**✅ TUTORIAL SKP TAHUN 2026 RUMAH ASN BKD JATIM LENGKAP | Semua Jabatan & Instansi (Format Terbaru) — Transcript & Summary | SozAI**
Source: https://sozai.app/transcript/tutorial-skp-2026-rumah-asn-bkd-jatim/

Tutorial lengkap pengisian SKP Rumah ASN tahun 2026 untuk semua jabatan dan instansi di Jawa Timur.

## Key Takeaways

- Pengisian SKP di Rumah ASN harus dilakukan ulang karena adanya reset data.
- Kontrak SKP dibuat untuk periode 1 Januari sampai 31 Desember 2026 meskipun pekerjaan selesai lebih awal.
- Pengisian data atasan penilai lebih akurat menggunakan NIP daripada nama.
- Data lama di aplikasi master harus dihapus setelah migrasi agar tidak menghambat proses pengisian SKP.
- Tutorial ini sangat penting untuk diikuti secara lengkap agar tidak terjadi kesalahan dalam pengisian.

## What the video covers

- Video tutorial pengisian SKP di aplikasi Rumah ASN versi terbaru tahun 2026.
- Panduan step-by-step mulai dari login hingga pembuatan kontrak SKP dan indikator tahunan.
- Penjelasan cara mengakses aplikasi melalui csn.bkdjimprove.go.id/hdesk dan login menggunakan username dan password master.
- Instruksi membuat kontrak SKP dengan tanggal mulai 1 Januari 2026 sampai 31 Desember 2026.
- Panduan pengisian atasan penilai menggunakan NIP untuk akurasi data.
- Penjelasan fitur yang bisa diabaikan seperti dukungan sumber daya dan jadwal pelaporan.
- Tips migrasi data dari aplikasi master dengan mengunduh dan menghapus data lama secara benar.
- Penekanan pentingnya mengikuti tutorial tanpa melewatkan langkah agar tidak terjadi kesalahan.
- Saran untuk menyiapkan laptop dan mengikuti video dengan seksama karena durasi panjang.
- Video ditujukan khusus untuk ASN di Jawa Timur, terutama P3K par waktu di Dinas Pendidikan.

Answers

## Questions about this video

Bagaimana cara login ke aplikasi Rumah ASN untuk pengisian SKP?

Login ke aplikasi Rumah ASN dapat dilakukan melalui alamat csn.bkdjimprove.go.id/hdesk menggunakan username dan password master ASN.

Kapan periode kontrak SKP yang harus dibuat di tahun 2026?

Kontrak SKP dibuat mulai 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026, meskipun pekerjaan SKP selesai lebih awal.

Apa yang harus dilakukan jika data kinerja par waktu tidak muncul di dashboard?

Jika data kinerja par waktu tidak muncul, Bapak/Ibu harus mengkonfirmasi ke cabang dinas masing-masing untuk mendapatkan akses atau solusi.

## Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:08

Speaker A

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kembali lagi dengan saya Ahmad Bustanul Arvin. Di kesempatan kali ini kita akan mencoba untuk memberikan sebuah tutorial pengisian SKP pada rumah ASN. Di mana kemarin atau sebelumnya saya sudah membuatkan tutorial nih, namun ada perubahan lagi, Bapak Ibu semua, di aplikasi rumah ASN. Nah, seperti apa tutorialnya kita coba bahas. Namun sebelum kita ke informasi, coba absen dari kabupaten, kota mana saja, Bapak, Ibu semua berasal di kolom komentar di bawah ini. Contoh mungkin Surabaya hadir, Mas. Kemudian Banyuwangi hadir, Mas. Bondowoso hadir, Mas. Di kolom komentar di bawah ini. Atau mungkin ada pertanyaan atau tanggapan terkait dengan video ini, silakan tanggapi di kolom komentar. Nah, sebelum kita ke informasi yang akan saya sampaikan, mohon untuk informasi ini atau tutorial ini disimak dengan baik step by step-nya. Jangan sampai diskip 1 menit saja. Kenapa? Karena skip 1 menit saja Bapak Ibu semua bisa salah mengerjakan. Jadi siapkan laptop dan juga lihat tutorial saya pelan-pelan saja seperti itu, Bapak Ibu semua. Karena otomatis video ini akan berdurasi panjang tentunya. Nah, langsung kita tanpa berlama-lama lagi kita bahas informasinya berikut ini. Nah, di kesempatan kali ini kita akan membuatkan sebuah tutorial bagaimana proses pengisian SKP pada rumah ASN. Di mana sebelumnya kita sudah pernah membuatkan video terkait dengan pengisian di rumah ASN juga. Namun ada perubahan, Bapak, Ibu semua, ada sedikit perubahan. Dan yang telah Bapak, Ibu semua kerjakan saat ini ada yang sebagian hilang. Karena apa? Karena direset, Bapak Ibu semua. Jadi kita mengerjakan ulang. Namun ada beberapa perubahan dalam proses pengerjaannya. Oleh sebab itu, silakan disimak dengan baik. Jangan sampai diskip video ini. Nah, kita bisa masuk pada rumah ASN di mana untuk masuk rumah ASN itu bisa masuk pada csn.bkdjimprove.go.id/hdesk. Nih Bapak Ibu semua bisa diketikkan di atas itu. Baru setelah itu nanti akan tampil halaman dashboard seperti ini dan kita bisa masuk pada login ASN di CMAS. Nah, login ASN di master ini menggunakan username dan password dari si Master. Nah, kita klik login. Namun, saya skip video ini sampai dengan di tampilan halaman dashboard login ya, Bapak, Ibu semua. Nah, kita klik login yang warna oranye ini. Gunakan username dan password dari si master, Bapak Ibu semua. Setelah login tampilannya seperti ini. Jadi tampilan halaman dashboard-nya seperti ini. Kita bisa masuk pada titik berapa ini? Titik 9 di atas. Kemudian kita pilih kinerja par waktu. Jika di sini Bapak, Ibu semua par waktu tidak tampil, silakan konfirmasi ke cabang dinas masing-masing ya. Misalnya kinerja par waktu P3K perwakunya ini tidak tampil. Nah, kita langsung di sini akan tampil halaman dashboard untuk pembuatan proses SKP yaitu kontrak SKP. Nah, kita mengerjakannya itu mulai dari sini, Bapak, Ibu semua. Jadi, kita mengerjakan kontrak SKP, jurnal harian, evaluasi. Jadi, seperti itu saja. Dan di CSN maksudnya ya si ASN ini proses pengerjaannya lebih simpel tinggal klik-klik karena ada AI-nya di situ dan juga ada kata bantu untuk mengerjakannya. Nah, kita langsung ya Bapak Ibu semua kerjakan. Pertama kita harus membuat kontrak terlebih dahulu dan pastikan yang aktif di sini adalah tahun 2026 karena saat ini adalah tahun 2026. Nah, kita buat 2026 aktif. Kemudian kita buat kontrak. Bisa menggunakan yang di sini atau fitur yang di atas buat kontrak di sini. Sama saja. Kita coba tanggal mulainya di sini akan meskipun Bapak Ibu semua Maret tapi kita kerjakan mulai Januari ya Bapak Ibu semua. Ingat mulai Januari saja lebih amannya. Di sini kita pilih 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026. Jadi otomatis tanggal selesai ini kalau untuk par waktu karena saya buat video ini untuk par waktu. Jadi kita buat 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026. Kemudian kita klik buat. Meskipun nantinya kan sampai dengan Oktober nih. Tapi biasanya kalau misalnya Bapak Ibu semua tidak membuat kesalahan pasti akan diperpanjang kok. Seperti itu. Jadi kita buat sampai dengan 31 Desember 2026 dan kita klik oke seperti tadi. Dan setelah tampil seperti ini, tampilannya di sini adalah draft. Kita klik tombol mata yang di sini kita klik. Nah, setelah klik tombol mata, tombol mata ini masih oranye-nya di kontrak SKP ya. Di sini Bapak, Ibu semua bisa ke bawah. Atasan penilai ini adalah atasan penilai Bapak Ibu semua yaitu bisa kepala sekolah, bisa kepala sub tata usaha, bisa kepala cabang dinas. Intinya atasan Bapak Ibu semua. Atasan penilai adalah atasan atasannya lagi Bapak Ibu semua. Nah, jadi kalau kita isikan di sini bisa menggunakan pencarian berdasarkan nama ataupun bisa menggunakan berdasarkan NIP. Saran saya menggunakan NIP karena lebih fokus ke yang bersangkutan. Jadi kita isikan ya Bapak Ibu semua. Jadi saya isikan, kita cari dengan cara kita cari namanya. Kalau saya kan karena hafal NIP Bapak pimpinan saya, jadi saya masukkan saja misalnya Syarif. Nah, ini akan muncul tampilan kotak seperti ini. Kita pilih saja. Atasan bandingnya adalah kalau misalnya di sekolah berarti kepala sekolah, atasan penilaian di sini adalah kepala sekolah. Atasan bandingnya adalah kepala cabang dinas. Jadi kita isikan kepala cabang dinas masing-masing. Di sini saya isikan. Nah, lebih spesifik menggunakan NIP ya karena nama itu banyak, Bapak Ibu semua. Dan di sini ada jabatannya kok Kepala Subagian Tata Usaha ataupun Kepala Cabang Dinas seperti itu ada. Sedangkan untuk yang di bawah di sini kita bisa abaikan dulu. Ini nanti akan dihilangkan dukungan sumber daya, jadwal pelaporan ini akan dihilangkan. Ini tanpa diisi pun ini sudah bisa kita klik lanjutkan. Jadi ini abaikan saja, tidak perlu diisi terlebih dahulu. Dukungan sumber daya, jadwal pelaporan, bukti dan sebagainya kita abaikan. Kita klik selanjutnya. Di sini akan muncul data kontrak tersimpan. Jadi kontrak kita tuh sudah tersimpan. Sekarang kita akan membuat indikator tahunan di sini di mana ada tambah RHK. Nah, di sini kita migrasikan nih yang dari si Master. Kita buka si master. Kalau semester tidak asing lagi, kita bisa buka SKP di sini. Ini semester pribadi ya, individu. Kita masuk pada SKP. Kemudian kita masuk pada rencana aksi. Nah, antisipasi saya Bapak Ibu semua bisa download Excel terlebih dahulu. Download ini antisipasi ya Bapak Ibu semua karena nanti sebenarnya tinggal kopas yang di sini tinggal copy paste yang ada di sini tapi antisipasi takut nanti ini kan harus dihilangkan ini. Jadi Bapak Ibu semua P3K par waktu di mana pun Anda berada yang di Pemprov Jatim dalam khusus ini adalah Dinas Pendidikan ya kalau untuk di instansi lain silakan koordinasi dengan pemegang kendali SKP-nya. Ini nanti hapus sampai informasi SKP. Kenapa? Karena yang di sini akan menghambat rekan-rekan yang lain. Bapak, Ibu semua kan sudah migrasi nih, sudah tidak mengerjakan yang di sini lagi. Jadi di sini dihapus saja. Jadi penghapusnya mulai dari rencana aksi diturunkan status baru kita hapus satu-satu pindah ke atasnya. Di sini kita hapus satu-satu turun status baru informasi SKP di sini kalau di kita yang di sekolah itu harus konfirmasi ke cabang dinas untuk informasi SKP yang di sini. Kenapa? Karena tidak ada di fitur sekolah. Kalau untuk yang dari breakdown, rencana aksi, SKP ini ada di sekolah kok. Jadi bisa ke sekolah baru sampai dengan informasi SKP di sini sudah dihapus baru ke cabang dinas. Jangan sampai Bapak Ibu semua di sini belum dihapus, di atas dihapus. Nah, itu nyantol alias tidak bisa dikerjakan atau tidak terhapus secara penuh seperti itu. Nah, jadi saran saya unduh terlebih dahulu Excel ini. Nah, seperti itu kita sudah terunduh ini. Kita lanjut ke proses pengerjaan sekarang. Ingat yang kita kerjakan langsung di rencana aksi. Jangan dihapus dulu baru Bapak Ibu semua mengerjakan ya. Jangan. Jadi kita kerjakan dulu si master baru kita hapus dan antisipasi kita unduh file Excel-nya tersebut baru kita ngerjakan sudah. Nah, kita klik tambah RHK. Di sini ada utama dan tambahan. Sekali lagi kita setelah melaksanakan...

00:25

Speaker A

di aplikasi rumah ASN. Nah, seperti apa tutorialnya kita coba bahas. Namun sebelum kita ke informasi, coba absen dari kabupaten, kota mana saja, Bapak, Ibu semua berasal di kolom komentar di bawah ini. Contoh mungkin Surabaya hadir, Mas. Kemudian Banyuwangi hadir,

00:39

Speaker A

Mas. Bondo, Bondowoso hadir, Mas. Di kolom komentar di bawah ini. Atau mungkin ada pertanyaan atau tanggapan terkait dengan video ini, silakan tanggapi di kolom komentar. Nah, sebelum kita ke informasi yang akan saya sampaikan, mohon untuk informasi ini atau tutorial ini disimak dengan baik

00:59

Speaker A

step by step-nya. Jangan sampai diskip 1 menit saja. Kenapa? Karena skip 1 menit saja Bapak Ibu semua bisa salah mengerjakan. Jadi siapkan laptop dan juga lihat tutorial saya pelan-pelan saja seperti itu, Bapak Ibu semua.

01:13

Speaker A

Karena otomatis video ini akan berdurasi panjang tentunya. Nah, langsung kita tanpa berlama-lama lagi kita bahas informasinya berikut ini. Nah, di kesempatan kali ini kita akan membuatkan sebuah tutorial bagaimana proses pengisian SKP pada rumah SN. Di mana sebelumnya kita sudah pernah membuatkan

01:32

Speaker A

video terkait dengan pengisian di rumah SN juga. Namun ada perubahan Bapak, Ibu semua, ada sedikit perubahan. Dan yang telah Bapak, Ibu semua kerjakan saat ini ada yang sebagian hilang. Karena apa?

01:45

Speaker A

karena direset Bapak Ibu semua. Jadi kita mengerjakan ulang. Namun ada beberapa perubahan dalam proses pengerjaannya. Oleh sebab itu, silakan disimak dengan baik. Jangan sampai diskip video ini. Nah, kita bisa masuk pada rumah ASN di mana untuk masuk rumah

02:00

Speaker A

ASN itu bisa masuk pada csn.bkdjimprove.go.id/hdesk. Nih Bapak Ibu semua bisa diketikkan di atas itu. Baru setelah itu nanti akan tampil halaman dashboard seperti ini dan kita bisa masuk pada login SN di CMAS.

02:15

Speaker A

Nah, login ISN dimaster ini menggunakan username dan password dari si Master. Nah, kita klik login. Namun, saya skip video ini sampai dengan di tampilan halaman dashboard login ya, Bapak, Ibu semua. Nah, kita klik login yang warna orang ini. Gunakan username dan password

02:29

Speaker A

dari si master Bapak Ibu semua. Setelah lajuin tampilannya seperti ini. Jadi tampilan halaman dashboard-nya seperti ini. Kita bisa masuk pada titik berapa ini? Titik 9 di atas. Kemudian kita pilih kinerja par waktu.

02:45

Speaker A

Jika di sini Bapak, Ibu semua par waktu tidak tampil, silakan konfirmasi ke cabang dinas masing-masing ya. Misalnya kinerja perwaktu P3K perwakunya ini tidak tampil. Nah, kita langsung di sini akan tampil halaman dashbor untuk pembuatan proses SKP yaitu kontrak SKP.

03:00

Speaker A

Nah, kita mengerjakannya itu mulai dari sini Bapak, Ibu semua. Jadi, kita mengerjakan kontrak SKP, jurnal harian, evaluasi. Jadi, seperti itu saja. Dan di CSN maksudnya ya si ISN ini proses pengerjaannya lebih simpel tinggal klik-klik karena ada AI-nya di situ dan

03:16

Speaker A

juga ada kata bantu untuk mengerjakannya. Nah, kita langsung ya Bapak Ibu semua kerjakan. Pertama kita harus membuat kontrak terlebih dahulu dan pastikan yang aktif di sini adalah tahun 2026 karena saat ini adalah tahun 2026.

03:32

Speaker A

Nah, kita buat 2026 aktif. Kemudian kita buat kontrak. Bisa menggunakan yang di sini atau fitur yang di atas buat kontrak di sini. Sama saja kita coba tanggal mulainya di sini akan meskipun Bapak Ibu semua Maret tapi kita kerjakan

03:48

Speaker A

mulai Januari ya Bapak Ibu semua. Ingat mulai Januari saja lebih amannya. Di sini kita pilih 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026. Jadi otomatis tanggal selesai ini kalau untuk par waktu karena saya buat video ini untuk par waktu. Jadi kita buat 1 Januari 2026

04:06

Speaker A

sampai dengan 31 Desember 2026. Kemudian kita klik buat. Meskipun nantinya kan sampai dengan Oktober nih. Tapi biasanya kalau misalnya Bapak Ibu semua tidak membuat kesalahan pasti akan diperpanjang kok.

04:19

Speaker A

Seperti itu. Jadi kita buat sampai dengan 31 Desember 2026 dan kita klik oke seperti tadi. Dan setelah tampil seperti ini, tampilannya di sini adalah draft. Kita klik tombol mata yang di sini kita klik.

04:32

Speaker A

Nah, setelah klik tombol matra, tombol mata ini masih oren-nya di kontrak SKP ya. Di sini Bapak, Ibu semua bisa ke bawah.

04:43

Speaker A

Atasan penilai ini adalah atasan penilai Bapak Ibu semua yaitu bisa kepala sekolah, bisa kepala kepala subtata usaha, bisa kepala cabang dinas.

04:55

Speaker A

intinya atasan Bapak Ibu semua. Atasan penilai adalah atasan atasannya lagi Bapak Ibu semua. Nah, jadi kalau kita isikan di sini bisa menggunakan pencarian berdasarkan nama ataupun bisa menggunakan berdasarkan NIP. Saran saya menggunakan NIP karena lebih fokus ke yang bersangkutan. Jadi kita isikan ya

05:16

Speaker A

Bapak Ibu semua. Jadi saya isikan, kita cari dengan cara kita cari namanya. Kalau saya kan karena hafal NIP Bapak pimpinan saya, jadi saya masukkan saja misalnya syarif. Nah, ini akan muncul tampilan kotak seperti ini. Kita pilih saja. Atasan bandingnya adalah kalau

05:37

Speaker A

kalau misalnya di sekolah berarti kepala sekolah atasan penilaian di sini adalah kepala sekolah. Atasan bandingnya adalah kepala cabang dinas. Jadi kita isikan kepala cabang dinas masing-masing.

05:48

Speaker A

Di sini saya isikan. Nah, lebih spesifik menggunakan NIP ya karena nama itu banyak Bapak Ibu semua.

05:58

Speaker A

Dan di sini ada jabatannya kok Kepala Subagian Tata Usaha ataupun Kepala Cabang Dinas seperti itu ada. Sedangkan untuk yang di bawah di sini kita bisa abaikan dulu. Ini nanti akan dihilangkan dukungan sumber daya, jadwal pelaporan ini akan dihilangkan. Ini tanpa diisi

06:13

Speaker A

pun ini sudah bisa kita klik lanjutkan. Jadi ini abaikan saja, tidak perlu diisi terlebih dahulu. Dukungan sumber daya, jadwal pelaporan, bukti dan sebagainya kita abaikan. Kita klik selanjutnya.

06:24

Speaker A

Di sini akan muncul data kontrak tersimpan. Jadi kontrak kita tuh sudah tersimpan. Sekarang kita akan membuat indikator tahunan di sini di mana ada tambah RHK. Nah, di sini kita migrasikan nih yang dari si Master. Kita buka si master. Kalau semester tidak asing lagi,

06:43

Speaker A

kita bisa buka SKP di sini. Ini semester pribadi ya, individu. Kita masuk pada SKP. Kemudian kita masuk pada rencana aksi. Nah, antisipasi saya Bapak Ibu semua bisa download Excel terlebih dahulu. download ini antisipasi ya Bapak Ibu semua karena nanti sebenarnya

07:00

Speaker A

tinggal kopas yang di sini tinggal copy paste yang ada di sini tapi antisipasi takut nanti ini kan harus dihilangkan ini. Jadi Bapak Ibu semua P3K Par waktu di mana pun Anda berada yang di Pempr Jatim dalam khusus ini adalah Dinas

07:14

Speaker A

Pendidikan ya kalau untuk di instansi lain silakan koordinasi dengan pemegang kendali SKP-nya. Ini nanti hapus sampai informasi SKP.

07:25

Speaker A

Kenapa? Karena yang di sini akan menghambat rekan-rekan yang lain. Bapak, Ibu semua kan sudah migrasi nih, sudah tidak mengerjakan yang di sini lagi.

07:33

Speaker A

Jadi di sini dihapus saja. Jadi penghapusnya mulai dari rencana aksi diturunkan status baru kita hapus satu-satu pindah ke atasnya. Di sini kita hapus satu-satu turun status baru informasi SKP di sini kalau di kita yang di sekolah itu harus konfirmasi ke

07:50

Speaker A

cabang dinas untuk informasi SKP yang di sini. Kenapa? Karena tidak ada di fitur sekolah. Kalau untuk yang dari breakdown, rencana aksi, SKP ini ada di sekolah kok. Jadi bisa ke sekolah baru sampai dengan informasi SKP di sini sudah dihapus baru ke ke cabang dinas.

08:05

Speaker A

Jangan sampai Bapak Ibu semua di sini belum dihapus, di atas dihapus. Nah, itu nyantol alias tidak bisa dikerjakan atau tidak terhapus secara penuh seperti itu. Nah, jadi saran saya unduh terlebih dahulu Excel ini. Nah, seperti itu kita sudah terunduh ini.

08:23

Speaker A

Kita lanjut ke proses pengerjaan sekarang. Ingat yang kita kerjakan langsung di rencana aksi. Jangan dihapus dulu baru Bapak Ibu semua mengerjakan ya. Jangan. Jadi kita kerjakan dulu si master baru kita hapus dan antisipasi kita unduh file Excel-nya tersebut baru

08:40

Speaker A

kita ngerjakan sudah. Nah, kita klik tambah RHK. Di sini ada utama dan tambahan. Sekali lagi kita setelah melaksanakan kontrak baru kita melaksanakan indikator baru ke distribusi bulanan dan rencana aksi.

08:54

Speaker A

Baru kita ajukan rencana SKP ke atasan. Nah, kita masuk ke indikator tahunan terlebih dahulu yaitu kita membuat atau menambahkan RHK. kita klik buat RHK pertama. Nah, di sini RHK utama kita kita ambilkan dari si Master yaitu yang di sini ya, Bapak, Ibu semua. Nah, kita

09:13

Speaker A

cek kita cek terlebih dahulu apakah kalau di Dindik atau di Dinas Pendidikan itu sama Bapak Ibu semua RHK-nya itu sama.

09:25

Speaker A

Sama seperti apa, Mas? Jadi di sini sebentar saya copykan ya sampai dengan kinerja yang ada di sini. Nah, sampai dengan yang kinerja di sini kita copy kita seperti ini. Nah, itu sama.

09:38

Speaker A

Kalau misalnya tidak sama maka kita kopas satu-satu seperti itu. Baru kita iki. Baru kita rencana aksi.

09:47

Speaker A

Paham ya? Sebenarnya ada tiga langkah. Namun kalau di Dindik ini karena jabatan di Dindik itu P3K per waktu banyak Bapak Ibu semua di sekolah. Jadi yang mengeksekusi di aplikasi hanya beberapa orang tim yang ada di Dinas Pendidikan.

10:04

Speaker A

Sehingga sementara ini kita buatkan satu seperti ini saja dulu. Ikuti yang di semester terlebih dahulu. Tapi kata BKD Provinsi nanti akan ada fitur untuk mengubah jika memang diperlukan. Nah, untuk saat ini kita gunakan copy paste yang ada di sini. Langkahnya seperti

10:21

Speaker A

ini. Nah, sebenarnya seperti ini. Nanti saya tunjukkan saja kepada Bapak Ibu semua. Nah, ini contoh yang BKD. Jadi, kalau di BKD itu ingat BKD kan cakupannya sedikit. Kalau di dindik itu banyak sekali. Nah, jadi di sini misalnya ketetapan validasi IK-nya berbeda dan

10:38

Speaker A

juga rencana aksinya berbeda. Nah, kebetulan kalau di PPR apa di Dinas Pendidikan RHK-nya kan di sini memang sama meskipun BKD ini sama ya Bapak Ibu semua nih ketepatan validasi sama namun di sini IKI itu berbeda presentasi presentasi validasi dan update ini. Nah,

11:01

Speaker A

itu berbeda kalau di BKD karena cakupannya sedikit. Kalau di Dindik itu banyak, Bapak, Ibu semua. Banyak apa namanya? Banyak tupoki di par waktu itu.

11:12

Speaker A

Banyak jabatan di par waktu sehingga sementara kita gunakan semester yang ada saja. Seperti itu ya. Nah, kalau kita lihat iki indikator yang ada di sini dengan rencana aksi sama kan. Kalau yang di Dinas Pendidikan beda dengan yang BKD

11:30

Speaker A

barusan. Nah, itu tidak apa-apa. Kita sudah koordinasi Bapak, Ibu semua. Jadi, langkah sekarang kita kopas yang di sini pelaksanaan ini sampai dengan penilaian kinerja kita copy sampai dengan ini ya, sampai di depannya strip kita copy. Nah, kalau kita Ctrl F kan sama semua ini ada

11:48

Speaker A

empat karena memang membuat empat kita semua kemarin baru kita masukkan atau kita pastekan di sini paste RHK-nya. Nah, rencana hasil kerjanya ini bisa dikosongkan jika tidak ada.

12:05

Speaker A

Kosongkan saja yang di bawah Bapak, Ibu semua. Opsional RHK atasan kita klik tambah. Baru ketika sudah tertambah seperti ini, kita bisa menambahkan IQ baru. Di sini tambahkan IQ baru. Karena RHK-nya sama kan cuman satu, maka kita cukup satu

12:22

Speaker A

saja. Maksudnya RHK sama seperti apa sih, Mas? Biar gak bingung ya, Bapak, Ibu semua. Di sini RHK-nya di masing-masing rencana aksi ini kan sama ini. Nah, ini sama. Begitu pula kalau di dindik IQ-nya juga sama dengan RHK rencana aksinya. Iq-nya yang ini. Nah,

12:39

Speaker A

ini itu juga sama dengan rencana aksi. Nah, kalau di instansi lain mungkin berbeda, maka sesuaikan dengan semester masing-masing. Seperti itu saja. Kita lanjutkan karena ini satu sama untuk semua kegiatan. Kita lanjutkan tambahkannya di bawah ini. Kecuali memang berbeda maka tambahkan RHK lagi.

13:00

Speaker A

Nah, karena sama kita tambahkan IQ, kita klik indikator kinerjanya. Nah, indikator kinerjanya kita ambilkan adalah yang di sini tersusunnya ini.

13:11

Speaker A

Meskipun sama dengan yang di sini ya. Tapi kalau Bapak Ibu semua di luar Dinas Pendidikan bisa copykan yang di sini.

13:19

Speaker A

Nah, di sini iki ada kata-kata iki kita copy. Kemudian setelah itu kita tempelkan seperti ini.

13:36

Speaker A

Target tahunannya berapa? Nah, seperti itu. Selanjutnya kita masuk pada target tahunan. Nah, target tahunan itu kita bisa isikan satu dokumen seperti itu.

13:48

Speaker A

Karena untuk yang PPR Jatim itu sama ya, Bapak, Ibu semua bisa copykan yang ini saja langsung. Misalnya seperti ini kita copy kemudian kita buka yang I-nya paste seperti itu. Kemudian di sini target tahunnya satu kemudian apa di sini

14:05

Speaker A

dokumen satu dokumen seperti itu. Tapi kalau di luar PPR di luar dinas pendidikan copy yang ini akan ada kata-kata IKI ini Bapak Ibu semua sampai dengan di depannya kurung ini. Kita lanjutkan satuannya adalah dokumen. kita ketikkan dokumen.

14:22

Speaker A

Nah, kalau bentuknya di sini bukan persentase, maka kita pilih adalah kuantitas. Namun ketika Bapak, Ibu semua di situ berbentuknya adalah persentase seperti ini 90% maka bentuknya adalah kualitas seperti itu ya. Jadi kalau misalnya dokumen ini berarti kuantitasnya yang kita masukkan.

14:49

Speaker A

Nah, setelah di sini karena dokumen bukan persentase, maka kuantitas kita klik tambah. Sudah satu Bapak Ibu semua kita tambah IQ baru. Kemudian ini yang kedua sudah kita buka SKP terlebih dahulu. Nah, iki kita ambilkan yang di sini. Sebenarnya ini sama dengan

15:07

Speaker A

yang di sini Bapak Ibu semua. Langsung saja ya. Kalau yang sama kita copykan dari rencana aksinya baru kita tempelkan dan target tahunannya berapa. Nah, kita cek di semester di sini ada 90% maka kita pilih 90 satuannya adalah persentase.

15:26

Speaker A

Persentase aspeknya berarti kualitas Bapak Ibu semua gitu. Kita klik tambah 1 2 dua sudah. Karena kita sudah meng-copy dua, kita tambah lagi indikatornya. Kita buat lagi di sini setiap bulan. Nah, ini kan sama kan setiap bulan 90%.

15:47

Speaker A

Kemudian kita tempelkan kita paste tahunannya adalah 90. Dari mana sih 90? Ya, di sini Bapak Ibu semua karena saya sudah hafal. Di sini ada 90%.

15:58

Speaker A

Kemudian di sini persentase lagi. Persentase di sini kualitas. Kemudian kita klik tambah 1 2 3. Terakhir kita tambah. Nah, nambahnya mungkin gak tahu di sini ya.

16:12

Speaker A

Tambah. Kemudian kita buka lagi yang di sini tersusunnya. Nah, ini sebenarnya copy ini sama, copy yang di sini sama.

16:20

Speaker A

Kalau Bapak Ibu semua di luar dindik bisa meng-copy yang I yang ada di sini seperti itu. Dan kita copykan dan kita tempelkan. Ditambah lagi yang utama karena tidak ada tambahan. Kalau saya Bapak Ibu semua tidak ada ini. Jadi saya

16:35

Speaker A

fokus ke ini. Di sini ada 12. 12 dari mana? Di sini 12 laporan bunyinya apa di sini? Laporan bukan persentase maka kuantitas. Laporan berarti kuantitas kita tambah sehingga milik saya ada kuantitas, kualitas, kualitas, kuantitas. Dan ketika sudah semuanya selesai kita pilih selanjutnya.

17:01

Speaker A

Nah, di sini Bapak, Ibu semua pada distribusi bulanan ini bisa diatur auto di sini. Nah, ada fiturnya nih sebenarnya bisa auto, bisa auto tiap bulan, bisa per triwulan, bisa semester, bisa tahunan. Contoh ya, contoh kalau yang 1 bulan otomatis autonya tidak bisa

17:22

Speaker A

perwulan. Kalau per triwulan nanti masuknya di triwulan seperti ini. Nah, ini bisa diatur-atur oleh Bapak Ibu semua.

17:31

Speaker A

bisa tahun Desember berarti masuknya ada di Desember seperti itu, Bapak, Ibu semuanya. Nah, nih ada di Desember.

17:37

Speaker A

Kalau yang 12 ini saya masukkan di bulan Januari. Kalau terus menyusunlah apa namanya program kita masukkan di Januari kalau milik saya. Kalau milik Bapak Ibu semua monggo sesuaikan dengan masing-masing kurikulum kalau di sekolah yang ada di sekolah masing-masing. Jadi

17:52

Speaker A

kalau misalnya per semester nanti bunyinya kita pilih semester saja seperti itu. Jadi bisa otomatis di sini.

17:59

Speaker A

Sesuaikan dengan toxi Bapak Ibu semua. Jangan mengikuti milik saya. Kenapa? Karena masing-masing tooki berbeda-beda.

18:06

Speaker A

Saya hanya menjelaskan tutorialnya saja. Contoh misalnya ada oh saya ini per semester maka pilihnya semesteran. Nanti per semester akan ada 6 di Januari dan Juni seperti itu. Jadi sangat mudah sekali Bapak Ibu semua. Nah misalnya Bapak Ibu semua di sini ada cuti

18:24

Speaker A

ataupun yang lainnya itu bisa di akun fasilitator sekolah. Saat ini sudah ada fitur untuk merealisasikan cuti Bapak, Ibu semua. Sehingga yang terealisasi di sini misalnya cuti sakit itu kan sebenarnya misalnya cuti umrah atau cuti haji itu kan sudah bisa diprediksi. Oh

18:43

Speaker A

di bulan April Mei kita harus cuti. Kita isikan 0-0 saja itu bisa sebenarnya. Misalnya seperti ini. Nah itu bisa.

18:51

Speaker A

Kalau untuk kualitas itu bisa seperti itu, Bapak Ibu semua. Namun kuantitas juga bisa. Namun nantinya lebih enak kalau cuti itu pakai akun fasilitator sekolah saja seperti itu. Nah, yang ini auto ini sekali lagi bisa tiap bulan, bisa triw bulan, bisa semester, bisa

19:11

Speaker A

tahunan. Nah, kalau milik saya langsung mengisi kan langsung benar ini karena memang seperti ini. Jadi tidak perlu kita ubah-ubah lagi distribusinya.

19:21

Speaker A

Tinggal sesuaikan saja dengan tupoxi Bapak Ibu semua di masing-masing sekolah. Saya tidak bisa. Oh, ini harus di bulan, ini harus di bulan ini. Tidak bisa karena beda-beda. Baru kita klik selanjutnya. Nah, setelah di sini Bapak, Ibu semua ini kan sudah penentuan

19:36

Speaker A

rencana aksi. Nah, sebenarnya kalau rencana aksi milik Bapak Ibu semua itu mengcopy yang ada di sini. Kalau yang tadi yang saya sampaikan itu kan meng-copy yang di sini I-nya kan ada kata-kata IKI, kita copykan dari yang di sini I itu. Namun

19:51

Speaker A

kalau di Pempr di dindik khususnya itu sama kan dengan yang di jadi kita copykan sama saja. Ya, tapi kalau milik Bapak Ibu semua di luar dindik misalnya IQ-nya berbeda dengan rencana aksinya, maka ya bedakan IQ tadi kita copykan

20:04

Speaker A

yang di sini, rencana aksi kita copykan yang di sini seperti yang saya contohkan di sini misalnya satu ini, kemudian IQ-nya ini, kemudian RHK-nya ini. Ini kan beda persentase persentase laporan analis ini kan berbeda-beda kalau milik BKD ini.

20:18

Speaker A

Nah, mengikuti ini IKI itu ngambil yang di sini kemudian rencana aksi ngambilnya yang di sini seperti itu. Nah, kita lanjutkan ya, Bapak, Ibu semua.

20:27

Speaker A

Setelah itu kita copykan satu-satu. Kita buat rencana aksinya. Bagaimana cara membuat rencana aksi? Jadi pada masing-masing tupoksi yang di sini kita buatkan rencana aksi. Jadi di IKI di RHK ini kita buatkan rencana aksi yang ada IKIN-nya itu kita buatkan rencana aksi

20:43

Speaker A

yang di sini. Nah, kita buatkan caranya kita tambah rencana aksi kita. Nah, selanjutnya kita akan meng-copykan yang rencana aksi ini. Jadi, kita blok saja yang rencana aksi kita copy seperti ini. Kita masuk yang di sini kita tempel, kita paste. Kemudian kita pilih

21:00

Speaker A

yang di sini nih. Tinggal klik tek seperti itu. Sudah satu kan ada empat Bapak Ibu semua. Kita tambah rencana aksi lagi. Kemudian kita copykan lagi yang ada di sini. kita klik kanan copy.

21:11

Speaker A

Kemudian kita masuk yang di sini kita tempel dua sesuai kalau saran saya sesuaikan urutan dengan masing-masing ini ya karena milik saya dari tadi kan rapi ini Bapak Ibu semua jadi saya menyesuaikan dengan ini. Kenapa? Agar tidak bingung. Kemudian kita klik tambah

21:26

Speaker A

rencana aksi lagi kita paste. Kemudian kita klik yang di sini untuk mengeksekusi yanya. Nah, seperti itu.

21:32

Speaker A

Tinggal satu lagi. Kemudian kita tersusunnya laporan ini kita klik kanan copy. Kemudian kita buka-nya sudah seperti ini. Kita tempel baru seperti itu. Nah, selanjutnya kita ajukan rencana SKP. Nah, ajukan rencana SKP ini butuh persetujuan dari atasan.

21:52

Speaker A

Kita klik ajukan. Setelah mengajukan konfirmasi terkunci. Kita ceklist. Kemudian kita ya ajukan. Sudah seperti ini baru kita masuk ke jurnal harian.

22:04

Speaker A

Nah, di jurnal ini tidak bisa kita tambahkan. Kenapa? Karena kontraknya masih belum berstatus diajukan, belum disetujui. Nah, ini harus disetujui oleh atasan dan kita bisa konfirmasi ke atasan untuk disetujui.

22:17

Speaker A

Sekilas informasi saja, ini adalah akun atasan. Di sini kita bisa pilih kinerja SKP. Nah, nantinya akan tampil di sini Bapak, Ibu semua siapa yang dalam proses antrian dan juga siapa yang dalam antrian evaluasi. Jadi antrian kontrak, antrian evaluasi dan nanti juga akan

22:33

Speaker A

muncul di sini misalnya masih ada kesalahan ada namanya redendom. Seperti apa sih redendom? Saya tunjukkan sebentar lagi. Nah, ini kita setuju dulu periksa rencana dan ini bisa kita sahkan, bisa kita cek oleh atasan. Ini akun atasan bisa dicek dan baru kita

22:47

Speaker A

klik sahkan SKP dan kita iya sahkan. Setelah disahkan, kita bisa masuk di akun kita. Nanti di sini di kontrak SKP di sini sudah statusnya adalah setuju baru kita bisa mengisi jurnal harian.

23:00

Speaker A

Nah, ini kita reload. Ini masih terkunci. Kita reload. Di sini sudah muncul nih untuk melakukan sebuah rencana aksi. Nah, di kontrak kita kembali ke kontrak kita pilih titik.

23:12

Speaker A

Misalnya Bapak Ibu semua masih ada kesalahan ini bisa ajukan adendum SKP. Jadi seperti itu. Nanti akan ditampilkan nih di akun atasan di sini adendum di situ. Jadi setiap informasi apapun di sini akan muncul notifikasi di akun atasan. Di sini akan muncul ajuan

23:31

Speaker A

adendum seperti itu. Jika ada kesalahan masih dari proses yang tadi kita pilih ajukan adendum. Nah, ada yang lupa Bapak Ibu semua. Saya tadi tidak menjelaskan bahwasanya sebelum disetujui atasan di sini muncul kembalikan. Nah, tujuannya itu ketika belum disetujui oleh atasan

23:48

Speaker A

itu bisa merubah masih. Jadi kita misalnya ingin merubah targetnya di sini kan kembalikan. Nah, itu tujuannya adalah untuk mengedit lagi dan kirimkan lagi di bawah rencana aksi baru kirimkan lagi. Nah, kalau misalnya sudah disetujui ini bunyinya bukan kembalikan

24:05

Speaker A

tapi ajukan adendum SKP itu masih bisa direvisi juga kok. Nah, ini katanya zona berbahaya ini akan dihilangkan nanti.

24:15

Speaker A

Setelah disetujui atasan baru kita akan masuk pada jurnal harian. Nah, sebelumnya saya akan menjelaskan ulang terkait dengan deskripsi di sini distribusi.

24:23

Speaker A

Kalau untuk dokumen bukan persentase yang dihitung adalah pembagian rata. Misalnya di sini kan ada 12 nih 12 laporan dihitung 1 1 sebanyak 12 seperti itu sampai dengan 12 bulan karena ada 12 laporan. Namun kalau untuk satu misalnya ini yang satu ya yang bentuknya adalah

24:44

Speaker A

kuantitas bukan kualitas. Di sini saya tempatkan di Januari yang lainnya 0. Jadi jadi bagi rata. Beda halnya untuk yang kualitas yang kata saya yang persentase kualitas hitungannya nantinya untuk bukti laporan itu bukan bukan pas 90% bukan 90 dokumen tidak. Namun yang

25:05

Speaker A

dihitung nantinya adalah ke kesesuaian. Kemudian ketuntasan Bapak Ibu semua persentasenya apakah mencapai 90 seperti itu ketuntasannya apakah dalam dokumen itu mencapai 90 dokumen?

25:22

Speaker A

Misalnya ada satu dokumen, apakah ketuntasannya mencapai 90% dokumen satu dokumen itu? Jadi bedanya itu. Nah, kalau misalnya untuk distribusi pada kuantitas terbagi rata 12 laporan satu 1 sat 1 sat seperti itu.

25:38

Speaker A

Jadi nanti ketika pembuatan jurnal hariannya 90% ini tidak harus 90 dokumen, tidak satu dokumen, dua dokumen asalkan mencapai 90% pekerjaan itu aman. Seperti itu. Nah, kita lanjut ya ke jurnal harian. Kita masuk pada jurnal harian yang kedua yang

25:55

Speaker A

di bawahnya ini. Di jurnal harian kita bisa mengerjakan mulai Januari ya Bapak Ibu semua. Jadi kita kerjakannya mulai Januari saja cari aman. Nah pilih indikatornya kita mulai dari yang atas kita berurutan saja. kita pilih yang tersusunnya dokumen. Kemudian

26:14

Speaker A

karena di Januari saya akan ada empat nih sesuai dengan breakdown tadi di bulan Januari ada empat maka akan tampil di sini. Jadi di sini kontrak saya tampilkan dulu biar tidak bingung. Nah, di distribusi ini kan Januari ada empat nih ada. Baru

26:32

Speaker A

Februari tidak semua dokumen ada, tidak semua kegiatan ada seperti itu. Nah, sesuai dengan ini. Jadi nanti realisasi bulanannya mengikuti ini. Kita masuk ke jurnal harian lagi ke Januari. Kita pilih Januari. Nah, kita pilih tersusunnya dokumen di sini. Nah,

26:50

Speaker A

setelah memilih ini, kita masuk di bawahnya. Jadi, kita berurutan dari sini ke sini, ke sini, ke sini. simpan seperti itu. Nah, Januari ini kalau di rumah SN bisa menggunakan fitur seperti ini nih. Jadi kalau kita pilih tag mulai

27:05

Speaker A

1 Januari sampai dengan 31 Desember. Nah, nih seperti ini Bapak Ibu semua. Atau mungkin memilih tanggal tertentu bisa menggunakan seperti ini nih. Jadi seperti itu contoh kan cuman contoh saja saya letakkan di 1 bulan 1 ya. Nah, misalnya seperti ini hasil kerjanya ini.

27:24

Speaker A

Bapak, Ibu semua bisa gunakan deskripsi isi cepat misalnya tersusunnya ini atau mungkin seperti saya memiliki rumus.

27:33

Speaker A

Nah, rumus seperti ini. Jadi, enak langsung saya generate PDF. Nah, nih generate PDF langsung muncul Bapak Ibu semua. Misalnya mengisi dokumennya baru kita cek nih langsung membuat laporan sendiri sak foldernya langsung dibuatkan otomatis. Nah, sekarang pembuatan foldernya bagaimana,

27:52

Speaker A

Mas? Pembuatan foldernya seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya di dalam dokumen Bapak Ibu semua Google Drive kita pilih misalnya Januari. Di sini ada dua prestasi kerja dan predikat kerja.

28:03

Speaker A

Yang dimasukkan link yang tadi adalah prestasi kerja maka klik kanan. Ini membuat sendiri ya. Kalau belum tahu kita new folder seperti ini. Nah, buat sudah dan isinya adalah dokumennya Bapak Ibu semua di dalam seperti itu, Bapak Ibu semua. Nah, ini yang Januari. Jadi

28:19

Speaker A

tinggal seperti itu saja. Kemudian kita pilih, klik kanan, share, copy link. Baru kita tempelkan di sini nantinya.

28:31

Speaker A

Nah, kita jelaskan dari sini dulu. Melaksanakan tersusunnya dokumen laporan perencanaan. Misalnya ingin kita ubah, kita bisa ubah manual di sini. Karena di sini yang pertama adalah kuantitas. Yang pertama, nah di sini kita menggunakan kuantitas tadi bukan kualitas, maka

28:49

Speaker A

wajib isikan satu dokumen seperti itu. Baru kita isi linknya baru kita klik simpan. maksudnya isi berapa dokumennya baru kita simpan seperti itu. Nah, ini kalau kuantitas tidak bisa dirubah lagi.

29:06

Speaker A

Kalau misalnya ingin melihat jurnal kegiatannya bisa cek di bawahnya. Nih sudah berhasil. Baru kita masuk ke yang kedua. Dan di sini biasanya tidak bisa dipilih. Kalau misalnya kuantitas itu tidak bisa dipilih lagi, langsung abu-abu. Yang kedua, sekarang persentase.

29:21

Speaker A

Yang kedua, seperti yang saya sampaikan tadi, kita pilih bulannya terlebih dahulu. Mungkin kita isikan dari 1 sampai dengan 31 seperti ini mungkin.

29:32

Speaker A

Monggo yang paham Bapak, Ibu semua. Hasil kerjanya bisa menggunakan isi cepat atau bisa ketikkan secara manual.

29:40

Speaker A

Monggo. Atau dijelaskan deskripsinya seperti miliknya saya kan otomatis nih ada rumusnya. Nah, saya copykan yang di sini misalnya copy.

29:51

Speaker A

Kemudian saya tempelkan di sini terserah. Jadi sesuai dengan masing-masing Bapak Ibu semua. Nah, baru ke kegiatannya atau dokumennya. Ini kan tadi kan 90% nih. Nah, di sini kan kita sudah mengerjakan yang kedua 90%. Ini tidak perlu kita tulis 90. Tidak.

30:14

Speaker A

Misalnya diisi satu pun, diisi dua pun. Kalau misalnya tuntas sebanyak 90% sudah seperti itu. Misalnya ini saya contohnya satu linknya saya tempelkan linknya sama dengan yang tadi.

30:29

Speaker A

Saya copykan lagi. Nah, kalau milik saya ini Bapak Ibu semua klik generate seperti ini. Dia otomatis membuat secara otomatis generate seperti itu. Ini langsung dibuatkan oleh rumus tadi itu hasilnya ya tadi itu. Nah, kita isikan linknya simpan jurnal yang kedua sudah. Jadi,

30:52

Speaker A

tidak perlu diisikan 90 dokumen, tidak. Nah, ini contoh persentase yang ketiga. Sudah kita lihat di bawah nanti. Kalau sudah sukses itu munculnya seperti ini nih.

31:04

Speaker A

Kegiatan 1, kegiatan du yang 90% yang ini kan baru 90% yang ketiga tanggalnya samakan saja sudah. Kemudian ini mungkin pakai yang ini persentase di sini misalnya ada tiga Bapak Ibu semua untuk topaksi yang ketiga monggo silakan atau mungkin hanya satu juga silakan

31:21

Speaker A

bentuknya bisa satuan laporan dokumen kegiatan monggo. Kalau untuk persentase itu yang dihitung karena bukan persentase nanti hasilnya satuannya tapi bisa dokumen, bisa kegiatan mungkin membuat kurikulum. Nah, guru misalnya yang dihitung bukan berapa banyak kurikulumnya, tapi ketuntasan kurikulum itu terselesaikan. Apakah sudah tuntas

31:45

Speaker A

90% seperti itu. Misalnya dokumen ataupun kegiatan baru deskripsinya ini opsional bisa diisi atau tidak. Kalau misalnya diisi kegiatan apa dijelaskan mungkin seperti itu. Kegiatan tuntas misalnya seperti itu. Sudah ee kegiatan pendataan misalnya. Dan di sini kan sudah dijelaskan secara detail. Di sini

32:09

Speaker A

lebih detail lagi dokumen terselesaikan misalnya atau laporan terselesaikan. laporan terselesaikan. Link buktinya kita copy seperti ini baru kita simpan.

32:27

Speaker A

Jadi linknya satu link itu bisa digunakan untuk empat kegiatan. Kalau kita meng-copy rumahnya, kalau kita meng-copy rumahnya itu satu kegiatan ini bisa digunakan untuk beberapa satu link bisa digunakan untuk beberapa kegiatannya. Sudah 1 2 3. Sekarang yang keempat. Nah, baru kalau yang keempat

32:45

Speaker A

karena kuantitas maka wajib di sini saya membuatnya kan satu tadi 111 yang 12 laporan. Nah, di sini sudah bunyi laporan sudah terpantau laporan tidak bisa dirubah lagi. Nah, ini kita seperti ini linknya sama kemudian kita simpan jurnal. sudah yang Januari

33:10

Speaker A

sudah. Baru setelah itu Bapak Ibu semua kalau sudah selesai baru kita masuk ke evaluasi sebenarnya yang Januari juga seperti itu.

33:22

Speaker A

Kalau misalnya tidak selesai nanti seperti ini. Ini kebetulan kan tuntas nih tercapai. Kalau untuk yang persentase tidak akan muncul nih.

33:33

Speaker A

Maksudnya abaikan seperti ini saja tidak apa-apa. Tapi kalau misalnya yang wajib tidak ada isinya, nanti akan muncul nih bukti dukung kurang dan sebagainya. Ada notifikasi pemberitahuan kalau kurang. Nah, ini perlu dilengkapi.

33:49

Speaker A

Nah, baru yang Januari ya. Saya klik Januari di evaluasinya tetap masih yang dievaluasi. deskripsi kita kalau yang evaluasi ini sama dengan self assessment kalau di semester ini. Nah, enaknya si ASN tuh seperti itu. Jadi bisa langsung meng-copykan deskripsi yang ada di sini.

34:11

Speaker A

Isi cepatnya. Isi cepatnya bagaimana sih? Nih gunakan kalimat standar seperti ini. Gunakan kalimat standar ini langsung Bapak Ibu semua.

34:21

Speaker A

Nah, linknya misalnya linknya kan [berteriak] yang di sini. Save assessment. Klik kanan. Yang self assessment sudah copy link. Copy K sudah di atas. Nah, ini bisa kita gunakan untuk semua karena untuk semua dokumen langsung saya gunakan saling deskripsi

34:40

Speaker A

bulan lalu ini bisa nanti tapi di bulan Februari kita bisa menggunakan saling bulan lalu. Tapi kalau untuk yang awal bulan masa mau ngopi bulan lalu ya otomatis dia akan muncul deskripsi lalu tidak ditemukan seperti itu. Nah, kalau link kita akan gunakan untuk semua

35:00

Speaker A

caranya seperti ini. Kita gunakan link untuk semua pilar. Klik. Nah, langsung muncul. Baru kita tinggal isi deskripsinya. Gunakan kalimat standar.

35:09

Speaker A

Gunakan kalimat standar. Gunakan kalimat standar. Tapi bisa dirubah. Ingat jangan terpaku terlena dengan gunakan kalimat standar ini. Nah, ini gunakan kalimat standar seperti itu. Baru kalau sudah terisi semua nih masih kurang kompeten diisi. Nah, nih kalau belum terisi

35:28

Speaker A

langsung nih Bapak Ibu semua kompeten karena belum diisi gunakan kalimat standar. Baru ajukan di sini muncul.

35:34

Speaker A

Nah, ajukan di sini muncul. Kita klik ajukan evaluasi. Ini untuk yang bulan Januari. Evaluasi ini adalah berakhlak. Nah, kita klik ajukan.

35:43

Speaker A

seperti itu. Jadi setelah Bapak, Ibu semua mengirimkan ke atasan, Bapak, Ibu semua silakan konfirmasi ke atasan untuk disetujui. Nah, setelah disetujui baru Bapak Ibu semua bisa melakukan ke tahap berikutnya. Dan jika Bapak Ibu semua itu mungkin ada kesalahan bisa konfirmasi ke

36:01

Speaker A

atasan karena atasan bisa tidak menyetujui untuk dilakukan sebuah revisi. Jadi sekarang silakan konfirmasi ke atasan Bapak Ibu semua untuk disetujui SKP yang telah Bapak Ibu semua kirim ke atasan Bapak Ibu semua. Karena di akun atasan tidak perlu membuat SKP

36:16

Speaker A

untuk menyetujui dari SKP yang telah Bapak Ibu semua kirim. Tentunya evaluasi berhasil baru kita klik di akun atasan.

36:24

Speaker A

Nah, di akun atasan seperti apa? Ini nanti disetujui oleh akun atasan. Nah, nanti disetujui ya. Saya akan setujui.

36:32

Speaker A

Bapak, Ibu semua sambil menunggu atasan bisa mengerjakan yang Februari dan Maret seperti itu. Sambil menunggu disetujui atasan. Jadi, sepertinya cuman seperti itu saja nih. Kita kerjakan yang Februari jurnal. Jadi, langkahnya kita isi jurnal hariannya. Kemudian Jar yang di Februari kan hanya ada tiga nih tadi

36:50

Speaker A

di breakdown-nya kita pilih seperti ini saja. Kemudian deskripsinya bisa menggunakan fitur yang ada di sini. Isi cepat. Nah, di sini seperti yang saya sampaikan dokumennya kan karena persentase. Nah, persentase ini yang kedua. Jadi yang Februari sampai dengan Desember cukup ini saja saya sudah

37:07

Speaker A

karena yang satu ini digunakan di Januari. Nah, karena bunyinya persentase ya monggo bisa laporan, bisa dokumen, bisa satu laporan, bisa dua laporan misalnya monggo. Nah, ini bisa diisi bisa tidak. linknya kita ambilkan ya yang Februari. Meskipun dipermudah namun

37:24

Speaker A

jangan malas-malasan untuk mengisi buktinya. Nah, ini Februari nih milik saya sudah muncul nih Bapak Ibu semua.

37:32

Speaker A

Nah, ini yang kita copy kan yang ini ya, bukan yang di dalam ini. Kalau Bapak Ibu semua mengcopy yang di dalam ini susah untuk jika ada perubahan. Jadi kita copykan yang di sini saja. Klik share link, copy link seperti itu.

37:44

Speaker A

Kita isikan linknya, simpan jurnal seperti itu saja. Yang kedua sekarang, nah nih 1 Februari sampai dengan mungkin 28. Nah, monggo ini bisa ditentukan tanggal-tanggalnya.

37:58

Speaker A

Kita pakai mana ya? Di sini. Kemudian satu laporan saja deskripsinya. Tuntas misalnya linknya sama dengan yang tadi. Kita klik simpan jurnal.

38:11

Speaker A

Yang kedua sudah baru yang ketiga sekarang. Yang ketiga sama langkahnya kita pilih persentase ini satu laporan saja linknya kita tempel. Sudah seperti itu saja jurnal tersimpan.

38:24

Speaker A

Nah, untuk melihat di mana, Mas, kita pilih di sini kita cek yang Februari. Nah, nih. Jadi, kita masuk ke jurnal kegiatan. Pilih Februari.

38:34

Speaker A

Nah, seperti ini kita pilih Februari. Nih muncul tiga-tiganya. Baru kita isi evaluasi sambil menunggu disetujui atasan. Nah, ini karena kita sudah tuntas semua mengerjakan, otomatis tidak akan tampil nih Bapak, Ibu semua merah merah baru Maret yang tampil. Nah, di sini bisa

38:54

Speaker A

kita klik salin deskripsi bulan lalu muncul salin deskripsi bulan lalu semuanya ini sudah sama persis. Dan kita copykan nih self assessment-nya. Share link kita copy link yang Februari sudah ya nih Februari tempel di atas gunakan deh untuk semua pilar tuntas. Nah, mudah

39:11

Speaker A

sekali kita ajukan sudah Januari, Februari misalnya buat Maret tinggal copykan saja seperti itu. Jadi kita buka isi buku jurnal harian bulan Maret. Isi deh bulan Maret. Seperti itu saja Bapak Ibu semua.

39:26

Speaker A

Sangat mudah sekali. Nah, di akun atasan kita menyetujuinya sekarang seperti apa? SP sedikit di akun atasan.

39:37

Speaker A

Nantinya di akun atasan akan muncul di sini antrian evaluasi. Jadi atasan akan mengklik periksa evaluasi.

39:45

Speaker A

Nah, atasan ini bisa membaca satu persatu atau bisa klik semuanya dengan cara setuju semua. Klik setuju semua. Sudah tersetujui semua.

39:56

Speaker A

Berakhlaknya sesuai semua. Nah, jadi tergantung dari atasan menilai bagaimana. Kemudian di sini misalnya sesuai ekspektasi, sesuai ekspektasi nilainya baik. Catatannya adalah pertahankan kinerja. Nah, seperti ini kita sahkan. Sahkan kata-katanya bisa diatur sendiri.

40:17

Speaker A

Monggo. Ini yang Januari sudah baru ke yang Februari untuk yang Ahmad Bustonul Arifin ini misalnya nilainya baik.

40:25

Speaker A

Di sini kita setuju semua di hasil kerjanya kan ada dua hasil kerja dan prestasi kerja kan setujui semua.

40:32

Speaker A

Baru rating-nya kita sesuai dan kita pilih sesuai dan catatannya apresiasi capaian misalnya seperti ini. Kita klik sahkan. Sahkan udah beres deh. Dan di akun Bapak Ibu semua seperti apa tampilannya?

40:44

Speaker A

Ini masih prosesnya kan diajukan tadi. Nah ini diajukan masih belum disetujui. Coba kita reload karena di sini sudah tersetujui kan. Nah nih bulan Maret otomatis silang karena belum diisi. Nah nih kita reload.

41:00

Speaker A

disetujui nih nilainya juga ada dari atasan. Jadi seperti itu langkahnya sangat mudah sekali Bapak Ibu semua.

41:07

Speaker A

Monggo bisa dikerjakan dalam proses pembuatan SKP ini. Mohon hati-hati jangan sampai salah dalam proses pemilihan uraian tugasnya. Karena apa?

41:18

Speaker A

Karena salah memilih uraian tugas ini akan berdampak di akhir sampai dengan akhir sampai akhir tahun. maksud saya Bapak Ibu semua karena SKP ini yang kita hasil zoom terbaru ini akan digunakan sampai dengan cetak dokumen laporan akhir tahunannya bukan hanya di

41:36

Speaker A

deskripsi bulanannya tapi sampai dengan akhir tahun. Jadi SKP Bapak Ibu semua yang dimaster silakan bisa diturunkan status dihapus sampai dengan informasi SKP agar tidak menghambat periK full time dan juga PNS yang ada di lembaga yang masih mengerjakan SKP. Jadi, jadi

41:54

Speaker A

P3K per waktu masih berfokus pada rumah ASN. Jadi, dipisah nih agar tidak terlalu berat dalam proses servernya atau menganalisis atau mengaplikasikan di server BKD tentunya. Jadi, seperti itu informasi yang bisa saya sampaikan kepada Bapak Ibu semua. Kurang lebihnya

42:11

Speaker A

saya mohon maaf. Jadi, video yang panjang ini semoga bisa memberikan manfaat kepada rekan-rekan sekalian. Dan bagi yang belum subscribe, silakan subscribe channel ini. Mungkin baru menemukan channel ini, silakan subscribe karena informasi tutorial lainnya akan saya jelaskan secara detail di channel

42:29

Speaker A

ini. Silakan subscribe dan yang ingin berkomentar, komentari di kolom komentar di bawah ini. Atau mungkin ada tanggapan, pertanyaan, silakan tanggapi di kolom komentar. Mungkin sekian informasi kali ini. Semoga bermanfaat.

42:40

Speaker A

Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Topics: tutorial SKP Rumah ASN SKP 2026 pengisian SKP ASN Jawa Timur P3K par waktu BKD Jatim aplikasi Rumah ASN kontrak SKP indikator tahunan SKP

Study this video

- [Flashcards from this video](https://sozai.app/tools/ai-flashcard-generator/?from=transcript&id=71353)
- [Quiz on this video](https://sozai.app/tools/quiz-generator/?from=transcript&id=71353)

Free, made by AI from this transcript. No signup.


---
This is the markdown twin of https://sozai.app/transcript/tutorial-skp-2026-rumah-asn-bkd-jatim/ — the same content, without the markup.
Published by SozAI (https://sozai.app). Reuse and quotation are allowed with attribution and a link back.
Machine-readable index: https://sozai.app/llms.txt · data API: https://sozai.app/api/
