RAUDAH- Ramadan Masa Perbaikan Diri || Dr. BAMBANG WIYONO,S.Ag,M.Pd||

Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:15
Speaker A
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:20
Speaker A
Alhamdulillahi rabbil alamin, alladzi an'ama binikmatil iman wal Islam wasihah wal afiyah. Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la syarikalah.
00:41
Speaker A
Asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasulullah ba'dah.
00:43
Speaker A
Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wa ala alihi wasahbihi ajmain amma ba'du.
00:51
Speaker A
Pemirsa program Raudah Ramadhan Indah MTsN Kota Madiun yang dirahmati Allah Subhanahu wa taala.
01:00
Speaker A
Puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa taala pada hari ini kita masih dilimpahkan nikmat iman, Islam dan sehat.
01:10
Speaker A
Sehingga dapat memasuki sebuah bulan yang penuh keagungan, penuh keberkahan yakni bulan Ramadan.
01:20
Speaker A
Selawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Baginda Rasulillah Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
01:30
Speaker A
Pemirsa yang dirahmati Allah, telah hadir di hadapan kita sebuah bulan yang penuh agung.
01:40
Speaker A
Penuh berkah bulan Ramadan 1447 Hijriah.
01:50
Speaker A
Sebagai seorang muslim sebagaimana kita ketahui, barang siapa yang merasa gembira,
02:00
Speaker A
merasa suka, merasa senang atas hadirnya bulan Ramadan.
02:10
Speaker A
Maka Allah akan menggolongkan kepada kita golongan orang-orang yang akan masuk pintu surganya.
02:20
Speaker A
Allahumma amin.
02:21
Speaker A
Pemirsa rahimakumullah, hadirnya bulan Ramadan mestinya kita jadikan momentum untuk memperbaiki diri.
02:31
Speaker A
Ketika kita memiliki berbagai asa, berbagai cita-cita, berbagai harapan.
02:41
Speaker A
Sudah saatnya hadirnya bulan Ramadan kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk menempuh jalur langit.
02:51
Speaker A
Untuk menggapai semua asa dan impian kita.
03:01
Speaker A
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dalam hidupnya minimal ada tiga hal.
03:11
Speaker A
Yang selalu ditingkatkan ketika bulan Ramadan.
03:21
Speaker A
Yang pertama adalah qiyamul lail, bangun tengah malam, bangun malam.
03:31
Speaker A
Hadirnya bulan Ramadan kita hendaknya menjadikan semangat untuk sebagai hamba Allah.
03:41
Speaker A
Berkenan hadir di tengah malam atau malam hari untuk memperbanyak qiyamul lail, salat tarawih misalnya.
03:51
Speaker A
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ketika di luar bulan Ramadan, qiyamul lail.
04:01
Speaker A
Bangun malam, salat malam merupakan sebuah kegiatan yang diimpikan yang senantiasa membuat beliau gembira.
04:11
Speaker A
Tetapi di bulan Ramadan justru qiyamul lail menjadi semangat tersendiri, menjadi spirit sendiri.
04:21
Speaker A
Yang kedua, hadirnya bulan Ramadan oleh Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
04:31
Speaker A
Dijadikan momentum untuk memperbanyak berinteraksi dengan Al-Qur'an.
04:41
Speaker A
Rasulullah ahli Al-Qur'an, Rasulullah gemar membaca Al-Qur'an di luar bulan Ramadan.
04:51
Speaker A
Lebih-lebih di hadirnya bulan Ramadan ini, beliau jadikan sebagai semangat spirit untuk memperbanyak membaca Al-Qur'an.
05:01
Speaker A
Pemirsa rahimakumullah, kita sebagai seorang muslim hadirnya bulan Ramadan.
05:11
Speaker A
Selayaknya semestinya semakin meningkatkan diri kita berinteraksi dengan Al-Qur'an.
05:21
Speaker A
Membacanya, mengkajinya semakin semangat dan semakin banyak untuk berinteraksi di bulan Ramadan ini.
05:31
Speaker A
Harapan yang semula biasanya membaca Al-Qur'an masih dalam jumlah yang sedikit.
05:41
Speaker A
Ramadan hadir menyemangati kita untuk memperbanyak membaca Al-Qur'an.
05:51
Speaker A
Yang ketiga, Rasulullah sallallahu alaihi wasallam pada bulan Ramadan semakin gemar berinfak dan sedekah.
06:01
Speaker A
Infak dan sedekah menjadi jiwa Rasulullah sallallahu alaihi wasallam di luar bulan Ramadan.
06:11
Speaker A
Lebih-lebih hadirnya bulan Ramadan semakin menyemangati beliau untuk gemar, untuk gembira bersedekah dan berinfak.
06:21
Speaker A
Pemirsa Raudah yang saya hormati, yang berbahagia, tiga hal yang dijadikan momentum Rasulullah pada bulan Ramadan.
06:31
Speaker A
Untuk lebih meningkatkan diri, maka sudah juga selayaknya buat kita sebagai seorang muslim.
06:41
Speaker A
Yang mengaku sebagai umatnya, umat Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, umat Allah Subhanahu wa taala.
06:51
Speaker A
Tiga hal ini kita jadikan momentum semangat spirit di bulan Ramadan hari ini.
07:01
Speaker A
Semakin meningkat qiyamul lail, semakin meningkat interaksi Al-Qur'annya dan semakin meningkat infak dan sedekahnya.
07:11
Speaker A
Insyaallah, tiga hal yang digemari Rasulullah lebih pada bulan Ramadan ini akan menjadikan kita.
07:21
Speaker A
Sebagai umat Rasulullah, umat Allah Subhanahu wa taala, umatnya yang lebih bertakwa.
07:31
Speaker A
Sebagaimana firman Allah, Auzubillahiminasyaitonirojim, Ya ayyuhalladzina amanu kutiba alaikumus siam.
07:41
Speaker A
Kama kutiba alalladzina min qoblikum la'allakum tattaqun.
07:51
Speaker A
Yang maknanya bahwa Ramadan pada bulan, bahwa puasa pada bulan Ramadan memiliki goal akhir.
08:01
Speaker A
Yakni meningkatkan ketakwaan diri kita kepada Allah Subhanahu wa taala.
08:11
Speaker A
Semoga hadirnya bulan Ramadan ini semakin menambah meningkatnya ketakwaan dan keimanan kita kepada Allah Subhanahu wa taala.
08:21
Speaker A
Demikian, kurang lebihnya mohon maaf.
08:26
Speaker A
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Transcribe Another YouTube Video

Paste any YouTube link and get the full transcript with timestamps for free.

Transcribe a YouTube Video