Tutorial Codeigniter #3 Konfigurasi Aplikasi pada Frame… — Transcript

Tutorial konfigurasi aplikasi pada framework CodeIgniter, meliputi autoload, config, database, dan router untuk memudahkan pengembangan.

Key Takeaways

  • Konfigurasi autoload memudahkan pemanggilan libraries, helper, dan model secara otomatis.
  • Base URL harus disesuaikan agar aplikasi berjalan dengan benar di localhost.
  • Pengaturan database penting untuk koneksi aplikasi dengan database MySQL.
  • Default controller dapat diubah untuk mengatur halaman awal aplikasi.
  • Konfigurasi yang tepat menghemat waktu dan mempermudah pengembangan aplikasi.

Summary

  • Penjelasan tentang pentingnya konfigurasi dalam aplikasi CodeIgniter.
  • Instruksi mengaktifkan Apache di XAMPP sebagai localhost.
  • Pembahasan konfigurasi autoload untuk libraries, helper, dan model.
  • Cara mengatur base URL pada file config CodeIgniter.
  • Panduan konfigurasi database seperti hostname, username, password, dan nama database.
  • Penjelasan tentang pengaturan default controller di file router.
  • Contoh membuat controller baru dan mengubah default controller.
  • Demonstrasi perubahan tampilan sesuai default controller yang diatur.
  • Penekanan bahwa konfigurasi mempermudah pengembangan aplikasi tanpa pengulangan pengaturan.
  • Preview materi selanjutnya tentang konsep MVC (Model, View, Controller).

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:00
Speaker A
Halo teman-teman semua, selamat datang kembali di channel Framework Indonesia dan di video kali ini kita akan belajar untuk melakukan konfigurasi aplikasi pada framework CodeIgniter kita.
00:22
Speaker A
Nah, apa itu konfigurasi dan bagaimana melakukan konfigurasi pada CodeIgniter?
00:30
Speaker A
Sebelum kita lanjut pembahasan kita, pastikan teman-teman telah mengaktifkan ya XAMPP teman-teman sebagai localhost kita, jadi silakan klik start di Apache.
00:45
Speaker A
Untuk saat ini kita hanya mengaktifkan yang Apache dulu karena kita masih belum menggunakan database MySQL. Nah, pada pertemuan sebelumnya kita sudah berhasil menampilkan halaman default atau default controller dari CodeIgniter yaitu halaman Welcome to CodeIgniter.
00:58
Speaker A
Jadi pastikan di halaman browser teman-teman telah muncul tampilan seperti ini Welcome to CodeIgniter.
01:45
Speaker A
Nah, selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi pada CodeIgniter kita, jadi silakan teman-teman buka folder CodeIgniter kita yang sudah disimpan di dalam HTDocs, ya kita buka di dalam teks editor kita, di sini saya menggunakan Sublime Text.
02:00
Speaker A
Nah, konfigurasi ini kita perlukan supaya nanti untuk mempermudah kita di dalam bekerja dengan CodeIgniter.
02:27
Speaker A
Contohnya ketika kita melakukan koneksi dengan database, jadi kita hanya melakukan satu kali konfigurasi untuk melakukan koneksi database ke dalam aplikasi kita.
02:50
Speaker A
Sehingga dengan konfigurasi ini kita tidak perlu berulang-ulang mengkoneksikan database kita di dalam aplikasi kita. Nah, oke, kita langsung saja untuk melakukan konfigurasi, jadi silakan teman-teman buka di folder application, kemudian di dalamnya ada folder config, jadi ada beberapa bagian yang akan kita konfigurasi.
03:35
Speaker A
Yang pertama kita akan melakukan konfigurasi di bagian autoload, kemudian di bagian config, lalu di bagian database dan di bagian routers.
03:45
Speaker A
Oke, kita akan lihat satu-satu, silakan buka di bagian autoload. Nah, autoload ini merupakan sekumpulan fungsi atau class yang bisa kita gunakan untuk mempermudah kita di dalam membuat aplikasi.
04:20
Speaker A
Nah, coba kita akan scroll ke bawah.
04:35
Speaker A
Nah, di sini ada libraries, jadi ada beberapa libraries yang ada di dalam CodeIgniter, contohnya database, ya ketika kita menggunakan database, maka kita perlu memasukkan libraries-nya di sini database.
05:01
Speaker A
Kemudian kita juga bisa membuat session, lalu kita juga bisa membuat form validation.
05:10
Speaker A
Lalu kita coba scroll lagi ke bawah. Nah, di sini ada helper, jadi ada beberapa helper pada CodeIgniter, contohnya URL, ini contoh saja, kemudian form, ya ketika kita membuat form.
05:35
Speaker A
Ya, jadi URL ini ketika kita membuat link, jadi contohnya kita membuat link untuk login, ya maka kita akan menggunakan helper URL.
05:45
Speaker A
Nah, teman-teman jangan bingung dulu dengan penjelasan saya, karena nanti ke depannya kita akan membahas atau belajar hal ini satu per satu.
05:55
Speaker A
Lalu kita coba scroll lagi ke bawah.
06:05
Speaker A
Nah, di sini ada model, ketika kita menggunakan database, maka kita memasukkan nama modelnya di sini.
06:15
Speaker A
Konfigurasi selanjutnya adalah kita melakukan konfigurasi di bagian config, jadi silakan klik di bagian config.
06:25
Speaker A
Nah, di sini kita akan memasukkan base URL. Base URL ini kita ambil dari URL yang ini, localhost/codeigniter, ini copy saja.
06:45
Speaker A
Kemudian kita paste di dalam sini.
06:50
Speaker A
Oke, jangan lupa save ya.
06:53
Speaker A
Kemudian selanjutnya kita akan ke database ya.
06:54
Speaker A
Nah, kita coba scroll ke bawah.
06:57
Speaker A
Ketika kita sudah menggunakan database, maka kita melakukan konfigurasi di sini. Ya, di sini ada beberapa bagian yang akan kita ubah, contohnya hostname-nya ini tetap localhost, username-nya biasanya kalau XAMPP itu root ya, lalu password-nya ini biasanya dikosongkan.
07:24
Speaker A
Kemudian di sini database, kita masukkan nama database-nya di sini.
07:29
Speaker A
Ya, jadi itu cara untuk melakukan konfigurasi pada database.
07:35
Speaker A
Nah, selanjutnya yang terakhir dan yang tidak kalah penting adalah di bagian routernya.
07:40
Speaker A
Nah, di bagian router ini kita bisa menentukan default controllernya.
07:45
Speaker A
Nah, kalau teman-teman tadi kita mengakses localhost/codeigniter, maka inilah default controllernya.
08:25
Speaker A
Nah, default controller ini kita bisa ubah. Nah, kita lihat di sini default controllernya adalah welcome.
08:36
Speaker A
Nah, maka saya bisa memastikan bahwa di dalam controller CodeIgniter kita ada file yang namanya welcome.
08:42
Speaker A
Kita coba lihat di bagian controller, nah ini ada ya welcome.
08:54
Speaker A
Nah, ini kita bisa ubah default controllernya, jadi ketika kita mengetik di sini localhost/codeigniter, maka ketika kita ubah default controllernya, maka tampilan di sini juga akan berubah.
09:05
Speaker A
Nah, kita akan coba ubah ini, kita copy saja ini semua.
09:10
Speaker A
Copy.
09:12
Speaker A
Kemudian di bagian controllernya, ini kita tutup dulu.
09:22
Speaker A
Bagian controllernya, klik kanan, new file.
09:30
Speaker A
Lalu kita paste di sini.
09:33
Speaker A
Nah, teman-teman ke depannya nanti saya akan menjelaskan kodingan ini, saya tidak menjelaskan sekarang karena kita masih berada pada bagian konfigurasi.
10:02
Speaker A
Nah, jadi kita simpan dulu ya.
10:04
Speaker A
Ya, kita simpan di dalam folder controller, satu folder dengan welcome.
10:10
Speaker A
Jadi kita buat di sini contoh, ya jangan lupa huruf awalnya itu adalah huruf besar.
10:20
Speaker A
Mengapa harus huruf besar, nanti saya akan jelaskan pada video selanjutnya ketika kita membahas tentang controller.
10:22
Speaker A
Save.
10:23
Speaker A
Nah, ini juga harus kita ubah jadi contoh.
10:28
Speaker A
Lalu ini contohnya kita ubah jadi echo, lalu kita buat tag H1, di sini kita buat tulisan contohnya.
10:55
Speaker A
Ini adalah contoh default controller. Oke, coba kita save.
11:44
Speaker A
Kemudian kita akan ubah default controllernya di bagian router.
11:52
Speaker A
Jadi kita buka lagi routernya.
11:57
Speaker A
Silakan ke config, lalu ke bagian routers.
12:00
Speaker A
Lalu kita scroll ke bawah.
12:05
Speaker A
Nah, welcome ini kita ganti dengan contoh, ya tadi nama file-nya adalah contoh.
12:13
Speaker A
Ya ini nama file-nya contoh, jadi di sini kita ubah jadi contoh.
12:16
Speaker A
Save.
12:17
Speaker A
Kita coba apakah default controllernya sudah berubah, kita refresh.
12:25
Speaker A
Nah, ini sudah berubah ya, jadi akan muncul tulisan yang ada di controller contoh tadi adalah ini adalah contoh default controller.
12:34
Speaker A
Ya, nah ketika kita ubah lagi jadi welcome di bagian routernya.
12:40
Speaker A
Contohnya kita ubah jadi welcome.
12:45
Speaker A
Save.
12:46
Speaker A
Kita refresh.
12:50
Speaker A
Maka akan kembali ke controller welcome.
12:55
Speaker A
Ya, kalau kita ubah lagi ke contoh default controllernya.
13:00
Speaker A
Save.
13:01
Speaker A
Maka akan kembali seperti ini.
13:05
Speaker A
Oke, kita ubah aja ke welcome ya default controllernya.
13:10
Speaker A
Save.
13:11
Speaker A
Nah, ini sudah kembali ke controller welcome.
13:15
Speaker A
Nah, itu teman-teman penjelasan singkat bagaimana melakukan konfigurasi pada CodeIgniter sebelum nanti kita akan membahas tiga hal dasar yang harus kita ketahui yaitu model, view dan controller atau yang sering disingkat dengan MVC.
13:25
Speaker A
Sampai jumpa di video selanjutnya.
Topics:CodeIgniterkonfigurasi aplikasitutorial CodeIgniterautoloadbase URLdatabase CodeIgniterrouter CodeIgniterdefault controllerXAMPPMVC

Frequently Asked Questions

Bagaimana cara mengatur base URL pada CodeIgniter?

Base URL diatur pada file config dengan menyalin URL localhost aplikasi dan menempelkannya di bagian base URL, kemudian menyimpan perubahan tersebut.

Apa fungsi autoload dalam konfigurasi CodeIgniter?

Autoload berfungsi untuk memuat libraries, helper, dan model secara otomatis sehingga tidak perlu dipanggil berulang kali dalam aplikasi.

Bagaimana cara mengubah default controller di CodeIgniter?

Default controller diubah dengan mengedit file router di folder config, mengganti nama default controller sesuai nama file controller yang diinginkan, lalu menyimpan dan me-refresh browser.

Get More with the Söz AI App

Transcribe recordings, audio files, and YouTube videos — with AI summaries, speaker detection, and unlimited transcriptions.

Or transcribe another YouTube video here →