**JOHN HERDMAN SIAPKAN SISTEM BARU! Taktik Timnas Indonesia di Piala AFF Berubah Total — Transcript & Summary | SozAI**
Source: https://sozai.app/transcript/john-herdman-siapkan-sistem-baru-taktik-timnas-indonesia-aff/

John Herdman siapkan sistem dan taktik baru untuk Timnas Indonesia di Piala AFF dengan pendekatan berbeda dan formasi dinamis.

## Key Takeaways

- John Herdman menerapkan sistem dan taktik baru yang dinamis untuk menghadapi Piala AFF.
- Keterbatasan pemain abroad memaksa penyesuaian strategi dan komposisi pemain.
- Formasi fleksibel dan permainan vertikal menjadi ciri khas Herdman.
- Aspek fisikal dan kecepatan sangat menentukan di kompetisi Asia Tenggara.
- Persiapan matang dan uji coba internal penting untuk menguji sistem baru.

## What the video covers

- John Herdman menyatakan gaya bermain, formasi, dan pendekatan Timnas Indonesia akan berbeda di Piala AFF.
- Persiapan taktik sudah dilakukan sejak Mei dengan penyesuaian karena beberapa pemain abroad tidak bisa ikut Piala AFF.
- John Herdman melakukan pemusatan latihan di Bali dan uji coba melawan Bali United untuk mematangkan sistem baru.
- Formasi berubah dari empat bek menjadi lima bek dengan fleksibilitas saat menyerang menjadi tiga bek.
- Formasi hanyalah angka, permainan di lapangan lebih menentukan, dengan contoh pemain fullback yang naik tinggi seperti winger.
- Pemain abroad memberikan kombinasi permainan orang ketiga yang kental, terutama pergerakan Rizki Ridho ke kotak penalti lawan.
- Permainan vertikal tetap menjadi ciri khas Herdman, dengan serangan cepat dan minim operan pendek di belakang.
- Faktor fisikal sangat penting di Piala AFF, dengan pemain bertubuh tinggi seperti Becker diharapkan memberi keunggulan duel udara.
- Vietnam disebut sebagai lawan kuat karena persiapan lebih cepat, namun ada risiko pemain cepat lelah.
- John Herdman mulai melihat tanda-tanda identitas taktik baru yang menunjukkan perkembangan positif jelang Piala AFF.

Answers

## Questions about this video

Apakah Timnas Indonesia menggunakan sistem baru di Piala AFF?

Ya, John Herdman menegaskan bahwa gaya bermain, formasi, dan pendekatan tim akan berbeda dan sudah dipersiapkan sejak Mei.

Mengapa beberapa pemain abroad tidak ikut Piala AFF?

Karena Piala AFF tidak termasuk kalender FIFA, klub tidak wajib melepas pemain mereka sehingga beberapa pemain abroad tidak mendapat izin bermain.

Bagaimana perubahan formasi yang diterapkan John Herdman?

Formasi berubah dari empat bek menjadi lima bek, dengan fleksibilitas saat menyerang menjadi tiga bek, menyesuaikan kondisi pemain dan strategi.

## Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:00

Speaker A

John Hmman, pelatih timnas Indonesia, bilang gaya bermainnya akan berbeda, formasinya berbeda, pendekatannya juga berbeda. Jelang menghadapi Piala AFF dipertegas oleh John Hmman, kami mulai melihat tanda-tanda yang jelas dari identitas taktik kami dan tim menunjukkan perkembangan yang baik hari ini. Apakah timnas Indonesia menggunakan sistem baru? Di sini akan kita bedah. By the way, aku dapat data statistik banyak nonton, kan Tomideski belum menekan tombol subscribe. Jadi, aku harap kawan-kawan melakukannya. Ketika timnas Indonesia menghadapi FIFA match di bulan Juni kemarin, tertangkap kamera pelatih Vietnam Kim Sangsik langsung memata-matai permainan John Hmman di stadion. Lalu selesai pertandingan tersebut, awak media pun bertanya kepada John Hmman, dijawab pelatih timnas Indonesia tersebut. Saya pikir pelatih Vietnam Kim Sangsik malam ini tentu dia sedang melakukan pemantauan. Saya tidak yakin tim yang kami tampilkan sekarang akan sama dengan tim yang bermain di AFF nanti. Gaya bermainnya akan berbeda, formasinya berbeda, pendekatannya juga berbeda yang sudah kami persiapkan sejak Mei. Jeda FIFA bulan Juni memang berbeda ketika Anda sudah mendapatkan pemain yang berbasis di Eropa alias abroad. AFF nanti juga akan sedikit berbeda. Jadi semoga dia Kim Sangsik mendapat kesempatan untuk melihat beberapa pemain. Tapi ya semoga sukses untuk mereka. Kita pun perlu memahami beberapa pemain abroad dari timnas Indonesia tidak dikasih izin sama klub mereka untuk bermain di AFF ini. Ya, secara sederhananya Piala AFF ini tidak termasuk kalender FIFA. Oleh karena itu, tidak ada dasar hukum dari klub bersangkutan untuk melepas pemain yang mereka miliki. Atas situasi tersebut ya sangat amat wajar bagi John Hmman pun menyesuaikan taktik gagasan permainannya dengan kondisi pemain timnas Indonesia yang ada. Untuk memantapkan sistemnya, John Hmman pun melakukan pemusatan latihan di Bali. Dari rangkaian pemusatan latihan sampai mengalahkan Bali United di pertandingan tertutup dipertegas oleh John Hmman ini. Kami mulai melihat tanda-tanda yang jelas dari identitas taktik kami dan tim menunjukkan perkembangan yang baik hari ini. Karena pertandingan menghadapi Bali United tertutup, kita enggak bisa nih secara komprehensif mengetahui formasi apa yang diturunkan John Hmman, gaya permainan seperti apa, pendekatan berbeda yang dimaksud John Hmman beberapa waktu yang lalu seperti apa. Namun enggak salah kita recall sedikit kawan-kawan apa yang sudah ditampilkan John Hmman bersama timnas ketika komposisi pemain abroad itu ada di laga debut yang dimiliki John Hmman di atas kertas ia menggunakan formasi empat pemain di belakang. Nah, itu dikonfirmasi akhirnya oleh John Hmman juga di sesi preskon selesai menghadapi Bulgaria. Dikatakan John Hmman, ada perubahan formasi dari empat bek menjadi lima pemain bertahan. Dari aspek tersebut ini sudah mempertegas ya bagaimana karakter bunglon memang ada di sisi John Hmman. Bunglon ini bukan hanya ketika dia melatih timnas Indonesia. Saat melatih negara ataupun klub-klub sebelumnya, perubahan formasi sangat amat dinamis di bawah kepemimpinan John Hmman. Ya, di dunia sepak bola modern sekarang ini jujur aja aku kawan-kawan sebenarnya formasi itu hanya angka karena pada dasarnya di atas lapanganlah yang akan menentukan. Kenapa John Hmman di laga debutnya pakai formasi empat back? Tetapi ketika timnas Indonesia melakukan serangan, berubah itu menjadi tiga pemain di belakang. Ingat kali aku fullback sebelah kiri dengan formasi empat back tadi Doni, tetapi dia berperan sebagai seolah-olah ya winger sebelah kiri naik tinggi. Itulah dia yang aku maksud. Formasi itu hanya angka. Hal tersebut muncul kan di Piala Dunia kayak Prancis, Argentina, Spanyol. Mereka di atas kertas pakai formasi empat bek. Namun saat mereka melakukan serangan sering sekali berubah menjadi tiga pemain di belakang. Dua centerback semisal Argentina dibantu Farades yang masuk di antaranya atau di Spanyol. Dua centerback-nya Laford bersama Kubarsi dibantu Rodri masuk di tengahnya. Banyaklah contoh kasus seperti itu. Nah, ini pun patut kita meraba-raba melihat bagaimana nantinya. Kalau aku ya sekilas lah ya di media sosial bertebaranlah aku amatin pakai dua striker ini akan berubah ini ya. W and sea. Kemudian kedua, ketika adanya pemain abroad sangat amat kental yang namanya permainan kombinasi orang ketiga dari sektor plank, kawan-kawan. Terkhusus kita bisa menyaksikan pergerakan Rizki Ridho yang bahkan dia masuk itu ke area kotak penalti yang dimiliki oleh lawan. Nah, dengan adanya pergerakan Rizki Ridho tersebut secara sederhana diharapkan John Hmman bisa mengagetkan struktur pertahanan yang dimiliki oleh lawan. Nah, dengan adanya ini masih Rizki Ridho bermain di Piala AFF ya aku mengkalkulasi ya sedikit banyaknya irisan tersebut tidak akan dihempaskan oleh John Hmman walaupun mungkin sedikit-sedikit agak ditahan lah. Ketiga, permainan vertikalitas ini aku rasa tidak akan berubah berbeda kawan-kawan. Vertikalitas itu maksudnya apa? Tidak banyak lagi gorang-goreng di belakang. Over, kiri, kanan, kanan, kiri, kanan, kiri. Di daerah permainan sendiri aja, tetapi ada kesempatan, ada ruang langsung lempar ke atas. Itulah dia khas karakter, eh karakter yang dimiliki oleh John Hmman. Apalagi ini penting, kawan-kawan. Di saat John Hmman melakoni laga FIFA Match Day kemarin, purely aspek taktikalnya itu sangat amat kental mikro taktiknya, kawan-kawan. Tetapi jika kita bicara di level dataran Piala AFF ini bukan rahasia umum lagi ya. Di AFF ini atau kawasan Asia Tenggara sepak bolanya kadang aspek fisikal itu sangat amat kentara, sangat amat selanjutnya menjadi faktor pembeda. Oleh karena itu, contoh kayak Vietnam, kayak Filipina, Thailand dan lain sebagainya, beberapa kali kita menyaksikan laga yang mereka hadirkan long ball atau lebih bahasa cantiknya itu memanfaatkan bola-bola atas. Yes, ada. Mereka menampilkan kombinasi tektokan satu dua sentuhan. Namun esensi bagaimana memanfaatkan duel udara fisikal kawan-kawan itu kental. Nah, ada kita amatin beberapa pemain timnas Indonesia seperti Bekel Misal Becker ya seperti itu namanya kalau aku tidak silap kawan-kawan. Dia kan punya postur yang tinggi. Nah, kalau kita bicara aspek tersebut di kawasan Asia Tenggara posturnya sangat amat dibutuhkan. Pertanyaannya seberapa maksimal, seberapa mantap nantinya hal tersebut ditunjukkan oleh John Hmman? Pasti dengan John Hmman merasakan atmosfer pertandingan di AFF nanti dia akan bisa itu mengetahui, "Oh, ternyata kontur di sepak bola Asia Tenggara seperti ini. Fisik, fisikal, kecepatan, kecepatan, kecepatan, kecepatan." Nah, John Hmman pun menyebut salah satu negara yang patut diperhatikan yaitu adalah Vietnam. Disebut John Hmman, Vietnam menjadi negara yang kuat akibat persiapan mereka lebih cepat. Di sisi lain, John Hmman menilai ketika persiapan lebih cepat, ada tahapan pemain pun akan lebih cepat lelah. Nah, jadi ada positif negatifnya ya. Ya, kita lihatlah nanti bagaimana pembuktian di atas lapangan dari maksud yang disampaikan oleh John Hmman. Hitung-hitungannya ketika pemain abroad tidak ada ya secara kualitas pun juga kuantitas kawan-kawan. Kita harus mengakui pasti akan ada perbedaan. Perbedaannya itu tadi lah yang kita nantikan dari statement yang diutarakan John Hmman pun kami mulai melihat tanda-tanda yang jelas dari identitas taktik kami. Mulai melihat diksi mulai melihat ini loh artinya kan ada sesuatu yang baru harusnya kan kalau misalnya menggunakan sistem yang kemarin di FIFA Match Day tentu dia tidak akan mengeluarkan diksi mulai melihat karena sudah melihatnya di FIFA Match Day. Nah, kalau kita menerjemahkan mulai melihat artinya ada pendekatan yang berbeda. Sesuatu yang baru dihasilkan di atas lapangan. Ketika menghadapi Bali United pun Bali menurunkan beberapa pemain asing mereka dan timnas Indonesia bisa compete, bisa meladinya. Ya, so far aku pikir itu sesuatu yang positif lah ya. Jelang menghadapi Piala AFF. Jadi kesimpulannya kawan-kawan, John Hmman sudah menpill beberapa.

00:13

Speaker A

ini. Apakah timnas Indonesia menggunakan sistem baru? Di sini akan kita bedah. By the way, aku dapat data statistik banyak nonton kan Tomideski belum menekan tombol subscribe. Jadi, aku harap kawan-kawan melakukannya. Ketika timnas Indonesia menghadapi FIFA match di bulan

00:25

Speaker A

Juni kemarin, tertangkap kamera pelatih Vietnam Game Sangsik langsung memata-matai permainan John Hartman di stadion. Lalu selesai pertandingan tersebut, awak media pun bertanya kepada John Hartman dijawab pelatih timnas Indonesia tersebut. Saya pikir pelatih Vietnam Kimsangsik malam ini tentu dia

00:41

Speaker A

sedang melakukan pemantauan. Saya tidak yakin tim yang kami tampilkan sekarang akan sama dengan tim yang bermain di AFF nanti. Gaya bermainnya akan berbeda, formasinya berbeda, pendekatannya juga berbeda yang sudah kami persiapkan sejak Mei. Jeda FIFA bulan Juni memang berbeda

00:56

Speaker A

ketika Anda sudah mendapatkan pemain yang berbasis di Eropa alias abroad. AFF nanti juga akan sedikit berbeda. Jadi semoga dia Kim Sangsik mendapat kesempatan untuk melihat beberapa pemain. Tapi ya semoga sukses untuk mereka. Kita pun perlu memahami beberapa pemain abroad dari timnas Indonesia

01:12

Speaker A

tidak dikasih izin sama klub mereka untuk bermain di AFF ini. Ya, secara sederhananya Piala AFF ini tidak termasuk kalender FIFA. Oleh karena itu, tidak ada dasar hukum dari klub bersangkutan untuk melepas pemain yang mereka miliki. Atas situasi tersebut ya

01:31

Speaker A

sangat amat wajar bagi John Hman pun menyesuaikan taktik gagasan permainannya dengan kondisi pemain timnas Indonesia yang ada. Untuk memantapkan sistemnya, John Hman pun melakukan pemusatan latihan di Bali. dari rangkaian pemusatan latihan sampai mengalahkan Bali United di pertandingan tertutup dipertegas oleh John Herman

01:56

Speaker A

ini. Kami mulai melihat tanda-tanda yang jelas dari identitas taktik kami dan tim menunjukkan perkembangan yang baik hari ini. Karena pertandingan menghadapi Bali United tertutup, kita enggak bisa nih secara komprehensif mengetahui formasi apa yang diturunkan John Hmman, gaya permainan seperti apa, pendekatan

02:18

Speaker A

berbeda yang dimaksud John Hatman beberapa waktu yang lalu seperti apa. Namun enggak salah kita recall sedikit kawan-kawan apa yang sudah ditampilkan John Hman bersama Timnas ketika komposisi pemain abroad itu ada di laga debut yang dimiliki John Hman di atas kertas ia

02:40

Speaker A

menggunakan formasi empat pemain di belakang. Nah, itu dikonfirmasi akhirnya oleh John Herman juga di sesi preskon selesai menghadapi Bulgaria. dikatakan John Hmman, ada perubahan formasi dari empat bek menjadi lima pemain bertahan.

02:59

Speaker A

Dari aspek tersebut ini sudah mempertegas ya bagaimana karakter Bunglon memang ada di sisi John Hman.

03:08

Speaker A

Bunglon ini bukan hanya ketika dia melatih timnas Indonesia. Saat melatih negara ataupun klub-klub sebelumnya, perubahan formasi sangat amat dinamis di bawah kepemimpinan John Herman ya di dunia sepak bola modern sekarang. Ini jujur aja aku kawan-kawan sebenarnya formasi itu hanya angka

03:31

Speaker A

karena pada dasarnya di atas lapanganlah yang akan menentukan. Kenapa John Hman di laga debutnya pakai formasi empat back? Tetapi ketika timnas Indonesia melakukan serangan, berubah itu menjadi tiga pemain di belakang. Ingat kali aku fullback sebelah kiri dengan formasi

03:48

Speaker A

empat back tadi Doni, tetapi dia berperan sebagai seolah-olah ya winger sebelah kiri naik tinggi. Itulah dia yang aku maksud.

03:58

Speaker A

Formasi itu hanya angka. Hal tersebut muncul kan di Piala Dunia kayak Prancis, Argentina Spanyol.

04:06

Speaker A

Mereka di atas kertas pakai formasi empat bek. Namun saat mereka melakukan serangan sering sekali berubah menjadi tiga pemain di belakang. Dua centerback semisal Argentina dibantu Farades yang masuk di antaranya atau di Spanyol. Dua centerback-nya Laford bersama Kubarsi dibantu Rodri masuk di tengahnya.

04:27

Speaker A

Banyaklah contoh kasus seperti itu. Nah, ini pun patut kita meraba-raba melihat bagaimana nantinya. Kalau aku ya sekilas lah ya di media sosial bertebaranlah aku amatin pakai dua striker ini akan berubah ini ya. W and sea. Kemudian kedua, ketika adanya pemain abroad

04:52

Speaker A

sangat amat kental yang namanya permainan kombinasi orang ketiga dari sektor plank, Kawan-kawan. Terkhusus kita bisa menyaksikan pergerakan Rizki Rido yang bahkan dia masuk itu ke area kotak penalti yang dimiliki oleh lawan. Nah, [berdehem] dengan adanya pergerakan Rizki Rido tersebut secara sederhana

05:16

Speaker A

diharapkan John Hatman bisa mengagetkan struktur pertahanan yang dimiliki oleh lawan. Nah, dengan adanya ini masih Rizki Rido bermain di Piala FF ya aku mengkalkulasi ya sedikit banyaknya irisan tersebut tidak akan dihempaskan oleh John Hman walaupun mungkin sedikit-sedikit agak ditahan lah.

05:35

Speaker A

Ketiga, permainan vertikalitas ini aku rasa tidak akan berubah berbeda kawan-kawan. Vertikalitas itu maksudnya apa? Tidak banyak lagi gorang-goreng di belakang. Over, kiri, kanan, kanan, kiri, kanan, kiri. Di daerah permainan sendiri aja, tetapi ada kesempatan, ada ruang langsung lempar ke atas. Itulah

05:52

Speaker A

dia khas karakter eh karakter yang dimiliki oleh John Hman. Apalagi ini penting, Kawan-kawan. Di saat John Hman melakoni laga FIFA Match Day kemarin, purely aspek taktikalnya itu sangat amat kental mikro taktiknya, Kawan-kawan.

06:12

Speaker A

Tetapi jika kita bicara di level dataran Piala AFF ini bukan rahasia umum lagi ya. di AFF ini atau kawasan Asia Tenggara sepak bolanya kadang aspek fisikal itu sangat amat kentara, sangat amat selanjutnya menjadi faktor pembeda.

06:32

Speaker A

Oleh karena itu, contoh kayak Vietnam, kayak Philippin, Thailand dan lain sebagainya, beberapa kali kita menyaksikan laga yang mereka hadirkan long ball atau lebih bahasa cantiknya itu memanfaatkan bola-bola atas. Yes, ada. Mereka menampilkan kombinasi tektokan satu dua sentuhan.

06:53

Speaker A

Namun esensi bagaimana memanfaatkan duel udara fysikel kawan-kawan itu kental. Nah, ada kita amatin beberapa pemain timnas Indonesia seperti Bekel Misal Becker ya seperti itu namanya kalau aku tidak silap kawan-kawan. Dia kan punya poster yang tinggi. Nah, kalau kita

07:12

Speaker A

bicara aspek tersebut di kawasan Asia Tenggara posturnya sangat amat dibutuhkan. Pertanyaannya seberapa maksimal, seberapa mantap nantinya hal tersebut ditunjukkan oleh John Herman? Pasti dengan John Hman merasakan atmosfer pertandingan di AFF nanti dia akan bisa itu mengetahui, "Oh, ternyata kontur di

07:38

Speaker A

sepak bola Asia Tenggara seperti ini. Fikal-fisikal kecepatan, kecepatan, kecepatan, kecepatan." Nah, John Hatman pun memion salah satu negara yang patut diperhatikan yaitu adalah Vietnam.

07:51

Speaker A

Disebut John Hartman. Vietnam menjadi negara yang kuat akibat persiapan mereka lebih cepat. Di sisi lain, John Hman menilai ketika persiapan lebih cepat, ada tahapan pemain pun akan lebih cepat lelah. Nah, jadi adalah positif negatifnya ya. Ya, kita lihatlah nanti

08:15

Speaker A

bagaimana pembuktian di atas lapangan dari ee maksud yang disampaikan oleh John Herman. Hitung-hitungannya ketika pemain abroad tidak ada ya secara quality pun juga kuantitas kawan-kawan. Kita harus mengakui pasti akan ada perbedaan.

08:32

Speaker A

Perbedaannya itu tadilah yang kita nantikan dari statement yang diutarakan John Hman pun kami mulai melihat tanda-tanda yang jelas dari identitas taktik kami. Mulai melihat diksi mulai melihat ini loh artinya kan ada sesuatu yang baru harusnya kan kalau misalnya

08:48

Speaker A

menggunakan sistem yang kemarin di FIFA match Day tentu dia tidak akan mengeluarkan diksi mulai melihat karena sudah melihatnya di FIFA Match Day. Nah, kalau kita menerjemahkan mulai melihat artinya ada pendekatan yang berbeda.

09:03

Speaker A

Sesuatu yang baru dihasilkan di atas lapang. Ketika menghadapi Bali United pun Bali menurunkan beberapa pemain asing mereka dan timnas Indonesia bisa compete, bisa meladiinya. Ya, sopar aku pikir itu sesuatu yang positif lah ya.

09:17

Speaker A

Jelang menghadapi Piala AF. Jadi kesimpulannya kawan-kawan, Johnman sudah menpill beberapa waktu yang lalu. Dia akan menggunakan sistem yang baru.

09:26

Speaker A

Sistem baru seperti apa yang akan diturunkan oleh John Hatman patut kita tunggu. Tetapi basically apa yang sudah dia tampilkan sepanjang karir sepak bolanya seperti permainan vertikalitas, kombinasi orang ketiga, lalu ada ruang langsung dicecar lewat diagonal run itu aku pikir akan tetap dipertahankan oleh

09:46

Speaker A

John Hatman. Tinggal dengan pemain yang berbeda pasti. pemain yang berbeda tersebut akan berbeda dalam menerjemahkan, dalam menginterpretasikan di atas lapang. Mungkin sampai situ aja.

09:58

Speaker A

Gimana menurut kawan-kawan? Coba silakan dulu tulis di kolom komentar. by

Topics: John Herdman Timnas Indonesia Piala AFF taktik sepak bola formasi baru pemanasan Bali United pemain abroad permainan vertikal fisikal sepak bola strategi timnas


---
This is the markdown twin of https://sozai.app/transcript/john-herdman-siapkan-sistem-baru-taktik-timnas-indonesia-aff/ — the same content, without the markup.
Published by SozAI (https://sozai.app). Reuse and quotation are allowed with attribution and a link back.
Machine-readable index: https://sozai.app/llms.txt · data API: https://sozai.app/api/
