**Gimana taktik John Herdman di Timnas Indonesia? | Masterclass — Transcript & Summary | SozAI**
Source: https://sozai.app/transcript/taktik-john-herdman-timnas-indonesia-masterclass/

Analisis taktik John Herdman di Timnas Indonesia dengan formasi tiga bek dan strategi overload untuk lolos Piala Dunia.

## Key Takeaways

- Formasi tiga bek dengan double pivot menjadi ciri khas taktik Herdman.
- Strategi overload di tengah dan sayap efektif menciptakan peluang serangan.
- Fleksibilitas bertahan dengan high press dan medium block meningkatkan adaptasi tim.
- Kepercayaan dan empati pelatih-pemain sangat penting dalam implementasi taktik.
- Pengalaman Herdman di Kanada dan Toronto FC menjadi modal kuat untuk Timnas Indonesia.

## What the video covers

- John Herdman dikenal dengan pola formasi tiga bek yang fleksibel dan pengalaman membawa Kanada ke Piala Dunia 2022.
- Herdman mengedepankan penguasaan bola dengan sirkulasi cepat dan penggunaan double pivot di lini tengah.
- Formasi yang digunakan bervariasi seperti 3-4-3, 3-4-2-1, dan 3-4-1-2 dengan modifikasi posisi pemain.
- Strategi build up Herdman melibatkan wingback yang naik tinggi dan variasi progresi bola baik ke sayap maupun vertikal.
- Taktik overload diaplikasikan di tengah dan sayap untuk menciptakan keunggulan jumlah pemain dalam menyerang.
- Konsep overload to isolate digunakan untuk mengatasi pertahanan lawan yang meredam wide overload.
- Peran wide center back sebagai pemain yang melebar dan berkontribusi di fase ofensif juga diterapkan Herdman.
- Dalam bertahan, Herdman adaptif dengan opsi high press atau medium block sesuai situasi pertandingan.
- Herdman menekankan pentingnya kepercayaan dan empati antara pelatih dan pemain untuk keberhasilan taktik.
- Kemiripan gaya melatih Herdman dengan pelatih sebelumnya, Shintayong, memudahkan adaptasi pemain Timnas Indonesia.

## Chapters

1. 00:00 Pengenalan taktik John Herdman dan pengalaman internasional
2. 00:44 Karier Herdman di timnas putri dan putra Kanada
3. 01:33 Formasi dan pola permainan Herdman di Timnas Indonesia
4. 02:21 Strategi build up dan peran wingback dalam serangan
5. 03:11 Mikro taktik overload dan variasi progresi bola
6. 04:47 Peran wide center back dan contoh di Toronto FC
7. 06:21 Pendekatan bertahan: high press dan medium block
8. 07:16 Pentingnya kepercayaan dan empati dalam kepelatihan Herdman

Answers

## Questions about this video

Apa formasi utama yang digunakan John Herdman di Timnas Indonesia?

John Herdman hampir selalu menggunakan formasi dengan tiga bek dan double pivot di lini tengah, seperti 3-4-3 atau 3-4-2-1, dengan modifikasi posisi pemain sesuai kebutuhan.

Bagaimana Herdman menerapkan strategi overload dalam permainannya?

Herdman menerapkan overload di area tengah dan sayap dengan menumpuk banyak pemain di sisi bola untuk menciptakan keunggulan jumlah, serta menggunakan skema overload to isolate untuk mengatasi pertahanan lawan.

Apa keunggulan Herdman dalam fase bertahan tim?

Herdman adaptif dalam bertahan dengan menggunakan high press secara agresif atau medium block yang lebih pasif, serta memanfaatkan fleksibilitas formasi tiga bek untuk menyesuaikan strategi pertahanan.

## Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:00

Speaker A

Tren yang terlihat adalah bagaimana Hertman hampir selalu menggunakan. Hertman memiliki pola yang menarik dengan modifikasi dalam formasi dengan pakem tiga bek dengan pengalaman mengantarkan Kanada untuk lolos ke Piala Dunia. John Hertman diyakini sebagai pelatih yang tepat untuk membawa

00:14

Speaker A

Indonesia lolos ke Piala Dunia edisi selanjutnya. Namun bagaimana perkiraan taktik Hertman di timnas Indonesia? Saya Vindawa dan selamat datang kembali di masterclass. Sebagai pelatih kepala, Hertman memiliki kiprah yang cukup unik.

00:28

Speaker A

Masa kepelatihannya dimulai di Selandia Baru pada tahun 2003. Ia menjabat sebagai pelatih kepala timnas putri dan berhasil mengantarkan timnya lolos ke Piala Dunia 2007 dan 2011 serta Olimpiade 2008. Namanya semakin harum ketika ia bergeser ke Kanada, berawal

00:44

Speaker A

dari kiprahnya sebagai pelatih kepala timnas putri yang berhasil meraih dua medali perunggu di Olimpiade. Hertman pun dipercaya untuk menangani timnas putra Kanada pada 2018 dan berhasil mengantarkan tim lawas ke putaran final Piala Dunia [musik] 2022 pertama kalinya sejak 1986. Setelah meninggalkan timnas

01:01

Speaker A

Kanada, Hertman mencoba peruntungan di level klub bersama Toronto FC. Di sana ia berhasil mengangkat performa tim dan mengantarkan mereka lolos ke Piala domestik Kanada. Sebagai pelatih, Hertman dikenal sangat piawai dalam mengendalikan ruang ganti. Ia memiliki karakter yang bisa menaikkan moral

01:16

Speaker A

pemain dengan kemampuan motivasinya. Dari segi taktik, Hertman adalah pelatih yang mengedepankan penguasaan bola dengan sirkulasi yang cepat. John Hertman memiliki kemiripan dengan pelatih Indonesia sebelumnya, Shintayong. Selain sama-sama memiliki karakter kuat, keduanya juga merupakan pelatih yang mengandalkan pakem 3 back

01:33

Speaker A

tengah. Formasi yang cukup variatif bisa 3-4-3 dengan double pivot, 3-4-2-1 dengan dua attack feeder, atau 3-4-1-2 dengan dua striker di depan. Meski formasi cukup variatif, tren yang terlihat adalah bagaimana Hertman hampir selalu menggunakan double pivot di tengah. Ini

01:51

Speaker A

menjadi salah satu keuntungan karena pemain timnas cukup familiar dengan formasi tiga back. Ada Rido, Jay, HPER, dan Dick yang bisa jadi opsi tiga back di belakang. Di tengah ada HE dan Pelopesi yang dapat mengisi double pivot. Dengan formasi tersebut, struktur

02:07

Speaker A

build up naturalnya menggunakan tiga back tengah di pertama dan dua gandang di dini kedua. Dalam fase bangun serangan ini, Hertman memiliki pola yang menarik dengan modifikasi posisi pemainnya. Dari formasi awal 3-2, right center back bisa melebar ke sayap kanan

02:21

Speaker A

untuk mendorong right wing back naik lebih tinggi. Di Toronto FC, sayap kanan menjadi poros utama serangan mereka, terutama dengan kehadiran Federico Bernardeschi. Selain itu, variasi lainnya adalah dengan salah satu DM yang turun ke lini pertama di samping dua center back. Dengan hal ini, tim tetap

02:38

Speaker A

mempertahankan shape tiga pemain belakang saat white center back atau back terluar bermain melebar. Hertman juga cukup variatif dalam proses progresi. Ia bisa dengan cepat mengarahkan bola ke area sayap yang mana ini jadi keunggulan tim dengan tiga back berkat keberadaan

02:54

Speaker A

wingback yang selalu melebar. Juga bisa dengan build up lebih vertikal melalui area sentral. Saat menerapkan ini biasanya akan melakukan invite press terlebih dahulu, yaitu melakukan umpan-umpan pendek di belakang untuk menarik press lawan naik sehingga membuka opsi umpan vertikal di tengah

03:11

Speaker A

atau depan. Terlihat di dua klip ini bagaimana tim asuhan Hertman dapat melakukan build up vertikal dengan sangat cepat. Hanya dengan beberapa kali umpan mereka langsung bisa menjangkau pemain di lini depan. Mikro taktik lain yang dilakukan adalah dengan menerapkan

03:27

Speaker A

box midfield di area sentral untuk mendukung progresi. Yaitu dengan membentuk box main di tengah yang terdiri dari 2 DM dan winger atau striker yang masuk ke tengah. Boxfield dengan empat main di tengah memungkinkan tim melakukan overload, atau menang

03:42

Speaker A

jumlah seperti yang terlihat di klip ini 4 versus 3. Saat beralih ke fase menyerang, tim Mason Hertman mengandalkan sisi sayap dalam formasi dengan pakem tiga bek. Wingback menjadi salah satu kekuatan utama sistem ini. Wingback memungkinkan tim memanfaatkan keunggulan

03:58

Speaker A

di area lebar lapangan. Terlebih di Toronto FC ada dua winger top asal Italia, Lorenzo Insigne di kiri dan Federico Berardeschi di kanan. Tim nasional Indonesia sendiri memiliki pemain-pemain yang bisa diandalkan untuk memaksimalkan skema attacking wing play ini. Di kiri ada CV dan James. Di kanan

04:16

Speaker A

ada Yob, Sandy Walls, dan bahkan Asnawi Mangkal Alam. Jika sebelumnya kita menyinggung tim asuhan Hertman yang menerapkan box midfield untuk melakukan overload di tengah, prinsip overload ini juga diterapkan di sayap. Ia akan menginstruksikan timnya untuk melakukan wide overload dengan menumpuk banyak

04:33

Speaker A

main di sayap tempat bola berada. Terlihat di sini bisa ada 5 hingga enam pemain yang berdekatan di sisi bola. Hal ini memungkinkan tim untuk unggul jumlah dan memudahkan umpan pendek kombinasi.

04:47

Speaker A

Selain wide overload untuk menang jumlah di sisi bola, tim Hertman juga menerapkan mikroaktif overload to isolate. Skema ini dilakukan jika lawan bisa meredam wide overload yang dilakukan oleh tim Hertman. Ide dari overload to isolate ini adalah menumpuk

05:03

Speaker A

pemain di sisi bola dan menempatkan satu pemain di sisi jauh. Saat lawan juga menumpuk main di sisi bola untuk meredam overload, sisi jauh akan kosong.

05:11

Speaker A

Serangan kemudian di-switch ke pemain yang ada di area tersebut. Dari klip ini terlihat bahwa Hertman cukup sering menerapkan skema overload to isolate di beberapa laga. Ide wing play Hertman yang lain adalah dengan wide center back, peran center back modern yang diberi

05:26

Speaker A

lisensi untuk bergerak melebar atau vertikal agar bisa berkontribusi di fase ofensif. Biasanya peran ini dijalankan oleh center back terluar di sistem tiga bek. Nama-nama populer dengan peran ini adalah Aspil Cueta dan Alessandro Bastoni. Ini menunjukkan bagaimana right center back Toronto FC yang diberi peran

05:47

Speaker A

wide center back dapat bergerak melakukan overlap atau underlap untuk membantu serangan. Di timnas Indonesia, Shinta juga sudah pernah menggunakan peran wide center back ini. Peran tersebut dipraktikkan oleh Justin Hopner, Sandy Wols, Rizkrido, dan Kevin Dick. Jadi, ini bukanlah peran baru yang

06:05

Speaker A

akan dijalani oleh para backmas Indonesia. Beralih ke fase bertahan, Hertman merupakan pelatih yang cukup adaptif di fase ini. Ia bisa menginstruksikan timnya untuk bertahan secara proaktif dengan high press atau melakukan pertahanan yang lebih pasif dengan medium block. Di laga semifinal

06:21

Speaker A

Canadian Championship, Hertman menerapkan high press di kedua laga lawan Forge FC. Terlihat ia mengekskursikan pemainnya untuk menekan lawan di area tinggi dengan man-to-man marking. Namun di laga final menghadapi Vancouver, Hertman mengubah pendekatan bertahannya. [musik] Ia tidak lagi menekan di area tinggi dan memilih untuk

06:41

Speaker A

bertahan lebih pasif dengan block press medium. Dengan pakem tiga back ini, tim bisa membentuk siap lima pemain di backline 5-4-1 atau 5-3-2. Dengan tiga center back, cara bertahan biasanya adalah dengan back terluar menerapkan man-to-man marking dan bisa step up untuk

06:58

Speaker A

menutup pemain lawan di ruang antar lini. Areanya akan diback up oleh center back tengah sehingga fleksibel antara 3 atau 5 back dan 4 back. Hertman adalah pelatih yang cukup detail. Alstar Johnson pernah menyebutkan bahwa ia dikirimkan dokumen setebal 64 halaman

07:16

Speaker A

untuk mempersiapkan diri melawan salah satu negara di Piala Dunia. Yap, hanya satu. Namun taktik bukan segalanya bagi Hertman. Taktik tidak akan berhasil tanpa kepercayaan dan rasa aman antara pemain dan pelatih. Menurutnya, empati membangun kepercayaan dan itu menjadi yang terpenting buatnya. Kemiripan

07:36

Speaker A

karakter, gaya melatih, dan sistem taktiknya dengan Shintayong akan menguntungkan pemain timnas dan memudahkan mereka beradaptasi dengan pelatih barunya. Tahun ini, Hertman akan langsung diuji menghadapi dua turnamen, FIFA series dan Piala AFF. Menarik untuk ditunggu apakah Hertman adalah orang yang

07:54

Speaker A

tepat untuk membawa timnas meraih targetnya. Saya Davind.

Topics: John Herdman Timnas Indonesia taktik sepak bola formasi tiga bek double pivot overload wingback high press medium block Piala Dunia


---
This is the markdown twin of https://sozai.app/transcript/taktik-john-herdman-timnas-indonesia-masterclass/ — the same content, without the markup.
Published by SozAI (https://sozai.app). Reuse and quotation are allowed with attribution and a link back.
Machine-readable index: https://sozai.app/llms.txt · data API: https://sozai.app/api/
