membawa makanan bergizi dan berhati-hati pada jalur yang berbentuk jalur air.
- Praktik sewa kain akan dihentikan mulai 6 Mei 2025 sesuai keputusan Sparpora dan Perhutani.
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Selamat datang di vlog pendakian Gunung Lau via Candi Cut.
Speaker A
[Musik]
Speaker A
Selamat pagi dari Basecamp Lau Via Candi Cuto. Kita otw jam 9 pas.
Speaker A
9 pas.
Speaker A
Oh ya, jangan lupa subscribe, like, dan comment.
Speaker A
Kita start dari basecamp di ketinggian 1400 mdpl, akan nginap di pos 5 di ketinggian 2.800-an, dan akan summit puncak Hargo Dumilah di 3.256 mdpl.
Speaker A
Jarak tempuh kita naik dan turun itu total 22 km dengan kenaikan elevasi total 1930 m.
Speaker A
Jadi, pastikan perut terisi dengan karbohidrat dan protein yang cukup.
Speaker A
Oke, tanpa basa-basi kita langsung mulai pendakian kali ini. Kita ke arah sana.
Speaker A
Kasar pendakian di elevasi 1403 jam 09.22 langsung medannya tangga.
Speaker A
Seperti biasa registrasi dilakukan offline dengan biaya camping Rp20.000 per orang, dilarang solo hiking, dan pos registrasi buka dari jam 07.00 pagi sampai jam 5.00 sore.
Speaker A
Ini terus nanti kita ke sini terus kita ke sini. Nah, turun enggak naik.
Speaker A
Turun terus turun sampai ke Jakarta.
Speaker A
20 menit awal medannya aspal dan batu bata rapi sampai ketemu Candi Ketek.
Speaker A
Candi Ketek ini juga merupakan candi tertinggi kedua di Indonesia loh.
Speaker A
Setelah 30 menit menanjak elevasi K ini 120 nyampai di pos 1.
Speaker A
Pos ojek ini pos berapa ya? Dinamain pos ojek karena ini batas akhir motor bisa lewat.
Speaker A
Di sini kita diarahkan untuk sewa kain untuk menjaga kesakralan peninggalan kerajaan Brawijaya di sekitar dan katanya sih untuk tolak bala.
Speaker A
Nanti bisa dipakai di ikat kepala, ikat pinggang, ataupun bisa dijadikan selendang saja. Yang penting nyaman saja.
Speaker A
Dan nanti dipakai dari sini sampai pancuran tuh. Nanti di atas ada petugas.
Speaker A
Oke, siap. Ini berapa orang? Empat.
Speaker A
Empat.
Speaker A
Iya.
Speaker A
Ini aja ya. Gini boleh, Mas.
Speaker A
Iya, boleh. Sendiri aja.
Speaker A
Oke.
Speaker A
Setelah naik tangga tadi, ada lagi peninggalan kerajaan Brawijaya yang banyak dihiasi dupa dan sesajen di sekitarnya oleh warga setempat.
Speaker A
Kita sebagai pengunjung tentunya harus hormat sama budaya sekitar.
Speaker A
Jadi lewat sini jangan berisik ya.
Speaker A
Baru 5 menit jalan udah ketemu warung lagi.
Speaker A
Dan di sini kita balikin kainnya.
Speaker A
Sampai sini ya, Mas kainnya.
Speaker A
Iya.
Speaker A
Tapi guys, pada saat video ini di-publish, praktik pungutan sewa kain ini tidak akan dilakukan lagi mulai 6 Mei 2025 atas keputusan di Sparpora dan Perhutani.
Speaker A
Di atas warung ada kolam pemandian dengan tujuh corong yang mengeluarkan air langsung dari sumbernya.
Speaker A
Setelah 48 menit kita sampai di pos 1.
Speaker A
Ternyata ini belum pos 1.
Speaker A
Sat masih 10 menit lagi karena genap 1 jam ketemu shelter.
Speaker A
Sekarang jam 10.30 sampai di pos 1.
Speaker A
Dari basecamp ke pos 1 itu berjarak 1,6 km.
Speaker A
Kita tempuh dalam 1 jam.
Speaker A
Include ngantri, registrasi, foto-foto, dan sewa kain dan naik sekitar 300 m ke atas.
Speaker A
Nah, dari sini baru mulai berasa medan gunungnya.
Speaker A
Tanah dan akarnya mulai berantakan.
Speaker A
Udah bukan lagi jalan terbuka kayak ke pos sebelumnya.
Speaker A
Udah sejam setengah tapi kurang lebih medannya masih kayak gini.
Speaker A
Ini enggak ngerti lagi sih.
Speaker A
Kalau nanti hujan turunnya kayaknya literally nyerusut-nyerusut sih.
Speaker A
Soalnya berbentuk juga jalur airnya.
Speaker A
Genap 2 jam pos 2 elevasi 1900 berarti kita naik berapa?
Speaker A
500.
Speaker A
Sudah naik 500 tinggal naik 900 lagi sampai ke pos 5.
Speaker A
Nah ini dia pos 2.
Speaker A
Jarak dari pos 1 itu 1 km.
Speaker A
Kita tempuh dalam 1 jam 20 menit dari pos 1.
Speaker A
Setelah istirahat 10 menit kita lanjut.
Speaker A
Terpantau dari basecamp sampai sini masih di dalam hutan.
Speaker A
Belum kedapatan area terbuka sama sekali.
Speaker A
[Musik]
Speaker A
[Musik]
Speaker A
Dari tadi kayak gini terus masih nanjak sampai atas.
Speaker A
Sekarang udah di elevasi 2100 2 jam 40 menit berarti 700 m lagi sampai jam 5.
Speaker A
Kenapa 3 jam kita istirahat dulu.
Speaker A
Makan roti.
Speaker A
Nah, kalau udah lihat ini artinya kalian udah di pos 3 report dulu.
Speaker A
Jadi mau di mana, Guys?
Speaker A
Di atas ada tempat.
Speaker A
Di sini ada mata air yang mengalir nonstop dari pipa panjang.
Speaker A
Kalian bisa gunain untuk cuci muka atau rebus untuk masak.
Speaker A
Mata air di pos sini juga ada warung.
Speaker A
Nama warungnya Mak Yuni di ketinggian 2.250 mdpl pos 3.
Speaker A
Posnya tuh di bawah itu tuh kelihatan kan yang ada seng putih.
Speaker A
Nah, jadi kayak cuma naik 20 langkah aja.
Speaker A
Sekarang jam si menit kita udah sampai di pos 3 ketinggian 2.250 genap 3 jam 24 menit.
Speaker A
Kita mau makan siang dulu kayaknya di sini.
Speaker A
Jarak dari pos 2 ke pos 3 itu 1,8 km.
Speaker A
Pantas aja kita merasa jauh banget dibandingin pos 1 ke pos 2.
Speaker A
Elevasinya juga lumayan menguras tenaga.
Speaker A
Sayangnya seketika hujan turun deras banget dan shelter yang kebuka itu cuma yang di bawah.
Speaker A
Setelah makan dan siap-siap sekitar setengah jam, kita memutuskan untuk menerjang hujan ini.
Speaker A
Baru hujan bentar aja, genangan airnya udah setinggi ini, Guys.
Speaker A
Air terjun Cilau.
Speaker A
Wah, dingin banget airnya.
Speaker A
Wah, Kingan Siti Crazy.
Speaker A
Udah benyek-benyek airnya.
Speaker A
Menurut gua semahal-mahalnya sepatu pasti tetap bakal kalah sama hujan lau.
Topics:Gunung LawupendakianCandi Cethojalur favoritGPS pendakianpos pendakianwarung Mak Yunisewa kainelevasi Gunung Lawutips hiking Indonesia











