Pendakian kedua ke Gunung Kerinci, gunung vulkanik tertinggi di Asia Tenggara, dengan perjalanan, kuliner, dan persiapan seru bersama teman-teman.
Ask about this video. Answers come from its transcript only — with the timestamp, so you can check them.
Generated from the transcript and can be wrong — check the timestamp.
Key Takeaways
- Gunung Kerinci adalah gunung vulkanik tertinggi di Asia Tenggara dan menjadi tantangan pendakian yang serius.
- Perjalanan ke Gunung Kerinci melibatkan persiapan matang, termasuk logistik, makanan, dan penginapan di Kayu Aro.
- Kuliner lokal Sumatera Barat, seperti nasi Padang dan kopi Kayu Aro, menjadi bagian penting dari pengalaman perjalanan.
- Kebersamaan dan dukungan antar pendaki sangat penting untuk keberhasilan dan keselamatan selama pendakian.
- Guide lokal berpengalaman sangat membantu dalam menjamin kelancaran dan keamanan pendakian.
What the video covers
- Pendakian kedua ke puncak Gunung Kerinci setelah kegagalan pertama karena kabut dan badai.
- Perjalanan dimulai dengan makan nasi Padang di Padang, tepatnya di Lamun Ombak, restoran terkenal.
- Perjalanan dilanjutkan menuju Kayu Aro dengan mobil selama sekitar 6 jam, termasuk mampir di Danau Ateh di Solok.
- Istirahat dan makan malam di perjalanan, dengan kondisi sinyal yang minim di sepanjang rute.
- Bertemu kembali dengan guide lokal Aldo yang sudah berpengalaman dan menginap di rumahnya selama pendakian.
- Membawa oleh-oleh seafood dari Painan, termasuk lobster dan cumi, yang akan dimasak bersama.
- Menikmati kopi khas Kayu Aro dan berbagai camilan lokal seperti keripik pisang dan teh Kayu Aro.
- Persiapan pendakian dengan pemanasan dan doa agar cuaca cerah dan perjalanan lancar.
- Kebersamaan dan saling membantu selama pendakian, termasuk saat ada teman yang sakit.
- Pengalaman menggunakan perlengkapan tidur berkualitas untuk istirahat yang nyaman selama pendakian.
Chapters
- 00:00Pendahuluan dan rencana pendakian Gunung Kerinci
- 03:52Perjalanan menuju Kayu Aro dan makan nasi Padang
- 07:35Istirahat di Solok dan kunjungan ke Danau Ateh
- 11:07Makan malam di perjalanan dan kondisi sinyal
- 15:40Persiapan pendakian dan doa sebelum mulai
- 18:20Kebersamaan dan tantangan selama pendakian
- 21:41Pengalaman menggunakan perlengkapan tidur selama pendakian
Full Transcript — Download SRT & Markdown
Speaker A
Oke guys, jadi kali ini aku akan mencoba lagi untuk kedua kalinya mencapai puncak Gunung Kerinci, gunung api tertinggi di Asia Tenggara dan gunung tertinggi kedua di Indonesia. Dulu pada saat pertama kali ke sini, aku gak berhasil menggapai puncaknya dikarenakan kabut dan badai.
Speaker A
Apakah di kesempatan kedua ini aku berhasil? Halo guys, jadi sekarang kita sudah berkumpul semuanya. Jadi kemarin aku habis dari Malaysia, terus ketemu sama teman-teman di sini, dan sekarang kita semua bakalan mendaki ke Gunung Kerinci di Kayu Aro. Jadi habis ini kita bakalan menuju ke Kayu Aro, itu mobil sudah datang.
Speaker A
Sebelum ini kita bakalan ngajakin teman-teman dulu makan nasi Padang di Padang langsung. Lamun Ombak itu adalah salah satu yang paling terkenal di sini. Gimana rasanya nanti kita tanya teman-teman, karena aku sudah bosan. Makanya jadi kali ini kita kedatangan Bang Dimas. Halo Bang!
Speaker A
Alam nih, ada Shifa yang ke Rinjani kemarin. Nah, terus ada Om Andi, terus ada Bang Harival, eh Bang Adrian sama Bang Andre. Nanti ada beberapa teman yang nyusul lagi, ada Kak Chan, nanti ada beberapa teman yang kita ketemu nanti di Kayu Aro. Oke, let's go sampai bertemu nanti guys.
Speaker A
[Musik] Setelah 3 tahun akhirnya aku memutuskan untuk mengulangi lagi pendakian ke Gunung Kerinci. Kali ini aku membawa teman-teman dari Bandung dan [Musik] Jakarta. Dan sebelum memulai pendakian, aku mau ngajakin mereka dulu buat makan nasi Padang di Padang langsung.
Speaker A
[Musik] Oke, sekarang kita sudah sampai di Lamun Ombak dan kita bakalan makan di sini. Katanya itu adalah nasi yang paling enak di sini, nasi Padang paling enak, lebih enak daripada nasi Padang yang lainnya. Ini tuh paling Padang banget gitu. Oke, gimana rasanya nanti kita lihat.
Speaker A
Ya langsung aja kita masuk ke dalam. Satu hal yang wajib dilakukan ketika ke Sumatera Barat adalah perbaikan gizi. [Musik] [Musik] Hampir semua teman-temanku setiap ke Sumatera Barat pasti berat badannya selalu naik karena makanan-makanan di sini gak ada yang gagal satupun. Apalagi sambalnya. Beh, pokoknya kalian kalau ke Sumatera Barat siap-siap deh berat badan kalian naik.
Speaker A
Oke, jadi sekarang Aran sama ini beberapa teman tuh bakalan balik dulu ke basecamp tadi buat ngatur-ngatur barang. Kita lanjut langsung ke Kayu Aro karena Aran mau jemput teman satu orang lagi. Nanti kita ketemu di Kayu Aro, bukan begitu?
Speaker A
Nanti kesusul lah paling, karena dia nyetirnya cepat jadi paling ketemu di jalan nanti. Karena kan ini bakal ada berhenti satu kali lagi nanti. Pokoknya kita ketemu di tengah jalan.
Speaker A
Setelah selesai makan, kami langsung melanjutkan perjalanan menuju ke Kayu Aro dengan estimasi waktu kurang lebih 6 jam perjalanan menggunakan mobil.
Speaker A
Dan di pertengahan jalan kami mampir dulu ke kota Solok, tepatnya kami mampir ke salah satu danau yang mirip banget kayak di Swiss. Orang-orang menyebutnya Swiss versi Sumatera Barat. Nama tempatnya adalah Danau Ateh. [Musik]
Speaker A
Nah, jadi sebelum melanjutkan perjalanan kita istirahat sebentar di daerah namanya itu daerah Solok guys. Ini adalah salah satu daerah paling terkenal di Sumatera Barat. Di dia itu berada di daerah ketinggian dan sini kita mau ngopi sebentar di view-nya itu sambil ngelihat ini, ee Iko Danau Ateh atau danau bawah, Danau Ateh.
Speaker A
Nah, ini tuh katanya tuh Swiss-nya Sumatera Barat. Best banget kalau kita ngelihat sunset atau sunrise, tapi siang-siang juga best. Apalagi kita, lebih bestnya itu ngopi di Solok Rajo. Mantap! Dan paling best itu nanti nginap di Anjalai Cabin. Aku waktu itu pernah nginep di ini glampingnya, cabinnya. Bang topik, nanti kalau sempat pas balik kita bakal nginap di sana juga.
Speaker A
Di Solok kami istirahat dan mampir sejenak untuk makan sekaligus ngopi, tepatnya di sekitaran area Danau Ateh. [Musik] Danau Ateh sendiri letaknya masih 30 km lagi dari Kota Solok. Danau ini berada di ketinggian 1600 mdpl sehingga udara di sini sangat-sangat sejuk. [Tepuk tangan]
Speaker A
Danau Ateh menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan dengan air danau yang jernih dan pegunungan hijau di sekitarnya. Kami pun melanjutkan perjalanan kurang lebih 3 sampai 4 jam lagi untuk menuju ke Kayu Aro.
Speaker A
Perjalanannya lumayan panjang sehingga kami harus berhenti sekali lagi untuk makan malam di perjalanan. Gokil, kita lagi di tengah perjalanan yang panjang menuju ke Kayu Aro. Sekarang makan dulu, istirahat malam ya? Apa? Istirahat malam ya.
Speaker A
Istirahat malam ini berapa jam lagi nanti? Kata Masnya 1 jam lagi dari sini. Sejam-an udah dekat. Berarti sekarang pukul 19.31, kita mau istirahat makan bentar karena udah dekat banget. Kurang lebih 1 jam jalan lagi.
Speaker A
Sebelum jalan kita isi perut dulu karena ini cuaca itu dingin jadi cepat lapar. Kita bakal makan di sini sebentar. Habis itu baru lanjut jalan lagi.
Speaker A
Berbeda dengan rest area yang ada di pulau Jawa, rest area di Sumatera biasanya warung-warung makan kayak gini. [Musik] Di sini juga sangat jarang ada sinyal ya, tahan-tahanlah ya beberapa jam enggak ketemu sinyal sampai nanti di Kayu Aro. [Musik] [Musik]
Speaker A
Akhirnya ketemu lagi setelah 3 tahun. Ketemu lagi ya dan kali ini harus ngeguidein aku lagi ya. Sebenarnya dia udah gak ngeguide lagi tapi karena aku yang naik sama dia naik lagi jadi Aldo. Ini adalah e waktu itu pertama kali ngeguide sama aku ya, do di tahun 2021 tapi kita enggak sampai puncak.
Speaker A
Tapi setelah kita gak nyampai puncak dia tuh banyak banget bawa tamu, bahkan seminggu tuh bisa sampai tiga kali bawa tamu. Jadi kayak dia tuh jalan-jalan jalan-jalan sampai orang tua itu bilang udah gak usah naik gunung lagi gitu.
Speaker A
Tapi karena aku yang ke sini spesial Aldo naik lagi. Spesial gimana do? Yoi, nantikan keseruan. Jadi ketemu si ini udah lama. Berarti udah udah udah 3 tahun. Kami sempat naik beberapa gunung juga waktu itu ada Gunung Talang dua kali habis itu sekarang naik ke sini lagi.
Speaker A
2000 berapa? Berarti 2021. 2021 pokoknya Aldo ini salah satu guide dan porter terbaik di sini. Setibanya di rumah Aldo kami langsung disambut dengan hangat oleh keluarganya. Kangen banget terasanya setelah 3 tahun akhirnya menginjak kaki lagi ke rumah ini.
Speaker A
Kami akan menginap di sini selama beberapa hari sampai pendakian kami di Gunung Kerinci selesai. [Musik] Nah, jadi ini adalah surprise guys. FYI, si Zaki salah satu teman kami itu dia tuh ini punya tambak udang gitu. Dia bawain ini bawain lobster dari ini tambak udang tapi yang dibawa lobster tapi udah ah buka aja gitu.
Speaker A
Iya dan ini kalian lihat dia masih bawanya tuh katanya masih [Musik] hidup. Nah serius? Wih masih hidup! Buset masih hidup lagi. Zaki terbaik, masih ada pasirnya loh. Terbaik! Mas kasih liat Zaki. Mas ini Zaki dia adalah salah satu teman pendakianku waktu aku mendaki ke Gunung Rinjani di tahun 2023 lalu.
Speaker A
Zaki berasal dari daerah Painan, salah satu daerah penghasil ikan atau seafood terbaik di Sumatera Barat. Dan kebetulan karena Zaki berangkatnya dari rumah dia bilang dia ingin membawakan oleh-oleh berupa udang dan cumi untuk aku masak dan dimakan oleh teman-teman semua.
Speaker A
Siap lagi ya, seafood di gunung enggak ada kulkas. Melekkinnya sekarang ya? Air, air kasih air lagi, kasih air. Kayaknya enggak mati-mati mati kan airnya? Air beda ya, air garam, air asin ya. Kalau pakai di kulkas ada kulkas ada. Ya udah bersihin ini, bersihin dulu. Eh bentar.
Speaker A
Bentar gak masukkan dalam, dipindah karton bisa enggak? Bisa bisa. Oh iya pindah karton hati-hati jaak, durinya tajam. [Musik] Cumi lagi ada tuh Bang, masak itu mas ajar boleh? Besok kita masak ya bu.
Speaker A
Nah seperti biasa kalau kita ke ini ke Kayu Aro tuh pasti disuguhin kopi guys. Ini salah satu kopi terbaik, kopi Kayu Aro. Oh iya? Nah iya, cobain enak kopinya.
Speaker A
Tapi satu hal yang unik tadi suguhin kue dan lihat macam-macam keripik. Bisa ini keripik. Jangan berharap ada roti tapi ada sih beberapa yang kayaknya ada rotinya tapi kebanyakan ini keripik. Biasanya orang-orang sini jadi ini keripik.
Speaker A
Tapi ini tuh enak banget, pisang itu ya? He ya best. Tehnya enak banget. Oh iya, tehnya yang paling enak di, paling terkenal teh Kayu Aro. Kalau enggak salah Teh Kayu Aro adalah sini kebun teh tertua nomor dua di dunia.
Speaker A
Nanti besok pagi kita bakal main-main ke kebun tehnya. Tehnya tuh kental. Jadi bukan teh yang cuman sekedar yang penting warnanya coklat gitu tapi rasanya kental gitu.
Speaker A
ini cumi tadi lupa masukin cuminya Jadi udah kita ngide aja kita tumis sedikit masih ada bawang bombay engga? habis habis ditumis masukin sini yes biar matang aja enak banget ini aku sama sekali gak ngerti cara bikinnya tapi ya udahlah bismillah aja
Speaker A
karena cowok itu gak perlu resep cowok itu cuman perlu bahan kalian Setuju gak? di setiap trip Aku senang banget masak apalagi kalau masakanku sampai dihabisin di dalam aja bareng-bareng lah Bu [Musik] [Musik] Sore harinya kami langsung aja siap-siap untuk menuju ke Tugu Macan karena
Speaker A
biasanya orang-orang ke sini itu untuk Menikmati keindahan Gunung Kerinci dari bawah sambil sunsetan [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] Halo Jadi sekarang kita lagi berada di kebun teh Kayu Aro yang paling viral itu karena jalanan ini langsung menghadap ke Gunung Kerinci nah biasanya orang-orang
Speaker A
tuh di sini itu sunsetan atau sunrisean kebetulan tadi kami tu sunsetan sayangnya itu ininya lagi berkabut guys enggak berkabut sih cuacanya agak mendung tapi gak apa-apa walaupun sekarang mendung Semoga besok pas kita di atas cuacanya sangat-sangat cerah karena kita di sini tu bakalan kurang lebih 1 Minggu sampai
Speaker A
2 mingguan jadi kita bakalan puas mengekplore kawasan-kawasan yang ada di Taman Nasional kerinci seblat nanti gimana ceritanya Ikutin terus karena kita bakalan seru-seruan di sini nanti mau ke Danau Kaco juga ke Danau gunung 7 juga dan yang misi pertama kita itu adalah Gunung Kerinci dulu semoga pendakian
Speaker A
kita aman-aman aja dan semuanya terkendali biasanya itu kalau musim panas ini tuh dingin banget nah kalau hujan tuh dingin juga tapi kalau hujan Tuh kan susah gerak kan tapi lebih baik panas daripada hujan guys karena kalau hujan bagus juga sih tapi gimana yang bagusnya aja nanti Ikutin terus gimana
Speaker A
keseruannya jangan lupa like komen dan juga subscribe [Tepuk tangan] Good morning jadi pagi ini yang membangunkan kita itu bukan orang bukan apa-apa tapi cahaya matahari lihat tuh langsung ke muka dan tadi malam ini kak chan udah datang juga nah akhirnya kita ngetrip bareng lagi ya Kak jadi Kak chan
Speaker A
itu tadi Sabi tadi pagi nyampainya itu jam berapa kak jam berapa ya jam 3 jam 3.
Speaker A
ya dan langsung jam 3 naik lagi kemarin Padahal baru landing dari Europe ya Heeh belum pokoknya kok kalau ada yang ninggalin aku aku kutuk jadi batu kita bakal ngetrip bareng lagi setelah sekian lama akhirnya Kak chan punya waktu buat
Speaker A
libur Aku mau ngvlog loh tapi enggak tahu di editnya Kapan karena dia enggak punya editor seperti Mas Adit Mari kita nantikan vlognya Kak chan Bang Harival dan Bang Dimas gimana Vlog mereka kapan tayang 2 tahun lagi kah apa 3 tahun lagi yang penting videonya rapi
Speaker A
tinggal nunggu nih Nah jadi sebelum memulai pendakian kita mau ngitung-itung sampah plastik dulu guys untuk perihal logistik Nah itu bisa dijelasin langsung sama Aldo ini kenapa Do ini perihal harus dihitung? Nah jadi e plastik yang dihitung nanti e
Speaker A
untuk naik ke atas Pas turun dicek lagi jadi biar sampah biar gak ketinggal di atas jadi semuanya itu kita hitung nanti pas dikasih diserahin ke orang Balai Habis itu pas turun nanti dikasih lagi ya sampah lagi nah itu tuh Gunanya buat sampah-sampah di Kerinci itu biar
Speaker A
terorganisir dan gak berserakan sampah sembarangan gitu guys jadi harus didata semuanya jadi kita tuh harus e nyusun logistik sekaligus nge data dicatat-catat semua sampah-sampah yang kita bawa eh apa sampah-sampah plastik yang kita bawa ke atas Nanti harus berapa kita bawa ke atas Segitu juga harus kita bawa turun
Speaker A
[Musik] akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba hari di mana kami akan memulai pendakian kami ke Gunung Kerinci gunung yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Sumatera [Musik] Nah jadi guys fyi Aldo adalah pertama kali Eh adalah Guide lokal di ini di Kerinci dan dia pertama kali nge guide
Speaker A
sama kami ya do dan sekarang udah menjadi Guide yang dicari orang ke mana-mana tamunya kemarin bawa babak Kak Wendi gokil gokil dan dulu tuh kayak dia tuh masih polos diam-diam terus sekarang lihat setelan nya gokil dari siapa Ini dari
Speaker A
siapa dong dari Bang Eja ini dari aku dan ini dari temanku jadi dulu tuh kami tuh biar dia semangat ini Semangat mendaki terus Kami kasih barang-barang do pakai pakai pakai jadi semenjak jalan habis jalan sama kami tu itu dia tuh
Speaker A
bahkan seminggu tuh bisa jalan sampai tiga kali tiga kali sampai dimarahin sama emaknya udah jangan naik gunung terus gitu nah Sebenarnya dia tu udah gak gak ngeguide lagi tapi ku bilang Do Kami mau ke kerinci kau guidein aku ya?
Speaker A
mau gak mau dia harus mau iya kan spesial tenaganya gila nih dan kali ini kami nambah satu Porter lagi ini Ilham namanya sini ham nah Ilham juga kemarin yang bawain kak Wendi ini ngeguide aman ya ham aman bang dan kebetulan Ilham ini baru sampai juga
Speaker A
dari Padang tadi malam baru sampai pagi ini ya langsung ngeguide gokil [Musik] [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] Untuk menuju ke pintu rimba kami menggunakan dua mobil yang pertama mobil pribadi dan yang kedua mobil pick up untuk mengangkut barang-barang sampai nanti ke depan pintu rimba
Speaker A
[Musik] di sepanjang jalan menuju ke pos Regis dan pintu Rimba kami diberikan pemandangan yang super super mewah di sini aku gak berhenti-berhenti ngucap guys karena ngelihat gunung kerinci itu sangat-sangat gagah kalau dari bawah let's go kita berangkat menuju ke Kerinci guys dan kali ini kita pakai
Speaker A
pick up sama teman-teman yang di belakang Halo guys dada-dada We Nah pemandangan Kerinci itu di pagi hari kalian lihat nih cerah banget kebun teh semua engga kebayang beberapa hari lagi apakah kami bisa nginjekin kaki di atas sana [Musik] jadi guys sebelum memulai pendakian kita
Speaker A
mau registrasi dulu di balai nih sama teman-teman jadi wajib Regis ya Do enggak mungkin enggak kan dan regisnya sini masih offline ya kebanyakan ya off online bisa juga ya online bisa bisa ya kita dicek logistik dulu tapi kita tadi
Speaker A
kita udah nyatat-nyatet semua logistik yang ini jadi enggak perlu dikeluarin lagi ya nah 2 tahun yang lalu enggak 4 tahun yang lalu ya me tiga tiga 2021 kita sini sekarang 3 tahun yang lalu aku ke sini sama Ame sama Aldo tapi kita gak nyampai Puncak ya Dan Bismillah
Speaker A
semoga kali ini mewakilin teman-teman yang kemarin berangkat kita sampai ke Puncak bismillah oke Sekarang udah jam 11 kurang 15 kita udah ada di kantornya ini Taman Nasional Kerinci Seblat dan aku mau jelasin sedikit ya kita tuh sekarang ada di ketinggan 1600 jadi estimasi kita tuh E mau menuju ke langsung ke shelter 3
Speaker A
tapi kalau memang gak keburu pahit-pahit itu kita di Shelter dua bayangan atau paling ini di di Shelter 1 gitu Jadi Yang penting teman-teman semua aman ee selamat dan enggak ada yang diburu-buruin karena kita programnya 3 hari 2 malam
Speaker A
jadi kayak jalan pelan-pelan aja yang penting sampai guys dan Alhamdulillah sekarang cuaca cerah tapi ya kita agak kesiangan katanya kita berangkat itu jam 11.
Speaker A
Oke kita sudah selesai Regis langsung kita menuju ke pintu rimba [Musik] Jadi pas mau menuju ke ini ke pintu rimbanya nih jalannya lihat tuh tu akhirnya setelah guncangan-guncangan di jalan tadi kami sampai di depan pintu Rimba Gunung Kerinci dan mulai dari sini perjalanan dan petualangan akan kita
Speaker A
mulai gokil gak ada yang turun satu pun sopirnya gak diragukan lagi ya turun gak kalian gokil gokil mana yang di dalam acak-acakan rasa-rasa Coba acak-acakan gimana gimana Aman aman ya aman supirnya handal Ugh udah enggak heran si Oke sekarang kita sudah sampai di
Speaker A
depan pintu rimbanya dan Alhamdulillah sekarang tuh mobil udah bisa parkir sampai di depan pintu Rimba jadi mulai dari sini kita bakalan start tracking ini adalah tracking tersiang menurut aku sekarang sudah jam 11.30 tapi enggak apa-apa karena pos perposnya di sini tuh dekat banget guys jadi dari sini ke pos
Speaker A
satu itu kurang lebih setengah jam sampai 20 menitan terus pos 2 ke pos 3 itu 10 menit menitan eh pos 1 ke pos 2 itu 10 menitan pos 2 ke 3 itu dekat bangetlah Pokoknya pokoknya target kita tuh paling lama itu pos 2 kalau enggak
Speaker A
Paling itu shelter 1 udah aman juga dan Alhamdulillah sekarang cuaca ini e cerah dan enggak hujan semoga aja enggak hujan ini agak Berawan Ya tapi walaupun Berawan semoga aja ini cuman ini menutup biar enggak panas gitu Semoga aja sampai
Speaker A
ke atas Nanti cuacanya cerah dari sini kita bakalan berdoa nanti habis itu baru kita melanjutkan perjalanan ke atas Kurang lebih 3 sampai 5 jam kedepan [Musik] seperti biasa sebelum memulai pendakian alangkah baiknya kita pemanasan dan berdoa dulu agar semuanya
Speaker A
dilancarin [Musik] Kerinci Let's Goooo! jadi guys di awal itu kita akan dikasih track akar-akar dan hutan rimba kayak gini biasanya itu untuk menuju ke per pos itu tuh dekat banget pos satu kedua dua ketiga itu dekat tapi yang jauh itu biasanya shelter dan shelter satu
Speaker A
kedua itu yang paling panjang nah sekarang kita pasak itu cuacanya alhamdulillahnya lagi enak banget adem dan hutannya rimbun Oh ya satu hal kalian tahu kalian gak boleh ngecamp di Shelter eh di pos satu dua atau tiga apalagi kalau malam kalian kena malam di shelter satu kalian wajib ngecamp di sana jangan turun
Speaker A
paksakan ke bawah karena pos satu sampai Pos tiga itulah jalur lintasnya harimau sumatera karena Taman Nasional Kerinci ini merupakan taman nasional yang masih memiliki banyak banget harimau logonya aja Harimau jadi pokoknya harus sangat berhati-hati ya Enggak boleh ngelewatin malam di sini nah satu hal yang paling enak di Kerinci
Speaker A
itu adalah kita kalau capek banyak pohon-pohon yang tumbang kayak gini bisa buat duduk buat selonjoran juga kalau aku bilangnya Ini namanya pohon PW jadi kayak Nah tinggal nyenderin tas kayak gini Lurusin kaki uh PW banget ya Allah nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan
Speaker A
apalagi kalau cuacanya cerah ini Uh Masyaallah Terima kasih banget Kerinci oke setelah kurang lebih 20 menit jalan kita sampai di Pos satu dekat kan memang dekat banget guys jadi perposnya itu dekat-dekat kalau pos ya kalau shelter itu baru yang jauh nah ini adalah penampakan dari penampakan
Speaker A
e suasana dari pos 1 nah dia tu setiap pos Itu ada kayak semacam apa namanya ini ya kayak semacam shelter-shelter gitu Pak pos satu itu namanya pos bangku panjang Kenapa dinamakan pos bangku panjang ini bangkunya Nah karena sini
Speaker A
ada bangku panjang nih tuh kayak gitu Iya memang iya mang iya ini kan ada bangku panjang nah jadi gunanya bangku panjang ini adalah ya untuk duduklah untuk apa lagi nah guys ini namanya Zaki kita pertama kali mendaki ke mana bareng Zaki kerinjani ke Rinjani ya Nah terus
Speaker A
akhirnya itu pertama kali Zaki mendaki ya pertama kali mendaki langsung ke rinjani ini bayangin nah Alhamdulillah tuh aku sama teman-temanku yang waktu mendaki kerinjani itu sampai sekarang jadi akrab Zaki Ini Bang Andre juga ya terus sama Mas Adit nah terus ini yang punya
Speaker A
tripnya nih Om Andi mana di mana Hah kaparak outdoor dong nah ini adalah pendakian kedua ya Zaki kalau sama Bang Andre udah sering ya kita kemarin ke anapurna juga sama Bang Andre nah sama Kak Chan pendakian ke berapa? ke berapa ya kedua ya ke ketiga ketiga dan sekalian mendaki dua dua
Speaker A
gunungnya 7 summit ya kalau bang Dimas ini pendakian pertama kita ya dan trip bareng kedua ya langsung naik gunung pertama ke mana pertama kita ke Maluku iya bareng Bang Sadam Iya waktu itu aku sakit sama Bang Harival ini trip ke berapa Bang kedua ya kalau naik gunung kedua ya Talang sama ini kan
Speaker A
kemarin ke Rinjani gak jadi ikut karena udah naik duluan sama Aran udah lumayan sering sama Ame nih tim-tim aku waktu pertama kali mendaki dulu zaman-zaman YouTube aku nanti liat aja Scroll ke bawah tuh sama Mas Adit udah sering sama
Speaker A
Shifa sama Bang alam itu yang ke dua pertama kemarin ke Rinjani sama Bang Andre itulah pokoknya ke berapa kita bang Bang Adrian kita kan sering kesekian lah ya pokoknya ya karena di Bandung Kami sering juga ini Iya sama
Speaker A
Aldo e Aldo ini sudah kedua Eh ketiga ah keempat ya keempat Talang kita dua kali kan Kerinci dua kali sama Ilham Ini pertama kali ya Nah ini adalah ilmu yang aku dapatkan dari Bang Misbah jadi biar ngikat tali sepatu yang kayak gini tuh
Speaker A
yang ada dua yang tinggi biar enggak lepas-lepas adalah pertama tuh diikat satu dulu nah terus kita ikat di atasnya kayak gini Oh gitu nah kita ikat sampai habis satu itu ikat kayak gini terus di ini Oh gitu caranya Iya
Speaker A
nanti yang eh sekali lagi ih berkali-kali gimana Gak copot nah ini tuh di gini in dinyangkutin ke ujungnya Nah sekarang kita sekarang kita sudah memulai perjalanan dari pos 1 ke menuju ke pos 2 dan dari sini perjalannya sudah
Speaker A
mulai nanjak ya Mas track awal pendakian Gunung Kerinci ini sangat-sangat nikmat landai dan hijau sumpah ini tuh gak ada capek-capeknya sama sekali ini tuh bikin mata kita jadi segar karena pepohonannya itu rimbun semua guys [Musik] ngapain jaak? lagi pakai sunscreen dari
Speaker A
ini Wardah tapi kalau Wardah mau Tape in bisa YouTube kita belum ada sponsor ya Oh iya betul siapa tahu Warda mau ini kan atau Khaf juga boleh Khaf bisa kalau mau sponsorin YouTube kita karena kita masih banyak perjalan-perjalan Mau naik
Speaker A
gunung lagi pokoknya ini praktis banget guys bisa buat kumis juga ya bisa anjing biar terlindungin biar ini biar kumisnya enggak hitam nah enggak enaknya kalau pakai sunscreen yang gini tuh tangannya kotor kan Ah iya terus jadi kayak ribet enak yang kayak tadi tuh kalau naik gunung itu jadi engak
Speaker A
bersentuhan langsung sama tangan Coba kalau coba pakai kalau pakai sunscreen yang kayak gini tuh Iya pakai tanganara tangannya Udah Ribet kotor bercampur dengan debu Gunung Kerinci memiliki tiga pos dan tiga shelter jadi di awal kita akan melewati tiga pos dulu dengan jarak 30 menit per pos dan setelah tiga pos
Speaker A
selesai baru kita akan menghitung jaraknya itu per Shelter sekarang kita sampai di pos 2 di batu lumut kita bakal istirahat sebentar di sini sambil nunguin beberapa teman-teman yang lain Nah kenapa Dinamakan batu lumut karena di bangkunya ada sedikit-sedikit lumut dulu kita makan
Speaker A
siang di sini ya dulu kami kena hujan badai di sini ya me badai Iya badai bulan apa kita naik dulu ya Agustus ya Iya pokoknya naik turun tu hujan tapi sekarang tu alhamdulillah tuh dikasih cuaca cerah Terus lu di sini nih inget
Speaker A
banget aku nih kena badai kami gak bisa ke mana-mana makanya kita sampai pos shelter satu lama ya karena kena badai [Musik] [Musik] [Musik] kan dari pos 2 ke pos 3 itu adalah track yang paling lumayan karena udah mulai
Speaker A
menanjak kayak gini guys tuh akar-akar ini dari bawah sampai ke atas tuh intinya biar Enggak kerasa kita harus ngobrol Yes ngobrol gitu kan iya ga berasa loh Iya Enggak kerasa tiba-tiba ini udah tinggi kita iya udah setinggi ini nih karena
Speaker A
kalau kita jalan sendiri kayak ngeliat gitu tahu-tahunya capek itu kan kalian liat tuh kalian itu karena itu tu terjal tapi kalau kita jalan sambil ngobrol ngobrol ngobrol gak akan kerasa tiba-tiba udah nyampai aja gitu ini track yang aku bilang tadi
Speaker A
kenapa dari pos dua ketiga yang lumayan itu udah nanjak banget lihat tuh kalau lihat ke atas tuh kita bakal makan siang di pos 3 kita harus mengangsur-angsur nungguin sana nungguin ih ketemu di sana lah pokoknya Istirahat di sana dan ngumpul di sana nanti checkpointnya sama teman-teman di
Speaker A
belakang ada beberapa yang lagi nungguin yang belum jalan [Musik] [Musik] [Musik] itu apa Pak ini sejenis kadal gitu ya sejenis kadal tapi kayak cicak ya cicak tapi lihat pinggirnya Oh dia ada tekstur gitu kayak anakan iguana keren banget
Speaker A
ini capek banget tadi aku sampai enggak bisa bawa beban sendiri dibantu sama Bang Arlan jadi carrier sama tas kecil aku Dibawain sama dia terus aku jalan tetap jalan kayak gini aja tuh berat banget itu ngerasanya gimana sesek banget oh sesek sesek banget Terus kaki itu kayak apa tuh yang kayak kesemutan
Speaker A
terus kayak naik ke atas gitu terus badanku Kenapa aku pakai jaket lagi Badanku tiba-tiba kayak meriang gitu yang dingin kayak gejala flu gitu Ya kali Iya sumpah aku minta maaf buat teman-teman semua di sini Oh nyantai gak apa-apa gak perlu minta maaf ini pertama kali sih aku ngerepotin orang Maaf ya jaak ya.
Speaker A
capek banget Maaf ya gak apa-apa, nyantai wak [Musik] oke oke setelah tanjakan terjal tadi akhirnya kita sampai di Pos 3 pos panorama ini dia posnya teman-teman udah nyantai nah guys Jadi sekarang kita bakalan istirahat makan dulu di ini di
Speaker A
pos 3 dan kebetulan tadi bawa telur kan nah nih yang simpel-simpel aja kalau makan mewah nanti kita makan di nih shelter satu di camp ground karena enak masak kan dan juga nasi itu udah bawa masing-masing nih Jadi biasanya tu kalau
Speaker A
hari pertama pendakian kita tuh bawa nasi untuk makan siangnya jadi biar enggak ribet masak-masak lagi dan lauk jadi nih Nah ini teman-teman lagi pada bikin kopi ya do siap buka warung ya kalau ini satunya di sini harganya berapa Do ini cukup Rp15.000 ya kalau di bawah di bawah Rp 500 kan oh ah
Speaker A
naik ke atas Harganya beda nih Sesampainya di pos 3 aku langsung saja Menyiapkan makan siang untuk teman-teman di siang ini kami makan rendang yang dibekali oleh Mamaku Nah jadi Biasanya kalau mendaki di Sumatera aku tu di bekalin Rendang sama mamaku kebetulan kemarin karena aran datang
Speaker A
dari Pekanbaru dibungkusin rendang nih rendang terbaik udah tiga kali ekspedisi eh dua kali ekspedisi Atap Negeri tuh pakai rendang Mamaku nih uh nikmat Selamat makan guys nikmatnya [Musik] oke Sekarang sudah jam 4 kita melanjutkan perjalanan lagi menuju ke Shelter 1 Nanti kita bakal nge camp di sana guys dan ini adalah track yang lumayan
Speaker A
panjang untuk hari ini dan lumayan terjal nih dari bawah sampai ke atas tuh kayak gini terus tapi biasa ya kalau tracknya terjal gini nyampenya cepat Duh terjal banget bismillah aja ya let's go Nah jadi ini karena Bang harival Enggak enak badan carriernya
Speaker A
Dibawain sama Ilham ini di double Ya aman ya ham? aman tuh ini teman-teman yang di belakang tuh sebagian nungguin Bang Harival Di Sini nah enaknya mendaki ramean tuh kalau capek tinggal bilang aja kalau sakit ya wajib kita bantu
Speaker A
gitu Yang penting tuh kebersamaan enggak boleh ninggalin teman yang lagi sakit Bukan begitu Do benar benar sekali tu karena dia cuman sakit hari ini kan Insyaallah besok sudah sembuh udah bisa Bawa barang sendiri yang namanya orang sakit kan
Speaker A
kita gak bisa ggak ada yang tahu gitu loh pokoknya kita doakan semoga Bang Harival sampai shelter 1 nanti makan lagi tidur besok pagi udah Fit Amin Oke sekarang kita sudah sampai di track lorong lumut nih tracknya itu sempit kayak
Speaker A
gini bakal naik terus sampai ke atas kayak gitu Tuh Ini adalah salah satu track paling ikonik di Gunung Kerinci via Kersik Tuo ini kalau hujan licin banget nih pasti oke halo guys Jadi sekarang aku sama Aldo udah berada di pohon bolong pohon bolong pohon bolong adalah salah satu
Speaker A
ikon di Gunung Kerinci Ee gimana do jelasin dong do mitos dari pohon bolong ini do? nah jadi pohon bolong ini e dulunya banyak orang cerita e dulunya untuk penyimpanan mayat nah Selain itu cerita lain nah pohon bolong ini eh tersambar
Speaker A
petir gitu makanya dia hitam kayak gini ya Iya makanya hitam dia tapi banyak yang menyimpulkan bahwasanya pohon bolong ini untuk menyimpan mayat Gitu tapi banyak yang bilang juga Kan katanya kan pohon ini tuh kalau kita Pas naik kelihat e pas turun enggak kelihatan nah kadang beberapa hal itu enggak bisa
Speaker A
diiniin sama ini terus mos-mitos terus mistis-mistis terus kadang bisa diin pakai logika juga kan pas kita naik kelihatan karena kita naiknya ke sini pas kita turun enggak kelihatan karena dia tuh ngadapnya ke sini gitu loh Nah jadi kayak semua tuh masih ada logikanya gitu ya gitu tapi aku enggak mematahkan
Speaker A
kayak dulu mitos-mitos orang kan di sini kan katanya tempat penyimpanan mayat kita enggak bisa ini juga kan kita kan enggak tahu kebenarannya Tapi menurut ceritanya seperti itu gitu nah dan juga ini adalah salah satu tempat yang paling ditakutin orang-orang katanya Tapi sebenarnya kalaupun hujan track banyak
Speaker A
juga kan orang bertedu di sini kan mau enggak mau tetap bertedu di sini gitu loh kadang rasa takut tuh mengalah eh rasa apa rasa panik tu mengalahkan rasa takut kan jadi daripada kebasahan kan Ya mending berteduh di sini gitu loh suggest
Speaker A
Ya Suggest kadang kadang enggak semua hal tu harus dikait-kaitin sama mistis gitu loh intinya Ya intinya kan kita enggak ngapa-ngapain dan engak macam-macam dan ke sini kan jadi Ya udah yang penting kita sopan izin gitu jadi aman bakalan
Speaker A
aman-aman aja gitu terus konon katanya gak boleh juga foto di sini pas turun katanya fotonya bakalan hilang aman-aman aja kan selama ini aman selama ini Aman Heeh jadi intiya tuh ggak usah hal kecil tu dibesar-besarkan gitu bukan begitu Do
Speaker A
Benar Jadi intinya tuh semuanya aman gitu guys Kalau mau foto silakan foto kalau hujan berteduh enggak apa-apa gitu dan yang penting tuh intinya sopan enggak boleh kurang ajar ya Di mana pun tempatnya ya penting saling menghargai di mana pun tempatnya Kan kita tuh hidup berdampingan gitu loh Jadi intinya seperti
Speaker A
itu gimana intinya seperti itu ya pesan dari Mas aldo apa pesannya apa Do pesan untuk pohon bolong Nah untuk pendaki lain yang mau naik e yang mau berfoto silakan berfoto yang penting sopan Jaga omongan etika kita karena kita di sini bukan hanya manusia yang
Speaker A
yang hidup di sini juga kita sebagai tamu kan bukan sebagai tuan rumah gitu berperilaku seperti tamu Oh ya satu lagi guys di kalau udah sampai pohon bolong itu tandanya kita dekat banget sama Shelter satu itu kurang lebih 10 menit
Speaker A
lagi nyampai kan satu tanjakan lagi kita nyampai ke ini Jadi tandanya kalau kalian sudah sampai sini udah bakalan dekat sama shelter satu setelah melewati pohon bolong track menjadi semakin menanjak tapi tanjakannya enggak terlalu jauh karena jarak untuk menuju shelter satu sudah sangat
Speaker A
dekat Oke setelah kurang lebih 1 jam setengah jalan akhir kita sampai di shelter satu ini termasuk jalan cepat guys tuh kebuka Masyaallah Semoga di atas nanti dapat sunset bagus Bismillahirrahmanirrahim uh Masyaallah kerinci shelter satu aku kembali Allahuakbar lihat guys aku duduk dulu ya ngambil napas
Speaker A
karena sudah tidak sanggup nah masih ketutup tuh Nih teman-teman lagi masang tenda oke mantap sampai juga akhirnya tuh viewnya gokil banget di belakang ya samudera awan tuh [Musik] [Musik] Yey Jadi sekarang kita sudah sampai di mana Mas Adit? kita sampai di Shelter satu kita sudah sampai shelter satu sekarang
Speaker A
kita packing-packing barang-barang dulu habis itu kita masak ya masak-masak yoi makan-makan lezat ya terus ngambil Milky Way ngambil Milky Way kalau ada kalau ada jadi ditendain itu aku Mas Adit sama Bang Dimas nah guys jadi aku mengenalkan satu alat ini tuh untuk pompa gitu guys jadi
Speaker A
aku tuh pakai sleeping Pad sebenarnya itu bisa diinjak nih tapi biar ya Butuh Waktu biar jadi biar lebih cepat nih kita pakai ini jadi gak perlu capek-capek niup lagi Yang punya sleeping pad gitu tinggal tekan [Musik] tuh dahlah Nih lihat ya udah mulai jadi nih sudah mulai mengembang enggak perlu
Speaker A
waktu lama dan enaknya sleeping pad yang aku pakai ini adalah yang ini ada bantalnya ini dari Big Adventure yang Purukambera Pro gokil ini tidur kita pasti mimpi indah nih kalau pada capek-capek punya gua masih yang kayak begini liha tuh nih ni ini gak zaman nih
Speaker A
yang ini mah buat piknik nah selain buat niup ini bisa juga buat senter guys nih tuh gokil kan ini sangat-sangat bermanfaat tapi mas adit belinya ini di Amerika ya Mas jadi harus ini dikirim dari luar negeri ada kali di shoope gak
Speaker A
ada di shoope gak ada harus dari Amerika eBay eBay eBay menu hari ini adalah ayam gulai jadi Kenapa dibikin ayam gulai karena kan kita berada di ketinggian dan ini cuaca suasananya lagi malam kalau malam itu anaknya makan yang berkuah-kuah dan hangat-hangat jadi kita bikin ayam gulai
Speaker A
pakai tempe sama sayur ini wortel sama kentang sama ini tempe woi udah berjamur nih basi nih memang memang berjamur tapi orang Cina Pernah gak sih makan tempe bang?
Speaker A
aku sangat-sangat senang ketika teman-teman excited dan mau membantu ketika aku mulai memasak [Musik] rasanya tuh masaknya Enggak kerasa Lama tiba-tiba aja jadi [Musik] jadi kita coba ini ini ayamnya langsung sama sayur [Musik] emm bumbunya berasa banget oke Guys
Speaker A
setelah selesai makan masak dan lain-lain teman-teman Masih pada cerita-cerita di luar Aku mau langsung tidur aja karena besok harus bangun pagi-pagi masak bikin sarapan lagi dan juga kita lanjut jalan ke pos tiga eh ke shelter 2 habis itu ke shelter 3 kita bakal ngecamp di sana dan aku mau bilang
Speaker A
satu lagi jangan lupa like comment dan juga subscribe Thank you guys Assalamualikum warahmatullahi wabarakatuh tidur dulu [Musik]
Topics:Gunung Kerincipendakian gunungnasi PadangKayu AroDanau Atehkopi Kayu AroSumatera Baratguide lokalpetualangantravel vlog Indonesia











