**iPhone 18 Pro Ternyata BAGUS! Tapi.. — Transcript & Summary | SozAI**
Source: https://sozai.app/transcript/iphone-18-pro-review-bagus/

Review iPhone 18 Pro Max setelah 7 hari pakai: baterai awet, performa kencang, fitur kamera berguna, tapi ada beberapa kekurangan.

## Key Takeaways

- Baterai iPhone 18 Pro Max lebih awet dan cocok untuk pemakaian berat.
- Performa meningkat signifikan dengan sistem pendinginan yang lebih baik.
- Dynamic Island memberikan pengalaman layar lebih lega dan fungsionalitas tambahan.
- Kamera sangat fleksibel dengan fitur baru seperti variable aperture dan cinematic video.
- Beberapa fitur dan hardware seperti SIM card dan action button perlu adaptasi pengguna.

## What the video covers

- iPhone 18 Pro Max memiliki baterai yang lebih awet dengan SOT rata-rata 9-10 jam, lebih baik dari iPhone 17 Pro Max.
- Dynamic Island pada iPhone 18 Pro Max mengecil dan memberikan area layar lebih lega serta pengalaman multitasking yang lebih nyaman.
- Performa iPhone 18 Pro Max meningkat signifikan hingga 47% dibanding 17 Pro Max, meski stabilisasi performa sedikit menurun.
- Sistem pendinginan lebih baik dengan penyebaran panas merata dan suhu 1-2 derajat lebih rendah berkat vapor chamber yang lebih luas.
- Kamera iPhone 18 Pro Max sangat andal untuk konten dengan perpindahan lensa mulus, autofokus selfie, dan variable aperture untuk fleksibilitas lebih.
- Fitur cinematic video hanya bisa diaktifkan jika rekaman dimulai dari kamera utama, tapi bisa berlanjut ke lensa lain saat merekam.
- Ada beberapa trik penggunaan kamera dan fitur yang ditemukan selama pemakaian, termasuk cara mengatasi flicker dan fokus tracking objek.
- Beberapa kekurangan seperti penggunaan SIM card yang terbatas dan action button yang kurang familiar bagi pengguna.
- Perbandingan kualitas foto low light dengan Android masih kalah, dan kualitas kamera tidak jauh berbeda dengan iPhone 17 Pro Max.
- Kesimpulan: iPhone 18 Pro Max cocok untuk pengguna pro yang butuh performa dan baterai lebih baik, tapi beberapa fitur masih perlu adaptasi.

## Chapters

1. 00:00 Pendahuluan dan impresi awal iPhone 18 Pro Max
2. 00:53 Pengujian baterai dan penggunaan sehari-hari
3. 01:38 Dynamic Island dan pengalaman layar lebih lega
4. 02:33 Performa dan pengujian stres 3D Mark
5. 04:40 Kamera: kualitas, fitur, dan trik penggunaan
6. 06:25 Fitur tambahan dan pengalaman pengguna
7. 08:02 Kesimpulan dan rekomendasi penggunaan

Answers

## Questions about this video

Apakah baterai iPhone 18 Pro Max lebih awet dibanding iPhone 17 Pro Max?

Ya, iPhone 18 Pro Max memiliki baterai yang lebih awet dengan rata-rata Screen On Time (SOT) 9-10 jam, lebih lama dibanding iPhone 17 Pro Max yang hanya sekitar 8 jam.

Bagaimana performa iPhone 18 Pro Max dibandingkan dengan iPhone 17 Pro Max?

Performa iPhone 18 Pro Max meningkat sekitar 47% berdasarkan 3D Mark Stress Test, dengan performa terendahnya masih lebih tinggi dari performa terbaik iPhone 17 Pro Max.

Apa keunggulan Dynamic Island di iPhone 18 Pro Max?

Dynamic Island di iPhone 18 Pro Max lebih kecil sehingga memberikan area layar lebih lega dan mendukung aplikasi pihak ketiga seperti Grab, memudahkan multitasking dan notifikasi.

## Full Transcript — Download SRT & Markdown

00:00

Speaker A

Jadi, gua udah pakai iPhone 18 Pro Max ini 7 hari full dan ternyata HP ini lebih bagus dari yang gua kira. Baterai lebih awet, performa yang jauh lebih kencang, tapi soal suhu, nah sabar. Terus ada beberapa fitur kamera yang awalnya gua anggap gimik, ternyata kepakai juga buat kerjaan. Bahkan selama seminggu ini gua nemuin beberapa trik dan keanehan yang belum gua bahas di video pertama.

00:15

Speaker A

Cuman setelah tahu itu semua, kemungkinan besar gua malah bakal balik ke iPhone 17 Pro Max lagi. Lah, kenapa bisa gitu? Upgrade-upgrade 18 Pro Max sih lumayan bikin ngiler ya. Cuman untuk sekarang yuk kita bahas.

00:24

Speaker A

Oke, kita mulai dari pembuktian apakah baterai 18 Pro Max ini jauh lebih awet dari 17 Pro Max? Gua bisa bilang iya.

00:45

Speaker A

Selama seminggu gua pakai bisa dapat SOT rata-rata di 9 sampai 10 jam. Yang mana di 17 Pro Max dulu rata-rata SOT di 8 jam aja. Salah satu pemakaian yang paling berat ada di tanggal 21 kemarin.

00:53

Speaker A

Total 111%. Gua pakai kamera sampai 1,5 jam terus WhatsApp, sosmed, dan lainnya. Plus ini penting, gua pakai buat tethering juga loh sampai ngabisin baterai 30% sendiri dan bisa dapat SOT di 10,5 jam.

01:06

Speaker A

Kalau kalian pakai buat sosmed atau nonton doang, gua yakin bisa jauh dari itu sih.

01:21

Speaker A

Ada satu hari gua bisa pakai IG sampai 4,5 jam sendiri buat scroll, edit, dan upload konten. SOT-nya bisa dapat 8 jam dan itu kondisi baru kepakai 62% doang.

01:26

Speaker A

Jadi ya emang baterainya seawet itu sih, guys. Dan buat kalian yang penasaran gimana SOT dari iPhone 18 Pro tanpa Max-nya, sinyonya juga pakai full 18 Pro Glacier dia yang nanti bakal gua share setelah ini. Oke, baterai jelas upgrade.

01:38

Speaker A

Tapi setelah dipakai beberapa hari, ada hal kecil lain yang ternyata mulai kerasa juga yaitu Dynamic Island-nya.

01:54

Speaker A

Dynamic Island yang sekarang mengecil ini ternyata bukan cuma biar kelihatan baru atau sekedar pamer teknologi under display ya, tapi pas dipakai nonton area layarnya emang terasa sedikit lebih lega. Bukan perubahan yang drastis banget tapi setelah dipakai beberapa hari bedanya cukup kerasa. Buat gaming

02:01

Speaker A

juga kurang lebih sama tuh memang cuma nambah sedikit area layarnya tapi di game tertentu yang mungkin banyak tombol atau informasi, ruang sekecil itu pun kadang bisa bermanfaat. Sekali lagi gua harus mention kenikmatan punya Dynamic Island, guys. Jadi kayak yang tadi

02:17

Speaker A

kalian lihat kalau kita lagi scroll-scroll nunggu Grab masih kelihatan ya Grab-nya udah mau datang apa belum, berapa menit lagi dibanding kita harus lagi scroll pindah ke aplikasi Grab balik lagi. Wah, memudahkan banget sih.

02:33

Speaker A

HP Android lain udah banyak yang punya Dynamic Island versi mereka sendiri, tapi enggak banyak juga yang support aplikasi pihak ketiga kayak Grab ini.

02:46

Speaker A

Jadi masih ada yang bikin greget aja gitu pakainya. Nah, kalau Dynamic Island tadi efeknya kecil-kecil aja, beda cerita sama performa. Yang ini justru peningkatannya lebih gila dari yang gua kira. Hasil stress testnya malah bikin gua lumayan kaget. Di 3D Mark Stress

02:54

Speaker A

Test, performa mentok 18 Pro Max itu naik sekitar 47% dibanding 17 Pro Max. Gila enggak tuh? Tapi ada satu angka yang malah kelihatan aneh, yaitu stabilisasi 18 Pro Max cuman 73,5%, sedangkan 17 Pro Max 77,3.

03:10

Speaker A

Lebih rendah? Yes. Tapi secara keseluruhan apakah lebih jelek? Enggak sama sekali. Karena yang paling sadis, performa terendah 18 Pro Max itu masih lebih tinggi daripada performa terbaik 17 Pro Max. Jadi gampangnya pas 18 Pro Max ada di titik terendah udah mulai

03:27

Speaker A

panas dan capek, dia masih lebih kencang dari 17 Pro Max pas lagi di kondisi terbaiknya. Cuma performa kencang doang mah udah biasa lah ya. Tapi gimana dengan panasnya? Nah, di sini makin menarik dari thermal kamera, penyebaran panas di 18 Pro Max terlihat lebih

03:45

Speaker A

merata dia. Sementara 17 Pro Max panasnya lebih numpuk di satu area ini. Dari pengukuran suhu 18 Pro Max bisa lebih adem di sekitar 1 sampai 2 derajat. Terus enggak cuman benchmark, gua juga sempat tes recording 4K 120 fps. Dan lagi-lagi hasilnya kurang lebih

04:02

Speaker A

sama. Suhu 18 Pro Max sekitar 1 sampai 2 derajat lebih rendah. Jadi, vapor chamber yang dibilang Apple tiga kali lebih luas itu emang kelihatan ada efeknya ya dari tes ini.

04:19

Speaker A

Kalau ngomongin kamera, HP ini sangat bisa diandalkan lah ya buat bikin konten. Kepakai banget buat gua shoot-shoot HP waktu di Cina kemarin.

04:40

Speaker A

Terus perpindahan antar lensanya juga masih juara, cukup mulus. Yang kalian bisa lihat di sini gila nih hotel semuanya kaca.

04:49

Speaker A

Ini kaca. Itu kaca ultra wide. Foto-foto HP yang gua post di IG juga diambil dari iPhone ini loh.

04:57

Speaker A

Bokenya mantap dan punya gambar yang tajam. Terus selfie juga salah satu yang terbaik. Ada autofokus juga yang bisa nampilin produk di depan kita. Buat kurangnya, paling kalau kondisi super low light dan kita pakai lensa ultra wide sambil jalan bakal berasa banget cheater-nya tuh. Cuman kalau lagi di kondisi diam aja cheater-nya bakal minim. Sama kalau lumayan ada cahaya sebenarnya enggak separah tadi sih. Ini buat kondisi yang ada cukup penerangan.

05:10

Speaker A

Wah, lagi bandingin apa Mas Mop 18 Pro dan X500 Pro bakal keluar di video YouTube-nya enggak?

05:25

Speaker A

Aja ya nanti. Oke tungguin. Sedangkan buat foto low light sudah termasuk oke ya buat gua. Cuma emang belum sampai tahap yang bikin wah juga sih. HP Android banyak yang lebih mantap untuk urusan foto. Dan kalau dibandingin 17 Pro Max secara kualitas kamera

05:36

Speaker A

sebenarnya enggak beda jauh. Detail dan dynamic range-nya masih dekat banget. Walaupun di beberapa kondisi tone warna atau processing-nya kadang bisa kelihatan beda dikit. Yang lebih kerasa itu justru fleksibilitasnya. Karena sekarang ada variable aperture, kita bisa atur lebih kuat atau lebih

05:46

Speaker A

tipis. Dan di kondisi malam aperture-nya bisa diperkecil buat bantu bikin flare-nya lebih minim. By the way, guys, kalau kalian suka konsep review yang gua pakai HP-nya lama kayak gini, jangan lupa kasih tahu gua dengan like video ini ya dan subscribe juga biar

06:01

Speaker A

cepat-cepat bisa 1 juta subscriber dan collab sama GadgetIn. Thank you. Jadi impresi awal aku, aku suka warnanya bagus. Aku berasa enggak terlalu berat sih, maksudnya enggak terlalu nambah banyaklah dibandingkan dulu. Terus berasa sensornya sekarang sensor tap-nya itu lebih kencang gitu soalnya.

06:17

Speaker A

Maksudnya lebih kencang. Kalau yang dulu kan aku kalau mau nge-tap di bus atau MRT itu harus tempel. Tapi kalau ini enggak usah ditempel. Jadi kayak masih ada jarak segini dia udah ngap.

06:31

Speaker A

NFC-nya lebih mantap jangkauannya. Iya. Ada lagi enggak sekarang? Clean up-nya lebih bersih ya. Udah pintar dia nih. Ay iOS 2.

07:01

Speaker A

Udah pintar. Iya. Kalau yang enggak suka apa? Ee yang enggak suka unek-unek. Paling berasa tuh SIM card-nya ya. Jadi physical SIM card-nya kan cuma satu slot, yang satu lagi pakai eSIM.

07:10

Speaker A

Sedangkan aku enggak pakai SIM card. Jadi eSIM card Indo kamu sama Singapore kamu ya?

07:19

Speaker A

Iya. Terus ini action button-nya ini aku enggak pernah pakai sih. Kayak itu bukan action button itu kamera control action button yang di sebelah kiri atas ini. Aku enggak pernah pakai mungkin belum terbiasa kali ya.

07:28

Speaker A

B itu case-nya keren amat. Case apa tuh? I-nya dari Aulumu. Oh ya, kalau ngomongin SOT si nyonya termasuk awet tuh rata-rata bisa dapat di 7 sampai 8 jam mungkin. Enggak bisa gua bilang setara sama Pro Max sih.

07:34

Speaker A

Mungkin lebih dibawa dikit lah ya. Untuk detail pemakaian di hari paling gede SOT-nya, doi ada buka X paling lama 2 jam, terus WhatsApp buat kerjaan dia browsing sampai dengar lagu juga di background. Oh ya, kalau ngomongin kamera ada satu hal aneh lagi soal fitur

07:47

Speaker A

ubah video biasa jadi cinematik. Kalau kalian rekam langsung dari ultrawide atau telefoto, pilihan buat ubah ke cinematic-nya enggak muncul tuh. Kita harus mulai rekamnya dari kamera utama dulu. Tapi ternyata gua nemu triknya.

08:02

Speaker A

Jadi kalian bisa mulai rekam dari kamera utama, terus pas lagi recording pindah aja ke ultrawide atau telefoto. Nah, nanti video yang direkam setelah pindah lensa tadi ternyata bisa tetap diubah jadi cinematik. Jadi sebenarnya efek cinematic-nya ini bisa jalan juga di

08:19

Speaker A

lensa selain kamera utama ya. Cuma untuk fitur fokus tracking beda nih. Dia bisa mulai rekam dari lensa mana aja. Dan juju

08:33

Speaker A

Jadi kalian bisa mulai rekam dari kamera utama, terus pas lagi recording pindah aja ke ultrawide atau telefoto. Nah, nanti video yang direkam setelah pindah lensa tadi ternyata bisa tetap diubah jadi cinematik. Jadi sebenarnya efek cinematicknya ini bisa jalan juga di

08:49

Speaker A

lensa selain kamera utama ya. Cuma untuk fitur fokus tracking beda nih. Dia bisa mulai rekam dari lensa mana aja. Dan jujur fitur ini ngebantu banget buat gua yang sering syuting sendirian. Dan karena biasanya gak ada orang yang bisa

09:02

Speaker A

bantu tap objek buat gua, ada satu trik yang sekarang sering gua pakai. Jadi tinggal geser aja objeknya ke kanan, dekatin ke posisi jempol, terus step buat lock tracking-nya. Habis itu pas objeknya gua jauhin lagi, dia bisa ngikutin terus dan tracking HP-nya

09:17

Speaker A

kelihatan full. Trackingnya sih emang pintar ya. Kalian ingat kan video gua sebelumnya, kartu yang diacak-acak sampai dibalik pun masih tetap kedetect.

09:26

Speaker A

Sadis juga. Oke, lanjut lagi ke satu fitur yang nyelametin footage gua waktu ngeliput launching Vivo X500 series di Cina kemarin karena sempat kena flicker di sana. Jadi, buat yang belum tahu, flicker itu bisa kejadian karena frekuensi kedipan lampunya enggak cocok

09:48

Speaker A

sama settingan kamera kita. Salah satunya bisa karena tegangan listrik yang beda. Nah, flicker ini gua sempat ketemu lagi kemarin tuh dan cara atasinnya sesimpel ubah shutter speed.

09:59

Speaker A

Setelah itu beres deh. Yang mana ini enggak bisa diubah di 17 Pro Max ya karena enggak ada pilihannya tuh. Terus selain atasin flicker dengan mainin shutter speed kita bisa hasilin foto-foto estetik kayak gini loh. Keren enggak sih? Terus menu-menu pro ini

10:14

Speaker A

enggak cuman buat foto, tapi video pun juga bisa ya. Kalian bisa lihat ada lens aperture-nya, white balance, shutter speed, sampai fokus juga. Cuman sayangnya dan mungkin ini masukan buat Apple, saat kita udah mulai record, settingan-settingan ini enggak bisa kita

10:28

Speaker A

ubah. Misalnya pas lagi rekam, gua mau geser fokusnya enggak bisa tuh. Nah, kalau fitur-fitur tadi mungkin baru kerasa setelah dipakai, ada satu hal yang bahkan sebelum dipakai pun udah sukses bikin rameai, yaitu warna bergendya. Dan ini bikin gua semakin

10:48

Speaker A

yakin kalau Apple tuh pintar banget bikin hype lewat warna. Sekarang ya bergend rame banget di sosem.

10:56

Speaker A

Orang-orang kayak berlomba-lomba nunjukin nih gua pakai iPhone yang baru. Max burgundy 2 TB Rp2 juta.

11:04

Speaker A

Sebenarnya pola kayak gini udah kelihatan dari 17 Pro kemarin lewat warna orange. Dan ini malah bikin gua kepikiran. Buat kalian yang pengin selalu terlihat pakai iPhone terbaru tapi budgetnya agak terbatas mungkin justru jangan selalu ambil warna jagoannya. Maksud gua contoh di iPhone

11:21

Speaker A

17 Pro tahun lalu. Kalau kalian waktu itu ambil silver, sekarang dari jauh masih ada kemungkinan orang ngira tuh iPhone 18 Pro. Tapi kalau kalian pakai warna orange atau deep blue kayak punya gua ya orang langsung tahu, oh itu 17

11:37

Speaker A

Pro. Jadi kalau kalian pengen iPhone 18 Pro yang secara tampilan bisa terasa baru lebih lama, menurut gua warna netral kayak silver atau black malah bisa jadi pilihan yang lebih aman. Ya, dengan catatan tahun depan Apple enggak tiba-tiba ubah desainnya secara drastis,

11:53

Speaker A

ya. Jadi, setelah seminggu pakai iPhone 18 Pro Max ini, kesimpulan gua masih mirip kayak awal. Buat kalian yang emang pro to the max, upgrade-nya kepakai banget.

12:06

Speaker A

Ada fokus tracking, cinematic, variable aperture, pro control, performa lebih kencang, suhu juga lebih terkontrol.

12:14

Speaker A

Buat yang sering bikin konten atau nge-push HP sampai mentok, bedanya jelas ada. Tapi kalau pemakaian kalian lebih umum, jujur 17 Pro Max itu udah kencang banget. Gua sempat coba generate caption di edit sampai export footage ringan.

12:28

Speaker A

Hasilnya kurang lebih barengan. Jadi tenaga ekstra di 18 Pro Max belum tentu kerasa tiap hari.

12:34

Speaker A

Yang paling gampang diresen semua orang justru baterainya sih. Karena dari pemakaian gua bisa nambah sekitar 1 sampai 2 jam SOT. Jadi ya balik lagi kalian tipe pengguna yang mana. Nah sekarang apakah gua bakal lanjut pakai 18 Pro Max atau balik ke 17 Pro Max?

12:50

Speaker A

Jujur sekarang gua udah masih lebih selektif buat keluarin duit sih, Guys. Enggak kayak dulu. Jadi gua bakal stay di 17 Pro Max aja. Upgrade-upgrade 18 Pro Max sih lumayan bikin ngiler ya.

13:02

Speaker A

Cuman untuk sekarang prioritas gua ke Nyonya dulu kali karena dia kayaknya lagi demen banget tuh sama Glacier 18 Pro-nya dia. Loncatnya kan lumayan dari 11 Pro dia langsung ke 18 Pro. Jadi ya prioritasinya dulu deh.

13:21

Speaker A

Sama aku kayaknya mau simpan duitnya buat cobain iPhone duo juga.

Topics: iPhone 18 Pro Max review iPhone baterai iPhone 18 Dynamic Island kamera iPhone 18 performa iPhone 18 fitur iPhone 18 iPhone vs Android variable aperture cinematic video iPhone

Study this video

- [Flashcards from this video](https://sozai.app/tools/ai-flashcard-generator/?from=transcript&id=70232)
- [Quiz on this video](https://sozai.app/tools/quiz-generator/?from=transcript&id=70232)

Free, made by AI from this transcript. No signup.


---
This is the markdown twin of https://sozai.app/transcript/iphone-18-pro-review-bagus/ — the same content, without the markup.
Published by SozAI (https://sozai.app). Reuse and quotation are allowed with attribution and a link back.
Machine-readable index: https://sozai.app/llms.txt · data API: https://sozai.app/api/
